How Dare You [6/?]

howdare

Title                                   : How Dare You

Author                              : Rhy2N

Genre                               : Romance and Family

Rating                               : PG-15

Length                              : Chapter

Cast                                   : Lee Yoori, Cho Kyuhyun, Park Nayoung, Lee Donghae

Support cast                   : Jang Hanbyul, Lee Hyukjae, Park Yoochun and many more

P.s                                      : All Cast is mine *di hajar massa* Annyeong, author abal2 kembali dengan ff yang sama abal2 dengan authornya *tambah gaje. Oh iya, huruf yang bercetak miring adalah flashback. FF ini udah pernah aku publish di blog pribadi rhy2nsparkcloudelf.wordpress.com

Warning                          : Typo Bertebaran di mana-mana

Happy reading

***

Hari ini adalah hari dimana yoori memulai pekerjaan barunya sebagai guru les piano, waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 di kelas unggulan baru saja selesai, yoori memasukkan bukunya kedalam tas,

“yoori, kita pulang bareng yuk, aku ingin mampir ke apartemenmu”hanbyul yang berada di samping yoori pun bersuara

“aku tidak bisa, hari ini aku ada kerjaan”tolak yoori yang masih sibuk menyimpan bukunya

“kau kerja dimana? Aku ikut yah…”

“tidak bisa, hari ini adalah hari pertamaku bekerja. Kalau kau ikut, kau bisa membuatku dipecat di hari pertama”jelas yoori, hanbyul hanya cemberut

“yoori-ya kenapa akhir-akhir ini kau jadi aneh sih?, kau sering menghindariku”

“ani, siapa bilang. Aku tidak berubah”jawab yoori datar

“aku sudah tahu sifatmu yoori-ya. Apa jangan-jangan kau menghindariku karena masalah duet itu?”yoori tersentak, memang itulah alasannya ia menjauhi hanbyul. Kyuhyun yang berada di depan mereka yang sebenarnya mencuri pembicaraan mereka itu pun kaget. Ia juga merasakan yoori selalu menghindarinya. Tetapi, ia terlalu cuek untuk menanyakannya

“dugaanku pasti benar, aku tidak marah kok, kalau kau tidak memilihku sebagai pasangan duet. Tetapi. Aku akan marah jika kau memilih seorang namja yang sebenarnya menyukaimu hanya ia terlalu gengsi mengakuinya”hanbyul melirik punggung kyuhyun dan membuat yoori menyerit heran sembari mengikuti pandangan hanbyul. Kyuhyun pun menoleh lalu menatap datar hanbyul dan yoori secara bergantian

“ada perlu apa cho kyuhyun-ssi?”Tanya hanbyul dengan nada santai

“pergilah  ke ruang music. Kita latihan hari ini”jawabnya dengan nada dingin lalu pergi dari hadapan mereka. Hanbyul hanya tersenyum

“eonni kajja, kita pergi”nayoung tiba-tiba datang

“oh, hanbyul sunbae, annyeong”sapa nayoung karena melihat hanbyul

“ne annyeong nayoung-ssi, wah kalian sudah akrab rupanya. Kalian mau kemana?”Tanya hanbyul

“mulai hari ini yoori eonni menjadi guru pianoku dan sekarang kami mau kerumahku. Sekalian kami juga ingin latihan duet. Iya kan eonni?”Tanya nayoung ceria. Nayoung hanya mengangguk

“oh, jadi itu pekerjaan barumu? Aigo kenapa tidak bilang sih…baiklah, hati-hati yah”hanbyul melambai pada yoori dan nayoung. Yoori hanya mengangguk sementara nayoung juga ikut melambaikan tangan

Mereka berdua pun berada di mobil jemputan nayoung, tetapi hari ini supir yang menjemputnya bukan appanya lagi

“eonni, kau sangat akrab sekali yah dengan hanbyul sunbae” nayoung bersuara setelah suasana tadi hening

“dia memang temanku sedari smp”kata yoori datar

“jinja? Berarti berita itu benar dong. Aku kira hanya gossip saja. Tapi eonni, kau dari dulu tidak punya teman lalu kenapa baru sekarang kau terlihat akrab dengan hanbyul sunbae?” semenjak nayoung latihan dengan yoori, ia pun lama-kelamaan tidak takut lagi bertanya pada yoori karena jika yoori di Tanya ia akan menjawabnya walaupun tanpa ekspresi

“aku tidak mengenalnya wajahnya berubah dan aku lupa kalau aku punya teman bernama jang hanbyul” jawaban yoori membuat nayoung terlonjak kaget. Astaga apakah saking cueknya yeoja itu sampai-sampai melupakan temannya sendiri

“lalu, bagaimana ceritanya kalian bisa akrab seperti sekarang?”Tanya nayoung masih penasaran

“dia datang padaku dan bilang kalau dia adalah temanku. Ternyata dia masih mengingatku”jelasnya santai. Di pikiran nayoung tentu saja teman macam apa yang melupakan temannya sendiri

Sesampai di rumah nayoung yang sangat besar dan mewah. Nayoung naik ke lantai dua menuju kamarnya untuk mengganti baju. Sedangkan yoori berada di ruang tamu, kali ini giliran yoori yang melihat-lihat interior rumah nayoung, di sudut ruangan terdapat grand piano berwarna hitam yang teriihat sangat mewah. Matanya pun terfokus pada meja yang di diatasnya terdapat figura-figura. Ia pun perlahan mendekat ke meja itu. terdapat banyak foto di situ.

Yang pertama adalah foto nayoung dengan senyuman lebar, yang kedua adalah foto seorang yeoja berumur 39 tahun tetapi kecantikannya masih terpancar dan matanya sangat mirip dengan mata nayoung dan di sebelah yeoja itu terdapat seorang namja yang umurnya lebih tua dari yeoja di sebelahnya itu, walaupun begitu ia ketampanannya yang luar biasa itu tak pudar dimakan usia dan wajahnya mengingatkan kita pada park nayoung.

Yoori menebak itu pasti appa dan eomma nayoung, tetapi melihat figura di sebelahnya itu ia terbelalak. Rahangnya mengeras, tangannya mengepal begitu saja di samping badannya. Ia sangat mengenal sosok ini. Sosok yang sangat ia benci, dan berharap ia tidak melihat wajah itu lagi. Baru saja ia ingin pergi dari tempat itu, sebuah suara mengejutkan mereka.

“oh, kau pasti Lee yoori kan?”yoori membalikkan tubuhnya menatap asal suara itu. matanya membulat melihat pemilik suara itu yang ternyata adalah namja yang berada di foto tadi. Yah,park jungsoo sekarang nyata dan berada di hadapannya.

Sementara park jungsoo juga menatap yoori tak percaya. Yeoja yang berada di hadapannya ini adalah orang yang selama 3 tahun ini yang ia cari.

“yoori-ya…”jungsoo mencoba mendekat kea rah yoori

“jangan mendekat..”suara yoori begitu dingin dan lirih, hatinya kini terasa sakit

“kenapa yoori-ya, apa kau tidak mengenal appamu?”Tanya jungsoo tak kalah lirihnya

“aku tidak punya appa, appaku sudah mati”yoori tersenyum sinis

“aku tahu, kau marah pada appa. Kumohon maafkan appa. Appa ingin mengulang semua, kita akan hidup bahagia” yoori bergetar ini terlalu menyakitkan untuknya

“terlambat, semuanya terlambat. Karena kau, sekarang aku tidak punya eomma, kau mwmbuatku sendiri di dunia ini. Apa kau belum puas menyakitiku. Kau meninggalkanku dengan eomma hanya karena sahabat bodohmu dan kau membuat eommaku juga pergi meninggalkanku selamanya” suara yoori terdengar tenang namun perkataan sangat tajam. Jungsoo seketika terdiam. Berarti istrinya telah meninggal?

“gyuri meninggal?”gumamnya, tetapi yoori tetap mendengar. Yoori tersenyum sinis padahal di dalam hatinya ia sangat ingin menangis saat ini juga

“memang, eommaku lee gyuri meninggal dan itu semua karenamu park jungsoo”pandangan jungsoo kosong. Baru saja yoori ingin melangkah pergi dari rumah itu suara nayoung sudah menegurnya

“eoh, eonni mian aku lama…eh appa, kau sudah mengenal yoori? Itu dia yoori yang sering aku ceritakan appa”kata nayoung lalu menghampiri jungsoo.

“ah ne, yoori sangat cantik yah, seperti yang kau ceritakan”jungsoo menatap canggung yoori. Yoori hanya menatap jungsoo tak percaya. Apa maksudnya nayoung memanggilnya appa?

“eonni, kajja kita mulai saja latihannya”kini nayoung menarik lengan yoori, dan yoori tak menolak. Ia memang ingin pergi dari hadapan namja bernama park jungsoo itu.

Yoori dan nayoung sibuk latihan. Walaupun kejadian tadi memperburuk suasana hati yoori tetapi, ia tidak mau membuat nayoung curiga. Sebenarnya ia sudah mengenal appanya itu. tak mereka sadari jungsoo melihat mereka di balik tembok sesekali mengintip mereka berdua. Ia bersandar di tembok sembari menutup matanya menikmati permainan piano yoori. Sungguh permainan piano yoori sangat bagus bahkan melebihi dirinya. Ia sangat senang karena sekarang ia bisa mendengar permainan piano anaknya yang selama ini ia rindukan. Tak terasa air matanya jatuh, ia merasa bersalah kepada anaknya itu dan mendiang istrinya. Karenanya orang yang ia cintai itu menderita akibat dirinya sendiri. Sekelebat bayangan muncul di pikirannya bagaikan sebuah film lama yang di putar ulang

Flashback

“jungsoo hyung, aku mohon jagalah anak dan istriku..”choi siwon kini berusaha berbicara pada kakaknya itu,padahal kini ia tengah sekarat dan tengah terbaring di rumah sakit.jungsoo hanya menggeleng lemah dengan air mata yang berlinang

“ani siwon-ah jangan bicara seperti itu..bertahan lah..demi chaekyung dan nayoung”jungsoo meyakinkan siwon

“mianhae hyung, anggap saja kau sedang membalas kebaikan appaku. Kumohon jagalah chaekyuung dan nayoung” jungsoo terdiam, jungsoo adalah anak yatim piatu dan ia bertemu dengan choi siwon. Dan appa siwon menganggap dirinya sebagai anaknya sendiri walaupun marga jungsoo tetap park. Appa siwon membiayai sekolah jungsoo dan akhirnya ia bisa bekerja dan mempunyai perusahaan sendiri. Dan jungsoo memang ingin membalas kebaikan appa siwon tetapi sekarang sudah tidak bisa karena ia sudah hidup tenang di alam yang berbeda. Dan kini sang anak choi siwon teman jungsoo sekaligus ia anggap sebagai adiknya karena ia lebih muda 3 tahun darinya memohon padanya agar menjaga istri dan anaknya sebagai balas budi untuk sang ayah. Akhirnya jungsoo mengangguk dan setelah itu siwon menghembuskan nafas terakhir

@@@

“Mianhae chagiya, aku harus pergi..aku sudah berjanji pada siwon untuk menjaga anak dan istrinya”jelas jungsoo ketika sampai di rumah

“kenapa kau tega meninggalkan kami? Apakah kau lebih mementingkan siwon dibanding keluargamu sendiri?” gyuri berusaha untuk tidak menangis

“mianhae gyuri-ya, aku terpaksa melakukannya. Kalian lebih penting dibanding apapun. Tetapi, siwon adalah anak dari choi appa yang menolongku. Aku harus membalas kebaikan selama ini. Tolong mengertilah”pinta jungsoo

“tapi, apa harus kau pergi meninggalkan kami?”gyuri menangis, air matanya mengalir deras di pipinya. Jungsoo mencium bibir istrinya lembut sebagai perpisahan

“Mianhae, aku harus melakukan ini. kumohon mengertilah”jungsoo pun melangkah pergi dari rumahnya itu

“apa kau tidak menyayangiku lagi? apa kau tidak menyayangi darah dagingmu sendiri? Kau teganya meninggalkan kami demi temanmu itu..kau jahat park jungsoo”teriak gyuri dari kejauhan

“mianhae, aku terpaksa melakukannya..jeongmal mianhae. Saranghae”kata jungsoo, kini ia juga menangis dan benar-benar pergi meninggalkan gyuri

“andwee…jangan tinggalkan kami, jebal”teriak gyuri penuh dengan air mata tetapi jungsoo tidak menghiraukannya, ia masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan cepat. Walaupun pandangannya kabur karena penuh air mata

@@@

“Jungsoo oppa? Ada apa kesini?”Tanya seorang yeoja yang bernama chaekyung

“aku kesini, ingin menjalankan wasiat mendiang suamimu”kata jungsoo mencoba tersenyum padahal wajahnya kusut karena ia sudah lama menangis

Flashback off

@@@

Waktu istirahat telah tiba, yoori dengan cepat bangkit dari duduknya dan berjalan terburu-buru meninggalkan kelas. Hanbyul dan kyuhyun masing-masing menyerit heran melihat yoori. Setelah yoori menghilang di balik pintu kyuhyun pun pergi tetapi dengan langkah santai. Tetapi ketika ia sudah berada di depan pintu, ia dengan terburu-buru melangkah mengikuti kemana yoori pergi. Entah kenapa perasaannya sangat tidak enak mengenai hal yoori. Jadi, ia diam-diam mengikuti yoori

Langkah yoori terhenti di depan ruang park songsaenim, ia pun langsung memutar kenop pintu dan masuk. Park songsaenim yang duduk di mejanya dan matanya terfokus pada buku-buku di hadapannya pun menoleh ketika pintu terbuka. Ia tersenyum ketika melihat sosok yoori yang ternyata datang di ruangannya

“Aku bertemu dengannya”suara yoori terdengar serius, dia pun duduk di kursi tepat di depan meja park songsaenim

“bertemu dengan siapa maksudmu?”Tanya Park songsaenim

“Park Jungsoo, aku bertemu dengannya”suaranya memang terdengar datar tetapi raut wajahnya seakan menggambarkan bahwa ia sangat tidak menyukai nama itu. mendengar nama itu raut wajah yoochun berubah, ia terlihat kaget dan bingung.

“yoori-ya…”suara yoochun terdengar putus asa, matanya tak focus terhadap yoori seakan ia takut pada sosok yeoja di hadapannya itu

“mianhae yoori-ya”yoori menyerit heran, apa maksud perkataan pamannya itu. yoori tetap diam tetapi matanya seolah berkata jelaskan apa maksud perkataanmu.

“sebenarnya, sebelum appamu meninggalkan rumah, ia berpesan padaku kalau aku harus menjagamu”rahang yoori mengeras, berarti kecurigaannya selama ini benar. Tetapi, melihat yoochun begitu memperhatikannya ia mencoba membuang kecurigaan itu.

“kau…sama saja dengannya”desis yoori, ia menahan amarahnya sekaligus tangisnya

“Jeongmal mianhae yoori-ya, tetapi, aku sungguh tidak mengetahui apa maksud appamu melakukan hal seperti itu. dan aku juga ingin mewakili appamu untuk minta maaf karena membuatmu menderita”

“kalian sama saja, semuanya jahat”tangis yoori pecah dan ia segera berlari entah kemana dengan berlinang air mata, untung saja di sekitar ruangan guru sepi jadi tidak ada yang melihatnya. Samar-samar yoori mendengar teriakan yoochun.

Kyuhyun yang tadi mengikuti yoori. Ia kaget melihat yoori menangis sehabis dari ruangan yoochun lalu sedetik kemudian park songsaenim keluar dari ruangannya ia terlihat panic

“ada apa dengan yoori songsaenim?”Tanya kyuhyun, yoochun menoleh ke kyuhyun

“ohh kyuhyun-ssi, bisakah kau kejar dia dan tenangkan dia?. Nanti akan ku ceritakan”kyuhyun mengangguk lalu berlari kea rah yoori tadi berlari. Yoochun hanya menghela nafas berat.

Tanpa sadar langkah yoori terhenti di parkiran sekolah, ia menangis di bawah pohon di sekitar parkiran sekolah, ia duduk sambil menekuk kedua lututnya dan menyembunyikan wajahnya yang penuh air mata. Ia sudah tidak sanggup lagi dengan hidupnya yang sangat berat.

Sementara kyuhyun masih sibuk mencari di mana yoori berada, dan matanya terfokus pada sosok yeoja yang tengah duduk dibawah pohon dekat parkiran sekolah. Dan ia yakin itu pasti yoori. Ia pun berlari ke arah yoori.

Kyuhyun berjongkok di hadapan yoori dan mengangkat kepala yoori, terlihatlah mata yoori yang penuh dengan air mata. Yoori kaget melihat sosok kyuhyun yang ada di depannya sekarang kini menatapnya entah apa maksud tatapannya itu. yang jelas ia seperti terhipnotis melihat tatapan itu. tatapan yang sangat tajam, namun membuat hati menjadi hangat dan nyaman. Kini tangan kyuhyun berani menyentuh pipi yoori bermaksud untuk menghapus air mata. Dan yoori hanya bisa mematung di tempatnya.

Dan entah kenapa tangan kyuhyun tidak beranjak dari pipi yoori, pandangan mereka bertemu. Kini kyuhyun berani mendekatkan wajahnya dan memiringkan kepalanya. Yoori hanya bisa diam menatap wajah kyuhyun yang sangat dekat dari wajahnya, jantungnya tiba-tiba berdetak sangat keras, reflex kyuhyun menutup matanya dan yoori pun begitu. Sedetik kemudian bibir mereka bertemu, bibir kyuhyun berani melumat bibir yoori pelan. Tetapi yoori hanya diam , tak merespon dan tak melawan. Ia hanya menutup matanya, ia terlalu takut melihat wajah kyuhyun yang tak berjarak dari wajahnya.

Setelah itu, kyuhyun pun menjauhkan wajahnya dari wajah yoori. Mata mereka yang sama-sama terpejam kini terbuka. Dan mereka pun terlihat salah tingkah. Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sembari melihat kearah lain sedangkan yoori membuang pandangannya kea rah lain.

“kajja aku akan mengantarmu pulang. Aku sudah minta izin sama park songsaenim, kalau kau tidak enak badan”kyuhyun berbicara tetapi tidak berani menatap yoori. Ia mengutuk dirinya sendiri, kenapa ia berani melakukan hal tadi. Padahal ia kesini untuk menghibur yoori tetapi kenapa malah berbuat lain?

Kyuhyun menarik tangan yoori ke dalam mobilnya, ia membukakan pintu di samping kursi pengemudi, yoori tanpa banyak bicara langsung duduk di dalam kursi tersebut. Kyuhyun pun juga masuk ke kursi pengemudi. Ia menyalakan mesinnya dan melajukan mobilnya hingga meninggalkan sekolah.  Padahal sedari tadi, ada sepasang mata yang memperhatikan dari tadi

“ck, cho kyuhyun sekarang kau tidak bisa menyangkal lagi”dan ternyata itu adalah jang hanbyul yang sedari tadi mengikuti kemana langkah kyuhyun pergi.

Di perjalanan kyuhyun dan yoori hanya terdiam satu sama lain. Sibuk dengan pikirannya masing-masing. Yoori sibuk merutuki dirinya sendiri, kenapa ia tidak memukul namja itu dan hanya diam mematung, lebih bodohnya lagi ia malah memejamkan matanya.

“Kau ada masalah dengan park songsaenim?”Tanya kyuhyun memecah keheningan

“hanya masalah kecil”jawab yoori datar

“jangan bohong, aku sudah pernah bilang padamu. aku akan menemanimu melewati hidupmu. Kau bisa curhat padaku tentang masalahmu mungkin. Kau akan lebih lega, jika kau punya teman untuk bercerita tentang masalah yang sedang kau hadapi. Tenang saja, aku bisa di percaya”kyuhyun menoleh sekilas ke arah yoori, tetapi yoori segera membuang muka. Entah kenapa ia tidak ingin melihat wajah kyuhyun, karena peristiwa tadi. Apa karena itu ciuman pertamanya? Ia pun berdebar lagi. Astaga ia sudah benar-benar gila itulah yang dipikirannya.

Mobil kyuhyun pun kini berhenti di depan apartemen, mereka sejenak terdiam, tak ada yang berani memulai berbicara

“istirahatlah, lupakanlah masalahmu itu dulu. Jangan sampai kau sakit lagi. Arraseo”akhirnya kyuhyun berbicara duluan, yoori pun mengangguk dan turun dari mobil kyuhyun. Ia pun masuk ke apartemennya dengan rasa tak percaya dengan apa yang terjadi hari ini.

Malam harinya, yoori masuk ke kamar mandinya untuk menggosok gigi dan mencuci muka. Ia pun menggosok giginya di depan cermin, ia pun melihat pantulan bibirnya di cermin dan langsung teringat kejadian tadi. Reflex ia memegang bibirnya walaupun penuh busa. Ia menggelengkan kepalanya menghapus pikiran-pikirannya itu. ia pun menggosok giginya dengan gemas, karena kesal dengan dirinya sendiri.

Setelah menggosok gigi, ia pun merebahkan dirinya di tempat tidurnya yang empuk, baru memejamkan matanya sebentar, bayangan itu muncul lagi dan sukses membuat mata yoori terbuka lebar. Ia berguling ke sana kemari karena tidak bisa tidur. Sepertinya besok ia akan sangat mengantuk

Keadaan kyuhyun pun tidak jauh beda dengan yoori, ia hanya berguling kesana kemari dan kini ia bangkit dan duduk di atas ranjangnya dan mengacak rambutnya frustasi sembari merutuki dirinya sendiri

“cho kyuhyun, ada apa denganmu. Kenapa kau jadi mesum seperti itu sih? Aish” ia pun membanting dirinya di kasur empuknya, lalu bangkit lagi

“tapi, apa benar aku menyukainya?” dibanting dirinya lagi lalu bangkit lagi. Begitu seterusnya jika ia bertanya pada dirinya sendiri

“kalau aku menyukainya, apa dia juga menyukaiku?”

“tentu saja ia menyukaiku. Semua yeoja di sekolah tergila-gila padaku. Kecuali kalau ia tidak normal”

“lihat saja, waktu aku menciumnya ia juga ikut menutup matanya dan tidak melawanku. Ia kan atlet karate kalau ia melawanku, aku pasti pulang dengan luka di wajah tampanku”

“tapi, ia juga tak membalas ciumanku. Apa ia benar-benar menyukaiku?”

“apa jangan-jangan ia marah padaku, karena aku menciumnya tadi? Andweee” kali ini kyuhyun berteriak frustasi tanpa sadar

“padahal itu ciuman pertamaku. Tapi syukurlah ia yang merebut ciuman pertamaku dan aku yakin itu juga ciuman pertamanya” ia tersenyum-senyum sendiri membayangkan peristiwa tadi.

“yak cho kyuhyun, bisakah kau tidak mengganggu hidupku sehari saja. Kenapa kau berteriak malam-malam begini hah? Kalah main game lagi?”suara cempreng menyadarkan kyuhyun dari lamunannya.

Ternyata itu adalah kakak dari cho kyuhyun yang terbangun akibat teriakan kyuhyun tadi. kamar Cho ahra atau noona kyuhyun memang berseblahan dengan kamar kyuhyun jadi dia bisa mendengar teriakan-teriakan kyuhyun ketika main game dan itu sangat mengganggunya apalagi kalau malam hari

“noona, kau memang terlahir untuk aku ganggu. Aniyo, aku tidak bermain game”kata kyuhyun santai dan langsung di sambut lemparan bantal dari noonanya itu dan sukses mengenai kepalanya. Ahra tertawa puas, senyumannya sangat mirip dengan adiknya itu. benar-benar keluarga evil

“yak noona, awas saja kau. Aish kau mengangguku saja”kyuhyun melempar bantal itu dengan kesal tetapi lemparannya tidak mengenai noonanya itu

“ku kira kau sedang bermain game karena berteriak seperti itu. apa kau sedang melamun? Apa yang kau lamunkan? Jangan-jangan yeoja lagi”ahra noona memang sangat cerewet, dan tak sadar wajah kyuhyun memerah. Ahra pun menatap dongsaengnya dengan tatapan menggoda

“wae? Noona benarkan? Aigoo wajahmu merah kyuniee, apa betul yeoja? Ada yeoja yang kau sukai?”goda ahra

“mwo? Aniyo, sudah pergi sana noona. Aku mau tidur”kyuhyun mendorong kakaknya menuju keluar kamarnya

“hahaha, tebakanku benar. Aigo uri kyuniee sudah besar. Sudah tahu yang namanya jatuh cinta”tepat saat itu, kyuhyun langsung menutup pintu kamarnya dan menguncinya. Ia masih bisa mendengar tawa dari noonanya itu

“dasar noona jelek. Kenapa sih suka sekali menggodaku”gerutu kyuhyun lalu kembali ke tempat tidur dan merebahkan badannya tanpa menghilangkan senyum sumringannya itu.

TBC

Huuaaaa…..!!! ottokhe?? *frustasi

Gimana reader, apa ceritanya tambah jelek? Atau gaje?…maafkan author ini yang membuat ff ini menjadi hancur. Authornya ngga dapet ide sih T_T

Mian eunhae di part ini ngga ada, dan hanbyul hanya nyempil doang hahahaha XD

Ok kata andalan author keluar. Sejelek2 ff ini, tetap para readers harus berkomentar agar author tahu dimana letak kesalah ff ini, okk!!! Gomawo :*

9 Comments (+add yours?)

  1. Ruth Claudya
    Jun 29, 2013 @ 07:57:25

    seru thor,,,,,
    tapi perasaan, pendek bgt ceritanya…
    tapi tetep bagus kok, thor (y)
    next y thor,,,
    tapi jgn lama2 :p

    Reply

  2. Choi Eun Kyung
    Jun 29, 2013 @ 09:37:52

    Lnjutt thor …..

    Reply

  3. Monika sbr
    Jun 29, 2013 @ 09:49:26

    Aaaahhh… So sweet….!!!

    Reply

  4. Babyfishevil
    Jun 29, 2013 @ 10:31:33

    Makin seru thor,,
    lanjut, penasaran sama lanjutan.nya…
    ;}

    Reply

  5. 수훈 (@Alya_093)
    Jun 29, 2013 @ 15:04:03

    Next thor!!!
    Penasaran sumpah.. gua nungguin ff ini terus!!!!

    satu kata buat author

    DAEBAK!!!!

    Reply

  6. atikah
    Jun 30, 2013 @ 17:33:09

    daebak!! daebak!! thor ,,
    lanjut yahh tpi jgn lama2 ,,

    Reply

  7. ocha
    Jun 30, 2013 @ 22:38:27

    Makin seru deh thor
    Lanjuttt

    Reply

  8. agetha camomile
    Jul 20, 2013 @ 20:37:14

    kekekekeke
    kyunie dah gede
    kekekek
    lcu bgt dah 😀

    Reply

  9. Nurlaely D
    May 14, 2016 @ 19:35:23

    Bunga2 mulai brmekaran di hati mrka brdua….

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: