[Special Post For Holiday] BECAUSE I LOVE YOU

Because I love you..

And our love will never change..

***

“ jadi dia yang namanya Lee Donghae..” Pria setengah baya itu menyeringai sambil memegang sebuah foto.

Yang asisten mengangguk,” ye,sajangnim..”

“ bagaimana latar belakangnya ??”

“ dia adalah member grup terkenal Super Junior. Selain itu dia juga seorang aktor..”

“ yang kumaksud adalah keluarganya..” potong pria itu tegas.

“ hmm,ye..jeosonghamnida.. ayahnya sudah lama meninggal,ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Dia punya kakak laki-laki yang bekerja di perusahaan tekstil..”

Sang asisten terdiam menyadari bahwa bukan itulah yang ingin didengar Tuannya. “ ehhm yang pasti dia bukan dari kalangan Anda,sajangnim..”

Pria itu tersenyum smirk,” itulah yang kumaksud. Seorang pria seperti dia sama sekali tidak pantas untuk putri seorang Park Jungmin. Pak Hong,segera jemput putriku pulang kerumah..”

“ tapi sajangnim,bagaimana kalau Nona muda menolak ??”

“ bawa paksa dia. Tinggal diluar rumah hanya membuat dia jadi liar,bahkan tidak bisa memilih pria mana yang pantas untuknya..”

Sang asisten mengangguk,” ye,sajangnim..”

======================

Ting..tong..

Dengan sedikit menggerutu,gadis itu berjalan sambil menghentakkan kaki untuk membuka pintu.

“ nugu..ya..”

Kata-katanya tertahan ketika melihat siapa yang ada didepan pintu dormnya.

“ untuk apa Pak Hong kesini ??”

Pak Hong membungkukkan tubuhnya,” jeosonghamnida Nona,kami disuruh Tuan untuk menjemput anda pulang kerumah..”

Gadis itu tertawa sinis,” pulang?? Tidak salah?? Ini rumahku juga..”

“ Tuan ingin anda pulang kerumah besar Nona..” jawab Pak Hong sabar. Tahu bahwa sifat Nona mudanya itu kurang lebih seperti ayahnya.

“ katakan pada appa aku suka kok tinggal disini. Dan disini aku punya banyak teman..”

Pak Hong menghela nafas,sadar tidak akan ada gunanya bernegosiasi dengan gadis itu. Dia melirik kedua bodyguard yang ada dibelakangnya,lalu memberi isyarat yang langsung dimengerti oleh keduanya.

“ jeosonghamnida Nona..”

Dengan gerak cepat kedua orang tersebut sudah berhasil mencekal kedua tangannya. Gadis itu langsung meronta-ronta,” lepaskan aku!! Lepaskan..!!”

“ ini perintah Tuan,Nona..”

“ oppa.. Tolong..!!”

Seorang pemuda keluar kamar dengan tergesa karena mendengar keributan. Dia langsung panik begitu melihat apa yang terjadi.

“ Hyo..!!”

“ oppa,tolong..!! lepaskan aku..!!”

Degan kalap pemuda itu mengejar mereka yang sudah hampir masuk lift. Terlambat.. lift sudah keburu tertutup. Pria itu memukul pintu lift dengan gusar. Lalu meraih ponselnya.

“ yoboseyo..”

“ hyung,Hyo dibawa paksa oleh orang suruhan appanya..”

————————–

Hyo dibawa paksa oleh orang suruhan appanya..

Kata-kata itu masih terngiang jelas ditelinga Donghae. Haejoon,teman satu grup Hyo yang memberitahunya.

Apa yang sebenarnya terjadi..desahnya. kenapa Hyo harus dipaksa pulang oleh appanya. Pasti ada sesuatu..

Untuk kesekian kalinya Donghae harus menghela nafas karena tidak bisa menghubungi gadis itu. Walaupun Hyo berada ditempat aman,dirumahnya sendiri,tetap saja dia khawatir.

Dia khawatir gadis itu akan mendapat kesulitan. Dan entah kenapa dia merasa bahwa itu ada hubungannya dengan dirinya.

“ Hyoya,apa yang terjadi denganmu ??”

—————————-

“ begini cara appa memperlakukan putrinya sendiri ??”

Gadis itu menatap appanya dengan kesal. Tuan Park hanya tersenyum sinis,” begini caranya seorang appa memastikan putrinya berada dijalan yang benar..”

“ apa maksud appa ??”

Dengan santai Tuan Park melemparkan beberapa foto keatas meja. Hyo tersentak ketika melihat foto-foto itu. Fotonya berdua dengan Donghae,mereka jalan,makan,bergandengan tangan. Dan ada juga beberapa foto Donghae sendiri. Dengan cepat gadis itu menyadari semuanya.

“ appa memataiku dan juga menyelidiki Donghae ??”

Tuan Park hanya menepuk tangannya,” bingo.. dan kau pikir appa akan membiarkanmu berhubungan dengan pria tak jelas sepertinya??”

Hyo terperangah,” tidak jelas ?? appa,semua orang mengenalnya,semua tahu siapa dia. Apanya yang tidak jelas..”

“ itulah yang harusnya dimengerti olehmu. Seorang idol,aktor,apa ada gunanya?? Appa tidak tertarik punya menantu yang hanya bisa melakukan hal-hal bodoh,seperti menyanyi,menari,akting. Apa yang bisa diharapkan??”

Hyo tersenyum miris,” appa,aku juga begitu..”

“ itulah kenapa appa tidak setuju kau menjadi artis. Kamu berkeras untuk ikut audisi dan trainee. Appa membiarkanmu karena appa menyayangimu. Tapi lihat,kau sekarang malah menyalahgunakan kepercayaan appa dengan berhubungan dengan pria miskin sepertinya !!”

Hyo mulai mengerti,” bukan status artisnya. Tapi status keluarganya,itu maksud appa..”

“ kau sudah mengerti. Baguslah..”

“ aku tidak peduli dengan status,aku tidak..”

“ tapi appa peduli !!”

Tuan Park mendekati anaknya itu,” kau adalah Park Hyona,putri Park Jungmin,pemilik jaringan JM Corp. Salah satu orang terkaya di Korea. Apa kata orang kalau kau malah menikah dengan pria tanpa status sosial sepertinya..”

Hyo memalingkan wajahnya,” appa jahat..”

“ jahat..?? tapi kau akan berterima kasih nantinya pada appa..”

Hyo berdiri dengan kasar,” jangan berharap !!”

Tuan Park memandangi punggung anaknya yang menjauh. “ kau benar-benar keras kepala..”

—————————

Leeteuk masuk dengan tergesa-gesa ke dorm. Dia langsung menuju kekamarnya dan menemukan semua member sudah ada disana. Dengan kalap dia langsung menyeruak untuk melihat keadaan Donghae yang terbaring lemah.

“ bagaimana keadaannya ??”

“ tidak terlalu parah,hanya luka luar..” jawab Heechul.

Leeteuk memandangi dongsaengnya itu. air matanya tanpa sadar sudah mengalir,” apa benar yang melakukannya orang suruhan appa Hyona ??”

“ kata Donghae hyung begitu..” Kyuhyun menjawab. Leeteuk mendesah,” apa Hyo mengetahui ini semua ??”

“ tidak ada yang bisa menghubunginya. Kata Taekyun,Hyo sudah dua hari tidak didorm. Dia dipaksa pulang..”

“ Haeya,kasihan sekali nasibmu..” Leeteuk mulai terisak. “ kau kehilangan appamu,dan sekarang..”

“ hyung..”

“ Hae,kamu sudah bangun..”

“ mereka bilang aku tidak boleh mendekati Hyo lagi..”

Semua yang mendengarnya langsung miris,semua tahu bagaimana Donghae sangat mencintai gadis itu.

“ Hae jangan memikirkan itu dulu kamu masih sakit..” kata Leeteuk lembut. Donghae menggeleng,” aku akan menemui appa Hyo,aku akan memintanya merestui kami..”

Dengan perlahan dia bangun,lalu turun dari ranjangnya. Eunhyuk menahan tubuhnya,” apa yang kau lakukan ?? kau masih sakit Hae..”

Donghae menggeleng,” gwenchana.. aku harus pergi..”

Eunhyuk masih ingin menahannya tapi Leeteuk menahan tangan Eunhyuk sambil menggeleng. “ biarkan dia mencoba menyelesaikan masalahnya..”

“ tapi..”

“ gwenchana.. aku yakin Donghae tahu konsekuensinya..”

——————————

“ sudah begini,masih berani datang kemari ??” tanya Tuan Park sinis.

“ karena saya mencintai putri anda..”

“ cinta ?? putriku tidak membutuhkan cinta. Dia butuh pria yang bisa memastikan dia tidak akan kekurangan apapun selama hidupnya..”

Donghae menghela nafas,” saya bisa..”

“ bisa ?? dengan apa. Kau pikir status artismu ini masih berguna nantinya.. kau bisa apa..”

“ saya mencintainya. Saya akan melakukan apapun untuknya..”

“ kalau begitu tinggalkan dia. Kau tidak pantas untuknya..”

Donghae terperangah,” sajangnim..”

“ aku tidak akan segan-segan melukaimu lebih dari ini. Bukan cuma kau,teman-temanmu,ibumu,kakakmu..”

Mendengar kata teman-teman,ibu dan kakak membuat Donghae terhenyak. Dia tidak masalah kalau dia disakiti begini,tapi bagaimana dengan orang lain yang sayangi.

“ sepertinya aku sudah tahu jawabanmu. Pergilah dari sini,aku tidak akan mengusik hidupmu dan orang sekitarmu asalkan kau tidak mengusik anakku lagi..”

Hyo hanya melihat semua itu dari atas balkon hanya bisa menangis. Dia ingin menemui Donghae,memeluknya,tapi dia tahu konsekuensinya. Dia tahu appanya tidak akan segan menyakiti Donghae lagi.

Hyo makin terisak ketika melihat Donghae yang dengan lemah berjalan keluar rumahnya.

“ Haeya..”

Hyo menggelengkan kepalanya. Dia tidak ingin semua harus berakhir begini..

————————-

Donghae memegang kepalanya yang pusing. Apa pengaruh pukulan dari orang suruhan Tuan Park kemarin,desahnya.

Donghae meringkuk dibalik selimut. Menahan rasa sakit yang dia rasakan. Bukan hanya fisik,tapi hatinyalah yang lebih sakit. Dia memejamkan mata,mencoba melupakan semuanya.

Donghae merasakan sebuah belaian lembut dikepalanya. Belaian lembut yang dia kenal dan sangat dirindukannya. Lalu harum parfum ini,aku pasti bermimpi,batinnya. Hyo tidak mungkin ada disini..

Tapi kemudian Donghae bisa merasakan beban dibahunya. Seperti seseorang yang memeluknya. Donghae beringsut,mencoba membuka matanya.

“ Haeya..”

Donghae tersentak,dia membuka matanya dan mendapati gadis yang memenuhi pikirannya ada disampingnya. Dia masih bermimpi ??

“ aku bermimpi..??”

“ babo,aniya~..” Hyo mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir Donghae singkat,” ini aku..”

Donghae meraba pipi Hyo,hidung,bibir,tanpa terasa dia menangis,” ini benarkan ?? aku tidak bermimpi..”

“ aigo~ aku harus bagaimana agar Hae sadar,ini bukan mimpi..”

Hyo langsung mencubit telinga Donghae keras-keras,” auuww,apoyo..!!”

Hyo terkikik,” habis Hae kenapa sih..”

Donghae tidak menanggapi,dalam sekejap dia sudah membenamkan wajah Hyo didadanya. “ bogoshipo,jeongmal bogoshipoyo..”

“ nado..”

“ tapi bagaimana bisa kamu bisa ada disini. Appamu..”

“ aku minggat. Aku khawatir pada Hae,Hae terluka begini. Sudah kuduga Hae pasti disini,jadi aku kesini..”

“ bagaimana kalau adjusshi tahu ??”

Hyo menghela nafas,” aku tidak peduli. Aku hanya ingin bersama Hae..”

“ nado. Tapi appamu mungkin tidak akan tinggal diam. Pulanglah,aku tidak mau terjadi apa-apa padamu..”

Hyo terperangah,dia langsung bangun dengan kasar. “ Hae tidak mau aku disini ??”

Donghae ikut bangkit,” bukan begitu.. tapi aku tidak ingin terjadi sesuatu lagi..”

“ aku tidak peduli !! aku hanya ingin dengan Hae,aku tidak peduli walaupun appa tidak menganggapku anak,walaupun appa membunuhku sekarang. Aku tidak peduli..!!”

Donghae mulai meneteskan air mata,dia tahu bahwa bukan hanya dia yang menderita. Hyo juga. Tapi Donghae sadar,ini bukan hanya menyangkut mereka,tapi juga orang sekitar mereka.

“ tolong mengerti Hyo,aku tidak mau orang lain harus menanggung semuanya hanya karena kita..”

“ orang lain siapa ??” Hyo masih berkeras.

“ hyung dan dongsaengku,ibuku,kakakku,semuanya.. mereka tidak tahu apa-apa Hyoya..”

Hyo mulai terisak,dia mulai menyadari apa yang sudah dilakukan oleh appanya. Dia mengepalkan tangannya,marah dengan semua yang sudah terjadi.

“ kalau begitu,berikan aku waktu terakhir denganmu. Setelahnya aku rela kalau kita harus berpisah..”

Berpisah ?? kata yang selalu ditakuti oleh Donghae selama dia berhubungan dengan Hyo. Dia sangat mencintai gadis itu,dia tidak ingin kehilangannya. Tapi hanya itu yang bisa mereka lakukan sekarang.

“ mianhae,jeongmal mianhae..” Donghae memeluk Hyo erat. “ saranghae..”

“ nado..” Hyo tersenyum miris.

———————–

Donghae memandang Hyo yang tertidur pulas disampingnya. Mungkin ini terakhir kalinya dia bisa bersama gadis itu.

Ting..tong..

Donghae mengerutkan kening. Siapa yang datang ?? yang tahu apartemennya dan Hyo ini hanya Eunhyuk dan Leeteuk,juga beberapa member N-geA,grup Hyo. Apa salah satu dari mereka,batinnya..

Dengan perlahan Donghae bangun agar tidak mengganggu gadisnya yang masih tertidur. Lalu membuka pintu tanpa melihat intercom.

Begitu Donghae membuka pintu sebuah hantaman langsung menyambutnya. Donghae yang masih cukup terkejut langsung terhuyung dan terjatuh dilantai. Belum cukup,orang-orang itu mencekal tangannya dan memukulinya.

“ belum mengerti apa yang aku katakan padamu ??”

Tuan Park mengangkat dagu Donghae yang terkulai. Donghae menggeleng,” mianhamnida,aku tidak bisa melepaskan Hyo begitu saja..”

“ kau benar-benar tidak mengerti ?? aku bisa saja..”

“ appa !!”

Semua orang menoleh kearah suara. Hyo berdiri didepan pintu kamar. Tapi yang membuat semuanya terkejut apa yang ada ditangannya,sebuah gunting.

“ appa,jangan sakiti Hae lagi. Atau appa ingin aku..”

Hyo menekan gunting itu di nadinya. Tuan Park tersenyum sinis,” nak,appa tahu kau sangat takut dengan benda tajam. Kau takut melukai diri sendiri,kau tidak akan..”

“ akan aku lakukan..!! appa lepaskan dia,jangan sentuh dia..!!”

Donghae menggelengkan kepalanya. Dia tidak peduli dengan dirinya,hanya Hyo yang dia khawatirkan. Walaupun takut,Hyo bisa saja nekat.

“ lepaskan benda itu. kau coba menakuti appamu..”

“ appa..”

Darah mulai menetes kelantai. Memang bukan nadi,Hyo masih cukup takut untuk melakukannya. Tapi dia sudah menekan gunting itu kebagian lengannya. Hanya untuk membuktikan dia tidak main-main pada appanya.

Tuan Park mulai panik. Donghae meronta-ronta melepaskan diri. Hyo menatap appanya,” lepaskan Hae,appa..!!”

“ lepaskan dia..!!” Tuan Park memerintah anak buahnya. Begitu lepas Donghae langsung berlari kearah Hyo,bertepatan dengan tubuh Hyo yang limbung.

“ Hyoya..” Donghae berhasil menangkap tubuhnya sebelum terjatuh kelantai.

Hyo tidak menyahut. Dia tidak takut darah,juga tidak takut sakitnya. Tapi tubuhnya langsung lemas,karena dia begitu takut dengan apa yang dia baru dia lakukan.

Tuan Park mendorong Donghae,lalu mengambil alih anaknya. Donghae mencoba untuk mengikutinya,tapi ditahan oleh anak buah Tuan Park.

“ Hyo..“

Donghae masih terduduk dilantai. Rasa sakit disekujur tubuhnya pun sudah tidak terasa lagi yang ada dalam pikirannya hanya Hyo.

————————

Hyo mengerjap-ngerjapkan matanya. Putih. Matanya menelusuri ruangan itu dan sadar dia ada dimana. Laki-laki yang sejak tadi duduk disamping ranjangnya menghela nafas lega.

“ akhirnya kamu sadar,Hyoya..”

“ Kyunnie oppa,apoyo.. Lepaskan benda ini..” Hyo mengguncang tangan kirinya yang terpasang infus.

Kyuhyun mendesah,” namanya juga rumah sakit ya diinfuslah.. kalau takut infus jangan melakukan hal bodoh dong..”

Hyo merengut,”apo~..” rengeknya. Kyuhyun hanya mengangkat bahunya cuek.

“ Donghae mana..” Hyo mulai ingat apa yang membuat dia ada disini.

“ memang kamu pikir adjusshi akan mengizinkan hyung kesini ?? hanya aku yang boleh masuk,itupun karena aku sepupumu,diluarpun dijaga ketat..”

“ oppa bisa membujuk appa agar merestuiku dengan Hae,tidak??”

Kyuhyun mengerutkan kening,” aku memang keponakannya,tapi aku bisa apa. Kamu saja tidak bisa,apalagi aku..”

Hyo menghembuskan nafas. Kyuhyun membelai kepala Hyo lembut,” hyung bilang agar kamu cepat sehat,hyung bilang jangan lakukan hal bodoh lagi. Kami semua sangat khawatir..”

Hyo mulai terisak,dia merasa putus asa sekarang. Dia tidak tahu apa yang bisa dia lakukan lagi. Kehilangan Donghae,sama saja kehilangan hidupnya.

“ aku mencintai Hae. Tapi appa tidak mengerti,appa tidak mengerti..”

“ appa hanya peduli dengan nama,status,kedudukan.. aku tidak butuh itu semua,aku hanya butuh Hae..”

Kyuhyun diam,dia juga sangat mengenal pamannya itu. Tahu bagaimana sifat kerasnya yang sukses diturunkan pada putri tunggalnya,Hyo. Kyuhyun tahu bahwa pamannya itu sangat menjunjung status keluarga diatas segalanya.

“ jangan terlalu dipikirkan,yang penting kamu sembuh dulu yah..”

Hyo menggeleng,tapi Kyuhyun langsung menatapnya tajam. “ aku tidak suka dirumah sakit terus,aku sudah menjagamu sejak kemarin..”

“ kalau tidak mau menjagaku,pulang saja..”

“ aigo~ memang kamu suka sendirian dirumah sakit ?? lagipula kamu mau diinfus terus..”

Hyo menggeleng,Kyuhyun menepuk-nepuk kepalanya,” makanya cepat sembuh. Kalau kamu tidak mau,setidaknya pikirkan Donghae hyung yang terus khawatir dan berdoa untukmu dari jauh. Arra..??”

Hyo mengangguk pelan. Kyuhyun benar,setidaknya Donghae bisa tenang kalau dia baik-baik saja.

————————

“ ajaib sekali appa memperbolehkanku pulang ke dorm..”

Kyuhyun tertawa kecil,” aku bilang pada adjusshi tinggal dirumah mungkin hanya akan membuatmu stress. Lebih baik didorm kan,kamu tidak akan kesepian..”

“ stress..” gumam Hyo sambil menggerutu. Kyuhyun hanya tertawa sambil mengacak rambut Hyo,” kajja,kita pulang..”

“ tapi ngomong-ngomong aneh,appa..”

“ aigo,cerewet..” Kyuhyun merangkul bahu sepupunya,” yang penting pulang dulu deh..”

Hyo mengalah,” arra..”

————————

“ eoseo eseyo Hyona..!!!”

Hyo tertawa senang melihat semua member grupnya menyambutnya. Sudah lebih seminggu dia tidak bertemu mereka.

“ aigo~ akhirnya uri nappeun magnae pulang juga..” Haejoon memeluk dongsaeng kesayangannya itu.

“ nappeun..?!” Hyo mendesah. Yang lain tertawa,lalu bergantian memeluknya.

“ noona,bogoshipoyo..” Sungjin,si magnae namja memeluknya terakhir. “ aku tidak punya teman main..”

“ aigo~ oppa dan onnie jahat sekali..”

Kyuhyun hanya tersenyum kecil melihat Hyo yang terlihat sudah ceria kembali. Dia meraih ponselnya,lalu menulis message.

Tenang saja hyung,semua baik-baik saja..

          ————————

          Hyo membalik-balik majalah dengan malas. Semua member sedang sibuk bekerja. Diapun seharusnya mulai bekerja untuk membayar semua pekerjaannya yang tertunda dan kacau gara-gara appanya. Beruntung sedang tidak ada kegiatan grup,hanya individu. Selama satu minggu,ada beberapa episode drama,CF yang seharusnya dia bintangi. Mungkin aku harus bayar denda,desah Hyo.

“ Hyo..”

Hyo mendongakkan kepalanya,dia merasa mendengar suara yang sangat dia kenal.

“ Haeya..”

Donghae tersenyum lalu menghampiri gadis itu. Hyo mengerjapkan matanya lalu sedetik kemudian sudah menghambur memeluk Donghae.

“ Haeya..”

“ yaa~ kenapa kelihatannya kamu kacau sekali..”

“ Hae jahat,kenapa tidak menjengukku selama aku dirumah sakit..”

Donghae melepaskan pelukannya,lalu membelai pipi kekasihnya. “ memang bagaimana caranya aku menjengukmu,huh..??”

“ usaha dong..”

Donghae terkekeh,” aku usaha. Aku selalu datang kerumah sakit dan melihatmu dari jauh,selain itu Kyuhyun juga menjagamu kan. Aku memintanya untuk terus bersamamu..”

Hyo mengangguk,” tapi Hae..”

“ cerewet sekali..” Donghae mengeluarkan sesuatu dari sakunya. “ untukmu..”

“ ige mwoya..”

“ bukalah..”

Hyo membukanya,sedetik kemudian dia terpana. Sepasang cincin emas putih yang cantik sekali. Simple,sesuai seleranya.

“ ige..”

“ aku melamarmu,Park Hyona. Nawa kyeonreonhaejullae..??” Donghae menggenggam tangannya. Lalu memasangkan satu cincin itu dijari manisnya.

Hyo tertawa kecil,” jankanman.. untuk menikah,ada dua yang..”

“ kamu tidak ingin menikah muda karena masih ingin berkarir. Arraseo,kitakan tunangan dulu,menikahnya nanti saja..”

“ lalu..”

“ adjusshi..??” lagi-lagi Donghae memotong,” mau tahu kejutannya..?? aku sudah melamarmu didepan appamu..”

Hyo terbelalak,” mwo ?!”

“ dan tahu apa kata appamu??”

Hyo menggeleng pelan. Donghae tersenyum puas,” beliau bilang iya,lamarlah Hyona,dan cepatlah kalian menikah..”

“ mwo !!!” Hyo terkejut mendengar kata-kata Donghae.

“ wae,neo shireo??”

“ aniya~ tapi mana mungkin. Appa..” Hyo menggumam.

Donghae tersenyum,” adjusshi memanggilku kemarin,lalu menanyakan tentang keseriusanku padamu. Lalu aku beranikan diri melamarmu didepan beliau. Dan seterusnya seperti yang ku..”

Donghae tidak meneruskan perkataannya karena keburu dipeluk oleh Hyo. “ Haeya.. joahae..”

Donghae tertawa,” arraseo..”

“ jankanman..”

Hyo melepaskan pelukannya,” mana mungkin sih appa mau melakukan sesuatu tanpa timbal balik. Appa kan penganut asas satu dengan satu,dua dengan dua..”

“ sepertimu kan?? Semua harus selalu sesuai,adil,tepat..”

“ appa.. kita bicara tentang appa..” potong Hyo bosan.

Donghae tertawa,” arraseo,sebenarnya appa memintaku untuk kuliah,belajar tentang perusahaan. Katanya aku harus belajar untuk menjadi pemimpin diperusahaannya..”

“ mworago ??”

“ itu syarat untuk mendapatkan putri emasnya..” Donghae menekan hidung Hyo.

Hyo masih agak surprise,” tapi bagaimana mungkin Hae,lalu bagaimana karir Hae..”

“ tidak masalah. Karirku tidak akan ada masalah,semua bisa diatur. Lagipula nanti kalau memang harus mengurus perusahaan,itu masih cukup lama. Dan aku tidak akan bisa jadi artis selamanya juga kan..”

“ kupikir Hae akan terus di entertain..”

Donghae tertawa,” demimu,gwenchana. Lagipula kurasa tidak masalah juga pengusaha tapi tetap jadi artis. Banyak yang begitu..”

“ dan hitung-hitung selama belajar,anggap saja mengisi waktu menunggumu yang tidak siap menikah dari dulu..” Donghae menepuk kepala Hyo.

Hyo merengut,” aku masih muda,masih 20..”

“ dan aku 27,arraseo demi Hyo menikah umur 40 tahun juga tidak apa-apalah..”

Hyo tersenyum sambil menggigit bibirnya,” aku sayang Hae..”

Dia memeluk Donghae dengan erat. Donghae balas memeluknya,” nado..”

Adjussi gamsahamnida..batinnya.

===========================

“ anda yakin dengan keputusan anda,sajangnim..”

“ ne,aku lihat anak itu seorang pekerja keras dan tidak mudah putus asa. Aku yakin dia bisa jadi penerusku yang baik..”

Pak Hong mengangguk,” kelihatannya begitu..”

Tuan Park menghela nafas,” lagipula lebih baik aku membiarkan perusahaanku dipegang olehnya daripada mempercayakannya pada Hyona,anak itu bisanya hanya main-main..”

Pak Hong tertawa kecil,” ye,algeseumnida..”

“ satu lagi,anak itu bukan dari keluarga kalangan atas. Dengan begini setidaknya dia cukup pantas dan tidak memalukan untuk jadi menantu keluarga Park..”

Sang asisten hanya tersenyum,sajangnim memang tidak berubah,batinnya.

***

THE END..

By : Nuna

Setelah berkali-kali bongkar pasang,akhirnya the end juga. fuihh~

13 Comments (+add yours?)

  1. mei.han.won
    Aug 24, 2012 @ 20:33:35

    alur.nya agak kecepetan…
    over all…bagus kok..hehe

    Reply

  2. inggarkichulsung
    Aug 24, 2012 @ 21:10:25

    Bagus ceritanya author.. Finally Hyona direstui hubungannya dgn Donghae oppa juga oleh appanya.. Walaupun jalan berliku akhirnya direstui juga

    Reply

  3. kim eun kyo162
    Aug 24, 2012 @ 21:52:01

    hehehe…bongkar pasang pa ni…
    ehhhh…akhir nya happy ending…
    syukur deh…

    Reply

  4. Wiwik dian
    Aug 24, 2012 @ 22:09:32

    Bagus ceritanya, happy ending..

    Reply

  5. rinchunn
    Aug 24, 2012 @ 22:27:31

    Overall bagus.. Tp kurang greget thor 😦

    Reply

  6. inanabila
    Aug 24, 2012 @ 22:40:06

    Alurnya kecepetan thor. Terus rada kurang feel nya *menurutku
    to keren kok thor 😉

    Reply

  7. Karina
    Aug 25, 2012 @ 00:02:10

    Kalo bca bgian yg cwe bkin ketawa..
    Cara ngmong nya kyak ank kecil,, jd lucu ndri..

    Reply

  8. septyhafidz
    Aug 25, 2012 @ 00:02:28

    so sweet banget.

    Reply

  9. Rahayu Dillawati
    Aug 25, 2012 @ 00:32:28

    so sweet
    tpi alurnya kecepatan, tapi keseluruhan asyik kok 🙂

    Reply

  10. Mae Jong Woon
    Aug 25, 2012 @ 11:09:28

    Yey happy ending 😀

    Reply

  11. amatatiw
    Aug 25, 2012 @ 15:20:34

    MENGHARUKAN~~~

    Reply

  12. missfishyjazz
    Aug 26, 2012 @ 10:59:59

    FINALLY!
    hehehehe

    Reply

  13. anis_ekaa
    Aug 31, 2012 @ 18:42:13

    just one word DAEBAK!!^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: