I love u more and more…

Nama             : Lia

Judul cerita   : I love u more and more…

Tag (tokoh)    : Cho Kyuhyun

Park Heejin(fiction)

Lee Sungmin

Genre             : Sad, Romance

Rating                        : 17

Length           : One shoot

Ini Ff pertama aku, tadinya cuma iseng-iseng aja baca Ff. Eh jadi penasaran pengen ikutan nulis juga. Trus kebayang kalo cast nya Sungmin ma Kyuhyun jadi rival kan jarang tuh. Akhirnya jadilah ff ini. Kalo ada judul, cerita, cast, latar yang sama saya sangat minta maaf. Semua ini murni berasal dari pikiran saya yang suka menghayal. Hehe…  Sorry banget kalo banyak typo, namanya juga masih belajar. By the way… Kritik dan saran sangat dibutuhkan banget disini. Thank u so much sebelumnya buat author yang mau publish ff saya ini. Oke deh check this out.

“Aku hamil… dan bisa dipastikan ini anakmu..” ucap gadis itu tiba-tiba.

“Aku tidak perlu tanggung jawab apa-apa darimu, aku datang hanya sekedar ingin memberitahumu kabar ini. Setelah ini aku akan pergi, jadi aku tidak akan menggangu hidup mu untuk kedepannya.”

Pria disebrang gadis itu belum memberikan respon atas perkataan gadis tadi, sejak si gadis itu mulai berbicara, si pria hanya diam dengan wajah berpikir.

Namun tiba-tiba pria itu tersenyum dan mulai membuka mulutnya

 

“Mianhe Park heejin ssii…”

Si gadis akhirnya menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan. Lalu ia pun berdiri seakan mengerti maksud dari kata si pria tadi, dia  membungkuk untuk memberi salam yang terakhir kepada pria tersebut.

“Aku pergi Kyuhyun ssii, maaf atas segala kekacauan yang sudah kubuat. Jaga dirimu baik-baik.”

 

Setelah  gadis itu berjalan beberapa langkah …

 

“Kim hee jin ssii….” Ucap pria itu tiba-tiba.

 

Yang dipanggil pun seketika menoleh, dan dia terkejut melihat si pria sedang berlutut sambil memegang kotak kecil dengan cincin didalamnya.

“Aku kan  belum selesai mengatakannya…Mianhee  Kim hee jin… tapi aku tidak mau melepaskanmu lagi, maukah kau menikah denganku??”

Seketika seisi restoran itu pun ramai..,
beberapa orang  berbisik-bisik dan yang lainnya berkata..

Terimaa..teriima..teriimaa…

Belum sempat si gadis menjawab, si pria tadi sudah bangkit dan mula memakaikan cincin tersebut kepada gadis tadi.

“Lusa kita menikah…” uca pria itu lagi.

 

2 hari kemudian.

Kyuhyun Pov

Akhirnya dia benar-benar menjadi milikku sekarang.Jika ditanya bagaimana rasanya?? Sangat, sangat, sangat bahagia. Dialah obsesi hidupku selama ini, aku sangat menginginkannya. Tapi waktu itu dia tidak terjamah olehku, bahkan untuk meliriknya adalah taboo untukku.

Gadis itu  bernama kim heejin, awalnya dia adalah gadis manis, pintar, ceria, baik hati dan hal-hal lain membuatku tergila-gila pada nya. Tapi hee jin yang itu adalah hee jin 5 bulan yang lalu, dan saat itu dia bukan milikku. Melainkan milik sahabatku, Lee Sungmin.

Banyak yang iri dengan hubungan mereka, sangat romantis dan hampir sempurna. Heejin sangat mencintai Sungmin begitu pula sebaliknya. 2 tahun mereka bersama, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Tapi apa yang terjadi adalah di luar yang direncanakan. Sungmin tewas dalam kecelakaan saat hendak fitting baju pengantin seminggu sebelum pernikahan mereka.

Dan heejin sendiri, tentu saja dia sangat terpukul saat itu. Bahkan sangat terpukul, dia kehilangan semangat hidupnya, dia menjauh dari orang-orang yang ingin menghiburnya, berat badannya semakin menurun. Dia berhenti dari pekerjaanya, sekarang orang tuanya yang menanggung hidupnya, dia tinggal bersama perawatnya. Perawat?? Dia memang tidak sakit, tapi lebih buruk dari itu, dia sekarang seperti mayat hidup. Cahaya kehidupan yang dulu sering kami lihat dari matanya sekarang telah hilang, wajahnya selalu pucat dan semakin hari badannya semakin kurus, segala macam makanan di tolak oleh tubuhnya, bukan karena peyakit. Tapi lebih kepada heejin memang sudh tidak menginginkan kehidupan itu sendiri.

Hanya aku yang bisa bertahan untuk menghadapinya, setiap hari sepulang kerja aku datang kerumahnya hanya untuk membujuk dia makan, atau sekedar mengajak dia mengobrol. Sebenarnya tidak bisa di bilang mengobrol, tapi melainkan aku yang berbicara tanpa jeda hanya untuk memancing dia untuk mengeluarkan suaranya, atau setidaknya senyumnya. Begitupun setiap libur aku mengajaknya jalan-jalan ke taman atau sekedar berputar-putar dengan mobil ku. 4 bulan  waktu  yang kubutuhkan untuk melakukan semua itu. Sampai akhirnya..

#Flashback

31 desember 2012

“Hari ini malam tahun baru, besok ulang tahun Sungmin. Apa aku harus mengajak Heejin untuk ke makam Sungmin??”

Ting…tong…

Kulihat gadis itu dari intercom ku, apa aku tidak salah lihat?? Bagaimana bisa..?? tanpa banyak berpikir lagi kubuka pintuku. Dan apa yang kulihat dia tersenyum padaku, hal-hal yang sangat kutunggu dalam 4 bulan ini.

“Hai… boleh aku masuk?? Diluar sangat dingin…”

Masih dengan keterkejutanku aku menepi untuk memberikan akses masuk untuknya.

Setelah dia masuk heejin berbalik menghadap kyuhyun,

“Kyuhyun ah… jadilah kekasihku…”

“Ne…Nee..??” jawabku terbata-bata.

“Wae?? Kau tidak mau??”

“A,,, anii.. hanya saja ini terlalu tiba-tiba… Heejin ah apa kau baik-baik saja??”

“kenapa kau berbalik bertanya, kau bahkan belum menjawab pertanyaanku tadi…”

“Ten…tentu saja aku mau, tapi kenapa tiba-tiba sekali?”

“Baiklah kalau begitu, mulai sekarang kita resmi berpacaran, jadi bisakah kit mulai kencan pertama kita hari ini? Aku ingin jalan-jalan,” tanyanya dengan senyum  yang sangat kurindukan.

“A…aku siap-siap dulu sekarang, tunggu disini sebentra oke!” jawabku terbata-bata, masih shok dengan sikapnya.

Setelah  selesai dengan persiapanku  yang sangat terburu-buru, karena aku takut dia berubah pikiran. Kuliahat dia masih menungguku, dia menonton tv, tapi matanya terlihat tidak focus, seperti pikirannya ada di tempat lain.

“Bisa kita berangkat sekarang??”  katanya setelah menyadari keberadaanku.

Akhirnya kami melaksanakan kencan pertama kami, pertama-tama kami ke taman hiburan, lalu kami makan malam bersama. Dia bersikap seperti biasa, seperti tidak pernah terjadi hal buruk apapun sebelumnya. Dia kembali tertawa, dia bertanya tentang keluargaku dan pekerjaanku.

Hari pun sudah beranjak malam. Heejin mengajakku untuk pergi ke club, dia bilang dia ingin sekali  minum. Aku pun hanya bisa menuruti kemauannya, yang penting satu hari penuh ini dia selalu bersamaku.

Dia pun memesan vodka. Vodka??? Sejak kapan dia mulai minum, dia mulai minum segelas, dua gelas, sebotol, dan sekrang dia sudah menghabiskan  3 botol vodka itu sendirian. Sekarang pasti dia sudah mabuk berat, terbukti dengan kepalanya yang sudah terjatuh di atas sofa, sepertinya dia sudah tertidur.

Aku  mengantarkannya pulang ke rumahnya, ku gendong dia masuk ke rumahnya. Karena dulu aku sering kesini jadi aku tau kode pintu rumah ini. Sepertinya perawat heejin sudah tidur, langsung saja  ku gendong gadis itu masuk ke kamarnya. Setelah kutidurkan dia d tempat tidurnya, dan kuselimuti tubuhnya. Aku pun menatap wajahnya, dia cantik, sangat cantik. Sudahlah  aku bisa lepas kendali jika terlalu lama menatapnya. Tapi tiba-tiba ada yang menahan tanganku saat aku berbalik.

“Kajima… kumohon…” katanya  dengan suara yang lebuh mirip bisikan.

Lalu dia bangkit dan duduk disisi tempat tidur, masih dengan memegang pergelangan tanganku.

“Kau sudah bangun?? Tidurlah lagi, kau masih mabuk…”

“Oppa, apa kau tidak merindukanku??” tiba-tiba dia menarikku dan memeluk leherku.

“Ya… kau ini kenapa??” tanyaku bingung. Dia terlalu banyak membuatku bingung hari ini.

Bukannya menjawab dia malah menempelkan bibirna di bibirku. Dia mulai melumat bibirku halus, aku belum membalasnya. Aku bingung, tapi aku tidak bisa menolaknya. Kejadian ini sungguh sangat kunantikan dari dulu. Akhirnya perlahan aku mulai membalasnya, tentu saja dengan lembut, aku member kesempatan untuknya berubah pikiran. Agar aku tidak berbuat terlalu jauh. Tapi bukannya berhenti dia malah semakin bernafsu , dan aku sebagai lelaki normal yang sangat menginginkan gadis yang menciumku ini, akhirnya kehilangan akal sehatku.

Keesokan harinya

Aku masih belum bisa percaya dengan semua ini, heejin sekarang ada dipelukanku. Aku hampir tidak bisa tidur semalaman. Setelah apa yang kami lakukan tadi malam, aku sekarang sedang merasa sangat bahagia.

Tiba-tiba dia menggeliat dipelukanku. Dia mulai mengerjap-ngerjapkan matanya. Setelah matanya terbuka dengan sempurna. Dia langsung mendorongku, dan ekspresinya berubah menjadi terkejut.

“Kenapa bisa kau?? Apa yang kau lakukan dengan ku?? Mana Sungmin oppa ku??”

Mwo??  Apa maksudmu heejin ah?? Apa kau masih pusing karena semalam??”

 

Tiba-tiba saja heejin mununduk sambil menutup wajahnya. Tubuhnya bergetar, dia menangis. Apa lagi ini? Apa dia menyesal karena sudah melakukannya denganku??

“ Uljima… mianhe, jeongmal mianhe… apa kau menyesal??”

Aku meraih kepalanya dan meletakkannya di dadaku, ku biarkan dia menangis sesaat. Sekitar 15 menit kita duduk dalam posisi ini, setelah kurasa dia cukup tenang, karena dia sudah menghentikan tangisannya. Aku mengangkat wajahnya, agar aku bisa menatap wajahnya.

“Wae?? Kenapa kau menangis?? Apa kau menyesali perbuatan kita semalam??”

“Apa dia benar-benar datang?? Kenapa dia tidak marah??”

“Apa yang kau bicarakan?? Dia itu siapa?? Siapa orang yang sedang kau bicarakan??”

Dia menundukin kepalanya lagi dan  lagi-lagi menutup wajahnya,

“Sungmin oppa…”

 

Kyuhyun pov end

 

Heejin pov

 

“Sungmin oppa…”

Akhirnya nama itu meluncur begitu saja dari mulutku. Iya, aku yakin melihatnya tadi malam. Tapi kenapa dia malah tersenyum melihat aku bersama dengan sahabat baiknya ini?? Apa dia tidak cemburu?? Aku ingin dia memarahiku seperti biasanya jika aku sedang berdua saja dengan kyuhyun, aku ingin dia menarik tanganku dan menyeretku pulang seperti biasa jika aku  main dengan kyuhyun sampai larut malam.

 

Iya, aku memang melakukan semua ini untuk membuatnya cemburu, aku pikir  itu akan mengembalikan dia padaku. Aku tau dia sangat posesif kepadaku, terutama jika menyangkut kyuhyun. Dia tau kalu kyuhyun juga sangat mencintaiku sama sepertinya, hanya saja kami semua menutup masalah ini rapat-rapat. Kami semua cukup tau diri, dan menganggap semua ini bukan masalah besar. Jadi kami bertemu, ngobrol dan bercanda seperti tidak ada persaingan diantara mereka. Tidak apa dia membenciku, yang penting dia bangun dari tidur panjangnya, tidak apa jika akhirnya dia mengutukku seumur hidupku. Yang penting aku bisa melihat wajahnya lagi, aku mohon… bahakan aku tidak mengatakan apapun saat aku tau kau tidak akan mungkin kembali lagi untukku. Itu karena aku yakin kau tidak mungkin benar-benar pergi, dan kemarin aku ingin membuktikannya. Saat hari ulang tahunmu, aku kencan dengan sahabat sekaligus rival mu, bahkan tidur dengannya, minum minuman keras. Apa kau tidak ingin kembali hanya untuk menyeretku pulang dan memaki ku?? Atau setidaknya menamparku juga aku rela??

Tapi kenapa tadi malam di mimpiku kau muncul, tapi justru kau tersenyum. Seakan meyakinkan semuanya akan baik-baik saja sekarang. Bukan, bukan itu yang ku mau. Aku tidak mau senyum itu, aku membencinya. Senyum itu seakan berkata, aku sudah bisa tenang sekarang, apa kau benar-banar sudah tenang sekarang. Kau jahat Lee Sungmin, kau sangat jahat.

 “Heejin ah… gwencana??”

 

Heejin pov end

 

Kyuhyun pov

“Heejin ah, gwencana??” Tanyaku, lama sekali dia terlihat diam, sambil menutup wajahnya.

“Aku harus pulang sekarang”

“ Biar kuantar ”

“ tidak perlu, anggap tidak pernah terjadi apa-apa kemarin. Dan mulai sekarang jangan mencariku lagi. Jangan datang ke rumahku lagi…”

 

Kata- katanya itu mengejutkanku, apa maksudnya?? Jadi kemarin itu tidak benar-benar terjadi? Lalu Heejin yang mana, yang kemarin bersamaku?? Kenapa dia mulai berbicara dengan nada datar lagi.

Aku masih diam sambil memperhatikan dia keluar dari kamar mandi setelah memakai pakaiannya. Akhirnya kuputuskan untuk membuka suara.

“Tapi kupikir kemarin kau…”

“Sudah kubilang anggap kemarin tidak terjadi apa-apa. Maafkan aku karena kemarin mengusikmu dengan kedatanganku. Anneyong.”

Aku masih terpukul dengan kata-katanya, bahkan aku tidak menyadari dia sudah tidak ada diruangan ini. Apa maksudnya?? Mengusikku?? Bahkan hatiku sudah membiarkanmu menggangguku selama bertahun-tahun, tapi kenapa kata-kata mu terasa seperti ribuan belati di hatiku. Ku piker kau sudah mulai membuka hatimu kepadaku, kupikir kau sudah mulai melupakannya.

Dan apa lagi?? Kau menyuruhku untuk tidak datang kerumahmu, bahkan kau sama sekali tidak menyadari keberadaanku selama ini. Bahakn saat setiap hari aku datang ke rumah mu, kau bahkan seakan merasa aku sama dengan angin yang hanya lewat di kamarmu saat itu. Jadi bagaimana bisa kau merasa terganggu dengan kehadiranku??

Tak kusangka ternyata aku memang sudah gila, sebenarnya sejak dulu aku merasa sudah tidak waras. Sejak aku mulai mencintai gadis yang dicintai oleh orang yang sudah kuanggap hyungku sendiri. Semenjak aku menolak banyak gadis yang mendekatiku untuk hanya karena keyakinanku kalau suatu saat dia akan menoleh kepadaku dan akhirnya meninggalkan pria itu untukku. Dan aku juga semakin yakin saat… Akh… sudahlah… Tapi baru kali ini aku menyadari betap bodohnya diriku, dia mencampakkanku setelah dia menerbangkanku sangat tinggi.

 

#Flashback end

 

Setelah resepsi pernikahan sederhana kami selesai, kami menuju ke apartemenku. Kami memutuskan untuk tinggal disini. Saat kutanya apa dia memiliki permintaan khusus yang dapat kulakukan atau sebagai hadiah pernikahanku untuknya, dia bilang dia tidak menginginkan apapun. Dan saat kutanya bagaimana dengan bulan madu, dia juga tidak menginginkan untuk pergi kemana-mana.

Begitu sampai heejin langsung masuk ke kamarnya. Kamarnya?? Iya dia meminta kami untuk tidak tidur sekamar dulu. Aku mengerti, mungkin dia belum siap untuk sekarang ini. Bukankah yang penting dia sudah milikku sekarang. Aku akan membuktikan padanya, kalau aku akan sangat bersabar padanya.

 

Tapi ternyata ini tidak semudah kelihatannya…

 

8 bulan kemudian…

 

Sudah 8 bulan usia pernikahan kami, usia kehamilan heejin sudah masuk 9 bulan. Sebentar lagi adalah saat yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan yang istrinya sedang hamil. Tapi aku sendiri bingung apa aku sudah siap untuk menyambut bayi ku nanti?? Bukan karena aku tidak menginginkan kehadiran malaikat itu di rumah ini, tapi kembali lagi masalah ada di heejin. Dia masih dingin seperti dulu, masih sangat sulit bagiku untuk menjangkaunya.

Kami menjalani hari seperti rumah tangga pada umumnya, dia memasakkan makanan untukku, mengurusku dan sebagainya. Hanya saja tanpa percakapan, dia hanya bertanya pertanyaan yang umum, seperti “kau sudah makan?” dan sejenisnya, selebihnya dia akan menghabiskan waktu dikamarnya. Aku hampir putus asa, aku semakin ragu apakah aku dapat meluluhkannya.

 

Hari ini seperti biasa aku pulang agak larut, aku baru masuk ke dalam rumah ketika ku dengar teriakan dari kamar heejin.

 

“Aaaaakkkhhhh…..”

 

Aku pun langsung lari menuju kamarnya, tapi dikunci.

“Heejin ah,, ada apa?? Buka pintu nya!!! Apa yang terjadi??”

 

“Kyuhyun ah… to…tolong aku… aku tidak bisa berdiri…”

 

“Oke,, kau menjauhlah dari pintu.. akan ku dobrak pintunya.. bertahanlah heejin ah!!!”

 

Brraaaakkk…

 

Setelah pintu terbuka, pemandangan pertama yang terlihat olehku adalah warna merah, darah. Itu adalah darahnya, kulihat dia sedang meringis kesakitan di sisi bawah tempat tidur, baju dan kakinya berlumuran darah.

Aku pun langsung meraihnya, dan membopongnya ke dalam mobilku. Bertahanlah Heejin, batinku.

 

Dirumah sakit.

 

Heejin sekarang sedang ada di ruang IGD, sku tidak diperbolehkan masuk. Dengan cemas aku mondar mandir di depan pintu tersebut. Akhirnya setelah satu jam muncullah dokter dari ruangan itu.

 

“Si ibu kehilangan banyak darah, kami akan berusaha sebisa kami. Dan putrid mu dia selamat dan sehat. Untuk si ibu kita harus menunggu sampai dia sadar untuk mengetahui keadaan selanjutnya.”

 

Syukurlah… setidaknya tidak ada yang pergi, atau belum?? Tapi aku tidak rela untuk kehilangannya, dia bahkan belum sadar kalu ada aku disisinya. Aku harus melihatnya.

Setelah mendapat izin dari dokter, akupun masuk keruangan itu, kulihat tubuh itu sedang terlelap dengan tenang, dengan berbagai selang menempel di tubuhnya.

Kubelai wajahnya, ku sigkirkan rambut-rambut kecil dari dahinya, ku belai-belai lagi pipinya yang sudah  sangat tiru dan pucat. Pasti sakit sekali, laki-laki macam apa aku?? Dia menanggung rasa sakit itu sendirian, dan aku tidak bisa berbuat apa-apa.

 

“Maafkan aku Heejin ah, dan terima kasih kau mau bertahan… Bangunlah, aku berjanji aku akan lebih kuat untukmu dan putri kita. Jadi ku mohon jangan tidur terlalu lama…”

Satu persatu bulir bening itu jatuh di pipiku, aku merasa sangat lemah, aku belum rela untuk kehilangannya. Ya Tuhan… kumohon selamatkan heejinku…

 

Kyuhyun pov end

 

Heejin pov

 

Dimana aku?? Apa aku sudah mati?? Kenapa aku bisa melihat diriku sendiri??

 

“Heejin ah….”

 

Oh.. siapa itu??

 

Seseorang memangilku dari belakang…

 

“Oppa… oppa… apa ni benar kau??”

Sungmin oppa, ku lihat dia sedang tersenyum ke arahku. Aku pun langsung menghambur ke pelukannya, aku sangat merindukannya.

 

“Oppa bogoshipo… apa kau mau menjemputku??”

Masih dengan senyum manisnya dia mengangkat daguku untuk menatap wajah tampan nya.

 

“Aku tahu, nado bogoshipo…Tapi…”

“Tapi apa?? “ Tanyaku penasaran.

“Aku datang bukan untuk menjemputmu, melainkan menyadarkanmu.”

 

“Menyadarkan?? Apa maksudmu oppa, aku tidak mengerti??”

 

“Geumanhe heejin ah… hentikan semua perbuatan kekanakanmu itu… kau tahu setiap orang pasti memiliki batas kesabarannya masing-masing, jangan membuatnya terlalu lama menunggu. Dia sangat mencintamu Heejin, kenapa kau masih meragukannya??”

 

“Shiroe… aku hanya mencintaimu oppa, aku tidak akan menghianatimu, kenapa kau berkata seperti itu?? Apa kau tidak marah melihatku bersamanya??”

 

“Anio… aku justru bahagia, Kyuhyun mungkin satu-satunya orang yang aku yakin bisa menjagamu dengan baik. Dan ternyata perkraanku tepat, lihat bagaimana gigihnya dia dalam menghadapimu. Dan aku juga tahu kau sudah mulai mencintainya, jadi berhentilah untuk memungkiri itu Kim heejin…”

 

“Aku… tidak mencintainya oppa, ak…akuuu…”

 

“Kau diam-diam sering memperhatikannya ketika dia sedang beraktifitas sendiri, kau selalu datang ke kamarnya sebelum kau tidur, dank au sudah sering merindukannya kan? Tidak ada yang perlu kau khawatirkan, kembalilah Heejin ah…”

 

“Keunde… bagaimana dengan oppa?? Apa kau sudah tidak menginginkanku??”

“Pabo ya… kita sekarang sudah berbeda dunia, dan aku sangat bahagia disini, jadi sekarang kau tidak perlu menderita lagi untukku. Bahagialah bersamanya… dan juga putri kecil mu…”

 

Dia benar, apa yang sudah kulakukan selama ini?? Aku berusaha keras menghilangkan perasaan ku untuk kyu, tapi apa sebabnya aku sendiri sudah lupa. Aku hanya takut kehilangan untuk kedua kalinya. Aku harus kembali sekarang, aku tidak sanggup melihat kyu seperti itu… dia terlihat begitu menderita sekarang, dan itu semua karena diriku. Aku terlalu banyak melukainya, setidaknya aku harus kembali untuk menebus semua “dosaku” kepadanya…

“Sudah waktunya Heejin ah… Kau harus kembali sekarang…”

 

Tiba-tiba dari belakangku muncul sebuah lubang besar yang bersinar putih. Aku menyipitkan mataku saat melihatnya. Sungmin oppa perlahan melepaskan tanganku yang dia genggam sejak tadi.

 

“Sampaikan salamku padanya… Saranghae…”

 

Tiba-tiba aku merasa ditarik kedalam lubang itu, senyumannnya adalah hal terakhir yang aku lihat…

 

Heejin pov end

 

Author pov

 

Kyuhyun masih tertidur dengan tangan heejin masih dalam genggamannya. Dia kelehan setelah berjam-jam duduk sambil menatap Heejin yang masih tergelatak dengan wajah yang sangat pucat. Andai tidak ada suara alat yang masih terpasang disitu, pasti orang akan mengira bahwa gadis dikamar itu adalah mayat. Tiba-tiba tangan yang sedari tadi kyuhyun genggam mulai bergerak. Tidak berapa lama secara perlahan mata gadis itu pun terbuka.

Heejin menoleh kesampingnya, ia melihat kyu yang tertidur diampingnya.

 

“Kyuu…”

 

Author pov end

 

Kyuhyun Pov

 

“Kyuu…”

 

Aku merasa ada yang memanggil namaku…

 

“Kyuuu …”

 

Perlahan aku membuka mataku, ketika aku mulai mengangkat kepalaku aku meliaht Heejin sudah sadar, aku menggosok mataku untuk meyakinkan penglihatanku. Kulihat wajah pucatnya sedang mengarah ke wajahku, matanya berkaca-kaca.

 

“Kyuu…”

 

Ternyata dia yang memanggilku, suaranya lemah sekali. Ku belai pipinya dengan telunjukku, dia masih menatapku dengan tatapan lemahnya.

 

“Kau sudah bangun?? Tunggu sebentar disini aku panggil dokter sebentar…”

 

“Kajima…” ucapnya tiba-tiba.

Dia menahan pergelangan tanganku, saat aku berbalik. Kulihat dia sedang berusaha untuk duduk. Spontan ku bantu dia, tapi dia langsung memelukku.

 

“Saranghae Kyuhyun ah… Neomu neomu neomu saranghae…”

 

“Heejin ah… ada apa denganmu??”

 

“Mianhe… aku mohon… beri aku satu kesempatan lagi, jadi jangan tinggalka aku sekarang…”

 

Apa aku sedang bermimpi?? Dia bilang apa tadi??

 

“Aku disini, aku tidak akan pernah meninggalkanmu… Nado… Nado saranghae Heejin ah… uljima…”

 

“Aku akan menebus semua waktu yang sudah kau habiskan untuk menungguku, aku bersumpah akan membayarnya. Kau mau menerimaku lagi kan??  Aku mohon jangan membenciku… hiks…hiks…”

 

Ku lepaskan pelukannya dari tubuhku, kangkat dagunya agar menatap mataku… Kuhapus air matanya dengan ibu jariku.

 

“Uljima… Sedikitpun tidak pernah terlintas dalam pikiranku untuk meninggalkan mu, apalagi setelah aku melihat putri kita… Kau tahu, aku semakin mencintaimu beratus-ratus kali lipat. Dan besok aku akan mencintaimu Seribu kali lipat dari hari ini, begitu pun seterusnya dan seterusnya…”

 

5 years later

“Ommaaa….”

“Cherri ah… Kau sudah datang??”

“Ne… Omma sudah menunggu lama ya???”

 

“Eo… kau tau, Omma hampir menjadi beku menunggu kalian disini… Keunde, mana appa mu??”

 

Tiba-tiba sebuket mawar merah muncul di depan wajah Heejin.

 

“Happy Anniversary ke 5…”

 

Heejin membalikkan tubuhnya, menatap Kyuhyun dengan wajah marah yang dibuat-buat.

 

“Hanya ini?? Setelah kalian membuatku menunggu berjam-jam disini??”

 

Kyuhyun pun terkekeh pelan mendengar kata-katanya, dia tahu Heejin tak bisa marah padanya. Tiba-tiba Kyuhyun menarik Heejin agar jongkok bersamanya, dia pun merangkul Cherry. Lalu Kyuhyun dan Cherry mencium kedua sisi pipi Heejin bersamaan…

“We love you…” Ucap mereka bersamaan.

Heejin tersenyum lalu memeluk kedua orang yang menciumnya tersebut.

 

“Me too… Aku akan mencntai kalian seribu kali lipat besok, begitupun  seterusnya dan seterusnya…”

 

Gaje ya???  Btw thanks ya dah baca…

Makanya kritik dan sarannya dong… Please…  hehe…  J

60 Comments (+add yours?)

  1. Petrin's
    Aug 19, 2012 @ 19:14:03

    Bagus kok thor…
    gak gaje*menurut aku gk tw menurut lainnya gimana*
    Terus bikin yg baru y thor… ditunggu ceritanya Annyeong^^

    Reply

  2. babybreath
    Aug 19, 2012 @ 19:14:19

    First? Bagus kok. Tapi alurnya rada kecepetan. Mian hehe–v Keep writing author!^^

    Reply

  3. jungsangyeon
    Aug 19, 2012 @ 19:29:01

    saya yg ke berapa ni commentnya? Hehehe. Kyu romantis banget! Hehehe. Btw, itu napa di tebelin ya tulisannya? Hehe😀

    Reply

    • lia
      Aug 20, 2012 @ 12:30:01

      iya… emang kyu romantis nya ma aku doang… haha…😛
      *digamparin sparkyu….
      gak tau tuh kenapa bisa tebel gitu ya??,,, seinget ku sih wktu nulis gak kaya gitu
      pas ngirim gak diedit dulu seh…. hehe…

      makasih bgt yah dah komen….🙂

      Reply

  4. Drei_KYU
    Aug 19, 2012 @ 19:29:02

    Nice ff!! ^^ semua kesabaran kyuhyun membuahkan hasil yg baik…

    Reply

  5. kim yoon hae
    Aug 19, 2012 @ 19:49:13

    bagus ko thor ^^

    Reply

  6. Hyunnie
    Aug 19, 2012 @ 20:01:25

    bagus kok, thor…😀

    Reply

  7. Revania
    Aug 19, 2012 @ 20:02:40

    mantap thor😀
    lanjut buat ff lagi yaa.. ^^

    Reply

  8. Karina
    Aug 19, 2012 @ 20:06:07

    Pdhal ud kpkiran bkal ad konflik antra kyu am minnie,, trnyta minnie ud meninggal.. -_-
    Mskipun gag ad konflik,, tpi tetep bgus..
    Critanya ringan (buset dah,, emg brang pke ringan sgla),, plus enak dbca (#kyak makanan aj enak)..

    Reply

    • lia
      Aug 20, 2012 @ 12:43:55

      hehe,,, sory bgt ya sudah menjanjikan janji2 manis…(halaahhh…)
      makasih bgt ya dah bilang tulisan abal2 kya gini bagus…🙂

      sebenarnya pengen nulis yang berat2,,, tapi gak bisa2,,, masih perlu banyak belajar….🙂

      Reply

  9. chikz95
    Aug 19, 2012 @ 20:11:18

    Bagus ko thor baguss.. ^^

    Keep writing…😀

    Reply

  10. han gi
    Aug 19, 2012 @ 20:31:43

    bagus kok , author . ehehe

    Reply

  11. Ririn_Kyu
    Aug 19, 2012 @ 20:41:27

    agk datar thor critanya.. mian😦

    Reply

  12. jessica
    Aug 19, 2012 @ 21:03:08

    Keren banget !!!!!! ^^
    Bikin lagi yaa😀

    Reply

  13. bianboice
    Aug 19, 2012 @ 21:51:47

    kyuhyun maukah kau bersabar utk menungguku jg? #plak
    hehe…

    Reply

  14. rinchunn
    Aug 19, 2012 @ 21:53:17

    Ak suka critanya🙂 tp kasian sungminnya kok matii (-̩̩-̩̩-̩̩-̩̩__-̩̩-̩̩-̩̩-̩̩)

    Tulisannya sdikit dirapikan ya thor🙂 *saran*

    Reply

  15. Wiwik dian
    Aug 19, 2012 @ 22:58:51

    Bagus kok ff nya..

    Reply

  16. GWON
    Aug 19, 2012 @ 23:26:31

    Bgus kok
    Tpi hruf na ad yg kurang
    Jd agak susah bca na
    Tpi ttep jempol bwt ide crta na
    Mantep

    Reply

  17. indaheun
    Aug 20, 2012 @ 01:26:09

    Kecepetan alur nyaaa,, tapi bagus kok kata kata nya bagus ! Mm ending nya juga kecepetan hehe,, mmm yaudah keep writing ya thor! Fighting! (•̀_•́)ง

    Reply

  18. mei.han.won
    Aug 20, 2012 @ 04:41:06

    so swettt…hehehe..
    cerita.nya bagus…hehehe

    Reply

  19. Cho Shin Hyeon
    Aug 20, 2012 @ 06:33:39

    Yaa pkir aku ini cinta sgitiga antara min oppa sm kyu oppa,jd mrk kyk brantem gt.. Eh,min oppa dh hilang dr permukaan bumi ._.v
    But I like the story! ^^

    Reply

  20. HanSeul
    Aug 20, 2012 @ 09:08:01

    Engak gaje kok,bagus malah
    Kyunya tumben romantis

    Reply

  21. sclouds9
    Aug 20, 2012 @ 09:34:03

    huaaaa..bagusss…terharu bacanya wlpn agak kecepetan tp aq suka ceritanya…happy ending..kya kya..keep writing author!!

    Reply

  22. alficho
    Aug 20, 2012 @ 09:51:17

    woaaaa.. kereen
    untung sungmin nyadarin dia waktu itu, jadi ga nyia-nyiain kyuhyun
    soalnya kalo dia nyia-nyiain kyuhyun, kyuhyun bakal aku ambil *eh?
    suka suka suka

    Reply

  23. Pradessi
    Aug 20, 2012 @ 09:57:50

    Bagus thor ^^ keep writing ya, tingkatin lagi!

    Reply

  24. septyhafidz
    Aug 20, 2012 @ 10:07:07

    so sweet banget,mau dong jd hyejin di cintai kyu beribu ribu kali lipat hee….

    Reply

  25. deta
    Aug 20, 2012 @ 11:48:07

    wow daebakk kereen😀

    Reply

  26. Kanikateuki
    Aug 20, 2012 @ 12:42:47

    Daebak ^^b
    kyuhyun setia bgt
    pengorbananny :’)

    Reply

  27. raraa
    Aug 20, 2012 @ 12:43:43

    Alhamdulillah heejin selamat🙂

    Jd mereka menjadi keluarga yng bahagia🙂

    Reply

  28. farfiays2620
    Aug 20, 2012 @ 13:02:40

    butuh sequel chingu, *gk enak panggil thor, watak kyu d sni keren,😀 FIGHTING for next ff !!

    Reply

  29. shaeunhae
    Aug 20, 2012 @ 18:18:23

    kyu,,, sweeetttt bangetttt🙂

    Reply

  30. pom
    Aug 20, 2012 @ 22:25:33

    bagus thor…
    tapi,pas mereka pulang dr diskotik,,pulang ke apartemennya heejin..kok paginya di apartemennya kyuhyun???

    Reply

  31. lia960102elf
    Aug 21, 2012 @ 09:50:18

    Aku suka critanya ^_^
    Thor ada squelnya gk ??
    Seru nih kalo ada squelnya..

    Reply

  32. SweetClouds
    Aug 21, 2012 @ 20:42:29

    Keren~! bagus, tpi msih ada beberapa typo. ^^v
    terus bikin squelnya ya~~

    Reply

  33. gaem
    Aug 22, 2012 @ 07:23:17

    So sweet ><

    Reply

  34. stevaaaanikyu
    Aug 22, 2012 @ 09:48:57

    Mengharukan, akuuuuuuuu…. suka!!!!!! bikin ff lainnya ya thor kwek hehehe

    Reply

  35. Aidilia Fatma *
    Aug 22, 2012 @ 18:01:40

    typoonya banyak banget ya thor ,,,
    alur juga kecepetan…
    tapi ceritanya bagus , idenya kreatifff ,, kelemahannya cuma kebnyakan typo… keep wriitting thorr =,O

    Reply

  36. amatatiw
    Aug 22, 2012 @ 19:52:12

    daebak thor ^^
    omo.. kyuhyun oppa setia bgt .. so sweet😀

    Reply

  37. yuzukichaa
    Aug 25, 2012 @ 17:32:18

    Ini ff pertama? hah? pertama?! pertama tapi bagus gini?! jangan berdusta kau chinguuuu DX #plak *apalah* *abaikan* bagus banget! Ming juga ternyata ikhlas yaaaa :3 aaaa daebak thor! dddd><bbbb btw, nama kita sama loh :3 Lia😄 wkakak

    Reply

  38. Kireitami Ayu Viani© (@kireitamiayu)
    Aug 26, 2012 @ 14:53:44

    Sungmin Oppanya g diceritain? *hiks*
    Ditunggu Squelnya🙂 and keep Writing🙂

    Reply

  39. retha_chan
    Aug 30, 2012 @ 17:33:56

    bagus kok thor keren
    aku sampe berkaca kaca bacanya

    Reply

  40. Park Hee Gi (@entappei)
    Sep 24, 2012 @ 21:16:50

    wkwkw serem gitu si sungminnya haha good thor

    Reply

  41. Kodok
    Mar 12, 2013 @ 14:19:52

    hyahhh…..daebak….akhirnya bahagia….kluarga bahagia

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: