Audition at SM ( chapter 2 ) NEWBIE

Author                  : veronica fajrin
Opening                 : happiness super junior
Park Jung Soo           : Guru Konseling SM
Kim Jong woon           : guru vocal namja
Lee Donghae             : guru dance namja
Hyoyeon                 : guru dance yeoja
Tiffany- Yoona          : guru kepribadian
Siwon                   : sumber dana pengadaan show case
Shindong Hee            : Rapper
Jessica                 : guru vocal yeoja
Lee Sungmin             : guru acting
Kim Young Woon  : guru physics
Genre                   :School, romance, friendship
Length                  : Chapter

Cast    :
Lee Hyuk Jae
Kim Ryeowook
Kim Ryona
Sulli
Krystal
Amber
Onew
Taemin
Jonghyun
Minho
Key
Henry

AUTHOR POV

“Coba kau nyanyikan sesuatu anak culun….kau ini, memangnya kepalamu
itu seberat apa sampai kau tak bisa mengangkat kepalamu sendiri
begitu? Hah???” Yesung nim memarahi muridnya yang agak aneh.
“Hahahahahaha……Mungkin sebesar pipi bakpaunya itu
songsaenim…hahaha…..” Hyuk mencela pembicaraan mereka dan semua
tertawa mendengar candaanya.
“Ne…..Saranghae…saranghae…nega aneun daeun…”
“STOOOOOOOOP!!! Stop!!  Kenapa suaramu cempreng??” yesung mendekati
muridnya yang ketakutan. Suaranya memang bagus tapi terlalu cempreng
untuk seorang namja. “Saya….saya…meollayo…” ia membenarkan
kacamatanya. “siapa namamu namja cempreng??”
“Kim..Kim…Ryeowook imnida….”
“Namamu tidak buruk, tapi wajahmu itu benar-benar masalah. Aku sangsi
bisakah kau debut nanti?? Tapi karena kau sudah bisa lolos audisi,
jadi masih ada harapan. Sekarang kau pergi ke ruang kelas yeoja sana…”
“Tapi..tapi….”
“PPALI!!!!” yesung nim memberikan smirk evilnya.
AUTHOR POV END

Ryona POV
Hari ini kelas kami selesai bersamaan, Hyuk dan aku sudah tak ada
kelas lagi. Kesempatan yang jarang terjadi setelah kami menjadi
trainee ini kugunakan untuk mengajaknya makan ddukboki di pinggir
jalan. “Ahjumma, berikan kami 2 porsi super pedas ya!!!” hyuk memesan
makanan kami seperti biasa.
“Oh ya, aku baru ingat, kau mengenal namja aneh yang memakai kacamata
dan berpipi gendut?? Tadi dia ke kelasku.” Kuambil ddukboki dan
memakanya.
“Ahh…dia?? Ryeowook?? Kau tahu dia darimana? Dia memang salah satu
murid di kelasku, tadi dia disuruh ke kelas vocal yeoja dan bergabung
di sana, selebihnya aku tak tahu bagaimana nasibnya.”
“Dia ke kelasku dan dimarahi. Kasihan sekali. Kuharap kau tidak
menjahilinya Hyuk, suaranya itu bagus kau tahu??”
“Iya, tapi cempreng, hahahaha……” dia melahap lagi beberapa ddukbokinya.
“dan, kau mendapat tugas dari Yesung songsaenim tidak?? Kita akan
menyanyi minggu depan, mini concert pertama. Kita harus memilih lagu
yang sesuai. Bisa memukau para juri, berkomunikasi dengan penonton dan
menyampaikan pesan lagu dalam waktu yang bersamaan, tidak masuk
akal!!”
“Anie, aku akan nge-dance di show case itu. Karena murid namja tak
semuanya bisa menyanyi jadi ada yang bernyanyi ada juga yang rap dan
dance. Sedangkan para yeoja jarang yang bisa menari makanya kalian
diwajibkan untuk menyanyi, itu yang kudengar dari yesung songsenim.
Jadi kau akan memilih lagu apa, hm??”
“Tidak masuk akal aku bilang Hyuk!! Aku tidak ikut.”
“Mwo?? Tidak bisa!! Kau harus ikut!! Pilih saja lagu yang kau
nyanyikan saat audisi itu!!”
“ANDWE!! Shireo!! Aku bilang aku tidak ikut, kajja kita pulang.”

DI SMENT….

“gombae!!! Cheers!!!” teriak mereka bersamaan, malam out ada dinner
party di SM dan pastinya Siwon yang membayar ini semua. “baiklah,
bagaimana kelas-kelas kalian? Apa muridnya lebih baik tahun ini??”
Tanya Siwon sambil mulai memanggang dagingnya.
“Tentu saja lebih baik, karena onew dongsaeng kita yang memilih
sendiri, oh ya dibantu Taemin juga kan??” sahut Leeteuk yang menjabat
sebagai pembimbing Konseling sekaligus mempunyai 3% saham di SM ENT.
“Tentu, Hyung.tapi kudengar ada accident di kelas Yesung hyung hari
ini??” Tanya Onew pada Yesung yang asyik menyuapi ddangkoming dengan
barbeque khusus yang ia panggang sendiri.
“kau sudah mendengarnya? Seorang muridku bernama Ryeowook sama persis
dengan yeoja. Suaranya itu cempreng, dan wajahnya itu di bawah
standar. Tapi kau jangan sedih kkoming, dia lebih jelek darimu,
FUGLY!!” tingkah anehnya kumat lagi.
“Dan dengan bodohnya kau mengirimnya ke kelasku karena mengira dia
bisa jadi yeoja kan oppaku yang aneh?? Itu mengganggu
pembelajaranku!!! Awas saja kalau kau begitu lagi!!!” Jessica meraup
daging dan menganiayanya di mulut.
“Ahahahahahaha……kita berhasil mengganggu dia Kyu!!! Hahahaha….” Mereka
berhigh five ria dan kembali berebut dagung setelahnya. “YA!!! KENAPA
KAU MAKAN DAGINGKU!!!! BAK BUK BAK BUK!!!!” lagi lagi bertengkar
mereka itu.
“Siwon-ah, minggu depan akan ada show case, eottae? Kau ingin berpartisipasi??”
“kau ingin aku berpartisipasi tidak hyung? Itu kan hanya mini show
case saja, kurasa itu tidak menarik bagiu. Aku absen kali ini.” Ia
meminum red wine nya.
“kau ini, hanya mengambil keuntungan saja hah?? Baiklah kalau begitu.
Kali ini aku yang akan ikut andil dalam mini concert ini. Kau lihat
saja calon bintang-bintang berbakatku, Lee Soo Man songsaenim saja
puas dengan hasil kerja kita tahun ini, iya kan Onew??”
“Majayo Hyung, kau benar. Makanya dia ingin mengadakan mini show case
lebih awal dari biasanya, akan aku tentukan tanggalnya hyung.”
“Aku juga akan membantu hyung!! Dengan dongsaeng-dongsaengku!!!”
teriak taemin tiba-tiba.
“sepertinya kau senang sekali mempunyai dongsaeng hem? Tapi kau masih
tetap menjadi maknae di antara kami Min..” dan semua tertawa melihat
Taemin yang putus asa, hahahaha.

RYONA POV

“Jangan begitu jagiya…kau bercanda kan? Kau pasti ikut mini concert
ini kan? Kau hanya perlu berdiri kurang dari 5 menit dan
menyanyi..ayolah…..” hyuk membujukku sekuat tenaga, namun aku tetap
pada pendirianku. Aku tak akan ikut. Karena bila appa tahu ini aku
akan digantung di atap rumah, dan paling aku hanya akan menghancurkan
penampilanku karena penyakit demam panggungku ini.
“Ryona-sshi!!! Katakan kau akan ikut!!!”
“Andwe…aku tidak ikut.”
“AISSSSH!!! Baiklah terserah padamu dan jangan salahkan aku kalau kita
tak bisa debut bersama!!!!!” ia meneriakiku dari belakang. Sudahlah
ini saatnya aku bilang pada Jessica-nim kalau aku tidak ikut.
Jessica nim sedang sibuk mengecek apakah kami memilih lagu yang cocok
atau tidak. “lalu?? Apa lagu yang kau pilih?” giliranku tiba.
“Mianhaeyo Jessica-nim, saya..jon…jonen…” apakah aku batalkan saja dan
ikut seperti saran Mr PD itu??
“Jangan buang-buang waktuku Nona kecil…apa lagu yang kau pilih??”
“Saya…jonen..tidak ada lagu yang kupilih….”
“Wae? Kau masih bingung dengan jenies suaramu? Kupikir sudah jelas, Seriosa.”
“Keugae…bukan begitu…saya…”
“bagaimana kalau lagu saat audisimu?? Kudengar kau menyanyikanya
dengan sangat baik.”
“Saya, tidak akan ikut mini show case ini Sicca-nim…” apa yang akan
dia katakana sekarang?? Dia marah atau bagaimana? Jebal…mianhaeyo
Jessica-nim.
“Mworago?? Kau..kau tidak ikut?? Kupikir kau lah yang paling
bersemangat, suaramu bagus…harusnya kau Percaya diri tinggi…ada apa
ini??”
“Maafkan saya songsaenim….”
“Temui Leeteuk songsaenim di kantornya, sekarang.” Perintahnya tegas.
Apa aku akan dihukum karena keputusanku ini? Andwe..jangan
hukuman..andweyo.
“Ne??”
“Temui saja dia sekarang di kantornya. Sana….”
“Ah..ne..ne…anyyeong hi kyeseyo…”
Dimana itu kantor Leeteuk songsaenim? Aku belum pernah melihatnya.
Ah.ada Tiffany-nim, aku Tanya dia saja. “Choegyo….tiffany-nim, dimana
kantor Leeteuk-nim??”
“Ne?? kau mau menuju ke sana? Ada di lantai 20. Di dekat ruangan dance
super junior. Naiklah ke sana. Tapi..ada urusan apa kau menuju ke
sana??”
“Mungkin..mungkin karena saya, tidak ikut mini show case minggu depan..”
“Mwo?? Kenapa kau tidak ikut?? Bukankah aku dan Yoona-nim telah
mengajari kalian tentang potensi diri pada orang itu berbeda? Kenapa
kau tidak percaya diri?? Apa pelajaran kami kurang jelas kemarin??”
“Anieyo..bukan begitu..” bagaimana aku haru menjelaskanya pada Tiffany
nim?? Karena alasanku ini konyol sekali. “Baiklah..pergilah ke kantor
Leeteuk=nim. Kau akan mendapat solusi di sana..aku pergi dulu. Ada
kelas hari ini…”
“Ne…anyeong hi kyeseyo….” Kubungkukan badan. Dia bilang lantai 20??
Baiklah aku menuju ke sana. Aku menuju lift dan sesampainya di sana
kutekan panel bernomor 20. Sehebat apa Leeteuk nim sampai aku di suruh
menemuinya? Memangnya dia bisa memberiku solusi?  Kuarasa
kemungkinanya 99% tidak bisa.
“Tok..tok..tok….”
“Ne, throkaseyo…masuklah. Kau muridnya Sica??”
“Ne…jadi Sica-nim sudah memberitahumu.”
“Ya, baru saja…” ia menutup telponnya. “Kau..tidak percaya diri??”
tanyanya penuh selidik.
“Bukan masalah itu, tapi aku punya penyakit berbahaya yang sulit
disembuhkan…” apa dia akan percaya dengan kata-kataku?? “Bukan…aku
bukanya tidak percaya diri tapi…kurasa aku memang tak pantas di sini…”
kumulai cerita menyebalkanku. “ kalau kau sudah tahu tak pantas kenapa
menjadi trainee di sini Nona ryo Na??”
“Ne?? itu..itu….”. mengagetkan sekali jawaban songsaenim ini. Kukira
dia akan lembut dan baik ternyata..dia mengerikan. Kata-katanya tajam
sekali….
“Kau membuang-buang waktuku….” Ia memelototiku. “Karena..aku punya
demam panggung makanya aku tak ingin ikut. Bukan karena aku tak
percaya diri, tapi kau benar Leeteuk-nim, kalau aku tak percaya diri
aku tak mungkin di sini dan bekerja keras,. Tapi demam panggung
ini….demam panggung ini lah yang akan menghancurkan semua!! Dan
sebelum terjadi lebih baik aku absen saja kan. Setidaknya tunggu
sampai aku benar-benar siap..itulah masalahku.”
“Kau piker namja chingumu itu juga sudah siap?? Kau piker semua team
trainee mu sudah siap?? Bahkan seorang top star pun demam panggung,
karena itu jangan membuat dirimu seolah tak normal. Demam panggung
akan hilang setelah kau mendengar teriakan para penonton yang
menginginkanmu. Lalui??”
“Aku tetap tak mau ikut songsaenim….mianhaeyo” jawabku tegas.
“Baiklah, kalau kau bersikeras. Aku juga akan bersikeras. Kau menyanyi
atau dikeluarkan dari sini?? Pilih yang mana?” suaranya bagai petir,
menggetarkan hati. “MWO?? Kenapa..kenapa songsaenim bisa berkata
begitu? Andweyo jebal…andweyo…tapi aku,,aku,,,”
“Pilih lagumu atau keluar dari sini? Itu keputusanku. And no more argue,,,Ka!”
“Ne….” aku putus asa. Kenapa seorang guru konseling begitu
menyebalkan?? Bukankah harusnya dia itu membantuku dan memberi saran
terbaik?? Dia sama sekali tak membantu!!!! “Ryo-Na?? kenapa kau ke
ruangan Leeteuk-nim?? Kau membuat masalah??” Tanya Hyuk curiga.
“Memang aku tampang pembuat onar ya Mr.PD?? aku sedang sebal jadi
jangan ganggu aku!!!” aku memarahinya yang tak berbuat apa-apa.
Kasihan juga Mr. PD menjadi pelampiasan kekesalanku pada LEETEUK-NIM.
Tapi mau bagaimana lagi, hanya dia yang terima kuperlakukan
begitu..hehe. jam berapa ini?? Aku ada kelas dance. Dan seharian akan
ada di sini, lalu appa akan memarahiku lagi dan menyalahkan impianku
yang tak bersalah. Ada apa dengan diriku?? Apa aku sedang dikutuk??
“YA!! KALAU TAK BISA MENARI JANGAN DI SINI!!! Kau mengganggu kelas
kami saja…ka!! Sana pergi!!!”  terdengR seorang yeoja sedang
membentak..tunggu, bukankah itu namja yang dikira yeoja oleh Hyuk??
Astaga sedang apa dia di sini?? “Hentikan…siapa kau berani
memarahinya?? Kau piker kau bisa menari?? Aku tahu kau hanya bermodal
tampang saja. Dan aku akui kau memang paling cantik di sini. Kajja….”
Kuseret si namja pembawa sial ini ke suatu tempat yang agak sepi,
sedangkan entah siapa yeoja tadi diam saja mendengar omelanku.
“Ada apa lagi denganmu?? Jangan bilang kau diusir dari kelas dan
diperintah untuk bergabung dengan kelas kami?? Astaga…separah apa
sebenarnya kau, hah??” apa cara bicaraku mngerikan? Dia juga diam dan
menundukkan kepala tak menjawab pertanyaanku.” YA!! Kim Ryeowook!!
Jelaskan padaku. Apa masalahmu??” kudesak dia. Aku juga bingung kenapa
dia bisa dilahirkan dalam keadaan begitu. Suaranya seperti yeoja dan
dia kecil mungil.
“Baiklah, aku sudah tahu apa masalahmu jadi jangan memikirkan
jawabanya lagi. Sudahlah sana kembali ke kelasmu!!”ugh, aku tak tahan
denganya. Keapa dia tak menjadi yeoja saja??
“Tunggu dulu..jamkaman. bantu aku..jebal…bagaimana aku harus
berperilaku? Karena sepertinya aku juga sudah mengikuti gaya namja di
sini termasuk pacarmu Hyuk itu. “
“Mwo?? Kau minta bantuanku?? Minta saja pada Leeteuk songsaenim yang
sok pintar itu. Dia kan tahu segalanya. Lagipula semua songsaenim di
sini sebal padaku karena aku tak ikut mini show case itu!!”
“Kau tak ikut?? Jinja?? Kalau begitu aku tidak ikut saja. Aku akan
bersamamu saja..hm??”
“SHIREO!!! URUS MASALAHMU SENDIRI!!!”
“Kalau kau tak ikut, bersiap-siaplah mendapat amukan dari Leeteuk-nim.
Aku ini lebih berpengalaman darimu. Sudahlah kau jangan ikuti
aku…sana!!! SANA!!!”
“Kim Ryo-Na?? apa kau tak ingin masuk kelasku hari ini??” Hyeoyon
songsaenim menyilangkan tanganya dan menatapku keji.
“A…Anieo…saya..saya ikut….sana!!!” bisikku sekali lagi pada ryeowook.
Aku masuk kelas dan entah bagaimana nasib namja itu.

Lee Hyuk Jae POV

Ada apa dengan yeojaku?? Kenapa dia tidak ingin ikut mini show case
ini?? Dia benar-benar kekanakan!! Dan..aku kena marah dia lagi tanpa
alasan yang jelas…huffft. Aku hanya bisa menghela nafas saja melihat
tingkahnya yang semakin menjadi. “Hyuk?? Ayo kita mulai latihan….”
“Ne!!!” apa ya lagu yang cocok untuknya? Apapun yang terjadi dia akan
terus kubujuk sampai berkata iya. “Hyung!!! Kau ini konsentrasi atau
tidak!!!!” Minho teman setimku ini benar-benar bawel. Aku salah
sedikit saja ia sudah begitu. Aku harap aku tak akan debut denganya.
“Ara..ara….1…2…3…4….GO!!” kugerakkan seluruh anggota badanku. Dari
kaki sampai kepala kutunjukkan pada semua temanku kenapa aku bisa
diterima di sini. “Bagaimana?? Kalian menikmatinya?? Sudahlah, aku
pulang..kalian teruskan saja latihan. Dan aku akan membawa gerakan
baru lagi untuk kita, arrachie??” semua teman agak tak suka dengan
sifatku. Memang apa yang salah denganku??
“Sudah..sudah, aku harus pergi sekarang….see you…” hari ini aku akan
menemui Ryo-Na dan membujuknya sekali lagi.
***
“Jagiyaaaa….ayo kita jalan-jalan!!!” semoga senjata puppy eyes ini
mempan padanya.
“Malas…kau saja sendiri dengan satu timmu. Pasti lebih menyenangkan…”
“Hey….” Aku mendekatinya dan memeluknya. Kurasa ini memang hari buruk
untuknya. Tak biasanya dia menekuk wajahnya selama seharian lebih.
“Kau benar-benar sedih, hm? Ceritakan padaku….” Semoga pelukan ini
bisa menghangatkan pikiranya. “Semua orang…semua orang…aku…..aku tidak
ingin menari!!! seolah memusuhiku karena aku tidak ambil bagian di
show case itu..padahal kan aku hanya belum terbiasa dan masih demam
panggung itu, wae?? Wae hyuk?? Kenapa aku harus punya penyakit ini??”
ia menangis dan mengadu padaku. Aku tahu perasaanya sekarang. Dan dia
adalah yeoja yang tak bisa menyimpan masalahnya sendirian dan aku
selalu siap sedia kalau ia butuh.”Ryo?? kau benar-benar tak mau hanya
karena demam panggung itu??” tanyaku lembut padanya. Aku sayang
padanya. “Anie..bukan hanya itu..bagaimana kalau appaku tahu aku ikut
acara ini? Ia hanya tahu bahwa aku les biasa..bukan menjadi trainee…”
“Jangan menangis lagi Ryo..ada aku yang akan membantumu. Jadi kau
masih ada keinginan untuk tampil di show ini kan walau hanya
sedikit??”
“Tentu saja!!! Apalagi kalau bisa menyanyi bersamamu…mungkin saja aku
tak demam panggung bila bersamamu.” Ia menatapku penuh harap. Andai
saja aku bisa menentukan anggotakun akan dipastikan aku menyebut nama
Ryona untuk yang pertama. “Mian..itu tidak mungkin..aku dan timku
sudah berlatih keras…”
“Lee Hyuk Jae!!!! Kenapa kau begini padaku? Lalu aku harus bagaimana??
Kau sama saja dengan yang lain!! Tidak membantu sama sekali.” Kenapa
kami malah bertengkar begini? Beginilah yeoja, mereka akan
berubah-rubah tanpa kalian ketahui. Tadi dia mengadu padaku dan
sekarang ia menyalahkanku atas salahnya. Meorri appuda!!! Kepalaku
sakit!!!
“Lalu?? Bagaimana aku?? Kenapa kau malah bengong begitu Hyuk?”
“ikutlah…ikutlah dan lakukan yang terbaik dulu. Kalau sampai pada
akhirnya kau lelah dan tak ingin melakukanya kau bisa berhenti Ryo.
Impianmu adalah penyanyi tapi aku takut bila terus memaksa keinginan
itu akan hilang ditutupi oleh realita kehidupan yang kejam.
Bagaimana?? Ikut ya?? Aku akan membantumu….”
“Benarkah?? Baiklah, aku ikuti saranmu,,tapi kau harus selalu membantuku ya??”
“janji….” Kukaitkan jari kami berdua dan bernafas lega. Sepanjang
jalan kami masih bisa tersenyum. Perasaanku membaik!!

RYONA POV

Karena hyuk bilang aku harus ikut, jadi aku ikut saja. Hari diadakanya
show case tinggal 1 hari lagi, tak hanya aku dan hyuk yang berlatih
keras namun semua murid  trainee di sini. Kami berlatih setelah pulang
Sekolah, setelah selesai makan malam selalu begitu. Sudah banyak
keringat yang kami cucurkan, dan sudah sangat banyak waktu yang kami
korbankan demi mengikuti kelas dan mencapai apa yang kami inginkan.
Kemenangan.
“Kita semua di sini bekerja keras dan berlatih tiap malam. Lalu kenapa
hanya yeoja itu yang tak latihan? Sebegitu besarkah bakat? Jadi kalau
dia sudah punya bakat dia jadi tak perlu berlatih?? Cih..menyebalkan
sekali!!” para yeoja tukang ngerumpi itu sedang membicarakan siapa??
“Ya..Krystal-ah!! Kau sedang membicarakan siapa kali ini? Kuharap ini
bukan sekedar gossip saja” tanyaku sambil pemanasan pada kakiku. Hari
ini kami kembali ikut kelas dance. “Kau tidak tahu ya? Ada anak
trainee baru yang masuknya entah lewat jalur apa. Dan dia masuk
setelah 3 bulan penerimaan murid baru. Jadi dia pasti tak mengikuti
audisi dan masuk ke sini menggunakan uang. Bagaimana? Apa itu gossip
bagimu??”
“Jinja? Aku belum melihat yeoja itu…”
“Lebih baik jangan dilihat….daripada kau iri setelah melihatnya.”
Sambar Amber memperingatkan aku. “Jadi dia juga cantik rupanya?? Kau
yakin ia tak melakukan operasi plastic??”
“Bagimana ya?? Kulitnya itu serasa asli, dan dia adalah…”
“Nugu?? Siapa?” sekarang bukan hanya aku yang penasaran tapi semua
yeoja di kelas ini mengerubuni Krystal. “Cucu dari Lee Soo Man…”
“ JINJA??? TIDAK ADIL SEKALI!! DIA MASUK KARENA KONEKSI!!!”  suara tak
asing mengganggu kami. Suaranya melebihi kami para yeoja dan kalian
pasti tahu kan siapa dia?? “ya!! Kenapa kau ikut-ikutan ke kelas ku
lagi KIM RYEOWOOK!!! KA!!! PERGIIII “
“Aku..hanya lewat saja kok….biarkan aku mendengar berita tentang anak
suapan itu!! Lalu siapa namanya?? Siapa?? Siapa ??” tanyanya heboh.
“Namanya adalah….Sulli…dan kudengar dia juga akan ikut show case ini.
Bagaimana? Bukankah persaingan akan semakin menegangkan?? Dan kudengar
lagi suaranya seriosa sepertimu Ryona-ah..pasti kau sangat gugup
sekarang…” katanya mengasihani diriku. “Wae?? Ke..e…kenapa aku.aku
harus tegang?”
“Karena dia akan menjadi saingan terberatmu di sini!!! Lebih baik kau
hati-hati saja ya..dan untuk kalian jangan cari kesalahnya!! Dia
adalah cucu Pemilik SM di sini…” tambah Luna.
Sial!!! Sial sekali!! Kenapa harus ada 1 trainee lagi yang harus
kukalahkan?? Mwoya!!! Aku menyanyi sebagus apapun nanti kalau wajahku
kalah cantik dari dia pun sama saja!! Kerja kerasku akan menjadi
sia-sia.
“Jadi kau akan mundur dan absen ikut show case??”
“YA!!! KIM RYEOWOOK!!! SHIKEURO!!! BERISIK!!!”
“wae?? Kita kan bisa absen bersama. Aku lelah selalu diejek oleh
mereka, apalagi namjamu itu. Padahal ia juga tidak tampan.” Ia
mengomel di belakangku.
Membuang waktu mendengar namja satu itu. Aku harus bertemu Leeteuk
Songsaenim dan mengatakan padanya aku tak akan ikut! Keputusanku sudah
bulat!! Aku sampai di depan ruanganya. Tapi sepertinya Leeteuk nim
sedang ada tamu. “Jadi kau Sulli??” beruntung sekali pintu ini sedikit
terbuka..hihih…aku menguping ah.
“Jadi kau sulli??”
“Ne….”
“Kau bisa masuk dan jangan sampai ketahuan kalau kau adalah cucu dari
Lee Soo Man, kau mengerti??”
“Tapi salah satu muridmu sudah ada yang tahu..coba cek di depan pintu….”
“JEGLEK…”
“KAU!!! Kenapa di sini? Apa kau sedang menguping hah????”
“Aha…ah..hehe…aku..aku hanya sedang..aku….”
“PERGI!!!” ia lagi-lagi membentakku!!! Sial!!! “Arasseoyo…aku akan
pergi, tak perlu membentakku begitu Teuk-nim….” Aku mengomel padanya.
Ingin sekali melihat wajahnya si Sulli itu, benarkah ia cantik dan
suaranya seriosa?? Entahlah…

AUTHOR POV

Di ruang rapat…..
“Hyung?? Kau benar menerima Sulli?? Apa ada sesuatu di balik ini
semua??” Tanya donghae sambil memegang red wine kiriman Sungmin dari
Jerman. “Iya..aku menerimanya, hufft kenapa wine ini lezat sekali??”
“HYUNG!!! Ini akan jadi berita lagi nanti..mereka akan menyebar
berita-berita bohong kalau kau menerimanya!! Suruh saja dia menunggu
sampai tahun depan!! Aku tak mau masalah ini mengganggu
pembelajaranku. Sudah banyak beredar gossip di antara murid pagi ini
tentang..Sulli.”
“Hyung!! Sudahlah, jangan terlalu banyak mempertimbangkan keputusan!!
Turuti saja apa usulanku tadi..kau mau kita tampil di berita besok?
Karena kasus penyuapan??”
“Penyuapan? Apanya yang penyuapan? Ia sendiri yang memasukkan
cucunya..jadi itu bukan salahku…”
“Tapi orang di luar sana kan tak tahu apa yang sebenarnya terjadi
hyung!!! Aku kadang bingung apa yang ada di kepalamu. Kenapa kau
sangat menuruti apa kemauan Lee Soo Man songsaenim itu! Sekarang kau
juga punya saham di sini.”
“Karena Sulli itu juga berbakat Hae, kau belum tahu kan dancenya? Dan
olah vokalnya itu…”
“Kalau dia berbakat, ia semakin punya alasan untuk menunggu tahun
depan agar tak merepotkan kita kan??” ia mendengus kesal dan
meninggalkan hyungnya ini.
Pasti ada alasan dibalik penerimaan Sulli di trainee ini. Banyak
alasan yang tak bisa dikatakan Leeteuk pada dongsaengnya satu ini.
“Kita tunggu apa yang akan terjadi besok….” Bisiknya.
***
RYONA POV

Hari terus berlanjut dan kejadian-kejadian juga tak berhenti dari SM
trainee school. Semua murid sedang mengikuti pelajaran mereka di kelas
masing-masing. 5 menit kemudian bel istirahat berbunyi dan Ryona serta
Hyuk keluar kelas untuk sekedar mengisi perut lapar mereka. Mereka
menuju kantin saat sekumpulan orang itu lewat memenuhi koridor. Para
pemuda seumuran mereka berjalan super PD melewati kami seakan ini
dunia mereka sendiri. “Wah…jadi ini yang dimaksud oleh tiffany nim
tentang “ menjadi percaya diri?” mereka benr-bener keren, coba kau
bisa seperti itu Hyuk aku pasti tambah cinta padamu….” Ryona tak
berhenti berkedip menatap sekumpulan namja itu. “YA! Aku ini juga
punya charisma sendiri tahu!!! Sudahlah..aku lapar, kajja!!” lucu
sekali melihat namjaku ini cemburu hihi, perutku juga lapar bercanda
denganya.
“DIHARAP SEMUA MURID MENUJU AULA….KAMI ULANGI DIHARAP SEMUA MURID
MENUJU KE AULA UNTUK PEMBERITAHUAN…TERIMA KASIH…”
“Aisssh…aku ini baru mau makan!!! Kenapa kita harus kumpul di sana??
Menyebalkan!!! Ahjussi!! Baksonya tidak jadi!!” lagi-lagi HYUK
MENGOMEL. Inilah yang aku sebal darinya, ia tak pernah bisa menahan
rasa laparnya.

At aula….

“maafkan kami untuk mengganggu istirahat kalian. Tapi ada suatu hal
yang harus aku secara pribadi beritahukan. Kalian pasti sudah
mendengar tentang adanya murid baru tanpa audisi yang jelas bisa masuk
kemari. Maka dari itu kuadakan panggung untuknya dan kalian lah yang
bisa menilai pantaskah dia ikut mrnjadi bagian dari SM Family?? Saat
yang ditunggu sudah tiba..selamat menikmati…”kata Leeteuk-nim. Apa yag
harus kami lihat dari anak baru yang penuh kontroversi ini??
“Akulah Sulli yang sering kalian bicarakan.” Sul…ullli? Itukah yeoja
nya? Ya TUHAN…..
“Bagimana? Apa kalian mengijinkanku bergabung di sini? Atau aku perlu
menunjukkan bakatku yang lain lagi??” dia..sombong sekali?? Cih…”Hyuk?
HYUK!!!” Kenapa dia diam saja? Aku menoleh memastikan dia masih hidup
atau tidak. YA!!! KAU MENYUKAI YEOJA ITU?? USAP AIR LIURMU!!!”
“Ne?” ia menoleh dengan tampang cengonya. “dia…neomu Yeppo….”
Lagi-lagi ia memandang yeoja itu di panggung. Benar Hyuk, aku saja
yang yeoja iri padanya. Huuft…

END CHAPTER 2

2 Comments (+add yours?)

  1. droidbluelf
    Sep 27, 2012 @ 13:20:28

    hua.. ditunggu next partnya thor.. >///<
    hheheh…

    Reply

  2. vee
    Sep 27, 2012 @ 15:09:49

    gomawo yg udh bc. .
    hehe. .dtgu aja ya. .

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: