How Dare You [3/?]

howdare

Title: How Dare You

Author: Rhy2N

Genre: Romance and Family

Rating: T

Length: Chapter

Cast: Lee Yoori, Cho Kyuhyun, Park Nayoung, Lee Donghae Jang Hanbyul, Lee Hyukjae,

Support cast: Park Yoochun and many more

Disclaimer: All Cast is mine *di hajar massa*

Warning: Typo Bertebaran di mana-mana dan cerita sangat gaje. Ff ini sudah pernah author publish di blog pribadi rhy2nsparkcloudeld.wordpress.com

Happy Reading!!!

***

“annyeong, sunbae kau lee yoori kan?”sapa nayoung pada yoori yang sedang berada sudut meja kantin, karena kejadian di ruang music yang menghebohkan. Seluruh murid SIHS kini penasaran dengan sosok lee yoori. Lee yoori yang terkenal pendiam tak di sangka pandai bernyanyi dan memainkan piano. Dan lebih hebohnya lagi setelah tampil yoori langsung pergi meninggalkan ruang music. Sungguh yoori tidak tahan dengan keadaan seperti ini. Dan sekarang ada seorang hoobae yang yoori dengar sebagai murid baru dari jepang. Yoori hanya menatap nayoung dengan ekspresi datarnya. Setelah semua kejadian kemarin berakhir yoori tak banyak berubah.

“apa aku boleh duduk disini?, semuanya sudah penuh” tegur nayoung lagi, yoori mengangguk

“sunbae perkenalkan aku park nayoung, aku hoobaemu dari kelas 1-1. Aku baru pindah dari jepang”nayoung mencoba memperkenalkan diri, ia terlihat sangat antusias ingin mengenal yeoja yang ada di hadapannya itu.

“Lee yoori”jawab yoori seadanya. Dalam pikiran yoori kenapa hoobae ini harus bermarga park. Apakah hidupnya di takdirkan di kelilingi oleh orang-orang dari keluarga park?

“sunbae, aku juga anggota klub music, dan aku sangat terpukau melihat penampilanmu kemarin. Kau memainkan piano dengan sangat baik terus kau menghayati lagu itu. Aku bisa saja menangis pada saat itu”oceh nayoung panjang lebar. Yoori hanya terdiam sembari memakan makanannya.

“sunbae, kau tahu sekarang aku fans beratmu karena penampilanmu yang luar biasa. Apa kau bisa mengajarkanku bermain piano?” pertanyaan nayoung membuat yoori tersedak, nayoung dengan cepat menyodorkan air mineral pada yoori. Yoori meneguknya hingga kerongkongannya lega. Ia menatap nayoung tajam

“apa maksudmu? Kalau ingin belajar main piano jangan padaku. Kau bisa belajar dari park songsaenim dia ahlinya” tolak yoori dengan nada datar.

“tapi aku ingin kau mengajariku, permainan piano kemarin sangat mengagumkan. Para murid disini saja terkejut mendapat kabar kau bisa bermain piano, padahal kata mereka kau dulunya anggota klub karate” nayoung tetap berusaha meyakinkan yoori

“apa alasanmu ingin belajar bermain piano?” tanya yoori tiba-tiba

“aku ingin menjadi pianis hebat dan bisa melampui appaku” DEG kata-kata  nayoung membuat yoori tersentak

“Aku ingin menjadi pianis hebat, dan bisa mengalahkan permainan appa dan eomma”

Yoori terdiam melihat bayangan yang tiba-tiba muncul di pikirannya, ia bangkit dan pergi meninggalkan nayoung, sebelum itu ia mengeluarkan kata yang membuat nayoung bergidik

“kalau itu alasanmu, jangan harap aku bisa mengajarmu”

Nayoung menghembuskan nafas kecewa ternyata sulit membujuk seorang lee yoori

“apa kau sedang mendekati lee yoori?” suara itu mengagetkan nayoung, ternyata itu adalah lee donghae

“aku Cuma ingin memintanya untuk mengajariku bermain piano”nayoung menampakkan raut sedihnya. Donghae menarik kursi di samping nayoung dan mendudukinya

“apa dia mau? Lalu apa gossip itu benar kalau yoori pandai bermain piano?” tanya donghae penasaran

“ne oppa, kemarin park songsaenim ingin melihat bakat kami, lalu ketika yoori sunbae maju ia menyanyi sambil memainkan piano. Semua orang yang ada di ruangan itu terpukau dengan permainan pianonya yang begitu lembut, penuh perasaan dan tanpa kesalahan sedikitpun” jelas nayoung

“jinja? Padahal setahuku ia dulu anggota klub karate, kenapa park songsaenim tiba-tiba memasukkannya ke klub music?” tanya donghae terheran

“aku juga tidak tahu, tetapi ketika yoori sunbae selesai ia langsung berlari meninggalkan ruangan music tanpa minta izin pada park songsaenim. Dan anehnya park songsaenim tidak terlihat marah dan ia malah tersenyum melihat yoori sunbae” donghae semakin bingung

“apa park songsaenim tahu soal kehidupan yoori?”tanya nayoung tiba-tiba

“eh….entahlah. tak ada seorang pun murid di sekolah ini yang tidak tahu tentang yoori. Dari dulu ia memang pendiam, cuek dan dingin pada orang-orang. Karena itu sampai sekarang ia tidak mempunyai teman, ia juga sangat tertutup orangnya. Kami juga baru tahu bahwa yoori itu pintar dan beasiswa yang ia dapat dari sekolah ini bukan karena ia tidak mampu melainkan karena kepintarannya. Tetapi, aku pernah sekelas dengannya, ia tidak seperti layaknya orang jenius. Ia jarang naik kepapan tulis, dan bahkan ia biasa tidur di kelas. Tetapi, jika ia di panggil songsaenim untuk mengerjakan soal ia bisa menjawabnya dengan benar. Nilainya juga tidak selamanya bagus kadang ia juga mendapat nilai rendah” jelas donghae panjang lebar, ia mengatakan semua hal yang tahu tentang yoori

“ternyata yoori sunbae sangat misterius yah”gumam nayoung  dan di benarkan oleh donghae.

“ah iya bagaimana  besok sehabis pulang sekolah kita jalan-jalan? Kau kan dari jepang  dan pasti sudah lupa dengan tempat-tempat yang menyenangkan di seoul”tawar donghae, kini ia memulai aksinya merayu yeoja.

“hhmm..apa tidak merepotkanmu oppa?”tanya nayoung ragu

“tentu saja tidak, aku akan senang hati melakukan apapun demi kamu. Aku rela sebagai tour guidemu otte?” donghae mengedipkan matanya pada nayoung, nayoung tertawa melihat tingkah sunbaenya itu dan menangguk ceria. Donghae pun bersorak gembira

@@@

Waktu istirahat telah tiba, kyuhyun segera bergegas ke ruangan wali kelasnya park yoochun, ia mengetuk pintu dan membukanya perlahan. Park songsaenim yang tengah sibuk membaca itu pun menoleh kearah kyuhyun dengan senyumannya.

“ada perlu apa cho kyuhyun?”tanya park songsaenim.

“begini songsaenim, sudah 3 hari lee yoori tidak masuk sekolah, aku juga tidak mendapatkan kabar tentang yoori. Apakah songsaenim tahu, sebenarnya ada apa dengan yoori?”tanya kyuhyun dengan sopan, sebagai ketua kelas kyuhyun juga harus memperhatikan kondisi teman-temannya.

“saya juga tidak mendapat pemberitahuan dari yoori”jawab park songsaenim. Bahkan ia baru tahu kalau yoori sudah tidak pernah ke sekolah selama 3 hari

“ah begitu, apa songsaenim bisa memberiku alamat yoori? Maaf kalau aku lancang tetapi aku sudah mengetahui kalau songsaenim adalah paman yoori” yoochun sedikit terkejut dengan pengakuan kyuhyun

“apa yoori yang memberitahumu?”tanya yoochun

“kurang lebih seperti itu, jadi apakah saem bisa memberitahu alamat yoori?”kyuhyun mengulang pertanyaannya

“walaupun aku ini pamannya, tetapi aku tidak tahu dimana ia tinggal, semenjak eommanya meninggal 3 tahun yang lalu, ia menjual rumah itu dan membeli apartemen. Dan sampai sekarang ia tidak memberitahuku dimana alamat apartemennya” jelas park yoochun

“Apartemen? Jadi dia tinggal sendiri?… apa ia tidak menaruh alamat di catatan sekolah?”tanya kyuhyun lagi

“sayangnya alamat yang ia tulis adalah rumah lamanya”kata park songsaenim. Kyuhyun berpikir sejenak, bagaimana caranya agar ia bisa tahu keadaan yoori sekarang. Ini adalah tugas wajibnya, sebagai ketua kelas ia harus mengetahui kondisi teman-temannya , jadi sepatutnya kyuhyun kerja keras mencari tahu dan tentu saja ada sedikit rasa khawatir pada diri kyuhyun.

“terima kasih songsaenim, sepertinya aku tahu dimana aku bisa mendapat info tentang yoori” kyuhyun tiba-tiba pamit karena ia teringat sesuatu, iya yakin pasti ia mendapatkan informasi tentang yoori. Setelah kyuhyun menutup pintu, park yoochun pun tidak bisa menyembunyikan senyumnya, entah mengapa ia sangat menikmati ekspresi yang dimunculkan dari seorang cho kyuhyun yang terkenal dingin  itu.

Sehabis pulang sekolah, kyuhyun langsung ke tempat yang sedari tadi ia kunjungi. Toko kaset game langganannya, ia kesana bukan untuk mencari kaset game kesukaannya melainkan ia mencari sesosok yoori yang ia tahu yoori bekerja di toko itu. Kyuhyun mengedarkan pandangannya ke seluruh arah ruangan toko tersebut berharap ia bisa menemukan sesosok yoori. Tetapi nihil, berarti Cuma satu kemungkinan yang ada dipikirannya saat ini yoori sedang sakit. Ia memberanikan bertanya pada namja yang tengah berdiri memperhatikan tokonya, dia adalah pemilik toko kaset game dan kyuhyun pasti mengenalnya

“han ajusshi” sapa kyuhyun, orang yang di panggil itu menoleh dan tersenyum lebar ketika melihat sesosok kyuhyun

“oh…kyuhyun-ah, ada perlu apa? Apa kau sedang mencari game terbaru?”tanya namja yang dipanggil han itu

“aniyo, aku hanya ingin bertanya soal karyawanmu lee yoori. Apa kau mengenalnya?”tanya kyuhyun

“ohh yoori tentu saja, ia memang karyawan lama disini. Memangnya ada apa?” ia balik bertanya

“aku teman sekelas yoori, sudah 3 hari ia tidak masuk sekolah dan aku ingin mencari tahu alamat rumah atau nomer telponnya. Apa ia juga tidak masuk kerja hari ini?”

“ne, yoori menelpon padaku katanya ia ijin kerja karena kurang enak badan. Jadi, kau perlu nomer telpon dan alamatnya?” kyuhyun mengangguk semangat. Namja itu pun pergi dan kembali membawa potongan kertas berisi alamat dan nomer telpon yoori

“aku tidak yakin ini alamat aslinya atau bukan, karena ia orangnya pendiam tetapi nomer telponnya itu adalah miliknya. Kau coba saja pergi ke alamat itu” kata namja itu. Kyuhyun mengangguk mengerti dan pamit

Dengan usaha yang keras kyuhyun berhasil sampai pada alamat yang di berikan tadi oleh han ajusshi itu. Dengan mantapnya ia menekan bel yang ada di pintu salah satu kamar apartemen itu. Tak lama pintu terbuka dan memperlihatkan sesosok yang tengah di cari kyuhyun. Yoori, dengan kaus oblong berwarna putih, celana pendek berwarna hitam, rambut panjangnya di ikat ekor kuda dengan wajah yang sedikit pucat. Yoori terkejut melihat kyuhyun tengah berdiri di depannya. Dengan cepat yoori menutup pintu tetapi kyuhyun lebih cepat menahannya dan kini ia masuk ke apartemen yoori.

“Darimana kau tahu, kalau aku tinggal disini?”Tanya yoori dengan nada datarnya.

“mudah, aku tinggal bertanya han ajusshi yang merupakan bosmu itu” jawab kyuhyun santai,

“lalu kenapa 3 hari ini kau tidak ke sekolah? Kau sakit?” kyuhyun melihat kondisi ruang tengah apartemen yoori, di sofa terdapat selimut tebal dan di meja ada sekotak tisu, air putih dan obat. Kyuhyun yakin dengan melihat itu ia tidak perlu mendengar jawaban yoori lagi. Yoori berjalan kea rah sofa itu dan mengambil selimut dan membungkus dirinya sendiri sambil menatap kyuhyun datar

“kau sudah melihatnya sendiri kan? Kalau begitu pulang lah, dan beritahu wali kelas kita yang sok tahu itu kalau aku sedang sakit” yoori terlihat kedinginan walaupun selimut tebal membungkus tubuhnya. Kyuhyun mendekat pada yoori dan duduk tepat di sebelahnya. Ia mendekatkan wajahnya ke yoori. Reflex yoori memundurkan kepalanya hingga ia terhimpit ujung sofa dan kyuhyun menempelkan dahinya ke dahi yoori. Yoori bernafas lega, karena kyuhyun hanya menempelkan dahinya dan tidak bermaksud apa-apa

“wae? Kau kira aku akan menciummu? Haha tenang saja aku bukan namja mesum seperti yang kau kira. Aku hanya mengecek suhu tubuhmu. Badanmu hangat, sepertinya istirahat dan minum obat sudah cukup” jelas kyuhyun santai, yoori mendelik kesal pada namja di hadapannya. Ia tak menyangka ada orang yang sifat evil seperti dia.

“kau pasti belum makan kan? Aku tadi sempat singgah di kedai jajangmyeon, kebetulan aku juga lapar dan belum sempat pulang. Jadi aku beli saja” kata kyuhyun sambil melirik kantongan yang ia taruh di atas meja. Kyuhyun membuka makanan itu dan menyodorkan semangkuk jajangmyeon, dengan ragu ia mengambil mangkuk itu. Dengan lahap kyuhyun memakan makanan kesukaannya. Sedangkan yoori hanya terpaku melihat kyuhyun yang sibuk dengan jajangmyeon nya. Kyu menoleh

“wae? Kenapa tidak di makan? Apa perlu aku menyuapmu?”tanya kyuhyun jahil, yoori mendengus kesal dan kini memakan jajangmyeonnya. Kyuhyun tersenyum puas melihat yoori kini tengah mengunyah, ia pun melanjutkan acara makannya.

Setelah mereka makan, kyuhyun membereskan sisa mangkuk itu kyuhyun menyodorkan air putih pada yoori

“minum obatmu, lalu istirahat” yoori pun meminum obatnya, dan kini kembali berbaring di sofa dengan lilitan selimut di badannya

“yak, kau ini sedang sakit, kenapa kau malah tidur di sofa, kau ini seperti tidak punya kasur saja. Sana tidur di kamarmu”perintah kyuhyun

“lalu kenapa kau masih ada disini. Kau sudah mengetahui kondisiku, kau juga sudah kenyang tadi. Kenapa kau tidak pulang?”tanya yoori menatap kyuhyun sedikit curiga

“a..aku, hah aku sedang malas pulang ke rumah. Di rumah tidak ada orang” kyuhyun ikut berbaring di sofa lain yang berada tepat depan sofa yang yoori tiduri

“aku akan menginap disini, lagipula hari sudah mau malam. Kau sendiri disini, tidak ada yang merawatmu bagaimana caranya kau bisa sembuh kalau tidak ada yang merawatmu” yoori menatap kyuhyun tak percaya, apa maksud namja itu

“aku baik-baik saja, besok aku pasti bisa masuk sekolah lagi. Lagipula aku bisa merawat diriku sendiri, tak perlu merepotkan dirimu sendiri” yoori secara terang-terangan menolak apa yang ingin kyuhyun lakukan

“aku tidak menerima penolakan. Kalau aku meninggalkanmu sendiri lalu besoknya kau di temukan tak bernyawa dan aku tertuduh sebagai tersangka, aku akan membuatmu tidak tenang di alam sana” jelas sekali perkataan kyuhyun terlalu berlebihan, yoori mencibir namja evil di depannya itu

“khayalanmu itu terlalu berlebihan, terserah apa yang kau ingin lakukan” yoori akhirnya mengalah, kini kyuhyun menampakkan smirk andalannya, ia senang karena menang dari yeoja keras kepala itu. Sebenarnya ia memang sangat khawatir dengan keadaan yoori. Ia hanya mencari-cari alasan agar ia bisa berlama-lama bersama yoori dan memastikan kalau yoori baik-baik saja.

“hey, kau mau seharian memakai seragam sekolah itu?” yoori memecah keheningan diantara mereka. Kyuhyun menatap yoori

“aku tidak punya baju ganti. Aku tidak tahu kalau pada akhirnya aku akan menemanimu hari ini” jawabnya santai sembari menatap layar tv yang sedari tadi ia tonton

“kau bisa memakai bajuku. Aku punya kaus besar dan celana training di lemari, kau ambilah di kamarku” kata yoori sembari menunjuk arah kamarnya. Kyuhyun berjalan ke kamar yoori. Ia kini berada di kamar yoori yang bersih dan tertata rapi. Warna tembok berwarna putih dan bererapa peralatan berwarna hitam dan putih sangat elegan menurutnya. Ia membuka lemari pakaian yoori dan mencari kaus yang menurutnya cocok untuknya.

Dan akhirnya ia mendapatkannya satu kaus oblong berwarna putih dan celana training berwarna abu-abu gelap. Ia memperhatikan dirinya di cermin kamar yoori. Tak disangka, ada baju yoori yang muat di badannya. Kaus yang di pakenya sangat pas di tubuhnya dan membuat lekuk badan kyuhyun yang tidak terlalu kekar itu tercetak jelas dan celana training yang jika yoori memakainya akan kepanjangan tetapi karena tubuh kyuhyun yang tinggi membuat celana itu hanya sebatas diatas mata kakinya.

Yoori memperhatikan kyuhyun dari atas sampai bawah, lalu matanya kembali menatap layar tv

“kau ini yeoja atau namja sih? Kulihat semua pakaianmu semuanya kaus, kemeja, jaket, celana. tidak ada satupun rok ataupun gaun yang biasa dipakai yeoja. “ oceh kyuhyun, yoori mendelik kesal kearah kyuhyun

“kalau kau mau kau bisa memakai rok ataupun gaun. Jadi, jangan mengomeliku karena aku tidak mempunyai barang-barang semacam itu” kali ini kyuhyun yang mendengus kesal.

“dasar yeoja aneh”gumam kyuhyun. Hening, tak ada yang berbicara yang ada hanya suara samar yang berasal dari Tv

“kau ternyata sangat mandiri” kyuhyun bersuara, yoori menoleh pada kyuhyun yang berada di sofa tepat di depannya tengah membaringkan badannya persis dengan posisinya kini, kyuhyun pun membalikkan badannya menghadap yoori. Kini mereka saling berhadapan dan saling menatap satu sama lain.

“aku tahu dari park saem, eommamu meninggal 3 tahun yang lalu kau menjual rumah itu dan menyewa apartemen sederhana ini. kau bekerja di toko kaset game itu sudah 3 tahun. Berarti 3 tahun kehidupanmu kau lewati seorang diri, dan membiayai hidupmu sendiri. Itu namanya mandiri kan?” yoori terdiam mendengar perkataan kyuhyun, memang benar selama 3 tahun ini ia lewati seorang diri dan dengan susah payah membiayai hidupnya di kota seoul ini.

“apa kau tidak kesepian? Kau tinggal di apartemen ini sendirian, kau tidak mempunyai satu orang temanpun, bahkan tak ada seorang pun yang dekat denganmu. Park songsaenim saja yang merupakan pamanmu itu tidak tahu alamat apartemenmu” kyuhyun kembali mengoceh

“aku memang lebih suka sendiri dan Aku lebih nyaman seorang diri daripada mempunyai teman. Aku tidak perlu takut kehidupanku di ganggu oleh seseorang” yoori akhirnya berbicara yang sebelumnya tak merespon perkataan kyuhyun

“tetapi di dunia ini, manusia tidak bisa hidup sendirian. Manusia itu makhluk sosial, saling membantu. Walaupun kau bersikeras untuk tidak meminta bantuan orang lain kau juga akan tetap mengharapkan bantuan orang lain.contohnya saja, Apa seorang anak akan lahir begitu saja tanpa memiliki orang tua? Tentu saja tidak, tanpa ada ibu dan ayah anak itu tidak akan terlahir di dunia ini” jelas kyuhyun, mata kyuhyun menatap dalam mata yoori, yoori yang menjadi salah tingkah langsung membuang pandangannya ke arah lain

“aku akan menemanimu melewati hidupmu. Kau tidak perlu menjalaninya sendirian seperti 3 tahun ini”lanjut kyuhyun

“mwo?!”sontak yoori berteriak mendengar perkataan kyuhyun yang menurutnya sangat tidak masuk akal. Kyuhyun yang terkenal cuek dan dingin bisa berkata seperti itu dan lebih mengejutkan lagi ia berkata tepat di hadapannya

“tak usah sekaget itu. Tidurlah..aish kau memang yeoja aneh, orang akan lebih senang tidur di kasur yang empuk sedangkan kau lebih betah tidur di sofa yang ukurannya pas dengan tubuhmu itu” kyuhyun kembali dengan perkataannya yang tajam dan ketus itu. Yoori hanya terdiam dan mencoba melakukan apa yang kyuhyun perintahkan.

Akhir-akhir ini hidupnya berubah, mulai dari hanbyul yang bersedia menjadi tempat keluh kesahnya, sekarang kyuhyun juga mengatakan hal yang sama. Ia juga dengan bodohnya tidak bisa menolak atau memprotes perintah kyuhyun, entah karena pengaruh sakit atau apalah yang jelas suasana hati yoori saat ini sangat tidak tenang.

Kyuhyun menguap lebar setelah ia berhasil menyelesaikan game di pspnya yang selalu ia bawa kemanapun ia pergi. Ia melirik kearah sofa sebelah. Ia bisa melihat yoori tengah tertidur dengan pulasnya dengan selimut di badannya. Tanpa sadar kyuhyun tersenyum melihat wajah tenang yoori ketika tidur. Ia perlahan menghampiri yoori. Ia berjongkok tepat di depan wajah yoori, di sentuhnya kening yoori, ia bisa merasakan rasa hangat yang menjalar di tangannya. Tangannya dengan beraninya menyentuh poni di dahi yoori menyingkirkan rambut itu agar tidak menutupi wajah yoori. Ia melirik jam dinding ruang tengah itu, ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 23.00. kyuhyun pun perlahan menyelipkan tangan kirinya di bawah lutut yoori dan tangan kanannya di tengkuk yoori. Ia menggendong yoori hingga kini yoori terbaring di kasur empuk yang ada di kamarnya. Ia membentulkan letak selimut yoori. Ia duduk terpaku menatap wajah yoori yang tengah tertidur pulas. Entah setan apa yang merasukinya ia perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah yoori. Ia mengecup bibir yoori cepat lalu keluar dari kamar yoori dan kembali menuju sofa untuk beristirahat.

TBC

Huuuuaaaa!!! *triak histeris

Otte, otte? kurang panjang atau terlalu pendek*  Atau kah jelek?? *ya itu pasti* Author sudah bilang dari kemarin sejelek2nya ff ini para reader juga harus berkomentar agar author bisa melihat dimana letak kesalahan ff ini *bukannya dari awal ff ini memang salah* -_- v

Oke readers thanks your time for read my fanfiction and thanks for admin because publish my ff. Annyeong!!!

 

12 Comments (+add yours?)

  1. Babyfishevil
    Jun 20, 2013 @ 11:27:17

    Next thor . . .
    Makin seru . . .
    ;}

    Reply

  2. rizki aida
    Jun 20, 2013 @ 11:33:17

    lanjut

    Reply

  3. Nofriani Nova (@Novanfr)
    Jun 20, 2013 @ 12:42:39

    seru seru, cepet dilanjut ne kekeke

    Reply

  4. anonym
    Jun 20, 2013 @ 12:54:43

    Next nya jangan kelamaan ya thor ^^v =D

    Reply

  5. yulia
    Jun 20, 2013 @ 13:22:41

    makin seru…. next part jgn lama2 thor

    Reply

  6. adellyn
    Jun 20, 2013 @ 17:36:14

    wah ceritanya semakin seru,semoga next part tambah seru

    Reply

  7. muna
    Jun 21, 2013 @ 08:55:25

    lanjut lgi ya, aku baru baca yang ini aja udah bagus….. good job (y)

    Reply

  8. 수훈 (@Alya_093)
    Jun 21, 2013 @ 11:19:21

    Next.. Next..

    Reply

  9. ocha
    Jun 21, 2013 @ 21:09:34

    Makin seru aja nih
    Lanjut ya

    Reply

  10. Choi Eun Kyung
    Jun 22, 2013 @ 10:42:50

    Seru thor ……
    Next part nya d tunggu jangan kelamaan ne thor 🙂

    Reply

  11. agetha camomile
    Jul 20, 2013 @ 12:36:06

    jiahhhh
    cinta dah mlai bersmi nie 😀

    Reply

  12. Nurlaely D
    May 14, 2016 @ 17:52:33

    Astaga,,,,Kyu pke nyuri2 sgala….

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: