Sad Beautiful Tragic

By : MissFishyJazz

One-Shoot | Hurt, Romance, Tears | PG-15

Cast : Cho Kyuhyun, OC’s [Ulzzang’s] Baek Su Min

Inspired by :

This Picture

Taylor Swift’s “Sad Beautiful Tragic

Big Bang’s “Haru Haru” and Yiruma’s “River Flows in You

 Sad Beautiful Tragic

-ooo-

 

Good girls, hopeful they’ll be and long they will wait

We had a beautiful magic love there

What a sad beautiful tragic love affair

Kyuhyun masih saja mengetukkan ujung sepatunya pada tanah berlapis aspal yang tengah ia pijak. Ia sudah menunggu hampir tiga puluh menit hanya untuk gadis yang tidak kunjung datang dari belokan jalan 40 meter dari tempatnya. Tidak biasanya gadis itu terlalu lama melakukan taruhan mereka hingga membuatnya melumut seperti ini.

Na Oppa!” Kyuhyun memalingkan kepalanya yang tengah menatap pasangan yang melaluinya, menikmati morning jogging mereka dengan tawa dan senyum hangat. Khas musim semi. Kyuhyun tersenyum pada gadis itu dan melambaikan tangannya. Begitupun gadis dengan jumpsuit putih yang seperti tak pernah lelah menyunggingkan senyum dari bibir manisnya.

“Kenapa bisa terlambat, eoh?” Kyuhyun meraih tangan gadis itu hingga berada dalam genggaman ruas jarinya yang besar hampir dua kali lipat dari gadis mungil itu.

“Karena kau, na paboya. Tidak boleh memakai kendaraan umum ke sini dan harus berjalan kaki itu gila. Taruhan macam apa itu!” Baek Su Min, gadis yang tengah menggembungkan pipinya kesal itu memukul lengan Kyuhyun ringan, membuat prianya tertawa lepas.

Ehmm.. Maaf jika seperti itu. Lain kali kau boleh mengajukan taruhan apapun sesukamu.” Kyuhyun mulai berjalan, beriringan dengan gadis itu yang tengah menerawang jauh ke arah orang-orang yang masih setia berlari lari kecil dengan kuping yang tersumbat earphone atau tangan yang bertaut dengan pasangannya.

Really?

Sure.” Su Min kembali tersenyum dan memeluk lengan pria itu erat, membenamkan setengah wajahnya di sana dan menghirup aroma dingin maskulin pria itu. Tiga tahun menjadi kekasih Kyuhyun telah membuatnya hafal betul aroma pria itu. Dia akan sangat merindukan aroma ini kelak.

-ooo-

Tanggal di kalender putih itu menyala merah, dan ada lingkaran besar di tanggal bertajuk 24 Maret itu dan di bawahnya ada lambang hati kecil dengan warna hitam sama seperti lingkaran di atasnya. Yap. Hari ini Kyuhyun dan Su Min akan pergi berkencan. Su Min baru saja menyelesaikan kuliahnya dengan gelar sangat memuaskan, summa cum laude, setelah menempuh pendidikan selama 3 tahun di Kyunghee. Sebagai hadiah untuk gadis super pintarnya itu, Kyuhyun mengajak Su Min pergi ke manapun yang gadis itu mau hari ini, dan itu sontak membuat telinganya hampir pecah karena gadis itu berteriak teriak anarkis di telepon begitu ia mengatakan hal ini.

Kyuhyun mengenakan setelan casual yang jika kamu lihat pasti akan membuatmu meleleh hingga pada titik peleburan. Ia berulang kali memastikan penampilannya hari ini di depan cermin, seolah ini sama seperti tiga tahun lalu—tepat sebulan setelah Su Min selesai diorientasi dan mereka berkenalan—ketika ia baru bertama kali dating dengan kekasihnya itu. Ada sesuatu dalam dirinya yang mengatakan ingin melakukan segala yang terbaik untuk gadis itu hari ini, seperti hari ini akan menjadi hari terbaik yang pernah ia miliki. Ayolah, ia bahkan belum memikirkan untuk melamar gadis itu as soon as possible.

Kyuhyun meraih kunci mobilnya, menarik nafasnya sekilas dan pada akhirnya melangkah keluar dari gedung apartment-nya siap menjemput gadis itu. Hah, ini pasti akan jadi paling indah untuknya. Ya, hari paling indah yang akan selalu ia ingat seumur hidup. Kelak pasti ia akan menceritakan hal ini pada anaknya dan Su Min. Betapa romantis dan indahnya hari-hari kedua orang tua mereka.

-ooo-

Su Min bahkan belum sempat menyapa Kyuhyun dan langsung mengatakan bahwa hari ini dia ingin ke taman hiburan, ke bioskop dan terakhir makan di restoran favorit mereka di kawasan Gangnam. Kyuhyun hanya melongo dan melajukan mobilnya. Tapi perlahan hal itu berubah menjadi gurat bahagia begitu melihat wajah Su Min yang begitu berbinar hari ini, sekalipun wajahnya masih tetap saja pucat seperti beberapa hari lalu. Bahkan semakin pucat. Su Min mengatakan bahwa itu karena anemianya baru saja kambuh dan memang akan seperti itu, memang seperti itu sih biasanya, tapi tidak separah ini. Kyuhyun berpikir bahwa Su Min juga baru saja melakukan suatu suntikan untuk anemianya hingga seperti ini.

Mereka telah tiba di taman hiburan dan ketika Kyuhyun baru keluar dari mobilnya, ia sudah tidak lagi menemukan Su Min di bangku sebelah pengemudi, gadis itu telah berlari ke lokasi penjualan tiket yang tidak terlalu ramai di hari Rabu ini, dan langsung melambaikan dua tiket berbentuk kartu berwarna kuning cerah padanya. Kyuhyun kembali tersenyum dan langsung berlari ke arah Su Min, meraih salah satu kartu di genggaman gadis itu dan menggenggam tangan Su Min yang tidak memegang apapun. Mereka melangkah dengan ringan, mengayunkan kedua tangan yang saling bertaut dengan nyanyian merdu yang bersimfoni dari bibir keduanya.

Na, Oppa! Kita harus naik jet coster, roller coster, ehmm.. Sebentar aku lihat dulu denahnya.” Su Min melepaskan genggaman tangan Kyuhyun dan membuka lipatan brosur yang ternyata peta kecil taman hiburan ini, ia menunjuk-nunjuk beberapa titik di peta itu dan nampak berpikir sesaat. Wajahnya itu membuat Kyuhyun ingin mencubit kedua pipinya dengan gemas.

“Bagaimana dengan Gyro Swing, Atlantis Adventure dan sampan air besar atau apapun itu yang berada di sana.” Kyuhyun menunjuk tiga titik yang bisa ia lihat dari gerbang Magic World ini, hal itu tentu membuat Su Min menengadahkan kepalanya, melihat tiga titik yang ditunjuk Kyuhyun dan mengangguk antusias.

“Ya! Boleh! Oppa memang pintar memilih tempat.” Su Min kembali menggenggam tangan Kyuhyun dan mengajaknya ke titik pertama yang ditunjuk Kyuhyun.

Oppa tidak akan mual kan?”

“Apa maksudmu?! Kau ingin menghinaku.” Kyuhyun melirik kekasihnya dengan raut tidak-terima-diremehkan sementara Su Min melihatnya dengan raut meremehkan.

“Apa Oppa tidak ingat? Dulu ketika kita pernah ke Disney World Jepang saja kau bahkan merengek rengek ingin turun seperti Final Destination 3 akan mengacaukan liburan kita.” Su Min mengulang kembali memorinya sekitar dua tahun lalu yang selalu bisa membuat Kyuhyun sebal dan Su Min yang tertawa.

“Itu kan dulu. Lagipula itu karena aku sedang demam, na paboya.”

“Alasan saja. Setelah itu bukannya kau bermain ice skating hingga nyaris sore dan menghabiskan lima mangkuk ramen tanpa ada raut aku-sedang-demam-lho.” Kyuhyun mendengus sebal mendengarnya, kenapa gadis situ masih ingat saja dengan hal itu?

Aihh.. Terserah kau lah, ehm tapi itu artinya kau sangat mencintaiku kan?”

“Apa?”

“Iya, kau bahkan ingat betul detail hari itu. AA! Kau ketahuan!” Rona merah jelas mewarnai pipi tirus gadis itu yang akhirnya meninggalkan Kyuhyun dengan raut tertunduk.

“YA! Baek Su Min! Tunggu aku.” Kyuhyun mengejar gadis itu dengan tawa lebar yang benar-benar membuat Su Min semakin malu karenanya.

-ooo-

Dua dinner set telah tersedia di atas meja Kyuhyun dan Su Min. Mereka baru saja menghabiskan satu hari yang melelahkan dengan setumpuk tawa, seribu senyum dan setumpuk memori penuh cerita paling membahagiakan. Memori yang akan selalu Su Min ingat dengan baik seumur hidupnya. Peluh bahkan masih terlihat di dahi Su Min  hingga Kyuhyun akhirnya mengusapnya dengan serbet putih disampingnya, pipinya jelas memerah kembali mendapati perlakuan Kyuhyun yang selalu manis.

“Terima kasih untuk hari ini, Oppa.” Su Min tersenyum manis ke arah Kyuhyun, menghabiskan oksigen di sekitar Kyuhyun dan membuat pria itu hanya terpaku pada bagaimana senyum itu tertuju untuknya.

Ne, sama-sama. Aku juga berterima kasih untuk hari yang luar biasa indah ini.” Kyuhyun tersenyum tenang dengan dua lengkung tak terlalu nampak di pipinya.

“Lain kali kita harus dating lagi seperti ini, Oppa. Hahahaha.” Su Min tertawa renyah sembari memasukkan sesendok sup hangat ke dalam rongga mulutnya. Ia berangan tentang berjuta hari yang mungkin bisa mereka lalui setelah ini dan apa saja yang ingin dia lakukan, termasuk menikah dan hidup bahagia selamanya dengan Kyuhyun. Tapi itu semua hanya angan.

Ne, dan kita harus lebih memikirkan banyak tempat lagi setelah ini. Mungkin jika aku telah mencapai posisi yang aku inginkan di perusahaan di akhir Mei nanti, aku akan mengajakmu ke Everland. Bagaimana? Atau mungkin menikmati dinner yang lebih romantis di puncak menara Eiffel.” Kyuhyun membayangkan tentang kemana saja mereka akan pergi, kemana saja asalkan bersama gadis itu akan selalu sempurna menurutnya.

“Bagaimana dengan berlayar sambil menikmati lunch di bawah patung Liberty? Kurasa itu lebih baik untukku.”

“Ide bagus.” Mereka terdiam, menghabiskan makanannya dengan pikiran yang terus berandai-andai tentang tempat-tempat terbaik yang mungkin bisa mereka kunjungi berdua setelah ini.

Jam dinding di private room yang mereka tempati telah menunjukkan pukul 11 malam, dan  ini saatnya mereka harus bergegas pulang mengakhiri hari paling membahagiakan. Kyuhyun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang dan melantunkan alunan instrument dengan suara hangat Yiruma dari audio mobilnya.

Ehm, Oppa masih ingat dengan hal yang pernah kau katakan padaku saat kita jogging bersama satu bulan lalu?”

“Hal apa?” Kyuhyun menaikkan sebelah alisnya, memutar ingatan tentang hal yang ia katakan pada gadisnya sebulan yang lalu, “Oh! Soal kau yang boleh mengajukan taruhan apapun padaku itu?”

Ne.”

“Kenapa? Kamu ingin mengajukannya sekarang.” Mereka berdua saling berpandangan sekilas, Kyuhyun bisa melihat bening yang hangat di balik mata gadis itu.

“Tentu. Oppa mau kan melakukannya?” Su Min merajuk manja pada Kyuhyun yang hanya ditanggapi dengan tatapan heran Kyuhyun.

“Memangnya apa?”

Oppa setuju dulu, baru aku katakan apa yang aku mau.”

“Katakan dulu.”

Aa! Oppa! Katanya mau melakukan semuanya yang aku ajukan. Sekarang pakai tanya-tanya dulu. Sebel.” Su Min memajukan bibirnya sebal dan melipat kedua tangannya di depan dada, enggan menatap Kyuhyun.

“Baiklah, aku akan melakukannya. Memang apa?” Su Min kembali tersenyum cerah dan menoleh ke arah Kyuhyun.

“Benar?”

“Ya.” Su Min merubah posisi duduknya hingga menghadap Kyuhyun, “Setelah melihatmu yang begitu mencintaiku hari ini, aku ingin Oppa melakukan taruhan ini. Oppa tidak boleh menghubungiku dengan sms, telepon, mention atau apapun itu selama satu hari penuh, ehm.. Besok. Itu untuk menguji seberapa lama Oppa bisa bertahan tanpa aku. Bagaimana?”

Ey! Mana aku bisa.”

“Artinya Oppa tidak cinta padaku. Satu hari saja tidak mau menuruti.” Su Min kembali memasang raut sebal dan kembali enggan menatap Kyuhyun.

Aih.. Baiklah. Memangnya apa yang akan aku dapat jika melakukannya?”

Aku akan mencintaimu selamanya. Selama-lamanya.” Su Min tersenyum cerah, membuat Kyuhyun akhirnya ikut tersenyum cerah juga dan mengangguk setuju. Jika harus berurusan dengan keinginan super manja gadis itu, dia pasti akan selalu menurut.

-ooo-

If you let me, I will give my heart to you

So that I can feel you what else can I do

Can you hold on just a little longer still

In your heart if you believe it then you will

Gemerincing bel toko itu terdengar nyaring, Kyuhyun baru saja keluar dari toko itu. Toko yang menjual deretan perhiasan. Ayahnya kemarin malam mengatakan bahwa tak ada salahnya jika Kyuhyun mengajak Su Min ke jenjang yang lebih lanjut, bukan pernikahan maksudnya, ini lebih pada pertunangan. Kyuhyun awalnya menolak hal ini karena ia rasa, dedikasinya untuk perusahannya belum cukup jadi ia belum berpikiran untuk membawa Su Min ke jenjang lebih lanjut. Ia ingin melakukan yang terbaik dulu untuk perusahaannya, mendapatkan posisi yang pas untuknya dan baru mengajak Su Min ke hal-hal yang lebih matang ke depannya. Namun ayahnya mengatakan bahwa selama ini Kyuhyun telah melakukan hal yang sangat baik untuk kemajuan perusahaannya dan anggap saja acara pertunangannya dengan Su Min adalah hadiah keberhasilannya. Dan Kyuhyun menyanggupinya.

Ia berpikir, setelah hari ini, hari dimana ia memutuskan kontaknya dengan Su Min untuk sementara waktu, ia akan segera meminta Su Min menjadi tunangannya. Tentu besok pagi-pagi betul ia harus bertemu dengan Tuan Baek, Nyonya Baek, dan Suzy—kakak Su Min—untuk meminta restu dan malamnya akan menyiapkan kejutan paling romantis untuk Su Min. Ia bahkan sudah mengobrak-obrak apartment sahabatnya, Donghae, untuk meminta cara paling romantis yang pernah pria Mokpo itu pikirkan dan ternyata bertanya padanya memang memberikan dampak yang positif.

Tangannya sudah gatal ingin menghubungi Su Min sedari tadi, tapi terus saja ia tahan demi pernyataan ‘cinta selama-lamanya’ dari Su Min. Ia sudah merindukan aroma strawberry gadis itu. Tapi tidak ada salahnya kan kehilangan waktu satu hari daripada waktu selamanya? Setelah ini, Kyuhyun yakin ia akan selalu bisa mencium aroma itu kapanpun dan selamanya. Kyuhyun mengendarai mobilnya dengan senyum yang tak pernah lepas dari bibirnya ia sesekali menengok ke arah ponselnya melihat wallpaper yang berisikan foto Su Min yang tengah tersenyum lembut ketika foto studio bersamanya tahun lalu.

-ooo-

Garis itu telah menjadi satuan lurus yang mengerikan, bunyi desing nyaring yang memilukan telah berkoar dengan lagak besarnya meliputi ruangan itu. Kepulan udara yang mengendap dari dua rongga paru-paru yang terbungkus dalam setengah lingkaran pembantu udara itu lenyap. Tak ada deru lagi yang melanda dan mengisi pergelangan yang mendingin. Senyumnya melengkung dari sudut bibirnya, ia bahagia. Dengan tidak membuat dia menangis ketika dirinya pergi, ketika telah menyimpan memori yang bahkan ia rasa perlu lebih dari dua otak untuk menyimpannya, ketika ia telah bisa membawa begitu banyak cinta ke tempatnya bertinggal kini, ia bahagia.

Ia bahagia dalam raung tangis dua pasang paruh baya yang masih berusaha menahan emosinya. Ia bahagia dalam sesak yang dirasakan gadis yang selalu mencintainya sepanjang hidup mereka, ia bahagia. Setidaknya apa yang berada dalam asa tiga orang itu, meyakini ada kebahagiaan sejati dan kesembuhan abadi yang akan sosok lembut itu jalani setelah ini. Kebahagiaan dan kesembuahan yang telah dunia ambil dengan paksa dari padanya.

-ooo-

Mobil hitam metalik itu terparkir sempurna di depan rumah megah di hadapannya, Kyuhyun sosok sang empunya keluar dari dalamnya dengan langkah penuh wibawa, menggenggam kotak bludru biru dan bucket bunga lili yang masih semerbak di tangannya. Rasanya ingin sekali ia segera berlari, memeluk gadis itu dengan erat dan membisikkan tepat di samping telinga gadis itu, “I did it baby. So you must loving me forever.” Kyuhyun sudah siap mengucapkan setiap kata yang telah ia ingat dengan baik kepada Tuan Baek nanti, ia juga telah mengingat tiap sanjungan yang akan dia lontarkan untuk membuat Nyonya Baek terpesona dengan dirinya dan cintanya yang begitu besar untuk Su Min dan Kyuhyun telah menyiapkan bukti-bukti manis tentang perjalanan cintanya untuk membuat Suzy juga ikut menyetujui keinginannya. Ia masih berbunga dengan senyum menawan yang mengukir di bibirnya ketika ia menyadari sesuatu.

Semua orang yang berada di sekelilingnya kini tak ada yang sama dengannya, tak ada yang menyunggingkan bibir, dalam warna hitam yang sama dengan yang ada padanya dia tidak tahu suasana seperti apa yang ada di sekitarnya, tapi firasat buruk menerjang otaknya. Ia berlari dan terhenti di ruang tengah kemudian terseok jatuh. Di depannya peti besar bertengger dengan lagak menghinanya, foto bidadari yang tengah tersenyum manis berada di garis terdepan matanya, foto Su Min yang nampak tersenyum manis dengan rambutnya yang digerai.

Suzy menghampirinya, masih dengan mata sembab berlinang air mata. Gadis itu menyerahkan sepucuk kertas beraroma Su Min yang membuat bendungan dalam dua mata pria itu meledak, menekan seluruh ujung sendi dan syarafnya semakin lumpuh. Tenaganya bahkan semakin raib dan menolehkan pengkhianatan padanya ketika lembaran itu ia buka dengan raut putus asa.

When you open this letter
You did it nae Oppa, now please do it everyday, yeah?
I LOVE YOU ❤

 

Oh Tuhan! Rasanya ia ingin mati saat ini. Rasanya ketika ia tahu bahwa gadis itu telah berhasil memberikan hadiah untuknya, mencintainya selamanya, selama gadis itu masih bisa bernafas di dunia, kenapa ia harus hancur. Ketika semua orang disekitarnya telah membicarakan seberapa lama gadis itu menderita dalam kanker darah yang menggerogoti hidup dan senyumnya, kenapa ia justru menjadi orang terakhir yang mengetahuinya setelah hidup itu tak ada lagi di sampingnya. Ia selalu berangan menjadi orang pertama yang akan ada dalam pagi gadis itu kelak, dan sekarang ia bahkan tak sempat menjadi orang terakhir yang menemani nafas gadis itu berhenti.

Kabut gelap di masa depan yang mulai sekarang tak akan siap ia jalani menohoknya, membuainya dalam keinginan serakah dicintai seumur hidup tanpa melihat fakta yang terpapar dan baru saja menghujatnya sebagai idiot. Simfoni kematian sudah mengoar di telinganya menandakan betapa berkuasanya simfoni tolol itu yang kini melumpuhkan kemampuannya mengasa dan mengharap.  Tangis pilu sudah menyeruak dari matanya dan bersamaan menohok kokleanya, mengijinkan Corti menerimanya dengan enggan. Membiarkan Ruffini-nya menangkap dan merasakan tekanan kuat dari dunia yang tak lagi bersahabat untuknya. Membiarkan korneanya menangkap pemandangan terakhir tentang gadis itu yang tersenyum lembut dalam gaun putihnya di balik selimut seputih awan yang memisahkannya berkali-kali lipat daripada tak berujungnya samudera hindia.

Kyuhyun terpekur, ia merasa begitu bodoh percaya dalam setiap perkataan Su Min bahwa gadis itu baik-baik saja. Kenapa ia tidak sadar bahwa orang yang baik-baik saja tidak mungkin akan sepucat dan selemah Su Min? Kenapa ia dulu justru memberi taruhan yang membuat Su Min memperpendek nafas dan hidupnya dengan berlari dari rumahnya ke tempat mereka bertemu? Kenapa ia menjadi orang yang setolol ini?

Leave

Yeah, Finally I realize that I am nothing without you

I was so wrong, forgive me

Ah ah ah ah

 

My broken heart like a wave

My shaken heart like a wind

My heart vanished like smoke

It can’t be removed like a tattoo

I sigh deeply as if a ground is going to cave in

Only dusts are piled up in my mind

Say goodbye

 

Yeah, I thought I wouldn’t be able to live even one day without you

But somehow I managed to live on (longer) than I thought

You don’t answer anything as I cry out “I miss you”

I hope for a vain expectation but now it’s useless

 

END.

 

Hai! Ya ampun akhirnya saya punya ep-ep Kyuhyu disini. Tapi menderita LOL. Jangan lempar saya pake sepatu, saya udah punya sederet wedges di rumah! XD Ehm, untuk lyrics pink adalah Sad Beautiful Tragic, hijau itu Rivers Flow in You dan yang biru terakhir ini Haru Haru. Sebenernya Only I Didn’t Know bisa juga sih, tapi entar kesannya gue maruk abis. Hahahahaha XD Okay itu saja. Hihihihi.

65 Comments (+add yours?)

  1. hyerin
    Dec 09, 2012 @ 16:25:41

    speeehless :O

    Reply

  2. Fian
    Dec 09, 2012 @ 16:28:04

    Huaaaa my lovely oppa kasian bgt 😥
    Keren bgt ! Feelny dpet .

    Reply

  3. Taty Cho
    Dec 09, 2012 @ 16:31:44

    be the first nih kayaknya 🙂
    keren thor! apalagi bacanya di tengah hujan deras, angin kencang + lampu kamar dimatiin :’)
    ceritanya udh merasuk k dlam diriku bgt
    keren, keren, keren!!! 😀

    Reply

  4. farfiays2620
    Dec 09, 2012 @ 17:46:14

    anjir, nih authorny bikin gue gak konsen buat US krn kepikiran ni ff mulu ,, arggh *cekik author*

    Reply

  5. cloudsnow2421
    Dec 09, 2012 @ 19:09:04

    Can’t say anything, just, daebak! Lanjut thor!

    Reply

  6. minkijaeteuk
    Dec 09, 2012 @ 20:25:07

    bc ff ini harus putus2 mata bentar liat tv n ntar k hp baca,,,, soal y klo fokus baca y n ngak nengak nengok yg ada q bakalan nagis mpe mewek2 ngak sanggup masa nangis didepan ibu sama kakak q disabgka orgil nanti….
    daebak feel y dapet bgt,,, udah kepikiran sih klo cwe y yg sakit pas kyuhyun bilang pucet wajah y….

    Reply

  7. nezha
    Dec 09, 2012 @ 20:42:46

    Waaaah thorr tega nian dirimu berbuat seperti itu,..
    Oppa cup…cup..jngn nangis msh ada sparkyu ko..hehehe

    d tnggu ff yg lainnya…

    Reply

  8. Meyliany Ma
    Dec 09, 2012 @ 21:35:01

    gud job thor
    salutt
    feelnya dapet bgt
    tlisannya jga keren
    beda dri biasanya

    Reply

  9. Flo
    Dec 09, 2012 @ 22:21:37

    keren banget thor..
    tp, napa musti sedih akhirnya, kasihan kyuppa

    Reply

  10. miss Lee
    Dec 10, 2012 @ 08:15:52

    Best!

    Reply

  11. novitadama
    Dec 10, 2012 @ 08:51:04

    ga bisa bayangin sesedih itu 😦

    Reply

  12. sheila
    Dec 10, 2012 @ 13:00:58

    y, ampun. mewek bca-ny. hiks…

    Reply

  13. My name is ELF (@ErbinarErbinar)
    Dec 10, 2012 @ 15:14:54

    keren thor !!
    ampe mewekk tuh bacanya..

    Reply

  14. dewi_onkyu99
    Dec 11, 2012 @ 09:52:52

    nana eonni ffnya gak jauh2 dari mati/sakit hati, kemarin eunhyuk yang bunuh diri karna ditinggal mati ma pacarnya sekarang kyuhyun yang ditinggal mati ma pacarnya, bedanya disini kyunya gak bunuh diri aja

    Reply

    • missfishyjazz
      Dec 12, 2012 @ 22:33:59

      nggak tau.-. lagi kecanduan sad-ending mulai dari Cold Hearted Man.-. tunggulah beberapa saat setelah tugas OSIS saya selesai maka FF nya akan berakhir happy-end *kalau lagi mood nulis sih*
      masih untung kan .-. skrg malah berencana bikin ff yang mati.in semua member suju diakhirnya LOL XD *abaikan*

      Reply

  15. Niken Utami
    Dec 12, 2012 @ 00:29:01

    kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnn..
    annyeong salam kenala… hahahha

    Reply

  16. nia'zquidward likilikilik
    Dec 12, 2012 @ 14:34:11

    .nga tw mow blng ap pkok.y angkat jempol dech

    Reply

  17. Ririn_Setyo
    Dec 12, 2012 @ 22:53:14

    knapa akhr2 ini author missfishyjazz bkn FF mati mulu toko cew na… T__T
    bikin yang bahagia dunk thor kesiannnn… huuuaaaaa…. #pelukkyuhyun

    Reply

  18. ninanina
    Dec 13, 2012 @ 13:49:54

    yah kok sedih sih ? :”(

    Reply

  19. Ifa Raneza
    Dec 13, 2012 @ 14:50:14

    perasaan dari kemaren di FF kamu bias aku kamu bikin menderita semua deh … .-.
    asli ini nyesek bgt T^T

    Reply

  20. Oktarina
    Dec 16, 2012 @ 11:45:23

    Nana…..ini sedih banget :’)
    Kata”nya mendukung suasana pula.. Daebak! ^^d

    Reply

  21. Shally
    Dec 16, 2012 @ 11:52:16

    *lemparbaskom
    authorrr sukses bgt bikin orang mewek ya >.<

    2 jempol buat authornya

    Reply

  22. kyuluphkha
    Dec 17, 2012 @ 16:45:43

    Hueee,,,tissue mana tissue 😥
    *tarik kolor hyuk (?)

    Author tega bgtz ea misahin dua insan yang saling jatuh hati,,,v gx pha” ding cerita’a keren dan aq suka 😉
    Good jobs,,,dua jempol dewh bwt author…

    Reply

  23. bluelaberrys
    Dec 26, 2012 @ 01:39:29

    ternyata nyesek banget asli! :’O author ini begimana si, masa aku harus ninggalin kyu? #eh #abaikan
    ko tiba-tiba ikutan lemes kaya kyu ya? —–
    lain kali bikin FF kyu yang menderita lagi yaa #watdepak :DD ^_^v

    Reply

  24. naifahmp
    Dec 29, 2012 @ 11:31:54

    you broke my heart with this ff 😥 but over all it’s DAEBAK!

    Reply

  25. qw123
    Dec 29, 2012 @ 14:02:59

    kasian su min:(

    Reply

  26. sweetchiliice
    Dec 30, 2012 @ 16:42:01

    O astagaaaa T,T
    Sudden death gitu ya segala galanyaaa
    Kenapaaaaa? Kenapa harus ninggalin orang tiba-tiba gitu siiih? ah, keseeel…
    huaaaa
    Sad ending is fine then, hehe 😛
    Kyuhyun will be alright as Su (ng) Min hehe
    Itu nama perempuannya buat niat ngeshipper niiih 😛
    Dan kyu, kau tidak bodoh…itulah namanya cinta. Percaya. :’)

    Reply

    • missfishyjazz
      Jan 03, 2013 @ 00:43:37

      nggak tahu.-. salahin aja si Su Min *tunjuk dia* *elu yang bikin ceritanya naaa* XD
      iyah ada -ng nya XD
      cinta nya tapi kesannya bodoh banget *masih maksa* 😆
      makasih comment nya 😉

      Reply

  27. elisa
    Jan 05, 2013 @ 01:44:02

    sukses bikin nangis dan nyesek hahaha :’)

    Reply

  28. Aling
    Jan 23, 2013 @ 23:58:13

    o-ow. ceritanya cekit cekit banget diksimu super. </3<3

    Reply

  29. Linda C Cholate
    Jan 27, 2013 @ 11:56:43

    bene” gak nyangka ending kya gini 😥
    bagus banget, menyentuhh ^^

    Reply

  30. Michelle
    Jan 27, 2013 @ 13:57:30

    sumpah thor ! keren banget 😀
    Sad Beautiful Tragic, membuat air mataku Menetes 😥

    Reply

  31. tatatakyu
    Jun 29, 2013 @ 19:27:33

    *elap ingus =,= banyak ingus keluar gra2 nangis sumpah ! aigoo ya~~Kyuhyun~ah T___T
    this so awesome ! good job :^)

    Reply

  32. Esa
    Jul 30, 2013 @ 23:13:08

    daebak
    feel oke n krasa
    part perpisahannya dalem
    menguras emosi

    Reply

  33. baekhyun17
    Mar 08, 2014 @ 23:33:19

    Umin .. kasian kyuhyun nya :’) /nangis/ sekali lagi dpt bgt feelnya..

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: