How Dare You [9/?]

howdare

Title                                   : How Dare You

Author                              : Rhy2N

Genre                               : Romance and Family

Rating                               : PG-15

Length                              : Chapter

Cast                                   : Lee Yoori, Cho Kyuhyun, Park Nayoung, Lee Donghae

Support cast                   : Jang Hanbyul, Lee Hyukjae, Park Yoochun and many more

P.S                                      : All Cast is mine *di hajar massa* Annyeong, author abal2 kembali dengan ff yang sama abal2 dengan authornya *tambah gaje. FF ini udah pernah aku publish di blog pribadi rhy2nsparkcloudelf.wordpress.com

Warning                          : Typo Bertebaran di mana-mana

Happy reading

***

Dan kini mereka berada di rumah park songsaenim yang tidak terlalu mewah tetapi tetap indah dan bersih. Yoori menatap ragu rumah itu, bagaimana caranya dia meminta maaf pada pamannya itu? yoori mengalihkan tatapannya pada kyuhyun masih dengan tatapan ragu. Seakan mengerti tatapan yoori yang seolah ia ragu dan meminta bantuannya. Kyuhyun menghela nafas

“kau harus berani, kajja” kyuhyun mendorong yoori mendekat pintu rumah. Di pencetnya bel rumah itu, tak lama munculah park songsaenim dengan baju santainya,kaus oblong berwarna abu-abu dengan celana hitam selutut membuatnya tampak lebih muda. Wajah tampannya terkejut melihat 2 muridnya datang.

“yoori-ya, kyuhyun-ssi kenapa kalian ada di sini?”Tanya yoochun bingung

“yoori ingin bicara, songsaenim. Aku akan membiarkan kalian berdua”kyuhyun pun menyelonong masuk memberikan paman dan keponakan itu berdua menyelesaikan masalahnya.

Kyuhyun yang sibuk mengelilingi rumah yoochun sedangkan yoori dan yoochun tengah di ruang tamu berbicara serius

“Mianhae yoori-ya, aku melakukan itu karena….”

“sudahlah tak perlu di jelaskan, aku sudah mengerti. Terima kasih sudah menjaga perasaanku selama ini” yoochun terkaget, apa yoori sudah tidak marah padanya?

“jadi, kau memaafkanku?”yoori mengangguk, yoochun tersenyum lebar dan mengacak rambut pelan. Yoori pun ikut tersenyum

“jadi, jungsoo hyung sekarang sudah menemukanmu?”Tanya yoochun

“ne, dia menemukanku. Ternyata ia tidak tahu kalau eomma sudah meninggal. Aku sangat terkejut ternyata sekarang ia sudah menjadi ayah dari seorang park nayoung?”

“jeongmal? Park nayoung? Teman duetmu itukan?” yoori mengangguk

“dari situlah aku mengetahuinya, aku kerumahnya dan bertemu dengannya. Dan aku yakin ia benar-benar tidak tahu soal eomma karena nayoung adalah pindahan dari jepang.otomatis dia juga disana dan berarti selama ia meninggalkan kami ia pergi dari korea dan baru kembali sekarang”

“kenapa kau tidak mencoba memaafkannya. Seperti kau memaafkanku. Aku adalah pamanmu tetapi dia appamu, apakah kau tidak ada rasa rindu terhadap ayah kandungmu itu” yoori terdiam, bohong kalau yoori tidak merasakannya tetapi emosinya selalu mendominasinya

“tetap saja, ia melakukan hal yang membuatku menderita dan aku tidak bisa memaafkannya begitu mudah. Kita juga tidak tahu kenapa dulu ia meninggalkan kami”

“bukan bermaksud untuk membela hyungku, tetapi sebagai adiknya jungsoo hyung tidak akan melakukan seperti itu. pasti ada suatu alasan yang membuatnya terpaksa melakukannya. Aku tahu persis bagaimana jungsoo hyung. Ia sangat setia, dan sangat baik. Ia akan menolong orang walaupun itu harus membuat dirinya terluka, ia juga sangat mencintai eommamu”jelas yoochun

“aku berharap ia seperti apa yang kau katakan” yoori menjawab datar, ia sepertinya sudah tidak ingin membahas itu. dan yoochun tahu hal itu

“ah iya, bagaimana kalian bisa bersama di hari minggu? Apa kalian sedang berkencan?”goda yoochun ia mengganti topic agar yoori tak memikirkan hal itu lagi

“mwo? Maldo andwee”teriak yoori tak terima

“aigo yoori-ya, perkataanku benarkan.? 2 namja itu menyukaimu, aku mendengar gossip-gosip sekolah kalau 2 namja itu memperebutkanmu. Aku hebatkan? Ternyata aku bisa menjadi konsultan cinta”yoochun tetap berusaha menggoda yoori

“ck, sekalian saja..kau berhenti jadi guru dan dirikan t4 konsultasi untuk para remaja yang bermasalah dalam asmara”cibir yoori, yoochun tertawa mendengar hal itu

“kalau begitu, aku mau pulang”yoochun mengangguk

“aish, si iblis itu mana lagi”yoori mengedarkan pandangannya ke seluruh rumah yoochun, sedangkan yoochun tersenyum geli

“aigo, kau sudah mempunyai panggilan kesayangan rupanya…jadi, kau memilih kyuhyun? Hhm?”goda yoochun

“aish, diamlah park yoochun” yoochun tertawa

“yak, aku ini pamanmu, sopan sedikitlah padaku”yoochun berpura-pura marah, padahal ia tidak peduli soal itu. mungkin tanpa embel-embel paman mereka lebih akrab

“kau pernah bilangkan,tidak usah memanggilku samchon, karena akan terlihat tua. Biar tidak di panggil begitupun kau memang sudah tua” ejek yoori

“yak, aish…kenapa aku punya keponakan yang kurang ajar sepertimu”gerutu yoochun

@@@

Yoori berjalan ke luar gerbang sekolah, bersiap untuk pulang ke rumahnya. Tetapi ada seseorang menahan pergelangan tangannya, baru saja ia akan mengeluarkan jurus karate yang telah di pelajari orang itu sudah bersuara.

“hei, jangan pukul..aku hanbyul”yoori pun kembali berdiri tegak dan menatap hanbyul sedikit kesal

“makanya jangan main tarik saja. Untung saja kau tidak kupukul. Kalau ia, besok kau akan kehilangan seluruh fansmu yang ada di sekolah ini” hanbyul terkekeh dan langsung mencubit pipi yoori dengan gemas

“aigo, yoori-ya aku tidak peduli aku akan kehilangan fans atau apalah. Yang penting aku tidak kehilanganmu, itu sudah cukup bagiku”yoori terdiam, kenapa hanbyul terlihat santai padahal perkataannya tadi itu serius?

“hari ini, kau tidak boleh pulang dulu. Aku akan membawamu ke suatu tempat”yoori menyerit bingung

“tidak usah bingung, let’s go”hanbyul mengerti tatapan yoori dan langsung menjawabnya, kini ia menggenggam tangan yoori dan menarik yoori masuk ke dalam mobil. Yoori hanya terdiam sembari melihat tangannya yang di genggam hanbyul. Ia kini sedang bingung, hanbyul menyentuhnya tetapi ia tidak merasakan apa-apa. Sementara jika ia berdekatan dengan kyuhyun ia akan berdebar dan menjadi sangat gugup.

Mobil Hanbyul kini sampai di suatu tempat yang tidak asing bagi mereka. Yoori membelalakkan matanya, ia ingat tempat ini. Ini adalah salah satu tempat dimana ia menimba ilmu bersama namja disampingnya. Yoori menatap hanbyul, dimatanya tersirat bahwa ia sangat senang datang ke tempat ini

“bagaimana? Apa kau tidak rindu dengan sekolah sendiri?”yoori menggeleng ceria,padahal kenyataan ia sangat senang melihat sekolahnya ini. Hanybul hanya tersenyum geli ketika yoori langsung melangkahkan kakinya ke gedung itu, gedung itu masih ramai di penuhi siswa-siswa di sana. Mereka yang tadinya sibuk dengan urusannya masing-masing pun langsung mengalihkan perhatiannya pada yoori dan hanbyul. Mereka saling berbisik membicarakan 2 orang asing itu, ada juga yang mengenalnya

Sebenarnya, banyak yang mengenal mereka, karena dulu jang hanbyul juga siswa popular seperti SIHS sekarang. Apa lagi kalau bukan ketampanannya, kepintaraannya, kekayaannya dan dulu ia sedikit usil karena berteman dengan yoori yang merupakan yeoja cantik, ceria, pintar, dan jahil. Yoori terkenal karena prestasinya mengharumkan nama sekolahnya yaitu menjadi juara 1 lomba pianis terbaik antar sekolah se korea selatan. Dan sepertinya adik-adik kelasnya pasti mengetahui sunbaenya yang sangat berjasa di sekolah itu.

“apa kau ingat, kita pernah di hukum di lapangan ini. Karena kita ketahuan bolos. Kita keliling lapangan ini sebanyak 10 putaran, dan kamu berakting pingsan tetapi kim songsaenim tahu. Lalu menghukum kita lagi dengan menambah 10 putaran lagi dan setelah itu kau benar-benar pingsan. Kau tidak masuk sekolah selama 2 hari”jelas hanbyul, yoori mencari memori itu dalam otaknnya dan ia menemukannya. Memang betul yang dikatakan hanbyul, ia tersenyum sendiri mengingatnya. Tetapi sekarang, ia sudah berubah tak ada lagi yoori yang ceria,jahil, dan memiliki perkataan yang sangat pedas. Dia memang kangen dan ingin seperti dulu, tetapi entah mengapa ia tidak bisa rasa kebencian pada sang appa mengurungkan niatnya itu. ia ingin menunjukkan pada appanya kalau ia sangat terpukul dengan perlakuannya itu. tak ada lagi park yoori seperti dulu dan kini hanya ada Lee yoori.

Setelah beberapa mereka berkeliling sembari mengingat masa-masa indah mereka. Kini mereka mendatangi ruang music. Ruang music adalah tempat dimana ia mendapat kenangan yang indah, tetapi itu dulu sekarang ia sangat benci mengingatnya. Karena mengingatnya berarti sama saja mengingat sang appa.

Ia perlahan mendekati grand piano yang ada di ruangan itu. dulu, setiap ia pulang sekolah ia akan menyempatkan diri untuk memainkan piano itu. apalagi, ketika ia mengikuti lomba itu, ia terus tekun latihan dan di bantu oleh appanya, eommanya dan park yoochun pamannya. Itulah kenapa ia sangat benci mengingat itu karena jika melihat piano atau memainkannya ia akan mengingat kedua orang tuanya itu, ia selalu terbayang-bayang peristiwa menyeramkan itu.

Yoori dengan ragu duduk di kursi depan piano itu, ia membuka penutup tuts piano dan meletakkan jarinya di depan tuts dengan perasaan ragu. Ia memang membencinya tetapi ia tidak bisa menyembunyikan rasa sukanya pada benda itu. dan ia meyakinkan dirinya sendiri dan menekan tuts-tuts piano itu dan piano itu mulai mengeluarkan sebuah melodi yang sangat indah.

Hanbyul hanya tersenyum melihat yoori. Wajah cantik yoori kini terlihat menikmati permainannya sendiri. Hanbyul memang akui yoori sangat ahli jika berurusan dengan piano dan ia akan sangat cantik dan elegan jika ia berada di depan piano jarinya sibuk menekan tuts dan matanya menutup dan senyum mengembang di bibirnya tanpa sadar

Setelah selesai, hanbyul bertepuk tangan seolah menjadi penonton dan senyuman tak lupa ia tunjukkan pada yoori

“aku ingat lagu ini. Lagu milik yiruma, pianis kesukaanmu yang berjudul Hope. Dan kalau aku tidak salah lagu ini kan yang kau bawakan pada waktu lomba itu” yoori mengangguk, di dalam hatinya ia merasa bersalah pada namja ini, Karena sempat melupakannya padahal namja ini masih ingat persis tentang dirinya. Sungguh, ia adalah teman yang paling terbaik yang ia miliki.

Hanya saja, namja ini mengaku bahwa ia menyukainya, ia bingung sama perasaannya sendiri karena ia memang belum merasakan apa artinya jatuh cinta. Apakah ia akan memilih pria ini, atau hanya menjadikan pria ini sebagai sahabatnya?

@@@

“eonni, aku hari ini sangat kesal”nayoung memulai curhatnya pada yoori, mereka sekarang tengah di kantin duduk sambil mengenyangkan perut. Memang semenjak duet itu mereka makin akrab saja. Walaupun yoori masih terlihat cuek tetapi ia sudah memperlihatkan ekspresinya pada nayoung. Dan nayoung tentu saja sangat senang dengan perubahan yoori terhadapnya. Entah kenapa nayoung sangat senang bila bersama yoori padahal ia sudah tahu kalau sifatnya seperti itu. dan yoori sebenarnya sangat benci nayoung yang mungkin anak dari park jungsoo tetapi dari lubuk hatinya yang paling dalam, ia tidak bisa kalau tidak disamping nayoung, seakan ia ditakdirkan untuk melindungi yeoja yang umurnya 2 tahun di bawahnya. Masalah appanya, ia sekarang tidak ingin membahas dan mengingatnya ia pikir kalau itu semua hanyalah mimpi yang mesti dilupakan.

“kau kesal kenapa lagi, eoh?”respon yoori sambil meminum cola kesukaannya

“aku kesal dengan appaku”mendengar itu yoori tersentak, kenapa ia harus menyebut kata appa yang sangat ingin dia lupakan

“kau tahu eonni, akhir-akhir ini ia selalu sibuk dengan pekerjaannya dan jarang dirumah bahkan ia lupa menjemputku” yoori tersentak lagi, sibuk kerja katanya?. Padahal park jungsoo selalu datang di hadapannya seperti seorang stalker, apa itu pekerjaan?

“mungkin dia lagi sibuk dengan pekerjaan kantornya”jawab yoori sekenanya

“mungkin saja eonni, tapi aku kesepian di rumah”kata nayoung sambil merengek ke yoori, melihat itu entah kenapa yoori tersenyum sendiri, ia pun berani mengacak rambut nayoung dengan gemas. Melihat itu nayoung terpana

“aigo, eonni kau tersenyum. Astaga eonniku tersenyum..aaaa”sorak nayoung girang, membuat penghuni kantin menatap ke arah mereka

“jangan berteriak, kau jadi tontonan di kantin ini”ingat yoori

“mianhae eonni, aku terlalu senang”nayoung cengengesan, melihat itu yoori juga tersenyum

“oh iya eonni bagaimana dengan hanbyul oppa dan kyuhyun oppa?”pertanyaan nayoung membuat yoori hampir memuntahkan minuman yang masih di mulutnya. Karena peristiwa di taman itu, para stalker yang melihat itu langsung menyebarkan berita itu dan akhir-akhir ini sangat heboh dengan cerita itu

“bagaimana apanya maksudmu,eoh?”Tanya yoori seperti tak senang, jika di Tanya masalah 2 namja itu. ia masih bingung harus bagaimana dengan 2 namja itu

“apa mereka serius menyukaimu eonni? Maksudku, apa saja yang mereka lakukan untuk mengungkapkan perasaannya padamu eonni?” Tanya nayoung begitu antusias, menurut nayoung kisah cinta yoori sangatlah unik dan jarang di temukan seperti yang di drama-drama saja.

“entahlah….”jawab yoori cuek, seketika raut nayoung tiba-tiba kecewa

“eonni, beritahulah..apa yang mereka lakukan untuk menunjukkan perasaannya padamu”rengek manja nayoung, yoori menghela nafas. Ia tidak tahan dengan rengekan dan ekspresi wajah nayoung yang merajuk

“aish baikah. Hari minggu kemarin, kakiku terkilir dan aku tidak bisa masuk kerja. Si kyuhyun datang ke apartemenku dan merawat kakiku yang sakit” nayoung terbelalak sekaligus senang mendengarnya

“jinja eonni? Bagaimana kyuhyun oppa tahu kalau kakimu sedang sakit?”Tanya nayoung

“aku kan berkerja di toko kaset dekat taman kota. Dan toko itu langganan kyuhyun, karena tidak melihatku di sana ia bertanya pada bosku dan memberitahunya”

“wah, kyuhyun oppa sangat romantis. Lalu apa lagi yang dilakukann selain merawatmu??’

“kami makan bersama di apartemenku dan mengajakku bertanding main game” ada raut kekecewaan dari nayoung

“hanya itu saja?? Apa tidak ada yang lain yang ia lakukan padamu eonni, seperti menciummu mungkin”yoori tersedak lagi, kenapa nayoung bisa menebaknya dengan benar. Apalagi ciuman kemarin sedikit mengerikan, membayangkan saja ia bergidik sendiri. Tetapi, yoori bersikap seperti biasa

“mwo? Kalau ia berani akan ku cincang dia”tetapi rasa gugup yoori masih terlihat. Nayoung hanya tertawa.

“arraseo eonni, lalu bagaimana dengan hanbyul oppa?”Tanya nayoung lagi

“dia membawaku di smp kami dulu”

“whoa, ternyata omongan orang benar, hanbyul oppa memang romantis dan mengerti yeoja. Dia pasti membawamu kesana karena ingin mengingat masa lalu kalian benar kan?”yoori mengangguk

“nayoung-ah..apa kau pacaran dengan lee donghae?”Tanya yoori tiba-tiba, ia mendengar berita bahwa donghae dan nayoung tengah berpacaran

“eh, ne”jawab nayoung, wajahnya merona karena malu

“ternyata, kau juga terpesona dengan namja itu. ck”yoori menggeleng-gelengkan kepalanya, ia sengaja menggoda nayoung dan benar saja wajah nayoung semakin memerah

“aaaa, eonni jangan menggodaku seperti itu”nayoung menutup wajahnya yang merah dengan kedua telapak tangannya

“tapi, aku ingatkan….”suara yoori terdengar serius, dan nayoung pun mendengarkannya secara seksama

“donghae itu terkenal playboy di sekolah ini. Hampir semua yeoja sudah di pacarinya, aku hanya khawatir padamu jangan sampai kau hanya di jadikan mainannya juga seperti yeoja-yeoja lainnya”

“ne, aku tahu berita itu eonni, tetapi aku lihat ia benar-benar serius. Aku melihat dari tatapan matanya”

“semoga saja begitu, kau juga harus waspada arraseo?” nayoung mengangguk mengerti

Waktu pulang

Yoori dan nayoung sedang duduk di dekat lapangan basket, mereka sedang mengunggu jemputan dari nayoung. Nayoung menghela nafas berkali-kali, dia sudah menunggu selama satu jam. Untung saja ada yoori yang mau menemaninya. Walau sebenarnya yoori ingin menolaknya karena takut kalau jungsoo sendiri yang menjemput anaknya

“tuhkan eonni, appaku pasti lupa padaku. Ia bahkan lupa menyuruh supir kantornya untuk menjemputku. Biasanya kalau dia tidak bisa menjemput, ia akan menyuruh supir kantor untuk menjemputku”nayoung merenggut kesal, yoori hanya diam dan tidak merespon perkataan nayoung. Dilihatnya di sudut lapangan terdapat bola basket. Dihampirinya bola basket itu dan mendriblenya. Ia setengah berlari menuju ring baru saja ia akan melompat ada seseorang yang menarik pinggangnya. Reflex ia langsung menyikut orang itu dan akhirnya ia tersungkur. Ia membalikkan badan mendengar ringisan dari seseorang. Ia membelalakkan matanya, ternyata itu adalah hanbyul. Nayoung yang tadi hanya menonton dari jauh, langsung menghampiri hanbyul dan yoori.  Hanbyul meringis memegang sudut bibirnya yang berdarah, yoori berjonjok di depan hanbyul

“neo gwenchana??”yoori terlihat khawatir

“hanbyul oppa,gwenchana?”nayoung juga terlihat khawatir

“tentu saja tidak. Aigo appo, yoori-ya kenapa kau memukulku?”hanbyul terlihat kesal,wajahnya seperti sedang merengek

“mianhae,aku hanya reflex tadi. Kau juga yang salah, sudah kubilangkan jangan berani mengagetkanku kau bisa babak belur. Lihat kau terluka kan”yoori membantu hanbyul berdiri

“kau saja yang terlalu kejam”hanbyul mengerucutkan bibirnya tetapi tidak jadi karena sudut bibirnya berdenyut, ia pun meringis

“masih sakitkah? Kalau begitu akan ku obati”wajah hanbyul menjadi ceria, ini yang di tunggu-tunggu yaitu bersama yoori

“nayoung-ah, apa kau tidak apa-apa sendirian? Aku harus merawat anak kangguru ini”tunjuk yoori pada hanbyul dan ia mendelik kesal

“mwoya? Anak kangguru?”seru hanbyul dengan nada kesal

“memang benarkan? Itu nama panggilanmu sewaktu smp kan?”kata yoori dengan wajah tak bersalah, hanbyul mendengus sebal. Nayoung tertawa melihat mereka berdua

“ne gwenchana eonni, aigo kalian lucu sekali”nayoung tersenyum untuk menyakinkan yoori

“baiklah, nayoung-ah. Aku pinjam eonnimu yang galak ini dulu yah…dokter, tolong rawat anak kanggurumu ini”hanbyul menampakkan wajah imutnya yang dibuat-buat dan membuat yoori kesal dan langsung mendaratkan pukulan keras di kepala hanbyul, hanbyul hanya mengelus-elus kepalanya. Dia yakin kalau ia bersuara lagi, ia pasti akan mendapatkan pukulan lagi dari yoori

Akhirnya nayoung sendiri, ia menghampiri bola basket itu dan memainkannya, ia mencoba memasukkan bola itu kedalam ring, tetapi tidak berhasil dan bola itu memantul jauh.

“chagi, bukan begitu caranya bermain bola basket”nayoung menoleh, dan mendapati donghae tengah menggenggam bola basket itu dan tak lupa senyum manis bertengger di bibirnya

“donghae oppa, kenapa kau masih ada di sini? Bukannya dari tadi kau sudah pulang?”seru nayoung

“aku tadi ada rapat tentang ekskul dance. Jadi, aku telat pulang. Lalu kenapa sendirian di sini eoh?”Tanya balik donghae

“appa lupa menjemputku lagi”wajah nayoung terlihat sedih, donghae mendekati nayoung dan memegang kedua pipi nayoung, seketika wajah nayoung memerah

“aigo, kenapa tidak bilang…tenang saja, aku akan mengantarmu pulang.kalau perlu aku akan mengantarmu setiap hari, otte?”donghae tersenyum manis membuat nayoung berdebar kencang

“aku takut merepotkanmu oppa”nayoung menundukkan wajahnya, ia terlalu takut melihat mata donghae yang bersinar dan membuatnya semakin tampan.

“aigo, aku ini pacarmu tidak usah sungkan begitu. Aku akan mengantarmu pulang, setelah kita main basket otte? Aku sudah lama tidak main basket dan aku akan mengajarimu”nayoung tersenyum manis lalu mengangguk. Donghae membalas dengan senyumnya yang tak kalah manisnya dan mengacak pelan rambut nayoung. Akhirnya mereka bermain basket dengan ceria kadang di ikuti dengan tawa mereka, sesekali donghae mengerjai nayoung dengan merebut bola yang sedang didrible nya dan akhirnya nayoung ngambek. Tetapi, ia langsung tersenyum ketika donghae memeluknya dari belakang. Sore yang indah bagi 2 makhluk itu.

Ditempat lain

Hanbyul mengajak yoori ke suatu ruangan di rumahnya. Dan yoori tak berhenti menatap sekeliling ruangan ini. Bagaimana tidak, itu adalah perpustakaan pribadi milik hanbyul. Beberapa rak buku penuh dengan buku tebal dan tipis. Di dekat salah satu rak buku itu terdapat meja dan kursi untuk membaca, ada pula sofa untuk bersantai. Hanbyul membuang dirinya ke sofa yang empuk itu dan tersenyum melihat yoori sangat antusias dengan ribuan koleksi bukunya itu

“hei, yoori-ya ingat kau datang kesini untuk mengobatiku. Hilangkan dulu pikiranmu untuk membaca buku disini”tebak hanbyul, dan wajah yoori kini berubah menjadi datar. Ia heran kenapa hanbyul bisa tahu jalan pikirannya?.

Ia pun duduk di samping hanbyul, di bukanya kotak p3k itu yang sedari tadi ia bawa. Sebelum mereka ke ruangan ini hanbyul sudah menyerahkan kotak itu. yoori membalikkan badannya ke arah hanbyul begitu pula sebaliknya. Yoori dengan teliti mengobati sudut bibir hanbyul, sesekali terdengar ringisan dari mulut hanbyul. Tetapi, ia pun terfokus pada wajah yoori yang terlihat serius tepat di depan wajahnya. Merasa di perhatikan yoori pun mengarahkan matanya menatap wajah hanbyul. Mata mereka bertemu, seakan terhipnotis hanbyul mendekatkan wajahnya ke wajah yoori. Menyadari hal itu yoori berusaha menahannya

“apa yang akan kau lakukan, eoh??”suara yoori dan sentilan di dahinya menyadarkan hanbyul. Ia tersenyum canggung pada yoori

“mian, aku terbawa suasana”hanbyul meminta maaf, yoori pun kembali melanjutkan pekerjaannya. Di dalam hati hanbyul, ia sangat kecewa kenapa yoori menolaknya sedangkan kyuhyun? Bahkan dia terlihat menikmatinya. Apa ini semua adalah kesimpulan yoori? Bahwa namja yang dia pilih adalah cho kyuhyun bukan dirinya.

@@@

Nayoung menghampiri donghae yang berada di depan rumahnya ia sedang bersandar di mobil mewah miliknya. Donghae terpesona ketika melihat nayoung keluar dengan cantiknya menggunakan dress berwarna peach selutut dengan flat senada. Rambutnya tergerai indah dan di hiasi bando berwarna putih dan makeup tipis. Donghae tersenyum sambil memandang nayoung dengan wajah kagum.

“oppa, kenapa kau memandangku sperti itu? aku malu”nayoung tersipu karena tatapan donghae, donghae membelai rambut nayoung lembut sembari tersenyum manis

“kau terlalu cantik chagi, aku tidak bisa melepas pandanganku darimu”rayuan donghae membuat nayoung semakin tersipu.

“aaa oppa, jangan menggodaku terus. Kajja kita pergi, aku sudah tidak sabar melihat kemana lagi kau membawaku pergi”donghae menangguk,di  bukakan  pintu mbil untuk nayoung, nayoung tersenyum dan masuk ke dalam mobil

Mereka pun sampai di suatu termpat yang sangat sejuk dengan pohon-pohon dan rumput mendominasi. Tetapi, di tempat yang hijau itu ada warna yang sangat kontras yaitu taman bunga mawar dan putih yang sangat indah dan di depannya terdapat danau kecil berwarna biru menambah keindahan tempat itu. nayoung sedari tadi tidak bisa menyembunyikan ke kagumannya terhadap tempat indah itu. apa lagi ada taman bunga yang merupakan bunga kesukaannya. Di dekatinya bunga-bunga itu, dengan hati-hati ia memegang salah satu bunga mawar merah sembari tersenyum senang. Donghae dari jauh hanya tersenyum melihat yeoja chingunya itu. di hampirinya yeojanya itu menaruh tangannya di bahu nayoung. Nayoung menoleh lalu tersenyum pada donghae

“oppa, bagaimana kau bisa tahu tempat seindah ini?”tanyanya menoleh pada donghae yang berdiri di belakangnya lalu menatap bunga bunga di hadapannya lagi

“hhmm, wae? Kau menyukainya?”donghae malah balik bertanya dan nayoung mengangguk, tangan donghae memetik salah satu bunga mawar itu tetapi jarinya mengenai durinya. Sontak ia berteriak dan melepas bunga yang berhasil di petiknya tadi. Ia meringis sambil mengayun-ayunkan tangannya bermaksud menghilangkan rasa sakitnya. Nayoung panic langsung mengambil tangan donghae dan  menghisap jari donghae yang terkena duri tadi. Ia menghisap darah yang keluar dari jari donghae. Setelah selesai nayoung terdiam, kelakuannya yang tiba-tiba itu membuatnya malu. Ia menundukkan kepalanya takut melihat donghae. Donghae yang juga terkejut dengan kelakuan nayoung hanya terdiam menatap nayoung. Lalu ia pun tersenyum, ia meraih pipi nayoung sehingga mata nayoung dan donghae bertemu. Nayoung menelan ludahnya dengan susah, pipinya terasa hangat, jantungnya berdebar kencang. Semua yang ia rasakan sekarang di sebabkan hanya satu sumber saja, yaitu lee donghae.betapa donghae sangat berpengaruh besar untuknya

“gomawo chagi”tubuh nayoung kembali bereaksi aneh ketika melihat senyuman donghae yang sangat manis dan mata donghae yang teduh dan selalu terlihat bersinar dimata nayoung membuat ia meleleh seketika.

“ahh,, ne”jawab nayoung gugup, ia pun dengan hati-hati melepaskan tangan donghae dari pipinya lalu membalikkan badannya kembali pada bunga-bunga yang ia sukainya. Ia sangat gugup sekarang dan lebih memilih melihat bunga di banding wajah donghae. Tak lama, perkataan yoori terlintas di kepalanya

“…..aku hanya khawatir padamu jangan sampai kau hanya di jadikan mainannya juga seperti yeoja-yeoja lainnya”

Ia menggeleng cepat, soalnya ada sedikit rasa curiga pada donghae, tetapi melihat sikapnya selama ini padanya  Ia terlihat tulus. Ia pun berdebat dengan pikiran-pikirannya itu tetapi di buyarkan ketika mendengar suara donghae

“ bunga mawar memang indah tetapi juga sangat berbahaya”

“itulah mengapa, aku menyukai bunga mawar oppa”nayoung tersenyum lalu membalikkan badannya kearah donghae

“maksudmu?”donghae tidak mengerti dengan perkataan nayoung tadi

“bunga mawar itu cantik tetapi ternyata ia sangat hebat. Ia bisa melindungi dirinya sendiri. Seperti seorang yeoja, mereka punya cara sendiri untuk melindungi diri dari namja yang ingin menyakitinya”nayoung tersenyum, tetapi donghae tidak. Perkataan nayoung tadi seperti menyindirnya. Ia pun mencoba tersenyum. Ia bingung harus bagaimana

Mereka sekarang sudah duduk di atas tikar di dekat danau, donghae sudah menyiapkan bekal untuk mereka berdua. Mereka tersenyum dan tertawa bersama, sambil memakan bekal itu. mereka saling menyuapi satu sama lain. Setelah selesai makan, nayoung terdiam lagi dari tadi ia terus memikirkan perkataan yoori. Perkataannya tadi sengaja ia lontarkan untuk melihat reaksi donghae. Tetapi ini tidak cukup, ia hanya ingin mengetahui sebenarnya.

“oppa, aku ingin bertanya satu hal padamu. Jawablah yang jujur” nayoung terlihat serius, donghae melihatnya

“wae? Marhaebwa”

“apakah oppa benar-benar mencintaiku?”pertanyaan itu sukses membuat donghae terhenyak, ia masih bingung dengan perasaannya sendiri. Memang selama ini ia selalu pacaran tidak pernah serius, ia hanya sekedar suka saja pada yeoja yang ia pacari. Tetapi, entah kenapa ada perasaan lain ketika ia bersama nayoung sekarang

“tentu saja, lalu buat apa aku memintamu menjadi yeojachinguku tetapi aku tidak benar-benar mencintaimu” ia berbohong, ia masih bingung dengan perasaannya sendiri tetapi kenapa malah kata-kata itu yang keluar dari mulutnya. Apakah tidak terlalu beresiko baginya?

“apa kau tidak percaya pada oppa?”Tanya donghae, nayoung terdiam ia masih perang batin antara percaya pada tidak. Donghae mengambil sesuatu di balik punggungnya. Dan ternyata adalah gitar,ia pun memposisikannya dengan baik dan mulai memetiknya tak lama suara donghae yang lembut dan bagus itu menyanyikan bait-bait yang inda

Neon mut ji hang sang eol ma na neol sa rang ha neun ji (Kamu selalu bertanya padaku, bagaimana aku bisa begitu mencintaimu)

Ga ggeum ssik a jik meon mi rae gga ji bu ran hae ha ji (Disaat kamu gelisah karena memikirkan masa depan)

Geok jeong ha ji ma neol gwae rop hi ji ma (Jangan khawatir, jangan menyusahkan dirimu sendiri)

Nae gen wan byeok han sa ram in geol (bagiku kamu adalah orang yang sempurna)

Sum man swi eo do hwa jang an hae do (Walaupun ketika kamu bernapas, walaupun dirimu tanpa make-up)

Neon a reum da wo nun bu shyeo (kamu cantik dan mempesona)

Ha ru e han beon man neol saeng gak hae (Aku memikirkanmu setiap saat)

Deo i sang eun an dwae a ggyeo dul geo ya (Aku tidak bisa berbuat banyak, aku akan menjagamu)

Him deu reot deon ha ru ye sunshine (Sinar matahari dihari yang berat (buruk))

Geu dae man i sseo jun da myeon O.K. Geu geol lo dwae Selama kamu ada bersamaku, it’s OK, aku akan menjalankannya)

Neol bo myeon pyeon hae i reon mal neon shi reo haet ji man (Aku merasa nyaman saat aku menatapmu, walaupun kamu tidak suka ketika aku berkata seperti itu )

Haeng bok hae ha ji man yeo jeon hi neon bu ran haet ji (Walaupun sebenarnya kita merasa senang, tapi kamu merasa gelisah sepertibiasa, bukan?)

Eui shim ha ji ma neol gwae rop hi ji ma Sa shil sun jin han sa ra min geol (Jangan ragu, jangan menyusahkan dirimu sendiri, kamu begitu polos)

Sa rang seu reon nun u seum neom chil ddae (Ketika senyuman dan sinar matamu memancarkan cinta)

Neon a reum da wo nun bu shyeo (kamu cantik dan mempesona)

Ha ru e han beon man neol saeng gak hae (Aku memikirkanmu setiap saat)

Deo i sang eun an dwae a ggyeo dul geo ya (Aku tidak bisa berbuat banyak, aku akan menjagamu)

Him deu reot deon ha ru ye sunshine (Sinar matahari dihari yang berat (buruk))

Geu dae man i sseo jun da myeon O.K. Geu geol lo dwae Selama kamu ada bersamaku, it’s OK, aku akan menjalankannya)

Meo rit sok on tong neo ye saeng gak bbun (Dirimu memenuhi pikiranku)

Mwon ga da reun geo seul won hae do jam shi meol li ddeo reo jyeo bwa do (Bahkan ketika aku merindukan sesuatu yang lain, bahkan ketika kita berpisah sebentar saja)

Gyeol guk neo geul guk neo Neo mu shin bi hae (pada akhirnya, pada akhirnya, aku (kembali) padamu)

Jam shi nun gam go neol ddeo ol lyeo (Aku menutup mataku sejenak, dan kamu datang kepikiranku)

You’re So Beautiful Girl neo bbu nya (Kamu adalah gadis yang sangat cantik, hanya kamu)

Ji geum geu dae ro ne mo seu bi (Sama seperti sekarang)

Ga jang a reum da wo nun bu shyeo My Girl (dirimu Adalah yang paling indah, paling mempesona (My Girl))

Ha ru e han beon man neol saeng gak hae (Aku memikirkanmu setiap saat)

Deo i sang eun an dwae a ggyeo dul geo ya (Aku tidak bisa berbuat banyak, aku akan menjagamu)

Him deu reot deon ha ru ye sunshine (Sinar matahari dihari yang berat (buruk))

Geu dae man i sseo jun da myeon O.K. Geu geol lo dwae Selama kamu ada bersamaku, it’s OK, aku akan menjalankannya)

 (Super junior – A day)

Donghae telah menyelesaikan lagunya, nayoung hanya terdiam seakan terpesona dengan sosok di depannya itu. donghae tersenyum lembut melihat nayoung yang terlihat salah tingkah

“itulah perasaanku padamu nayoung-ah…apa kau sudah mempercayaiku?” dan nayoung tidak bisa menjawabnya karena terlalu terhipnotis dengan donghae

@@@

Yoori baru saja menyuapkan sesendok makanan ke mulutnya, suara yang familiar terdengar dari telinganya. Dengan berat hati, ia memberhentikan acara makannya sejenak. Nayoung pun langsung mengalihkan perhatiannya pada sosok itu. hanbyul, menghampiri yoori dan nayoung yang sedang makan di meja kantin. Dan bukan hanbyul namanya jika ia tidak menjadi pusat perhatian dan terlebih lagi cerita cinta segitiga 2 idola sekolah mereka sedang heboh.

“yoori-ya, pulang sekolah ikut denganku lagi yah?”hanbyul mengeluarkan wajah agyeonya dan sepertinya yoori tak terpengaruh

“kau mau membawaku kemana lagi eoh?”Tanya yoori tanpa melihat hanbyul dan malah sibuk dengan makanannya

“terserah kau saja, pokoknya hari ini aku ingin bersamamu”yoori mendelik tajam pada hanbyul karena ia berbicara dengan nada keras dan bermanja ria. Yoori lebih memilih meminum cola minuman kesukaannya. Ia sebenarnya bingung, ia ingin menolak tetapi sekarang ia sedang di perhatikan seluruh penghuni kantin dan bisa jadi setelah ia melakukan itu, ia akan langsung mendapat anti fans klub.

“yoori tidak bisa, dia sudah berjanji padaku akan menemaniku hari ini ke game center”suara bass yang sangat familiar membuat yoori yang sedang meminum colanya langsung tersedak, ia memukul dadanya pelan untuk menghilangkan batuk-batuknya. Dengan perasaan kesal ia memandang kyuhyun yang datang dengan santainya di dekatnya lalu seperti biasa meminum colanya lagi. Penghuni di kantin juga ikut terkejut dengan perkataan kyuhyun dan kelakuan kyuhyun. Dengan santainya ia berkata seperti itu yang kita sudah tahu sifatnya yang sangat dingin dan meminum minuman yoori di gelas yang artinya sama dengan ciuman tidak langsung.

“yak sudah kubilang jangan meminum colaku terus, beli sendiri sana”teriak kesal yoori, entah kenapa ia tidak bisa mengontrol emosinya dan hasilnya ia marah di hadapan banyak orang

“masih mendingkan aku meminum colamu di gelas, dari pada aku meminumnya di…hhmfft.”yoori panik dan langsung menutup mulut kyuhyun menggunakan tangannya. Ia juga menginjak kaki kyuhyun, walaupun badan kyuhyun besar yoori berusaha menahan badan kyuhyun agar tidak bergerak

“awas kau berani bilang macam-macam, kau tidak akan selamat arraseo?”bisik yoori, kyuhyun pun berhasil membebaskan diri dari yoori. Sementara penghuni kantin hanya melongo melihat kejadian tadi. Kecuali mereka berdua. Tiba-tiba hanbyul tersenyum tipis

“yoori-ya, sepertinya sekarang kau sudah bisa menentukan pilihanmu. Kau memilihku atau memilihnya?”pertanyaan hanbyul membuat yoori tersentak, ia bingung harus menjawab apa. Ia melihat di sekelilingnya, ia baru sadar sedari tadi ia jadi bahan tontonan di kantin itu

“tapi sebenarnya, aku sudah mengetahui jawabannya”kata hanbyul lebih membuat yoori bertambah shock

“m..mwo?”Tanya yoori dengan suara terbata

“ne, walaupun kau tidak bilang padaku, aku sudah tahu jawabannya hanya dari kelakuanmu. Kau memilih dia kan?”hanbyul menunjuk kyuhyun yang berada di samping yoori. Semua orang kaget, kecuali hanbyul.

“mworago?”kata yoori tak percaya, saking kagetnya ia berteriak sangat keras. Ia pun terdiam, ia masih bingung sama perasaannya sendiri. Memang ketika bersama kyuhyun ia akan bertengkar dan di depan kyuhyun ia berani mengeluarkan ekspresi lainnya. Ia juga sangat senang jika ada kyuhyun di sampingnya, walaupun ia terus mengomel tetapi menurutnya itulah cara kyuhyun mengekspresikan rasa perhatiannya. Sementara hanbyul, memang ia sangat nyaman bersama hanbyul, karena ia sudah menjadi teman sedari smp, tetapi tidak ada yang istimewa. Ia merasa hanbyul adalah seorang teman yang baik tidak lebih.

“kau tidak perlu kaget, itulah yang aku lihat dari matamu. Yoori-ya kita sudah bersahabat sudah lama bukan? Jadi aku tahu dirimu seperti apa. Kau melihatku hanya sebagai seorang sahabat yang selalu ada di sampingmu, tidak seperti kyuhyun kau melihatnya sebagai namja. Dan aku yakin kau juga mencintainya bukan?”hanbyul menjelaskannya dengan santai, tetapi yoori dan kyuhyun terlihat tegang. Apalagi sekarang kyuhyun menatap yoori sehingga membuat ia semakin tegang

Tiba-tiba hanbyul mendekati yoori, dan langsung meraihnya kedalam pelukannya. Pelukan hanbyul seperti pelukan terakhir untuk yoori. Bagi hanbyul, yoori sangat berarti baginya. 3 tahun mereka lewati bersama dan 3 tahun sekarang ia terpuruk karena yoori sangat jauh dari jangkauannya, itu sangat berat baginya. Tetapi ia ingin melihat yoori bahagia walaupun dirinya sendiri tidak bahagia.

Yoori juga ikut merasakan pelukan hanbyul yang sangat erat seakan ia tidak ingin melepasnya dan tidak membiarkan siapapun memilikinya. Pelukan menurutnya seperti pelukan perpisahan seakan hanbyul akan pergi dari hadapannya. Hanbyul pun melepas pelukannya lalu tersenyum seraya mengacak rambut yoori

“semoga, kau bahagia bersamanya”kata hanbyul lalu memandang kyuhyun yang hingga saat ini masih terdiam

“kau, jaga yoori untukmu dan untukku. Kalau tidak, aku akan merebut kembali yoori dari tanganmu apapun caranya”hanbyul tersenyum pada kyuhyun, kyuhyun pun ikut tersenyum

“aku akan melakukannya tanpa kau suruh. Aku tidak akan menyakitinya dan itu tidak akan pernah terjadi. Yoori memang ditakdirkan menjadi milikku, hidup bersamaku dan hanya menjadi milikku selamanya”kata kyuhyun, hanbyul terkekeh pelan

“kau ini memang dari dulu tidak berubah cho kyuhyun selalu egois”kyuhyun pun tersenyum evil mendengar perkataan hanbyul seakan memang itulah cho kyuhyun yang sebenarnya. Mereka pun berjabat tangan dan hanbyul pergi meninggalkan kantin. Orang-orang yang memperhatikan sejak tadi hanya bisa terbengong-bengong. Termaksud park yoochun guru music,bhs ing sekaligus wali kelas di kelas mereka bertiga hanya terkekeh dan tersenyum dari jauh. Menurutnya cerita mereka cukup rumit namun sangat menarik baginya.

“benar-benar sangat menarik”gumamnya lalu berjalan meninggalkan kantin

TBC

Huuuuaaa!!!! Cerita apa ini???, hancur sekali. Dan author selalu minta maaf kalau ffnya itu kurang panjang. Soalnya author ngga tahu membuat cerita panjang, maklum author bukan author profesional. Ok, masalah adegan young-hae author minta maaf soalnya adegan mereka sedikit. Author tidak tahu membuat adegan romantis, karena karakter donghae disini adalah playboy yang romantis. Danb maaf buat para pecinta yoo-kyu karena adegan mereka sedikit doang, soalnya author mencoba adil. Kasian si hanbyulnya kekekeke. Okk. Para reader gomawo udah baca. Annyeong!!!

6 Comments (+add yours?)

  1. Anasepti
    Jul 08, 2013 @ 06:48:21

    kaya’nya ni ff udah mau selesai ..makin seru aja !! jadi makin penasaran ama kelanjutannya ..next thor

    Reply

  2. Babyfishevil
    Jul 08, 2013 @ 08:09:05

    Wuah, iya nih kayaknya mau end#kayaknya loh*hehe*
    oh kyu manis.nya, walaupun gk se-romantis hanbyul, tapi tetep aja sweet,
    next thor….
    ;}

    Reply

  3. yulia
    Jul 08, 2013 @ 12:16:35

    Hanbyul udah mundur,tinggal Eunhyuk nih….

    Reply

  4. Choi Eun Kyung
    Jul 09, 2013 @ 12:20:13

    Next next ….

    Reply

  5. ocha
    Jul 09, 2013 @ 12:45:54

    Makin seru aja deh
    Next part asap ya thor

    Reply

  6. agetha camomile
    Jul 21, 2013 @ 10:56:01

    kekekekke
    guru ma murid sma anehnya
    daebak thorrrrr
    😀

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: