How Dare You [Prolog]

How Dare You (Prolog)

Title: How Dare You

Author: Rhy2N

Genre: Romance and Family

Rating: T

Length: Chapter

Cast: Lee Yoori, Cho Kyuhyun, Park Nayoung, Lee Donghae, Jang Hanbyul, Lee Hyukjae,

Support cast: Park Yoochun and many more

Disclaimer                      : All Cast is mine *di hajar massa* Annyeong, author abal2 kembali dengan ff yang sama abal2 dengan authornya *tambah gaje*. Baiklah cukup bacotan author kali ini. FF ini udah pernah aku publish di blog pribadi rhy2nsparkcloudelf.wordpress.com

Warning                          : Typo Bertebaran di mana-mana

 90f53033c16f65fb-tile

“Mianhae, aku harus melakukan ini. kumohon mengertilah”

“apa kau tidak menyayangiku lagi? apa kau tidak menyayangi darah dagingmu sendiri? Kau teganya meninggalkan kami demi temanmu itu..kau jahat park jungsoo”

“mianhae, aku terpaksa melakukannya..jeongmal mianhae. Saranghae”

“andwee…jangan tinggalkan kami, jebal”

“EOMMAA…..”

Lee Yoori terbangun dari mimpi buruk yang menghantuinya selama 3 tahun terakhir ini. Ia bangkit dari tidurnya dan menuju kamar mandi, ia membasuh wajahnya berharap mimpi yang terus membayanginya terlepas begitu saja, walaupun ia tahu itu tidak akan terjadi. Ia melirik jam dinding di kamarnya yang menunjukkan pukul 06.00. berarti ia tidak perlu terburu-buru untuk ke sekolah.

Lee yoori adalah seorang yeoja yang berumur 16 tahun yang baru-baru ini sudah menjadi murid SMA tingkat 3 di seoul internasional high school. Ia tinggal sendiri di apartemen yang tidak terlalu mewah karena ibunya kini sudah meninggal ketika ia SMP tingkat 3 dan soal ayah tidak ada yang tahu soal itu. Yeoja ini memang selalu tertutup, sifatnya yang pendiam, cuek dan jarang berbicara membuatnya sampai sekarang tidak mempunyai teman sama sekali. Tetapi, ia memang tipe penyendiri daripada berkumpul bersama teman-temannya. Ia bisa bersekolah di sekolah elit itu karena beasiswa yang ia terima karena ke jeniusannya. Padahal dilihat dari fisik maupun pribadi ia tidak terlihat sebagai yeoja yang jenius. Entahlah mungkin karena tertutup oleh sifatnya yang cuek itu. di sekolah ia juga biasa-biasa saja, tidak menonjol dan dalam pelajaran ia juga pernah mendapat nilai buruk. Karena wajah datar yang selalu ia tunjukkan membuat murid-murid di sekolah itu beranggapan yeoja ini tidak ramah dan ia memang masuk ke klub karate di sekolahnya.

Waktu kini menunjukkan pukul 06.20, yoori kini tengah berjalan menuju sekolahnya, jarak dari apartemen ke sekolah memang tidak terlalu jauh . jadi, ia lebih memilih berjalan kaki, demi mengirit biaya hidupnya. Yeoja  seumuran yoori seharusnya hanya terfokus pada pendidikannya tetapi yoori juga harus memperhatikan hidupnya juga. Ia juga butuh biaya hidup untuknya, makanya ia bekerja sampingan di toko kaset game dan ia menikmatinya karena ia juga seorang gamer.

Bel sekolah seoul internasional high school berbunyi menandakan waktunya murid-murid istirahat sejenak dari pelajaran yang menurut mereka membosankan. Yoori menghembuskan nafas lega karena pelajaran sejarah yang membuatnya tidak berhenti menguap dan hampir tertidur itu telah selesai. Ia pun melangkah ke arah kantin sekolah untuk mengisi perutnya yang sudah minta di isi.

Segerombolan murid murid berlari menuju papan mading yang dekat kantin sekolah itu. mereka antusias melihat pengumuman yang tertera di mading itu. tetapi tidak bagi yoori, kali ini mengisi perutnya lebih penting dari pada melihat pengumuman di mading itu. tetapi setelah yoori melewati mading itu, murid-murid yang berada dekat mading itu pun kini beralih menatap yoori. Mau tak mau yoori memberhentikan langkahnya sejenak dan menatap orang-orang dengan ekspresi andalannya ekpresi datar.

“wae? kenapa kalian melihatku seperti itu” yoori mengeluarkan suara tak kalah datarnya. Murid-murid itu bergidik melihat wajah datar yoori yang menurut mereka sangat dingin dan menakutkan. Yoori mendengus kesal lalu menghampiri papan mading itu. dia terbelalak karena apa yang sedang ia lihat kini. Ia melihat hasil tes penaikan kelas, memang hal wajar tetapi yang yoori tak sangka adalah nama yoori terpampang sebagai murid yang mendapat nilai terbaik alias peringkat pertama. Selama bersekolah disini yoori tidak pernah mendapat peringkat pertama dan kini ia mendapat peringkat pertama mengalahkan 2 murid teladan yang selalu bersaing untuk mendapat peringkat pertama.

Setelah itu yoori kembali menuju kantin, di pikirannya di penuhi tanda tanya besar, bagaimana bisa ia meraih nilai tinggi padahal ia memang tidak berniat namanya tercetak sebagai peringkat pertamanya. Memang yoori jenius tetapi ia tidak suka menonjolkan kejeniusannya itu. ia ingin hidup normal tanpa bayang-bayang jenius  yang melekat di dirinya. Dia berpikir berarti mulai besok ia harus masuk ke kelas unggulan, kelas khusus untuk murid-murid yang mendapat nilai bagus. Sungguh yoori sangat benci hal ini. ia tidak suka dengan pembagian kelas itu, menurutnya sekolah ini terlalu membeda-bedakan muridnya.

“Lee yoori” sapa seseorang, yoori memberhentikan langkahnya dan membalikkan badannya dengan malas. Di depannya terlihat seorang namja tampan, putih dengan senyuman di wajahnya, senyuman manis dengan lesung pipi di pipi kirinya. Murid-murid yeoja yang berada di lokasi itu, heboh dan berbisik-bisik karena sosok idola sekolah tengah berdiri dengan senyuman ramahnya. Tetapi ketika melihat yoori, wajah mereka berubah menjadi sinis, mereka merasa iri pada yoori karena telah di sapa oleh idola mereka.

“chukkae…kau berhasil mendapat peringkat pertama” namja itu mengulurkan tangannya tepat di hadapan yoori, ia berniat member selamat pada yoori. Namja yang tengah berdiri di hadapan yoori ini adalah Jang hanbyul murid blasteran Australia dengan fisik sempurna, kejeniusannya, dan kekayaannya yang berlimpah. Siapa yang tidak mengenal namja seperfect itu. dan siapa yang tidak akan terpesona melihat namja memiliki kelebihan yang melebihi batas itu. Yoori hanya menatap ragu tangan namja itu dan dengan tatapan ragu ia menyambut tangan hanbyul itu. seulas senyuman kembali terlihat di bibir hanbyul.

Yoori yang hanya berniat bersalaman kilat dengan namja itu ternyata terpatahkan karena hanbyul kini tengah menggenggam erat tangan yoori, yoori berusaha melepas tangannya itu. walaupun ia anggota klub karate tetap saja dihadapannya ini adalah seorang namja. Kekuatan namja lebih besar dibanding seorang yeoja. Terdengar teriakan histeris dari murid-murid yeoja itu karena iri. Mereka juga ingin merasakan tangan dari seorang jang hanbyul tetapi tidak bagi yoori. Menurutnya itu hal yang tidak penting mengidolakan seseorang yang secara jelas mereka juga sama-sama manusia.

“Bisakah kau melepas tanganku? Kau menghabiskan waktu istirahatku” ini menandakan yoori sangat tidak nyaman dengan perlakuan hanbyul, ia tidak suka menjadi pusat perhatian dan mencari perhatian orang lain. Namja itu tersenyum lalu melepas tangan yoori, yoori pun menunjukkan wajah kesalnya lalu beranjak pergi dari tempat itu. hanbyul hanya tersenyum geli melihat ekspresi kekesalan yoori yang jarang ia tunjukkan pada orang lain karena ia tahu yoori hanya menunjukkan satu ekspresinya pada orang lain ekspresi datar.

Jang hanbyul merupakan murid namja kebanggan SIHS (seoul internasional high school) karena mulai dari fisik, ia tampan, putih, dan tinggi lalu kepintaran yang ia miliki karena ia blasteran Australia ia mengusai bahasa inggris dengan baik bukan Cuma itu ia bisa mengusai bahasa asing dengan sangat cepat dan IQ yang tinggi, kekayaan ia terlahir dari keluarga berada dan ia juga mempunyai kelebihan yang membuat dirinya semakin populer yaitu suaranya yang merdu dan pintar memainkan alat music. Biasanya ia akan bersaing dengan namja yang tak kalah jeniusnya itu dalam memperebutkan peringkat pertama tetapi kali ini kedua namja itu di kalahkan oleh yoori yang baru saja kini menjadi terkenal di sekolah itu. Sifatnya yang ceria, ramah, hyperaktif  dan sedikit kocak itu membuat murid yeoja-yeoja di sekolah ini berteriak histeris. Mereka menyebut hanbyul sebagai Pangeran cute karena senyuman yang selalu ia tunjukkan pada orang orang, wajah yang imut dan tingkah yang tidak kalah cutenya.

@@@

Hari ini, yoori memulai hidup barunya di kelas barunya, 3-1 atau kelas unggulan. Ia masih kesal dengan keputusan sekolah ini yang membuat kelas yang menurutnya sangat konyol. Ketika ia masuk ke ruangan kelas unggulan itu, murid-murid yang sudah ada di dalam kelas itu kini beralih pada yoori. Seperti biasa yoori selalu cuek dan menampakkan wajah datar walaupun ia sangat benci dengan tatapan-tatapan itu.

Ia hanya focus pada satu tempat duduk kosong yang berada di pojok belakang dekat jendela kelas, ia pun bernafas lega setelah duduk di tempat yang ia idam-idamkan. Ia memang suka duduk di belakang tanpa teman sebangku, ia harap murid-murid disini tidak ada yang berniat untuk duduk di bangku kosong tepat di sebelahnya itu.

Ia tersentak ketika seorang namja di depannya kini melihatnya dengan tatapan dingin dan tajam, tetapi yoori tetap menampakkan wajah datarnya.

“Jadi kau yang bernama Lee yoori? Tak kusangka kau bisa mengalahkanku”kata namja itu dengan nada yang datar tetapi perkataannya seolah siap menusukmu kapan saja. ia ternyata hanya ingin melihat sosok yang bernama lee yoori itu

“aku juga tidak berharap bisa mengalahkanmu”kata yoori tak kalah datar dari namja itu, sebelum namja itu berbalik menghadap depan seperti semula ia mengeluarkan Smirk andalannya. Yoori sedikit bergidik melihat smirk namja itu menurutnya itu sedikit menakutkan

Namja itu adalah Cho Kyuhyun, Namja yang menjadi saingan jang hanbyul dalam mendapat peringkat pertama. Namja yang memiliki ketampanan luar biasa, rahang yang tegas dengan mata cokelat yang tajam, rambut hitam sedikit berantakan, badan tegak, putih dan tinggi bisa dipastikan yeoja yang melihatnya akan terpesona melihatnya. Tak hanya itu ia terlahir sebagai anak jenius dengan keahliannya dalam perhitungan dan logika, suaranya yang merdu, jernih dan memiliki suara bass yang unik . Kekayaan tak perlu diragukan lagi, anak dari pemilik pengusaha yang tak hanya terkenal di korea selatan melainkan di sebagian belahan bumi ini. hampir mirip dengan hanbyul tetapi yang membedakan mereka adalah sifat mereka yang timbal balik. Jang hanbyul yang hyperaktif, ramah, cerewet dan senyuman menghiasi wajahnya lain halnya dengan Cho kyuhyun yang cuek, dingin, jarang berbicara tetapi jika berbicara perkataannya sangat tajam, wajah datar adalah wajah andalannya sesekali ia menunjukkan smirk andalannya, smirk yang sangat mengerikan. Ia dijuluki evil prince karena sifatnya itu, tetapi sifatnya itu tak membuat ia tidak di kagumi oleh yeoja-yeoja disekolah ini. karena sifatnya yang dingin dan tertutup membuat namja maniak game itu telihat cool.

Belum cukup semenit yoori mengutuk namja bernama cho kyuhyun itu kini ia sudah di kejutkan dengan kedatangan hanbyul yang langsung mengambil posisi di samping yoori

“kenapa kau duduk disini?”Tanya yoori ketika hanbyul duduk di kursi kosong di sampingnya, hanbyul tersenyum seperti biasa senyuman adalah senjata utamanya, tetapi tidak bagi yoori menurut yoori senyuman hanbyul lebih membuat ia seperti namja playboy yang siap mencari mangsa.

“aku memang dari dulu duduk disini, wae?”jelasnya dengan santai, yoori mendengus kesal betapa bodohnya ia sekarang. Ia tidak berpikir seharusnya ia berpikir bahwa ia adalah penghuni baru kelas ini dan seharusnya pertanyaan itu untuk dirinya sendiri. Yoori bangkit dan mengambil tasnya, belum selangkah yoori pergi hanbyul menahannya

“wae? kau duduk saja disini, lagipula semua tempat sudah penuh hanya tempat ini yang kosong” yoori menyerah dan dengan terpaksa hari-hari berikutnya ia harus duduk di sebelah namja yang melebihi cerewetnya seorang yeoja. Dan yoori tidak tahan dengan hal itu.

“aku senang sekali kau bisa masuk ke kelas ini, dan sekarang aku punya teman sebangku yang sangat cantik” yoori mendelik kesal pada namja disebelah itu

“aku tidak suka candaanmu”komentar yoori

“aku tidak bercanda, kau memang cantik kan?” hanbyul berbicara dengan polosnya ia tidak tahu apa akibatnya berbicara seperti itu di hadapan yoori

“berhentilah bicara atau aku akan membuatmu tidak bisa bicara panjang lebar seperti yeoja lagi”yoori menampakkan tatapan tajamnya, tetapi hanbyul terlihat biasa saja menghadapi yeoja ini

“aku akan senang kalau kau melakukan hal itu padaku” hanbyul seakan menantang yeoja di hadapannya ini. karena yoori tidak ingin membuat kekacauan dan membuatnya di panggil pihak sekolah ia pun hanya mendengus kesal lalu mengumpat untuk namja yang hanya terkekeh pelan melihat tingkah yeoja di sampingnya itu

TBC

Huuuuaaaa!!! *triak histeris

Gimana? Tambah gaje kah?, kurang panjang atau terlalu pendek? Atau kah jelek?? *ya itu pasti* Author sudah bilang dari kemarin sejelek2nya ff ini para reader juga harus berkomentar agar author bisa melihat dimana letak kesalahan ff ini *bukannya dari awal ff ini memang salah* -_- v

Thanks buat admin yang masih ingin ngepost ffku. Oke readers thanks your time for read my fanfiction and thanks for admin because publish my ff. Annyeong!!!

8 Comments (+add yours?)

  1. nana
    May 05, 2013 @ 17:29:30

    kyaaa…>< menarik banget thor! ditunggu ya next part nya ^^

    Reply

  2. Babyfishevil
    May 05, 2013 @ 22:16:07

    Apa.pun yg menyangkut evil prince and marmaid prince, aku suka….
    Apa lagi ini cerita.nya seru…..
    Next, jgn lama2 ya….
    ;}

    Reply

  3. agetha camomile (@wifekanginSJ)
    May 06, 2013 @ 10:41:57

    krenzzz nie
    psti bklan da cinta sgi 3 nie.. 😀

    Reply

  4. ocha
    May 06, 2013 @ 20:55:48

    Kayanya bakal seru nih
    Next part asap yaa

    Reply

  5. Park Minjung
    May 07, 2013 @ 10:24:50

    seruuu thorrrr lanjutkan 😀

    Reply

  6. Flo
    May 25, 2013 @ 14:25:24

    wah seru banget thor, suka deh,,,
    ditunggu lanjutannya yah…

    Reply

  7. Nurlaely D
    May 14, 2016 @ 16:41:35

    Wahhh 2 pria tampan kalah dgn anak cwek…psti hrga diri mrka jatuh,,apalgi Cho Kyuhyun yg pnya harga diri slangit,,psti gk trima bgt d kalahkan seorng cwekkkk
    Lee Yoori daebakkkk

    Reply

  8. elfishyvil
    May 15, 2016 @ 23:00:33

    Ceritanya bagus thor…
    Mantap….

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: