Hola!

Nama : Anna
Judul cerita : Hola!
Tag : Just read it and you will know🙂
Genre: All Ages
Rating:
Lenght: One shoot

Pernah kan ngerasain kenalan sama orang baru di tempat asing? Kadang, bisa jadi pengalaman seru!
happy reading! maaf kalo masih banyak kekurangan di fanfict ini.  ^^

Pagi ini aku bangun lebih awal karena hari ini adalah hari terpenting bagi diriku.

 

Hari ini aku akan menandatangani kontrak kerja pertamaku di salah satu perusahaan terbesar di Korea SM Entertainment.

 

Ah, sampai lupa. Namaku Choi Micha. Umurku 23 tahun. Sejak kuliah aku pindah ke Korea karena sebenarnya aku setengah Inggris (dari ayahku) dan Korea (dari ibuku).

 

Aku fresh graduate dari Inha University. Aku diterima bekerja di SME di bagian pengembang teknologi atau IT. Jauh memang dari kesan senang karena begitu mendengar kata SME yang kalian fikirkan pasti Super Junior, SNSD, FX, dan artis-artis terkenal asal perusahaan entertainment terbesar ini.

 

Tapi aku tidak peduli, aku memang suka sekali dunia IT dan aku bisa bekerja disini atas rekomendasi salah satu senior kuliahku yang sudah lebih dulu bekerja disini. Ah senangnya bisa menjadi bagian dari SME!

 

Aku berkaca di depan cermin, melihat penampilan ku.

 

“Well, not bad” kataku tersenyum sendiri. Wajah blasteran Inggris – Korea ku terlihat cerah karena mood ku sedang sangat bagus. Baju blouse peach dan rok pendek hitam yang aku pilih cukup mengesankan formal pada pakaian ku hari itu dan entah kenapa aku memang suka warna peach. Menurutku cocok dengan warna kulitku dan rambutku yang cokelat tua.

 

Setelah puas berkaca akupun berangkat. Kantor SME sekita satu jam perjalanan dari apartemenku.

 

“Annyeong” sapaku kepada resepsionis yang sudah tersenyum duluan kepadaku.

 

“Ah nona, kau datang kembali?” Si resepsionis itu rupanya ingat kepadaku karena sudah beberapa kali aku kesini.

 

“Ya akhirnya aku diterima bekerja disini”

 

“Benarkah, selamat nona!”

 

“Terimakasih, oh ya apakah tuan Lee Minho nya ada? Aku janji dengan nya jam 10 ini” Tanyaku bersemangat.

 

“Baik, saya coba hubungi dulu” lalu resepsionis itu menghubungi orang yang aku cari melalui telepon. Aku menunggu.

 

“Nona, sepertinya ia sedang rapat. Mungkin sekitar setengah jam lagi. Tapi kau di minta menunggu di lantai 3 di depan ruangannya” kata si resepsionis itu setelah selesai bertelepon.

 

“Lantai 3?? Di sebelah apa ruangannya??” Tanyaku memastikan.

 

“Ya, di lantai 3, begitu kau keluar lift langsung belok kanan di dekat ruang kesehatan. Ada papan namanya dipintu” resepsionis itu menjelaskan.

 

“Ah, baik kalau begitu terima kasih banyak” aku membungkukkan badan dan langsung menuju tempat yang di maksud.

 

Tak sulit bagiku menemukan ruangan tuan Lee. Letaknya benar-benar di sebelah ruang kesehatan.

 

Aku duduk di bangku yang berjajar seperti sofa-sofa kecil di antara kedua ruangan itu.

 

Aku mengamati sekitar, tatanan seperti ini dengan bangku berjajar di depan ruang kesehatan mengingatkan ku akan di rumah sakit, kalau saja tidak di pasang beberapa gambar poster artis-artis SME di beberapa sudut ruangan.  Apa artis-artis SME akan mengantri disini jika klinik itu penuh dan mereka butuh berobat?

 

Mataku menelusuri setiap sudut ruangan itu, dan berakhir di sebuah poster besar bergambar Super Junior dengan gaya khas saat memberi salam dan mengucapkan Uri neun Super Juni-or. Poster itu bertuliskan if you lost your faith then you lost your life. Hmm.. Kata-kata yang bagus.

 

Lalu, aku menunggu sambil memainkan ponselku. tiba-tiba ada seseorang duduk di bangku yang berselang satu di sebelah ku. Ia memakai masker hitam dan topi. Aku rasa ia pegawai yang ingin mampir ke klinik kesehatan itu karena tadi ia sempat membuka ruangan klinik tetapi terkunci.

 

Aku melirik nya sesaat lalu berpaling ke ponselku lagi.

 

15 menit berlalu tetapi tuan Lee yang aku tunggu belum datang juga.

 

“Hei” aku mendengar orang di sebelahku itu berkata. Tapi aku tidak menengok karena aku fikir ia tidak memanggilku.

 

“Hei” panggilnya lagi.

 

“Hei you!” Kali ini aku menengok.

 

“Ah.. Iya?” Aku menengok dan akhirnya sadar lelaki yang aku tebak ahjussi ini memanggilku.

 

“Do you have tissue?” Kata orang itu dalam bahasa Inggris. Pasti ia mengira aku orang luar yang tidak bisa berbahasa Korea.

 

“Tidak perlu berbahasa Inggris, aku bisa bahasa Korea dan ya.. Aku punya tissue” kataku sambil mengambil tisuue di tasku dan memberikannya kepada orang itu.

 

“Eh.. Maaf tidak tahu. Terima kasih tisue nya” orang itu mengambil tissue yang kuberikan dan menggunakannya untuk mengelap sepatunya yang agak kotor.

 

Aku memperhatikan nya sebentar. Ia pasti mau melamar kerja juga, jadi menjaga penampilan sekali. Tapi kenapa ia pakai masker dan topi di ruangan ya?

 

“Sepatuku terinjak orang di luar tadi, dan aku benci jika sepatuku kotor” orang itu bicara lagi.

 

“Ah.. Ya, aku juga benci jika sepatuku kotor, rasanya menyebalkan melihat ada noda di sepatumu” aku menjawab karena merasa orang itu bicara kepadaku.

 

Dan juga.. Aku benci jika sepatuku kotor.

 

“Kau sedang menunggu Lee Minho?” Kata orang itu begitu selesai mengelap sepatunya.

 

“Ya, aku sedang menunggu nya” jawabku.

 

“Apa kau pegawai baru?” Tanyanya lagi.

 

“Ya.. Paman bekerja disini atau baru mau melamar juga?”

 

“Mwo? Paman?” Orang itu tampak terkejut aku panggil paman.

 

“Ah..maaf kalau aku sa..” Perkataan ku terpotong.

 

“Tidak. Tidak salah, ya aku sudah bekerja disini”

 

“Oo ya? Bagian apa paman?”

 

“Produksi, kalau aku lihat sepertinya kau warga negara asing? Kufikir kau tidak bisa bahasa Korea” Tanya paman itu memperhatikanku.

 

“Ah tidak, aku warga negara Korea. Well.. Lebih tepatnya aku punya dua kewarga negaraan” jawabku.

 

“Mwo? Kenapa bisa begitu?”

 

“Ya karena ayahku berasal dari inggris dan ibuku berasal dari korea jadilah aku punya dua kewarganegaraan, tapi aku sedang mempertimbangkan untuk memiliki satu warga negara saja” ceritaku.

 

“Mana yang kau pilih? Inggris atau Korea?”

 

“Sepertinya Korea. Aku suka sekali negara ini”

 

“Kenapa?”

 

“Karena orangnya ramah-ramah. Budaya nya bagus dan makanannya enak!”

 

Tiba-tiba aku mendengar bunyi seperti “Kruukkkk” bunyi perut lapar yang sangat kencang. Aku baru saja makan, jadi..

 

Perut paman itu berbunyi keras sekali. Aku ingin tertawa tapi aku tahan karena pasti tidak sopan.

 

“Ahh..” Paman itu memegangi perut nya.

 

“Pffttt.. Kau lapar paman??” Akhirnya aku bertanya juga, masih menahan tawaku.

 

“Ne.. Kau bilang makanan aku jadi ingat aku belum makan dari pagi. Ngomong-ngomong ada ramen enak didekat sini, siapa tahu nanti kau mau makan disitu jika sudah mulai bekerja disini” kata paman itu, nada suaranya lucu sekali, dan “Kruuukkkk” perutnya berbunyi lagi.

 

“Hahahaha” kali ini aku tidak bisa menahan tawaku lagi.

 

“Haha maaf, maaf paman. Sebaiknya kau mencari makan sekarang. Kau kelaparan sekali sepertinya” aku menyarankan paman itu.

 

“Hahahaa aku jadi malu kau tertawakan begitu, nanti saja. Aku masih ada urusan dengan dokter klinik ini” kata paman itu.

 

“Jangan sampai cacing di perut mu mati kelaparan paman” kataku.

 

“Haha tenang saja, cacing perutku sangat sangat pengertian. Ahh ya ceritakan bagaimana Inggris? Kau tinggal di kota apa disana?”

 

“Aku di London paman. Disana adalah kota yang hebat, hampir setiap minggu aku pergi menonton bola bersama ayahku di stadion. Karena klub sepak bola inggris yang terbaik di dunia. Kota yang menyenangkan. Tapi, entahlah aku ingin tinggal di Korea saat ini” aku bercerita lagi.

 

“Aku justru terkadang ingin pindah ke Inggris” kata paman itu.

 

“Memang kenapa? Kau tidak betah di Korea paman?”

 

“Bukan tidak betah, hanya saja kadang aku ingin tinggal di tempat yang tidak banyak orang yang mengenalku mungkin dengan begitu kau akan terasa seperti orang baru di lahirkan” kata paman itu.

 

“Paman ini aneh sekali, kalau tinggal di tempat yang tidak ada yang paman kenal apa paman tidak menderita? Kalau paman sakit bagaimana? Kalau paman bosan tidak ada teman ngobrol? Kalau paman ingin ke bioskop?” Aku tidak bisa menahan diriku berkomentar.

 

“Hanya pemikiran saja, susah merealisasikannya. Haha. oh ya kau melamar di bagian apa?” Kata paman itu membenarkan topinya.

 

“Junior Programmer” jawabku.

 

“Hebat sekali, sepertinya kau pintar”

 

“Pintar atau tidak pintar yang penting aku bisa bekerja di bidang yang aku sukai, menurutku sih begitu” kataku lagi.

 

“Benar juga, kalau kau suka pekerjaan itu walau melelahkan tetap akan kau kerjakan”

 

Kami diam sesaat. Aku kembali mengamati poster Super Junior tadi dan sesekali melirik ponselku.

 

“Paman.. Sudah berapa lama paman bekerja disini?” Tanyaku kemudian.

 

“Cukup lama” jawab paman itu.

 

“Berapa lama?” Tanyaku lagi.

 

“Ah.. Sekitar 7 tahun mungkin, kenapa memang nya?” paman itu melihat mataku persis dari balik topi dan masker nya.

 

“Cukup lama ya kalau begitu”

 

“Kan tadi sudah aku bilang cukup lama”

 

“Bagaimana rasanya bekerja di antara orang-orang hebat seperti mereka?”

 

“Mereka siapa? Super Junior?” Paman itu seperti menebak jalan pikiranku.

 

“Tidak hanya Super Junior, tapi semua nya. Bahkan crew hebat di belakang para bintang itu”

 

“Luar biasa, aku rasa kalau aku ceritakan kau akan merasa iri kepadaku. Haha”

 

“Wah? Benarkah? Ceritakan pamaannn”

 

“Haha nanti kau juga akan menjadi bagian dari kami. Nikmati saja proses nya karena cerita ku bisa jadi saaaangaaattt panjaangg”

 

“Benar juga, sepertinya kau sudah banyak makan asam garam kehidupan paman” kataku.

 

“Maksudmu aku tua? Hah??”

 

“Eh.. Bukan-bukan. Maksud ku kau sudah punya banyak pengalaman paman” aku takut paman itu tersinggung.

 

“Hahah tidak apa, tapi pasti aku lebih tua dari mu” katanya, matanya menyipit sepertinya ia tersenyum di balik masker itu.

 

“Oh ya apa kau tinggal sendiri disini?” Tanya paman itu kepadaku.

 

“Ada nenek ku, tapi ia tinggal di Jeju. Hanya ia keluarga ku di Korea”

 

“Jeju? Jauh sekali. Seberapa sering kau mengunjunginya?”

 

“Jarang. Dan aku agak merasa bersalah sebenarnya” aku jujur.

 

“Bagaimana kehidupan mu sebelumnya di Inggris? Sejak kapan kau pindah?” Paman itu bertanya lagi.

 

“Aku pindah ke Korea setelah lulus tingkat 9 sekolah ku. Cukup sulit sebenarnya membujuk papa untuk membiarkan ku tinggal di korea. Aku putri satu-satunya orang tuaku. Tapi seperti aku bilang sebelumnya, aku lebih suka di Korea jadi timbul lah keinginan untuk kuliah dan menetap disini. Selain itu aku ingin lebih mandiri” kataku panjang lebar.

 

Entah kenapa ahjussi ini enak sekali di ajak bicara.

 

“Wah kau memang berani ya, kau putri tunggal? Orang tua mu pasti berat mengizinkan mu tinggal disini.”

 

“Ya.. Maka dari itu awalnya papa ku tidak sangat menentang, tapi karena aku menang taruhan papa mau tak mau mengizinkan ku” kataku.

 

“Mwo?? Kau bertaruh dengan ayah mu sendiri? Apa taruhannya?” Paman itu terdengar penasaran sekali.

 

“Jadi waktu SMA awal aku menyampaikan keinginan ku untuk tinggal di sini papa langsung bilang tidak. Jadi aku mencari cara agar papa mengizinkanku, suati hari pulang menonton sepakbola dengan papa aku iseng bertanya berapa jumlah bangku di stadion Stamford Bridge yang selalu kami datangi. Aku bilang 85rb kursi tetapi papa bilang 84.500rb. Kami adu argumen. Sampai-sampai aku kesal dan bilang ‘kalau aku benar papa harus mengizinkan ku ke Korea'” aku menarik nafas mengingat kejadian lucu itu.

 

“Lalu?? Ayahmu setuju untuk bertaruh?” Ahjussi itu sepertinya penasaran.

 

“Awalnya tentu saja papa tidak mau dan malah bilang ‘jangan harap dengan hal konyol begini kau bisa pergi ke Korea’ tapi aku tahu papa adalah orang yang harga dirinya tinggi. Jadi aku “menantangnya” aku mencontohkan gaya tanda kutip dengan jariku.

 

“Menantang??” Kata ahjussi itu tidak sabar.

 

“Singkat cerita papa setuju untuk bertaruh dan kami kembali ke stadion untuk menanyakan jumlah kursi. Dan aku benar! Karena aku baru membaca berita kalau seminggu yang lalu kapasitas stadion di tambah bangkunya” aku menyelesaikan ceritaku.

 

“Wahh, lalu bagaimana reaksi ayahmu?”

 

“Awalnya ia mengingkari janjinya, ia seperti anak kecil yang ngambek kepadaku. Tetapi aku tahu eomma ku bertindak disitu sampai beberapa hari kemudian Papa dan eomma ku mengizinkanku kuliah di Korea dan sampai sekarang aku masih di korea.” Kataku, mengingat hal itu membuatku merindukan orang tuaku.

 

“Nekat sekali!” Ahjussi itu bertepuk tangan.

 

“Haha ya.. Terimakasih jika itu pujian” kataku.

 

Aku dan paman itu tertawa bersamaan.

 

“Ohya..  dimana kau kuliah?”

 

“Inha paman, baru saja lulus. Oh ya paman. Bagaimana suasana kerja disini? Apa menyenangkan? Karena sejujurnya aku takut” kata ku.

 

“Selama aku disini aku seperti menemukan keluarga baru, orang-orangnya menyenangkan walaupun tetap ada yang tidak. Tapi jangan khawatir. Yang bekerja disini adalah profesional, kau akan dilihat berdasarkan kemampuanmu. Berarti kau belum pernah bekerja sebelumnya?”

 

“Belum paman, tapi aku pernah ambil bagian dalam mengerjakan proyek survey penduduk pemerintah tahun lalu” jawabku.

 

“Wah hebat!”

 

“Ah biasa saja” aku merendah.

 

“Apa kau pernah tau cara membuat game? Itu bagian dari ilmu komputer bukan?”

 

“Ya.. Tahu sedikit. Dulu waktu kuliah pernah mencoba tapi karena kurang kreatif membuat story line dan karakternya aku malas. Hehe”

 

“Sayang sekali, padahal kalau kau bisa membuat game siapa tahu kau bisa membuat game yang bagus” kata paman itu.

 

“Mm.. Paman, sebenarnya ada satu yang ingin aku tanyakan” kataku serius.

 

“Apa itu?”

 

“Kalau jadi pegawai disini apa kita bisa dapat tiket gratis nonton konser artis SME” itulah pertanyaanku.

 

“Hahahaha” si paman itu tertawa.

 

“Apa itu motivasimu masuk disini?” tanya si paman.

 

“Sebagian kecil, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui tidak salah kan” kata ku jadi malu bertanya seperti ini.

 

“Aku tidak tahu pasti, tapi kalau nanti kau rajin bekerja kau bisa aku beri tiket masuk gratis”

 

“Benarkah? Konser dimanapun?”

 

“Itu hal kecil buatku. Dimanapun kau mau asal kau tidak minta biaya akomodasi saja haha” kata paman itu bercanda.

 

“Asikkk” aku tidak bisa menyembunyikan kegembiraanku.

 

“Memang ada artis SME yang kau suka?”

 

“Cukup banyak, aku suka Super Junior, Shinee, TVXQ, Fx, SNSD” jawabku menghitung.

 

“Banyak sekali, bisa rugi aku kalau memberimu semua tiket konser mereka hahahaha” si paman itu tertawa.

 

“Tidak perlu semuanya, tapi aku selalu ingin menonton super junior. Mereka favoritku” kataku lagi.

 

“Wah kau ELF ya?”

 

Aku mengangguk cepat.

 

“Siapa di SUJU yang kau suka? Mungkin aku kenal” kata-kata paman itu begitu menggoda.

 

“KYUHYUN!!” Jawabku sangat semangat.

 

“Benarkah?? Kenapa kau suka dia? Dia kan jerawatan dan gendut? Kenapa tidak suka Lee Donghae atau bahkan Choi Siwon saja yang jauh lebih tampan?” Kata paman itu lagi.

 

“Ahh paman ini. Aku kan suka Kyuhyun dari suaranya. Kalau aku ibaratkan suaranya seperti roti. Sangat lembut tetapi bertekstur padat sehingga kalau kau mendengarnya kau seakan ingin terus mendengarnya. Suaranya sangat berkarakter. Pokoknya aku suka sekali suaranya. Dan menurutku senyum nya juga sangat oke” aku menyatakan kesukaan ku kepada Kyuhyun suju.

 

“Haha kau ini aneh sekali, baru kali ini aku dengar ada orang mengibaratkan suara seperti roti, kalau Kyuhyun dengar ia pasti akan tertawa. Hahaahah” kata paman itu lalu tertawa lagi.

 

“Paman kenal Kyuhyun?”

 

“Kenal, aku kan sudah cukup lama disini”

 

“Aku mau minta tanda tangannya pamaan” aku merajuk.

 

“Bisa diatur, haha suara seperti roti? Aneh aneh saja” Paman itu masih tertawa karena aku pengibaratanku.

 

Aku senang sekali ada yang menemni ngobrol selama aku menunggu, tapi kenapa ada yang janggal ya dari tadi??

 

“Paman, maaf boleh aku tanya sesuatu?” Kataku

 

“Bukan kah dari tadi kau sudah bertanya banyak kepadaku?” Kata si paman itu sambil menyandarkan tangannya di dagunya.

 

“Hehe. Maaf tapi sebenarnya berapa umur mu?”

 

Aku penasaran karena suara di balik masker itu kalau didengar bukan seperti orang yang sudah berumur jauh dari umurku.

 

“Kau mau tahu?”

 

Aku meng angguk.

 

“25 tahun dan dari tadi kau memanggilku paman hahahaha” jawab nya santai sambil tertawa.

 

“Oh God.. Maaaafffffff aku tidak tahu” ya Tuhan aku malu sekali, ternyata umurnya tidak jauh beda dengan ku dan aku menyangkanya dia sudah tua jadi aku memanggilnya paman.

 

“Yaa dan sejujurnya aku jadi merasa 10 tahun lebih tua kau panggil begitu. Ehh, sebentar ya” orang itu mengangkat teleponnya yang berbunyi.

 

Dari pembicaraan nya sepertinya ia mau pergi, yah.. Aku jadi tidak punya teman ngobrol..

 

Astaga.. Aku belum menanyakan namanya dari tadi, padahal kami mungkin saja jadi rekan kerja nanti, dan aku sudah berani minta tiket konser gratis kepadanya. Tidak sopan sekali aku, sudah begitu juga tadi memanggilnya paman tidak menanyakan namanya juga. Bodoh sekali kau Micha!

 

“Nona, senang mengobrol dengan mu tapi aku harus pergi, sampai jumpa ya. Nanti kita bertemu lagi” benar dugaanku orang ini mau pergi.

 

“Bekerjalah dengan rajin nanti kau aku beri tiket nonton Super Junior gratis” kata orang itu lagi.

 

“Terima kasih banyak telah memberitahuku bayak hal. Maaf tidak sopan. Aku belum sempat bertanya, Boleh tahu siapa namamu?” Tanyaku.

 

“Namamu siapa?” Orang itu malah balik bertanya.

 

“Ah Choi Micha Imnida” aku berdiri dan membungkukkan badan ku untuk memperkenalkan diri.

 

Tapi orang itu malah mengulurkan tangan untuk berjabatan tangan.

 

Aku menerima jabatan tangannya.

 

“Cho Kyuhyun imnida”

 

deg! Apa ia tidak salah memperkenalkan dirinya?!! Atau aku yang salah dengar??

 

Aku bengong sambil masih menggenggam tangannya. Mencoba mencerna siapa nama yang baru saja ia ucapkan.

 

“Siapa namamu?” Tanyaku dengan penuh kebingungan.

 

Lalu orang itu membuka masker dan topinya.

 

Ya Tuhan ku, ia benar-benar Cho Kyuhyun. Cho Kyuhyun super junior! Dan dari tadi..

 

Dari tadi aku ngobrol dengannyaaaa!

 

“Cho Kyuhyun imnida, senang berkenalan dengan mu Micha. Sampai jumpa nanti oke. Aku akan pergi mencari sepotong roti dulu sekarang perutku lapar. Sepertinya Roti benar-benar cocok dengan ku ya. Haha”

 

senyum khas nya mengembang lebar dan ia langsung pergi.

 

Aku hanya terpaku di tempatku menatap laki-laki yang baru aku kenal itu untuk beberapa saat. Mencoba mencerna apa yang terjadi.

 

Akhirnya ada sebuah senyum yang muncul di bibirku.

47 Comments (+add yours?)

  1. macanman
    Aug 16, 2012 @ 15:18:09

    daebak authooor😄

    Reply

  2. shafirafirdaus
    Aug 16, 2012 @ 15:20:17

    This story is fucking amazing!!! Wow! Daebak!!!

    Reply

  3. kyukha
    Aug 16, 2012 @ 15:24:22

    ahahaha,,,lucu jg cerita’a,,,aQ suka…

    Reply

  4. jstswn
    Aug 16, 2012 @ 15:33:11

    Daebak thor><

    Reply

  5. superjuniorisa13
    Aug 16, 2012 @ 15:42:52

    hahaa =D lucu ceritanyaa~~ ㅋㅋㅋ daebak

    Reply

  6. lia960102elf
    Aug 16, 2012 @ 15:52:19

    DAEBAK thor!!
    Thor ff ini ada squelnya gk??

    Reply

  7. kyula88
    Aug 16, 2012 @ 15:55:56

    AWESOME!!!😀

    Reply

  8. kim yoon hae
    Aug 16, 2012 @ 16:14:27

    daebakkk thor….
    bikin sequelnya dong thor…. >o<

    Reply

  9. ELF♥
    Aug 16, 2012 @ 16:22:07

    ngahahahaa~ ketawa sendiri aku baca endingnyaaaa hahahahaaa

    Reply

  10. babybreath
    Aug 16, 2012 @ 16:28:24

    Keren, minta sequel doong:)

    Reply

  11. Utami Fan Rida
    Aug 16, 2012 @ 16:37:06

    Kyaaaa, DAEBAK thor^^
    Really really like it. Keep writing!🙂

    Reply

  12. indra
    Aug 16, 2012 @ 16:52:59

    Thor,,dabak,,ツ
    Bagus banget,bikin sequel’a donk Thor,,,,
    *Memelas ╯﹏╰*

    Reply

  13. chan
    Aug 16, 2012 @ 17:43:15

    aaaaa awalnya kukira leeteuk td haha, abis bawel bgt pamannya xp, tpi smakin ke bawah makin keliatan kalo kyu, kereeen!

    Reply

  14. Eunhaekyuki
    Aug 16, 2012 @ 18:05:00

    kyaaa… ceritanya kereenn,,
    I like it so much😀
    thor,, i need a sequel please.. ^^

    Reply

  15. Janniece
    Aug 16, 2012 @ 18:09:04

    aku juga ngira tadinya leeteuk ._. tapi begitu ada kata game, aku langsung tahu itu kyuhyun, eh ternyata bener😄
    keep writing eonni!!

    Reply

  16. 박하라
    Aug 16, 2012 @ 18:28:41

    Author yg baik hati dan tidak sombong… Pandai menabung dan…. Emmmm??? Yagitudeh pokoknya. Boleh minta sequel gak?
    Jebaaal!! *super duper aegyo* ;;)

    Reply

  17. jungsangyeon
    Aug 16, 2012 @ 19:47:39

    hahaha.. Astagaa.. Ni FF.. Aku jadi senyum2 sendiri baca akhir2nya xD aku ud sempet nebak, ini Kyuhyun dri awal. Terus aku baca2 lg, kok ada game? Ah pasti itu Kyu ._. Terus2 dy ngatain diri sendiri gendut + jerawatan. Emg Kyu jerawatan? ._. Abis di FF laen jg blg Kyu itu jerawatan xP ahahaha.. Daebak thor! Bisa juga nyembunyiin indetitas si Kyu xD

    Reply

  18. feb
    Aug 16, 2012 @ 19:52:44

    lucu thor, author jg g ngash tau cast diawal cerita jd bikin penasaran baca smpai akhr.

    Reply

  19. chikz95
    Aug 16, 2012 @ 20:03:37

    Daebak daebak…😄

    Ada Sequelnya dong thor… Hhehehe…

    Keep Writing!! Fighting!! \(>.<)/

    Reply

  20. ria
    Aug 16, 2012 @ 20:10:19

    K E R E N! ! !

    Reply

  21. shimeunkyung
    Aug 16, 2012 @ 20:16:28

    Pendek,,tapi benar-benar bisa bikin dagdigdug
    Udah curiga dari awal,pasti ini kyu,eh ternyata benar
    Salam kenal ya author daebak

    Reply

  22. mei.han.won
    Aug 16, 2012 @ 21:13:51

    kerennn….
    suka bgt sma jalan cerita.nya
    sekuel juseyo…hehehe

    Reply

  23. 강래애 입니다
    Aug 16, 2012 @ 21:59:30

    keren thor ceritnya… bikin sequel donk. penasaran deh gimana lau micha kerja. sequel y thor. gomapta daebakk ceritanya.

    Reply

  24. venminniehae
    Aug 16, 2012 @ 22:00:14

    keren bangett….
    aq jdi ketawa ketiwi…
    kyuhyun dipanggil pamannn…
    hahahahahaaaaa….
    Y ampuunnn,,,,,

    Authoooorrrrr,,, Aq mau sequelnaaaaaaaaaa ^^

    Reply

  25. affiasca
    Aug 16, 2012 @ 22:21:38

    Pas baca ff ini aku nyengir lebar mulu masa. Pengen ketawa tp disamping ada mamaku-_- *curhat

    Dari awal sih aku udh nebak kalo cowoknya itu kyuhyun. Tapi aku suka karakter kyu disini :3

    This fanfic is Awesome! Can you write after story of this fanfic? It would be nice😀

    Reply

  26. Wiwik dian
    Aug 16, 2012 @ 22:28:52

    Daebak ceritanya..

    Reply

  27. jung ah young
    Aug 16, 2012 @ 23:00:29

    Waa keren thor
    Ada sequel gak ? Ada dong xD
    READERS pada minta sequel *demo #plakk

    Daebak critanya ><

    Reply

  28. inanabila
    Aug 16, 2012 @ 23:19:58

    Serasa beneran haha .. Like this😀

    Reply

  29. Choi HeaMin
    Aug 17, 2012 @ 01:31:15

    malu kalo jadi mincha. sumpah-_-
    oh GOODAMMNNN! seorang cho kyuhyun ga marah saat dirinya dipanggil paman.wakakakka xD
    pendek tapi enak bgt buat dibaca. simpel, ringan, seru.

    Reply

  30. Soccerholic
    Aug 17, 2012 @ 04:31:58

    Crazy thoughts. Daebak………..

    Reply

  31. ChoKimLee
    Aug 17, 2012 @ 07:07:36

    ak suka critany.. ><

    Reply

  32. sclouds9
    Aug 17, 2012 @ 08:43:11

    hahahaha…konyol..gx nyangka klo yg diajak ngobrol itu kyuhyun nya sendiri. wa wa…daebak!!aq suka ide ceritanya..

    Reply

  33. mutkyu
    Aug 17, 2012 @ 10:48:19

    huwaaa!!! author,,,, sequel wajib pokoknya!!!! ><
    ini daebak thor b^^d

    Reply

  34. helvitasari92
    Aug 17, 2012 @ 10:55:40

    Dae To bak
    Keren mampu Thor
    ini ada skuelnya gak????

    Reply

  35. momonda
    Aug 17, 2012 @ 12:26:52

    Suka bgt part yg pas bilang “cho kyuhyun imnida” JEDANKK.. Micha pasti lgsg lemeeeess. Keren bgt ceritanya.. Daebakk!!

    Reply

  36. kim eun kyo162
    Aug 17, 2012 @ 17:19:34

    whahahhahah….suara ny sperti roti….
    lucu…..

    Reply

  37. Margspier
    Aug 17, 2012 @ 20:59:41

    Baguss thoor!sequel!!^^

    Reply

  38. kriself
    Aug 17, 2012 @ 21:32:32

    nice story…

    Reply

  39. yuzukichaa
    Aug 18, 2012 @ 00:24:45

    Neomu daebak!! dd><bb saya kira tadi Teuk oppa loh ._. eh taunya Kyuhyun😄 wkwk

    Reply

  40. farfiays2620
    Aug 18, 2012 @ 11:41:59

    huahahahahahaha kocak banget micha *ya gak sih micha namany ? *toelkyu , kumat dah narsis kyuhyun di puji langsung, hehe, sequel please chingu ?

    Reply

  41. Vie
    Aug 18, 2012 @ 13:41:20

    Astaga…aq bisa pingsan di tempat lo hal tu terjadi padaku.

    Kyaaaaaa…senangnya !!!^^

    Reply

  42. yesimutiara
    Aug 18, 2012 @ 14:05:37

    Sumpah suka bgt ceritanya, sequel thooor^^

    Reply

  43. Haegirl
    Aug 18, 2012 @ 14:26:01

    kok ngakak ya baca ff ini.lucu aja ceritanya.can u make the sequel of this story thor? it would be nice i think:)

    Reply

  44. raraa
    Aug 19, 2012 @ 14:02:22

    Hahah lucu .
    Waktu baca suara kyuhyun kalau diibaratkan seperti roti😀 .
    Ada2 aja authornya ini🙂

    ayooo buat sekuelnya🙂

    Reply

  45. rinchunn
    Aug 20, 2012 @ 00:18:00

    Aaah iriiii (-̩̩-̩̩-̩̩-̩̩__-̩̩-̩̩-̩̩-̩̩)
    Tp uda kliatan kl Kyuhyun gara2 nanya soal game ._.a
    Karyaa yg bagusss🙂
    Teruskan brkarya thor..

    Reply

  46. kenkyu
    Aug 21, 2012 @ 21:02:51

    Daebak . . . #berharap bisa punya kesempatan seperti micha?

    Reply

  47. Melisa,sparkyu 4ever
    Aug 25, 2012 @ 11:01:41

    Berharap bgt punya kesempatan seperti micha.pengen ketemu n bicara ama kyuppa.tapi ceritanya lucu.hahahaha.

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: