Hurt [3/?]

Title  : Hurt – Part 3

Author : Rachelle Koo

Main Cast :

Cho Kyuhyun

Kim Je Ra

Support Cast : Lee Donghae, Victoria Song, Choi Siwon

Genre  : Romance

Length : Chapter

Rated : PG – 13

Annyeonghaseyo readers…

Ini pertama kalinya aku buat ff, ini semua murni ide aku lho…

Semoga readers suka dengan jalan ceritanya, maaf kalo banyak typo ya..

Aku harap readers pada comment ya setelah baca ff ini…

Annyeong…

Happy reading all!!!

 

PART 3

Donghae POV

“Jeongmal kamsahamnida Prof. Jang”

Setelah selesai mengurus ijazah kelulusan kesekian kalinya, akhirnya selesai juga. Setelah ini aku pasti akan sangat sibuk mengurus cabang perusahaan Appa yang ada di Korea. Aku mencari handphoneku untuk menghubungi Ra-ya dan Kyu, aku berencana mentraktir mereka makan siang. Tiba-tiba aku menemukan amplop putih dengan segera aku membukanya.

Untuk Hae Oppa tersayang

Oppa, aku berharap kau menemukan surat ini setelah aku pergi . Aku memutuskan pindah bersama appa dan eomma. Oppa pasti senang kan? Karena tidak ada lagi aku yang selalu cerewet dan menyebalkan ini bukan.

Aku tak tahu kapan aku akan bertemu oppa lagi. Maaf aku tak bisa merayakan kelulusan bersamamu , padahal aku sangat menantikannya.

Jaga diri oppa baik-baik, pasti oppa akan sangat sibuk mengurus perusahaan. Jangan lupa makan dan hiduplah dengan teratur oppa. Dan jangan melupakan aku, aku berharap aku dapat bertemu oppa lagi.

Dan oppa bolehkan mengabulkan permintaanku kali ini? Aku titip Kyu ya oppa, jaga dia dan ingatkan dia untuk tidak terus bermain game saja dan suruh dia untuk memakan banyak sayur.

Aku tak tahu hidupku bagaimana disana tanpa kalian, aku pasti akan sangat merindukan kalian. Aku pasti akan rindu padamu oppa, kau orang yang selalu mendengarkan semua masalahku dan selalu menyemangatiku.

Jaga diri baik-baik oppa..

Annyeong

Kim Je Ra

Aku menangis membaca surat dari Ra-ya, bagaimana mungkin aku tidak tahu kalau Ra-ya akan pergi. Segera kumasukkan surat itu kedalam tas dan bergegas ke parkiran. Aku mencoba menghubunginya tapi tidak aktif. Aku harus ke bandara, iya… dia pasti ada disana. Aku juga mencoba menghubungi Kyu tapi juga tidak aktif.

——

Aku berlari tergesa-gesa menuju bandara, sesampainya disana aku langsung mencari Ra-ya. Tapi nihil di bandara seluas ini bagaimana aku bisa menemukannya. Seketika pandanganku berhenti, aku melihat Ra-ya sedang menyeret kopernya dengan wajah yang sedih. Aku segera berlari ke arahnya.

“Ra-ya!!” panggilku kencang. Aku tak peduli dengan orang- orang yang menatapku, aku langsung menarik Ra-ya kedalam pelukanku.

“Oppa?” lirihnya. Aku langsung menjitak kepalanya, dia terlihat meringis. Aku memeluknya lagi.

“Kenapa kau tidak memberitahukanku sebelumnya? Mana bisa kau hanya memberitahukanku lewat surat? Bagaimana jika aku tak menemukannya hah?” ucapku kesal.

“Mian oppa aku tak bisa mengatakannya langsung, aku takut kalian menghalangiku untuk pergi. Aku hanya pindah ke China oppa, kau masih bisa mengunjungiku disana”. Aku tahu ia pasti memutuskan untuk pindah karena kyuhyun dan Victoria yang sudah resmi menjadi sepasang kekasih,. Ia pasti sedih sekali.

“Apa menurutmu ini cara untuk melupakannya?”. Ia tersenyum kemudian mengangguk yakin,  baiklah jika ini memang keputusannya. Itu memang lebih baik daripada ia menderita terus. Kuedarkan pandanganku sedari tadi aku belum melihat Kyuhyun.

“Kyuhyun sudah datang?”. Ia menggeleng lemah, wajahnya kembali sedih. Apa dia tidak memberitahu Kyu?

“Kau sudah memberitahunya?”

“Aku memberitahunya dengan surat sama seperti Oppa, tapi mungkin ia belum membacanya. Tapi itu lebih baik oppa, setidaknya aku tidak usah melihat wajahnya. Bisa-bisa aku tidak jadi pergi”.

Aku menjitaknya lagi, “Bagaimana kalau ia tidak menemukan suratmu?”. Ia tersenyum miris.

“Berarti aku tak berjodoh dengannya oppa, Oppa kalau Kyu menanyakanku katakan saja padanya kalau kau juga tidak tahu aku pergi kemana ya oppa. Aku tak ingin ia menghubungiku, aku sudah bertekad melupakannya”

“Tapi…”

“Jebal oppa, kau mau melihat sahabatmu ini terus menderita ?”. Aku menggeleng keras.

Tiba-tiba terdengar bunyi pengumuman yang memberitahu bahwa penumpang pesawat ke China harus segera masuk untuk check-in. Aku tak rela melepasnya begitu saja, aku pasti akan sangat merindukannya. Tapi itu sudah menjadi pilihannya dan aku tidak bisa berbuat apa-apa. Eomma dan Appa Ra-ya menghampiri kami, rupanya sedari tadi mereka ada di belakang Ra-ya.

“Sudah waktunya pergi Ra-ya” ucap Eomma Ra-ya.

“Oppa jaga dirimu baik-baik ya. Aku pasti akan merindukanmu” ia terisak dan memelukku. Aku hanya bisa menangis, aku sangat ingin dia tidak jadi pergi.

“Aku juga pasti akan sangat merindukanmu” aku menghapus air matanya. Ia mengedarkan pandangannya, mungkin sebenarnya ia masih berharap Kyu akan datang.

Kim Je Ra

Sebenarnya aku masih menunggu Kyuhyun datang, walaupun kemungkinannya sangat kecil. Aku sangat ingin bertemu dengannya.

“Sampai jumpa Oppa dan jangan mudah menangis seperti ini oppa” ucapku sambil menghapus air matanya. Aku menyeret kembali koperku, aku berjalan di belakang appa dan eomma. Aku berbalik dan melambaikan tanganku pada Hae Oppa.

Sesampainya di pintu check-in, aku berbalik arah lagi. Mengedarkan semua pandanganku ke penjuru bandara masih tetap berharap Kyu akan datang.

“Selamat tinggal Kyu, Saranghae ” batinku.

Author POV

Di tempat lain, Kyuhyun dan Victoria sedang berada di cafe untuk makan siang. Saat sedang bercanda dengan Victoria, Kyuhyun tiba- tiba merasa sesak di dadanya.

“Aku masih tidak menyangka bisa menjadi yeojachingumu Kyu. Saranghae Kyu”

Kyuhyun tidak membalas, tiba- tiba ia teringat pada Je Ra. Dadanya semakin terasa sesak.

“Kau tak membalas pernyataanku Kyu. Huh” keluh Victoria karena namjanchingunya daritadi hanya diam.

“Nado Saranghae Ra-ya” lirih Kyu tanpa sadar. Kyuhyun bingung dengan perasaanya yang tiba-tiba gundah dan tidak tenang seperti ini.

“Apa kyu?” ucapan Victoria menyadarkan Kyuhyun.

“Mian.. nado saranghae Vic”. Victoria tersenyum manis mendengar perkataan Kyuhyun. Tapi Kyuhyun tidak menghiraukannya dan lebih berminat memandang jalanan. Tak sengaja melihat anak-anak yang sedang kejar-kejaran di taman. Ia teringat pada kejadian kemarin dimana ia dan Je Ra juga melakukan hal yang sama.

“Kau sedang melamunkan apa Kyu?”

“Ra-ya .. kemarin ..”

“Kyu bisakah kau tidak membahas Ra-ya sehari saja? Apa kau tidak menganggapku sebagai yeojachingumu?”  ucap Victoria kesal. Karena setiap hari pasti Kyuhyun akan menceritakan tentang Ra-ya. Ia merasa Kyuhyun lebih menganggap Ra-ya daripada dirinya. Bagaimana tidak kesal bila setiap hari namjachingunya hanya membicarakan gadis lain.

Kyuhyun terkejut mendengar perkataan Victoria, ia merasa bersalah.

“Mian..”

Kenapa aku sangat merindukan Ra-ya sekarang?. Besok aku akan menemuinya.

——

Sesampainya di rumah Ra-ya, aku terus memencet bel di rumahnya tapi tidak ada yang membukakan pintu. Aku mencoba menghubungi handphonenya tetapi tidak aktif.

“Kyu..” aku menoleh ternyata Bibi Jung.

“Bibi kemana Ra-ya ? Mengapa tidak ada yang membukakan pintu? Apa dia sedang pergi?”tanyaku tanpa henti. Bibi Jung memandangku heran.

“Apa kau tidak tahu kalau Nona Ra-ya dan keluarganya sudah pindah keluar negeri kemarin siang?”. Ucapan Bibi Jung membuat dadaku sesak. Ini tidak mungkin, bukannya 2 hari yang lalu Ra-ya masih bermain denganku di taman.

Badanku lemas, pikiranku buntu. Mana mungkin ini bisa terjadi? Ra-ya tidak mungkin meninggalkanku. Ini tidak masuk akal.

“Kyu kalau aku tidak ada, jaga kesehatanmu baik-baik ya. Jangan terus saja begadang hanya untuk bermain game dan jangan lupa untuk banyak makan sayur. Lihat wajahmu itu sudah keriputan Kyu”

Tiba-tiba kata-kata itu terngiang di kepalaku, apa dia sudah merencanakan kepindahannya ini? Apa maksudnya untuk tidak memberitahuku kepergiannya?.

Aku harus mencari tahu semua ini.. Ah.. Donghae hyung pasti tau semuanya. Aku segera melajukan mobilku menuju rumahnya.

Sesampainya di Rumah Donghae Hyung, aku langsung mengetuk pintu rumahnya kasar. Ia membuka pintu dan memandangku heran.

“Hyung apa kau tahu tentang kepindahan Ra-ya kemarin? Dia pindah kemana hyung? Dan apa maksudnya tidak memberitahuku tentang kepindahannya?” tanyaku to the point. Ia malah menyuruhku duduk dengan wajah tenangnya. Bagaimana ia bisa setenang itu?

“Jawab aku hyung” aku masih mencoba menahan amarahku karena sikapnya yang membuatku emosi. Ia menganggukan kepalanya, aku terkejut kenapa Donghae hyung bisa tahu sementara aku tidak mengetahuinya sama sekali. Aku mendorong tubuhnya ke sofa, aku benar-benar emosi sekarang.

“Kau kemarin kemana Kyu? Aku mencoba menghubungimu berkali-kali tapi hpmu mati kyu”. Benar, kemarin hp ku mati dan aku lupa menyalakannya.

“Aku ingin memberitahumu mengenai Ra-ya, akupun hanya tahu dari surat yang ia selipkan di tasku”. Donghae hyung menunjukkan surat itu kepadaku. Akupun langsung membacanya, aku ingin menangis rasanya tapi air mataku tidak bisa keluar.

Dan oppa bolehkan mengabulkan permintaanku kali ini? Aku titip Kyu ya oppa, jaga dia dan ingatkan dia untuk tidak terus bermain game saja dan suruh dia untuk memakan banyak sayur.

Aku tak tahu hidupku bagaimana disana tanpa kalian, aku pasti akan sangat merindukan kalian.

Seketika badanku lemas, aku jatuh berlutut sambil memegangi kertas itu. Sebelum kepindahannya ia selalu mengingatkanku untuk berhenti begadang dan banyak makan sayur. Kenapa aku tak menyadari tanda-tanda bahwa ia akan pergi. Hatiku hancur yeoja yang paling berharga untukku sudah pergi sekarang.

Gadis yang selalu kuejek yeoja cerewet, yeoja bodoh dan yeoja cengeng sudah tidak ada lagi. Yeoja yang menemaniku selama 10 tahun sekarang sudah pergi. Bagaimana hidupku tanpamu Ra-ya? Kau sungguh jahat.

“Kau tau kemana dia pergi hyung, aku harus menyusulnya dan membuat perhitungan padanya”. Donghae hyung menggelengkan kepalanya, membuat pikiranku makin kacau.

Author POV

Sudah 2 bulan semenjak kepergian Ra-ya, Kyu menjadi orang yang lebih pendiam dan tertutup. Sikapnya menjadi sangat dingin, ia tak lagi mempedulikan sekitarnya. Orang tua, Victoria dan Donghae menjadi khawatir dengan perubahan sikap Kyu.

“Kenapa kau seperti ini Kyu?” tanya eomma Kyu sedih, ia seolah melihat anaknya seperti mayat hidup selama 2 bulan ini. Tak ada lagi Kyu yang ceria dan suka tertawa, sekarang hanya ada Kyu yang tempramental dan dingin.

Eommanya tahu Kyu begini karena Ra-ya yang pergi meninggalkannya, beruntung masih banyak orang yang perhatian pada anaknya itu terutama Victoria. Victoria selalu sabar mengahadapi sikap Kyu yang berubah.

“Aku tidak apa-apa eomma” ucap Kyu sambil meninggalkan eommanya dan pergi keluar. Ia mengeluarkan handphonenya dan menghubungi seseorang.

“Yeoboseyo.. Vic bisakah kau datang kesini sekarang?”

“…”

“Gomawo Vic”

Ternyata eomma Kyuhyun ingin anaknya bertunangan dengan Victoria, ini mungkin cara agar Kyu tidak lagi ingat pada Ra-ya dan lebih menganggap Victoria.

——

Hari ini adalah hari pertunangan Victoria dan Kyuhyun. Victoria terlihat bahagia, lain dengan Kyuhyun yang tetap terlihat dingin. Ia tidak begitu peduli dengan pesta pertunangannya ini. Saat eommanya meminta Kyu bertunangan, ia tidak mengiyakan dan juga tidak menolak.

Yang ada di pikirannya sampai sekarang hanyalah mengapa Ra-ya tega meninggalkannya dan tidak memberikabar apapun padanya.

“Sampai kapan kau akan begini Kyu?” tanya Victoria yang sudah muak dengan tingkah laku Kyuhyun, bagaimana bisa di hari sepenting ini Kyu masih saja mengacuhkannya dan tidak memasang tampang bahagia sedikitpun. Bahkan sekarang ia hanya menyendiri di atap gedung, meninggalkan smeua tamu penting yang ada dibawah. Bukannya menjawab, Kyu hanya diam dan mengacuhkannya untuk kesekian kalinya.

“Apa di pikiranmu hanya ada gadis itu? Kenapa aku merasa kau terlalu berlebihan hanya karena ditinggal sahabatmu itu? Dia sudah pergi Kyu, aku mohon sadarlah” ucap Victoria sambil menangis . Ia sudah tidak tahan dengan perlakuan Kyu yang berubah selama 3 bulan terakhir. Tak ada lagi Kyu yang perhatian padanya, tertawa dan bercanda bersamanya. Hanya ada Kyuhyun yang terus saja mengacuhkan dan tidak mempedulikannya.

“Kyu tatap aku, aku tanya apa kau mencintaiku?”. Kyuhyun mengalihkan pandangannya sebenarnya dalam hati ia sangat menyayangi Victoria tapi kepergian Ra-ya seolah mengambil jiwanya. Hatinya serasa kosong dan bahkan selama ini Victoria yang sekarang berstatus  tunangannya saja tidak dapat mengisi kekosongan di hatinya.

“Apa kau mencintai Ra-ya?” ucapan Victoria membuatnya tertohok. Bagaimana mungkin ia mencintai sahabatnya sendiri? Itu sama sekali tak pernah terpikirkan olehnya sedikitpun.

“ Apa kau tau aku begitu tersiksa karenamu Kyu? Kau bukan lagi Kyuhyun yang aku kenal, aku merasa asing bila di dekatmu. Seolah kau mempunyai duniamu sendiri Kyu dan aku tidak dapat memasukinya. Kenapa kau tidak pernah memandangku. Lihat aku Kyu! Aku ini tunanganmu, kenapa kau memperlakukanku seperti orang asing. Ra-ya sudah pergi Kyu, hanya aku yang ada disini. “ tangis Victoria berubah menjadi isakan. Seolah ia mengeluarkan semua isi hatinya pada Kyu, Kyu tertegun sebegitu sakitkah Victoria dengan tingkahnya selama ini. Ia merasa bersalah, seharusnya ia sadar kalau Ra-ya tidak mungkin kembali. Ia sadar sudah menyakiti orang banyak termasuk orang tuanya sendiri. Ia langsung memeluk Victoria dan mengecup keningnya.

“Mian Vic, aku sudah menyakiti orang-orang di sekitarku terutama kau Vic. Kau mau memaafkanku?” Victoria menatap Kyu, tatapan Kyu sangat lembut. Ia merasa Kyu sudah kembali seperti Kyu yang dulu. Tidak lagi tatapan dingin yang ia dapatkan.

Victoria mengangguk dan memeluk Kyuhyun dengan erat. Ia senang Kyuhyun-nya sudah mulai berubah.

“Aku akan mencoba melupakanmu Ra-ya” batin Kyuhyun.

Sementara di lain tempat, keadaan tak jauh berbeda seorang gadis berjalan dengan tatapannya yang kosong terlihat sekali bekas air matanya yang sudah mengering. Gadis itu berjalan tak tentu arah, berjalan dan terus saja menabrak orang di sekitarnya. Ia tak peduli dengan tatapan orang-orang di sekitarnya.

Kyuhyun dan Victoria bertunangan hari ini Ra-ya.

Itulah email dari Donghae yang didapat Ra-ya dua jam yang lalu. Setelah mendapatkan email itu, ia tak berhenti menangis. Sampai sekarang ia sudah berusaha melupakan Kyuhyun tapi tetap tidak bisa. Ternyata Kyuhyun bahagia disana, sementara ia disini masih saja tersiksa.

“Bantu aku melupakan Kyu Tuhan, aku mohon”

“AWAS!!!”

TIIINN..TIIINN

Brukkk

——-

“Kau belum tidur nak?” tanya eomma Kyuhyun. Kyuhyun hanya menggeleng dan kembali tenggelam dengan laptopnya.

“Kapan perusahaanmu mengadakan merger dengan perusahaan dari China kyu?”

“Bulan depan eomma. Aku harus menyelesaikan proposal ini segera”

“Baiklah jangan tidur terlalu malam Kyu. Kyu hanya mengangguk dan kembali mengetik, saat hendak mengambil pena Kyuhyun tak sengaja menyenggol buku novel kesayangannya saat kuliah hingga terjatuh.

“Apa ini?” batinnya saat meliha sebuah amplop berwarna putih yang terselip di dalam bukunya. Amplop itu terlihat sudah mulai menguning.

Kyuhyun membuka dan membaca sebuah surat yang ada di dalamnya.

Kyunnie

Apa kau baru menemukan surat ini setelah aku pergi? Dasar kau, padahal aku menyelipkannya sehari sebelum aku berangkat. Aku berharap kau datang mengucapkan perpisahan tapi itu tidak mungkin kan? .oh iya.. Aku ingin menceritakan sebuah kisah untukmu Kyu.

Pernah dengar cinta antar sahabat kan? Aish kau lagi pasti belum pernah mendengarnya kan yang ada di pikiranmu hanya game saja.

Baiklah aku akan mulai bercerita.

Ada seorang namja dan yeoja yang sudah berteman dari mereka kecil. Yeoja itu tidak bisa jauh dari sahabat namjanya, bila tidak bertemu sang yeoja akan sangat merindukannya. Suatu hari ia merasakan hal yang aneh jika sedang bersama sahabatnya itu. Tapi ia terus mengabaikannya sampai ia sadar bahwa yang ia rasakan adalah rasa cinta untuk sahabatnya.

Ia tidak ingin sahabat namjanya itu menjauh darinya, maka sang yeoja memilih untuk memendam perasaannya dan bersikap biasa bila di dekat sahabatnya padahal jantungnya selalu berdegup dengan keras. Ia terus memendamnya sampai suatu saat sahabatnya mengakui bahwa ia sedang mencintai seseorang.

Hati sang yeoja hancur, ia benci dan selalu menyalahkan dirinya sendiri kenapa ia bisa sampai mencintai seseorang yang tak pernah melihatnya lebih dari seorang sahabat. Setelah sang namja memberitahu perasaannya pada sang yeoja, sang namja mulai mengabaikan sang yeoja. Mungkin karena di hatinya sudah ada yeoja lain.

Sang yeoja hanya bisa menangis bahkan sampai sakit karena ia terus memikirkan bahwa Tuhan tidak adil. Seharusnya sang yeojalah yang dicintai sang namja bukan yeoja lain. Setiap hari ia selalu mencoba untuk menahan tangisnya, bila melihat sang namja bahagia denga yeoja yang ia cintai.

Sampai suatu hari di depan sang yeoja, namja yang ia cintai menyatakan perasaannya pada yeoja lain. Hatinya hancur berkeping-keping, sangat sulit untuk menata hatinya yang sudah hancur bila ia terus menjadi sahabat sang namja. Maka dari itu sang yeoja memutuskan untuk pergi dan menjauh dari sang namja. Berharap suatu hari ia dapat melupakan perasaan cinta yang sudah ia pendam lama untuk sahabatnya itu.

Apa kau ikut merasa sedih mendengar kisah sang yeoja kyu?

Tanpa sadar aku menganggukan kepalaku. Seharusnya yeoja itu mengaku pada sahabatnya saja, bukannya dipendam bukankah itu sama saja menyakiti dirinya sendiri.

Sang yeoja itu aku Kyu, aku adalah sahabat sekaligus seorang yeoja bodoh yang mencintai sahabatnya selama 7 tahun. Kau pasti tak percaya kan? Tapi itulah yang kurasakan selama ini kyu. Aku pernah berpikir untuk menyatakan perasaanku padamu tapi aku tak ingin mengambil resiko bahwa kau akan pergi jauh dariku.

Setelah kau menyatakan perasaanmu pada Victoria, aku semakin memantapkan hatiku untuk pergi meninggalkanmu. Untuk apa aku disampingmu jika kau tidak akan pernah menganggapku sebagai seorang yang tidak lebih dari seorang sahabat.

Aku pergi ya Kyu, aku pergi untuk kebaikanmu terutama untuk kebaikanku sendiri.

Bila aku tidak ada, berjanjilah kau akan merawat dirimu dengan baik Kyu. Jangan selalu membuatku cemas dengan tingkah bodohmu itu!

Aku hanya mengatakan ini pertama dan terakhir kalinya Kyu

Saranghae … Jeongmal saranghae Kyu

Annyeong

Kim Je Ra

Air mataku menetes, ternyata Ra-ya mencintaiku. Kenapa aku tidak pernah sadar. Bodoh kau Kyuhyun! Selama 7 tahun kau tidak pernah menyadarinya.

Aku teringat saat Ra-ya menangis ketika aku memberitahunya bahwa aku menyukai Victoria, ia bukan menangis karena kupukul kepalanya tapi ia menangis karena ia memendam sakitnya sendirian.

Ra-ya sakit sudah selama 1 minggu apa kau tak bisa menjenguknya kyu?

Ucapan Donghae kembali kuingat. Ra-ya sakit setelah ia menangis di cafe. Ia sakit karenaku. Dan saat di Everland dimana aku menyatakan perasaanku pada Victoria Ra-ya pun menangis. Ia bukan menangis bahagia, ia menangisi kepedihannya karenaku.

Aku sungguh bodoh, kenapa baru menyadarinya sekarang. Aku sudah menyiksanya selama 7 tahun ini. Kutatap surat itu, ada bekas air mata terlihat di surat itu, karena bekasnya itu pun sudah mulai menguning.  

Buugghh…

Aku menonjok dinding yang ada dikamarku..Rupanya suara itu membuat eomma berlari ke kamarku.

“Omo.. kau kenapa Kyu? Tanganmu berdarah.. Kau.. kenapa kau menangis Kyu?” aku memeluk eomma dengan erat.

“Aku bodoh eomma.. aku sungguh bodoh”

“Kenapa kau Kyu?”

“Aku yang membuat Ra-ya pergi eomma..aku yang membuatnya pergi meninggalkanku”

2 tahun kemudian

Seorang gadis memakai coat cokelat dipadu boot berwana sama berjalan dengan anggun, sesekali ia menyibakkan rambut hitam panjangnya yang ikal. Ia terlihat mengamit lengan seorang namja tinggi yang tampan dan gagah. Mereka pasangan yang terlihat mencolok di bandara Inchoen ini.

“Oppa aku kesal!” ucap gadis yang berstatus tunangannya itu sambil mengerucutkan bibirnya. Namja itu langsung mencubit pelan hidung tunangannya.

“Aigoo.. kenapa dengan gadisku ini?” tanya namja tampan itu sambil memandang tunangannya dengan lembut.

“Lihat semua yeoja-yeoja disana mereka melihatku seolah ingin memakanku saja. Lihat juga mata mereka seolah tidak mau lepas darimu oppa”. Namja itu akhirnya tau kenapa tunangannya itu kesal, ia merasa cemburu dengan yeoja-yeoja yang kagum pada dirinya. Namja itu terkekeh, membuat gadis itu menatapnya tajam.

“Walaupun sekarang semua yeoja menatapku, tapi di mata dan hatiku hanya ada kamu Nona Kim Je Ra” ucapan namja itu membuat wajah tunangannya memerah.

“Kau suka sekali menggodaku oppa aishh..”

“Permisi Tuan Choi, saya yang  bertugas mengantar anda ke apartemen. Silahkan ikuti saya” ucap seorang pria muda yang lengkap dengan jasnya.

“Ne…. Kamshahamnida”

——-

Pasangan itu terlihat duduk santai di sofa panjang yang ada di apartemen mereka. Je Ra menyandarkan kepalanya ke bahu Siwon.

“Kapan kau akan bertemu sahabatmu itu Ra-ya?”

“Besok oppa, aku akan mengunjungi tempatnya bekerja untuk memberinya kejutan. Dan Oppa kapan mulai mengacuhkanku lagi?” Kata mengacuhkan disini sama dengan bekerja. Itu karena bila Siwon sudah sibuk bekerja, ia akan mengacuhkan Je Ra dan tenggelam pada pekerjaanya.

Siapa yang tidak kenal dengan  Siwon, ia adalah seorang pengusaha sukses dalam bidang konstruksi dari China yang sekarang sedang merambah cakupan bisnisnya ke Korea. Ia pengusaha yang terkenal sangat sibuk, tak jarang ia harus bulak-balik ke luar negeri. Sedangkan Je Ra setelah lulus kuliah, ia juga bekerja di perusahaan apanya yang ada di China dan sekarang ia diminta appanya untuk mengelola perusahaan appanya yang ada di Korea. Jadilah sepasang kekasih itu berangkat dan tinggal di Korea.

“Ayolah, aku bukan mengacuhkanmu hanya saja terlalu sibuk bekerja dan..”

“Mengacuhkanku kan oppa?” Je Ra menggoda tunangannya itu. Ia terkekeh melihat wajah Siwon yang terlihat kebingungan.

“Aishh kau ini suka sekali menggodaku.. kemari kau Ra-ya” Siwon hendak menarik Je Ra tapi ia sudah berlari menjauhi Siwon.

Kim Je Ra POV

Tiba-tiba terlintas bayangan saat aku dikejar seseorang di sebuah taman tapi wajahnya tidak terlalu jelas, saat bayangan itu muncul kepalaku akan sakit sekali. Ini pertama kalinya, aku merasakan seperti ini semenjak kecelakaan 2 tahun yang lalu.

“Kutangkap kau” ucap Siwon oppa sambil memelukku dari belakang. Ia membalikan badanku menghadapnya.Sepertinya ia sadar dengan wajahku  yang pucat.

“Gwenchana?” aku hanya mengangguk dan berusaha melepaskan pelukannya.

“Kau harus terima hukuman dariku Ra-ya” ucap Siwon tersenyum sambil terus mendekatkan wajahnya ke wajahku. Hidung kami sudah bersentuhan, dan tak lama Siwon mengecup bibirku dengan lembut.

Author POV

Sekarang Je Ra sedang berdiri menatap gedung tinggi yang ada dihadapannya, senyum tak pernah lepas dari bibirnya. Ia akan memberikan kejutan untuk sahabatnya itu.

“Ada yang bisa saya bantu Nona?” ucap recepsionis dengan ramah.

“Aku ingin bertemu dengan Lee Donghae”

“Silahkan nona naik ke lantai 6, akan ada sekretaris yang membantu anda”. Aku mengangguk dan langsung menuju ke lift. Je Ra terlihat menunggu Donghae di dalam ruangannya. Donghae masih ada rapat dan akan keluar sebentar lagi. Ia memandang meja kerja Donghae disana ada fotonya berdua dengan Donghae.

“Kau masih menyimpan foto ini oppa? Bagaimana bila ada yeoja yang menaksirmu dan melihat foto ini, aku bisa disangka yeojachingumu” ucap Je Ra sambil terus tersenyum. Tiba-tiba ada suara gaduh dari luar.

“Hyung kau sudah memeriksa laporanku?”

“Sudah, kau tinggal merevisi bagian yang kutandai saja”

Tiba- tiba pintu terbuka, terlihat Kyuhyun dan Donghae. Mereka terkejut melihat siapa yang ada di ruangannya.

Kyuhyun POV

Ra-ya….

Apa mataku tidak salah lihat? Aku melihat sosok Ra-ya di depan mataku, ia berubah menjadi gadis yang cantik. Ia memakai dress berwarna hitam dan terlihat sangat anggun. Aku tidak percaya ini, aku mencubit tanganku sendiri dan terasa sakit. Ini berarti bukan mimpi.

“Apa kau terkejut dengan kedatanganku?” aku hanya mengangguk. Aku tak tahu bagaimana reaksi Donghae Hyung yang berada di belakangku, karena terlalu terfokus pada gadis di depanku ini.

“Donghae oppa!! Aku sungguh rindu padamu” ucap gadis itu sambil memeluk Donghae Hyung dengan erat dan melewatiku begitu saja, ada apa lagi ini?.

Kenapa dia melewatiku begitu saja dan malah memeluk Donghae Hyung? Apa ia marah padaku karena dulu tak mengantar kepergiannya?. Donghae hyung pun masih diam dan tak membalas pelukan Ra-ya karena terlalu terkejut.

“Ah.. mian .. karena terlalu senang aku lupa ada orang lain disini..Dia temanmu oppa?” Aku tertohok mendengar perkataannya. Gadis ini membuatku emosi, bagaimana tidak? Dulu ia pergi meninggalkanku membuatku tersiksa dan sekarang saat ia datang malah menganggapku sebagai orang asing. Apa ia mempermainkanku?.

“Aku Kim Je Ra imnida. Senang berkenalan denganmu” ucapnya sambil tersenyum. Tidak banyak bicara aku langsung menarik tangannya menuju ruanganku, masih terdengar teriakan Donghae hyung yang memanggilku dan berusaha mengejarku. Segera kukunci pintu ruanganku, akan kubuat perhitungan dengan gadis ini.

“Appo.. kenapa kau menarikku?” bentaknya kesal. Sekarang ia berani membentakku, apa ia tak menyadari apa ia buat telah membuatku menderita.

“Masih berani kau membentakku? Kau tidak sadar apa yang kaulakukan padaku, hah?” bentakku keras. Ia mengernyit heran memandangku, seolah tak mengerti.

“Aku tak mengerti apa yang kau bicarakan.. aku”

“JANGAN BERPURA-PURA RA-YA!” aku mendekat ke arahnya, tapi ia terlihat takut dan terus memundurkan badannya. Aku sampai menghimpitnya di tembok, ia terlihat semakin ketakutan.

“KAU PERGI MENINGGALKANKU BEGITU SAJA, TIDAK MEMBERIKU KABAR APA KAU TIDAK TAU AKU MENDERITA SELAMA INI HAH? JAWAB AKU RA-YA!!”

Kim Je Ra POV

Aku benci lelaki di hadapanku ini daritadi ia terus membentakku dan terus mengucapkan kata-kata yang tak kumengerti.

“JANGAN BERPURA-PURA RA-YA!” Ia melangkah mendekatiku, aku bergerak mundur menjauhinya hingga kurasakan punggungku membentur tembok. Aku mohon siapa saja tolong aku, aku hendak memanggil Hae oppa yang daritadi berteriak tidak jelas di luar sana.

“KAU PERGI MENINGGALKANKU BEGITU SAJA, TIDAK MEMBERIKU KABAR APA KAU TIDAK TAU AKU MENDERITA SELAMA INI HAH? JAWAB AKU RA-YA!!” teriaknya di telingaku. Aku takut, aku tak mengerti dengan keadaan ini. Air mataku menetes, ia terlihat kaget melihatku menangis.

“Aku sungguh tak mengerti dengan semua yang kau ucapkan..aku”isakku. Ia memandangku sinis, merentangkan kedua tangannya di samping bahuku membuatku semakin terhimpit ke tembok.

“KAU KETERLALUAN!! APA ARTI PERSAHABATAN KITA SELAMA INI ? APA 10 TAHUN ITU TAK BERARTI BAGIMU HAH? KITA MENGHABISKAN WAKTU BERSAMA SELAMA 10 TAHUN INI, KAU SUNGGUH MEMBUATKU MENDERITA!”

Tiba-tiba sebuah bayangan terlintas di kepalaku, bayangan dimana aku bercanda, tertawa dan berlari bersama dengan seorang namja yang tidak jelas. Kepalaku sakit setiap bayangan itu muncul, sungguh menyiksaku.

Grepp

Tiba-tiba ia memelukku dengan erat, seakan tidak ingin kehilanganku lagi. Aku mencoba memberontak tapi tetap tidak bisa melawannya. Sakit kepala ini terasa semakin sakit.

“Jangan tinggalkan aku lagi Ra-ya”lirihnya terdengar jelas di kepalaku sebelum semuanya berubah menjadi gelap.

Donghae POV

Aku terkejut bukan main melihat Ra-ya berada di ruanganku, belum lagi ia tidak mengenali Kyuhyun. Apa yang sebenarnya terjadi?. Kyuhyun terlihat marah dan menarik Ra-ya kasar. Aku berusaha mengejarnya, tapi Kyuhyun sudah mengunci pintu ruangannya.

Samar-samar kudengar teriakan di dalam, aku tahu Kyu pasti marah setelah Ra-ya meninggalkannya dan tidak memberi kabar sedikitpun. Belum lagi saat bertemu Ra-ya malah tidak mengenalinya.

“Buka pintunya Kyu… Bicarakan baik-baik” teriakku di luar sambil terus menggedor pintunya. Sudah berkali-kali aku berteriak dan menggedornya, tapi Kyu tidak mau membukanya juga. Aku khawatir dengan keadaan Ra-ya, saat ia tidak mengenali Kyu aku tidak melihat ia seperti seseorang yang sedang berbohong. Kejadian ini membuatku bingung.

Ceklek..

Tiba- tiba pintu terbuka dan terlihat Kyuhyun menggendong Ra-ya yang pingsan mengejutkanku, apa yang ia lakukan sampai Ra-ya pingsan begini?

“APA YANG KAU LAKUKAN PADANYA KYU?” bentakku keras.

“Ia pingsan hyung, aku tak tahu kenapa ia tiba- tiba pingsan” ucap Kyu menyesal.

“KAU MEMBUATNYA TERTEKAN KYU HAAAHHh… Ayo kita bawa ke Rumah Sakit”. Aku dan Kyu berlari ke luar gedung, kami tidak peduli dengan pandangan semua karyawan yang menatap kami heran.

Disepanjang perjalanan, Kyu tak henti-hentinya berusaha membangunkan Ra-ya. Mukanya terlihat pucat dan sangat khawatir. Ia juga tampak merasa sangat bersalah karena menyebabkan Ra-ya pingsan.

Dokter sekarang sedang memeriksa Ra-ya, kami hanya bisa menunggu di luar dengan khawatir. Aku melihat wajah Kyu, ia tampak benar-benar kacau keadaannya sama persis seperti saat ia datang ke rumahku untuk meminta penjelasan. Aku merasakan sikap Kyu terlalu berlebihan dan terkadang membuatku merasa kalau sebenarnya ia sangat mencintai Ra-ya. Tapi kenapa ia tak menyadarinya?

#Flashback#

Kubuka pintu rumah, aku terkejut melihat Kyu datang dengan wajah yang kacau dan terlihat bekas air mata yang membasahi pipinya belum lagi tangannya yang berdarah. Kyu menunjukkan sebuah surat yang sudah terlihat kusam. Saat aku melihatnya, aku tahu itu surat yang Ra-ya berikan sebelum kepergiannya. Dan bodohnya Kyuhyun baru menemukannya sekarang.

“Kyu tanganmu..”

“Aku membuatnya tersiksa hyung.. Ia pergi karenaku kan hyung?”.

“Ia ternyata mencintaiku selama ini hyung, dan bodohnya aku tak pernah menyadarinya”

Ia terus meracau sendiri. Aku tak tega melihatnya menangis seperti ini. Ia menatapku seolah meminta penjelasan.

“Apa ia menangis dan sakit waktu itu karenaku hyung?”

Aku hanya mengangguk lemah.

“Apa benar ia memutuskan pindah karenaku?”

Aku hanya bisa mengangguk.

“Aku tak bisa kehilangannya hyung. Aku merasa semenjak kepergiannya, jiwaku juga ikut dibawa pergi. Tidak ada lagi semangat untuk hidup jika ia tak ada berada dalam jarak pandangku. Aku rindu senyumnya, tawanya dan tingkahnya itu hyung. Aku kacau setelah ia pergi hyung” isak Kyuhyun.

Aku terkejut mendengar pernyataan Kyuhyun, sebegitu dalamnya perasaan Kyuhyun untuk Ra-ya. Donghae menyadari itu bukan lagi rasa sayang antar sahabat.

“Kau mencintainya Kyu” ucapanku membuat Kyuhyun kaget dan menatapku heran.

“Apa maksudmu hyung? Aku ini sahabatnya” aku kesal apa ia sebegitu bodohnya tidak menyadari perasaannya sendiri.

“Kau jelas mencintainya bukan sebagai seorang sahabat, bukan oppa kepada dongsaengnya kau itu mencintainya seperti seorang namja yang kepada yeoja. Tidakkah kau sadar bahwa semenjak kepergiannya kau seperti mayat hidup ?”

Kyuhyun mengangguk.

“Itu karena jiwamu hilang dibawa pergi orang yang sangat kau cintai Kyu, kau hidup tak tentu arah karena sudah tidak ada ia yang menjadi tujuanmu hidup. Bukankah itu sudah terlalu jelas Kyu”

Aku mengambil nafas sejenak.

“Sadarlah Kyu, kau sangat mencintai Ra-ya..”

#Flashback end#

Kulihat euisa keluar dari ruangan Ra-ya, wajahnya seolah menyiratkan kabar buruk yang akan disampaikan kepada kami. Kyuhyun berlari ke arah uisa dengan tergesa-gesa.

“Euisa apa yang terjadi dengannya?”

“Ia terkena amnesia disosiatif, sepertinya ia pernah mengalami kecelakaan yang membuatnya mengalami benturan hebat” jelas uisa membuat kami tidak mengerti. Kenapa bila ia terkena amnesia, ia masih mengingatku.

“Amnesia disosiatif ?” tanya Kyu putus asa.

“Ne..Amnesia disosiatif berbeda dengan amnesia biasa. Pasien hanya akan kehilangan ingatan tentang peristiwa atau kejadian yang membuatnya mengalami stress berlebihan. Itu menjadi traumatik tersendiri bagi pasien. Jadi saat pasien tersadar dari kecelakaan, ia tidak mengingat kenangan yang membuatnya stress dan trauma”.

Kyuhyun POV

“Ne..Amnesia disosiatif berbeda dengan amnesia biasa. Pasien hanya akan kehilangan ingatan tentang peristiwa atau kejadian yang membuatnya mengalami stress berlebihan. Itu menjadi traumatik tersendiri bagi pasien. Jadi saat pasien tersadar dari kecelakaan, ia tidak mengingat kenangan yang membuatnya stress dan trauma”

Ucapan dokter membuat hatiku hancur, apa sebegitu menyakitkan semua  kenangan yang berhubungan denganku?.

“Uisa.. pasien sudah sadar”

“Ayo kyu, kita ke dalam” ajak Donghae hyung, tapi aku diam tidak berani beranjak dari tempatku. Bukankah bila melihatku ia akan sakit, jadi untuk apa aku masuk ke dalam? Aku hanya akan membuatnya lebih menderita.

“Kyu, aku tau kau pasti sedih dan merasa penderitaan Ra-ya itu karena ulahmu. Seharusnya dari sekarang kau berusaha membahagiakan orang yang kau cintai Kyu bukan memilih untuk menjauhinya itu hanya akan menyiksanya dan juga dirimu”

“Hyung.. Ra-ya bukan..” sanggahku cepat karena aku merasa malu. Bagaimanapun aku ini namja yang sudah memiliki tunangan.

“Sudah berapa kali kubilang kalau kau itu sangat mencintainya… apa semua kejadian yang kau lalui saat ditinggal olehnya masih kurang menunjukkan seberapa besar rasa cintamu padanya?”

Kim Je Ra POV

Kepalaku terasa pusing, sebenarnya aku ini kenapa? Setiap bayangan itu muncul, aku selalu merasakan sakit yang hebat. Kulihat Donghae oppa masuk, dan langsung menghampiriku.

“ Ra-ya gwenchana?” tanyanya khawatir. Aku hanya mengangguk.

“Oppa sebenarnya aku kenapa?”

“Hmm.. kau hanya kelelahan saja..iya hanya kelelahan” aku mengangguk mendengar ucapan Donghae Hyung. Tiba –tiba namja yang sedari tadi membentakku masuk, dan menghampiriku.Wajahnya terlihat sangat sedih, entah kenapa melihat wajahnya yang seperti itu membuat hatiku sakit. Pikiranku benar-benar kacau. Aku langsung membuang muka, merasa malas untuk menatapnya.

“Ra-ya apa kau tidak ingat siapa Kyuhyun?”

Aku menggeleng yakin. Aku memang merasa tidak mengenalnya, walaupun ada perasaan aneh setiap kali melihat wajahnya. Aku seolah sangat merindukan dan menginginkannya… Aisshh… ini semua gila gara-gara namja itu.

Hae oppa mengelus rambutku pelan, aku tersenyum melihatnya.

“Oppa, kenapa dia daritadi tak berhenti membentakku? Dia terus bicara seseorang yang meninggalkannya seolah itu aku. Aku saja baru bertemu dengannya hari ini. Dia itu kenapa?” tanyaku sambil mengarahkan teunjukku ke arahnya. Aku sangat ingin tahu mengapa sikapnya seperti itu.

Hae oppa memandang namja itu bingung, sedangkan yang dipandang hanya menatapku saja. Aku merasa risih dengan tatapannya.

“Mian Je Ra-ssi, aku salah. Aku mengira kau adalah sahabat yang meninggalkanku begitu saja. Aku sungguh merindukannya, ia sangat mirip denganmu. Makanya sikapku tadi seperti itu. Mianhe” ucapnya sedih. Pasti sangat sedih ditinggalkan oleh sahabatnya, akupun akan merasakan hal yang sama dengannya.

“Cheonmaneyo, aku hanya kaget dengan sikapmu itu. Baiklah mulai saat ini kita bersahabat. Anggap saja aku itu sahabat yang kauceritakan tadi. Eotthe?” aku tersenyum kearahnya dan mengulurkan tanganku. Ia terlihat terkejut dan membalas senyumanku.

“Kau tidak ingin membalas jabatan tanganku ini?” ucapku sebal. Ia menggaruk tengkuknya dan langsung membalas jabatanku.

“Bolehkah aku memelukmu ?” tanyanya membuatku terkejut. Aku menatapnya untuk meminta penjelasan.

“Ah.. aku sangat rindu dengan sahabatku, aku sangat ingin memeluknya. Kau sangat mengingatkanku dengannya. Bolehkah?” . Aku mengangguk.

Grepp ..

Dia memelukku dengan sangat erat, nafasnya terdengar memburu. Akupun tak tahu perasaanku bagaimana, jantungku berdegup keras dan sangat senang dengan pelukan ini. Tapi…

“Ya.. kau memelukku dengan sangat erat. Aku tak bisa bernafas” aku memukul tangannya. Ia langsung melepas pelukannya. Ah.. aku belum tahu nama namja ini.

“Kita belum berkenalan.. Naneun Kim Je Ra imnida. Panggil aku Ra-ya saja. Neo?”

“Naneun Cho Kyuhyun imnida. Kau bisa memanggilku Kyu”

“Baiklah mulai hari ini kita  bersahabat”

 

33 Comments (+add yours?)

  1. th1fani
    Feb 28, 2013 @ 20:22:25

    mulai dari awal lg hmmm kyu2 ckckc

    Reply

  2. Nieza Kim
    Feb 28, 2013 @ 20:34:35

    makin seru ,, lanjuutt~ 😉

    Reply

  3. Gfbffrombf
    Feb 28, 2013 @ 20:47:11

    Wuih wuih wuih, seburuk itu kah dampak yg diterima je ra??, apa kyu akan milih vic atau lebih memilih je ra??, and apa pada akhirnya je ra inget semuanya, dan milih kyu(aku harap sih iya)….?#kepo_akut#
    ditunggu lanjutannya ya….

    Reply

  4. Park_KieLa_aNgeL
    Feb 28, 2013 @ 20:54:23

    Whoaaa..
    akhir’x part 3 hadir..
    hehe

    kasian sekali kisah cinta Kyu-Ra..
    mdh”an Ra cepat ingat..
    d tunggu kelanjutan’x tHor..

    fightingg 😉

    Reply

  5. Choi hyun ma
    Feb 28, 2013 @ 21:37:50

    Lanjut Autor…
    Daebak,,,,

    Reply

  6. itha paksi
    Feb 28, 2013 @ 21:46:47

    disaat amnesia pun je ra masih bisa ngerasa deg deg-an ddeket kyu, penasaran sm klanjutannya lg 😦 bext part update soon yaa thor

    Reply

  7. Miss roro
    Feb 28, 2013 @ 21:46:58

    Bagus thor…
    Akhirnya rilis juga …
    Terus itu gimana nasibnya victorianya…
    Saya pengenya seh,vic ama siwon aja dewh hheheee
    Next next next

    Reply

  8. Novia
    Feb 28, 2013 @ 21:51:54

    Oh my God dramatizzz bgt Daebak
    lanjut ok ok

    Reply

  9. afifah
    Feb 28, 2013 @ 22:24:33

    Akhirnyaa ff yg d tnggu” d post jg
    Gk nyangka bget klau critax bkalan kyak gni..
    Makin seruu ni thoorr
    D tnggu klnjutannya yaa..
    *keep writting 😀

    Reply

  10. Jung Ji Woo
    Feb 28, 2013 @ 22:26:39

    keren !! gmn ya kira”? apa kim je ra bakalan nikah sm siwon ? xD aa~ cepet di next ya ! jgn lama” 😀

    Reply

  11. vina maullina
    Feb 28, 2013 @ 22:37:16

    WAh daebak thor, lanjut terusss,,n kyu bersabarlah karna kmu harus mulai semuanya dari awal, buat ra-ya ingatlah kembali siapa kyu itu, 🙂 ,,, buat author semangat terus lanjut terus tulis ff’a,,, ehehehehhe

    Reply

  12. Kodok
    Mar 01, 2013 @ 02:37:20

    kasihan bgt si kyuhyunnya….choi siwon sma aku aja

    Reply

  13. Ikfi~kyunie ELF
    Mar 01, 2013 @ 05:16:08

    Nangis bca’y thor. .
    Sungguh menyedih kan. .
    Next thor jgn lama2. .
    Aku tunggu. .annyeong. .

    Reply

  14. jaemijhe
    Mar 01, 2013 @ 07:16:58

    Huaa langsung baca part 3 nya aja udah kena di hati..

    Jleb bgt…
    Keren

    Reply

  15. lee
    Mar 01, 2013 @ 09:27:18

    Kyu memulai dari 0 sahabatan sama je ra,, next partnya ditunggu yaa

    Reply

  16. Choi Hyunsa
    Mar 01, 2013 @ 12:03:18

    ck, penyesalan emang slalu datang terlambat….
    ditunggu next partnya yach, hwaiting

    Reply

  17. ondobu
    Mar 01, 2013 @ 15:58:55

    pas baca part 2 aku uda mulai nyesek. lah pas baca part 3 kok tambah nyeseek ya 😥
    si kyu babo deh. kalo gini baru kerasakan nyeseknya. rasain.
    next chap jangan lama-lama ya thor 🙂

    Reply

  18. sartika
    Mar 01, 2013 @ 19:56:19

    saingan kyu berat nih si kapten choi,
    nah lo kyu bakalan galau nih milih kyknya antara vic ma ra ya..

    Reply

  19. ocha
    Mar 01, 2013 @ 22:55:43

    Yaaah
    Jadi harus mulai dari awal lagi deh
    Kyuhyun sih telat nyadarnya 😦
    Lanjut thor

    Reply

  20. HanSeul
    Mar 02, 2013 @ 06:43:15

    Wih,,,persahabatannya dimulai dari pertama lagi.Makin seru, lanjutannya ditunggu

    Reply

  21. Bella
    Mar 02, 2013 @ 14:50:53

    Bagus thor ceritanya! Lanjutannya jangan lama2 yaa!

    Reply

  22. @salmaayu1
    Mar 02, 2013 @ 15:15:14

    jd kyu masih tunangannya vic ?? aigoo,,,,
    makin seru !!
    next part d tunggu ^^

    Reply

  23. rosa
    Mar 02, 2013 @ 21:43:58

    Woahhhh thor daebak ceritanya bener-bener dpt feelnya, aku harap semoga je ra bakalan tetep sama siwon kayaknya udah cocok semoga comment ku dibaca ya

    Reply

  24. Ainun Naght ElfishForevercintadonghae
    Mar 03, 2013 @ 06:04:18

    eon,ku tunggu lanjutannya

    Reply

  25. rebeccavania
    Mar 04, 2013 @ 16:59:18

    Omo~ je ra kecelakaan toh!
    Kasian sekali. Itu gmn kisah je ra dgn wonppa ya? Penasaran abis!
    Akhirnya kyu bsa ngerasain jg ditinggal je ra kyk gmn.
    Ditunggu kelanjutannya thor! Hwaiting 😉

    Reply

  26. Tasya amanda
    Mar 11, 2013 @ 04:33:39

    Wah keren banget ff.y.. Lanjutin donk?:)

    Reply

  27. ventyangelinaa
    Mar 17, 2013 @ 11:42:40

    bagus thor~
    tapi kok ga post” lagi sih? T_T
    lanjutin dong thor~ T_T

    Reply

  28. minkijaeteuk
    Mar 20, 2013 @ 07:49:34

    yahhh… je ra y lupa ingatan,,,, trus nasib vic gmn??? pa kyuhyun putu hubungan tunangan y????
    sekarang kyuhyun deh yg sakit hati oa lagi klo tau je ra dahada tunangan y…
    makin seru….

    Reply

  29. imldonghaes
    Apr 24, 2013 @ 12:37:37

    Alurnya pas thor, jadi feelnya kerasa. Dan ini entah yang udah keberapa kalinya aku baca part yang iniToT
    Lanjutannya kapan thor? Penasaran kali;~; faster oke?ditunggu. Gamau tau. /maksa/ ;b

    Reply

  30. liya
    Jun 12, 2013 @ 12:05:47

    Kyuhyun, kenapa baru sadar kalo’ suka sama je ra sekarang sih?
    Mana si je ra udh punya tunangan lagi..

    Reply

  31. agetha
    Jun 12, 2013 @ 14:29:58

    lpa ingtan jha msih bsa shabat
    mreka emng jdoh
    ckkckkc 😀

    Reply

  32. shellychibi
    Jun 15, 2013 @ 12:08:49

    yah,

    we start from zero…

    Reply

  33. kiran lika
    Jun 15, 2013 @ 19:22:52

    tuhkan kyu nyesel jadinya T.T T.T T.T
    Sebenernya kyu uda nyadar gak sih klo dy syg sama ra-ya?
    Oh pantes td aku ngerasa janggal wkt tau ra-ya tunangan sama siwon, trnyta ra-ya amnesia apa gt toh hmmm
    Kasian ya skg kyu, giliran dy skg yg ngenes nasibnya ._.

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: