[FF Of The Week] Destroy Her Heart

Destroy Her Heart

Nama                   : gluu ^.^

Title            : Destroy Her Heart

Genre                   : Romance, Angst.

Rating                  : PG 17

Length        : Oneshot

Cast            :

–       Cho Kyu Hyun of Super Junior

–       Park Hyun Ae

–       Kim Hye Rin

–       Lee DongHae of Super Junior

–       Lee Hyukjae of Super Junior

 

Ps               : Haloo, akhirnya setelah mikir lama. Aku mutusin buat coba kirim FF ini ke blog ini, pingin liat komentar lainnya. FF ini pernah di share di blog sendiri, gluu’s Area. Makasih buat Kyuhaemi yang udah kasih saran. Oke langsung  baca aja deh. FF ini POV-nya selalu di Kyu Hyun. Maaf buat Sparkyu kalau di sini Kyu Hyun jahat hhee, Author suka yang jahat-jahat hhee. Makasih ^,^

 ***

“ Park Hyun Ae, gadis itu masuk dalam hidupku dengan tiba-tiba. Merusak semua plan hidupku. Begitu pun aku yang masuk dan mengubah plan hidupnya dengan sesuka hatiku. Aku bahkan menghancurkan hatinya dengan sangat kejam. Kita impas. Tapi seperti kodrat, kaum lelakilah yang lebih berkuasa. Ku kuasai hidupnya, ku atur hidupnya sesuai apa yang ku inginkan, ia hanya harus menangis dan tertawa sesuai kenginanku, hanya aku yang akan mengatur perasaannya. Kejam? Tapi inilah aku Cho Kyu Hyun. ”

 

***

Cho Corporation

Seoul, Korea Selatan

12.30 PM

Aku Cho Kyu Hyun penerus Cho Corporation. Perusahaan terkaya dan terbesar di Asia. Saat ini usiaku 25 tahun. Keluargaku sangat terpandang di Korea. Keluarga kami tak membutuhkan materi yang berlimpah yang kami inginkan hanya kepuasan dan kebahagiaan. Adik satu-satuku saat ini sedang belajar seni musik di Jepang usianya 23 tahun. Aku memiliki seorang kekasih yang sangat ku cintai. Hidupku sudah terlewat sangat sempurna. Ku rasa tuhan memang menakdirkanku menjadi seberuntung ini.

Seperti biasanya aku menjalani aktivitasku mengurus perusahaan kami. Seharian ini aku belum mendapat pesan atau panggilan dari kekasihku Hye Rin. Entahlah ia sedang sibuk atau melupanku. Tapi ku rasa ia mungkin sibuk. Maklum ia seorang model terkenal Korea. Lagi-lagi aku beruntung mendapat kekasih seorang model cantik.

Ku putuskan untuk menghubunginya lebih dulu.

Tut…tut…tut..

“ Yeobosseo?” Ucap suara lembut dari seberang.

“ Yeobosseo Hye Rin-ah, aku rindu padamu. Apa yang sedang kau kerjakan? Kenapa kau tak menghubungiku?” Ucapku dengan manja.

“Mianhae, Aku benar-benar sedang sibuk.” Balas Hye Rin lembut, dari nada suaranya aku tau ia menyesal.

“ Gweanchanna. Kau sudah makan? Jangan lupa makan.” Ucapku lagi.

“ Ne aku akan makan, kau juga jangan lupa makan.” Balas Hye Rin.

“ Sampai jumpa nanti.” Ucapaku sambil memberi kecupan padanya.

Cup

“ Hmmm,” balasnya.

Klik

Ku matikan ponselku dan kembali fokus pada pekerjaanku. Mendengarnya saja sudah membuatku tenang. Aku benar-benar ingin menjadikannya milikku seutuhnya dengan menikahinya. Tapi, kontrak kerjanya membuat ia tak bisa menikah. Sudahlah aku harus bersabar.

Tiba-tiba ponselku berdering. Ku tatap layar ponsel dan mendapati appa yang memanggil. Ada apa? Mollayo.

“ Yebosseo appa?” Ucapku sopan.

“ Kyu Hyun-ah, kau ada waktu? Appa ingin bicara denganmu.” Ucap appaku.

“ Ne appa.” Jawabku dengan ringan.

“ Temui aku di ruang kerjaku sekarang.” Ucap ayah terdengar ringan tapi aku tahu dari nada suaranya sepertinya ada hal penting yang ingin ia sampaikan.

“ Baik, aku akan ke ruangan ayah.” Balasku cepat.

Aku langsung berjalan menuju ruang kerja ayahku. Sebenarnya ada apa? Aku merasa firasat yang aneh.

Ketika tiba di depan pintu ruang kerja ayahku aku menarik nafas dalam-dalam. Setelah itu aku mengetuk pintu ruang tersebut.

Tok…tok…tok…

“ Masuklah !!!” Perintah suara dari dalam.

“ Aku datang appa.” Ucapku setelah membuka pintu.

“ Ah, kemarilah.” Ucap ayah dan mengajakku duduk di sofa yang terletak dekat meja kerjanya.

“ Ada apa appa memanggilku?” Tanyaku langsung sambil duduk.

Appa berjalan dengan ringan lalu mulai duduk di depanku. “ Kyu Hyun-ah, umurmu saat ini sudah 25 tahun. Apakah kau tak berpikir untuk menikah?” Tanya ayah. Ini sangat aneh mengapa ia bertanya hal seperti ini di kantor.

“ Aku memikirkannya appa tapi Hye Rin masih terikat kontrak.” Jawabku dengan tenang.

“ Kau masih berhubungan dengan gadis itu?” Tanya ayah dengan nada tak suka, terus terang aku tak suka dengan nada seperti itu.

“ Tentu saja. Ia kekasihku dan aku mencintainya.” Balasku. Aku bingung kenapa appa dan eomma tak menyukai Hye Rin. Apa karena profesinya sebagai model yang menuntutnya selalu berpakaian minim? Oh ayolah aku saja tak banyak komentar mengapa mereka harus tak suka?

“ Sudah ku katakan putuskan hubunganmu dengannya. Kenapa kau masih saja menjalin hubungan dengannya?” Ucap ayah dengan suara mulai meninggi.

“ Kenapa appa melarangku berhubungan dengannya? Aku sangat mencintainya.” Ucapku dengan emosi yang hampir keluar. Kalau tak ingat ia appaku mungkin aku sudah menerjangnya sejak tadi.

“ Ia bukan gadis baik Kyu Hyun-ah, kau ini sangat buta. Sudah ku tunjukkan bukti padamu ia bukan gadis baik-baik tapi kau tetap mempercayainya.” Ucap appa semakin merendahkan Hye Rin.

“ Itu akal-akalan yang appa buat dengan eomma.” Ucapku dengan meninggi. Sekarang aku benar-benar tak tahan lagi. Bagaimana bisa kau diam sedangkan kekasihmu sedang di hina.

“ Ia tak ada bedanya dengan Hyuna, kekasihmu dulu. Semua hanya memanfaatkanmu.” Ucap ayah masih meyakinkanku. Kali ini appa mulai melunak seolah bosan membicarakan tingkah gadis-gadis di sekitarku. Hyuna mantan kekasihku, kami putus karena ku dapati ia berciuman mesra dengan Hyukjae teman bisniku.

“ Hye Rin berbeda dengan wanita jalang itu appa.” Ucapku kesal.

“ Lihat saja nanti. Kalau matamu sudah terbuka kau akan datang berterima kasih padaku.” Ucap ayah dengan tenang.

“ Jadi, hanya ini yang ingin ayah bicarakan?” Tanyaku pada ayah. Aku mulai jengah berda di ruangan ini.

“ Tentu saja tidak. Kau sudah ku jodohkan dengan anak sahabatku. Aku tahu kau tak suka hal bodoh dan konyol seperti ini tapi sebaiknya kau mencobanya dulu.” Ucap ayah dengan enteng.

Ku angkat kepalaku menatap appa dengan terkejut, melempar tampang protes dengan apa yang baru saja ia ucapkan. Apa lagi ini?? Apa maksudnya?? Cih, membosankan sekali bahwa hidup orang kaya akan selalu identik dengan perjodohan.

“ Apa lagi ini appa? Aku sudah punya Hye Rin. Dan hanya dia yang akan ku nikahi.” Ucapku sambil berdiri.

“ Kau tidak boleh menolak Kyu Hyun-ah dan aku tak akan menerima penolakan dalam bentuk apapun. Melihatmu yang tak pernah serius dengan kehidupan cintamu membuatku benar-benar prihatin denganmu. Lagipula perjodohan ini akan membuat perusahaan kita dan perusahaan Tuan Park akan semakin besar, selain itu ia sahabat baikku dan putrinya sangat cantik.” Ucap ayah.

Ku hembuskan nafasku dengan kasar dan menatap appa untuk kesekian kalinya. Tak bisakah ia paham dengan hatiku? Hanya Hye Rin yang menjadi tujuan  hidupku saat ini.

“ Terserah padamu appa.” Balasku pada ayah.

“ Kau akan menikah dengannya, Park Hyun Ae. Gadis termanis yang pernah ku temui.” Ucap ayah sambil menyebutkan nama gadis sialan itu.

Gadis manis?? Yang benar saja, mengapa wajah appa begitu berbinar saat menyebut nama gadis itu??

“ Aku akan menikahi Hye Rin.” Ucapku tajam, menekankan pada appa bahwa hanya Hye Rin gadis yang akan menjadi pasanganku.

Siapa? Park Hyun Ae? Dari namanya saja aku bisa menebak ia gadis yang sangat menyebalkan. Ia pasti hanya gadis manja atau tepatnya tuan putri yang tak bisa mandiri. Apa yang menjadi pertimbangan ayah sehingga aku harus menikahi gadis itu. Rasa benciku semakin besar terhadap gadis itu walaupun aku belum melihatnya sama sekali. Aku benar-benar pusing dengan semua masalah ini. Kalau sudah begini anggur dan Hye Rin adalah pengobatnya.

***

 

 

A Night, Seoul

10:00 PM

 

Ku selesaikan semua urusan kantor. Saat ini jam menunjukkan pukul 10 malam. Aku benar-benar rindu pada Hye Rin. Ku putuskan untuk mendatangi apartemennya saja. Aku membeli beberapa makanan dan anggur untuk ku nikmati dengannya. Sengaja aku tak menelponnya agar membuat kejutan.

Ku pacu mobilku dengan kecepatan yang tinggi. Aku benar-benar sudah tak tahan ingin melihat wajahnya. Aku berniat melamarnya malam ini. aku benar-benar tak ingin berpisah dengannya.  Tak peduli dengan kontrak bodohnya. Hanya ia yang sangat ku cintai.

Saat ini aku sudah tiba di depan pintu apartemennya. Ku tekan password apartemen Hye Rin yang kami buat berdua. Pintu terbuka dan aku langsung masuk.

Suasana apartemennya sangat sepi. Apakah ia belum pulang? Tapi aku melihat pintu kamarnya yang terbuka dan cahaya lampu dari kamar tersebut. Segera ku langkahkan kakiku mendekati kamar Hye Rin. Tapi, aku mendengar sayup-sayup obrolan orang sepertinya pria dan wanita tapi siapa? Apakah mungkin ada pria di apartemen Hye Rin? Aku semakin penasaran segera ku dekati kamarnya dengan cepat.

Langkahku menjadi sedikit lambat saat ku dengat suara seorang pria dari kamar Hye Rin.

“ Hye Rin, kau ini hebat sekali berekting.” Ucap seorang pria.

“ Waeyo oppa?” Tanya seorang wanita. Aku kenal suara ini, ini suara Hye Rinku. Pikiranku bercabang kemana-mana. Aku menggelengkan kepalaku mencoba membuang pikiran buruk yang terus berkeliaran di otakku.

“ Sampai kapan kau akan terus membohongi Cho Kyu Hyun-mu itu? Kau katakan padanya bahwa kau sedang sibuk padahal seharian ini kau di sini bersamaku.” Balas pria tersebut sambil terkekeh kecil. Aku semakin geram. Ku buka sedikit pintu kamar Hye Rin dan melihat apa yang ada di dalam sana.

Sedetik setelah membuka pintu kamar Hye Rin, mataku seolah akan melompat aku sangat terkejut. Hatiku rasanya sangat sakit melihat apa yang ada di dalamnya. Ini adalah sebuah kenyataan. Dasar brengsek. Kau tahu? Aku sangat mencintaimu.

Aku bagaikan terjatuh dari gedung yang tingginya melebihi apapun, rasanya sakit bagaimana tidak? Ku dapati wanitaku saat ini tanpa busana dan hanya menggunakan selimut untuk menutup tubuhnya sedang tidur dalam pelukan seorang pria. Sekali lihat saja orang pun tahu apa yang sedang mereka lakukan. Wanita yang ku cintai menghiantiku. Lagi-lagi aku jatuh dalam lembah yang sama. Ku tatap mereka dengan nanar, mereka masih belum menyadari kehadiranku.

Aku menghela nafasku dan bersiap untuk menyadarkan mereka. Namun belum sempat aku bicara, Hye Rin menyadari kehadiranku. Ia tidak sengaja menoleh ke arah pintu. Ia tampak terkejut tapi aku memasang wajah datar. Rahangku mengeras menahan emosiku sendiri. Aku tak mau membuang tenagaku dengan berteriak-teriak. Sudah cukup aku terluka untuk kedua kalinya.

Mata kami saling menatap seolah melempar telepati. Jadi begini? Jadi ini yang terjadi? Kau sangat keterlaluan Hye Rin-ah. Aku benci kaum kalian. Ku pikir Hye Rin bisa mengobati rasa sakitku tapi ia sama saja. Tak ada gunanya lagi aku berada di sini. Ku putuskan untuk meninggalkannya. Berjalan dengan kepala yang penuh dengan cacian dan makian.

“ Kyu Hyun-ah chankamman !!!!” Teriak Hye Rin kencang. Ia terus memanggil-manggil namaku dengan keras.

Sretttt

Tanganku seperti ada yang menarik, ku tolehkan kepalaku dan melihatnya sudah berdiri di depanku dengan selimut yang melilit tubuhnya. Sungguh ia sangat berantakan sekarang.

“ ..Chankkaman, mianhae..” Ucapnya pelan.

Ku tatap ia dengan sinis, apa?? Apa yang mau kau katakan? Ku hembuskan nafasku dengan kasar lalu menghempaskan tangannya dengan kasar, “ Kita berakhir, di sini.” Ucapku lalu berbalik meninggalkannya.

Ia kembali meneriaki namaku. Aku tak peduli. Ku tinggalkan ia. Aku berhak bahagia bukan? Benar perkataan orang tuaku ia sama saja. Saat ini aku tahu apa yang harus ku lakukan.

Ku rogoh ponselku dari dalam saku dan memencet tombol yang sudah ku hafal dengan benar.

“ Yeobboseo??” Ucap suara di seberang.

“ Yeobboseo appa, ini aku. Ku putuskan untuk menerima perjodohan yang kalian atur.” Ucapku datar dan mematikan ponsel. Persetan dengan kemenangan appa karena aku berhasil mengikuti maunya. Saat ini aku benar-benar seperti orang bodoh. Dua kali aku jatuh dalam lubang yang sama. Bahkan tupai pun bisa mencegah kecerobohannya untuk yang kedua kalinya.

***

 

 

 

Seoul, Korea Selatan

07:00 PM

Hari ini keluargaku dan keluarga dari gadis yang akan di jodohkan denganku akan  mengadakan pertemuan untuk membicarakan pernikahan kami. Sebenarnya aku sangat tidak suka. Tiba-tiba harus menikah dengan orang yang tak ku kenal. Sepertinya gadis itu juga sama denganku ia tak bisa menolak. Tapi aku mencoba menerima semuanya toh tidak ada ruginya. Aku akan menguasai gadis itu dan tak perlu memikirkan perasaan Hye Rin yang sudah tak menjadi kekasihku lagi.

Keluargaku saat ini sedang berbicang dengan gadis yang ku ketahui namanya Park Hyun Ae. Gadis itu berumur 22 tahun, umur yang masih muda untuk membina sebuah keluarga. Ia memang manis dan polos namun entah mengapa ketika melihatnya aku teringat akan Hye Rin dan Hyuna. Rasa benciku terhadap kaum wanita benar-benar akut. Rasanya aku sangat ingin mencibir dan menghinanya.

Ku pasang wajah manisku di depan keluargaku dan keluarga Hyun Ae. Dan sepertinya wajah manisku ini berhasil menutupi sakit hatiku yang belum pulih benar. Kali ini ku ikuti semua permainan keluargaku tapi gadis itu akan mengikuti permainanku setelah kami menikah. Terdengar sangat mengerikan memang, tapi seorang istri memang harus mengikuti kemauan suami bukan?

“ Jadi pernikahan akan kami majukan bulan depan. Bagaimana?” Tanya ayahku padaku dan Hyun Ae.

Ku lihat ia mengaangkat kepalanya terkejut. “ Lebih cepat lebih baik.” Ucapku sambil tersenyum. Ku lihat wajah gadis itu tampak panik. Kita lihat saja setelah menikah bagaimana. Kami bahkan belum akrab.

“ Ne, ahjussi.” Ucapnya canggung. Terlihat ia tak nyaman dengan situasi ini.

Tanpa sengaja tatapan kami bertabrakan, ia tampak menegang. Aku tersenyum menyeringai lalu menyesap minumanku sementara ia menolehkan kepalanya ke arah lain, gugup Hyun Ae-ssi??

***

 

Yoido Full Gospel Church, Seoul

07:00 AM

Hari ini kami akan melangsungkan pernikahan yang sangat konyol menurutku. Walaupun kami sudah sering bertemu namun kami masih belum akrab satu sama lain. Aku berusaha semanis mungkin padanya. Begitu pun ia padaku sangat manis. Kami sering bertemu karena perintah orang tua kami, katanya agara hubungan kami menjadi lebih baik.

Mungkin ini sebuah pelarian bagiku, ku ambil keputusan menikah dengannya dalam keadaan emosi. Tapi lebih baik daripada aku harus terus terpuruk. Aku tak peduli dengan perasaannya, ku jadikan ia permainan baruku untuk mengusir Hye Rin dari benakku. Aku tahu ia juga menolak mentah-mentah pernikahan ini. Tapi, semua akan terjadi beberapa menit lagi gadis ini akan menjadi istriku. Selamat datang Park Hyun Ae.

Kini kami berdiri dengan perasaan yang tak menentu di depan pendeta. Ku lihat kedua orang tua kami tersenyum dengan bahagia. Kulirik gadis di sebelahku, walaupun wajahnya tak terlihat karena tertutup jaring-jaring penghias kepala tapi aku tahu gadis itu tengah merasakan gugup yang sangat besar.

Ku dekatkan bibiku pada telinganya dan sedikit berbisik. “ Hyun Ae-ssi setelah ini kau milikku jadi patuhi semua perintahku.” Ucapku di samping telinganya. Ia menolehkan kepalanya dan aku meleparkan seringaiku padanya.

“ Nde?”

***

 

Kyu Hyun & Hyun Ae Home, Seoul

Setelah mengucapkan janji pernikahan dan menyelesaikan upacara pernikahan, kami segera meluncur menuju rumah baru kami. Di dalam mobil aku dan ia hanya diam tak berbicara sedikit pun, kami sibuk dengan pikiran masing-masing. Aku sedang malas berbicara saat ini.

“Kyu Hyun-ssi di mana rumah baru kita?” Tanyanya memecah kesunyian. Suaranya sangat merdu walaupun terdengan seperti anak kecil.

“ Sebentar lagi kita sampai.” Ucapku datar.

“ Oh..” Ia hanya membulatkan bibirnya sambil menganggukkan kepalanya, wajahnya terlihat sedikit tertekuk. Wae? Tak puas dengan jawabanku?

Mobil yang kami tumpangi sampai di depan rumah yang bisa di bilang sangat mewah. Menurutku ini sangat berlebihan. Appa membelikan rumah ini sebagai hadiah padaku. Apakah ia tak berpikir bahwa rumah ini sangat besar? Ini sangat besar dan mewah hanya untuk aku dan Hyun Ae.

Aku segera masuk dan meninggalkan ia yang kesulitan berjalan dengan gaun pangantinnya yang sangat mengganggu. Aku berjalan tanpa memperdulikannya, sementara ia masih sibuk dengan gaun kebesarannya itu.

Sebelum masuk kamar, ku balikan badanku dan menatapnya sebentar, ia tengah memandang takjub pada dekorasi rumah yang menurutku sangat mewah. Memang sangat mewah.

“ Kau tidur di kamar yang sana.” Ucapku padanya sambil menunjuk kamar di samping kamarku.

“ Ne?” Ia menyahut dengan intonasi tanya, sepertinya ingin meyakinkan pendengarannya.

“ Kau tuli, huh? Aku tak sudi tidur denganmu.” Ucapku kasar. Ia melemparkan tatapan bingung. Inilah aku, kejam dan tak peduli dengan apapun.

“ Wae? Atau kau ingin kita melakukan malam pertama??” Tanyaku memojokannya.

“ A..nni..” Jawabnya gugup dengan gelengan kepala.

BRAKKK

Kututup pintu dengan keras, ia pasti terkejut. Setelah menutup pintu aku segera mengganti pakaianku dan tidur di kasur yang seharusnya untuk pengantin. Biarlah, lagipula aku tak mencintainya kenapa aku harus tidur dan dekat dengannya. Hatiku selalu sakit saat melihat Hyun Ae, anni tepatnya kaum wanita kecuali Eomma. Di mataku ia sama saja dengan semua wanita jalang di luar sana.

***

Aku tertidur cukup lama hingga aku mendengar suara pintu kamarku seperti ada yang mengetuk. Mengganggu saja. Dasar gadis sialan.

“ Kyu Hyun-ssi, ayo kita makan. Aku sudah membuat makanan.” Ucap Hyun Ae mengganggu waktu tidurku.

“ Aishhh, awas kau wanita sialan.” Umpatku sambil berjalan dan membuka pintu kamarku.

“ Mian, apa aku mengganggumu? Apakah kau mau makan?” Tanyanya lagi.

“ Hmmmm…” Gumamku sambil berjalan menuju ruang makan. Amarahku mendadak hilang, lagipula sejak tadi aku belum makan.

Saat tiba di meja makan, aku terkejut melihat masakkan yang ia masak. Kenapa semuanya sayur? Dasar bodoh. Aku tak suka sayur.

Ku tatap wajahnya dengan tajam, kenapa kalau sudah menyangkut dirinya aku selalu marah-marah?? Aishh Molla. Gadis ini benar-benar.

“ Apa yang kau masak bodoh?” Ucapku datar. Setelah menggangguku ia malah membuatku semakin kesal dengan masakan yang ia masak.

“ Nde?” Tanyanya bingung.

“ Dasar tidak berguna, kau ini bodoh huh? Aku tak suka sayur.” Ucapku kasar dan meninggalkan meja makan.

“ Kau mau kemana? Masih ada ikan di sini. Apakah kau tak suka? Kalau kau tak makan kau akan sakit.” Ucapnya sambil memegang lenganku.

“ Lepaskan tanganmu.” Ucapku datar sambil menatap tangannya yang melingkar pada lenganku.

“ Makanlah dulu.” Ucapnya lirih. kali ini ia benar-benar memancing emosiku.

“ Lepaskan aku bodoh, tanganmu yang kotor itu tak pantas menyentuhku.” Ku hempaskan tubuhnya hingga ia sedikit terhuyung ke belakang. Ku lihat ia sedikit shock.

Ia tampak menatapku tak percaya. “ Kenapa kau sangat kasar? Kau berubah Kyu Hyun-ssi.” Ucapnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Cih, seperti kataku ia gadis manja dan cengeng.

“ Siapa yang berubah? Sejak awal aku tak pernah berubah.” Ucapku dingin.

“ Saat awal kau tak sekasar ini Kyu Hyun-ssi.” Ucapnya dengan wajah takut.

“ Inilah aku. Kau menyesal menikah denganku? Salahkan kedua orang tuamu dan orang tuaku yang dengan bodohnya membuat perjodohan konyol ini.” Ucapku menghinanya. Ia tampak menahan emosinya untuk tak menangis.

“ Jangan berkata seperti itu.” Ucapnya pelan.

***

Semenjak menikah aku tak mengizinkan Hyun Ae keluar rumah dengan bebas, entahlah aku merasa ia tak seharusnya merasakan kebebesan seperti sebelum menikah denganku. Aku tak ingin gadis itu melakukan apapun sesukanya dan jangan sampai ia melakukan penghiantan seperti Hye Rin lakukan padaku. Ketika melihatnya rasanya ingin sekali aku meluapkan semua emosiku. Tak bisa ku pungkiri hatiku masih sakit dengan penghianatan Hye Rin padaku. Bayangkan saja aku sudah berusaha mencintainya selama tiga tahun belakangan ini dan ia menghempaskan hatiku ke tanah dengan mudahnya. Terus terang aku masih mencintai Hye Rin walaupun ia sudah menghianatiku. Bodoh? Memang benar bodoh sekali mencintai gadis yang sudah menyakitiku. Aku selalu berusaha melupakannya namun semua itu sia-sia. Tiga tahun bukan waktu yang sebentar bukan? Di tambah lagi Hyun Ae selalu membuatku ingin memakannya. Ia selalu membuatku teringat akan Hye Rin walaupun pada dasarnya mereka dua gadis yang sangat berbeda.

***

 

A Morning, Kyu Hyun & Hyun Ae Home

06:00 AM

Sudah tiga bulan aku dan Hyun Ae menikah namun aku dan ia bahkan belum melakukan hubungan suami istri walaupun tubuhnya bisa di bilang sangat menggoda. Memang sangat bodoh tapi aku bahkan tak berniat menyentuhnya sama sekali. Aku bukan orang yang dengan mudah jatuh cinta pada orang lain, apalagi melakukan hal sejauh itu.

Seperti biasanya pagi ini aku akan ke kantor. Gadis itu tak membangunkanku? Walaupun aku tak terlambat tapi aku mulai tak suka bila ia  tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Aku selalu mudah marah bila sudah menyangkut dirinya. Aku akan sangat kesal kalau ia sudah tertidur saat aku pulang kantor. Aku menyuruhnya untuk jangan tidur sebelum aku pulang kalau ia sampai tertidur tak pelak aku mulai melontarkan kata-kata kasar. Bukankah istri bertugas menunggu suaminya pulang?

Dengan pakaian yang sudah rapih, aku berjalan menuju kamar gadis itu. Tak seperti biasanya ia tertidur hingga kesiangan seperti ini. Apa yang di lakukannya semalam?

Ku buka pintu kamarnya dan berjalan pelan menuju kasurnya, kamar gadis ini rapih juga. Semenjak menikah aku tak pernah masuk ke kamarnya. Bila memerlukan sesuatu aku akan meneriaki namanya dengan keras dan kasar.

Baru saja aku ingin meneriaki namanya, tiba-tiba mulutku menjadi kelu saat melihatnya tertidur dengan wajah polosnya. Gadis ini ternyata cantik juga. Bodoh, bukankah aku memiliki istri yang manis? Appa benar ia memang manis. Kalau sedang tertidur seperti ini mengapa ia tak terlihat menyebalkan? Anni, ia tak menyebalkan akulah yang membuat ia terlihat menyebalkan.

Tubuhnya menggeliat, ia sedikit melenguh. Lamunanku terhenti dengan tiba-tiba.

“ Hei bodoh, mau sampai kau tidur huh?” Ucapku tepat di depan wajahnya.

“ Hmmm..” Ia hanya menggeliat sambil mengerjapkan matanya mencoba tersadar dari tidurnya.

“ Ireona.” Ucapku pelan namun sangat tajam.

Ia yang terkejut segera bangun dan terduduk tegang sambil menatapku.

“ Kyu Hyun-ssi???” Wajahnya tampak sangat terkejut

“ Maafkan aku, aku terlambat bangun.” Ucapnya dengan wajah tegang sambil melihat jam tangannya.

“ Dasar bodoh, cepat bangun dan buatkan aku sarapan.” Ucapku lalu keluar dari kamarnya.

“ Ne.” Jawabnya cepat dan segera beranjak dari kasur dengan terburu-buru.

***

Aku manarik kursi di samping maja makan dan duduk dengan menyesap secangkir teh yang di buat Hyun Ae. Ku buka lembaran koran pagi ini, sesekali mataku melirik apa yang di lakukan gadis itu. Ia tengah memotong bahan makanan dengan cekatan. Entahlah apa yang ia buat, tapi sepertinya tak butuh banyak waktu.

Ia memang pandai memasak, cantik dan juga manis. Lalu apalagi yang membuatmu tak memperlakukannya dengan baik Cho Kyu Hyun??? Masalah hatiku yang masih sakit memang benar-benar memperburuk semuanya.

Ia menghidangkan makanan dengan diam, melihatnya dengan celemek dan rambut yang di gelung ke atas membuatku menyadari sesuatu. Ia begitu keibuan sama seperti eomma.

“ Kyu Hyun-ssi sarapanmu sudah siap.” Ucapnya dengan pelan. Aku masih membaca kalimat terakhir di koran ini, ku lipat koranku dan manatap makanan di atas meja, ya ini benar-benar lezat.

Tapi chankkaman kemana dia?? Mengapa ia sudah menghilang?

“ Park Hyun Ae !!!!” Teriakku keras. Aku sengaja memanggilnya agar menemaniku makan.

“ Ne, ada apa Kyu Hyun-ssi?” Ucapnya sambil berlari ke arahku.

“ Duduk di sini dan layani aku.” Ucapku sambil memerintahnya duduk.

“ Ne..” Sahutnya sambil duduk dan menghela nafas lega, “ ku pikir ada apa lagi?” Sungutnya pelan, aku bisa dengar itu.

Ia kemudian menuangkan air putih ke gelasku.

Bagus, aku tak harus duduk sendiri. Lagipula apa yang ingin ia kerjakan? Bukannya pekerjaan istri menemani suaminya?

“ Ingat, jangan matikan lampu sebelum aku pulang dan jangan tidur sebelum aku pulang.” Ucapku padanya.

“ Hhmm…” Gumamnya sambil menganggukan kepalanya.

“ Apa kau tak punya mulut, huh?” Tanyaku kesal karena ia hanya bergumam.

“ Ne, Kyu Hyun-ssi.” Ucapnya ketus.

“ Cih, beraninya kau ketus.” Ucapku sambil menatap matanya. Ku lihat ia ingin melancarkan serangan tapi ia hanya menahannya.

“ Mian.” Dan hanya kata itu yang terlontar. Mungkin ia takut aku berbuat kasar padanya.

“ Aku pergi.” Ucapku sambil beranjak dari meja dan meninggalkan bekas makananku yang tak habis. Bahkan bisa ku lihat wajahnya kesal karena ulahku.

***

Myeongdeong , Korea Selatan

10:00 PM

 

Hari ini aku baru saja mengurus sebuah proyek besar di Myeongdeong. Setelah menyelesaikan proyek tersebut aku dan beberapa karyawanku melakukan perayaan kecil dengan minum-minum. Sudah menjadi kebiasaan bagi kami bila selesai mengurus sebuah proyek besar maka kami akan merayakannya.

Ku lirik jarum jam di pergelangan tanganku. Aku harus segera pulang sebelum aku tak bisa menyetir dengan baik nantinya, walaupun faktanya aku mulai tak fokus.

Ketika dalam perjalanan pulang, aku melihat seorang wanita yang sudah ku kenal. Ku sipitkan pandanganku, ya tak salah lagi itu Hye Rin dan seorang pria yang waktu itu ku dapati sedang tidur dengan Hye Rin di apartemennya tampak berjalan di pelataran toko.  Mereka sepertinya sedang berkencan. Ku hentikan mobilku dan memandangi mereka dengan tangan terkepal kuat. Aku kembali tersulut emosi. Aku berusaha menahan emosiku.

Dengan cepat ku tancap gas dan meninggalkan dua orang yang sangat ku benci itu. Bayangan mereka terus mengganggu benakku. Sial, kenapa mereka lagi-lagi muncul??

***

 

Kyu Hyun & Hyun Ae Home, Seoul

11:30 PM

Mobilku sudah tiba di halaman depan rumahku. Ku lihat lampu masih menyala. Dengan cepat ku dorong pintu rumah tapi pintu tak terbuka kemana gadis itu? Apakah gadis itu sudah tidur? Awas saja kalau ia berani tidur dan tak mematuhi perintahku. Rasanya aku ingin sekali marah-marah hari ini.

“ Ya!!! Park Hyun Ae!!!!” Teriakku keras sambil menggedor pintu rumah. Sejak tadi tak ada yang membuka pintu.

Karena kesal aku mengambil kunci cadangan di dalam mobilku. Gadis ini sudah membuatku kesal setengah mati. Rasanya hari ini semua orang membuat emosiku memuncak. Di tambah lagi gadis itu.

Ku masuki rumah dengan tergesa-gesa. Kemana gadis itu? Mataku langsung mengarah pada pintu kamarnya.

Braaaaaakkkkk !!!!!!!!

Ku dorong pintu kamar Hyun Ae dengan keras, amarahku sangat tak bisa ku tahan kali ini.

Ku lihat ia terkejut sambil bangun dan menatap jam tangan perak di lengan kanannya.  “ Kyu Hyus-ssi kau sudah pulang?? Kapan?” Tanyanya padaku dengan gugup.

Segera ku tarik lengannya dengan kasar membuatnya berdiri dari tidurnya. Saat menatapnya, wajah Hye Rin dan Hyuna kembali terbayang di benakku. Membuatku semakin bernafsu ingin memakan gadis di hadapanku ini. Kepalaku rasanya pusing sekali, sepertinya ini efek Soju yang ku teguk tadi.

“ Kyu Hyun-ssi ada apa??” Ucapnya sambil mencoba melepaskan diri dari cengkramanku. Tapi aku pria dan tenagaku tidak bisa ia lawan dengan mudah. Ku dorong ia dengan kasar hingga tubuhnya menghantam dinding.

“ Akhh …” Pekiknya tertahan saat menghantam dinding.

“ Kenapa kau menghianatiku?” Ucapku datar sambil menatap tajam matanya.

“ Apa yang kau bicarakan Kyu Hyun-ssi?” Ucapnya bingung.

“ Aku bahkan menunggumu, tapi kau tidur dengan pria lain. Kau pikir siapa dirimu bisa mempermainkanku? Dasar brengsek.” Ucapku sambil memegang kedua pipinya dengan kasar.

“ Aku tak mengerti yang kau katakan Kyu Hyun-ssi, aku tahu tak seharusnya aku tidur tadi. Maafkan aku karena tertidur.” Ucap Hyun Ae dengan wajah mulai panik.

“ Aku juga bisa melakukan hal yang di lakukan pria sialan itu.” Ucapku tak memperdulikan permintaan maafnya, di hadapanku memang tubuh Hyun Ae tapi dalam benakku ia adalah Kim Hye Rin. Ku condongkan wajahku hingga nafas kami saling menerpa wajah masing-masing.

Ku tepuk kedua pipi Hyun Ae dan mencengkram kerah bajunya.

“ Hheheheh kau gadis manis Hyun Ae-ssi, kau mau menghianatiku juga? Jangan menghianati oppa ne..” Ucapku mulai mengigau.

“ Kyu Hyun-ssi kau mabuk. Sebaiknya ku siapkan air hangat untukmu.” Ucapnya terburu-buru, mencoba menghindariku.

“ DIAM!!! TAK USAH MENYIAPKAN AIR HANGAT.” Bentakku padanya dan menepuk-nepuk pipinya. Ia tampak gemetar ketika tanganku menyentuh pipinya. Dengan gerakan yang cepat ia mendorongku dan melepas cengkramanku pada pipinya.

Dengan cepat ku dorong lagi tubuhnya dan ku sambar bibirnya. Hyun Ae terkejut dan mendorongku sambil memukul-mukul dadaku.

“ Hmphhhh… kyupphhh jangan.” Ucap Hyun Ae sambil menolak ciumanku. Aku semakin kesal dan semakin emosi.

Ku tatap ia dengan sebal. “ Kau bahkan menolak berciuman denganku Hye Rin-ah? Maumu apa? Kau tak mencintaiku??? Ah, aku tahu pria itu kan penyebabnya?” Tanyaku kesal.

Maya Hyun Ae tampak berkaca-kaca. “ Aku bukan mantan kekasihmu, aku Hyun Ae.” Ucap Hyun Ae mulai gusar dan mendorong tubuhku hingga aku terhuyung ke belakang. Dari nada suaranya aku merasakan sesuatu yang perih. Entahlah, apa itu. Ia segera berlari namun aku berhasil menahannya dengan menarik pinggulnya dan mendorongnya ke kasur.

“ Kau mau kemana?” Ucapku sambil menyeringai licik ke arah Hyun Ae. Ia tampak bergidik dan mencoba bangkit dengan mendorongku.

“ Beraninya kau mendorongku?” Tanyaku sambil menahan kedua bahu Hyun Ae agar tak berdiri.

“ Kyu Hyun-ssi sadarlah aku Hyun Ae.” Ucapnya mulai terisak. Pikiranku sudah buntu. Yang ada di hadapanku saat ini adalah Hye Rin. Kenapa wajah Hyun Ae seperti Hye Rin?? Aku tahu itu Hyun Ae tapi perlahan wajahnya seperti berubah menjadi wajah Hye Rin. Kepalaku memaksaku untuk terus mengingat Hye Rin.

Ku tarik tubuh mungil Hyun Ae dengan paksa ke kamarku. Ia terus meronta, tapi kekuatanku jauh lebih kuat dari dirinya. Ketika sampai di kamar ku hempaskan tubuh Hyun Ae dengan kasar ke kasurku. Ia hanya terisak sambil mencoba bangun namun aku mendorongnya lagi. Dan membuatnya ketakutan untuk kesekian kalianya. Segera ku kunci pintu kamarku dan meletakkan kucinya di meja. Hyun Ae yang melihatku mengunci pintu semakin panik dan berlari ke arahku dengan maksud untuk mencegahku mengunci pintu. Namun ia terlambat pintu sudah ku kunci.

Ia hanya menggelengkan kepalanya memohon padaku. Aku semakin tak bisa mencerna kejadian yang terjadi. Bayangan Hye Rin dengan pria sialan itu kembali berkeliaran di kepalaku. Ku tatap Hyun Ae dengan wajah dingin dan mendorongnya untuk kesekian kalinya ke kasur.

“ Kyu Hyun-ssi ku mohonnnn!!!” Teriak Hyun Ae.

“ Diam.” Ucapku datar, mataku menatap wajah Hyun Ae dalam.

“ Aku mencintaimu tapi kau menghianatiku??? Kau sangat tega Hye Rin-ah.” Ucapku dengan tajam, air mataku tanpa bisa ku kontrol mengalir dengan sendirinya. Kenapa aku menjadi sangat lemah? Ku daratkan ciuman bibirku pada bibir Hyun Ae.

Hyun Ae terus meronta menolakku. Aku semakin gencar dengan aksiku. Melihatnya menangis membuatku sangat puas. Ku tarik baju tidurnya dengan kasar dan menyebabkan bunyi seperti baju yang robek. Aku tak peduli. Saat ini emosi dan nafsu yang memenuhi kepalaku. Ku jamah tubuhnya dengan kasar. Setiap inci tubuhnya tak lepas dari jamahanku, hingga akhirnya semua terjadi begitu saja. Aku sadar dengan apa yang ku lakukan. Aku melakukan hal yang benar-benar sangat tidak pantas padanya. Aku memang pria berhati serigala, dimana prinsipku yang tak akan menyentuh seseorang yang tidak ku cintai? Kalau setan, amarah dan nafsu sudah menguasimu ku rasa prinsip hidup yang sekeras batu pun dapat pecah dengan mudah.

Aku telah melakukan suatu kejahatan padanya. Miliknya yang paling berharga telah ku rebut, dan itu merupakan suatu kejahatan. Semua sudah terjadi. Gadis itu, betapa malanganya dia. Setelah melukainya dengan dalam aku tidur di sampingnya karena kelelahan. Ia hanya terisak sambil berdiri dan memungut pakaiannya.

“ Park Hyun Ae-ssi ….” Ucapku menggantung menunggu ia merespon panggilanku. Ia tampak berhenti dan menatapku dengan nanar. Kutatap matanya dengan senyum merendahkan.

“ Gomawo .” Ucapku sambil tersenyum licik.

Ia hanya menatapku nanar dan berbalik sambil menangis. Aku yang sudah lelah melanjutkan tidurku. Aku tak peduli dengannya dan apa yang ia lakukan.

***

 

 

 

A Morning, Kyu Hyun & Hyun Ae Home

05:00 AM

Pagi ini aku bangun tanpa bantuan Hyun Ae. Ketika aku keluar kamar ku lirik di meja makan sudah tersedia banyak makanan tapi aku tak melihat Hyun Ae ada di sana. Aku segera berjalan menuju meja untuk sarapan. Sudah ku katakan aku sangat benci makan sendirian tapi mengapa gadis itu tak pernah mengingatnya.

“ Ya!! Park Hyun Ae!!!!” Teriakku keras.

Ku dengar derap langkah kaki mendekatiku dari arah belakang.

“ Mwo?” Ucapnya datar tanpa melihatku. Nada suaranya terdengar berbeda dari biasanya. Biasanya adalah nada patuh dan ketakutan tapi kali ini berbeda dari nadanya aku dapat merasakan adanya pemberontakan dan sikap waspada tapi rasa takut masih bisa ku rasakan. Dia mulai berani padaku sepertinya.

“ Ambilkan tas kerjaku di kamar.” Perintahku padanya.

“ Ne..” Ia hanya menjawab singkat. Ku lihat ia berbalik dengan malas.

Ia kembali dengan membawa tasku. Wajahnya masih datar-datar saja. Ia tak banyak bicara bisa ku lihat matanya yang bengkak, sepertinya ia menangis semalaman. Hatiku sedikit terenyuh, bagaimanapun aku sudah menjadi orang yang sangat kejam tadi malam. Ada apa denganku?

“ Aku pergi dulu.” Ucapku padanya.

“ Hmm..” Ia hanya bergumam.

Setelah kejadian itu, aku dan Hyun Ae tak pernah berbicara lebih dari lima kalimat. Ia selalu menutup pintu kamarnya bahkan menguncinya. Ia tak pernah lagi menungguku pulang. Aku sempat kesal tapi lama-kelamaan aku mulai membiarkan ia sedikit bebas. Ku biarkan ia keluar rumah dengan bebas mulai saat ini. Aku tahu ia sangat ingin kabur dariku tapi ia tak punya cukup nyali untuk melakukan itu. Bila ia melakukan itu maka ia akan mendengar kabar terburuk tentang kedua orang tuanya dan membuat kedua orang tuanya kecewa. Hyun Ae, gadis itu akan selalu ada dalam bayang-bayangku. Ia tak akan mampu untuk melepaskan diri dariku selamanya.

***

At Myeongdeong, Seoul

05:00 PM

Aku dan rekan-rekan bisnisku sedang melakukan survey pada sebuah taman bermain. Kami akan membangun sebuah wahana baru untuk menarik lebih banyak pengunjung.

“ Tuan Cho, wahana akan terbagi menjadi tiga lokasi.” Ucap Tae Hwa sekertarisku membaca selembaran rancangan wahana baru tersebut.

“ Ah, lalu kapasitas bisa untuk berapa pengunjung? Dan..” Ucapanku terhenti seketika. Tanpa sengaja aku melihat seorang wanita yang ku kenal sedang berbincang dengan seorang pria. Park Hyun Ae? Itu dia kan?? Rambut panjangnya ia kepang ke arah samping, tak salah lagi itu dirinya.

“ Tuan Cho? Gweanchanna??” Tanya Tae Hwa lagi tapi tak ku hiraukan.

Hatiku semakin tak menentu. Rasa kesal, benci dan khawatir bercampur jadi satu melihat Hyun Ae bersama dengan pria tersebut. Tanpa membuang waktu aku segera berjalan ke arah mereka dengan cepat. Entah mengapa aku tak ingin Hyun Ae dekat dengan pria itu. Ada rasa takut kehilangan yang sangat besar.

Ige Mwoya??

Langkahku semakin mendekati mereka, ku lihat Hyun Ae tampak menghambur ke pelukan pria tersebut. Kenapa rasanya sangat sakit? Ku lihat tangan pria itu bergerak lembut mengusap punggung Hyun Ae seolah menenangkan gadis itu.

“ Park Hyun Ae.” Ucapku dingin. Hyun Ae langsung menolehkan kepalanya dengan cepat ke arahku, ia terkejut tapi sedetik kemudian ia kembali pada ekspresi yang tampak tak terkejut sama sekali.

“ Kyu Hyun-ssi?” Ucapnya singkat, tak ada nada ketakutan. Dari nadanya terdengar sangat ringan seolah tak terjadi apapun.

“ Jadi ini yang kau lakukan saat suamimu bekerja? Berselingkuh dengan pria lain.” Cibirku padanya lalu melirik pria di sampingnya dengan sinis.

“ …..” Ia hanya diam tak menjawab pertanyaanku. Dari tatapannya ia tampak sangat lelah dengan semuanya, ia mungkin berpikir mau seperti apa menjelaskan semuanya aku akan tetap marah. Ia tampak tak punya energi lagi hanya untuk mengatakan iya atau tidak. Melihatnya seperti itu semakin mebuatku geram.

“ Pulang denganku sekarang.” Ucapku tajam. Gadis ini, mengapa aku tak bisa memperlakukannya seperti Hye Rin? Saat Hye Rin tertangkap berselingkuh aku langsung pergi dan tak mau mendengar penjelasannya tapi pada Hyun Ae aku malah berharap ia memberikan penjelasan padaku. Gadis ini sepertinya sengaja membuatku salah paham dengan tingkah diamnya.

“ Shirreo.” Ucapnya sambil menggenggam lengan pria yang sedari tadi hanya menyaksikan perbincangan kami.

Ku tatap ia dengan tajam, “ Jadi mau menjadi pembangkang sekarang?? Tak mau mendengar ucapan suamimu dan memilih tetap di sini dengan selingkuhanmu?” Ucapku mencoba menahan emosiku.

Pria di samping Hyun Ae tampak berdiri.

“ Kyu Hyun-ssi, ini tak seperti yang kau pikirkan. Aku dan Hyun Ae tak ada hubungan apa-apa.” Ucap pria tersebut.

Aku sudah tak bisa menahan emosiku segera ku tarik Hyun Ae. Ia meronta namun aku tak menggubris dan menyeretnya menuju tempatku memarkirkan mobil.

“ Lepaskan aku Cho Kyu Hyun. DongHae Oppa tolong akuu!!” Ucapnya dengan jeritan. Kali ini aku mendengar nada ketakutan dari jeritannya, mengapa?? Aku suamimu kan? Kau takut padaku? Ya, kau memang pantas takut padaku karena aku sangat kejam padamu.

Ku rasakan seseorang mencengkram bahuku, ku tolehkan kepalaku dan mendapati pria yang sedari tadi bersama Hyun Ae berdiri di belakangku. Tatapan matanya sangat teduh dan menenangkan namun tersirat suatu ketajaman.

“ Lepaskan dia, apa kau tak dengar ia begitu ketakutan?” Ucapnya dengan tenang. Ku lihat ia memegang tangan Hyun Ae yang satunya.

Ku pegang tangannya lalu menghempaskannya dengan kasar. “ Dia istriku, aku berhak melakukan apapun padanya. Dia milikku.” Ucapku lalu kembali menarik Hyun Ae.

“ Andwae!! DongHae oppa!!!” Teriak Hyun Ae meminta bantuan.

Bughhh…

Tiba-tiba genggamanku pada tangan Hyun Ae terlepas karena tarikan seseorang. Aku tersungkur ke tanah. Ku rasakan sudut bibirku berdarah, pria itu dengan cepat ia menarikku dan menghantam wajahku.

“ ..Kyu Hyun-ssi..” Ucap Hyun Ae pelan. Jantungku tiba-tiba berdetak dengan cepat saat mendengar nada suara Hyun Ae. Suaranya terdengar mengkhawatirkanku. Dengan cepat aku berdiri dan membalas pukulan dari namja dengan nama DongHae itu.

Bughhh…

Beraninya kau memukulku?? Sekarang aku duduk di atas tubuhnya, ku pukul ia tanpa henti. Entahlah, untuk kali ini aku begitu ingin mempertahankan Hyun Ae. Mungkin alasan ia sudah menjadi istriku memperkuat segalanya atau mungkin emosi dan cinta.

“ Geumanhae!!!” Teriak Hyun Ae dengan tangisan. Ia menarik-narik bahuku. Ku lihat DongHae tampak tak bertenaga, dengan sisa tenaga yang ku punya ku pukul ia sekali lagi lalu berdiri.

“ Berhentiii Kyu Hyun-ssi!!!” Teriak Hyun Ae lemah.

“ Jangan suka mencampuri urusan rumah tangga orang DongHae-ssi.” Ucapku emosi.

Ku tinggalkan DongHae yang terbatuk-batuk di tanah dengan darah di sudut bibir dan matanya.

“ Hyun Ae-ya..” Ucap DongHae dengan tangan yang menggapai-gapai.

“ DongHae oppa..” Hyun Ae hendak berlari ke arah DongHae tapi dengan cepat ku sambar tangannya lalu menariknya menjauhi DongHae.

“ Kau ingin aku membunuhnya?” Ucapku pada Hyun Ae dengan sedikit mengancam, ia menolehkan kepalanya padaku dengan mata yang membulat tak percaya. Ku tarik ia kali ini tak ada penolakan. Kepalanya terus menoleh ke arah DongHae yang terkapar di tanah. Ku rasakan tangannya begitu lemah dalam genggamanku, pasrah dan takut bila aku kembali melukai DongHae oppanya itu.

***

BRAKKK

Suara pintu mobil yang terbanting membuat Hyun Ae sedikit terkejut.

“ Beraninya kau berselingkuh di belakangku?” Ucapku sambil menancap mobil dengan kecepatan tinggi menuju rumah kami. Ia hanya diam dalam isakannya.

Aku terus memacu kecepatan mobilku di atas rata-rata. Sesekali ia berteriak ketika aku melakukan rem tiba-tiba. Setengah jam ku jalani dengan perasaan penuh amarah. Hari semakin malam dan mobil kami masih terus memacu jalanan kita Seoul ini. Aku benar-benar sangat marah melihat tingkahnya hari ini. Ia sama saja seperti Hye Rin dan Hyuna kalau sudah begini.

Mobilku sudah terparkir dengan aman di garasi. Ku tatap Hyun Ae yang masih memakai seatbeltnya lalu sedetik kemudian aku turun dari mobilku. Ku buka pintu mobil Hyun Ae dan menariknya masuk ke dalam rumah.

“ Lepaskan aku Cho Kyu Hyun, appo..” Ucap Hyun Ae sambil meringis karena genggamanku yang sangat kuat sepertinya. Ia memukul-mukul tanganku.

“ Jangan banyak bicara.” Ucapku sambil membawanya ke dalam kamarku dengan paksa.

“ Apa yang mau kau lakukan?” Ucapnya ngeri.

“ Menurutmu?” Ucapku dingin dan menatapnya sinis. Aku berdiri dan berkacak pinggang sambil menatapnya.

“ Andwae….” Ucap Hyun Ae pelan sambil menggeleng. Aku tahu ia takut kejadian beberapa bulan lalu saat aku menidurinya terjadi kembali.

Aku berdiri di hadapannya yang duduk di atas ranjangku, ku tarik nafasku lalu menghembuskannya lagi. “ Apa menurutmu kau bisa menolaknya? Hari ini kau bertingkah di luar batas, kau membuatku sangat emosi.” Ucapku dengan sisa kesabaran yang ku punya.

“ Kau kejam.” Ucapnya pelan dengan kepala tertunduk. Ia berani berkata seperti itu padaku?

“ Katakan sekali lagi.” Ucapku padanya. Memerintahnya mengulang keberaniannya. Apa? Dia mau mengungkapkan kekesalan hatinya?

Ia mengangkat kepalanya lalu menatapku dengan segala tatapan kebencian yang ia miliki, aku dapat merasakan itu. “ Kau Kejam!!!! Kau memukul DongHae oppa dengan kejam. Kau jahat!!! Aku benci semua tingkahmu. DongHae oppa tak bersalah sedikit pun.” Ucapnya dengan satu tarikan nafas.

“ DIAM.”

Ku lipat lengan bajuku dengan kasar, mengapa mendengarnya membicarakan pria lain membuatku sangat emosi??? Dasar sial, beraninya ia membicarakan pria lain di hadapan suaminya. Kau membuatku marah Park Hyun Ae.

“ Kau tak berhak memukulnya, tanganmu yang kotor tak berhak memukul DongHae oppaku.” Ucapnya lagi lalu beranjak dari ranjangku dan berdiri.

Mwo? DongHae oppaku? Cih, ku tolehkan kepalaku melihatnya yang beranjak pergi.

“ Kau mau ke mana Park Hyun Ae?” Ucapku sambil menarik lengannya dan membuatnya tersentak lalu kembali jatuh di ranjangku.

“ Akh..” Pekiknya. Ia menatap mataku sebal dan benci menjadi satu.

Ku tatap ia yang sudah terjatuh di atas ranjang. Ia lalu membalas dengan tatapan dingin seolah pasrah dengan apa yang akan terjadi. Seolah tenaganya juga telah menguap entah kemana. Lagi, kejadian “itu” kembali terjadi. Semua berjalan mengikuti emosiku. Tapi kali ini berbeda, kali ini atas dasar apa aku menamainya?? Cinta? Ku rasa iya. Kali ini yang ada dalam jarak pandangku adalah Hyun Ae bukan Hye Rin atau wanita manapun. Ya, aku memang iblis. Aku begitu kejam padanya selalu melakukan apapun semauku tanpa mempertimbangkan bagaimana perasaanya. Kali ini apa yang mempengaruhiku? Masih nafsu? Anni, ku rasa ini cinta. Aku mulai sadar bahwa aku sangat membutuhkannya. Saat melihatnya bersama pria lain hatiku sangat sakit seperti ada belati tajam yang menuskku. Takut, kali ini aku takut ia akan terlepas dari genggamanku.

Setelah melakukan hal “itu” padanya, aku berbaring pada ranjangku dan menatap langit-langit kamarku.

Mungkin sekarang saatnya aku berubah, setan dalam diriku benar-benar harus ku usir bila perlu ku bunuh saja. Sudah saatnya aku kembali menjadi Kyu Hyun yang dulu. Aku melihat Hyun Ae turun dari kasur dengan wajah sembab dan menatap kosong ke arah lantai, seolah sangat membenci hidup yang harus ia jalani.

BLAAMMMM

Ia keluar dari kamarku dan membanting pintu dengan keras. “ Hyun Ae-ah, mianhae.” Ucapku lirih. Ada rasa bersalah yang sangat besar, memang sudah seharusnya.

Aku termenung masih menatap langit-langit kamarku, sudah lewat tengah malam dan mataku masih belum bisa terpejam sedikit pun. “ Apa dia sudah tidur?” Penasaran, ya aku penasaran. Apa yang ia lakukan setelah aku kembali melakukan hal jahat tadi? Apa ia menangis lagi? Menangis semalaman? Perasaanku tak tenang. Ku coba pejamkan mataku.

Baru beberapa jam aku tertidur anni bahkan aku tak tertidur, ku rasakan tenggorokanku sangat kering. Ku putuskan untuk keluar dan mengambil minuman.

Saat aku menutup pintu kamar dan berjalan menuju dapur, ku lihat Hyun Ae sedang berdiri di depan pintu kamarnya dengan membawa koper krem dengan susah payah.

Ku tajamkan pendanganku sekali lagi, benar itu dirinya. Tak ada lagi wanita lain di rumah ini. Tiba-tiba rasa sesak dan ketakutan menjalar dalam hatiku.

Duniaku seperti berhenti berputar, apa yang ia lakukan? Ku teliti dandannya dari ujung rambut hingga kaki, mengapa begitu rapih? Syal biru yang melingkar di lehernya membuatku yakin kalau ia akan pergi. Apakah ia akan pergi? Anni, ia tak akan kemana-kemana tanpa izinku. Apakah ini batas kesabarannya menghadapiku? Ia akan pergi meninggalkanku?

“ Kau mau kemana?” Tanyaku datar, ku lihat ia tampak menegang. Aku berusaha tenang tetapi jantungku benar-benar bergemuruh. Aku takut dengan jawaban yang akan ia lontarkan nantinya.

“ …..” Ia hanya diam lalu kembali melanjutkan jalannya yang kesusahan karena membawa koper besar. Sekarang terlihat semakin terburu-buru.

“ Masuk kembali ke kamarmu.” Ucapku pelan tapi ku pastikan ia tahu bahwa nadaku itu nada memerintah. Ku mohon dengarkan aku dan masuk kamarmu.

Ia tak menghiraukanku lagi, ia terus berjalan semakin cepat dan tergesa-gesa.

“ PARK HYUN AE !!!!!” Teriakku keras.

“ YA!! PARK HYUN AE!!! KU KATAKAN MASUK KAMARMU!!!” Teriakku untuk kesekian kalinya.

Karena ia tak menggubrisku dan semakin dekat dengan pintu rumah, akhirnya aku mengejarnya lalu menarik lengannya dengan kasar berusaha membawanya ke kamarnya. Lagi-lagi adegan tarik-menarik dengan kasar kembali ku lakukan. Ia terus meronta kali ini ia bahkan menginjak kakiku namun aku tetap bertahan dan kembali menyeretnya masuk  ke kamarnya.

Andwae, kau tak boleh pergi. Aku tak akan membiarkanmu pergi.

Pintu kamarnya ku buka dengan kakiku, tak menghiraukan protes yang ia lakukan.

Ku dorong tubuhnya hingga menghantam dinding kamarnya. Tidak keras tapi ia sedikit memekik. Ku kunci tubuhnya dengan kedua tanganku. Aku tak mengatakan banyak kata padanya. Mataku hanya menatap matanya dengan tajam dan dingin meminta penjelasan lebih dari maksudnya membawa koper di tengah malam seperti ini, walaupun aku tahu dengan pasti bahwa ia ingin pergi dari rumah ini.

Awalnya ia menatap mataku dengan tatapan lelah dan frustasi. Lalu berubah menjadi tatapan menantang. Tatapanku padanya masih dingin dan tajam.

Belum sempat aku menanyakan apa yang berputar-putar dalam kepalaku, ia sudah memulai duluan. Kalimat yang ia lontarkan benar-benar membuatku sadar dengan sikapku selama ini.

“ Apalagi?” Ucapnya lemas.

“ Kau mau merendahkanku lagi? Kau mau kita melakukan hal menjijikan itu lagi? Lakukanlah. Aku adalah istrimu, kan? Pelampiasan emosimu. Gunakan aku sepuasmu. Jadikan aku mantan kekasihmu yang sempurna itu, ubah aku menjadi Hye Rin-mu kalau itu bisa membuatmu senang…” Ucapnya dengan emosi dan derai air mata.

Aku masih menatapnya dengan dingin dan datar, tak berubah sama sekali.

Tangan Hyun Ae bergerak meraih tanganku, meletakannya ke kerah bajunya. “ Kenapa kau hanya diam, huh? Gunakan aku sepuasmu. Kau yang memegang kendali di sini. Kau bisa mengatur semuanya Tuan Cho.” Ucapnya dengan mata menatap tajam ke arahku, aku tak menggubris teriakannya dan kembali menarik tanganku dari kerah bajunya. Ia mulai membuka kancing atas kemejanya. Apa yang mau kau lakukan?? Jangan seperti ini, seolah aku ini pria dnegan nafsu yang sangat besar.

Aku tak menjawab semua ucapannya. Sedetik kemudian aku berbalik dan meninggalkannya yang masih terisak. Aku tak tahu harus berbicara apalagi.

Tubuh Hyun Ae merosot ke lantai, wajahnya ia tenggelamkan  di sela-sela paha. Tangannya memeluk kedua lututnya dengan erat. Isak tangis terdengar dari mulutnya. Ocehan-ocehan penuh emosi keluar dari mulutnya.

“ Aku benci diriku, aku benci hidupku. Kenapa harus aku yang merasakan ini? Untuk apa kau ciptakan aku di bumi ini dengan penderitaan seperti ini. Aku akan menagih kebagahagianku padamu kelak. Buatlah kedua orang tuaku bahagia bila aku sudah semenderita ini.” Ucap Hyun Ae dengan di iringi isak tangis.

Aku hanya bisa menatap pilu ke arah Hyun Ae, tak ku sangka aku sekejam itu. Aku benar-benar bodoh. Mengharapkan gadis yang menyakitiku lalu menyia-nyiakan gadis berhati malaikat di hadapanku. Selama ini ia yang selalu menjaga perasaanku. Ia tak pernah berbuat salah melainkan aku yang mencari-cari kesalahannya. Sepertinya ini karma dari tuhan padaku untuk Hyun Ae, karena aku mulai mencintainya. Ku harap aku tak terlambat memperbaikinya seperti semula.

***

 

A Morning, 06:00 AM

 

Pagi-pagi aku terbangun dari tidur singkatku. Kejadian semalam membuatku tak bisa tidur. Aku baru bisa tidur jam 4 pagi dan kembali bangun jam 6 pagi untuk melakukan aktivitasku.

Ku lirik meja makan dan aku tak menemukan makanan di sana. Biasanya, mau semarah apapun ia padaku ia tak pernah lupa untuk memasak untukku. Aku semakin cemas. Apakah ia benar-benar tak mau lagi ada di sini?

Segera ku buka pintu kamar Hyun Ae ingin memastikan keadaan gadis itu. Tak ku sangka aku menemukan pemandangan mencengangkan. Ia tak berubah dari posisi awalnya sejak semalam. Ia masih duduk dengan kepala tertunduk. Yang terdengar hanya deru nafasnya. Apakah ia tak lelah dengan posisi seperti itu?

Segera ku gendong Hyun Ae dan membaringkannya di kasur. Ku tarik selimut agar menutupi tubuhnya dan mengecup lembut pipinya. Ku attap ia sangat lama. Wajahnya lusuh, bekas-bekas mengalirnya air mata masih terlihat. Ku singkirkan rambutnya yang menutupi sebagian wajahnya. Aku tak akan membangunkannya dengan teriakanku yang sangat memekakan telinganya.

Setelah keluar kamar, aku segera membuat sarapan untuk Hyun Ae. Ku buatkan ia roti isi dan susu agar menambah energinya lalu meletakan di meja dekat ranjangnya. Setelah membuatkan Hyun Ae sarapan, aku segera berangkat ke kantor. Sebenarnya perasaanku sangat takut saat meninggalkannya, aku takut ia akan pergi. Aku mencoba meyakinkan hatiku bahwa ia mungkin akan mengurungkan niatnya untuk tak pergi.

***

A Night, Seoul

09:00 PM

Aku membawa mobilku dengan cepat setelah urusan kantorku selesai. Aku ingin cepat tiba di rumah dan melihat Hyun Ae. Aku ingin memastikan gadis itu masih ada di rumah. Mobilku dengan cepat ku pacu menuju rumahku. Selama di kantor pikiranku terpecah antara Hyun Ae dan pekerjaan yang membuatku sangat pusing. Aku tak bisa fokus, Hyun Ae kau masih di rumah kan? Saat ini saja aku tak fokus dengan jalanan, beberapa kali lampu merah ku terobos.

Tak sampai satu jam aku sudah berada di rumahku, ku parkiran mobilku dengan asal di depan rumahku.

Aku berdiri di depan pintu rumah dengan perasaan tak menentu. Jantungku berdetak seribu kali lebih cepat. Ku dorong pintu rumahku dengan pelan dan hasilnya pintu terkunci. Aku menghembuskan nafasku dengan lega, ia masih di rumah. Dengan senyum yang mengembang ku buka pintu setelah mengambil kunci cadangan di mobilku, mungkin ia sudah tidur.

Aku masuk dan menatap rumahku. Mengapa sekarang rasanya, rumah ini begitu sangat ku rindukan? Anni, tepatnya gadis yang berada di rumah ini. Ku edarkan padanganku ke penjuru rumah, tampak sepi. Biasanya juga seperti ini kalau ia sudah tidur. Dengan cepat aku berjalan menuju kamar Hyun Ae.

“ Hyun Ae-ah??” Ucapku pelan. Tak ada balasan?

Ceklek

“ Tak terkunci?”

Ku lemparkan pandanganku dari gagang pintu emas kamarnya ke dalam kamar Hyun Ae. Hening, kosong? Ranjangnya tampak sangat rapih? Benarkah ini terjadi? Ketakutanku? Gadisku pergi meninggalkanku. Aku berjalan memasuki kamarnya dan membuka kamar mandi, tak ada.

Oh tuhan apakah ini hukuman dan balasan atas doa yang ia kirim padamu kemarin.

“ Hyun Ae!!!!” Teriakku mencoba memanggilnya tapi nihil. Ia benar-benar sudah pergi?

Ku langkahkan kakiku berbalik, ku pandangi seluruh penjuru rumahku yang kosong tanpa dirinya. Benar ia pergi? Rasanya sangat hampa. Park Hyun Ae pergi meninggalkanku? Benarkah?? Ia pergi?

Aku terduduk di sofa dengan lemas, tempat ia biasanya duduk. Kepalaku tertunduk dan tanpa sadar mataku meneteskan air mata. Aku menangis karena seorang gadis. Ini bukan perih karena di khianati  tapi ini sebuah penyesalan. Maafkan aku Park Hyun Ae. Apakah bila kita bertemu aku bisa mengubah semua menjadi baik? Aku tak bisa merasakan tubuhku, sepertinya semua menguap entah kemana. Jiwaku pun bahkan tak terasa di sini.

“ Mianhae..”

“ Jebal, kembalilah…” Isakku.

Ku tutup mataku dan mencoba mengingat wajahnya yang polos, sendu dan manis. Suaranya yang merdu tak bisa ku ingat. Dan semua perhatian yang ia berikan padaku. Aku tak dapat mengingat suaranya tuhan. Bagaimana mau mengingat? Ia bahkan tak pernah bicara panjang padaku. Suasana semakin hening.

Aku tahu, tak seharusnya aku berdiam diri. Dengan cepat ku rogoh sakuku mencari ponselku. Aku ingin menanyakan keberadaannya pada orang tua kami. Belum sempat aku mendapatkan ponselku, aku mendengar suaranya.

“ Aku pulang.” Ucap suara yang berusaha ku ingat. Ah, itu suaranya. Sangat menenangkan.

Mataku terbelalak lebar, anni ini terlalu nyata. Suara ini terlalu nyata. Tidak mungkin. Apakah ini nyata? Apakah aku bermimpi dan terlalu merindukannya? Hingga suaranya begitu jelas oleh pendengaranku? Jangan siksa aku tuhan.

Ku angkat kepalaku dan menemuka dia. Perasaanku, semua kembali. Jiwaku dan kehampaan di rumah ini seperti tak benar-benar pergi. Itu dia yang ku nantikan dari tadi. Park Hyun Ae kau tak pergi? Apakah kau memaafkanku? Aku tak salah, ini nyata. Ia berdiri di hadapanku saat ini.

“ Kau darimana saja?” Tanyaku parau. Tubuhnya tampak menegang, aku bisa lihat itu.

“ Aku membeli bahan makanan, bahan makanan kita habis.” Jawabnya dengan datar, ku rasa ia masih sangat marah karena pertengkaran kemarin.

“ Lain kali jangan pergi sendiri. Ini sudah malam. Sangat berbahaya untuk gadis sepertimu. Kau bisa memintaku untuk mengantarmun kan?” Ucapku dengan tulus dan ia hanya membulatkan matanya terkejut dengan ucapanku.

“ Nde?!!!” Ucapnya bingung lalu kembali memasang wajah dingin. Aku suka ekspresinya.

“ Apa aku tak boleh mengkhawatirkan istriku?” Ucapku sambil menatap matanya, kali ini semua tatapan lembut yang ku miliki ku lemparkan ke arahnya.

“ Tak perlu mengkhawatirkanku, aku bisa menjaga diriku sendiri.” Balas Hyun Ae. Dengan cepat ia berbalik dan menjauhiku. Astaga dampaknya seperti ini ternyata, ia sepertinya sangat marah padaku. Ia mencoba waspada padaku, jangan seperti itu padaku. Aku tahu aku sudah sangat kejam padamu.

“ Ku pikir kau akan pergi dan meninggalkanku.” Ucapku serius kali ini, langkahnya terhenti tiba-tiba.

Ia membalikan badannya dan menyipitkan matanya lalu menatapku dalam. “ Kau bicara padaku Kyu Hyun-ssi?” Tanyanya dengan ringan.

“ Memangnya ada siapa lagi di sini?” Candaku, ia berubah. Tak ada Hyun Ae yang manis seperti biasanya, ini mungkin bentuk dari sikap waspadanya padaku. Gweanchanna. Aku yang mengubahnya menjadi gadis kasar. Kau akan kembali lagi menjadi Hyun Ae-ku yang manis.

Ia diam sebentar, tak ada wajah bingung dan terkejut lagi, ku lihat ia meletakan belanjaannya di lantai. Ia menghembuskan nafas lalu memasang wajah sedatar mungkin. “ Mungkin kalau aku pergi, semua akan menjadi kacau. Eomma dan appa akan bersedih. Aku tak mau jadi anak durhaka. Lagipula bila aku pergi, aku sangsi bahwa pria di luar sana masih pantas mendapatkanku. ‘Aku sudah pernah bersuami’ itu statusku. Jadi lebih baik aku tetap di sini saja mengikuti kemauanmu dan keluargaku serta keluargamu. Kecuali kau berniat menceraikanku.” Ucapnya kemudian. Cerai?? Apa yang ia katakan?? Jangan pernah berharap pada kata itu. Aku bahkan berniat menahannya seumur hidup di sampingku.

Ku langkahkan kakiku mendekatinya, hatiku sakit mendengarnya mengatakan semua kalimat tadi. Kau sangat berharga.

Ia tampak menegakkan badannya. “ Jangan mendekat!!!” Teriaknya mencegahku mendekatinya.

Tak ku hiraukan teriakannya dan semakin maju mendekatinya. Ia menggelengkan kepalanya dan mengacungkan jari telunjuknya ke arahku. “ Kau brengsek Cho Kyu Hyun!! Jangan mendekatiku!!! Kalau kau berani mendekatiku, aku akan benar-benar menghilang dari pandanganmu.” Ucapnya gusar, aku sedikit tertegun dengan ucapannya.

Sreetttt

“ YA!!! LEPASKAN AKU KYU HYUN-SSI!!!!”

Ku rengkuh tubuhnya dan memelukanya dengan sangat erat, ia meronta. Kenapa hobinya selalu meronta??

“ Mianhae Hyun Ae-ah..” Ucapku pelan nyaris berbisik. Air mataku kembali tumpah.

Tubuh Hyun Ae berhenti meronta, ia mencoba melihatku tapi aku menahan kepalanya yang kini menempel pada dadaku. Aku tak mau ia melihatku menangis.

“ Ya!!! Kau..” Ucapannya melemah.

“ Kyu Hyun-ssi, gweanchanna??” Tanyanya. Ia kembali. Inilah ia yang sebenarnya, halus dan perhatian.

“ Jangan mencoba pergi dariku.” Ucapku.

“ N..ne..??”

“ Mianhae, saranghae.” Ucapku akhirnya.

Dengan refleks ia melepaskan diri dari pelukanku, matanya menatap wajahku lama. Sepertinya ia mencari kebohongan di sana.

“ Mwo?” Tanyaku.

“ Anni, aku harus memasak makan malam.” Ucapnya kemudian. Ia masih membenciku?

Ku tarik ia sekali lagi dan mencium pucuk kepalanya. Aku tak bisa menahan gejolak dalam diriku. Ku mohon dengarkan aku kali ini saja.

“ Kyu Hyun-ssi…??” Ucapnya lirih.

“ Ku mohon dengarkan aku kali ini saja.” Ucapku semakin mengeratkan pelukanku.

Ia diam membeku. “ Akk aku bukan Hye Rin, aku Hyun Ae.” Ucapnya gagap kemudian. Apa yang ia bicarakan?? Apa kau gila? Kau pikir aku buta? Jelas-jelas ini dirimu. Ia mungkin mengira aku sedang mengigau seperti dulu.

Ku eratkan pelukanku memberi tanda padanya bahwa aku sadar ia adalah Hyun Ae. “ Maafkan aku atas sikapku selama ini, mungkin mudah mengatakan maaf tapi ku mohon berikan aku satu kesempatan saja dan tetaplah di sisiku jangan pergi. Biarkan aku menebus dosaku selama ini. Saranghae Park Hyun Ae.” Ucapku tulus.

Tubuhnya tiba-tiba bergetar, wae?? Ia menangis?? Ku lepas pelukanku dan menatap wajahnya dengan dalam.

“ Kau jahat…” Ucapnya pelan lalu mulai terdnegar isakan yang berubah menjadi sesenggukan. “ Kau menghancurkan hatiku.” Ucapnya kemudian.

“ Mianhae. Maafkan aku menghancurkan hatimu. Jangan pergi lagi.” Ucapku lagi dengan nada memohon. Sekarang kau bebas memarahiku.

Ia masih menangis. Aku hanya bisa menatapnya. Ku biarkan ia menumpahkan semua emosinya.

Ia menggeleng. “ Aku tak mungkin pergi. Tak akan pergi.” Ucap Hyun Ae kemudian, pelan hampir berbisik.

“ Mwo?” Tanyaku bingung lalu menatap wajahnya.

Ia menyeka air matanya lalu membalas tatapanku. “ Saat pertama kali bertemu di pertemuan keluarga, aku bisa merasakan kau sedang terluka tapi wajahmu sangat apik dalam menyembunyikan kesedihanmu. Sejak awal aku bisa saja pergi dan menolak perjodohan konyol itu, aku juga hanya manusia biasa yang ingin hidup dengan orang yang ku cintai.” Ucapannya sedikit terhenti.

“ Lalu??” Tanyaku penasaran, tanganku bergerak menghapus bekas air mata di wajahnya.

“ Hmm, kau tahu?” Ucapnya pelan lalu menelan ludahnya dengan susah payah, sepertinya kalimat berikutnya yang ia lontarkan adalah sesuatu yang memalukan.

“ Hmm?”

Ia menarik nafasnya lalu mengembuskannya. “ Love At The First Sight.” Ucapnya kemudian.

Ku tutup mulutku menahan tawaku. Jadi ia jatuh cinta padaku sejak awal pertemuan? Sekarang aku yakin, aku memang sangat tampan. Cho Kyu Hyun kau memang sangat tampan. Bagaimana appa dan eomma membuatku saat itu?? Mengapa aku begitu tampan? Aku harus tahu semua resep mereka.

“ Ya!!! Kau menertawakanku, kan?” Ucapnya kesal.

“ Anni, lanjutkan Ny. Cho.” Ucapku padanya. Ia membulatkan matanya, aneh huh mendengar kata Cho? Memang kau Ny. Cho kan?

Ia sedikit memundurkan tubuhnya sepertinya pelukanku masih sangat erat, ia memulai lagi kalimatnya yang sempat terhenti. “ Aku jatuh cinta saat pertama kali melihatmu. Aku ingin memperjuangkan cintaku. Tapi, sepertinya kau sangat sulit melepas mantan kekasihmu. Aku mencoba bertahan tapi malam itu kau benar-benar menghancurkan hatiku, kau menyebut nama wanita lain saat kau menyentuhku. Tapi ….” Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya, ku tarik ia kembali dan memeluknya dengan erat. Aku tahu itu hal jahat yang ku lakukan padanya. Aku panik, aku takut ia kembali akan pergi bila mengingat kejadian itu. Jadi, lebih baik tak ada pembicaraan seperti itu lagi.

“ Tapi aku yakin suatu saat kau bisa mencintaiku.” Ucapnya kemudian, perasaanku kembali tenang. Ku eratkan pelukanku. Tak ku sangka gadis di hadapanku ini mencintaiku. Kau lihat Cho Kyu Hyun? Kau tak perlu mencari lagi wanita lain yang mau mencintaimu, di hadapanmu berdiri seseorang yang memberikanmu cinta yang sangat tulus.

“Gomawo. Saranghae Hyun Ae-ah.” Ucapku padanya lalu merengkuhnya ke dalam sisiku. Ia hanya diam. Aku bisa merasakan detak jantungnya yang berdetak dengan kencang.

Suasana menjadi sangat hening. Kami terlalu menikmati kebahagiaan ini. perlahan detak jantung Hyun Ae mulai kembali normal dan itu menjadi nada yang mengalun indah bagiku.

***

A Morning, Seoul

07:00 AM

Aku masih belum beranjak dari ranjang kami, kami?? Ya aku dan Hyun Ae. Sejak semalam ia tidur di kamarku. Kami tidur satu kamar.

Sudah sejak satu jam yang lalu aku bangun, aku sengaja bangun hanya untuk melihat wajahnya.

Ku sibak poninya yang menutupi dahinya. Ku sentuh setiap inci wajahnya dengan telunjuku. Ia sedikit terusik dengan jari-jariku yang bergerilya di setiap inci wajahnya.

“ Ngghh…” Lenguhnya, mungkin ia merasa geli.

Ku kulum senyumku saat melihatnya terusik. Semanis inikah ia saat bangun tidur?? Babo Kyu Hyun, sejak dulu tak menikmati pemandangan seindah ini.

“ Ny. Cho bangunlah…” Ucapku lembut di samping telinganya sambil mengusap pipinya.

Hyun Ae membuka matanya dengan pelan, ia sedikit terusik dengan sinar matahari yang menghalagi wajahnya. Ku lihat ia sedikit menyipitkan matanya.

“ Morning,” ucapku lembut.

“ Kyu Hyun-ssi??” Ucapnya bingung dengan mata yang membulat besar.

“ Ne?” Tanyaku.

“ Kenapa kau di kamarku?” Tanyanya polos. Aishhh dia ini babo?? Bukankah kita sudah berdamai semalam? Dan ini kamarku bodoh.

“ Aishhh jinjja!! Ya!!! Kau menyebalkan.” Ucapku kesal.

“ Hhhheee aku hanya bercanda..” Ucapnya manis.

“ Bagiamana kalau kau memanggilku dengan sebutan yang manusiawi? Sapaan ssi ku rasa terlalu formal untuk dua orang yang saling mencintai kan?” Pintaku padanya dengan nada menggoda pada kalimat terakhir.

Ia memutar bola matanya seolah mempertimbangkan permintaanku. “ Oppa?? Eotte??” Tanyanya lalu menggigit bibir bawahnya dengan ragu seolah meminta persetujuanku. Aishhh ia terlihat menggemaskan.

“ Oppa?? Sepertinya itu panggilan yang manis.” Ucapku dengan kedipan mata.

Ia memukul dadaku pelan karena kedipan mataku yang menggodanya. “ Aku akan memasak sarapan.” Ucapnya lalu beranjak dari ranjang kami.

“ Anni, kau tak boleh kemana-mana.” Ucapku padanya.

“ Wae?” Protesnya.

“ Kita tidur saja, aku ingin melihatmu sepanjang hari ini.” Ucapku manja.

“ Shirreo!!” Tegasnya.

“ Ya!!!” Teriakku lalu manariknya ke dalam pelukanku. Ia terjatuh di atas dadaku. Ku tatap matanya. Ia mencoba memberontak tapi aku menahannya. “ Kita mulai semua dari awal. Aku ingin menebus semua dosaku. Maukah kau bertahan di sampingku?? Menemaniku hingga maut memisahkan kita?? Maukah kau menjalani hidupmu bersamaku? Aku bukan apa-apa tanpa dirimu. Jadi jangan pernah mencoba pergi dariku lagi.” Ucapku dengan serius kali ini. Ia membeku di tempatnya. Ini seperti sebuah lamaran, anni ini adalah permintaan dariku kepadanya untuk bersedia hidup denganku selamanya.

Ku belai kepalanya, “ Saranghae Cho Hyun Ae. Kau mengubah plan hidupku dengan sempurna. Dan aku tak menyesali semua itu.” Ucapku kemudian.

Ia terdiam sangat lama, aku mulai takut dengan apa yang nanti ia lontarkan. Bagaimana kalau ia menolakku? “ Nado saranghae, oppa.” Balasnya kemudian, dengan senyum termanis yang pernah ku lihat.

Ku hembuskan nafasku dengan pelan. Lega, perasaanku begitu sangat nyaman sekarang. Belum pernah aku merasakan perasaan seperti ini. Ini seperti saat kau memenang hadiah yang di kirimkan secara langsung dari Tuhan.

Ku angkat kepala Hyun Ae dari dadaku. Aku sedikit menundukan kepalaku, kepalaku bergerak mendekati wajahnya. Ia mengerjap-ngerjapkan matanya dengan polos. Tanpa membuang waktu, ku sapukan bibirku pada bibir merah mungilnya. Hanya kecupan, mungkin bisa di katakan ciuman selamat pagi.

Ini berbeda, tak ada emosi dan nafsu melainkan rasa cintaku padanya. Ku pejamkan mataku menikmati semua sentuhanku pada bibir mungilnya. Tiba-tiba ia melepas ciuman kami dengan tergesa-gesa.

“ Wae?” Tanyaku bingung.

Ia menatapku ragu. “ Molla, Tiba-tiba perutku tak enak oppa.” Ucapnya dengan wajah menyesal.

“ Gweanchanna?” Tanyaku. Ia baru saja akan menggeleng namun terhenti seketika.

“ Oppa akk..” Ucapannya terhenti karena tangannya dengan cepat menutup mulutnya. Detik berikutnya ia sudah berlari ke arah kamar mandi.

Aku menatapnya dengan khawatir. “ Hyun Ae-ah Gweanchanna??” Teriakku lalu menyusulnya.

Ku lihat ia menuduk pada kolset kami, wae geuro?? “ Gweanchanna?” Tanyaku lalu memijat tengkuknya.

“ Anni, aku mual.” Ucapnya lagi lalu kepalanya kembali menunduk di kloset.

“ Hoekk..Hoekk..”

Aku hanya diam menunggunya selesai memuntahkan isi perutnya. Pikiranku sedikit melayang kemana-mana. Apa penyebab ia mual?? Masuk angin?? Apakah ia sakit??

Tiba-tiba sebuah pemikiran liar terbersit. “ Hyun Ae-ah, mungkinkah??” Tanyaku padanya sambil mengerling nakal.

“ Apa oppa? Mungkin apa?” Ia menolehkan kepalanya lalu menatapku bingung. Ku gerakan tanganku menyentuh perutnya.

“ Mungkinkah di sini ada Kyu Hyun kecil?” Tanyaku padanya dengan senyum jahil.

“ MWO???”

The End

 

193 Comments (+add yours?)

  1. ventyangelinaa
    Mar 22, 2013 @ 16:13:43

    woahhh orang pertama yang comment kkkk~
    really a nice story thor. dapat banget feelnya ><
    kyuppa jd sweet banget terakhirnya.
    di buat sequel ya thoorrr ^^
    keep writing thor. fighting \(^o^)/
    anw, nama blog author apa? pengen lihat ff yang lain nih hehehe ^^~

    Reply

  2. Babyfishevil
    Mar 22, 2013 @ 17:12:13

    yaakk…..
    Cho kyuhyun mengapa kau begitu jahat….., tapi akhirnya sadar juga….
    :J

    Reply

  3. heewah
    Mar 22, 2013 @ 17:17:32

    aku suka ff ini suka banget tapi alurnya trlalu kecepetan thor….

    Reply

  4. LuditaLulud
    Mar 22, 2013 @ 17:47:41

    Kereeen ceritanyaa…sequel donk thor…

    Reply

  5. lee
    Mar 22, 2013 @ 17:55:10

    Daebak thor,,,, dari jahat ampe berubah baik si kyu nya,,,,
    Bikin sequel nya dong,,, hehehehe

    Reply

  6. wiwin
    Mar 22, 2013 @ 18:12:58

    wahhhhh so sweetttt minta blog pribadi dong hehheehhe

    Reply

  7. AllRiseYulia
    Mar 22, 2013 @ 18:16:53

    Gue suka yg sifat” kaya gini!!! Fellnya dapet!! NICE

    Reply

  8. Lee Hye Min
    Mar 22, 2013 @ 18:26:26

    Hwaaa!!! Daebak!!! Keep writing, thor!! 🙂

    Reply

  9. evilbee
    Mar 22, 2013 @ 18:40:57

    WOW DAEBAKKK…LOVE THIS FICT….

    Reply

  10. shaeunhae (@shaeunhae)
    Mar 22, 2013 @ 18:42:10

    wahhhh keren ampek bingung mau ngomong apa

    Reply

  11. Orenji48
    Mar 22, 2013 @ 19:14:38

    Oh tak ada lawan,
    cerita nya benar2 keren 😀
    GOOD JOB THOR !! b^^d

    Reply

  12. TriviaChoi
    Mar 22, 2013 @ 19:21:37

    kyaaaaaaaaaaaaaaaa!! Daebakkkkkkkkkkk!!!!!!!!!!!!!!!
    sumpah si kyu tuch bnr” namja evil & Pervert…
    wkwkwkwk

    Reply

  13. dedelisa
    Mar 22, 2013 @ 19:23:08

    daebak!!! sequel dong eonni xD

    Reply

  14. redliff
    Mar 22, 2013 @ 19:40:39

    aku sempet keluar air mata loh baca ini tapi pas ending aku teriak teriak histeris aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ciyuuuus 😀

    Reply

  15. cloudsnow2421
    Mar 22, 2013 @ 19:51:59

    SO SWEET!!! °•(>̯┌┐<)•°
    I love the ending, thor. Keep writing yaah 😀

    Reply

  16. ondobu
    Mar 22, 2013 @ 20:39:32

    sequel dong thor. ceritanya bagus.
    si kyu berasa jadi titisa lucifer beneran disini 😀 dasar setan

    Reply

  17. chodwi
    Mar 22, 2013 @ 21:16:34

    Nice ff thor,ini ada sequelnya ada gak thor? 😀

    Reply

  18. Ririn_Setyo
    Mar 22, 2013 @ 21:17:36

    busett Kyu jahat amattt yak -___-
    keep writing hehee

    Reply

  19. binihyukie
    Mar 22, 2013 @ 21:19:59

    seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

    Reply

  20. hanhyura
    Mar 22, 2013 @ 21:35:45

    feel nyesekx dapet bgt eon(?)
    sekuel donk 🙂

    Reply

  21. hanhyura
    Mar 22, 2013 @ 21:38:17

    feel nyesekx dapet bgt eon(?), trus d bacanya enak bgt, smpe pngen gigit *eh
    sekuel donk 🙂

    Reply

  22. @salmaayu1
    Mar 22, 2013 @ 21:40:54

    DAEBAK thor !!
    bener2 mancing emosi …..
    keren bgt deh 😉
    Author Daebak !! ^^
    semoga ada sequelnya 😀 ^^v

    Reply

  23. lee eun hee
    Mar 22, 2013 @ 21:52:15

    kerenn thor :))
    buat sequelny dong ^^

    Reply

  24. margareta
    Mar 22, 2013 @ 22:06:17

    sequelx dong thor. keren lho critax

    Reply

  25. sartika
    Mar 22, 2013 @ 22:06:22

    kerennnn… empat jempol dah buat authornya…

    Reply

  26. ratnamegasulvia
    Mar 22, 2013 @ 22:43:11

    adakah orang yang sejahat kyuhyun di FF ini..
    But i love it..
    🙂

    Reply

  27. minkijaeteuk
    Mar 23, 2013 @ 00:05:44

    suka sama cerita y….
    seru… diawal2 kyuhyun keham bgt mpe sebel jadi y n pengen jambak rambut kyuhyun mpe maksa ngelakuin itu ke hyun Ae kan kasian,,, untung sadar n setelah ngira hyin Ae y pergi ninggalin dia…. suka oas bagian kyuhyun nangis ngira dia ditinggalin…

    Reply

  28. dyntiLee
    Mar 23, 2013 @ 06:33:29

    Really nice story thor
    Walaupun di awal2 bikin emosi tp di akhir so sweet bbangeet,,, ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ daebak!!
    Wp author tu yg gluu’s area bukan?

    Reply

  29. han gi
    Mar 23, 2013 @ 08:27:26

    sequel author…

    Reply

  30. silvi
    Mar 23, 2013 @ 11:25:41

    bnar2 daebak.

    Reply

  31. kyu
    Mar 23, 2013 @ 12:54:19

    keren bgt, aku suka ceritanya bikin sequelnya thor ^^

    Reply

  32. Stny Lee
    Mar 23, 2013 @ 13:22:57

    Ff nya KEREN abis .
    sama donk eon ,,aku juga lbih suka krter Kyu yg agak jahat2 gtu hehe#reader aneh
    brniat bwt bikn squel nya ga eon ?’klw pun ngga ,,ttp SMANGT bwt nex ff nya yaaa 🙂

    Reply

  33. itha paksi
    Mar 23, 2013 @ 14:29:05

    wah awalnya kyu kejam nih tp syukur dh skg kyu jd baik sm istrinya^^ certanya bagus sequel dong thor

    Reply

  34. lestrina
    Mar 23, 2013 @ 14:36:56

    Ceritanya bgs loch, alurnya pas bgt n aku dpt feelnya, dibuat sequelnya ya.

    Reply

  35. ginalasminingrat
    Mar 23, 2013 @ 15:43:54

    Happy ending
    Kyuhyun biarpun diawal jahat banget,,, tapi untungnya kyu nyadar sama perasaannya
    Hmmmm
    Nyesek banget tadi bacanya

    Reply

  36. Fufu
    Mar 23, 2013 @ 16:42:16

    Baguslah Cho Kyu Hyun akhirnya nyesel dan berubah jadi baik..
    Aku suka ceritanya, sempet sebel banget sih sama Kyu Hyun, kenapa jahatnya gak ketulungan… Tapi endingnya sweet, jadi senyam-senyum gaje… Hahaha

    Reply

  37. vielfbee
    Mar 23, 2013 @ 17:35:49

    Kyaaaaa…

    Kyu, kau menggemaskan saat narsis, tapi nakutin lo lagi marah, tapi manis…

    Muach ^^

    Reply

  38. mery
    Mar 23, 2013 @ 20:16:43

    Ihh.. Bagus bngettt..
    Kok end sii.
    Aq suka bnget thorr..
    Bagus,daebakk. Tp crt wkt kyu jd jhat lbih lma dr pd wkt kyu jd baik, shrus ny pnjang jg la thor crt kyu jd baikny. Kek kyk ny krang greget ending ny jd sdkit gk seimbang..

    Tp q skaa..:)

    Reply

  39. fifi
    Mar 23, 2013 @ 21:07:03

    belom ada kyuhyun kecil kok end sih
    bagus cerita nya untung gak sad ending

    Reply

  40. Crystaliane
    Mar 23, 2013 @ 21:13:05

    Kerennn bgt thor!!!! Daebak! aku kira bakal pisah, heheheheh… fighting! aku tunggu karya yg lainnyaaa ya thor!

    Reply

  41. Ikfi~kyunie ELF
    Mar 23, 2013 @ 21:28:17

    Autttoorr. .
    Bagusss pke bnget, ,
    aku suka. .aku suka. .

    Reply

  42. asti nur
    Mar 23, 2013 @ 21:36:09

    Daebak thor 😀
    kau berhasil membuatku mewek, feelnya dapet bgt
    adakah sequel? Ehehe

    Reply

  43. agetha camomile (@wifekanginSJ)
    Mar 23, 2013 @ 21:43:16

    jiahhhh
    daebak thorrrrrrrr.
    feelingny dpt bgt gk trsa ikutan nangis jga..

    Reply

  44. SayMyName.LHJ
    Mar 23, 2013 @ 23:18:46

    Whoaaaa keren thorr d>.<b
    uuukhh nangis nih gegara kelakuan epil :'()
    Ditunggu ff lainnyaa!

    Reply

  45. YeShin30
    Mar 24, 2013 @ 01:23:40

    Daebakk thor!!! suka bgt ma jalan ceritanya。。:)

    ya wlwpun awlny agk gmes jg s krna kyuppa ny jahat、tp pas di akhir crita。。emm nyentuh abis 😉

    trus bkin ff keren ya thor 🙂

    Reply

  46. Fara
    Mar 24, 2013 @ 01:58:15

    kyaaa author sequelnya dong.. ceritanya bagusss!!!

    Reply

  47. kjyoung
    Mar 24, 2013 @ 03:12:54

    hahaha… happy ending ternyata…
    ide ceritanya keren keren keren.. suka (K)
    hwaiting untuk karya selanjutnya….!!!!!!!!!!!!!!!!

    Reply

  48. mitANGELeeteuk
    Mar 24, 2013 @ 14:48:08

    kerennnn thor 🙂
    feel nya dapet !! Like it 😀
    seperti nyata ^^

    Reply

  49. wiwil
    Mar 24, 2013 @ 16:00:35

    gilaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa kerennn bgt ceritanya ! sukaaaaa bgt thor 😀

    Reply

  50. elfishy naima
    Mar 24, 2013 @ 18:05:20

    mantapp banget ceritanya
    feel ny dpt banget.. daebakk deh thor !!

    Reply

  51. Aj_ElfCho0325
    Mar 24, 2013 @ 18:46:15

    keren !! like this dehh , keep writing thor .. fighting fighting fightinggg !!!!

    Reply

  52. Flo
    Mar 24, 2013 @ 22:55:26

    keren banget thor.. feelnya dapet banget…
    akhirnya tobat juga tuh si evil…
    bikin sequel dong…

    Reply

  53. vellynminnie
    Mar 25, 2013 @ 10:21:29

    hay hello annyong bjkjfkjlgbdkyrkmndl…#greeting MuBankalaYesung
    vellyn imnida
    baru nemu blog ini di 2013 ??
    i know its so…late…karena udah sampe ada library-nya …
    dan ini FF pertama yg aku baca ..
    bener2 keren ….suka bgt sma karakter kyu yg tengil dan sesuai sma nick namenya …tapi semua wanita like happy ending sepertinya …jadi senyum2 sendiri baca endnya …
    dan buat author yg daebakk ini…saya akan menambah daftar readers yg meminta ini dibikin sequel thor …please ..#kedip2 mata … 🙂 🙂 🙂 🙂

    Reply

  54. nan
    Mar 25, 2013 @ 23:00:09

    serius yaa ini ceritanya seru bangett!!aku sukaaaa!! ini bener bener bagus tapi lebih bagus kalo dibikin sequel!!aduh pokoknya daebaak!!

    Reply

  55. dinaa
    Mar 25, 2013 @ 23:09:42

    suka suka sukaaa!! >< maaauuu sequel nya xD

    Reply

  56. audri
    Mar 26, 2013 @ 18:44:17

    aigooo , , cinta mampu mengubah segalanya, dan happy ending ^^
    sequel wat kyuhyun kecil thor

    Reply

  57. diya
    Mar 26, 2013 @ 19:46:11

    fly bngt ngebyngin kyu d ending .

    bgus bngt thor . jd makin percya rencna tuhan bwt qta pasti yg terbaik .
    good story . .
    😀

    Reply

  58. jacquelinehan77
    Mar 29, 2013 @ 11:24:08

    suka banget sama tema married life gini hehe
    kyu jahat ya untung sadar juga

    aaah endingnya maniss banget, kalo dibikin sekuel seru nih hehe
    ayo author bikin sekuelnya

    Reply

  59. Viraschoi
    Mar 29, 2013 @ 15:04:35

    sequel ya thor^^

    Reply

  60. TANTITEUK
    Mar 29, 2013 @ 17:53:32

    demi bibir kyuhyun,
    keren asli thor.
    suka bgt. ah .. saquel thor. punya wp gak?
    ini bener2 keren lo.. ahh tauk ah

    Reply

  61. Itha
    Mar 29, 2013 @ 18:57:36

    Woahh kyuppa kNpa jHat bGet ma hyun ae eOn. .tPi gK fHa* dEh xG pNting happy end. . .

    Fighting thor jGn lPa sLlu bWt ff xEa. . .

    Reply

  62. kyupabo
    Mar 29, 2013 @ 21:25:21

    Sequel please……keren banget thor

    Reply

  63. amanda
    Mar 29, 2013 @ 22:40:10

    Keren thoor jalan ceritanya:D

    Reply

  64. cho hyunmi
    Mar 30, 2013 @ 00:14:16

    Bagus banget thor ffnya! Dua jempol buat authornya

    Reply

  65. shppr00924
    Mar 30, 2013 @ 02:40:49

    Sequeeeeeeellllll~!!!!!!

    Reply

  66. Novia yesung 4ever
    Mar 30, 2013 @ 08:33:34

    Wagh keren deh menarik author daebak

    Reply

  67. holly praise
    Mar 30, 2013 @ 09:22:44

    bagus ffnya thor
    jangan lupa seqeulnya ya

    Reply

  68. sheila
    Mar 30, 2013 @ 12:08:34

    oppa kejam bgt. feel-ny dpt bgt, jd ikutan emosi.. #pukul kyu oppa

    Reply

  69. Khalfia helena
    Mar 30, 2013 @ 15:00:43

    Oooh so sweet banget ceritanya.
    Daebakkk thor..

    Reply

  70. shim.shinsiwonest407
    Mar 30, 2013 @ 15:05:36

    daebak bgt thor 😀
    bikin sequel dong..#puppy eyes

    di tunggu ya 😉

    Reply

  71. LeeA_ELFlawless
    Mar 30, 2013 @ 17:14:46

    2 thumbs up buat author :3

    Reply

  72. dinadindong
    Mar 30, 2013 @ 20:52:46

    wuahhhh Kyuhyun dari baik-jahat-baik lagi. Sempet sebel banget sama Kyu, tapi ujungnya sweet gitu.. hihihi dibikin sequel kayaknya cakep nih, Thor? 😀

    Reply

  73. vanilaicecream
    Mar 30, 2013 @ 21:44:22

    waaaahhhh keren bangeet banget aku suka suka…buat sequelnya donk mau liat sweet.a kehidupan mereka, kan baru dikit bahagianya,,hwaiting..

    Reply

  74. myeverlasting
    Mar 30, 2013 @ 22:07:55

    Daebak banget thorrr… >..^
    Akhirannya lucu ahaaha ada kyu kecil.. >.<
    Ini harus ada sequel segera,, hheheh.
    Ditunggu y author yg kece sequelnya hhe ^_^

    Reply

  75. Clara Kim
    Mar 30, 2013 @ 22:18:45

    aduh beneran nih cerita bagus banget.. ngebayangin aku jadi hyun ae bakal nangis2 melulu deh diperlakukan kayak gitu. hehehe seSUJU banget kalo kyuppa itu ganteng banget orangnya. kira2 dikasih resep apa ya pas ortunya ngelahirin kyu? wkwkwk. sequelnya thor~~ jeballl ne??

    Reply

  76. taritory
    Mar 31, 2013 @ 00:34:30

    satu kataa,,,
    kereennnnnnn….!!!

    Reply

  77. baiqfanesarizkiliakusuma
    Mar 31, 2013 @ 01:24:14

    Good job min, feelnya dapet banget;) aku sampek bela2in baca tengah malem, soalnya ini keren banget.. ditunggu karya selanjutnya min!

    Reply

  78. naifahmp
    Mar 31, 2013 @ 05:10:59

    satu kata aja deh dari aku, DAEBAK !

    Reply

  79. Dwi ayu
    Mar 31, 2013 @ 06:50:06

    Keren bgt critanya Daebak !
    Sequel thor:-D

    Reply

  80. Hyukjae-ssi
    Mar 31, 2013 @ 08:13:14

    Daebak!!!!!

    Reply

  81. cloudsskyrjunior20
    Mar 31, 2013 @ 08:19:00

    kuyuhyun kejam bgt >.<
    tapi tapi tetep narsis 😀

    akhirnya sadar juga si kuyuhyun :*

    Reply

  82. chae kyu
    Mar 31, 2013 @ 09:12:14

    daebak thor, jadi makin cinta ma kyu,haa ….

    Reply

  83. kyuRa Couple
    Mar 31, 2013 @ 11:13:30

    woooahh… debaek thorr..
    tapi alurnya kecepatan…
    keep writing… 😀

    Reply

  84. ifaraneza
    Mar 31, 2013 @ 12:49:17

    Ya Tuhaaan~
    FF ini bagus banget!! ><
    aku nangis di tengah-tengah cerita, abisnya kyuhyun jahat banget di sini.. omooo~
    kirain ada yang meninggal di sini ternyata nggak, soalnya genre nya angst. jadi was-was pas bacanya 😀 Mungkin genre yg tepat itu hurt, thor ^^
    Pokoknya aku jatuh cinta sama FF ini.. Great! b^^d

    Reply

  85. Karina
    Mar 31, 2013 @ 14:13:56

    suka bgt sama endingnya… 🙂

    Reply

  86. KimNeulrin
    Mar 31, 2013 @ 16:57:40

    Good job min! Aku bener2 suka sweet bgt kyu di ending..

    Reply

  87. princessevilkyu
    Mar 31, 2013 @ 18:29:43

    Huahh author kalo ada squeal nya seru nih makin gregettt

    Reply

  88. wannabsilver
    Mar 31, 2013 @ 18:50:55

    Cara mengilustrasikan & menyampaikan ceritanya bagus, author:) Keep writting yaaaa 😉 화이팅!!

    Reply

  89. sasa
    Mar 31, 2013 @ 20:20:15

    Waaaa keren bgt! Please bikin sequelnyaaaa.. Bikin after. Story nya ya thoorrrr jebaaaallllll hehehe

    Reply

  90. ichygyu
    Mar 31, 2013 @ 20:20:58

    Astaga .. ceritanya hebat ..
    saya sampai nangis bombay 😀

    Reply

  91. lilyhan__17
    Mar 31, 2013 @ 21:07:45

    Author sumpah FF nya DAEBAK pake banget thor !!!
    alur ceritanya menarik, penggunaan bahasa/ diksi nya juga baik …
    sempurna pokoknya …
    Bikin sequel ya thor …
    Ditunggu karya” lainnya

    Reply

  92. ree_ka
    Mar 31, 2013 @ 21:24:25

    Cuma pengen sekuel doang :*
    keren 🙂

    Reply

  93. jaemijhe
    Mar 31, 2013 @ 21:57:17

    Feel nya dpt bgt

    Reply

  94. cho kyu's
    Mar 31, 2013 @ 22:41:50

    feelnya dapat bangeet >o< tapi endingnya akuu sukaa^^ keeep writing thor^^

    Reply

  95. isabelleejasmine
    Mar 31, 2013 @ 23:31:18

    Woahhh deabak ,., !
    Mewek bacanya,,, 😥

    Mgkn akan lbih menyayat2 klw ad ver hyun ae jga,,

    Nice story chingu .. ^^

    Reply

  96. kang hyuna
    Apr 01, 2013 @ 00:28:12

    Sumpah thor.. Ff nya bagus banget!

    Reply

  97. ningrumjae
    Apr 01, 2013 @ 07:24:58

    Author!!! SEQUEL WAJIB!!!!!
    KEREN CERITANYA!

    Reply

  98. lia anaehae
    Apr 01, 2013 @ 13:30:54

    long oneshoot~~~^^^^
    tapi daebak bget. awalnya aku ga suka sama sifatnya kyuhyun oppa tpi lama” suka bget 😀

    Reply

  99. SiFaKyu
    Apr 02, 2013 @ 00:56:00

    Nice FF 🙂
    Keren keren.. Sukaaaa 🙂
    Sequel dong 🙂

    Reply

  100. choi sil ra
    Apr 02, 2013 @ 18:45:24

    wuuaaaahh thor
    cetar membahenol eh maksudnya membahana hahaha
    very nice ff 🙂
    keep writing! fighthing!

    Reply

  101. utymutz
    Apr 02, 2013 @ 19:22:03

    KYU… kenapa kau se evil itu.. ceritanya daebak.. tp kyu nya kurang tersakiti sedikit lagi

    Reply

  102. Nadhira Felicia Ariesgo
    Apr 02, 2013 @ 19:32:55

    Ini keren banget, sumpah! Full of feelings! Rasa sakit hatinya Kyuhyun tergambar jelas di sini. Author juga sukses menciptakan karakter dingin-nya Kyuhyun. Gak tau lagi mau ngomong apa, soalnya aku bener-bener tenggelam dalam ceritanya pas baca FF ini. Keep writing yaa, thor! 🙂

    Reply

  103. Nadhira Felicia Ariesgo
    Apr 02, 2013 @ 19:34:21

    Dan satu lagi, Kyuhyun itu enggak jahat. Dia cuma mengalami semacam trauma karena di khianati semua mantan pacarnya. Menyedihkan 😥

    Reply

  104. santi pramitasari
    Apr 02, 2013 @ 21:09:00

    Kereeen,,,pokoknya T.O.P BGT deh
    Aku suka alur ceritanya,Knp ga diperpanjang aja sih nyampe punya anak gitu hehehe…

    Reply

  105. siyoung
    Apr 02, 2013 @ 21:36:58

    woaaa suka pake banget pas pertama kesannya takut berakhiran sad ending dan ternyata berakhir happy ending, kyuhyun itu terlalu phobia pada wanita2 takut mereka kaya mantan2nya ,,, ya mapun speechless banget lah squelnya dong 😀

    Reply

  106. han nana
    Apr 03, 2013 @ 01:25:36

    huwaaa, epepnya kerennn bnget >,<
    Jujur sbnernya aq jga ska krakter cwo yg rada" antagonis gitu. Feelnya dpet bnget, mskipun hnya diambil dri stu sdut pndang, tpi msih dpat ngerasain apa yg dirasa'an ma hyun ae. meskipun aq ska yg agak antagonis, tpi klo aq jdi hyun ae udah aq getok dluan thu si kyu, wkwk XD . .

    Reply

  107. leeheera
    Apr 03, 2013 @ 12:10:51

    kerennn ceritanya bagus banget thor ,daebak!

    Reply

  108. Anne Lee
    Apr 03, 2013 @ 12:25:00

    Cerita yang sangat apik dan manis…
    akhirnya tidak memaksakan:-D

    Reply

  109. asri
    Apr 03, 2013 @ 12:43:53

    aaaaaa sukaaaaa ><
    sequelnya ya author ditunggu hehe (/\^3^)

    Reply

  110. asri
    Apr 03, 2013 @ 12:52:10

    aaaaaa sukaaaaa >< sequelnya ya author ditunggu hehe (/\^3^)

    Reply

  111. WulanChoi
    Apr 03, 2013 @ 19:24:39

    Kerennnn suka sama ceritanya, kyu hyun awal2 jahat ih tapi akhirnya sadar juga:)

    Reply

  112. cycrystalice
    Apr 04, 2013 @ 06:22:38

    Daebakkkk!!

    Reply

  113. setiyeol
    Apr 04, 2013 @ 09:02:01

    Setiyeol…..
    Wahhhh kerennn :3
    Endingnya ngegemesin….
    Sumpahh ngga nyangka kyuhyun jd jahat gittuu u,u

    Reply

  114. feb
    Apr 04, 2013 @ 09:55:05

    critanya keren thor,. haha feelnya dpet lg

    Reply

  115. fajar triani wulandari
    Apr 04, 2013 @ 14:55:34

    rame banget ya allah sumpahhh ….. sampe nangis bacanya
    ff terkeren yg saya baca ahahahah 😀
    good luck author,cepat bkin lg ff ff kwcw lainnya 😀

    Reply

  116. putrinurulalya
    Apr 05, 2013 @ 12:20:35

    hyaaaaaaaa
    ngena banget feelnya hihi
    ada sequelnya ga thor? semoga ada hhoho
    keren banget thor

    Reply

  117. Irfan
    Apr 05, 2013 @ 12:37:43

    Author yang baik hatiii , Ceritanya bagus banget ….

    Izin share yah Author di fanpage facebook 🙂

    http://www.facebook.com/RumahnyaFanFiction

    Reply

  118. kimisaranghae
    Apr 05, 2013 @ 23:32:13

    mungkin sajaaa

    Reply

  119. alfar rizky
    Apr 06, 2013 @ 09:10:06

    bagusssssssssssssssssssssssssssssssss

    Reply

  120. WonKyu_ELF
    Apr 06, 2013 @ 11:03:20

    Cho kyuhyun too sweeeeeettt… Ngilerrr.. *plakk!
    Rela deh kayak hyun-ae asal suaminya cho kyuhyun dan jd semanisss itu 😀
    Great job thor.. ^^

    Reply

  121. minah8823
    Apr 06, 2013 @ 11:39:55

    I cant stop smiling when I read this FF. Good job author. How about sequel? and we would be very happy. Thankyou.

    Reply

  122. @mickeytichoes
    Apr 06, 2013 @ 23:39:09

    Aigo keren bnget ff nya 🙂
    apa lg krakter nya kyu hduch bkin mupeng ><'
    ak ska kt2 nya gmpng di mngrti jdi brsa nntn dramkor
    di tnggu ff brkt nya.. 🙂

    Reply

  123. virlyaprida
    Apr 11, 2013 @ 21:12:26

    Kyu kasar banget-_-‘ tapi ending tetep sama hyun ae huaha. Tapi ending nanggung banget , lanjut dong thor

    Reply

  124. Kodok
    Apr 16, 2013 @ 00:00:30

    ini pernah d publish g sie

    Reply

  125. Leen leyna
    Apr 21, 2013 @ 17:48:09

    Wahhh kyuhyun oppa so sweet bnget….

    Reply

  126. Carly Rae Jepsen (@dewimuljohardjo)
    Apr 26, 2013 @ 22:02:10

    sumpah ini keren banget!!!!!!

    Reply

  127. hwang yeonhee
    May 04, 2013 @ 17:50:28

    kereeen. Boleh deh tu sekuelnya

    Reply

  128. Miku
    May 05, 2013 @ 22:54:42

    Keren!! Daebak thor!! Best FF!!!
    Buat Hyun Ae pov nya dong. Hehehe

    Reply

  129. ani
    May 09, 2013 @ 16:33:47

    wua , keren . Aku suka . Aku suka . Bagus ffnya . Alurnya perfect . Tadinya mikir ini kyu jahat banget ya, eh akhirnya sweet . Squel dong thor ditunggu .

    Reply

  130. kyurang
    May 10, 2013 @ 21:43:26

    akhirny a mereka bahagia 😀

    Reply

  131. leli
    May 24, 2013 @ 23:04:33

    huaaawww , ni cerpen berhasil buat aku nangis. daebak . . .

    Reply

  132. Erika Syafitri Hardiyanti
    Jun 04, 2013 @ 23:07:26

    yang detik-detik terakhir bikin nge-fly thor. Like it deh pokoknya 😀

    Reply

  133. Esa
    Jun 13, 2013 @ 05:40:46

    hueee…kyuhyunnya oke..suka klo povnya kyu smua

    Reply

  134. elfyaNha aNgelkyu clOuds
    Jun 22, 2013 @ 16:39:28

    daebak thor……!!!
    q suka bgt ma ff yg alur cerita’a bgni., 🙂
    menyentuh bgt thor,. 😀

    Reply

  135. Afni
    Jul 04, 2013 @ 23:33:06

    Daebak banget suwer >< suka ceritanyaaaa 😀

    Reply

  136. Ling
    Jul 26, 2013 @ 11:46:46

    Bagusss (y) Feelnya dapet , kyu awalnya sangat jahat tapi akhirnya tetaplah seorang kyu yg manis 😀

    Reply

  137. Kim eun gun
    Aug 03, 2013 @ 15:04:03

    Dor endingnya gantung sampai ada anknya npha:/,.
    *melihat sambil kebingungan*

    Reply

  138. elfya clouds
    Aug 12, 2013 @ 07:10:47

    nyesek bgt thor baca nie ff.,
    menguras air mata,.- 😥
    suksek buat author,.-

    Reply

  139. choireri
    Aug 24, 2013 @ 23:39:03

    Aigo, awalnya kyuhyun bener2 namja terevil sepanjang sejarah tp ujungnya dia jd namja terangel sejagat raya
    Omo, mereka sweet banget
    Apalagi pas moment ngungkapin perasaan keduanya
    Feelnya dapet banget
    Romantissss

    Nasib hae gimana ya?
    Ngenes bgt jd hae
    😦

    Baby kyu?
    Sequel pleaseeee
    ;;)

    Reply

  140. Rosari1695
    Aug 30, 2013 @ 22:46:11

    Wah~
    ff-nya daebak!!
    Awalnya Kyuppa kejem gitu,,eh akhirnyaaaa~
    tetep evil,, -_-
    tpi so sweet,, 😀
    Nice ff,, 🙂
    buat sequel mereka punya anak dong,,seru kayanya,, 😛

    Reply

  141. Hayyuri
    Sep 05, 2013 @ 07:57:45

    Daebakk aku sampai nangis dibuatnya thor…hiks hiks T.T

    Reply

  142. KyuTaem
    Sep 07, 2013 @ 14:18:41

    sequel!

    Reply

  143. fadhilah
    Sep 14, 2013 @ 00:51:25

    merinding baca fanfictnya!!
    kejam banget mr.cho!
    keren!

    Reply

  144. Kyuhaeeeeyoo
    Sep 15, 2013 @ 16:00:49

    Wkwkk romantisnya akhirnya =) ah senangnya liat kyu begitu wkkkkwkwk suka ff ini thorrr

    Reply

  145. sani
    Sep 19, 2013 @ 12:03:58

    Daebak daebak daebak 100XXXXX 😀 😀

    Reply

  146. GyuHae
    Sep 21, 2013 @ 14:52:23

    Huwekkkkkkkkkkk kyu peran mu disini ganas amat ya 😀 daebak thor !!!!

    Reply

  147. Sella
    Sep 26, 2013 @ 18:01:43

    Bagus bgt…..

    Reply

  148. nia juli pratiwi
    Oct 01, 2013 @ 18:35:40

    wahhhh aku suka banget min sama ff nya, daebakkkkkk 😀

    Reply

  149. meirameilawati
    Oct 05, 2013 @ 07:55:05

    Nice!! Sequel?

    Reply

  150. VanKyu
    Oct 06, 2013 @ 06:25:11

    keren thor!
    buat sequelnya dong!
    terhanyut nih dlm ceritanya! daebak!

    Reply

  151. lyraelfparanggai
    Oct 21, 2013 @ 11:55:29

    keren thor ……………….
    pas baca cerita sempat berpikir bakalan sad ending eh ternyata happy ending……..
    butuh sequel dong karna pengen tau gimana cverita ini selanjutnya pas ada kyuhyun kecil….

    Reply

  152. mira
    Oct 21, 2013 @ 12:19:51

    aq suka critanya,,
    kerennnnnn…..
    sequel ya,,

    Reply

  153. rahmah al tiara
    Oct 21, 2013 @ 17:51:23

    Wahhh…..mewek.sayah bacanya….
    Selain karna ceritanya, tapi juga karna nama Park Hyunae itu juga nama korea sayah
    …!!!!
    Daebakk buat authornnya…
    Eh juga salam kenal…. nae new readet….
    #baru nyadar belum intro… hehehehe

    Reply

  154. rahmah al tiara
    Oct 21, 2013 @ 17:54:43

    Wahhh…..mewek.sayah bacanya….
    Selain karna ceritanya, tapi juga karna nama Park Hyunae itu juga nama korea sayah
    …!!!!
    Daebakk buat authornnyayh
    Eh juga salam kenal…. nae new readet….
    #baru nyadar belum intro… hehehehPokoknya ff nya daebak!!!!

    Reply

  155. tari
    Nov 03, 2013 @ 11:24:30

    Istrinya kyuhyun hebat banget, sabar banget

    Reply

  156. kyuziee
    Dec 07, 2013 @ 22:20:42

    Ahhhh… Akhrnya happy ending ^^

    Reply

  157. Lee rae ra
    Dec 16, 2013 @ 16:15:59

    Ff nya kereenn thor
    Tulisannya baguss ^^

    Reply

  158. ParkJungHee
    Dec 19, 2013 @ 23:14:59

    Huueee suka bgt !!! Keren!!
    Ahahaha kyuhyun knapa sih????.kenapa ganteng bangett /?
    Oke thor. Like this !!!!!!^-^

    Reply

  159. choi ji-hyun
    Dec 20, 2013 @ 07:15:50

    Kyaaaa~ daebaaaakk chinguu ;;)
    Sequeel

    Reply

  160. jena
    Dec 22, 2013 @ 21:37:43

    Daebak..
    two thumps for you, thor ^o^

    Reply

  161. desy love jongin ^^
    Jan 08, 2014 @ 18:09:49

    Keren!!!!!!! Kyupil serem amat ya xD *atut* haha akhirnya happy ending ^^ TOP deh buat authornya.. Semangat terus ya!! ^,^

    Reply

  162. kyueuni
    Jan 25, 2014 @ 18:23:00

    keren author….

    Reply

  163. DianaFishy
    Jan 25, 2014 @ 23:04:26

    aiggooo~
    Daebak , gak tau mau ngomong apa’an lagi !
    gimana ya ? pokok’a Daebak ! .
    feel.nya dapat banget .
    Fighting ya Thor ! tetap berkarya ! 🙂

    Reply

  164. jia
    Feb 03, 2014 @ 19:11:58

    Huaaaa… Daebak thor…
    Feelnya dapet banget, sampe merinding bacanya .. kyupa kejam, but still happy ending^^
    Thor harus tanggung jawab nih, tisuku abis gara” baca ff ni…
    Sumpah baru ini baca ff hurt bingitss..
    Keep write thor…

    Reply

  165. parkminjung
    Feb 12, 2014 @ 20:38:52

    astaga kyu kejam bgt -.-
    keren thor ffnya 😀

    Reply

  166. via
    Feb 16, 2014 @ 21:06:00

    woah…hebat, keren abizz thorr,

    Reply

  167. Latifah Ramadhani
    Feb 24, 2014 @ 20:23:05

    aaaaa.. keren banget.
    rasanya pen nangis, baca nih ff
    #Lebbay ;p hehehehehehe

    Reply

  168. Novi Nurhaliza
    Mar 31, 2014 @ 13:09:55

    Kyuhyun kejem banget sih.. gak kasian apa sama hyu won. Tapi endingnya bagus, aku suka banget. Waktu kyuhyun mnikah sama hyuwon aq mulai semangat bacanya. Soalnya critnya asik dan bikin deg degan. Hebat thor. Lanjtkan karya2 mu. Hwaiting!

    Reply

  169. stefani
    May 28, 2014 @ 08:29:09

    kerennnnnn,,
    akhirnya kyuhyun mencintai hyun ae..
    happy ending ~

    Reply

  170. nayy
    Jun 11, 2014 @ 18:25:11

    Awalnya galau,, tp berakhir dengan happy endiiingg

    Reply

  171. BiniKyuMin
    Jun 17, 2014 @ 22:51:16

    hay!!!!! kau reader baru disini!!!
    daebak super daebak thor!!!!kyuhyun kejem bener –”
    .sequel Dibutuhkan SEGERA ._.V

    Reply

  172. BiniKyuMin
    Jun 17, 2014 @ 22:51:17

    hay!!!!! aku reader baru disini!!!
    daebak super daebak thor!!!!kyuhyun kejem bener –”
    .sequel Dibutuhkan SEGERA ._.V

    Reply

  173. Vha Ayumi Mitsuki
    Jul 04, 2014 @ 22:21:30

    annyeong.
    Aduh td kirain bakal angst dan sad ending alx kyu jahat amat dan sangat kasar dlm segala hal,khan kasian Park Hyun Ae. Tapi ternyta happy ending. Aduh bahagiax msk bs bersama lagi apalagi sebentar lagi bkal ada anggota baru d dlm rmh tanggax. Hehe
    thor feelx dpt bgt dan alurx pas bgt,pokokx DAEBAK. Gomawo thor dah posting ff ini geurigo mianhae bru datang dan coment d blog ini. HWAITING! ! !

    Reply

  174. Vha Ayumi Mitsuki
    Jul 04, 2014 @ 22:22:27

    annyeong.
    Aduh td kirain bakal angst dan sad ending alx kyu jahat amat dan sangat kasar dlm segala hal,khan kasian Park Hyun Ae. Tapi ternyta happy ending. Aduh bahagiax msk bs bersama lagi apalagi sebentar lagi bkal ada anggota baru d dlm rmh tanggax. Hehe
    thor feelx dpt bgt dan alurx pas bgt,pokokx DAEBAK. Gomawo thor dah posting ff ini geurigo mianhae bru datang dan coment d blog ini. HWAITING! ! !
    Aku harap ada sequelx ne thor,eo eo eoh?

    Reply

  175. Vha Ayumi Mitsuki
    Jul 04, 2014 @ 22:25:56

    annyeong thor. Choneun Choi Hyun Ri imnida. Bagapseunida.
    Aduh td kirain bakal angst dan sad ending alx kyu jahat amat dan sangat kasar dlm segala hal,khan kasian Park Hyun Ae. Tapi ternyta happy ending. Aduh bahagiax msk bs bersama lagi apalagi sebentar lagi bkal ada anggota baru d dlm rmh tanggax. Hehe
    thor feelx dpt bgt dan alurx pas bgt,pokokx DAEBAK. Gomawo thor dah posting ff ini geurigo mianhae bru datang dan coment d blog ini. HWAITING! ! !

    Reply

  176. Lia9287
    Aug 29, 2014 @ 00:04:18

    AKhir’y happy ending juga
    Walaupun awal’y nyesek bgt

    Reply

  177. yolandaester
    Feb 02, 2015 @ 23:23:02

    annyeong eonnie, lagi otak atik google ketemu ff ini, yaampun keren bgt! ❤ sumpah aku sampai nangis, feel nya dpt banget, kyuhyun yg dari galak jadi baik bgt yaampun ❤ daebakkk

    Reply

  178. anis manongga
    Feb 22, 2015 @ 20:42:11

    Ceeita nya terlalu berlebihan alias lebay,,, ngga segitu yaa kaleee !!!! Itu mah manusia sakit jiwa,, sory thor,, klu qoment gue bikin elo smua. Pada bete,,

    Reply

  179. arisa domiani
    May 06, 2015 @ 23:56:12

    Kagak pernah bosen baca nih ff 🙂 ff nya bikin nyesek pas awal cerita. :’) emeijing dah buat ff nya^^

    Reply

  180. Meoke Zahrana
    May 16, 2015 @ 10:42:39

    Keren abiis 🙂 . Sampe ga bisa di jabarin. Bikin banyak FF lagi thoooor :* .

    Reply

  181. nanakyu
    Jun 14, 2015 @ 23:19:40

    Simple n kereenn
    Sequel donkk Pleasee
    Hehe keep writing \^_^/

    Reply

  182. Aliya
    Jul 10, 2015 @ 23:19:30

    Yak knp sih ending ny hrus kren 😀

    Reply

  183. jessi
    Jul 23, 2015 @ 14:08:02

    top lah ya

    Reply

  184. AnzelinaCha
    Aug 28, 2015 @ 08:26:16

    Aigoo suka banget dgn cerita yg alurnya begini. 😌😘

    Reply

  185. Elisah Purba
    Aug 30, 2015 @ 11:38:27

    Aku sudah membaca FF ini hampir 5 kali bahkan lebih tetap saja rasanya sedih mendalam, Feel-nya dapat dan Bahasanya Keren jadi nyaman membacanya. Suka ama Sikap Kyuhyun yang mencoba memperbaiki diri. Huwaaa 😊😊 Tapi adakah squel untuk after mereka berbaikan? pengen tahu gimana sikap Kyuhyun ke Hyun-ae, Apalagi Saat Hyun-ae Hamil!! huwaa 😊😊☺

    Reply

  186. vivinmutia
    Feb 08, 2016 @ 19:35:04

    Huhaaaaaaa Cho Kyuhyun. memang cho kyuhyun Love u oppa, lanjut kan karya yg keren ini ya.
    hwaiting autor!! 😃😃😃

    Reply

  187. rain
    Apr 29, 2016 @ 10:50:54

    keren banget thor!!!

    Reply

  188. sophie
    May 26, 2016 @ 05:36:17

    Akhir ygg manis,,,

    Reply

  189. ahnneulha
    Jul 01, 2016 @ 21:40:04

    Izin baca ^^
    daebak ff ini feelnya dapat bgt

    Reply

  190. Feby Fupa
    May 01, 2017 @ 14:04:14

    Wooaaa…Daebak..

    Reply

  191. anisa siregar
    Jun 26, 2017 @ 00:15:13

    Wow,..daebakkk,, feelny dpt bgt,..karen bgt thor,.

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: