[FF Of The Week] My Husband is Barren (Suamiku Mandul)

Nama : MM
Judul Cerita : My Husband is Barren (Suamiku Mandul)
Tag (tokoh) : Cho kyuhyun, Kim Minnie, Park Minji
Genre : Romance
Rating : PG-16
Length : 27 Pages

Hiii! Hi!!! I’m back with another random ff. Still has many typos but little better than the last time. I made this story with my own idea, so if there’s any similarity with other ff, or same name, same plot, i didn’t mean to, it’s an inadvertence. I hope you enjoy reading my ff. If you don’t mind, after you read this ff, please give some comment so i can make an improvement in the next ff. Annyeong!!!

“Kyyaaaa mobilnya baguss sekaliii!! Pokonya suatu saat aku harus bisa membeli mobil itu!! Entah bagaimana caranya!” tekadku kembali menyala-nya karena melihat mobil yang sudah kuidam-idamkan lewat didepanku, range rover evoque. Huhh coba saja aku berasal dari keluarga kaya raya, pasti orangtuaku sudah dengan gampangnya membelikan mobil itu untukku.
Hmmm.. oh ya perkenalkan namaku Kim Minnie, aku berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja, tidak berlebihan tapi juga tidak kekurangan. Ayahku sudah pensiun dari pekerjaannya sedangkan ibuku bekerja di bank milik negara. Akhir-akhir ini aku ingin sekali cepat menikah, itupun harus dengan orang kaya, agar aku bisa memenuhi segala keinginanku. Aku bukannya materalistis, tapi hanya mencoba untuk realistis. Dizaman sekarang ya kita membutuhkan uang dan tidak sedikit. Yahh memang bukan hanya harus kaya saja tapi juga harus memiliki fisik yang bagus. Sangat mustahil bagiku menemukan laki-laki yang seperti itu, melihat tubuhku yang gendut ini. Wajahku bisa dibilang manis, namun itu semua tertutup oleh badanku yang gendut….
Drtttt….drtttt….
“Yoeboseyo!” ucap seseorang diseberang sana
“Yoeboseyo oemma”
“Minnie-ah bisakah kau ke mall yang dekat dengan kantor oemma sekarang.”
“hmmm…ne oemma, tapi mungkin akan sedikit lama karena aku baru saja selesai kelas dan keluar parkiran.”
“Ne, gwenchana, oemma akan menunggu.”
“ne oemma.”
****
Setelah satu jam menempuh perjalanan menuju tempat yang dibilang oleh oemmaku, akhrinya aku sampai. Aku segera berjalan ketempat dimana oemmaku berada. Dari kejauhan aku melihat oemmaku yang sedang berbicara berdua bersama temannya.
“Annyeonghasaeyo!” ucapku sambil sedikit menunduk
“Annyeong minnie-ah, kenalkan ini teman oemma, Cho Hanna.” Ujar oemma
“Annyeonghaseyo ahjumma, choneun Kim Minnie-imnida, bangapseumnida”
“Aigoooo!! Kim minnie-ah, nomu yeppeo!” hmmm aku sudah biasa menghadapi orang yang biasa berbasa-basi begini. cihh
“ahh, ahjumma bisa saja, kamsahamnida”
Selama hampir tiga jam mengobrol, aku hanya sesekali mendengar ucapan mereka yang lebih banyak membicarakan anak dari cho ahjumma ini. Anaknya itu tampan, sudah bekerja diperusahaan appanya, umurnya bru 26 tahun namun sudah banyak menorehkan beberapa kesuksesan dikantor milik appanya itu. Cihh sombong benar ahjumma ini
“Minnie-ah, bagaimana kalau aku menjodohkanmu dengan anakku, kau pasti tidak akan menyesal.”
UHUKKKKKK!! UHUKK!! Aduh mati aku, aku tersedak makananku yang baru masuk kedalam mulutku….arghhhh ahjumma ini merepotkan saja
“Minnie,, minumlah ini” oemmaku memberiku minum dan mengelus-elus punggungku
“Mianhae minnie, kau pasti terkejut dengan perkataan hanna, tapi cobalah pertimbangkan perjodohan ini,lumayan kan kau mendapat suami yang tampan dan juga sukses.” Sekarang gantian oemmaku yang mempromosikan anak cho ahjumma..haishhhh!! dibayar berapa sih oemma oleh ahjumma ini??
“Minnie-ah aku mohonnn bantu akuu dan anakku.”tiba-tiba cho ahjumma ini sudah berdiri dan berlutut disamping meja. Aku yang kaget hanya bisa bengong
“ne?”
“Bantulah aku, hidupku sudah tidak lama lagi, aku mengidap kanker otak. Sebelum aku meninggal aku ingin melihat putraku satu-satunya menikah dengan seorang gadis.” Sekarang adegan drama ini ditambah oleh cairan yang keluar dari mata ahjumma. OMOOO ottokhae?
“Aku mohon minnie, jeball!!!”
“Memangnya tidak ada gadis yang mau dengan anakmu, dengan mendengar semua cerita tentang anakmu, aku yakin tidak hanya satu atau dua orang yang mengejar-ngejar anakmu.” Aku tahu aku jahat, tapi rasanya ada sesuatu yang aneh dibalik ini semua
“Memang banyak yang mau menikah dengan anakku, tetapi tidak setelah mereka mengetahui bahwa anakku……anakku..hmm..”ahjumma itu agak-agak ragu melanjutkan kalimatnya
“Kenapa dengan anakmu?”
“Anakku…hmmm…anakku mandul minnie!”
“MMWOOOO???” aku sangat kaget! Benar firasatku!! Memang ada yang aneh
“Minnie-ah, tolonglah bantu teman oemma ini, oemma mohon” oemmaku kembali ikut-ikut meyakinkanku. AISSHH OTTOKHHAEE??? Dari dulu aku selalu membayangkan pernikahan yang indah, didasari cinta, dan nantinya akan memiliki anak yang lucu-lucu. Kalau anaknya itu mandul, bagaimana dengan impianku yang ingin memiliki anak…whuuaaa…oemmaa…kenapa kau jadi iktu-ikutan sihhhh
“Oemma, apakah oemma tidak menginginkan cucu apa?” tanyaku
“Oemma sangat ingin mempunyai cucu, namun sekarang ada hal yagn lebih penting daripada mempunyai cucu, hanna sangat membutuhkan bantuanmu minnie, apa kau tega melihatnya meninggal dengan tidak tenang.” Haisshhh oemmaku yang memang pada dasarnya tidak tegaan, sering diperdaya oleh orang lain. Kali ini dia berhasil diperdaya oleh temannya sendiri…
“Kalau anak kan kau bisa mengambil dari panti asuhan” ujar ahjumma itu lagi.. SEENAAKKNYA SAJA BICARA SEPERTI ITU, AKU MAU ANAK YANG LAHIR DARI RAHIMKU SENDIRI, BUKAN ANAK ORANG LAIN!!!!!
“Ayolah minnie, kumohon bantu aku dan anakku, dokter telah memvonis bahwa hidupku tinggal menghitung hari saja.” Ujar cho ahjumma dengan isakann yang semakin keras. Aku memandang kesekeliling, yuppp tatapan orang-orang sedang mengarah kemejaku.
“Baiklah!” ehh…kenapa kata itu yang keluar dari mulutku…aigoooo matiii akuu!!! Mati kau kim minnie!!!
“Ne? Jinjja? Ahhhh gomawoo minnie-ah, aku tidak akan pernah melupakan kebaikanmu.” Cho ahjumma langsung memelukku dengan sangat erat. Aku sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Hmmm.. pasrah sajalah..toh mungkin setelah beberapa waktu aku bisa bercerai dengan anaknya itu
“Kalau begitu minggu depan kalian akan menikah!”
“MMWWOOOO??????!!!!!”
****
Apartemen
Setelah mengucapkan janji pernikahan, sekarang aku resmi menjadi Ny. Cho. Hueekk!! Memikirkannya saja aku sudah ingin muntah. Sudah habis masa depanku terkubur dengan pernikahan ini. Oh ya aku lupa mendeskripsikan tentang suamiku…AIGOO kalian tahu menyebutnya dengan suamiku saja membuat bulu kudukku merinding. Oke kita mulai,namanya? Cho Kyuhyun, umur? 6 tahun diatasku, 26 tahun, dia tampan? 100 percent true, dia kaya? Yup, tubuhnya proporsional? Hmm okelah, dia bisa memberikanku keturunan? TIIIDAAAKKKKKKKKKK!!!! Arghhhhh akuuuu begituuu kesal dengan fakta itu.
Tapi setelah kupikir-pikir, aku itu terlalu banyak menuntut, padahal kalau diliat aku juga tidak mempunyai satupun kriteria yang biasanya lelaki inginkan pada istrinya. Aku gendut, kulitku tidak putih mulus seperti wanita korea umumnya, tinggiku hanya mencapai 165 cm. Tapiii apakahh ingin mempunyai anak sebuah adalah sebuah tuntutan yang begitu besar??!!! Tidak kan??!! Tujuan kaliah menikah, salah satunya adalah mempunyai keturunan kan???!!! HAIISSHHHHHHH!!!! Untung saja tidak ada satupun temanku yang tahu, kecuali sahabatku Park Minji. Kalau mereka tahu aku sudah menikah dan alasan dari pernikahan ini, aku bisa diledek sampai matiii
“Minnie-ssi kau sudah lelah?”tanya kyuhyun. Oh ya sebagai informasi, sekarang aku berada diapartemennya. Ughhh sangat canggung rasanya.
“hmmm…ne. bisakah kau tunjukkan dimana kamar tidurku dan kamar mandinya?”
“Ah ne! Itu kamar kita dan kamar mandinya didalam.” Ujarnya sambil menunjuk satu kamar.
“Ohh lalu kamarmu?”
“Kamarku adalah kamarmu minnie, kan kita sudah menikah.” MATI AKUUU!!!
“hmmm…kyuhyun-ssi, ada yang ingin kubicarakan denganmu, hmmm…sebenarnya aku..hmm..sebenarnya aku itu agak sedikit…sedikitt banget loh terpaksa menikah denganmu. Hmm aku hanya kasihan dengan keadaan oemmamu yang sedang sakit.. dan juga keadanmu”
“hmm tunggu..tunggu!” ujarnya mencoba menghentikan ucapanku
“ahh kyuhyun-ssi kau tidak perlu menutup-nutupinya lagi, aku sudah tahu semuanya. Kau tidak perlu malu mengakuinya. Oh ya hmm karena aku terpaksa menikah denganmu, kuharap kita bisa tidur terpisah, karena aku masih sedikit risih untuk berdekatan denganmu.” Jelasku sedikit gugup
“Aku tahu.” Jawabnya tenang
“Ne?”
“Iya aku tahu, kalau kau memang terpaksa menikah denganku, siapa juga yang mau menikah dengan lelaki mandul sepertiku.” Wajahnya berubah sendu
“Ah..kyuhyun-ssi hmm aku tidak…hmm”
“sudahlah, jangan bilang kau tidak bermaksud seperti itu. Tanpa kau bilangpun, wajahmu sudah menceritakan semuanya. Masalah kamar, mian, diapartemen ini hanya ada satu kamar karena memang kukira selamanya aku akan tinggal sendiri. Kupikir tidak apa kalau kita tidur ditempat yang sama karena aku tidak akan menyentuhmu, aku berjanji itu dan kau bisa pegang janjiku itu.” Jelasnya dengan wajahnya yang tetap tenang. Hmmmm..haruskah aku percaya padanya. Aku kembali melihat kedalam matanya, memang sepertinya ia bisa dipercaya. Okelah
“hmmm..okelah kalau begitu.”
“baguslah, sebaiknya kau mengganti gaun itu dan membersihkan diri duluan dikamar, aku akan menggunakan kamar mandi tamu”
“ne.”
Setelah membersihkan diri dan melepas segala atribut pengantin ini, akhirnya aku beranjak menuju tempat tidur. Aku mengenakan pakaian tidurku yang biasa, kaus kebesaran dan celana pendek. Kulihat ia sedang berbaring, posisinya berada di sebelah kanan tempat tidur. Aku bergerak kesisi kiri tempat tidur dan kemudian membaringkan diriku disitu. ANEH! Sangat aneh ketika kau harus tidur bersama orang yang baru kau kenal. Walaupun ia sudah menjadi suamimu. Anehhhh!!!! Very awkward!! Beberapa kali aku mengganti posisi tidurku, mataku tidak mau menutup, pikiranku juga tidak mau diajak bicara.
“Kau tidak bisa tidur?”suaranya mengagetkanku
“Ahh..aku membangunkanmu ya? mianhae.”
“Ani, sebenarnya aku juga tidak bisa tidur.”
“Ahh..ne..ne..”
Suasana kembali hening, hanya suara jam dinding yang terdengar.
“Minnie-ah..eh tidak apa-apakan kalau kupanggil seperti itu?”
“Gwenchanna!”
“Minnie-ah..mianhae..jongmal mianhae.” Perkatannya membuatku bingung
“Ne?”
“Mian aku sudah merusak masa depanmu.” Ujarnya pelan. Duhh mendadak jantungku berdetak sedikit lebih cepat dari biasanya. aku bisa merasakan kesedihannya.
“Ahhh..gwenchana..toh aku juga harus berterima kasih padamu kau mau menerimaku. Aku inikan gendut, jelek, tidak ada mulus-mulusnya sedikitpun.” Ujarku terkekeh pelan mencoba mencairkan suasana.
“Ehehehehe…it’s not a big deal kok mengingat apa yang kau korbankan jauh lebih besar.” Ujarnya. Aku kagum dengan dia, coba saja dia tidak memiliki kekurangan itu, pasti sudah berjuta-juta wanita yang rela mati demi mendapatkan cintanya. Dia sangat gentleman, sepertinya dia juga orang yang responsible. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kami.
“Kyuhyun-ah, kenapa kau menerima perjodohan ini? Aku pikir pasti banyak wanita yang rela tidak mempunyai anak asal bisa bersamamu.”
“Mungkin ada, tapi tidak banyak. Itu juga mereka mau pasti karena hartaku juga. Aku sangat tidak suka perempuan yang dekat denganku hanya dengan alasan harta.”
GLEK! Susah payah kumenelan ludahku. Tidak tahukah dia bahwa salah satu alasan yang membuatku menerima pernikahan ini adalah karena hartanya.
“ahhh..nn..nnee! aku juga tidak suka orang yang suka memanfaatkan kekayaan orang lain.” Jawabku gugup.
“Baguslah.”
“Hoaammm!!” mataku mulai terasa berat.
“Mengantuk?”
“Hmm..iya”
“Kalau begitu, tidurlah..jaljayo.”
“eung..ne…neodu.” aku membalikkan badanku membelakangi tubuhnya. Tak berapa lama akupun mulai tertidur.
****
Hmm..enaknya tidurku kali ini, nyaman sekali rasanya begitu malas membuka mata. Eh kok ada yang aneh ya…….KKYYAAAA!!!!!! ternyata aku tidur dalam pelukan kyuhyun dan aku pun tidur sambil memeluknya. Segera kulepaskan pelukannya dan juga pelukanku padanya. AISHHHH kenapa bisa begini
“hmm..wae?”ujarnya yang merasa terganggu
“eunggg…kok kita bisa tidur berpelukan seperti ini??”
“Ahh..hmm itu..tadi malam tiba-tiba kau berbalik dan memelukku sambil berkata ‘dingin’. Jadi aku balas memelukmu saja.”penjelasannya sukses membuatku bengong. AIGOOOOO Minnie-ah kau sungguhh memalukkannnn!! OTTOKHAEE?? Aihhh aku tidak berani menatap wajahnya..kutundukkan kepalaku dalam-dalam.
“Mian kyuhyun-ah..”kataku sambil bangun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.
“YA PABO YAA!!!!!! MINNIE-AH KAU SUNGGUH BODOHH!!”ujarku pada diriku sendiri didalam kamar mandi. Malunyyaa akuuu!!!..
“Hmm Minnie-ah bisakah kau mengambil pembersih mukaku..”ujar kyuhyun yang kembali membuatku kaget…
“Ahh..nn..nne! jamkkanman!” aku membuka pintu dan memberikannya pembersih mukanya dengan wajah tetap menunduk.
“gomawo.”
Setelah aku mandi dan gosok gigi, aku segera menuju dapur untuk membuat sarapan untukku…errr…kita berdua…aku sama sekali tidak bisa memasak.yahh bisa sihhh kalau Cuma menggoreng goreng atau memasak ramen. Aku melihat kedalam kulkas untuk melihat persedian makanan.. JENG JENG JENG JEEEENGG! Kosonngg saudara-saudara. Ehhh tapii masih ada sekaleng tuna sedikit mayo dan daun selada. Baiklah pagi ini aku akan membuat roti dengan tuna yang dicampur dengan mayo. Setelah memanggang roti kemudian aku menaruh campuran tuna dan mayo dan diatasnya kutaruh selada.
“Kyuhyun-ah, sarapan sudah siap.” Panggilku. Diapun segera keluar dan duduk manis dimeja makan.
“Hmmm..kau mau minum apa?”
“Teh.” Segera kusiapkan teh diatas meja makan dan juga dua cangkir untuk kita berdua.
“Igoo, mian aku hanya bisa membuat roti.”
“Ahh gwenchana minnie, gomawo.” Katanya sambil mengambil roti itu dan memakannya. HAPP! Roti pun mulai ia kunyah. Ehh ehh kenapa mukanya sedikit berubah…apakah rotinya tidak enakkk…
“Kyuhyun-ah, waegere..apakah rotinya tidak enak?”
“Hmmm…rotinya enak…keundee….aku tidak suka sayur.” Ucapnya malu-malu sambil mengeluarkan selada yang kutaruh didalam roti itu.
“Ohh mian, aku tidak tahu.”
“Gwenchana, selain selada rotinya sangat enak kok.” Ujarnya yang kemudian melahap roti itu dengan semangat.
“Minnie-ah…” panggilnya lagi
“Wae?”
“bolehkah aku meminta rotinya lagi, ini sangat enak”katanya malu-malu. Ahahahahahaha…aigooo mukanya sangat lucuuuu…
“Ahhh…nee.” aku kembali ke dapur dan membuatkannya roti tuna lagi. Syukurlah ia menyukai rotiku. Aku kembali kemeja makan dan memberikan roti itu padanya. Dia mengambil dan dengan beberapa kunyahan, roti itu kembali tandas tak bersisa.
“Ahhh..kenyang…gomawo minnie-ah.” Ujarnya sambil mengelus-elus perutnya.
“Cheonmaneyo kyuhyun-ah.oh ya..kyuhyun-ah ada sesuatu yang harus aku katakan.”
“Wae?”
“hmmm…aku..hmm..aku tidak…bisa memasak kyu.” Pasti mukaku sudah seperti kepiting rebus.
“Ahahahaha….” hanya tawa yang keluar. Ishhh kenapa dia malah tertawa!! Membuatku kesal saja..!!
“KYU!”bentakku kesal
“ehehehe…mian…hanya saja kau mengatakannnya dengan sangat lucu minnie. Asal kau tahu aku juga tidak bisa memasak.”
“hmmm..lalu gimana dengan kehidupan kita kedepan?”tanyaku bingung.
“kau tenang saja, ad ahjumma yang setiap weekdays datang dan membersihkan sekaligus menyiapkan makanan untukku.” Jelasnya.
“Ahhh…baguslah kalau begituu..keunde kurasa sebaiknya aku membeli beberapa bahan makanan untuk hari ini.”
“Baiklah, aku ambil kunci mobil sebentar.” Kyuhyun pun kembali kekamar dan mengambil kuncinya. Kemudian kita pun bergegas ke car park dilantai dasar. Dari jauh aku melihat mobil range rover evoque berwarna putih, kyyyaaa baguussnyyaa… PIP PIP…ehh kok kyuhyun bisa membuka mobil itu. Eh eh kok sekarang kita menuju kemobil itu??? Ehhhh kok kyuhyun tiba-tiba masuk kedalam mobil itu?????
“Minnie, kenapa kau bengong saja disitu?” katanya mengagetkanku. Aduhhhhh ketauan noraknya nih!!!
“Ahh nee.” Aku segera memasuki mobil itu, AIIIGOOOOOO dalamnya bagus sekali. Jok dan segala dashboardnya berwarna coklat muda. Kemarin pada saat prnikahan, kita memakai mobil yang lain, jadi pantas dong sekarang aku kaget melihat mobil ini.
“minnie-ah apakah kau punya namjachingu?” tanyanya memecah kesunyian didalam mobil
“Kau mau meledekku ya?!”
“Ne?”
“Mana ada laki-laki yang mau denganku? Lihat saja tubuhku yang gendut ini.” Ucapku miris
“Mian, aku tidak bermaksud seperti itu. Hmmm minnie, kau tau bahwa tidak setiap kekurangan yang kita miliki menjadikan kita lemah, atau menjadikan kita menjadi orang terbawah. Justru dengan kekurangan kita, kita menjadi lebih daripada orang biasa. Kita belajar lebih mengenai hidup, kita belajar lebih untuk menghargai apa yang kita punya, kita belajar lebih untuk bertahan dalam hidup yang tidak mudah ini dan kita belajar lebih untuk melihat siapa yang benar-benar mencintai kita dan menyayangi kita. Aku dan kamu mempunyai kekurangan, well walaupun kekuranganmu masih bisa diperbaiki. Tapi belajarlah untuk tidak merendahkan dirimu sendiri. Ketika kau sendiri merendahkan dirimu sendiri, bagaimana orang lain mau menghargaimu. Aku tidak mau mendengar kau merendahkan dirimu lagi didepanku. Karena kekuranganmulah yang membuat dirimu yang seperti sekarang” Ucapnya tenang diakhiri senyumnya padaku.
YA TUHAANNNNNN!!!! APAKAH INI MALAIKAT YANG KAU KIRIM UNTUK MENEMANIKU YA TUHANN!!!! Kenapa dia begitu baik?? Kenapa laki-laki ini kau beri kekurangan, dia terlalu baik Tuhan!! Aku tidak bisa aberkata apapun untuk menjawab perkataannya. Aku hanya bisa terdiam dan meresapi tiap kata yang keluar dari mulutnya.
****
Kampus
“minnie-ah, kita jadi kan keacara makrab bersama para mahasiswa baru nanti?”tanya sahabatku Park Minji
“Ah..pastinya! aku hampir saja lupa.”
“Nanti aku ikut mobilmu ya minnie” katanya sambil menunjukkan aegyonya
“Cihhh!! Aku tidak pernah terpengaruh aegyomu itu!! Tapi baiklah kali ini kuberi kau tumpangan asal duit bensin kau ganti setengah.” Godaku
“YYAAA!!! KIM MINNIE..tega sekalii kau dengan sahabatmu sendiri!!!”
“Ahahaaha…minji-ah, aku hanya bercanda. Mana mungkin aku membiarkamu sendiri.” Ujarku tertawa
“Minnie, bagaimana dengan kehidupan barumu?” perkataan minji seketika mengehentikan tawaku.
“Sudah kubilang kan, aku tidak mau membahas masalah ini?” tanyaku. Yeah, aku memang tidak mau sampai teman0temanku yang lain tahu. Mereka itu adalah tukang gosip yang handal.
Kuliahku hari ini berkahir pada pukul 4 sore, setelah itu aku bersama dengan teman-teman sekelasku berangkat menuju tempat acara makrab berlangsung. Disana kami cukup bersenang-senang, banyak games yang dibuat oleh juniorku.
****
Kyuhyun’s POV
“AISHHH dimana kau Minnie?!” sudah pukul setengah dua belas malam tapi minnie belum sampai diapartemenku. Kemanaaaa diaa??!!! Sudah kutelfon berkali-kali, tapi tak satupun diangkat olehnya. Kucoba sekali lagi menelfonnya. Aku tidak mungkin menelfon orangtuanya. Aku akan dikira tidak becus menjaga anaknya. Aku juga tidak mempunyai nomer teman-temannya…
“The number you are calling is switched off…” suara operator kembali menyambutku. ARGHHH!!! Karena kesal kulempar handphoneku kesofa. Minnie sama sekali tidak memberitahuku kalau dia akan pergi atau apapun. Yeah aku memang sadar posisiku, aku memang suaminya tapi aku tak berhak mengaturnya, tapi setidaknya dia bisa kan memberitahuku!!
CKLEK..terdengar bunyi pintu apartemenku yang terbuka. Munculah seorang wanita yang telah membuatku hampir gila karena mencarinya. Wanjahnya sangat kaget melihat aku berdiri diruang tamu seperti ini.
“AIGOO! Kyuhyun-ah kau mengagetkanku saja! Kok kau belum tidur?” tanyanya polos.
“Ini sudah jam berapa Minnie?”tanyaku pelan tak menggubris pertanyaanya barusan. Wajahnya menampakkan kebingungan mendengar pertanyaanku.
“Jam stengah duabelas waeyo?”jawabannya masih santai.
“Kenapa kau baru pulang jam segini?”tanyaku masih berusaha tenang
“Ahh…aku tadi ada acara bersama teman-temanku. Acaranya beigut seru sehingga aku lupa waktu.”jelasnya sambil tersenyum. Dia masih bisa tersenyummmm??!! AISHH dia enak-enakan berpesta sedangkan aku hampir gila memikirkannya
“Ahhh jadi kau habis bersenang-senang dengan teman-temanmu, sementara aku disini seperti orang gila mengkhawatirkan keberadaanmu yang tanpa kabar!” suaraku mulai meninggi. Kulihat dia agak sedikit mundur.
“hmm…mi…mianhae kyuhyun-ah, aku lupa memberi tahumu. Lagipula kurasa aku tidak wajib memberitahumu kemana aku pergi.” Ujarnya sedikit gugup namun menantangku
“MWOOO??? TIDAK WAJIB??!! KAU INGAT SEKARANG KAU SUDAH MENJADI ISTRIKU!!! KAU ITU TANGGUNG JAWABKU!! SUDAH KEWAJIBANMU MEMBERITAHUKU KEMANAPUN KAU PERGI!! BERKALI-KALI AKU MENGHUBUNGIMU, TAK SATUPUN TELFON KAU JAWAB!!”lepas sudah kontrolku. Dia yang terperangah hanya bisa berdiri mematung.
“hmm..ituu…batreku habis, kalau kau tidak percaya lihat saja sendiri.” Katanya sambil memberikan hpnya kepadaku.
PRANGG!! Kutepis hpnya dan seketika menjadi berkeping-keping. “UNTUK APA PUNYA HP KALAU TIDAK DIGUNAKAN DENGAN BAIK!!!!” emosiku sudah tidak dapat tertahankan, akupun segera masuk kekamar.
Minnie’s POV
“UNTUK APA PUNYA HP KALAU TIDAK DIGUNAKAN DENGAN BAIK!!!!” seru kyuhyun yang membuatku semakin takut. Air mataku mulai turun melihat hpku yang sekarang sudah tidak berbentuk lagi.
BLAMM! Suara pintu dibanting dari dalam. ARGGHHHH!!! Ada apa dengan dia?? Kenapa dia harus semarah itu??? Orangtuaku saja tidak pernah memarahiku karena aku pulang telat. Dengan airmataku yang terus berlinang, aku memunguti kepingan-kepingan handphoneku dari lantai. Aku mencoba menyalakannya, namun tidak bisa. BRENGSEK KAU CHO KYUHYUN!!! KAU KIRA KAU SIAPA???!!! KEMANA KATA-KATA MANISNYA KEMARIN..CIHHH
Aku menjatuhkan diriku di sofa. Tidak mungkinkan aku masuk dan tidur bersamanya. Aigoo air mataku tetap tidak mau berhentii..hikss..hikss..aku benci cho kyuhyun!!!!!
****
Ughhh…sinar matahari pagi memaksaku untuk membuka mataku…whooammm!!! hmm pukul berapa sekarang?
MWOOOO???!!! Pukul 10 pagi…oowww shiitttt aku telattt kekampusss!!!! Ottokhaeee????? Whuaaaaaa…..
Drrtt….drtt..
Ehh hp siapa itu? Ini bukan hpku maupun kyu. Drtttt…drtttt… hp itu kembali bergetar..kali ini kuberanikan untuk mengangkatnya.
“Eunngg Yoeboseyo.”
“Minnie-ah, ini aku” aku yang masih setengah sadar tidak bisa menebak siapa orang diseberang sana
“Nugu?”
“Kyuhyun.” JENNG JENNGG JENNG JENNGG!!!
“Mau apa kau menelfon?” tanyaku dengan galak
“hmm..aku Cuma ingin meminta maaf, aku sadar bahwa kemarin aku terlalu kasar padamu.”
“cihh, kenapa kau baru sadar sekarang????”
“minnie-ah, kumohon maafkan aku. Aku berjanji tidak akan pernah membentakmu lagi.” Aku menangkap nada sangat bersalah dalam ucapannya…hmmmm aku jadi tidak tega
“Baiklah aku memaafkanmu, tapi kalau kau sekali lagi kau membentakku seperti kemarin aku akan pulang kerumah orang tuaku.”ancamku
“Ahahahhaaha…baiklah Minnie.”
“Hmmm..kyu ngomong-ngomong ini hp siapa ya?”
“Ahhh..aku lupa memberi tahumu, tadi aku menyuruh orang untuk membelikan hp yang baru dan menaruhnya dirumah.” Jelasnya
“Ahhh..gomawo.”
“Kau tidak perlu berterima kasih, kan kemarin aku yang menyebabkan handphonemu rusak.”
“tetap saja, ini kan jauh lebih mahal daripada hp yang kupunya kemarin.”
“hahahaha…baiklah, kalau begitu simpan hp ini baik-baik dan ingat kau harus memberi tahuku kalau kau ingin pulang telat seperti kemarin agar aku tidak khawatir denganmu. Aku juga tidak mau orangtuamu kecewa padaku karena tidak bisa menjaga anaknya dengan baik.”
“Ne Kyuhyun-ah, lain kali aku akan memberitahumu terlebih dahulu. Eungg kyu, sepertinya hari ini aku akan bolos karena aku baru saja bangun.”
“Baiklah, kuperbolehkan kau untuk membolos hari ini! Tapi tidak untuk lain kali.” Katanya sok tegas.
“Aigooo…ne..ne..annyeong!” ucapku menutup telfon.
“Annyeong.”
****
Tak terasa sudah dua tahun pernikahanku berjalan dengannya. Keadaannya masih seperti pertama kali kita menikah. Tetap menjaga privasi masing-masing. Kyuhyun tidak pernah menanyakan hal-hal yang menyangkut denganku kecuali hanya menanyakan keberadaanku. Aku juga tidak pernah mengusik kehidupan pribadinya. Namun sebagai suami, dia tetap menjalankan tugasnya dengan menafkahiku. Aku sudah menolaknya, namun dia bersikeras memberikanku uang jajan setiap bulannya. Lumayanlah… ada duit tambahan.
Oh ya dia bisa berubah menjadi seseorang yang cerewet apabila menyangkut dengan kuliahku. Dia selalu berhasil membujukku untuk tidak jadi membolos. Hehhh..kukira dengan aku terbebas dari orangtuaku, aku bisa sering membolos, tapi ini justru semakin parahhhhh!!! Dia sepertinya mempunyai radar yang cukup tinggi. Pernah aku membohongi dia sekali dengan mengatakan bahwa aku berada dikampus, setengah jam kemudian dia telah berada ditempat dimana aku membolos kelas, kantin kampus. Dengan teganya dia memarahiku didepan teman-temanku. Semenjak saat itu aku kapok membolos. Yahh ada bagusnya juga sihhh…tapi kannn tetapp sajjaaaaaa…..
Tapi akhir-akhir ini entah mengapa aku mulai merasakan perbedaan, Muncul perasaan aneh setiap kali aku berdekatan dengannya atau pada saat ia sedang menunjukkan perhatiannya padaku seperti ketika aku sedang mengerjakan tugasku hingga larut malam, dia dengan rajinnya membuatkanku kopi dan juga membwakanku makanan ringan. Dia juga tidak akan tidur hingga aku selesai mengerjakan tugasku.
“Minnie, kurasa mobilmu harus menginap dulu dibengkel.” Oh iya aku lupa bilang bahwa mobilku itu sedang bermasalah, kukira hanya perlu ganti accu, hmm ternyata harus menginapppp
“Yahh, gimana ya? padahal besok aku sidang perdana untuk skripsiku.”
“hmm kalau begitu kau bisa memakai mobilku.” Ujarnya
“Lalu bagaimana denganmu?”
“aku bisa menggunakan mobil kantor, sudahlah kau tidak usah memikirkanku, pikirkan saja sindangmu besok.” Katanya sambil mengacak-acak rambutku. AIGOOO perlakuannya yang seperti inilah yang membuatku tak tahan.
“Minnie, kamu sakit ya, kok mukamu merah begitu?” mati akuuuu, kenapa sihh disaat-saat seperti ini, mukaku malah menjadi merah
“Ahhh..aniii, hanya sedikit tegang saja menghadapi besok.” Ujarku gelagapan
“Ohh..kukira karena kau gugup dekat-dekat denganku..ahahahaha” ya tuhan, dia memang terlalu pede kadang-kadang
“Aisshhh!!! Kau ini!!”ujarku sambil menepis tangannya yang masih berada dikepalaku.
“Minnie-ahhh, apa kau tidak lapar.” Aku menengok kearahnya. Terlihat muka memelasnya sambil memegangi perutnya. Ahahahaha he’s so cute…ahh kukerjai dulu ah
“Hmmm..aku lapar sih, tapi aku sedang malas memasak ataupun keluar. Memangnya kenapa?”
“oh begitu ya, minnie-ahh..tak bisakah kau menemaniku sebentar saja makan diluar?” mukanya semakin memelas
“Ah..mian kyuhyun-ah, aku benar-benar sedang malas keluar.”
“Yah baiklah.” Dengan mukanya yang lesu dia keluar kamar.
Kyuhyun’s POV
“Ah..mian kyuhyun-ah, aku benar-benar sedang malas keluar.” Kata minnie dengan mukanya yang meminta maaf
“Yah baiklah.” Tak ingin mengganggu minnie, akupun segera keluar dari kamar. Kruyuk..kruyuk… aigooo suara perutku semakin besar saja. Bagaimana ini?? Aku sangat lapar, tapi aku juga tidak mau mengorbankan nyawaku dengan memasak makanan sendiri. Tapi kalau harus keluar, aku malas kalau harus keluar sendiri.
Begitulah aku semenjak aku menikah dengan Minnie, aku akan merasa aneh jika menjalani sesuatu sendirian tanpa minnie. Hmm apakah aku mulai mencintainya?? Mungkin saja. Kalian tahu tidur satu tempat dengannya sangat menyiksaku. Yahh kau tahulah apa yang kumaksud. Aku ingin memiliki minnie seutuhnya, tidak seperti sekarang. Aku mengingininya, aku ingin mengikatnya terus kedalam pelukanku. Aiigoooo kalau lagi lapar memangg pikiranku suka kemana-manaaaa….
Baiklah daripada aku mati kelaparan, lebih baik aku mencoba memasak sesuatu. Aku kemudian berjalan kearah dapur dan mencoba melihat bahan makanan. Lahhh ini kenapa lemari makanan kosong semua????!!! Hanya tersisa dua ramen..hmm yasudahlah aku akan mencoba memasaknya sendiri
Setelah perjuangan yang sangat melelahkan, akhirnya aku berhasil membuat ramen ini. Hhhh…lagi-lagi legenda sungai han kembali terulang….masa bodohlah…CKLEK! Aku melihat kearah pintu kamar yang dibuka dari dalam. Terlihat Minnie keluar dari kamar itu dan menuju dapur. Dengan santainya dia mengambil sisa ramen yang tidak kumasak dan memulai memasaknya
“YA MINNIE?? Katanya kau sedang malas memasak?? Ini apa namanya kalau tidak sedang memasak?” tanyaku kesal, tau begitu kan aku akan memintanya memasakan ramenku juga, sehingga hasilnya akan jauh lebih baik.
“Mian kyunie-ah, tiba-tiba saja aku ingin memasak.” Ucapnya dengan polos.. AIGOOO anak iniiii!!!
“AISHH!! kau ini!! Kalau tau kau akan memasak, aku bisa meminta tolong untuk sekalian memasaki ramenku. Sekarang lihatlah, ramenku lebih mirip sungai han!” dia kemudian menatapku, senyuman mulai muncul dibibirnya, semakin lama semakin lebar dannnnn….
“WHUAWHUAWHUAWHUAWHUAWHUAWHUA!!!” tawanya menggelegar diseluruh penjuru ruangan.
“YYYAA CHO MINNIEEEE!!!” seruku kesalllll.
“ahahahahaha..mian kyuhyun-ah..ahahahahaa. sebenarnya aku memang mengerjaimu…ahahahahaha… aku ingin lihat kemampuan masakmu, apakah sudah bertambah apa masih sama?” Pletak!! Segera aku memukul kepalanya dengan sendok yang sedang kupegang.
“Laluu bagaimana hasil pengamatanmu??? Apakah aku bertambah baik atau buruk???” tanyaku sarkastik… dan dia malah semakin tertawa dengan perkataanku barusan… AIIGOOO anakk iniiiiii!!! Kalau sudah tertawa pasti sulit untuk berhentii!!!
“KYYAAA!!” sangking hebohnya tertawa, dia sampai terpeleset keset yang ada didapur. Aku mencoba untuk menangkapnya, uugghhhh dia terlalu berat. Akibatnya aku jatuh menimpa dia dilantai. Wajahku dan wajahnya hanya berada kurang dari 5 cm. OMOOO kenapa wajahnya terlihat sangat manis dari dekat seperti ini??? Aigoo aigoo jantungku juga berdetak lebih cepat!!
Entah siapa yang memulai, yang jelas pada saat ini dan detik ini juga bibir kami berdua telah berrsentuhan. Aku melumat pelan bibirnya. Manis. Diapun juga mulai membalas ciumanku walaupun masih sedikit ragu. Tangannya secara perlahan mulai melingkar dileherku. Aku semakin memperdalam ciumanku. Ahhh setiap lumatan membawaku semakin dalam kealam kebahagiaan.
TING NONG…
AISHHHH!!! SIAPA sihh yang mengganggu malam-malam seperti ini!!!!!!!!!! Karena kaget mendengar suara pintu. Minnie segera mendorong tubuhku dan membetulkan rambutnya yang sedikit berantakan akibat remasanku tadi. Dia tidak berani menatap mataku. Segera ia berlari kearah pintu untuk melihat siapa yang datang.
“Mian, mengganggu malam-malam, dompetku tertinggal didapur sepertinya” ahh ternyata ahjjuma yang biasa mengurus apartemenku. Setelah mengambil dompetnya, diapun kembali pulang kerumahnya. Tinggalah aku dengan minnie. AIHHH lucunya melihat wajah kikuknya.
“hmm…a..a..akuu tidur duluan ya.” ujarnya sambil setengah berlari menuju kamar. Ehh bagaimana dengan ramennya? Akupun menyusul kekamar
“Minnie-ah, bagaimana dengan ramenmu?”
“Ahh..hmm..biarkan saja seperti itu, besok pagi akan kumasak.” Ujarnya tanpa menoleh sedikitpun kearahku.
“oke, jaljayo minnie-ah” ujarku yang tidak mendapat balasan.
****
Kampus
“ottookhaeee minji-ah, akuu malu sekali!” aku tak tahan untuk tidak bercerita dengan seseorang. Memang lebih baik sebelum menghadiri sidangku, aku harus mengeluarkan semua kegundahanku.
“Apanya? Yasudahlah memang sudah sepantasnya kalian melakukan ‘itu’. Lagipula hanya ciuman saja!! Kau ini berlebihan sekaliii!” aishhh minji sama sekali tidak membantu
“MINJIII-AHHH!!! Kau sama sekali tidak membantu!!” huhhh aku sangat kesal. Segera aku berdiri dan berjalan kearah ruang sidangku. Sebelum masuk kedalam ruangan, aku kembali menenangkan diriku. Lumayan berhasil, dengan langkah pasti, aku membuka dan memasuki ruang sidangku.
Sejam kemudian sidang ini selesai, fiuuhhhh!!!!! MERDEKKKAAA!!!!! TIDAK ADA SKRIPSI-SKRIPSII LAGI, TIDAK ADA DIKTAT-DIKTAT YANG SETIAP MALAM MENGGANGGU JADWAL TIDURKU!!!!
Drrrttt…drrrttt…
Kyuhyun’s calling
AISHH! orang iniiii mengganggu kebahagianku saja. Secara otomatis, jantungku kembali berdetak lebih kencang. Haduuhhh angkat tidak ya telefonnya?? Haisshhh angkat sajalah
“YAA CHO MINNIE!! Kenapa kau lama sekali mengangkat telfonku??” teriaknya
“AIGOOO! Ya cho kyuhyun, aku baru saja keluar dari ruang sidangku!!” balasku berteriak
“AISHH alasan saja! Bagaimana sidangmu barusan?”
“Ya begitu.” Jawabku seadanya
“Begitu bagaimana?”
“Yaaaa begiittuuu!” ujarku lagi
“AISHHH BEGITU BAGAIMANA CHO MINNIE??!!” suaranya terdengar gemas sekali mendengar jawabanku
“YA BEGITUUUUU CHO KYUHYUN!” aku masih menjawab dengan kalimat yang sama. Ahahahahaha…biarkan saja! Siapa suruh galak-galak.
Tuutt…tutt..tutt..ahahahahaha dia mematikan telfonnya. Pasti sekarang dia sangat kesal sekali. Aku berjalan dengan langkah yang ringan menuju mobil kyuhyun. Kalian tahu, betapa groginya aku membawa mobil ini, selain karena aku memang jatuh cinta pada mobil ini, mobil ini juga mobil kesayangannya kyuhyun. Biasanya ia tidak akan membiarkan mobilnya dikendarai oleh orang lain. Makanya aku heran kemarin dia membiarkanku menyetir mobilnya.
Perjalanan hari ini termasuk lancar. Mungkin menyambut kemerdekaanku dari skripsi..ahahahaha…. BRAKKKK!! KYYAAA!!!! Mobilnya ditabrak dari belakang!!!!!!!! OMOOOO Ottokhaeee???!!! Dengan gemetar aku turun dari mobil dan mencoba tabah melihat keadaan mobil ini. Orang yang menabrakku juga turun dari mobilnya
“Mian, aku tidak sengaja!” ucap lelaki itu. Aku hanya bisa terpana melihat keadaan mobil kyuhyun yang cukup parah.
“Miannn, aku sama sekali tidak sengaja, aku tidak melihat bahwa ini lampu merah. Aku akan mengganti seluruh kerusakan ini.” Ucapnya lagi yang lagi-lagi tak kuhiraukan. Aku lebih terpikir bagaimana reaksi kyuhyun melihat mobil kesayangannya. Cairan bening mulai turun menuju pipiku. OMOO ottokhae???
“Agasshii!! Uljima, Aiigooo ottkhae?” si penabrak juga semakin bingung melihatku menangis. Aku pun hanya jatuh terduduk, lemas tak berdaya.
“Ya!! Ya!! Agasshii!!!” si penabrak itu semakin takut melihat keadaanku sekarang. Dia mencoba menyadarkanku dengan menepuk-nepuk pipiku. Aku yang akhirnya tersadar hanya bisa melihatnya dengan tatapan sangat memelas. Kurogoh kantung celanaku untuk mengambil hpku. Dengan jantung yang semakin berdegup kencang, aku menelfon kyuhyun
“Yoeboseyo!” ucapnya diseberang sana
“Yo..yo..yeoboseyo kyuhyun-ah” aku tidak tahan lagi, aku kembali menangis
“wae? Minnie-ah gwenchanna??” suara kyuhyun terdengar khawatir
“Kyuhyun-ahh, mianhae, jongmal mianhae.” Air mataku semakin deras
“YAA MINNIE, WAEGERE?? GWENCHANA? NEO ODIEYAA?” suaranya mulai meninggi
“Kyuhyun-ah..mobilmu..mobilmu…”
“Kenapa dengan mobilku?”
“Mobilmu ditabrakkkkk!! Whuaaaaaa!!!” pecah tangisanku.
“MWO?? Sekarang kau dimana?? Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kau terluka?” tanyanya. Loh kok malah aku yang ditanyai?
“Nan gwenchana, keunde mobilmu rusak belakangnya!!”
“Neo odieya?”
“Di lampu merah dekat apartemen kyu.” Jawabku dengan sangat lemas
“Jangan kemana-mana!! Tunggu Akuu!!!”
Kyuhyun’s POV
“Kyuhyun-ah..mobilmu..mobilmu…”
“Kenapa dengan mobilku?”
“Mobilmu ditabrakkkkk!! Whuaaaaaa!!!” MWOO?? Mobilku ditabrakk??!!!!
“MWO?? Sekarang kau dimana?? Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kau terluka?” tanyaku. AISHHHH Bagaimana keadaan gadis itu. Sambil terus menelfon aku segera berlari keluar ruanganku dan berlari menuju lantai bawah.
“Nan gwenchana, keunde mobilmu rusak belakangnya!!”
“Neo odieya?”
“Di lampu merah dekat apartemen kyu.” Jawabku dengan sangat lemas
“Jangan kemana-mana!! Tunggu Akuu!!!” Segera kutelfon supir kantor untuk menjemputku dilobby bawah.
Tak sampai setengah jam, aku telah sampai ditempat Minnie, kulihat ia sedang bersender dimobilku. Aku segera berlari kearahnya.
“Kyuhyun-ah” kulihat matanya sembap. Aku tak kuasa melihat wajah sedihnya, aku langsung memeluknya dengan sangat erat.
“Gwencahana?” Ia membalas pertanyaanku dengan tangisannya. Hatiku ikut sedih melihatnya sedih seperti itu.
“Mianhae kyuhyun-ah” ucapnya ketika sudah sedikit tenang
“Shhhh!! Aku tidak peduli dengan mobilku, asal kau baik-baik saja itu sudah cukup.” Aku semakin mengeratkan pelukanku padanya. Setelah tangisannya benar-benar berhenti, aku kemudian menghampiri si penabrak dan mengurus segala macamnya. Kemudian aku kembali mendekati minnie dan menariknya pulang
“Minnie-ah, kajja!” dia masih terlihat lemas.
“Kyu, jongmal mianhae!” ujarnya ketika kita sudah didalam mobil. Aku dan minnie duduk di jok belakang. Kusenderkan kepalanya didadaku dan tangannya kulingkarkan kepinggangku.
“Shhhhh! Sudah kubilang tidak apa-apa! Aku tidak peduli dengan mobilnya. Aku jauh lebih peduli terhadap keselamatanmu.” Ucapku mempertegas
“Keunde itukan mobil kesayang…hmpphh!” kata-katanya terputus dengan ciumanku secara tiba-tiba dibibirnya. Lama kucium bibirnya hingga supirku membuka pintuku
“Ahh jusunghamnida tuan, kita sudah sampai.” Jarak tempat kejadian dan apartemenku memang sangat dekat. Aku dengan berat hati melepas ciumanku. Aku memegang wajahnya dengan kedua tanganku dan menghapus air mata yang ada dikedua pipinya. Setelah itu aku menariknya turun dan bergerak menuju apartemenku. Sesampainya diapartemen aku segera membawanya kedalam kamar dan menidurkannya ditempat tidur. Ketika aku mau pergi keluar untuk mengambil air minum, tiba-tiba minnie menarik tanganku
“Wae?” tanyaku
“Temani aku disini.” Bagai terhipnotis akupun bergerak ke sisi lain tempat tidur ini dan berbaring disebelahnya. Kumasukkan juga tubuhku kedalam selimut. Dia kemudian melingkarkan tangannya dipinggangku dan menyenderkan kepalanya didadaku. Aku yang kaget dengan perlakuan ini hanya bisa balas memeluk minnie. Ahhh sungguh nyaman rasanya. Perlahan kuelus rambutnya, kemudian turun kepipinya, kuangkat dagunya untuk menarik mukanya menghadapku. Kudekatkan wajahku kewajahnya dan kukecup singkat bibirnya.
“Gomawo.” Katanya sambil tersenyum. Kali ini minnie yang mencium bibirku. Kubalas ciumannya dengan lumatan yang semakin lama semakin ganas. Aishhh aku sudah tak tahan lagi. Mianhae minnie-ah. Segera kutarik minnie semakin mendekat kearahku sehingga tidak ada jarak lagi diantara kita. Pada saat itu juga kami benar-benar resmi menjadi suami-istri.
****
Sudah pukul 8 malam. Aku mempererat pelukanku pada Minnie, kasihan sepertinya ia sangat lelah setelah melakukannya bersamaku. Senyum yang muncul dibibirku tak kunjung redup, kebahagian pasti terpancar dari wajahku. Kukecup pelan dahinya. Sepertinya ia terbangun dengan aksiku barusan.
“Gomawo minnie-ah. Saranghae.” Ucapku pelan pas ditelinganya.
“Nado saranghae kyunnie-ah.” Katanya sambil mengecup dadaku. Wajahnya memang berada pas didepan dadaku. YA TUHAANN AKHIRNYA AKU BISA MENDENGAR KATA-KATA ITU KELUAR DARI MULUTNYA JUGA!!!!
“Aiggoooo!! Minnie-ah kau mau menggodaku ya?” aku mencoba melucu
“hah?”
“iya! Itu tadi kau mengecup dadaku, kau mencoba menggodaku ya?” dia tidak menjawab, malah semakin menyerudukan kepalanya kedadaku. Pasti dia sangat malu sekarang. Ehehehehe….aigooooo dalam keadaan seperti ini, minnie terlihat semakin cantikk.
“Minnie-ah, aku lapar.” Suaraku kubuat semanja mungkin.
“Lalu?”
“ya kau harus memasakkan sesuatu untukku!”
“Shireoo!! Aku lelah sekarang.”
“MWOOO??!! Aiigooo kau inikan istriku!” aku mencoba melonggarkan pelukanku untuk melihat kearah wajahnya, namun dia menahanku dan tetap memelukku
“Justru karena aku ini istrimu bukan pembantumu!” ujarnya lagi
“YAA CHO MINNIEE!!!”
“Ahahahahahaha…baiklah cho khyunyun-ssi! Kau mau makan apa?” akhirnya dia menyerah juga. Ehehehehe…
“apapun yang istirku buat pasti aku akan menyukainya.” Ucapku genit.
“Menjijikkan!”katanya sambil bangun dari tempat tidur. MWOOOO??!!! Aigoooo!!
Minnie’s POV
“Aigoo kenapa dia berubah menjadi menjijikkan seperti itu sih?” dumelku dalam hati sambil berjalan kearah dapur.
TRING! Tiba-tiba ada ide jahil yang muncul dikepalaku. Ehehehehe…dia bilang apapun yang kubuat dia pasti suka kan???? Ehehehehehehehe rasakan kau kyuhyun jelek!
Setelah berkutat selama setengah jam akhirnya makanan untukku dan si jelek kyuhyun itu selesai dibuat.
“Kyu, makanannya sudah siap!” teriakku dari meja makan. Sengaja kututup piringnya dengan tutupan panci untuk memberi surprise kepadanya
“Aigooo!! Istriku ini memang pintar membuat masakan.” Katanya. Cihhh tunggu sampai kau lihat isi makananmu.
“YYAAAAA CHOOOO MIIINNIIEEEEEEE!!!!! IGE MWOOYYAAA????!!!” teriakkannya membahana diseluruh apartemen. Aku sedikit bergidik mendengar teriakannya, tapi aku juga tidak bisa menahan tawaku lebih lama lagi.
“WHUAWHUAWHUAWHUAWHUAWHUAWHUAWHUAWHUA…..AHAHAHAHAHAHAHAAHAHAHAHA!!!!!!” tawaku juga akhirnya membahana diseluruh apartemen. Mukanya terlihat sangat kesal. Kalian mau tau apa yang kumasak untuknya??? Aku tidak memasak untuk membuat makanannya, aku hanya mencampurkan sayuran, saus mayo dan beberapa potong roti kotak-kotak dan jadilah ceaser salad.
“INI TIDAK LUCUUU!” ucapnya lagi.
“YA kan kau sendiri yang bilang ‘apapun yang istriku buat, aku pasti menyukainya’ ahahahahahaha” aku menirukan gayanya berbicara.
“YA NEOOO!” dia bangkit dari kursinya dan berjalan kearahku. Tatapannya garang, OMO OMO apa yang akan dilakukannya. Aku dengan seketika menghentikan tawaku dan mulai merasa takut dengan tatapannya.
Tiba-tiba dia menarikku dengan kasar dan mencium bibirku kasar. Aku mencoba memberontak
“Hmmpph..kyu..hmm..Lep.hmmph..pas!” usahaku tidak digubris sama sekali. Dia semakin menarikkus kedalam pelukannya dan menciumku lebih ganas lagi
“Rasakan kau cho minnie, kau baru saja membangunkan singa lapar!” ujarnya pelan ditelingaku. Seluruh bulu kudukku merinding mendengarnya. Dia kembali menerkamku dan jadilah kami melakukan ‘itu’ lagi untuk kedua kalinya hari ini.
****
Semenjak saat itu, kami jadi sering melakukan hal itu. Memang dasar lelaki!!! Aku juga tak bisa memungkiri bahwa aku juga menikmati hal itu, namun sesudah melakukannya aku kembali teringat bahwa seberapapun banyaknya kami melakukan hal itu, tetap saja aku tidak akan pernah mengandung anaknya. Padahal aku sangat inginnn sekali mengandung anaknya dan kami bisa membentuk keluarga kecil yang bahagia. Hhhhh…sayang itu semua hanya ada dalam cerita dongeng. Mungkin aku harus belajar untuk lebih bersyukur dengan apa yang kumiliki sekarang. Tapi tetap saja, aku ini wanita normal yang memiliki perasaan.
“Minnie-ah, kenapa wajahmu sedih seperti itu?” tanyanya sambil mengeratkan pelukannya padaku.
“Ah ani!” aku mencoba tersenyum
“Minnie-ah, kau tahu kan, walau mulutmu tidak berbicara tapi wajahmu sudah cukup menjelaskan apa yang terjadi padamu?” hhhh…aku memang tidak pernah bisa berbohong padanya.
“Ani, akuu…aku hanya sedang memikirkan keluarga kita, pasti akan semakin ramai dengan kehadiran anak.” Ucapku pelan, berusaha tak menyinggungnya. Kurasakan badannya menegang.
“Mian. Mianhae karena aku tidak bisa memberikanmu anak. Aku memang lelaki lemah!” Dia melepaskan pelukannya. Wajahnya berubah murung! Belum pernah aku melihatnya semurung ini. hAhh aku jadi merasa bersalahhh
“kyuuu, aku tidak bermaksud menyinggungmu, aku hanya..”
“Sudahlah, jangan merasa bersalah. Aku yang memang sepatutnya merasa bersalah karena tidak bisa memberimu anak.” Kulihat setetes air mata jatuh keatas selimut yang membungkus kami berdua.
“Kyuuu!”aku melingkarkan tanganku dipinggangnya.” Kyu dengarkan aku! Aku tidak pernah merasa kau lelaki yang lemah, aku juga benar-benar tidak menyalahkanmu atas ini semua! Namun memang kadang aku seringkali sedih mengingat bahwa aku tidak akan pernah mempunyai anak darimu. Aku juga tidak akan mau mempunyai anak, jika itu tidak darimu! Jalan bersamamulah yang kupilih dan aku tidak menyesal telah mengorbankan banyak hal” jelasku lagi.
“Gomawo minnie!” ucapnya sambil balas memelukku. Dia mengecup puncak kepalaku. Aku kembali tenang didalam pelukannya.
“Minnie-ah, mungkin kita harus mencobanya lebih sering lagi.” Ucapnya memecahkan keheningan
“Mwo? Mencoba apa?” tanyaku bingung.
“Mencoba untuk membuat little cholah?? Masa mencoba membuat kue!” sifatnya sudah kembaliiii
“YA CHO KYUHYUN! kenapa kau menjadi yadong seperti ini sih??”
“Hei aku bukannya berpikiran jorok, tapi aku memang ingin mencobanya lebih sering. Soalnya kata dokter aku memang mandul, namun kesempatanku untuk memiliki anak juga ada walaupun sangat kecil.” Jelasnya.
“YA tapi tetapp saja!! Apa kau tidak lelah melakukannya??!” tanyaku heran
“HEISHH! Mana bisa aku lelah melihat tubuh nakedmu?? Justru aku malah ketagihan!! Ahahahahah”
“YA CHO KYUHYUNN!!!!!”
****
Lalalala…aku melangkah dengan sangat ringan dan bahagia. Entah kenapa akhir-akhir ini perasaanku berbunga-bunga. Sekarang aku sedang berjalan menuju ruangan suamiku, cho kyuhyun untuk mengantarkan makan siang. Ketika aku membuka pintu ruang kerjanya, kulihat ada ibu mertuaku. Baru aku akan masuk dan menyapa mereka, tetapi tertahan karena mendengar ucapan kyuhyun
“Oemma, sebaiknya kita jujur saja dengan minnie.” Mwo? Jujur tentang apa?? Apa yang mereka tutupi dariku
“Haissh kau ini, biarlahhh, toh kebohongan ini berbuah manis juga kan sekarang.”
“karena sekarang semuanya sudah berjalan normal, sebaiknya oemma menjelaskan bahwa penyakit oemma itu hanya pura-pura” MWWOOOOOOOO!!!!??? Pura-pura???? Jadi selama ini aku dibohongi oleh mereka
“Haishhh, kalau aku tidak membohonginya seperti itu, sampai sekarang kau tidak mungkin mendapatkan pendamping. Sudah sepatutnya kau merasa berterima kasih dengan oemmamu ini.” TEGA-TEGANYA MEREKA MEMBOHONGIKU SEPERTI INI!!!!! TIDAK TAHUKAH MEREKA SEBERAPA BANYAK YANG SUDAH KUKORBANKAN DEMI MENIKAHINYA!!! AKU SUDAH RELA MELUPAKAN KEINGINANKU, AKU RELA MENGESAMPINGKAN SEGALA IMPIANKU!!!
“nyonya cho, sedang apa kau disini?” ucapan sekretaris lee mengagetkanku. Arghh pasti mereka sekarang menyadari keberadaanku. Lebih baik aku pergi dari sini.
“MINNIEEEE!” kudengar teriakan kyuhyun dari dalam ruangan itu. Tak peduli dengan panggilannya aku segera berlari menuju lift. SHIITTT liftnya lama sekali terbukanya. Kulihat ia sudah berada dibelakangku, segera aku menuju tangga darurat, dan menuruni tangga secepat yangkubisa.
“LEPASSS!” teriakku saat dia berhasil menahan lenganku.
“Tidak! Kau harus mendengarkan penjelasanku dulu!” ucapnya.
“KUBILANG LEPASSS!!!!” teriakkanku bertambah kencang dibarengi dengan berontakanku yang tetap tidak bisa mengalahkan tenaganya.
“TIDAKKK! AKU TIDAK AKAN MELEPASKANMU SAMPAI KAU MAU MENDENGARKAN PENJELASANKU!” bentaknya tak kalah keras.
“PENJELASAN APA???? AKU SUDAH DENGAR SEMUANYA!! TEGA-TEGANYA KAU MEMBOHONGIIKU!! TAK TAHUKAH KAU BERAPA BANYAK YANG SUDAH KUKORBANKAN UNTUKMU!!! AKU RELA MELEPAS SEMUA MIMPIKU UNTUK MEMBANGUN KELUARGA KECILKU!! AKU RELA MEMBIARKAN HATIKU JATUH PADAMU, PADAHAL AKU TAHU BAHWA KAU HANYA LELAKI YANG TAK BISA MEMBERIKANKU ANAK KARENA KAU MANDDULLL!!!! KAU ITU MANDULL CHO KYUHYUNN!!!!”
PLAAK! Tamparannya telak mengenai pipiku. Tatapannya sangat menakutkan, tapi aku sudah tidak peduli lagi. Aku balas menantangnya.
“tak kusangka kata-kata itu keluar dari mulutmu! Aku kecewa! ” dia melepaskan cekalan tangannya dan pergi meninggalkanku sendirian. Aku menangis saat itu juga, aku jatuh terduduk. Bukankah seharusnya aku yang kecewa dengan kebohongannya. Aku paling tidak suka dibohongi seperti itu!!! Tak peduli dengan penampilanku yang acak-acakan ini, aku kemudian bergerak keluar dari kantor itu.Kuputuskan untuk tidak akan pernah kembali ketempat ini, atau tempat apapun yang berhubungan dengan lelaki ataupun keluarga setan itu.
****
Sudah sebulan semenjak kejadian itu. Aku memutuskan untuk tinggal sementara dengan Park Minji, sahabatku itu. Kali ini dia sangat membantuku, dia selalu mendengarkan ceritaku dan juga siap menghiburku. Orangtuanya memang tidak tinggal bersamanya, sehingga aku tidak perlu repot-repot menjelaskan kejadian naas ini. Oemmaku beberapa kali mencoba menelfonku, aku tidak pernah mau mengangkatnya. Aku merasa dibohongi oleh semua orang termasuk keluargaku sendiri. Pernah sekali aku bertemu dengannya secara tidak sengaja disebuah restoran.
(Flashback)
Kulihat dia berdiri dari tempat duduknya. Sebelum ia sempat menghampiriku, aku sudah berlari keluar dari restoran itu.
“MINNIEE-AHH!” panggilnya sambil berusaha mengejarku. Dia berhasil menarik tanganku, tapi dengan cepat aku berontak.
“LEPAS!” perhatian orang-prang mulai tertuju kepada kami
“Minnie-ah, tenangkanlah dulu dirimu. Mari kita bicara baik-baik.”
“CIH TENANG KATAMU!!! TIDAK AKAN PERNAH ADA YANG NAMANYA BICARA BAIK-BAIK ANTARA KAU DAN AKU!” kali ini aku bisa melepas tanganku darinya, aku berlari sekencang yang aku bisa.
(end of flashback)
“Huekkk…” ughhhhh kenapa sih dengan perutku, sudah tiga hari belakangan ini aku selalu mual-mual kalau pagi.
“Minnie-ah, kau mual-mual lagi.” Tanya minji sambil memijat tengkukku
“eungg! Aku tak tahu kenapa.”
“lebih baik nanti kita kedokter saja.”
“Ahh tidak perlu, paling aku hanya masuk angin saja.” Aku paling malas kalau harus kedokter-dokter segala.
“AISHHH kau itu keras kepala sekali! Pokonya aku tidak mau tahu, kau harus ikut aku kedokter siang nanti!” paksanya. Hhhh masalah seperti ini saja dibikin repot.
****
Dirumah sakit.
“MWOO?? Aku hamilll???” OMOOO akuu????? Aku hamill????? HAMILLL????
“Ne, bayi dikandunganmu sekarang berusia 4 minggu. Chukahae “ dokter menyalamiku, sedangkan aku hanya bisa bengong, tak tahu harus berbuat apa? Perasaanku sangat campur aduk. Sedih, senang, kesal, bahagia, semuanya menjadi satu
“MINNIIEE-AHHH…Chukkaahhaee!!!” minji memelukku sambil loncat-loncat bahagia disebelahku.
“hmm..tapi kandunganmu itu sangatlah lemah, kau harus bisa menjaganya dengan baik, aku akan memberikanmu vitamin-vitamin untuk memperkuat kandunganmu. Kuharap sebulan lagi kau bisa datang kesini untuk melihat perkembangan bayimu.” Aku tetap tidak bisa merespon apapun, aku masih sulit untuk mempercayainya. Benarkah? Benarkah aku mengandung anakku dan kyuhyun?? apakah ini bukan mimpi
“MINNIEEE-AHHHHH!” teriakan minji mengagetkanku.
“Ahh…n..n..nee..ne..gomawo uisa-nim”
“ne! Annyeong!” aku membungkuk dan segera keluar dari ruangan dokter.
“Minji-ah, apakah ini semua nyata?” tanyaku
“HAISHH!! kau ini!! Ya jelaslahhh ini semua nyata!!!!!! Kau sedang mengandunggggggg minnie!!! Kau sedang hamil anakmu dan kyuhyun!!” mendengar itu aku segera memeluk Minjie.
“KYYAAA!!! Minjiiii-ahh, akuuu hamill!!!! AKU HAMILL!!!!!” aku yang sepertinya baru tersadar, meloncat kegirangan tak memedulikan orang-orang disekitarku
“YA YA YA!!!! kau tidak dengar apa kata dokter tadi, kau harus berhati-hati dengan kandunganmu. Berhentilah meloncat-loncat!” minji mencoba menghentikan loncatan-loncatanku
“Ehehehehe…miannn, aku hanya terlalu bahagia.” Kataku sambil mengelus-elus perutku. Aigoooo anakku maafkan oemma. Mulai sekarang aku akan mengerahkan segala tenaga yang kupunya untuk menjagamu.
“Sudahlah, lalu kapan kau akan memberitahukan kyuhyun dan juga keluargamu mengenai hal ini?” dalam sekejap senyum kebahagian hilang dari wajahku. Ahhh kenapa minji harus menanyakan hal itu
“Molla.”
“Apa maksudmu tidaka tahu??? Heii cepat atau lambat kyuhyun harus tau mengenai bayi yang ada diperutmu sekarang.”
“Ara, tapi tidak sekarang.” Ucapku
“Mwoo? Lalu kapan, sampai bayi itu lahir, sampai bayi itu tumbuh dewasa, sampai anakmu itu menikah?? Kapan hah???”
“YA Park minji!! Berhentilah memojokkanku seperti itu!!”kesal juga aku menghadapi sahabatku yang satu ini.
“Aku bukannya memojokkanmu, tapi apa kau mau, anakmu ini lahir tanpa sosok ayah. Percaya padaku dia pasti akan mengalami kesulitan tumbuh tanpa ayah!” aishh sok tahu sekali sahabatku ini….tapi memang benar sih yang dia ucapkan…tapiii aku bingungg bagaimana memberitahu kyu dan juga keluargaku
“Keunde, aku bingung bagaimana memberitahu mereka. Lagipula apa kyuhyun masih mau menerima aku dan anakku setelah kata-kataku waktu itu?”
“haishh kau ini!! Asal kau tahu, semenjak kau berada dirumahku, setiap hari aku harus melaporkan kepada suami tercintamu itu, apa saja yang kau lakukan!!” HhAHHH??? JINJJJAA???? Duhh pasti mukaku sudah merah sekarang.
“Aigoo….aigoo..lihat mukamu sekarang! Memerah seperti kepiting rebus!!!! Cepatlah hubungi kyuhyun.” ucap minji membuatku bertambah malu.
“ARRAAA! ARRAA!!”
Kuambil handphoneku dari dalam tasku, ragu-ragu aku memencet nomer yang sudah kuhafal diluar kepala. Terdengar nada sambung tak lama setelah kuhubungi nomer ini.
“Yoeboseyo.” DEG! Ya tuhaann!! Sudah lama sekali aku tidak mendengar suara itu!!! Aku sangat merindukannya ya tuhann!!! Tak terasa air mata mulai menetes dipipiku
“Yoeboseyo.” Ulangnya lagi
“Eunngg…kyuhyun-ah” aku membalasnya dengan suara yang pelan
“Nuguseyo?” jantungku berdebar semakin kencang.
“Ini, minnie” kuberanikan diri untuk menyebutkan namau
“……” tak ada balasan diseberang sana.
“Kyuhyun-ah” panggilku lagi
“Ahh..ne..mian. Wae Geuresso?”
“Hmmm…apakah kita bisa bertemu dikantin kantormu? Ada sesuatu hal yang ingin kubicarakan denganmu. Tapi kalau kau tidak mau ju..”
“Aku mau!” potongnya.
“Ahh..ne…gomawo, mungkin setengah jam lagi aku sampai dikantormu.”
Kemudian aku menutup telfonnya dengan gugup.
“Nahhh sudahkan, ayo kita kekantornya sekarang!”
Minji segera menarikku pergi ke kantor kyuhyun. Tak sampai setengah jam kami sudah sampai didepan kantornya. Hhhhh…dulu aku pernah berjanji untuk tidak pernah menginjak kantor ini lagi. Melihatnya saja aku sudah deg-degannya setengah mati. Minji yang tidak membiarkanku menenangkan diri dulu, segera menarikku menuju kantin kantor.
“Yoeboseyo, kyuhyun-ssi kami sudah ada dikantin kantormu, cepatlah kesini!” aku kaget mendngar ucapan minnie ditelfon itu. HAISSHHH Anak ini memang tidak peka dengan keadaanku. Setelah menunggu 5 menit, aku kemudian melihatnya lagi
DEG! Degdegdegdegdegdegdeg! Jantungku seperti sedang berada diaren pacuan kuda. Berdetak begitu cepat. Dia kemudian duduk tepat didepanku. Aku hanya bisa bengong melihatnya. Diapun juga tak memulai percakapannya, sepertinya dia juga sama terkejutnya denganku.
“AISHH!! Baiklah kalau kalian tidak mau mulai berbicara, aku akan meninggalkan kalian agar lebih leluasa.” Minji meninggalkanku berdua dengannya
“Minnie-ah, apa kabar?” tanyanya, terdengar kegugupan dari nada bicaranya.
“Ahh..ne..aku baik, neo?
“Aku juga baik-baik saja.”
“Ahhh” kami kembali diam. Aku paling sebal dengan suasana awkward seperti ini!!!!
“Hmmm…minnie-ah, katanya ada yang ingin kaubicarakan denganku, wae?”
“Ahhh..hmm..itu….hmm…” duhh aku bingung harus memulainya darimana. Hhh Minnie-ah kalau kau tidak memulainya, kurasa dia akan meninggalkanmu sebentar lagi! “Hmm kyuhyun-ah, pertama-tama aku ingin meminta maaf kepadamu atas kata-kata kasarku yang waktu itu. Aku tau tak seharusnya aku berkata seperti itu.”
“Gwenchana, aku yang bersalah saat itu, aku yang tidak mencoba jujur denganmu. Tapi yang perlu kau tahu adalah hingga saat ini aku masih terus mencintaimu. Berulang kali kucoba untuk melupakanmu, tapi tidak bisa.” Dia tersenyum miris. Hhhhh rasa bersalah yang ada didalam diriku menjadi semakin besar.
“aku benar-benar minta maaf kyu, tak sepantasnya aku mengatakn hal itu kepadamu. Asal kau tahu, selama ini aku juga mencoba membunuh perasaanku padamu tapi aku tidak bisa. Aku sangat kesal bila dibohongi, apalagi aku sudah begitu mempercayaimu.” Jelasku lagi. Kulihat wajahnya, dia hanya diam tak berkomentar. Hhhh baiklah kalau memang dia tidak mau, biar aku mengatakan tujuanku kesini dan segera pulang.
“Ahh nee! Hmmm laluuu…akuuu ingin memberitahumu satu hal lagii.”
“Apa?”
“ hmmm….eunngg….aku..hmmm…aku hamil” kulihat wajahnya menegang
“……”
“belakangan hari ini aku mual-mual setiap paginya, lalu tadi minji memaksaku untuk periksa kedokter, dan dokter bilang bahwa aku hamil.” Dia tetap tidak bereaksi. Aku menundukkan wajahku, aku takut dia menolak anak ini.
Tiba-tiba kurasakan seseorang memelukku dengan sangat erat!! Erattt sekalii!!! Eugh aku jadi sulit bernafas sekarang
“Gomawo!!! GOMAWOOO!!! GOMAWOOOO!!! GOMAWOO MINNIE-AHHH!!!” ucapnya tak berhenti. Dia kemudian mengangkatku hingga berdiri dan kemudian kembali memelukku dan kali ini ditambah dengan ciuman yanghmm…sedikit ganas! Aku sampai kewalahan membalas ciumannya.
“Hmmm kyuhyun-ah tapi kata dokter kandunganku itu lemah, sedikit saja aku lengah, kita bisa kehilangan bayi ini.” Ucapku setelah dia melepas ciumannya. Mendengar itu dia melepaskan pelukannya dan bergerak turun hingga wajahnya berhadapan dengan perutku.
“Annyeongg little cho! Ini aku appamu! Sedang apa kau disana?” OMOOO ternyata dia sedang mengajak bayi ini bicara. Aiiiigoooo lucunya
“Little cho, dengarkan appamu yaa! Kau tahu, aku kira aku tidak akan pernah bertemu denganmu, ternyata Tuhan masih sayang padaku..ehehehehe. kami perlu bekerja keras untuk membuatmu jadi…Kau harus bertahan didalam sana! Kuatkan dirimu nak! Kami akan menjagamu dari sini.” Tambahnya lagi. Aigoooo!! Kenapa harus itu yang dia jelaskan pada bayi ini.
“Kyuhyun-ah, ireoonnaa! Aku malu diliatin orang banyak begini.” Ucapku sambil mengangkatnya untuk kembali berdiri.
“HAISSHHH! Kau itu mengganggu quality time ayah dan anak tau!” mwooo quality time ayah-anak… apalagii ituuuu??!!
“YA! kau tak melihat apa? Banyak orang yang sedang memperhatikan kita??!!” ujarku sambil berjalan meninggalkannya.
“Haisshhh cho minnie, mau kemana kau?? Kau mau membawa kabur anakku kemana?” aku yang semakin malu segera mempercepat jalanku. Aiggooo!! Pasti banyak orang yang akan membicarakanku nantinya.
****
Setelah hari itu, aku kembali menempati aparetemen kyuhyun lagi. Usia kandunganku kini sudah 5 bulan. Perutku sudah mulai membesar. Dia menjadi semakin overprotective terhadapku. Ketika aku ingin pergi, aku tidak diperbolehkan menyetir sendiri, aku mau belanja di mall, dia menyuruh supir kantornya untuk menemaniku, dann yang paling menyebalkan adalah ketika dia berada dirumah dan aku sedang ingin mandi, dia pasti akan memaksa untuk memandikanku, katanya menjagaku agar tidak terpeleset. Tidakah itu berlebihann???!!!!! Oh Yaaa!!! setiap jamnya apabila dia sedang dikantor, dia akan menelfonku untuk mengecheck keadaanku.
“Ya kyuhyun-ah, aku jadi seperti anak TK tauuuu pake diabsen-absen seperti ini!!!!” kataku sudah terlalu kesal. Kami sedang tiduran diatas tempat tidur, dia bermain psp sedangkan aku membaca buku.
“Minnie-ah, aku itu khawatir denganmu.” Jelasnya tanpa melepas pandangannya dari gamenya itu
“tapi kan akuu jadi seperti orang dipenjara, aku tidak mempunyai privasi lagi tauuu!!” ujarku semakin kesal melihatnya yang masa bodoh itu
“Minnie-ah, kau memang sudah tidak mungkin memiliki privasi lagi karena kau itu sudah bersuami dan sebentar lagi memiliki anak.” Kali ini dia menghentikan gamesnya dan menidurkan kepalanya dipangkuanku. Dia hadapkan kepalanya kearah perutku
“Annyeong little cho! Sedang apa kau didalam sana? Appa sudah tidak sabar melihatmu! Oh ya barusan oemmamu baru saja memarahi appamu ini, katanya aku tidak memberikan dia privasi, kan dia sudah memiliki kita ya? jadi sudah sepantasnya dia tidak memiliki privasi!” aigooo memang sudah menjadi kebiasaanya mengajak ngobrol anak yang masih berada didalam perut ini.
Duk! Kurasakan tendangan dari dalam perutku! Hmmmm rasanya dia setuju dengan appanya itu!!!! Ckckckckck sepertinya nanti aku akan melihat dua bayi kembar ketika anak ini lahir, namun bedanya yang satu baru lahir, yang satu lagi adalah bayi besarku ini, cho kyuhyun.
“Haisshhh!! Bagus nak! Kau ternyata setuju dengan appamu ini!” dia juga mendengar tendangan anak ini.
“Aigoooo! Anak sama ayah, sama saja! Cho kyuhyun bangunlah! Kakiku sudah mulai pegal kau tiduri seperti itu.” Aku berusaha mengangkat kepalanya.
“Little cho, oemmamu sudah marah-marah nih, besok kita lanjutkan obrolannya ya. tidurlah yang nyenyak. Annyeong!” katanya sambil mencium perutku. Kemudian dia bangkit dan tidur disebelahku.
“Minnie-ah, gomawo. Gomawo karena kau telah mewujudkan semua mimpi-mimpiku! Aku sangat bahagiaaa sekaliiii!!! Sangat amat teramat bahagia! Aku tidak tahu bagaimana aku melanjutkan hidupku tanpa kau disisiku. Berjanjilah jangan pernah tinggalkan aku lagi. Kau tidak tahu betapa gilanya aku ketika kau pergi waktu itu.” Ucapnya sambil memeluk tubuhku.
“Aku berjanji tidak akan meninggalkanmu kyuhyun-ah, aku berjanji!” balasku
“Saranghae.”
“Nado!”
-THE END-
Yeayyy..satu lagi ff selesai dibuat…ehehehe maaf kalau lagi-lagi nggak jelas. Tapi semoga jauh lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya. Maaf kalo kepanjangan juga. Ehehehehe….

85 Comments (+add yours?)

  1. qw123
    Dec 08, 2012 @ 12:10:45

    ye saya pertama tapi belum baca sih mau tinggalin jejak. haaayyyy

    Reply

  2. meimei
    Dec 08, 2012 @ 12:35:18

    kocak cerita’na
    klo boleh bikin sequel’na ya,
    keep writing 😉

    Reply

  3. geu yeojaae
    Dec 08, 2012 @ 12:41:45

    hihihi keren ceritanya
    lain dari biasanya
    agak.ngeri juga sih bayangin cho kyuhyun mandul .. tp.akhirnya jadi juga kan ??? hahaha

    untuk ceritanya dan idenya bagus .. cuman saya kurang srwg demgan gaya bahasanya .. ada beberapa yang kurang baku jadi aneh aja .. tp tetep keren kok

    Reply

  4. Stefany (@NONAJONGWOON)
    Dec 08, 2012 @ 12:48:06

    Bagus banget ide cerita nya,dari ff ini bisa ngajarin ku banyak hal gomawo tor ^^
    keep writing ^^b

    Reply

  5. kyuRa Couple
    Dec 08, 2012 @ 12:53:06

    lucu ceritannya
    bagus… keep writing ^^

    Reply

  6. ucisyukrillah
    Dec 08, 2012 @ 12:54:57

    aku suka ceritanya……………………..^^

    Reply

  7. Ratika
    Dec 08, 2012 @ 13:04:58

    Sekuel dong,

    Reply

  8. parkhyera
    Dec 08, 2012 @ 13:16:24

    Bagus…
    Tapi penulisan, EYD dan tata bahasa diperbaiki ya…

    But, the story is SO NICE…

    Reply

  9. park sung heon
    Dec 08, 2012 @ 13:17:32

    Thor keren^^
    Sequel dong thor

    Reply

  10. party cho
    Dec 08, 2012 @ 13:58:32

    thorrrrr q btuh sekuelllllllllllllllllll…………

    Reply

  11. Kim saena
    Dec 08, 2012 @ 14:09:23

    Waaaa…keren ceritanya…jarang2 da cerita yang ceweknya gendut hehehe…sequel dooong…

    Reply

  12. lestrina
    Dec 08, 2012 @ 14:15:43

    Ceritanya bgus bgt…lucu juga.
    Daebak dech cerita, mian saking bagusnya binggung mau comment apa. Seharusnya ceritany dibuat berseri tuch n dibuat after storynya ya

    Reply

  13. Revil magnae
    Dec 08, 2012 @ 14:38:06

    Lanjut.,. Lanjut,.,. Lanjut#sambil bwa obor :p

    Thooooorr lanjut.in lgy dongg please,.
    Nice, good ff keep writhing

    Reply

  14. lala
    Dec 08, 2012 @ 14:45:44

    huaaaa,…
    manis bgt karakter kyu dsini.

    DAEBAK!!

    Reply

  15. elfishy
    Dec 08, 2012 @ 15:01:27

    uwa…keren…ayo2 post klanjutanx thor hehehehe

    Reply

  16. nastasianas
    Dec 08, 2012 @ 15:13:28

    Sekuel dong thor ! Seru XD

    Reply

  17. upfromtheearthunderthesky
    Dec 08, 2012 @ 15:43:14

    KEREN KEREN :’)
    BIKIN SEQUEL MIN :”) \‎​(´▽`)/

    Reply

  18. MM
    Dec 08, 2012 @ 16:31:05

    ehehehe..makasi ya smua yang udah mau comment. terima kasih juga udah mau baca. :))))) mungkin di ff lainnya saya bs memperbaiki kekurangan saya.

    Reply

  19. yowooek
    Dec 08, 2012 @ 16:54:32

    Kyaaa…
    Akhirnya ada litlle cho..
    Nice ff cingu..
    Suka sama mini yg ndut, tp dapet cinta sejati…
    So sweet….

    Reply

  20. taeminuna
    Dec 08, 2012 @ 17:09:10

    Ide cerita bagus cuma perangkaian kata2 nya kurang enak dibaca.
    Tetep semangat nulis ya jeng 🙂

    Reply

  21. karina
    Dec 08, 2012 @ 18:01:34

    co cwiitt… 🙂
    gag tau mau comment ap lagi… -_-

    Reply

  22. Ny.LeeKimPark
    Dec 08, 2012 @ 18:41:25

    bgs bg ff nya . tp alurnya terlalu cepet. coba di buat ber part aja. sequel dong thor . kalau ada blog pribadi minta link nya ya ^^

    Reply

  23. gojjluck
    Dec 08, 2012 @ 18:44:21

    suka sama ceritanya 😀 nice, thor!!

    Reply

  24. ninanina
    Dec 08, 2012 @ 20:44:37

    lucu banget ceritanya so sweet, feel nya dapet abngetlah! yaampun itu kyunya =_= wkwkkwk xD eh dibikin sequel bagus deh..

    Reply

  25. pheraELF
    Dec 08, 2012 @ 21:41:06

    sequel dong thor… keren critax…. ^(oo)^

    Reply

  26. MM
    Dec 08, 2012 @ 22:00:47

    makasi lagiiii buat yang sempetin baca dan comment!!!! untuk sequel..hmm bingung mau dibikin apa..tapi nanti diusahain deh 🙂 sekali lagi makasi

    Reply

  27. minrakyu
    Dec 08, 2012 @ 22:08:50

    seru..

    Reply

  28. Flo
    Dec 09, 2012 @ 00:07:55

    bagus, thor..
    bikin sequelnya yah…
    yah sapa tw ntar bisa kurus minienya XD

    Reply

  29. dewi_onkyu99
    Dec 09, 2012 @ 04:38:20

    ceritanya keren,
    Kalo bisa sih ada sequelnya thor!

    Reply

  30. monkey
    Dec 09, 2012 @ 05:52:31

    fresh crtnya.. keren^^

    Reply

  31. nissa_ielf
    Dec 09, 2012 @ 06:51:39

    omoo..
    kren,bkin sequelny dong =)

    Reply

  32. minkijaeteuk
    Dec 09, 2012 @ 09:17:32

    so sweet cerita ff y…..
    perjuangan mereka membuahkan hasil,,,, n bisa buat kyuhyun n minnie y saling katuh cinta walaupun butuh waktu 2 tahun n kyuhyun juga ternyata dapet keajaiban dia bisa bikin minnie y bisa hamil…..

    Reply

  33. ramon04
    Dec 09, 2012 @ 09:21:31

    Asik akhirnya mereka punya bayi haa :’)))) sequel kak

    Reply

  34. spysung
    Dec 09, 2012 @ 10:54:29

    Hiaahhhhh nice FF chinggu…..

    Reply

  35. margareta
    Dec 09, 2012 @ 13:39:32

    thor bikin sequelx dong hbs eman klo g lanjut critax cz critax daebak sih jd ketagihan

    Reply

  36. sartika
    Dec 09, 2012 @ 14:09:58

    huooo… gara2 range rover..
    sweet bgt, tuh kan gak mungkin cwo kyk kyu mandul..

    Reply

  37. cha kyu
    Dec 09, 2012 @ 23:12:03

    Thor, bikin jd makin cinta sama kyu, ceritanya keren n ngebayangin jd istri nya kyu,he…mauuu

    Reply

  38. D'LittleBee
    Dec 10, 2012 @ 15:44:45

    Aigoo…aigoo…aigoo…

    Binun mau komen apa

    Reply

  39. chochangevilkyu
    Dec 11, 2012 @ 00:14:41

    Keren thor
    ternyata si kyu boong, aigo niat amat sampai bilang mandul.
    Suka sama jalan ceritanya, tp lebih bagusnya tata tulisan di rapiin ya 🙂
    okesip, keep writing^^

    Reply

  40. maya
    Dec 11, 2012 @ 08:42:19

    https://superjuniorff2010.wordpress.com/2012/12/08/my-husband-is-barren-suamiku-mandul/#respond adaa part2 nya ga yakk…. hehehe
    endingnya kurang membahana 😀

    Reply

  41. meri
    Dec 11, 2012 @ 10:08:25

    wuuui, ide ceritanya bagus….pertama liat judulnya kirain bakal sedih ternyata 100% salah xD

    Reply

  42. Dina
    Dec 11, 2012 @ 16:06:33

    Maaf yaaa tapi saya mau coment jujur. Dari awal udah males baca karna eyd dan beberapa kata ga penting bertaburan. Saya bukan seorang yang expert tapi ini cuma mau kasih masukan aja. Kata-kata ga penting mending diilangin kaya ‘Glek!’ itu sebenernya ga penting, menurut saya lo ya. Keep writing ^^

    Reply

  43. MM
    Dec 11, 2012 @ 17:16:10

    hi! makasi ya buat comment2nya, ehehe ini smua jadi bahan pembelajaran buat saya. makasiii 🙂

    Reply

  44. Na
    Dec 11, 2012 @ 18:01:00

    aduh, baru kali ini nih baca ff yg hebring. lucuuuuuuuuuu >.< hihii
    tp penulisan.a msh agak kurang rapih. overall, ok. semangat terus untk nulis yah^^

    ps: sequel bisa kali xDDD

    Reply

  45. th1fani
    Dec 11, 2012 @ 20:44:58

    ide cerita bagus, tp judulnya bikin down duluan hehe ternyata pas di baca happy ending 🙂 tp alangkah baiknya endingnya itu bayinya lahir hehe

    Reply

  46. HaeRin
    Dec 12, 2012 @ 13:18:17

    Daebakk…
    Ahahaha..
    Sequel thor, pliss… XD

    Reply

  47. Dewi Windy
    Dec 12, 2012 @ 15:13:28

    Minnnnnnnnn sequel,smpe anaknya lahir,lalu mreka ttp romantis gitu 😀

    Reply

  48. Dania Raswati
    Dec 12, 2012 @ 15:39:59

    sekueeeell 😀
    Min pny blog gk?

    Reply

  49. nia140901
    Dec 12, 2012 @ 16:29:08

    Thorrr (y) good joobb!!!^^ keren ff nya
    (*)sempet2in baca FF lagi UAS)
    Thorr!!! Feeling nya ngena banget, sequel thor^^ keep writing~

    Reply

  50. MM
    Dec 12, 2012 @ 18:13:40

    makasiiii lagi ya comment2nya! 🙂 maaf tapi aku nggak pnya blog ehehehe..yang lagi UAS semangat

    Reply

  51. coupleseokyu
    Dec 12, 2012 @ 19:23:50

    aaahh.. nice ff, pertama pas liat judulnya sedih eh pas baca ffnya ketawa” sendiri wkwk lucu

    Reply

  52. elfarima
    Dec 13, 2012 @ 02:13:55

    hwa… keren..
    tp kok aku ngerasa jiwanya leeteuk yg ada di tubuhnya kyuhyun ya?? kyu di sini nggak se evil d ff yg lain.. baik banget malah..

    Reply

  53. 27Planets
    Dec 13, 2012 @ 07:24:44

    Bagus eonni authorr, feel nya dapet.
    Ide nya daebak! XD
    Tadinya uda ngebayangin aja tuh, kalo kyuhyun nya mandul, ehh akhir2nya punya anak juga 😀
    And, I think.. A little bit NC for this ff ya? Wkwk. Keep writing thor! ‘-‘)9

    Reply

  54. stephanie
    Dec 13, 2012 @ 18:44:08

    woaaa happy ending~~ ❤ daebak thor!!

    Reply

  55. devi
    Dec 13, 2012 @ 21:07:03

    nice nice nice :’D

    Reply

  56. Mochi Princez
    Dec 14, 2012 @ 00:34:48

    Wow DAEBAK..

    Cerita yg beda dr biasanya. Dan dr skian byk ff kubaca, baru ini yg castnya cw gendut (lbh reality soalnya kan ga smua cw didunia ini spt dlm cerita yg terkesan perfect luarnya^^)

    Selain itu, ff ini bgs karena banyak hal2 tersirat yang sangat perlu kita pelajari dlm hidup. Especially.. Bersyukur.

    Really thanks for this story, author.

    Tp kl blh saran, perbaiki sdikit kosakata dan buat sequel please^^

    *kl blh mo knalan ama author dong^^

    Reply

  57. sandwichcream
    Dec 14, 2012 @ 13:20:04

    ini fanfic keren loh 🙂 haha.. ide ceritanya beda dari yang lain. aku gak bisa ngebayangin minnie nya hamil, pasti makin besar yak xD #plakk *abaikan*
    keep writing thor! ini udah keren, buat yang makin keren lagi ya thor ^^

    Reply

  58. Ifa Raneza
    Dec 14, 2012 @ 17:32:37

    iihh,, yaampun keren..
    humor+romance nya kerasa banget… xD
    bkin sequel pas anaknya lahir dooong..
    yayayayayayaaaa??? *wink*

    Reply

  59. MM
    Dec 14, 2012 @ 18:35:57

    hi hi makasi lagi atas comment2nya!!! ehehe…hmm sequel sdng dalam proses, jadi mungkin dipost disininya masih lama..

    Reply

  60. Gaem
    Dec 15, 2012 @ 07:49:56

    kalo bisa sequeknya secepatnya di post ya 😀 ‘-‘)9999

    Reply

  61. petalsan
    Dec 15, 2012 @ 09:44:53

    Aaaaaaa~ ffnya daebak!!!!!
    Suka banget jalan ceritanya :’)
    daebak deh authornya ;D

    Reply

  62. yana teuk teuk
    Dec 15, 2012 @ 13:37:58

    ide critanya bagus thor..
    tp bahasax gimana gitu
    tap q tetep suka
    hehehehehehe

    Reply

  63. IstrinyaHeechul
    Dec 15, 2012 @ 14:00:08

    *ninggalinjejak* ‘-‘ kereen thor. tapi alurnya agak sedikit gak jelas’-‘ tapi keren kok. sequelnya dong><

    Reply

  64. nayy
    Dec 16, 2012 @ 13:39:19

    Daebakk thor ffnya…
    Klo nlh req sequalnya yaa
    hee

    Reply

  65. anggie natalia
    Dec 18, 2012 @ 08:19:49

    bgs thor critanya… sequelnya dong.syang klau gk dlnjutin pngen tau anaknya cewek ap cowok hehehe

    Reply

  66. annisa
    Dec 19, 2012 @ 00:07:52

    Miiimiiiin bacanya sampe ketawa ketawa sendiri, .‎​ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ. Coba sampe little cho nya lahir hehehe

    Reply

  67. Queenimie
    Dec 20, 2012 @ 17:03:01

    hihi. Pas pov minnie entah ya, tapi bikin ketawa sendiri. bener kaya komen yg di atas c: waktu minnie marah besar dan ngeluarin kata Kyu mandul dll, deg2an sendiri. Ditunggu karya selanjutnya!

    Reply

  68. meer
    Dec 24, 2012 @ 13:34:05

    Daebakkkkk. Paling suka sama cerita yg kayak gini. Buat lagi yaaaaaa

    Reply

  69. HalcaliGaemKyu
    Dec 27, 2012 @ 23:45:01

    Aigo… Lucu bgt si kyu
    kukira si kyu hanya berpura-pura mandul agar dia bs mendapatkan yeoja yg pantas dan gk matre. Ternyata dia beneran mandul! Dan istrinya hamil adalah sebuah keajaiban jd skrng dia berusaha sebaik mungkin menjaga ank nya.. Wah daebak daebak ff nya
    gumawo chinguuu

    Reply

  70. Kodok
    Jan 01, 2013 @ 01:58:32

    eoooo…ada sequelnya tidak
    wah
    q kira kyuhyun mamdul bneran

    Reply

  71. Trackback: My Husband Is Barren (After Story) | Superjunior Fanfiction 2010
  72. ikfi
    Feb 27, 2013 @ 12:07:17

    daebbak thor…
    aku tunggu cerita dari autor yg lain,..

    Reply

  73. weikyu
    Feb 28, 2013 @ 15:11:50

    sweet bgt,neh impian gw,haha

    Reply

  74. Lala :)
    Mar 10, 2013 @ 17:21:41

    Tumben Kyu romantis ❤ sequelnya dong, thor. Sampai mereka punya anak. Keep writing!

    Reply

  75. sabar riana
    May 01, 2013 @ 12:13:49

    wah… wah… wah… seru thor
    kirain kyu sapek kakek nenek gak pnya anak…
    akhirnya ada juga… seneng deh…
    lanjut thor dengan ff ln yg lbih seru…

    Reply

  76. Ainun khifti
    May 13, 2013 @ 18:29:02

    Keren thor ffnya! Daebak!
    So sweet banget mreka,, aku suka,, kereeeenn… (y)

    Reply

  77. Jubaeddah WonnIe
    Jun 23, 2013 @ 14:43:23

    Keren…… Hua… Akhirnya.. ^_^

    Reply

  78. MinHyunSayangKyuHyun ^^
    Aug 12, 2013 @ 18:57:52

    yea, ff ini cantik and sweet bgt daebakk!!!!!!
    agak kurang asik sie, jiwa evil kyu di bunuh ma author, terus dia jd sweet getoh
    kirain kyu-nya mandul enelan, hegh, terus si kyu tuh geenit amat sie, yang baca ikutan gemes.
    jujur nie, aku gak suka ama yang ‘part2an’
    ribet gitu tapi kalo ini mau ada sequelnyah mgkin bolehlah
    penasaran ama little cho,, pasti imut kaya bapaknya #eaaaaaaaaaaa *huft,, abaikan ^^

    Reply

  79. skyd91
    Sep 05, 2013 @ 19:31:57

    Sebuah keajaiban minnie hamil tentu saja berkat kerja keras mreka… hahaha

    Ah, ada sedikit saran ini, mmh, kurangi penggunaan tnda/huruf yg berlebihan, sperti ‘!!!!!!, ???, atau hruf yg lebih dr satu, aku liat.y pusing… hehe gag tau kl readers lain…
    Keep writting!

    Reply

  80. alarinalisa
    Sep 28, 2014 @ 18:33:46

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa co cweeeeeeeeeeeeeeeeet 🙂

    Reply

  81. esakodok
    Dec 08, 2014 @ 14:21:13

    berkali kali q baca iniii…ttp sukaaa sama ceritanya

    Reply

  82. fatimatus19
    Feb 16, 2015 @ 13:32:00

    Happy ending

    Reply

  83. sehun
    Sep 23, 2015 @ 23:23:19

    Daebak ceritanya

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: