[Special Post For Ryeowook’s Birthday] Regretful Birthday

Title                 : Regretful Birthday

Author             : Han Harin

Cast                 : Kim Ryewook, Han Hyemi, Lee Donghae

Genre              : Romance, Angst, Sad

Rating             : PG-15

NB                  : FF ini murni 100% deari pikiran author. Mohon maaf apabila ada kesamaan cast, alur, tema, dll. Then, Saengil Chukkae to Uri Wookie! Be better ya! :^)

oOo

Hyemi POV

Aku kembali menangis. Penyesalan. Hanya itu yang dapat aku rasakan.Mengapa dulu aku begitu menyia-nyiakan perasaanmu? Yang padahal saat itu…. aku juga memiliki perasaan yang sama padamu. Mengapa aku tak dapat menurunkan rasa gengsi itu dulu? Yang padahal, hati ini berteriak. Senang.

Ingatkah pada hari-hari sebelum itu? Saat aku masih bisa tersenyum padamu? Saat kau masih bisa tersenyum padaku? Saat kita masih berbicara satu sama lain, disaat yang kau ketahui bahwa kita memang jarang berbicara? Namun semua itu hanya menjadi harapan belaka sekarang. Aku seolah-olah tak pernah mengenalmu. Begitu juga dirimu. Tak pernah kudengar suaramu. Tak pernah kulihat senyuman di bibirmu lagi.

Tak ingatkah kau bahwa hari ini aku berulangtahun? Bahkan pesanku beberapa hari yang lalu saat dirimu berulangtahunpun tidak kau balas. Sebegitu bencinyakah kau sekarang padaku? Jika memang tak ada perasaan malu di dunia ini, aku akan selalu berkata, bahwa perasaan ini tak pernah luntur. Masih sama. Tak berubah. Bahkan jika memang benar-benar tak ada rasa malu itu, aku berani berteriak untuk menyatakannya.

Tak tahukah dirimu bahwa aku selalu menggenggam teleponku seharian ini? Hanya sekedar berharap bahwa kau mengucapkan kalimat selamat ulang tahun padaku. Tak lebih. Hanya sekedar meyakinkan diriku bahwa kau masih mengingatnya. Mengingatku.

Maafkan aku. Aku sungguh menyesal. Aku tahu, semua terlambat. Tapi percayalah, aku masih seperti yang dulu. Begitu pula dengan perasaan ini.

oOo

Unknown Number calling..

Berpuluh kali nomor ini memanggilku. Tapi tak pernah kuangkat. Bolehkah kuangkat telepon ini dan berharap bahwa kau yang tengah meneleponku? Baiklah, kuangkat telepon ini, untukmu.

“Saengil chukkae..”

Aku dapat mendengar suara dibalik telepon itu. Bolehkah aku beranggapan bahwa itu adalah suaramu? Suara yang selalu kurindukan?

“Gomawo. I-ini siapa?”

Bolehkah aku berharap suara dibalik telepon ini menjawab ‘Ini aku, Kim Ryewook’ ?

“Haruskah aku menjawabnya?”

“Tentu,”

“Kalau kau memang ingin tahu, keluarlah sekarang dari rumahmu,”

Tuut.. Tuut.. Tuut..

Telepon terputus. Haruskah aku menuruti perintah itu? Bolehkah aku berharap ketika aku keluar dari rumahku, aku melihat dirimu? Bolehkah?

oOo

“Lee Donghae? Kau yang meneleponku?” ucapku setelah melihat sesosok namja ini didepan rumahku. Ia segera menoleh setelah merasa terpanggil olehku.

Tanpa menjawab pertanyaanku itu, ia segera memberikanku sebuket bunga mawar berwarna putih. Terlihat sebuah surat tergantung pada salah satu batang bunga tersebut.

“Untukmu,” katanya singkat.

Aku menerimanya dengan tang ragu-ragu. Hingga akhirnya aku benar-benar meraih bunga tersebut. Mataku sedari tadi selalu tertuju pada surat yang tergantung tersebut. Ketika baru saja aku ingin membuka surat itu, tangan Lee Donghae menahannya.

“Jangan dibuka saat ini. Besok saja,”

Aku mengerutkan keningku. Aku menatapnya dengan tatapan ‘Mengapa tak boleh?’. Namun, Lee Donghae tak peduli dengan tatapanku. Ia segera berlalu dari rumahku. Meninggalkanku dalam keadaan bingung dan heran.

oOo

“Donghae Hyung,”

“Ne,”

“Tanggal berapa ini?”

“25 Juni. Waeyo?”

“Bolehkah aku meminta tolong untuk dierikan kertas dan pena?”

“Ne. Tunggu sebentar. Nah, ini dia,”

“Baiklah. Gomawo, Hyung,”

“Ne, Wookie-ah,”

10 menit kemudian …

“Hyung-ah..”

“Ne, waeyo?”

“Bisa tolong kau berikan ini kepada Hyemi besok saat ia berulang tahun? Tolong belikan juga sebuket bunga mawar putih kesukaannya. Letakkan surat ini pada salah satu batangnya. Satu lagi, suruh ia membaca surat ini setelah aku mati,”

“Hahaha! Kau masih bisa bertahan hidup lebih lama, Kyuhyun-ah. Berjuanglah melawan kanker darahmu itu,”

“Aniyo. Keadaanku sudah parah seperti ini. Darah selalu mengalir setiap saat dari hidungku. Tanganku saja sudah sulit untuk digerakkan walau hanya untuk membalas pesan di ponselku,”

“Lalu, mengapa kau masih sanggup menulis surat ini?”

“Entahlah. Aku juga bingung darimana mendapat kekuatan itu. Tapi yaaa, tulisanku saja disitu sudah sangat hancur, Hyung. Hahaha, kau saja mungkin tak dapat membacanya,”

“Yang benar saja? Baiklah, akan aku baca!”

“Andwe!”

“Ayolah..”

“Ck, baiklah,”

“ Han Hyemi,

Apa kabarmu? Aah, ne. Saengil Chukkae hamnida! Kau semakin tua saja, ya? Tapi, akupun juga begitu. Baiklah, kalau begitu kita sama, ne?

Soal pesan yang kau berikan saat itu, maaf aku tak sempat membalasnya. Tetapi, terimakasih. Setidaknya aku masih mengetahui bahwa kau masih mengingatnya.

Apakah ini saatnya aku jujur? Baiklah. Pertama, lihat ini!

Itu darahku. Aku mengidap kanker darah. Sejak dulu. Saat ini, aku tengah menunggu ajalku. Mungkin beberapa hari lagi. Tapi, hanya Tuhan yang mengetahui itu.

Maaf aku baru memberitahukannya. Aku melakukan ini, karena ku yakin kau juga memiliki perasaan yang sama denganku. Bukankah begitu? Hahaha, pipimu pasti sedang memerah saat ini.

Jika aku memeberitahukan tentang penyakitku ini sejak dulu, aku tak mau menyakitimu. Biarlah seperti ini.

Lalu, aku ingin meminta maaf lagi. Bukan maksudku untuk tidak menghiraukanmu. Hanya saja, sejak saat itu aku tak ada keberanian hanya untuk sekedar menatapmu. Pengecut? Ne, tentu saja.

Aku sengaja menghindarimu juga karena, aku baru mengetahui bahwa kau juga memiliki perasaan yang sama denganku. Bodohnya akupun mengetahuinya dari orang lain.

Aku tak mau jika kau memiliki perasaan itu, kau akan merasa sakit saat kutinggal nanti. Aku berusaha untuk membuatmu membenciku. Mianhae,

Terakhir, aku hanya ingin bilang bahwa,

Perasaanku untukmu masih sama sejak dulu. Tak ada yang berubah. Masih tetap seperti dulu.

-Kim Ryewook- ”

oOo

Author POV

26 Juni 2013,

“Kau jahat, Wookie-ah! Kau berhasil membuatku membencimu! Bahkan kau pergi disaat aku berulang tahun!” isak Han Hyemi setelah membaca sebuah surat yang telah basah akibat airmatanya.

Hyemi segera membuang surat ini jauh-jauh. Ia tak mau lagi menangis hanya karena sepucuk surat.

Surat itu terjungkal sampai kebalik lemari kayunya. Terlihat sedikit celah pada surat tersebut setelah dilempar oleh Hyemi.

Pada celah tersebut, terlihat sebuah noda darah yang masih basah dan membentuk tulisan ”Saranghae, Han Hyemi,”

oOo

Epilog

25 Juni 2013, 01.00 A.M. KST

Donghae baru saja terbangun karena posisi tidurnya yang sangat tak mengenakkan, yaitu duduk di sebuah kursi yang berada disamping ranjang Ryewook dengan tangannya yang memegang erat tangan Ryewook.

Baru beberapa jam yang lalu, Ryewook mengalami kritis hingga akhirnya tak sadarkan diri dan membuat Donghae bergegas pergi ke rumah Hyemi untuk menyerahkan amanat Ryewook padanya, dan ia baru kembali tepat pukul 11 malam. Nafas Ryewook sudah mulai teratur, namun wajahnya sudah sangat pucat dan tirus.

Donghae menangis saat itu. Air matanya meleleh melihat adik sepupunya yang sudah yatim piatu itu menderita.

“Maafkan aku..” lirihnya berkali-kali. Berharap mulut itu masih berbicara seperti kemarin, berharap mata itu terbuka kembali. Namun semua sudah harapan belaka.

Hingga pukul 1 dini hari, Donghae terbangun lagi untuk mengecek keadaan Ryewook. Namun, baru sekitar dua detik terbangun, ia segera pingsan setelah melihat alat pengecek detak jantung.

Grafik itu… Grafik dengan warna hijau itu membentuk garis horizontal dan mengeluarkan suara yang menyilet hati.

END

                                                                                                                                

4 Comments (+add yours?)

  1. Rania_park
    Jul 06, 2013 @ 20:12:35

    daebak ❤ sumpah aku suka banget :')

    Reply

  2. Flo
    Jul 07, 2013 @ 06:40:53

    y ampun nyesek banget thor..
    thor ada typo, masa nama so evil nyempil XP

    Reply

  3. chocolatte97
    Jul 07, 2013 @ 20:05:20

    Kok ada kyuhyun thor? Aku bingung ._.
    Keep writing thor

    Reply

  4. wooks69
    Jul 19, 2013 @ 10:48:09

    kok ada kyuhyun thor’-‘? bingung masa aku kira yg meninggal itu kyuhyun ‘-‘
    nama ryeowook nya typo juga author heung uu
    oke keep writing ya 😉

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: