[FF Of The Week] RIGHT AS RAIN

Right as rain A

Title : RIGHT AS RAIN

Author : Karin

Casts : Cho Kyuhyun, HyeonRi (OC)

Genre : Romance

Rating : Teen

 ***

=RIGHT AS RAIN=

by Karin

When the rain is blowing in your face 

And the whole world is on your case 

I could offer you a warm embrace 

To make you feel my love 

When the evening shadows and the stars appear 

And there is no one there to dry your tears 

I could hold you for a million years 

To make you feel my love 

(adele – make you feel my love)

 

===

#Friday

“Satu, dua, tiga, empat, lima, e-enam, tu-tujuh. “HyeonRi menghitung lembaran kertas essai yang sudah di kerjakannya. “Lengkap, tujuh halaman.” Dia tersenyum puas melihat hasil jerih payahnya selama satu minggu menulis essai yang ditugaskan oleh Kim Haesa, guru sastra Inggris nya.

“Hya! Kyuhyun dihajar lagi!” Park Minji berteriak didalam kelas dan kembali keluar kelas dan disusul oleh murid-murid yang lain.

HyeonRi juga tidak ketinggalan berlari keluar kelas dengan penasaran. Dan benar saja, di lorong depan kelas mereka Lee Hyukjae sedang menarik kerah Cho Kyuhyun dan mendorongnya ke dinding dengan keras.

“Pukul! Pukul!” terdengar suara beberapa murid pria yang mulai memanasi keadaan. “Pukul!” keadaan makin riuh.

Kyuhyun tersenyum mengejek Hyukjae, dengan bibir yang sudah mengeluarkan darah, dia tidak gentar dengan tatapan Hyukjae dan tangannya yang sudah terangkat dan terkepal, siap menghujamkan sebuah tinjunya lagi.

“Wae? Kenapa tidak kau lakukan?” Kyuhyun menantang Hyukjae yang makin membuat keadaan makin riuh. “Ayo lah, semua nya sudah meminta kau memukulku. Sayang kalau mereka nanti kecewa.”

“Tutup mulutmu Cho Kyuhyun!” ucap Hyukjae marah.

Buk….

Sebuah pukulan keras menghantam wajah Kyuhyun. Dia berangsur terduduk lemas setelah Hyukjae melepaskan kerahnya. Keadaan tidak riuh, tapi senyap, mereka memasang mata dan telinga melihat reaksi Kyuhyun yang kesakitan tapi masih menyimpan senyuman mengejek.

“Jauhi Haeyeon!”

Kyuhyun mengusap bibirnya yang berdarah dengan punggung tangannya masih tersenyum mengejek, “aku sudah menjauhinya, tapi dia tetap saja mengejar-ngejarku.”

Buk…

Kembali sebuah tendangan kaki Hyukjae mngenai badan Kyuhyun. “Aku peringatkan kau! Jauhi adikku!!” Hyukjae meninggalkan Kyuhyun yang masih teduduk kesakitan dan bersandar pada dinding lorong.

Seiring dengan perginya Hyukjae, bel pun berbunyi, dan murid yang lain pun membubarkan diri, tapi mereka masih mengomentari kejadian yang mereka saksikan untuk kesekian kalinya.

HyeonRi menatap bingung dengan kejadian barusan. Dia hanya berdiri menatap Kyuhyun yang masih terduduk dengan lebam, hidung dan mulut berdarah.

“HyeonRi!” Henry memanggil HyeonRi. “Kau tidak masuk?” tanyanya melihat HyeonRi yang masih berdiri mematung menatap Kyuhyun yang mendongak dan menatap balik HyeonRi.

“Ya.” Jawab HyeonRi kaget dengan panggilan Henry dan tatapan Kyuhyun. HyeonRi segera berlari masuk kekelasnya.

===

“Kau tidak apa-apa kan, pulang sendiri?” tanya Henry saat jam sekolah sudah berakhir.

HyeonRi menggeleng dengan tersenyum, “tidak apa-apa. Aku sudah ingat jalan pulangnya.” Jelas nya dengan percaya diri.

“Ok! Take care, see you at home.”

“See you at home.” jawab HyeonRi.

“Be a good girl, stay out of trouble, ok .”

HyeonRi tertawa, “I will.” Sambil melambai pada Henry.

Henry balas melambai sambil menjalankan motornya dan meninggalkan HyeonRi yang berjalan sendiri ke halte bis.

HyeonRi mengamati daftar bis yang akan mampir dihaltenya. “005, 122, 356, emm.” HyeonRi kembali bingung dengan jurusan bis nya.

Ini adalah pertama kalinya HyeonRi pulang kerumah sendirian. Selama seminggu ini dia pulang dan pergi bersama Henry.

“Di halte sini apa yang satu lagi ya?” HyeonRi menimbang-ragu pikirannya sendiri. “Sepertinya lebih baik jalan kaki saja.” Gumam nya.

Dan keputusan itu lah yang diambil HyeonRi, membatalkan menggunakan bis dan lebih memilih berjalan kaki saja.

“Satu… dua… tiga…” HyeonRi menghitung tiang lampu jalan yang dilewatinya sambil menyentuh tiang lampu tersebut. “Empat… lima… enam…” Dan terus berjalan.

“Lima belas… enam belas… tujuh belas… delapan belas… sembilan be …“ HyeonRi berhenti mendadak sebelum dia menabrak seorang pemuda yang berdiri bersandar disalah satu tiang yang hendak di sentuhnya.

Cho Kyuhyun, bersandar dengan kedua tangannya dimasukan kesaku celananya, dia mendongakkan kepalanya menatap langit. Reflek HyeonRi juga mengikuti arah pandang Kyuhyun. Tapi yang dilihat HyeonRi hanya langit yang cerah. Sesaat jatung HyeonRi berdetak lebih kencang dari semestinya. Sebuah kenangan mulai merasukinya, kenangan yang tidak pernah sempat dia temukan jawabannya.

Tanpa memperhatikan HyeonRi, Kyuhyun kemudian menunduk dan membenarkan berdirinya. Selanjutnya dia berjalan meninggalkan HyeonRi yang masih mengamatinya.

Entah apa yang menggerakkan kakinya, HyeonRi malah mengikuti Kyuhyun dari belakang. Dia berjalan perlahan untuk menjaga jarak pandangnya dari punggung Kyuhyun yang juga berjalan santai. Tampak sesekali Kyuhyun kembali mendongak ke langit.

Kenapa dia melakukannya lagi? Itu lah pikiran HyeonRi yang juga ikut mengamati langit saat Kyuhyun melakukan hal tersebut.

Sudah setengah jam HyeonRi mengikuti Kyuhyun. Dan akhirnya Kyuhyun berbelok dan masuk kedalam sebuah toko komik ‘Kome’.

HyeonRi berhenti mengikuti Kyuhyun masuk kedalam toko itu. Seperti tersadar dari mantra Kyuhyun, HyeonRi mengamati tempatnya berdiri dengan bingung.

Berselang beberapa menit, Kyuhyun keluar dari toko tersebut dan mendapati HyeonRi yang kebingungan melihat keadaan sekitar.

“Apa… ?” Kyuhyun hendak bertanya apa yang dilakukan HyeonRi disana. Tapi semua itu terpotong dengan teriakan seorang pria dari dalam toko.

“JANGAN LARI KAU CHO KYUHYUN!” teriak pria itu dengan badannya yang gempal berlari keluar toko. “HYA!” pria itu terus berteriak.

Kyuhyun menoleh kebelakang dan wajahnya tersenyum puas, “AKU AKAN MENGEMBALIKANNYA BESOK!” teriak Kyuhyun sambil tertawa.

Dengan majalah yang terbungkus plastik masih dipegang ditangan kirinya, Kyuhyun tanpa pikir panjang dengan tangan kanannya menarik lengan HyeonRi secara paksa. HyeonRi yang terlihat takut saat melihat pria yang terus berteriak pada Kyuhyun akhirnya pasrah mengikuti tarikan tangan Kyuhyun yang menarikknya pergi, berlari, melarikan diri.

Beberapa kali HyeonRi ingin mengintrupsi Kyuhyun yang masih menarik lengannya, tapi selalu tertunda disaat Kyuhyun menoleh sedikit melihat kebelakang untuk memastikan pria yang pemarah itu makin memperkecil jarak diantara mereka. Dengan senyuman tipis yang mengejek dan sekaligus puas, HyeonRi makin tidak kuasa untuk melepaskan pandangannya dari Kyuhyun.

====

Kyuhyun memelankan langkah kakinya, saat dia yakin si pria pemarah itu, tidak mengejar mereka lagi. Kyuhyun melepaskan tangan HyeonRi, dan dengan nafas yang tersengal-sengal Kyuhyun menunduk dan kedua tangannya bertumpu pada kedua lututnya, dia menunduk mengantur nafasnya.

HyeonRin pun juga mengatur hembusan nafasnya dan debaran jantungnya agar kembali tenang. Tapi matanya tak berpaling dari wajah Kyuhyun.

Kyuhyun menatap balik HyeonRi sambil tersenyum, “kwencana?” tanyanya kembali berdiri tegak. HyeonRi hanya mengangguk gugup, jantungnya kembali berdegup mesti nafasnya sudah berangsur teratur. Kemudian Kyuhyun menarik tas ransel dipunggungnya, membukanya kancingnya dan menjejalkan majalah yang diambilnya dari toko komik secara paksa. Kemudian dia mengambil sebuah botol minuman kecil dari dalam tasnya dan memberikannya kepada HyeonRi. “Ini, minumlah.” HyeonRin tampak ragu menerima botol tersebut. “Hanya air mineral.” Jelas Kyuhyun membaca reaksi HyeonRi yang ragu-ragu. “Masih tersegel, kau lihatkan?” Kyuhyun menggoyang-goyangkan botol tersebut. “Aku membelinya, jadi kau tidak dosa meminumnya.” Sambil tertawa menggoda HyeonRi. HyeonRi akhirnya menerima minuman itu, dan dengan perlahan menegaknya. “Nah itu lebih baik.”

“Gomawo.” ujar HyeonRi pelan sambil menunduk.

“Wah, ternyata kau punya suara?” Kyuhyun menunduk sedikit untuk menyamakan tinggi nya dengan HyeonRi dan memandang wajahnya dari bawah. “Aku kira kau ini gadis bisu.” Kyuhyun tersenyum.

“Aku tidak bisu.” jawab HyeonRi dan mundur selangkah menjauh dari tatapan pria yang membuatnya salah tingkah.

“Kan hanya aku kira. Kenapa kau marah?”

HyeonRi mendongakkan wajahnya, “Aku tidak marah.”

“Ah, bagus kalau begitu.” jawab Kyuhyun sambil berbalik dan meninggalkan HyeonRi.

Tapi HyeonRi tetap mengikuti Kyuhyun dari belakang….

Kyuhyun berbalik karena merasa diikuti oleh HyeonRi, “Hya. kenapa mengikutiku?”

“A-aku.” HyeonRi kehabisan kata.

Seperti bisa membaca pikiran HyeonRi. Kyuhyun bisa merasakan bahwa gadis ini tersesat. “Rumahmu dimana?”

“Di Hongsang.” jawab HyeonRi.

“Hongsang bagian mana?”

HyeonRi kembali diam, dia memikirkan kembali alamat tempat tinggalnya. “Yang ada gerbang hijaunya.”

“Heh?”

“Ini!” HyeonRi memberikan secarik kertas yang tersimpan didalam kantong jaketnya.

“Hongsang-Selatan.” Kyuhyun membaca alamat rumah HyeonRi. “Ini jauh sekali, kenapa kau bisa sampai kesini?”

“Hmm.”

“Ah,” Kyuhyun menggaruk belakang kepalanya dan kembali melihat langit.“

“Apa yang kau lihat?”

“Hm?”

“Apa yang kau lihat disana?” HyeonRi menunjuk ke atas.

“Langit.” jawab Kyuhyun pendek.

“Untuk apa melihat langit?”

Kyuhyun melangkah mendekati HyeonRi, “kau ini terlalu banyak ingin tahu ya?” Sambil menempelkan jari telunjuknya di hidung HyeonRi yang mungil.

HyeonRi melangkah mundur, menjauhkan wajahnya yang tersipu malu, “hanya penasaran. Ya sudah, kalau tidak mau beritahu juga tidak apa-apa.” HyeonRi memberanikan diri menantang tatapan Kyuhyun. Dan dengan cepat menyambar kertas alamatnya lalu berlari pergi. Tapi HyeonRi yang tidak mengenal daerah itu, malah makin tersesat.

Langit sudah makin gelap, HyeonRi makin panik dengan keberadaan sekarang. Dia masih terpaku dipingggir jalan, menimbang-nimbang akan menggunakan taxi. Tapi HyeonRi sendiri begitu enggan menggunakan taxi seorang diri.

“Hallo~.” Sebuah sapaan nakal terlontar dari dua pemuda yang mengganggu HyeonRi.

“Sendirian?” ujar seorang lagi. Membuat HyeonRi bergidik ngeri dan berusaha melangkah menjauh.

“Mau kemana manis?” Seorang lagi merentangkan tangannya untuk menghalangi HyeonRi lari dari pandangan mereka.

HyeonRi tidak menjawab dan malah makin ketakutan, “Manis, kau punya uang tidak? Kami ingin minum.” Mereka terus mendesak HyeonRi ke tiang lampu.

“A-aku t-tidak punya uang.” Jawab HyeonRi yang terdengar seperti bisikan.

“Apa?” tanya mereka.

“Katanya dia tidak punya uang. Apa kalian tuli?” Suara dari belakang kedua pemuda itu membuat kaget.

“Hya!”

Kyuhyun terlihat santai tapi tatapan matanya cukup membuat kedua pemuda itu terasa terancam, “Dia tidak punya uang, kau dengar tidak, heh?” Kyuhyun menepuk salah satu kepala pemuda itu.

“Hya!”

“Wae?!” Kyuhyun menepuk lagi kepala pemuda satunya. “Kau tidak suka di pukul?” ejek Kyuhyun.

“Sialan!” Mereka berdua mengepung Kyuhyun dan mendorong Kyuhyun sampai terjatuh.

“Ah! Cuma segini saja tenaga kalian?” Kyuhyun kembali berdiri dan merapikan jaketnya.

“Kau siapa, huh? Berani menatang kami!”

“Aku Cho Kyuhyun, murid kelas 12-C Seoul International School.” Jawab Kyuhyun tanpa beban.

“Ah, murid sekolah international, berarti kau punya uang?” tanya pemuda satunya.

“Sayang, kalian terlambat. Aku baru saja memberikannya pada pereman di ujung jalan sana.” Kyuhyun berbohong.

“Ah, dasar kurang ajar.”

Buk…

Sebuah pukulan mengenai perut Kyuhyun dan membuatnya terjatuh, tapi Kyuhyun hanya tersenyum mengejek. Dan pemuda satunya lagi mulai menendang badan Kyuhyun dengan kesal. HyeonRi yang menyaksikan semua itu menjadi ketakutan dan merogoh kantong jaketnya dengan panik.

“INI!” teriaknya. “I-ni.” HyeonRi menyerahkan beberapa uang lembaran. “Ini uangnya!” katanya lagi mengulurkan tangannya dengan gemetar.

“Aish, dasar bodoh, kenapa tidak dari tadi.” Mereka mengambil uang yang diberikan HyeonRi dan menghitungnya. “Apa ini!”

“Hanya itu yang aku punya!”

“Aish, gadis ini! Sekolah nya international, masa uang saku nya hanya segini.” Si pemuda itu mendekati HyeonRi yang melangkah mundur ketakutan. “Ayo berikan lagi, kalau tidak pacarmu akan kami hajar.”

“Jangan! Jangan lakukan itu.” HyeonRi memohon.

“Ayo berikan lagi uangnya!”

HyeoRi berpikir keras, kemudian tangannya membuka gelang rantai yang ada dipergelangan tangan kanannya. “Ini!” sebuah gelang rantai putih polos diserahkannya pada mereka. “Ini ambil ini!”

“Apa ini?”

“Ini emas, emas putih. Harganya lebih mahal dari uang sakuku. Ambil dan pergi!”

“Ok, sepertinya ini cukup.” Ujar mereka tersenyum puas.

Setelah pemuda preman itu pergi, HyeonRi mendekati Kyuhyun yang masih terduduk dan berusaha berdiri. “Kwencana?!” tanya HyeonRi membantu Kyuhyun berdiri.

“Ah, bodoh! Kenapa kau berikan pada mereka?”

“Tidak apa-apa, itu hanya gelang.”

“Sebenarnya aku bisa menghajar mereka, kau tahu?” HyeonRi hanya menunduk dan diam. “Wae? Kau kenapa?” Kyuhyun ikut menunduk dan mencoba melihat wajah HyeonRi. “Kwencana?” HyeonRi menggeleng. “Ah, mereka sudah pergi, kenapa kau menangisnya sekarang?”

“Aniyo, aku tidak menangis.” HyeonRi masih menunduk tapi tangannya mencoba menghapus bulir air mata yang menetes.

“Haah!” Kyuhyun menggaruk belakang kepalanya. “Uljima. Jangan menangis. Nanti hujan akan turun.”

HyeonRi mendongak menatap Kyuhyun, “apa hubungannya dengan hujan?”

“Tidak ada. Ayo!” Kyuhyun tidak menjawab dan malah menarik lengan HyeonRi. “Aku antar kau pulang.”

HyeonRi tidak membantah, dia hanya mengikuti tarikan Kyuhyun pada lengannya. Ada perasaan aman yang dirasakan HyeonRi saat Kyuhyun menariknya, dan ada kesan sedih saat Kyuhyun tersenyum memandangnya kebelakang. HyeonRi mengamati begitu dalam sosok Kyuhyun yang membuatnya tidak bisa berpaling.

===

Kyuhyun dan HyeonRi duduk bersebelahan didalam bis, dan hari sudah mulai malam.

“Ehem.” Kyuhyun terbatuk kecil, bukan tanda dia haus dan tenggorokannya kering, tapi hanya ingin memecahkan suasana.

HyeonRi yang bendengar batuk kecil Kyuhyun segera mengambilkan air mineral yang diberikan Kyuhyun sebelumnya. “Ini.” lanjut HyeonRi.

“Ah, gomawo.” jawab Kyuhyun terpaksa menerima botol minumannya. Kyuhyun menegaknya dan HyeonRi kembali diam. “Hm, kau tidak haus?” tanya Kyuhyun. HyeonRi menggeleng tanpa suara. “Ahh, kau ini irit sekali.” HyeonRi menoleh menatap Kyuhyun bingung. “Apa suaramu terlalu mahal? Kau sepertinya malas sekali mengeluarkan suara!”

“T-tidak.” jawab HyeonRi terbata.

“Siapa namamu?” tanya Kyuhyun lagi.

“HyeonRi.”

“Aku Kyuhyun.”

“Aku tahu.”

Kyuhyun tersenyum bangga dan membuat wajah HyeonRi merah karena malu. “Kenapa kau bisa tersesat begini jauh, hah?” tanyanya.

“Hmm~” HyeonRi menunduk malu. “Karena mengikutimu.”

“Apa?” Kyuhyun mendekatkan kepalanya pada HyeonRi agar bisa mendengar lebih jelas.

“Mengikutimu.” ulangnya lagi.

“Kau, mengikutiku?” HyeonRi mengangguk, “Dari sekolah?” HyeonRi menggeleng. “Hya, kemana lagi sekarang suaramu? Jangan hanya mengangguk dan menggeleng. Obrolan kita jadi sangat membosankan.”

Dan saat itu pun terjadi, momen dimana HyeonRi mengangkat wajahnya dan Kyuhyun pun sedang menatapnya dari jarang yang sangat dekat. Mereka bertatapan ‘eyes to eyes’.

Seakan waktu berhenti, membiarkan mata mereka saling beradu, saling menjelajahi, saling membaca dan terperangkap dengan keindahan mata mereka masing-masing.

“Em~. Sepertinya kita sudah sampai.” Kyuhyun memalingkan wajahnya, menjauh dari sepasang mata indah HyeonRi yang bisa menenggelamkannya lebih jauh. Kyuhyun berdiri dan berjalan duluan, “kau tidak mau pulang?” tanyanya pada HyeonRi yang masih duduk dan memandangnya. “Hya!” HyeonRi kaget dan reflek berdiri.  “Hya, kau ini sudah irit suara, ternyata pendengaranmu juga terganggu ya?”

“Aniyo.” jawab HyeonRi kesal, dan itu membuat Kyuhyun malah tertawa.

Setelah turun dari bis mereka berdua menyusuri jalan komplek perumahan. HyeonRi kembali mendapati Kyuhyun melihat langit.

“Apa yang kau lihat dilangit?” tanya HyeonRi spontan.

Kyuhyun menoleh padanya, “Hmm, menurutmu?” lanjutnya sambil kembali melihat langit.

“Aku tidak tahu.” HyeonRi juga melihat langit yang sudah hitam tanpa bintang. “Kau selalau melihat ke langit? Apa yang kau tunggu?”

“Menunggu hujan.” Kyuhyun tersenyum.

Sesaat hati HyeonRi berdesir. “Hujan?”

“Iya, hujan?”

“Kenapa hujan?”

“Kau tidak akan mengerti.”

“Wae?” HyeonRi menarik lengan Kyuhyun hingga dia berhenti melangkah. “Katakan kenapa?”

“Lihat, sekarang kau sudah berani menarik tanganku.” ledek Kyuhyun. Dan kembali reflek HyeonRi berubah, kembali menunduk dan melepaskan tangan Kyuhyun. “Hya!” Kyuhyun menatap bingung dengan tingkah HyeonRi yang menurutnya aneh.  “Ah, cuacanya mulai dingin.” lanjut Kyuhyun sambil merapatkan jaketnya. “Kenapa disini sepi sekali, rumahmu sudah dekat belum?”

HyeonRi mengamati daerah tempat dia berdiri, lalu menunjuk kekanan. “Sepertinya disebalah sana.”

“Sepertinya disebelah sana? Kau ini pernah tinggal disini atau tidak? Rumah sendiri juga tidak yakin.”

“Aku baru pindah, baru satu minggu.”

“Satu minggu itu sudah cukup membuatmu mengingat seluk beluk kompek ini. Jadi selama ini bagaimana kau kesekolah?”

“Aku pergi dengan Henry.”

“Henry?” Kyuhyun berpikir sebentar, “Cuma ada satu Henry disekolah. Henry Lau maksudmu?” HyeonRi mengangguk. “Hya, kau gadis yang sering di boncengnya itu? Gadis yang~” Kyuhyun tertawa sendiri, “Ah, kau anak baru itu.”

HyeonRi menatap Kyuhyun bingung. “Kenapa rupanya?”

“Aniyo,” Kyuhyun menggeleng tapi tampak jelas dia tersenyum.

“Kau bohong. Kenapa rupanya?”

“Aku tidak bohong.”

“Tapi kau tersenyum.”

“Aku tidak tersenyum.”

“Kau bohong lagi!” Tanpa sadar HyeonRi memukul dada kiri Kyuhyun.

“Hya! Kau ini gadis pemarah juga. Jangan memukul disini.”Kyuhyun memegang dada kirinya. “Ini tempat hatiku yang paling berharga. Kalau rusak apa kau mau menggantinya?”

HyeonRi kembali menunduk, “Mianhae.” ujarnya pelan.

“Hya, kau ini kenapa? Hemm.” Kyuhyun memiringkan badannya agar bisa melihat wajah HyeonRi yang menunduk. “Tidak apa-apa aku sudah biasa dipukul. Aku hanya bercanda.”

“Mianhae.” HyeonRi kembali mengangkat wajahnya.

“Kwencana.” Kyuhyun menepuk lembut kepala HyeonRi. “Ayo, kau harus cepat sampai dirumah, cuacanya makin dingin, sebentar lagi hujan.”

Mereka berdua kembali diam dan terus berjalan, sampai HyeonRi berhenti didepan rumahnya.

“Ini?”

“Iya.”

“Kau yakin?” Kyuhyun memandang rumah tingkat dua yang sederhana. “Rumah ini tidak seperti rumah yang lain. Ini terlalu kecil.”

“Ini memang rumahku, kami hanya bertiga, untuk apa rumah besar.”

“Ah, kau benar juga.” Kyuhyun mengangguk, “Rumahmu sepi sepertinya.”

“Iya, paman dan Henry pasti belum pulang.”

“Apa?! Henry?!” Khyuhyun terkaget, “Kau tinggal bersama Henry?”

“Iya, kenapa?”

“Kalian masih pacaran tapi sudah tinggal serumah?”

“P-pacaran?” Mata HyeonRi membesar. “Maksudmu?”

“Iya, kau pacar nya Henry.”

“Apa?!”

“Hya! Kau tidak perlu kaget begitu, satu sekolah juga sudah tahu. Pacar Henry pindah dari Kanada. Makanya setiap hari kau selalu bersama Henry kan?”

“Tidak.”

“Apanya yang tidak?”

“Aku tidak pacaran dengan Henry.”

“Heh?”

“Kau tidak percaya?”

“Aku tidak bilang tidak perca~”

“Henry dan aku.”

“Ya, kau dan Henry tinggal serumah.”

“Aku menumpang hidup dirumahnya.”

“Eh, maksudmu?”

“Kau tidak akan mengerti.”

“Ok, sepertinya juga tidak menarik.” Kyhyun menyengir tidak perduli.

“Ayah Henry mengadopsiku. Ya tidak secara legal, tapi seperti wali selama aku belum 17 tahun.” HyeonRi akhirnya menjelaskannya juga.

“Orangtuamu?”

“Mereka meninggal karena kecelakaan.”

“Oh.”

“Tidak apa-apa. Kau tidak perlu merasa tidak enak.” HyeonRi membaca air muka Kyuhyun yang salah tingkah. “Aku sudah biasa mendapatkan pandangan kasian dari orang lain.”

“Aku juga begitu.”

“Maksudmu?”

Kyuhyun menatap langit dan kemudian tersenyum pada HyeonRi, “Ibu juga meninggal. Dia menderita kanker hati. Penyakit itu benar-benar menggerogotinya tanpa ampun. Besok adalah setahun dia meninggal dunia.”

Perlahan HyeonRi menggapai tangan Kyuhyun dan menggenggamnya pelan. Tidak ada penenangan yang lebih baik yang pernah dirasakan Kyuhyun sebelumnya. Sentuhan lembut HyeonRi bukan hanya membuatnya tenang, tapi dia merasakan sebuah pengertian, sebuah pemahaman, bukan sebuah belas kasihan yang sering diterimanya dari teman dan orang disekitarnya.

“Gomawo.” ujar Kyuhyun.

“Untuk apa?” tanya HyeonRi

“Untuk mengikutiku.” jawabnya tersenyum memandang HyeonRi. Wajah HyeonRi bersemu merah, dia kembali bungkam tapi tidak menunduk, dia hanya tersenyum.

===

#Saturday

Pagi hari yang cerah, HyeonRi duduk di depan meja makan, setelah mengelesaikan suapan terakhir sarapannya, Henry muncul  dengan wajah penuh keringat setelah habis jogging.

“Morning.” sapa Henry langsung mengambil sebotol jus jeruk didalam kulkas.

“Morning.” jawab HyeonRi riang.

“So, what happen last night?” tanya Henry setelah duduk didepan HyeonRi.

“Last night?”

“Aku melihat kau diantar seseorang.”

“Oh, hanya Kyuhyun.”

“Kyuhyun? Cho Kyuhyun? That Cho Kyuhyun?” Henry berkata tidak percaya. “How, why?”

“Aku tersesat dan Kyuhyun mengantarkan aku pulang.”

“Kau tersesat? Harusnya kau meneleponku HyeonRi.”

“Aku tidak mau mengganggu acaramu Henry, lagi pula sudah terjadi, aku pulang dengan selamat, kan?”

“Ya, sepertinya aku berhutang terima kasih pada Kyuhyun.”

“Aku akan menyampaikannya nanti.” HyeonRi bangkit dan menyambar tasnya.

“Ho, ho, hold on for second.” Henry menarik lengan HyeonRi. “kau akan bertemu dengannya lagi?”

“Hm, maybe?”

“Kau tidak tahu pria macam apa Kyuhyun itu HyeonRi.”

“Ya, aku tidak tahu. Makanya aku harus menemuinya untuk mencari tahu.”

“Ah, gee. Kau ini.”

“Santai saja Henry. I’ll be fine.” HyeonRi menepuk lembut pipi Henry dan selanjutnya berlari menuju pintu keluar. “Henry.” panggil nya sebelum menutup pintu. “Aku sudah memaafkanmu, karena menyebarkan rumor kita pacaran.” HyeonRi tersenyum sambil menutup pintu.

“What?!” Henry hanya menepuk kepalanya sendiri.

===

HyeonRi berjalan kaki melewati rumah-rumah mewah. Tepat didepan pintu gerbang komplek, HyeonRi bisa melihat Kyuhyun sudah berdiri disana. Cho Kyuhyun yang mengenakan jeans dan kemeja biru kotak-kotak yang dilapisi jaket coklat, berdiri bersandar pada salah satu tembok dengan kedua tangannya masuk kedalam saku celana. HyeonRi tahu Kyuhyun sedang menunggunya dan melihatnya datang, meski Kyuhyun saat itu menggunakan kaca mata hitamnya.

“Anyong.” sapa Kyuhyun saat HyeonRi tesenyum tepat didepannya.

Hati HyeonRi kembali berdesir, ada sesuatu yang membuatnya begitu bahagia melihat Kyuhyun dan menyapanya hangat. “Anyong,” jawabnya. “Kenapa matamu?” HyeonRi melihat warna lebam pada pinggiran matanya yang tidak tertutup kaca mata.

“Tidak apa-apa.”

“Kau berkelahi lagi? Kapan? Semalam? Setelah mengantarkanku?”

“Ini?” Kyuhyun memberikan sebuah kotak kecil, tanpa ingin menjawab pertanyaan HyeonRi lebih lanjut.

“Apa ini?” tanya HyeonRi sebelum berani menerimanya.

“Untukmu.” jawabnya lagi. “Ambil dan lihat sendiri.” Tapi HyeonRi masih ragu. “Ini tidak menggigit.” Kyuhyun menarik tangan HyeonRi dan meletakkan kotak biru muda itu ditangannya.

HyeonRi membuka tutupnya dengan perlahan, sebuah gelang rantai yang sama persis yang telah diberikannya secara terpaksa pada dua preman kemarin.

“Mungkin  mutunya tidak sama dengan milikmu, tapi ini yang terbaik yang aku temukan.”

“Temukan?” HyeonRi menaikan alisnya.

“Ya semacam itu.” Kyuhyun menekannya kalimatnya. “Kau tidak suka.”

“Sebenarnya gelang yang kuberikan kemarin itu adalah gelang yang ingin aku buang. Jadi waktunya tepat sekali saat dua preman datang.”

“Oh,” respon singkat Kyuhyun yang kecewa.

“Tapi~”

“Tidak mengapa, aku bisa memberikannya pada orang lain.” Kyuhyun mengambil benda tersebut dari tangan HyeonRi.

“Andwae.” HyeonRi mengambil kembali dari tangan Kyuhyun.

“Wae? Kau kan tidak suka.”

“Siapa bilang tidak suka. Aku bilang tidak suka dengan yang lama, kalau yang ini aku suka.” wajah HyeonRi bersemu merah.

“Benarkah?” Ada senyman bahagian terukir dibibir Kyuhyun. Dan itu makin membuat wajah HyeonRi yang makin bersemu malu. “Sini, biar aku pakaikan. Sebelum kau berubah pikiran.”

Kyuhyun mengambil gelang rantai tersebut dan dengan perlahan memasangkannya di pergelangan tangan kanan HyeonRi.

HyeonRi memperhatikan gelang rantai barunya, “Ini benar-benar mirip dengan punyaku, tapi yang ini ada mainannya.” sambil menunjuk mainan yang tergantung. “Apa ini, seperti tetesan air?” HyeonRi memutar dan mengamati mainan gelang rantainya yang seperti tetesan air.

“Air hujan.” Kyuhyun tersenyum, “Kau tahu, ibuku sangat penyuka hujan, dia selalu berkata hujan itu adalah pengantar harapan dan penghapus kesedihan paling ampuh. Makanya aku sering melihat langit, menunggu hujan. Menunggu hujan untuk menghapus kesedihanku atas kepergian ibu dan sekaligus pengantar harapan baru untuk kulalui selanjutnya.”

HyeonRi kembali tertegun, dia masih memegang mainan tetesan air hujan dengan perlahan. Desiran dihatinya kini makin menjadi, rasanya seperti semilir angin yang berhembus dan menenangkan jiwa. Tapi ada asa yang menghimpit dan mengaburkan kebahagiaannya itu. HyeonRi tidak berdaya membendungnya, lubang kesedihannya kini kembali terbuka.

“Aku benci hujan.” kata itu akhirnya terlontar dari bibir HyeonRi yang bergetar.

Kyuhyun kaget dengan reaksi yang berbeda dari HyeonRi. “Wae?” ada sedikit kekecewaan dihatinya saat kembali mengingat apa yang harus dilakukannya agar gelang itu kembali.

“Mianhae Kyuhyun, aku tidak bisa terima ini.” HyeonRi dengan kasar membuka gelang rantainya dan memberikannya kembali pada Kyuhyun. “Aku harus pergi.” HyeonRi berlari meninggalkan Kyuhyun, yang hanya bisa diam melihat HyeonRi  makin lama menjauh darinya.

===

HyeonRi duduk diatas tempat tidurnya memeluk kedua lututnya. Matanya nanar menatap keluar jendela. Henry mengetuk perlahan pintu kamar HyeonRi, tapi HyeonRi tidak mendengarnya. Dengan perlahan Henry membuka pintu kamar HyeonRi.

“HyeonRi, bagaimana bisa kau duduk disana dalam gelap, huh?” Henry mengamati HyeonRi yang tidak bereaksi. Kemudian dia menghidupkan lampu disudut tempat tidur HyeonRi yang cahanya tidak terlalu terang. “Dad, membuat Spaghetti kesukaanmu, kau tidak lapar?” Henry duduk disamping HyeonRi. “Hey, what’s going on?” tanya Henry pelan. “Tadi pagi kau begitu ceria. Tell me something?”

“I hate rain.”

“Ah, me too.” jawab Henry. “Hujan membuatmu basah dan kedinginan. “Tapi hujan juga mengingatkanku pada ibumu.”

HyeonRi secara dramatis memandang Henry. Wajahnya mengeras, “maksudmu kecelakaan itu?”

Henry menggeleng, “Orangtuamu memang meninggal karena kecelakaan mobil saat hujan, tapi bukan itu. Kau ingat kan, dia selalu memandang langit dan menanti hujan turun. Dan disaat hujan akhirnya turun dia akan merentangkan tangannya, memejamkan matanya dan menikmati setiap tetesan hujan yang turun mengenai wajah dan kulitnya. Lalu ayahmu akan datang dengan membawa payung dan memanyungi ibumu. Seperti kesatrian yang datang untuk menyelamatkan kekasihnya.”

“Kau masih mengingatnya?”

“Jelas sekali. Itu bukan peristiwa yang sekali terjadi kan?”

“Hampir setiap hujan turun.” jawab HyeonRi pelan.

“Benar, hampir setiap hujan turun. You know what, aku pernah bertanya pada ibu mu, kenapa dia begitu menyukai hujan? Dia bilang, hujan itu seperti penghapus yang menghapus semua duka dan menghilangkan segala kesedihan. Saat hujan reda, langit akan cerah,  sama seperti hati yang menemukan harapan baru. dan itu tepat saat ayahmu datang dengan payungnya, sebuah cinta yang tulus yang siap melindungi ibu mu dari apapun.”

HyeonRi menatap wajah Henry. Dia tahu Henry berkata benar, “tapi karena hujan mereka meninggalkanku.”

“Bukan,” Henry mengahapus butiran air mata HyeonRi. “Tapi hujan menjemput mereka untuk membawa mereka ketempat yang lebih baik.”

“Dan aku? Sendirian.”

“You are not. Don’t be silly. Jadi kau anggap apa aku dan Dad, huh? Kau punya kami yang selalu mencintaimu. Dan Cho Kyuhyun, mungkin.” HyeonRi memandang Henry yang tarsenyum penuh maksud. “Well, he just showed up in the gym, dan bertanya begitu banyak tentangmu. Dan mengapa kau benci pada hujan, dan membuang gelang rantai ini.” Henry mengeluarkan gelang rantai dengan mainan berbentuk tetes hujan itu. “Dia memintaku untuk memberikan ini padamu. Dia cukup keras kepala saat aku bilang, kau pasti akan membuang gelang ini ditempat sampah. Tapi dia tetap memaksa. Dia bilang ini adalah milikmu, dia mendapatkannya dari dua pemuda preman, dan hanya menambahkan mainan ini untuk mu.”

HyeonRi mengamati gelang rantai itu yang diletakkan Henry diatas telapak tangannya. Gelang rantai milik ibunya yang diterimanya saat ulang tahunnya ke enambelas.

“Omma, kenapa hanya rantainya saja, kenapa tidak ada mainannya. Ini terlihat tidak menarik.”

“Akan ada saatnya nanti gelang ini penuh dengan mainan yang tergantung dan menjadi lebih cantik.”

“Kapan?”

“Kau akan tahu kapan itu.”

===

#Sunday

HyeonRi duduk dibangku kayu di halaman rumahnya. Dia menatap gelang rantai  beserta mainan tetesan hujan yang kini melingkar di pergelangan tangan kanannya. Sesekali HyeonRi melihat kejalan masuk, berharap seseorang akan datang walau hanya untuk menyapanya. Henry memang tidak mengatakan kalau Kyuhyun akan datang hari ini. Tapi seperti ada perasaan yang membuat HyeoRi menunggu kedatangan Kyuhyun.

“Satu… dua …” HyeonRi mulai menghitung detakan detik pada jam tangannya. “tiga… empat… lima… enam…”

HyeonRi menutup matanya, menikmati hembusan angin yang mengisir rambutnya yang lurus yang menyentuh lembut di kulit wajahnya. Sambil masih mengihitung detik yang dilewatinya untuk menunggu, HyeonRi merasakan tetesan air mengenai wajahnya. Dia membuka matanya perlahan, dan hujan gerimis mulai turun.

“Hujan.” gumamnya sambil mendongak memandang langit.

HyeonRi tidak beranjak dari duduknya, dia malah memejamkan matanya lagi, menikmati tetesan air hujan yang turun dan mengenai wajahnya dengan lembut. Semua kenangan kembali muncul, seperti sebuah film yang memutar bagian-bagian kebahagian ayah dan ibunya.

“Appa, omma. Apa hujan akan menghapus dukaku?” ucap HyeonRi. “Aku mengerti kenapa omma sering melihat langit, menebak-nebak kapan hujan akan turun. Karena pada saat hujan turun appa pasti datang membawakan payung untuk omma. Membawakan segenap cintanya untuk melindungi omma dari apapun.” suara HyeonRi terdengar lirih, tapi dia tersenyum.

“Kau tahu hujan itu terkadang bisa membuatmu sakit.”

HyeonRi membuka matanya, dan Kyuhyun sudah berdiri tepat didepannya. HyeonRi berdiri dengan cepat dan salah tingkah karena tertangkap sedang menikmati hujan.

“Mianhae, aku tidak membawa payung seperti appa-mu lakukan pada omma-mu.”

HyeonRi hanya menatap Kyuhyun yang wajahnya basah oleh tetesan hujan. “Mianhae membuatmu menunggu.” ucap Kyuhyun sambil menggeser rambut HyeonRi yang basah menutupi pipinya.

Kyuhyun menggapai tangan HyeonRi lembut dan perlahan, meletakkan nya di dada kiri Kyuhyun. “Ini, disni.” lanjut Kyuhyun.  “Aku hanya membawa hatiku untukmu.”

I didn’t know at first

Why your gaze, looking at me

Made me feel so flustered

I always wanted to ask

If you understood just a little of my feelings

Although I never told you

Now I know, how you were as lost

And wandering as I was

How you hurt so much, it kept you from sleep

Hold my hand, I won’t let go of you again

I love you, as long as I breathe…

I won’t cry

Now that you’re by my side

Thank you…for giving me the gift of you

(as one-white love story)

-The End-

=====================

created by karin

108 Comments (+add yours?)

  1. Rania_park
    May 22, 2013 @ 20:44:46

    Aaaa~! Keceeee XD XD
    Kupikir si kyuhyun bakal mati mengenaskan gegara kanker hati, ternyata enggak! Terus diksinya bagus lagi!!
    Authornya punya blog pribadi nggak? Pengen minta sekuel .-.

    Reply

  2. SungHaKyung
    May 22, 2013 @ 20:45:25

    iih so sweeeet..=))

    Reply

  3. cloudsnow2421
    May 22, 2013 @ 20:47:35

    What a good story, thor!! Keep writing 😀

    Reply

  4. yulia
    May 22, 2013 @ 21:24:32

    waahh…,kata2 Kyu romantis banget^^

    Reply

  5. bertyhyun
    May 22, 2013 @ 21:25:37

    Omo omo!! Speechless!!! Jinjja DAEBAKKK!!!
    Sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaa bangettttttttttttttt..
    Aku tunggu karya2 lainnya thor!! 😀

    Reply

  6. byunlau89
    May 22, 2013 @ 21:30:06

    JDERRR INI KEREN BANGET /ganyante

    Reply

  7. kyunwie
    May 22, 2013 @ 21:44:26

    aaaaaaaaaaaaaa. ….!!!!!
    greget bcanya..
    nega joaheeeeeeeee…:D
    BAGUS..!!

    Reply

  8. Park_KieLa_aNgeL
    May 22, 2013 @ 21:46:32

    ya alloh..
    so sweett BGT..
    hehe tp air mata ikut turun jg..
    daebak thorrr..

    Reply

  9. yana teuk teuk
    May 22, 2013 @ 21:51:54

    co cweeeetttt…. 😀
    like this FF

    Reply

  10. novihyukjae
    May 22, 2013 @ 22:11:32

    DAEBBAAKKKK!!! Ada sequelnya gk nh? ada dong… ya yaya 🙂

    Reply

  11. BetesdaCornelly
    May 22, 2013 @ 22:34:02

    Oh, kenapa disini sifat Kyuhyun jadi lemah lembut, bukan evil seperti FF yg ber cast Kyuhyun 😀
    ceritanya keren, felnnya juga dapat..
    And i love rain too…

    Reply

  12. HyeHyunSong
    May 22, 2013 @ 23:23:04

    bagusss FF-nya 😀
    d’ff ini si kyuhyun sring bget berantem
    -____-

    Reply

  13. HyeHyunSong
    May 22, 2013 @ 23:26:15

    bagusss FF-nya 😀

    Reply

  14. Park Minjung
    May 23, 2013 @ 00:06:43

    Kece baday ceritanya^^

    aaa jadi makin cinta sama hujan(?) kkekekek

    Reply

  15. itha paksi
    May 23, 2013 @ 00:57:44

    so sweet! kyu cool bgt disini, sequel please

    Reply

  16. Shin Hee Ra
    May 23, 2013 @ 03:47:52

    aaaa so sweet bgt, banyak kalimat2 yg aq suka, kyuhyun oppa romantis bgt

    Reply

  17. Choi EunHae
    May 23, 2013 @ 06:38:53

    Wahh so sweet.. Jarang2 kyuhyun so sweet gitu 😀

    Reply

  18. Henif Daru Utami
    May 23, 2013 @ 06:40:52

    Wah…. Gantung thor!
    Harus ada sequel pokoknyaaaa!
    Aish… Jinjja, Cho Kyuhyun so sweet banget.
    Kata-kata-nya bikin Senyum-senyum sendiri.
    Ah….keren deh Si Kyuhyun :*

    Reply

  19. npblue2820
    May 23, 2013 @ 07:58:29

    keren thor! 😀

    Reply

  20. Diana Park
    May 23, 2013 @ 08:45:40

    Romantis…

    Reply

  21. dealeehae
    May 23, 2013 @ 09:02:17

    Daebaak.. Jeongmal Daebak thor.. aku suka sama kata-kata nya dan itu indah banget.
    two thumbs up ^^

    Reply

  22. choisijiwon
    May 23, 2013 @ 09:08:41

    so sweet, keren bngt kata2nya
    daebak thor

    Reply

  23. NonaeviL
    May 23, 2013 @ 09:15:10

    soo sweet .. ^^

    Reply

  24. chochangevilkyu
    May 23, 2013 @ 10:27:00

    Aaaa ini pluppy sekali! 😀
    Makna huja yang begitu besar dan kisah romantis mereka yang saling menyelingi ><
    That's cute~

    Reply

  25. setia
    May 23, 2013 @ 11:11:37

    suka.
    cerita nya, narasinya bagus.
    ku harap ada sequel.

    Reply

  26. holly
    May 23, 2013 @ 11:14:26

    so sweet ffnya

    Reply

  27. Sheila
    May 23, 2013 @ 11:47:16

    bagus, keren bgt.
    kyu jd ank bermasalah krn kesepian ditinggal eomma-ny. manis bgt..

    Reply

  28. Kyunyuk
    May 23, 2013 @ 13:01:03

    sukaaaa… :))
    Cerita nya sederhana tapi manis dan berkesan…
    Alur nya flat tapi gak ngebosenin,,
    kyuhyun so sweet bgt,, kata2 nya bikin gue meleleh *plakk #lebaykumat
    suka bgt endingnya.. Fufu
    thor, ada blog gak?
    Pengen baca krya author yg lain..
    😀

    Reply

  29. Kyunyuk
    May 23, 2013 @ 13:02:07

    sukaaaa… :))
    Cerita nya sederhana tapi manis dan berkesan…
    Alur nya flat tapi gak ngebosenin,,
    penulisannya apik..
    kyuhyun so sweet bgt,, kata2 nya bikin gue meleleh *plakk #lebaykumat
    suka bgt ama bagian endingnya.. Fufu
    thor, ada blog gak?
    Pengen baca krya author yg lain..
    😀

    Reply

  30. Resyana Moresista
    May 23, 2013 @ 13:28:23

    so sweet banged.. >,<
    ayoo sequeeelnya thor XD

    Reply

  31. Babyfishevil
    May 23, 2013 @ 13:31:11

    Keren pake banget….
    Ah, kyu sweet banget…..
    DAEBAK… DAEBAK… DAEBAK… DAEBAK…
    Kyaaaa……
    ;}

    Reply

  32. desykurniaaw
    May 23, 2013 @ 13:42:40

    daebak!

    Reply

  33. Amelia wulandari
    May 23, 2013 @ 14:35:53

    Omonaaa keren bangeeeeettt !!
    Suka banget sama kata-katanya ..
    Pokoknya aku suka banget banget banget sama ff ini!
    Oya, sequel dong thor..

    Reply

  34. Alfi cho
    May 23, 2013 @ 14:44:43

    Keren bangeeeett.. Jangan jangan kyuhyun babak belur gara gara nemuin dua preman itu. Sebenernya kyuhyun lembut banget kok. Idenya bagus nih. Tentang hujan. Nice deh pokoknya

    Reply

  35. arista cho
    May 23, 2013 @ 15:30:41

    bagussss tp kurang dpt feelnya kalo menurut aku .

    Reply

  36. afifah
    May 23, 2013 @ 17:39:29

    Romantis ceritanya..
    Yah cuma kurqng d gali, jd agk krang ngerasa gmna gtuuuuu.. tp ttp kren kok^^

    Reply

  37. Choi Lylo
    May 23, 2013 @ 19:09:51

    like this so sweet banget^^

    Reply

  38. ervinahtan
    May 24, 2013 @ 11:35:35

    Cieeee hha

    Reply

  39. Kha
    May 24, 2013 @ 20:05:57

    So sweet…
    Like this…

    Reply

  40. leetaerisparkyu
    May 24, 2013 @ 20:26:07

    mkin cnta ma kyu oppa

    Reply

  41. icha_savitrie
    May 24, 2013 @ 23:34:03

    Whoooaaaa romantis bgt… ^^

    Reply

  42. AzaleaFishyHae
    May 25, 2013 @ 11:09:04

    hwaaa…so sweet!!!
    jd ikutan lihat langit yg lgi mendung..

    Reply

  43. ritaaclouds
    May 25, 2013 @ 21:48:31

    wah.. aq suka romantis bgt.. ^^

    Reply

  44. Nova Nofriani
    May 25, 2013 @ 22:04:44

    Kurang penjelasan yg panjang thor. Tapi bagus kok ^^

    Reply

  45. Drei_Kyu
    May 27, 2013 @ 05:02:25

    Sampe bingung mau comment apa… Ceritany beneran daebak!! Semua jempol buat author (y)

    Reply

  46. metalia
    May 27, 2013 @ 17:43:22

    daebak…….
    daebak…..
    ngk bisa comment apa-apa…
    cuma satu kata daebak….

    Reply

  47. santika
    May 27, 2013 @ 18:21:55

    daebak thor. sequel please

    Reply

  48. Jasmine..kyusung
    May 27, 2013 @ 19:58:12

    Sequel thor!!
    Akhir ny masih [ñg̲̅g̲̅α̲̅k̲̅] wah!!!

    Reply

  49. Zevhina
    May 27, 2013 @ 20:25:50

    uwaaa.. simple but so sweet.. daebak bnget.. sequel ya thor ? ^o^ 😀

    Reply

  50. gracesha9
    May 27, 2013 @ 20:44:08

    keren…
    aku suka kata-katanya… 🙂

    Reply

  51. Mrs.Cho_KyuRa
    May 27, 2013 @ 22:55:37

    Jantung ku mana Jantungku ?? *nyari di tong sampah -__-

    Author you are so THE BEST !!! *kisseuHug :*
    My BabyKyu di sini , so sweet nya kebangetan ~ 😀
    sampai lemes bacanya xD
    Wajib SEQUEEEEELLLL !!! *teriak pake cangkang*

    Reply

  52. @ohmy_yesung
    May 27, 2013 @ 23:04:14

    Aaaaaaaaaaa… Fanfictnyaaaaaaa… Omegattt.. Sumpah suka karakter Kyu yg Badboy tp baikkkk…. Kyuuuuuu… /slapped/

    Reply

  53. Safitri Ic
    May 27, 2013 @ 23:38:44

    Ohh.. So sweet
    kata katanya kece abis..

    Reply

  54. liya
    May 28, 2013 @ 02:42:37

    God, I love this story
    (>̯-̮<)
    Sweet and very romantic
    Beneran bagus dan keren thor..
    Aku paling suka disini kyu keliatan romantis tanpa perlu ngelakuin sesuatu yg drama cukup dgn tindakan simple which means anyone is special and can make any sweet moments with their own way..
    Author jjang (^o^)b

    Reply

  55. Park Minkyoung
    May 28, 2013 @ 04:04:12

    Keren FFnya!!! ^^ Cuman alurnya kecepetan, tapi untuk ceritanya bagus kok

    Reply

  56. aulya rahmi
    May 28, 2013 @ 09:39:59

    hwaaaaa……

    keren critanxa..
    romantis and so sweet…
    kta2 nya mnyemtuh hati bnget….

    Reply

  57. just_dez
    May 28, 2013 @ 20:30:40

    keren ini,keren bgt deh,asli!

    Reply

  58. MinMi
    May 28, 2013 @ 21:52:08

    iiihhh sweet bgt

    kereeeeeennn

    mau sequel dong thor .. heheh

    Reply

  59. kardania
    May 28, 2013 @ 22:27:50

    Daebak,keren bgt.Tp endingnya kurang greget.
    Btw,author ada WP nggak ?

    Reply

  60. Niken Utami
    May 28, 2013 @ 22:38:36

    romantiss.. XD

    Reply

  61. natasha chung
    May 29, 2013 @ 07:42:09

    Uwaaaaa…daebak!! Keren thor! Keep writing! ( 9’̀ . ‘́)9 Hwaiting!!!

    Reply

  62. sunhye
    May 29, 2013 @ 07:47:48

    keren butuh saquel nih…..

    Reply

  63. Swanty
    May 29, 2013 @ 08:06:17

    so sweet abis…..
    hanya bisa komentar itu

    Reply

  64. aracelidya
    May 29, 2013 @ 13:41:26

    aaaaakkkk sweet banget >,<

    Reply

  65. agetha
    May 29, 2013 @ 14:56:07

    asekkkkkkkkkk
    kyuhyun so sweettttttt

    Reply

  66. iz Kim
    May 29, 2013 @ 15:36:00

    Omonaaaaa……cerita’y manis banget 🙂

    Reply

  67. Veronikyu
    May 29, 2013 @ 17:15:27

    Just ‘WOW’
    keceee sekalee 🙂

    Reply

  68. ninanina
    May 29, 2013 @ 21:22:16

    ADUH! SO SWEET BANGET!

    Reply

  69. jaehyun
    May 30, 2013 @ 17:44:34

    aaa,, keren thor, >,<
    buat lagi yg sprti ini yah….

    Reply

  70. yenyen_32
    May 30, 2013 @ 20:05:26

    Sukaaaaaaa banget sama ff ini.
    Kereeeeen.

    Reply

  71. rebeccavania
    May 30, 2013 @ 21:49:32

    Wii. Manteb!
    Jeongmal jjang ceritanyaa..
    Makna nya dalem! (Y)

    Reply

  72. Ddangkoma
    May 30, 2013 @ 22:05:27

    Kyyyaaa~ *mimisan xD
    keren author eonni, kata-katanya benar-benar romantis. I’m really like this fanfic, keep writing thor eonni ^_^
    Jjang~!!

    Reply

  73. karim
    May 30, 2013 @ 23:45:52

    Kata2nya indah
    Padahal ceritanya sederhana, tp cara pnyampaiannya pnuh prasaan bgt

    Reply

  74. HeeEunNa
    May 31, 2013 @ 11:08:39

    Wah suami muncul di awal2 cerita ternyata hahaha XD
    Ini ceritanya oke banget thor beneran deh. Aku ngebayangin bagaimana senyuman mengejek ala Cho Kyuhyun *kyaaaaa* *kemudian saya di gaplok Eunhyuk*
    Keren nih thor~ aku suka sama penceritaannya. Thumbs up untuk author!!! ^^

    Reply

  75. HeeEunNa
    May 31, 2013 @ 11:19:57

    Wah suami muncul di awal2 cerita ternyata hahaha XD
    Oke banget nih ceritanya thor. Aku membayangkan bagaimana senyuman mengejek ala Cho Kyuhyun *kyaaa* *kemudian saya di gaplok Eunhyuk*
    Keren banget thor~ penceritaannya jelas dan ceritanya menarik. Thumbs up buat author!! ^^

    Reply

  76. nurul
    Jun 01, 2013 @ 14:08:16

    Keren so sweattttt (O̷̴̷̴̐ﻬO̷̴̷̴̐∫ƪ)

    Reply

  77. hana
    Jun 01, 2013 @ 14:49:32

    aaaaaaaa suka banget dengan jalan cerita…
    Bagus banget…

    Reply

  78. YeKyuMin
    Jun 01, 2013 @ 21:03:50

    hwaaaa kerennnnn qw suka…
    buat yang sprti ini lagi iia min,,, ^_^

    Reply

  79. riez_kyumin
    Jun 02, 2013 @ 00:39:01

    gilaaaaaaaaa…..kyuhyun romantis bgt dah,,,
    sukaaaaaaaaaaaaa

    Reply

  80. kyukuyukyu
    Jun 02, 2013 @ 10:34:14

    ceritanya simple tapi ngena banget !!! 😀 keep writing!

    Reply

  81. Baby Cho
    Jun 02, 2013 @ 19:02:04

    So sweeeet >,<
    aww nice story thor (y)
    bahasanya juga gk ribet
    sukaaaaaaaaa
    thumbs up buat author
    keep writing pokonya :')

    Reply

  82. allaboutsujufanfic
    Jun 02, 2013 @ 19:42:46

    Reply

  83. ghina
    Jun 02, 2013 @ 21:25:18

    ide ceritanya udah bagus banget tapi kayaknya kurang dipanjangin. jadinya alur terkesan buru-buru. coba dijelasin proses kyu yang jatuh cinta ke hyeonri secara perlahan pasti lebih enak. but overall this is good enough lah

    Reply

  84. ichaichu
    Jun 04, 2013 @ 20:53:02

    GILAAAAAAA INI FF!!! AKU TERHARUUUUUUUUUUU!!!!! T_________T

    ERRR.. NO COMMENT. BAGUS POKOKNYA T_______T

    Reply

  85. ristiani
    Jun 11, 2013 @ 03:10:24

    Jujur ini keren banget,menghayal tambah akut:) fanfiction nya buat ceritanya jadi bener-bener hidup di bayangan aku.. aaaaa daebak thor! sukses terus ffnyaa:D

    Reply

  86. evilcho12
    Jun 11, 2013 @ 19:17:44

    huwaaaaa…bagus banget pokoknya :3

    Reply

  87. Dithatraspberry
    Jun 17, 2013 @ 12:07:37

    waaa~ daebak thor ;;;))
    sequel sequel hahaxD keep writing^^

    Reply

  88. bungaiw
    Jun 24, 2013 @ 21:09:10

    Keren bgt thor .. Katakatanya mudah dimengerti dan keren XD

    Reply

  89. skyd91
    Jun 26, 2013 @ 15:31:41

    Kyaaaa… so sweet..

    Reply

  90. Lee Hana
    Jun 30, 2013 @ 12:09:18

    Kyaaaaaaa ini kerennn banget banget!!!!!!!!!!!! aaa suka sekali sama ff ini ^_____^

    Reply

  91. deaLeeHae
    Jul 11, 2013 @ 16:17:35

    hyaa .. ini DAEBAK . Neomu neomu Daebak.
    aku. suka.

    Reply

  92. Parksoojie
    Aug 15, 2013 @ 05:03:04

    Author ff nya daebak! Keep writing^^

    Reply

  93. Jo Ayuu
    Oct 19, 2013 @ 07:03:41

    Aaaah kereeeen :’3

    Reply

  94. yua
    Dec 13, 2013 @ 09:07:03

    kereeen^^

    Reply

  95. LeeXianZhie
    Apr 01, 2014 @ 21:22:19

    Huaa tuan.cho kta2 mu mni bnget
    ak hnya mmbwa htiku untk mu
    keren

    Reply

  96. Eyam
    Apr 02, 2014 @ 12:24:10

    bagusss…………

    Reply

  97. novi
    Apr 04, 2014 @ 21:20:52

    Daebak.pntas jd ff of the week.crtnya keren en diksi nya enak di baca.

    Reply

  98. Soli
    Apr 13, 2014 @ 10:29:06

    Daebak…..!!!

    Reply

  99. EsaKodok
    Jul 18, 2014 @ 15:07:08

    endingnya bikin melting niee…romntiz

    Reply

  100. deni
    Sep 05, 2014 @ 13:16:46

    wah mengharukan daebak!!

    Reply

  101. cucuit
    Nov 24, 2014 @ 11:12:27

    Bagus, mengharukan, ayo bikin lagi yang lain 😀

    Reply

  102. melina
    Dec 19, 2014 @ 18:36:11

    omaigottttt ini so sweet banget, kyuhyun yg badboy tpi manis ahh bener2 suka sm ceritanya… keren lah ceritanya singkat dan ngena banget daebak lah pokoknya

    Reply

  103. Lia9287
    Dec 19, 2014 @ 23:33:35

    Omo
    Kata2 Kyuhyun sweet bgt >_<

    Reply

  104. loly45
    Mar 16, 2015 @ 11:51:03

    sweet…..romancing nya pas..cucok….

    Reply

  105. soulme1988
    Jul 25, 2015 @ 08:37:30

    Ceritax bagus. Gak ketebak endingx pas baca di awal dan tengahx. Bwt sequelx dong.

    Reply

  106. Monita yemo
    Oct 07, 2015 @ 19:47:29

    Aaaaaa..
    Romantisnya..
    Cho kyuhyuuuuuuuunnnn…!!!!

    Reply

  107. Lid
    Aug 09, 2016 @ 10:48:37

    suka banget….maniszz

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: