[FF Of The Week] [Special Post For Holiday] The Missing Love

The Missing Love

.

.

Cast :

~Lee Donghae~

~ Soo Ji Eun~

~ All members of Super Junior minus Hankyung,Kangin,Kibum~

.

.

“M-MWO?! Kau putus lagi dengan yeoja itu, Donghae-ya?! Bukankah kau baru berkencan dengannya dua minggu yang lalu?” Eunhyuk menggeleng-geleng tidak percaya mendengar perkataan sahabatnya itu.

“Wae? Semua orang bisa putus, Hyukjae-ah! Jangan membesar-besarkan hal itu. Aiish~ aku ngantuk sekali~. Aku mau tidur, jangan ganggu aku ya! Arasseo?” Setelah mengatakan hal itu, Donghae langsung keluar dorm lantai 11 dan berjalan menuju lift.

Sepeninggal Donghae, Eunhyuk langsung menghempaskan dirinya di sofa, ia mengamati Kyuhyun yang sedang asyik main game sesaat sebelum menghela napas panjang. “Aku selalu dibilang Cassanova Super Junior, padahal aku hanya setia pada kekasihku, Kim Seo Yoon. Seharusnya Donghae yang mendapat predikat seperti itu! Tiap minggu gonta-ganti yeojachingu!”

Ryeowook mendadak muncul dari dapur, ia memegang mangkok berisi kimchi yang dibuatnya bersama Yesung. “Hyung, jangan menyalahkan Donghae-hyung~ Kita semua ‘kan tahu apa yang membuatnya jadi seperti itu…”

“Ne, aku rasa aku akan bersikap seperti itu juga kalau mengalami apa yang Donghae-hyung alami. Hmmph, untungnyaa aku tidak punya yeoja chingu…” gumam Yesung dengan mulut penuh kimchi. Ryeowook dengan perhatian mengelap mulut Yesung yang belepotan bumbu kimchi.

“Gomawo, Wookie-ah~” Yesung tersenyum lebar pada Ryeowook dan memeluk dongsaeng kesayangannya itu penuh sayang.

“Aiish~ Tentu saja tidak ada yeoja yang mau denganmu, Kim Jong Woon! Kau terlalu asyik dengan Wookie-ah dan kura-kuramu!” Eunhyuk memandang jijik Yesung yang masih memeluk Ryeowook sementara Ryeowook berusaha melepaskan pelukan Yesung. “Lepaskan aku, Hyung! Aku mau membuat kimchi lagi!”

Yesung melepaskan pelukannya dari Ryeowook yang langsung melangkah pergi dengan mangkok kimchinya. Yesung berbalik menatap Eunhyuk, “ Lalu kau sendiri bagaimana Hyukjae-ya? Kau juga sering tidur dengan Donghae-ah! Semua tahu Donghae-ah tidak pernah memukul bokongmu untuk membangunkanmu! Lihat! Bokongku memar terakhir kali dia membangunkanku!” Yesung menyodorkan bokongnya pada Eunhyuk yang refleks menendangnya. Yesung langsung jatuh terjungkal.

“YAAA! Awas kau Hyukjae-ya!!”

***

Donghae nyaris tertidur pulas saat mendadak LG Lollipop miliknya menyenandungkan lagu ‘My Everything’. Masih dengan mata terpejam, ia meraba-raba ranjangnya dan berhasil menemukan ponselnya di samping kepalanya.

“Hnng. Yeobseyo? Wae?? Jangan aku, Hyung~ Aku capek sekali habis comeback SuJu M. Jinjja?! Ne, aku kesana sekarang.” Donghae mematikan sambungan telepon, ia langsung dari tempat tidur dan setengah berlari ke lemari bajunya. Ia mengambil kemeja putih, celana panjang hitam dan dasi hitam.

“Hyung, ada-ada saja. Mengadakan farewell party buat kru SuJu M secara mendadak. Pake nyiapin jemputan segala lagi, mentang-mentang aku nggak bisa nyetir mobil.” Donghae menggerutu pelan. Ia memakai sepatu pantofelnya, mengambil kacamata hitamnya, sehelai scarf, dan langsung melangkah keluar kamar menuju lobby Skyline.

***

Donghae’s POV

“Donghae-ya! Akhirnya kau sampai juga! Kami sudah lama menunggumu, ayo cepat masuk! Ppalli!” Manajer Seung Hwan mempersilakanku masuk. Acara farewell party ini diadakan untuk kru SuJu M yang akan pulang ke Cina hari ini, termasuk Henry dan Zhoumi. Farewell party ini diadakan di gedung SMEnt.

Aku melangkah masuk dan sedikit terkejut melihat dekorasi hitam putih yang menghiasi seluruh gedung. Meskipun diadakan mendadak, rupanya semua kru SuJu M tidak mau setengah-setengah mengadakan pesta.

“Donghae gege!” Aku menoleh saat Henry dan Zhoumi memanggilku. Mereka melambai-lambai padaku dari lantai 3. “Ayo cepat naik! Sebentar lagi acaranya dimulai!” Henry menyuruhku untuk segera masuk.

Aku memilih naik lift saja, kalau sepagi ini eskalator pasti belum beroperasi. Tepat saat pintu lift akan menutup, seorang yeoja menyeruak masuk dan berhasil membuatku jantungan.

“Wait,wait a second please! Ah, thanks for still open the lift door, I can’t be late for the party!” Yeoja itu langsung berbicara dalam bahasa yang kuyakin bahasa Inggris. Ahh, aku menyesal tidak belajar bahasa Inggris dari Kibum selagi dia masih belum sibuk berakting.

“Mmm, yes…” Kurasa hanya itu jawaban terbaik yang bisa kuberikan. Suasana di dalam lift langsung hening, aku mengamati yeoja itu sejenak. Aku hampir tidak bisa melihat wajahnya. Ia memakai topi berwarna abu-abu di kepalanya, ia memakai sunglasses besar berwarna hitam dan besar, dan tidak lupa sebuah masker putih polos dengan sukses menutupi hidung, pipi dan mulutnya. Dengan semua itupun ia masih mengenakan hoodie SPAO hijau tua. Ada apa dengan yeoja ini?!

“There’s something wrong with me? Why you looking me like that?” Yeoja itu mulai berbicara bahasa Inggris lagi. Ia berbalik menghadapku. Astaga, dia bilang apa? Apa yang harus kukatakan.

“Sorry, aku tidak bisa bahasa Inggris. Sorry. Jeongmal mianhae,” Aku membungkuk berkali-kali padanya. Ini benar-benar memalukan. Leeteuk-hyung!! Seandainya saja kau tidak mengadakan acara ini, aku tidak perlu berada disini dan mempermalukan diriku sendiri di depan seorang yeoja!

“Ah, kau tidak bisa bahasa Inggris? Mianhae, aku pasti membuatmu bingung. Ah, aku turun disini, sampai nanti.” Yeoja itu melangkah keluar lift, ia berbalik untuk sekedar membungkuk padaku. Aku tersenyum tipis padanya.

“Ahh, benar-benar memalukan! Lee Donghae, kenapa kau ini?” gerutuku kesal. Mataku membelalak begitu melihat tombol lift. “M-MWO?! Lantai 10? Aiish!”

***

“Donghae-ya~ Akhirnya kau datang juga! Kenapa kau lama sekali? Apa kau tersesat, hehehe…” Begitu sampai aku langsung disodorkan pemandangan Leeteuk-hyung yang memegang dua botol soju kosong. Ia mabuk, jelas aku telah melewatkan farewell party ini. Aku mengedarkan pandangan. Ryeowook tampak asyik bercanda dengan Henry dan Zhoumi. Eunhyuk sedang dance battle dengan Shindong-hyung. Siwon dan Heechul-hyung duduk di sebelah Leeteuk-hyung, kelihatannya mereka berusaha menenangkan Leeteuk-hyung yang mabuk berat.

Aku tersenyum mendapati Sungmin-hyung,Kyuhyun dan Yesung-hyung yang sedang ngobrol di pojokkan. Aku memutuskan untuk menghampiri mereka.

“YA! Akhirnya kau datang juga Donghae-ya! Leeteuk-hyung terus-terusan meneriakkan namamu. Kepalaku sampai pusing mendengarnya terus berteriak,” Sungmin memukul-mukul bahuku.

“Mianhae, Hyung~ Aku mendapat sedikit masalah di lift tadi…” rajukku pada Sungmin-hyung.

“Jinjja? Ceritakan pada kami Donghae-ah!” Yesung-hyung kelihatannya sangat bersemangat mendengarku mengatakan hal itu. Sementara Kyuhyun, tenggelam dalam dunia game PSPnya seperti biasa, sama sekali tidak tertarik dengan apa yang kubicarakan.

“Aku bertemu seorang yeoja di lift tadi…”

“M-Mwo?! Yeoja lagi? Andwae!! Berhentilah mempermainkan yeoja, Donghae-ya! Kau akan kena akibatnya nanti!” Sungmin-hyung terlihat begitu cemas, dan Yesung-hyung memutar bola matanya dengan bosan.

“Aniyaa~ Aku bahkan tidak mengenal yeoja itu, Hyung!” Aku tertawa pelan mendengar ucapan Sungmin-hyung. Dia terlalu khawatir.

“Wae?! Memangnya kau tidak berkenalan dengannya?”

“Aniya~~”

“Jadi apa yang menarik dari yeoja itu, Donghae-ya?!”

“Itu rahasia!” Aku langsung pergi meninggalkan Sungmin-hyung dan Yesung-hyung yang berteriak-teriak tidak puas dengan ceritaku.

“YAA! LEE DONGHAE! JANGAN BERCANDA!!”

***

Akhir-akhir ini aku sepi jadwal. Aku bahkan sudah jarang bercanda dengan Eunhyuk karena dia sibuk siaran Sukira dengan Leeteuk-hyung. Kyuhyun, Ryeowook dan Yesung sibuk recording untuk mini album K.R.Y. Siwon dan Heechul-hyung sibuk dengan syuting drama. Shindong-hyung asyik kencan dengan Nari-onnie. Hanya Sungmin-hyung yang setia menemaniku di dorm.

“Hyung, kita jalan-jalan saja yuk~~” ujarku pada Sungmin-hyung yang sedang asyik mengikir kuku dengan peralatan manicure dari Heechul-hyung.

“Aigoo~ Kau mau jalan-jalan kemana? Kau mau dikejar-kejar ELF? Mau dimarahin Seunghwan-nim lagi? Jangan cari masalah deh, Donghae-ya…” Sungmin-hyung mengomel panjang lebar.

“Tapi aku bosan disini, Hyung! Kita ke SMEnt saja deh! Aku mau bertemu hoobae-hoobaeku~” rajukku sambil merangkul tangan Sungmin-hyung.

“Aissh~ Baiklah, baiklah! Tapi aku yang mengemudi ya!” Sungmin-hyung melepas rangkulannya dan meraih kunci mobil.

“YESS! Baiknyaa hyungku ini~~”

“Kau ini…”

***

Rupanya SMEnt sepi sekali hari ini. Hanya ada Kyuhyun,Yesung-hyung dan Ryeowook yang memang harus recording hari ini. Dan juga Onew, Minho dan Jonghyun yang sedang diskusi dengan Yoona dan Seohyun untuk CF baru.

“Kudengar Soo Man-nim akan membawa seorang yeoja dari Amerika untuk ditrainee secara khusus hari ini, makanya dia mengosongkan schedule SMEnt yang bisa dikosongkan.”

“Jinjja?! Siapa gadis itu?”

“Tidak ada yang tahu siapa gadis itu…”

Bisik-bisik itu kudengar saat aku dan Sungmin-hyung duduk di lobby SMEnt. Aku jadi sedikit penasaran, “Hyung, kau dengar yang mereka katakan? Akan ada yeoja yang ditrainee secara khusus !”

Sungmin-hyung sedikit membelalak mendengarku mengatakan hal itu, “Jinjja? O-Oh, apa kau sudah bertemu yeoja itu?”

“Aniyaa, aku belum bertemu dengannya. Kenapa kau terlihat gugup, Hyung?” Aku memandang aneh pada Sungmin-hyung yang tampak gugup. Aku bahkan melihat keringat meluncur dari dahinya.

“A-Ani. Ayo kita beli minuman, aku haus…” ujarnya terbata-bata.

Aku masih memandangnya aneh, dan mengabaikannya sedetik kemudian, “Ne, aku mau kopi…”

Aku dan Sungmin-hyung melangkah menuju kafetaria. Tiba-tiba saja seorang yeoja berlari ke arah Sungmin-hyung dan menabraknya. Yeoja itu adalah yeoja yang bertemu denganku di lift!

“Ah, kau baik-baik saja? Mianhae…” Sungmin-hyung membantu yeoja itu berdiri. Tepat saat ia mendongak, aku terhenyak. Ia tidak lagi mengenakan sunglasses dan masker sehingga aku bisa melihat wajahnya dengan jelas.

“SOO JI EUN?!”

***

FLASHBACK

Kedua insan itu berjalan menyusuri pantai Mokpo. Udara hangat khas Mokpo terasa hingga tulang. Meskipun cuaca sudah hangat, entah kenapa kedua insan itu tetap saling merapatkan diri untuk mencari kehangatan.

“Oppa~ Aku mau mengatakan sesuatu padamu…”

“Hmm? Apa itu, jagiyaa?”

Donghae masih memeluk erat Ji Eun. Ia sangat bahagia bisa memeluk yeojachingunya seperti ini.

“Aku mau kita putus, Oppa…”

Bersamaan dengan keluarnya kalimat itu dari bibir Ji Eun, pelukan Donghae terlepas. Ji Eun berlari meninggalkan Donghae yang masih terpaku di pantai.

“Mianhae, Oppa. Aku harus melakukan ini. Saranghae, jeongmal saranghaeyo…” bisik Ji Eun dalam hati. Air mata telah membanjiri pipinya.

***

“Annyeonghaseyo, nae Soo Ji Eun imnida. Hwan-yeonghamnida!” Yeoja itu selesai memperkenalkan dirinya, sementara aku sedari tadi hanya terdiam memandanginya. Sungmin-hyung yang mengetahuinya hanya memandangku cemas.

“Donghae-ya, apa kau yakin ingin masih ingin berada disini? Kita pulang ke dorm saja ya~” Sungmin-hyung berusaha membujukku, aku bergeming. Aku harus menemui Ji Eun, aku harus bertanya kemana ia selama ini, apa yang dilakukannya dan kenapa ia meninggalkanku begitu saja?

“Ani. Aku ingin tetap berada disini. Kalau Hyung mau pulang ke dorm, pulang saja sendiri.” Aku sendiri sedikit terkejut bisa bicara seketus itu pada Sungmin-hyung, tapi rasanya aku tak mempedulikan apapun lagi selain Soo Ji Eun.

Aku melihat Soo Ji Eun melangkah pergi setelah memperkenalkan diri di depan semua kru SMEnt. Dan aku langsung mengejarnya, sama sekali tidak mempedulikan Sungmin-hyung yang terus-terusan memanggilku. Aku harus menemui Ji Eun.

“Tunggu…” ujarku lantang sambil menarik lengan Ji Eun sedikit kasar. Ia menoleh, mata hitam bulatnya masih sama seperti dulu. Masih begitu menghanyutkan. Membuatku teringat lagi akan kenangan yang kami lalui di Mokpo.

“A-Ada apa ya? Apa aku mengenalmu?” Ucapan yang keluar dari bibir Ji Eun membuatku terhenyak. Apa ini? Ia bahkan menganggap ia tidak mengenalku?

“Apa yang kau katakan, Ji Eun?! Ini aku Lee Donghae! Berhentilah bersikap seperti ini!” Aku mengguncang-guncang bahu Ji Eun.

“Lepaskan! Apa yang kau bicarakan?! Aku sama sekali tidak mengerti! Lepaskan aku!” Ji Eun memberontak dari peganganku. Ia terlihat sangat tidak suka dengan ini semua. Aku mulai kehilangan akal sehatku. Detik berikutnya yang kusadari hanyalah bibir kami yang telah saling menempel.

Ji Eun memberontak dari ciumanku, ia mendorong tubuhku dan menampar pipiku. “Dasar namja kurang ajar! Keterlaluan sekali kau!” Ia berlari meninggalkanku, aku berani bersumpah melihat air matanya.

Sepeninggal Ji Eun, aku hanya terduduk di lantai. Aku kehilangan Ji Eun lagi. Untuk yang kedua kalinya. Satu-satunya yeoja yang kucintai.

“AAAAARGH!!!!” Aku memukul lantai SMEnt sekuat mungkin. Darah mengalir dari buku jari tangan kananku. Sungmin-hyung langsung menahan tanganku.

“Donghae-ya! Apa yang kau lakukan? Ayo kita pulang!” Hanya itu yang ucapan yang kudengar dari Sungmin-hyung sebelum segalanya berubah menjadi gelap gulita.

***

“Ji Eun kembali?! Dia menjadi trainee di SMEnt?!”

“Ne, aku sudah mengetahuinya karena Soo Man-nim menunjukkan fotonya padaku minggu lalu. Aku hanya tak menyangka secepat ini dia datang!”

“Sungmin-ah, apa Donghae sudah tahu?”

“Ne, ia menemui Ji Eun tadi di SMEnt. Dan Donghae malah pingsan setelah itu…”

“Aigoo. Ini benar-benar bencana, Hyung! Otokhee? Kau dengar sendiri ‘kan apa kata Soo Man-nim tadi? Ji Eun akan debut dengan duet dengan Donghae!”

Keributan itu sudah terdengar dari luar kamarku. Mungkin mereka mengira aku masih tertidur. Pikiranku menerawang pada Ji Eun. Dia tidak mengenalku. Ji Eun tidak mengenaliku.

Kepalaku terasa pusing memikirkan hal ini, mungkin aku butuh minum segelas air untuk menyegarkan pikiranku. Aku melangkah keluar kamar dan membuka pintu. Semua tersentak kaget melihatku.

“Ah, Donghae-ya. Kau sudah bangun?” Leeteuk-hyung menghampiriku dan memijat-mijat bahuku, perhatian sekali dia.

“Ne, aku mau minum…” Begitu aku mengatakannya, Eunhyuk langsung berlari menghampiriku dengan segelas air. “ Ini, minumlah Donghae-ah…” ujar Eunhyuk sambil tersenyum lebar padaku.

“Tidak usah bersikap seperti ini padaku. Aku baik-baik saja.” Aku duduk di samping Eunhyuk setelah meminum habis segelas air yang diberikan Eunhyuk padaku.

“Tapi, Hyung. Kami tahu sendiri apa yang kau alami setelah Ji Eun meninggalkanmu. Kau tidak mempercayai satupun yeoja yang mendekatimu, kau terpuruk Hyung!” Ryeowook memandangku sedih.

“Ji Eun tidak mengenalku. Dia melupakanku. Apa lagi yang bisa aku lakukan selain merelakannya? Aku sudah terlalu lama terpuruk dalam kesedihan sepeninggal Ji Eun. Aku benar-benar harus melanjutkan hidupku sekarang.” Aku menatap semua hyung dan dongsaengku. Leeteuk-hyung, Heechul-hyung,Shindong-hyung,Yesung-hyung,Sungmin-hyung,Eunhyuk,Siwon,Ryeowook dan Kyuhyun. Mereka semua mencemaskanku.

“Keurae! Lee Donghae telah bangkit menjadi lebih dewasa! Ayo kita rayakan ini!” Eunhyuk berteriak dengan lantang sambil berdiri. Ia menarikku dan kami mulai melakukan sexy dance dengan koreografi yang diciptakannya. Shindong-hyung ikut ngedance. Sementara yang lain berteriak menyemangati. Dorm Super Junior penuh dengan teriakan, kesenangan dan pesta kimchi buatan Ryeowook hari itu.

Dua minggu berlalu sejak pertemuanku dengan Ji Eun dan aku tidak pernah melihatnya di SMEnt lagi.

***

“Donghae-ssi, bisa kita bicara sebentar?”

Aku baru saja selesai latihan dance dengan hoobae-hoobaeku saat tiba-tiba Ji Eun memanggilku. Ia sangat cantik, seperti biasanya. Melihatnya membuat hatiku sakit. Aku berjalan menghampirinya.

“Ne…” Hanya itu yang aku ucapkan. Aku mengikuti Ji Eun keluar dari tempat latihan, ia mengajakku berbicara di rooftop SMEnt.

“Jadi, apa yang mau kau bicarakan Ji Eun-ya?”

Ji Eun berbalik menatapku. Sinar matanya begitu teduh, ia menatapku lembut.

“Kenapa kau tidak mengatakan apapun? Kenapa kau tidak bilang dulu kau namja chinguku?” Ji Eun mulai mengeluarkan kalimat-kalimat yang membuatku bingung.

“Kau bilang kau tidak mengenalku, Ji Eun-ya. Darimana kau mengetahui semua itu?” Aku mengamatinya dengan aneh, sama seperti saat aku bertemu dengannya pertama kali di lift.

“Kau menatapku sepert itu lagi…” Ia tersenyum sambil memainkan rambutnya yang coklat panjang bergelombang.

Ji Eun membuka resleting tasnya dan mengeluarkan sebuah buku berwarna hitam. “Aku tahu dari buku harian ini. Aku menemukannya dua hari yang lalu. Aku… sakit Donghae-ya. Aku mengidap tumor otak saat menjalin hubungan denganmu. Aku memutuskan hubungan karena aku begitu takut akan menyakitimu jika aku sampai meninggal. Aku memutuskan untuk pergi ke Amerika untuk berobat. Aku melakukan operasi disana…”

Ji Eun menghentikan kata-katanya sejenak. Matanya mulai mengeluarkan air mata. Aku melangkah mendekatinya.

“Operasinya berhasil, tapi efek sampingnya aku kehilangan ingatanku. Aku frustasi karena aku bahkan tidak mengenali keluargaku sendiri, aku memutuskan untuk mengikuti sebuah trainee perusahaan besar yang menjanjikan akan membiayai hidupku. Dan aku kembali kesini untuk trainee dan melakukan debut…”

Ji Eun mulai terisak. Aku merangkulnya pinggangnya dari belakang dan membenamkan wajahku di bahunya. Ia berbalik menatapku, “ Aku menamparmu kemarin, apa masih terasa sakit?” Ji Eun mengelus pipiku.

“Aniyaa~” jawabku sambil mengecup keningnya.

“Bukankah sebuah keajaiban kita bisa bertemu lagi, Oppa?”

Aku mengangguk, “Kau cintaku yang hilang, Ji Eun-ah. Aku bersumpah akan menjagamu agar tidak hilang lagi dariku…”

Aku merengkuh lehernya dan mencium bibirnya. Kami hanyut dalam kehangatan. Kehangatan seperti yang dulu kurasakan dengan cintaku yang hilang di Mokpo.

THE END

33 Comments (+add yours?)

  1. jongwoonsaranghae
    Aug 03, 2012 @ 20:30:29

    hyaaa bagus nih ffnya thor ^^ ㅋㅋㅋ
    minta seuel dong :ppp

    Reply

  2. septyhafidz
    Aug 03, 2012 @ 20:42:16

    ceritax bagus tp kependekan

    Reply

  3. Tami Ramadani
    Aug 03, 2012 @ 20:56:01

    feelnya terasa banget..
    sequelnya dong.. 😀

    Reply

  4. Hyunnie
    Aug 03, 2012 @ 21:07:45

    Keren banget thor
    Sequel dong

    Reply

  5. jungsangyeon
    Aug 03, 2012 @ 21:10:49

    ceritanya bagus. Hihihi.. Sequel thor!^^

    Reply

  6. shininghae
    Aug 03, 2012 @ 21:32:42

    daebak!!! aku suka sm ceritanyaa 😀

    Reply

  7. mei.han.won
    Aug 03, 2012 @ 22:18:38

    sukaa…sukaaa…
    sekuel..

    Reply

  8. andinarima
    Aug 03, 2012 @ 22:50:11

    kereen…..

    Reply

  9. haidansbila
    Aug 03, 2012 @ 22:57:37

    woooo.. kereeen
    sequelnya dooong 😀

    Reply

  10. khun ong
    Aug 03, 2012 @ 23:39:33

    Kyaaaa kerenn torrr,, ini bener2 butuh sequel deh! Keke, keep writing!

    Reply

  11. Kang Hyo Won
    Aug 04, 2012 @ 00:32:19

    So Sweeetttttttt >.<
    tpi klo bisa ada Partnya 🙂

    Reply

  12. jacquelinehan77
    Aug 04, 2012 @ 09:37:25

    rame ceritanya thor tapi kurang panjaaang
    dimohon sequelnya ya terus dipanjangin lagi ceritanya ^^

    Reply

  13. Vie
    Aug 04, 2012 @ 10:15:00

    Daebak…!!!

    Reply

  14. ryeonggulove
    Aug 04, 2012 @ 12:51:25

    kren thor…. daeabak deh

    Reply

  15. shafirafirdaus
    Aug 04, 2012 @ 15:37:36

    Cerita yang bagus! Gaya bahasanya formal tapi ringan! Enak buat dibaca!

    Reply

  16. septyhafidz
    Aug 04, 2012 @ 19:49:57

    daebak thor tp kependekan,bkin skuelx dong biar lebih seru.

    Reply

  17. deewookyu
    Aug 04, 2012 @ 20:01:26

    Bagus! !!!!

    Reply

  18. park yoonah
    Aug 04, 2012 @ 21:35:28

    keren thor! sequel dong thor.. ^^

    Reply

  19. @blue_sky127
    Aug 05, 2012 @ 09:12:19

    DAEBAK thor!!!
    Nice!!!

    Reply

  20. noey
    Aug 05, 2012 @ 19:03:08

    kyyaaa,, sweet banget..
    feelnya dpt ..

    Sequel.. Sequel..

    Reply

  21. Eeka_yumi
    Aug 06, 2012 @ 13:03:29

    ff nya selalu keren…

    Reply

  22. Rye Ra
    Aug 09, 2012 @ 23:36:28

    kyaa~ keren ceritanya thor…
    tapi kependekan ><
    sequel donk thor 😀

    Reply

  23. Mae Jong Woon
    Aug 10, 2012 @ 09:36:57

    Whaha aq ngakak ngebayangin Eunhyuk nendang b*k*ngnya Yesung 😀
    Daebak thor, nice story ^^

    Reply

  24. miss. purple
    Aug 10, 2012 @ 21:56:02

    so sweet ^_^

    keep writing author 🙂

    Reply

  25. Kyuhyun's yeoja
    Aug 11, 2012 @ 07:54:58

    Ceritanya Bagus thor^^
    tapi ada sedikit kesalahan ya? kok pas diawal Yesung manggil Donghae ‘Donghae-hyung’? Terus juga manggil pacarnya Shndong ‘Nari-onnie’? Bukannya Nari-nunna ya?._.

    Reply

  26. inanabila
    Aug 12, 2012 @ 21:58:43

    Keren ceritanya thor aku suka.. Cuma ceritanya kecepetan terus pendek.
    Tp keren kok 😉

    Reply

  27. choi hami
    Aug 14, 2012 @ 14:16:25

    ceritanya bguz cuma alurnya terlalu terburu-buru jdi kesannya kya karyawan yg pengen buru-buru gajian,,

    soalnya pertama si cwe’a lupa ko’ tiba” bisa inget memang pas cerita awal feel nya dapet cuma pas menuju akhir feel nya kurang dapet

    Reply

  28. arsvio
    Aug 14, 2012 @ 20:27:55

    nice enough..just lil correction like
    “There’s something wrong with me? Why you
    looking me like that?”
    for me it should be:
    “Is there something wrong with me? Why are you
    looking me like that?”

    And,
    “Thanks for holding the lift..”

    Keep writing. Sorry if my words offend you. Englishku jg abal.

    Reply

  29. sabrinaa
    Aug 15, 2012 @ 05:26:33

    Oh hilang ingatan,kirain ji eun nya jahat banget sama donghae

    Reply

  30. Alira
    Aug 15, 2012 @ 08:36:26

    Ffnya keren! Apalagi Donghae oppa yang jadi castnya. Buatin sequel nya dong thor^^

    Reply

  31. rainamay
    Aug 15, 2012 @ 08:36:42

    wahh ceritanya simple tapi ngena feel nya..

    Reply

  32. nara
    Aug 15, 2012 @ 10:23:36

    Bagus thor 😀

    Reply

  33. haejjongnewkyu
    Aug 15, 2012 @ 21:23:44

    sumpah baguuuuus. pengen jadi soo ji en nya kekeke

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: