How Dare You [12/?]

howdare

Title : How Dare You

Author : Rhy2N

Genre : Romance and Family

Rating : PG-15

Length : Chapter

Cast : Lee Yoori, Cho Kyuhyun, Park Nayoung, Lee Donghae

Support cast : Lee Hyukjae, jang hanbyul and many more

P.s: All Cast is mine *di hajar massa* Annyeong, author abal2 kembali dengan ff yang sama abal2 dengan authornya *tambah gaje. . FF ini udah pernah aku publish di blog pribadi rhy2nsparkcloudelf.wordpress.com

Warning : Typo Bertebaran di mana-mana dan ff ini sedkit mesum *plak

Happy reading

***

Yoori berjalan dengan gontai menuju kelasnya, pikirannya kini terlalu penuh. Ia sangat lelah dengan masalah yang menimpanya sekaligus. karena peristiwa kemarin membuat nayoung jatuh sakit, itu membuatnya semakin ingin memecahkan kepalanya agar semua masalah itu hilang dari pikirannya. Sekarang ia butuh seseorang untuk dijadikannya sandaran. Dulu, hanbyul lah yang selalu menjadi tempat keluh kesahnya, hanbyul akan mendengarkan semuanya lalu memberinya solusi setelah itu hanbyul akan membuatnya tertawa agar yoori bisa melupakan masalahnya sejenak.

Ia tak sadar kalau ia ternyata berjalan menuju ke taman belakang sekolahnya. Akhirnya ia pun duduk di bawah pohon, tempat favorit yoori dari dulu. Ia merogoh sakunya dan mengambil Handphone hitam touchscreen miliknya lalu mengambil earphone putih. Ia pun memasang earphone di telinganya. Ia tiba-tiba terdiam lalu menutup matanya, mencoba mendalami lagu yang di dengarnya

Ireoke swipge ibyeolhal jul mollasseo nunmuri meomchuji anha

Aku tidak tahu kita akan berpisah dengan mudah
Airmataku tidak akan berhenti mengalir

Nae yoksire chissori itda eopda
Ne jinhan  hyanggiga itda eopda
Neol saranghaetdago malhago sipeunde
Ni jeonhwagineun eomneun beonhoro nawa

Di kamar mandi ku sikat gigimu itu di sini kemudian pergi
Aroma mu yang kuat di sini kemudian pergi
Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku mencintaimu
Tapi nomor telepon mu sekarang terputus

Aekja soge sajine itda eopda

Ppajin meorikaragi itda eopda
Amu saenggak eobsi gireul geotneunde
Jakku nunmuri nawa

Gambar-gambar dalam frame yang ada di sini kemudian pergi
Rambut yang jatuh di sini itu kemudian hilang
Berjalan di jalan dengan pikiran kosong
Sebagaimana air mata yang terus mengalir

Niga itda eobseunikka sumeul swil su eobseo
Gyeote eobseunikka meomul sudo eobseo
Naneun jugeoganeunde neoneun jigeum eomneunde eomneunde eomneunde

Aku tidak bisa bernapas sekarang bahwa kau sekarang lebih lama di sini
Aku bahkan tidak bisa tinggal karena kau tidak denganku
Aku perlahan-lahan sekarat tapi kau tidak ada di sini
Lagi lagi lagi

Niga itda eobseunikka useul suga eobseo
Gyeote eobseunikka manggajyeoman ganeun nae moseubi
Neomu sirheo nan nan ije gidael got jocha eobseo

Aku tidak bisa tersenyum karena kau tidak lagi di sini
Karena kau tidak ada di sini
Aku benci melihat diriku memecah
Aku punya tempat untuk bergantung sekarang

(Sistar 19 – Gone Not Arround Any Longer)

“Aish…kenapa harus lagu ini sih”tiba-tiba yoori berteriak kesal lalu membuang handphonenya. Karena lagu yang ia dengar, ia mengeluarkan air matanya. Ia pun menghapus air matanya ketika handphone yang ia buang tadi berbunyi. Ia pun meraih handphone tersebut dan memencet tombol dial tanpa melihat siapa yang menelpon

“yeobseo” jawab yoori dengan seraknya

“eoh, yoori-ya. Are you cry?”tanya seseorang di seberang sana. Yoori terkejut mendengar suara tersebut

“hanbyul?”tanyanya memastikan, yoori bisa mendengar suara tawa berasal dari Hpnya

“hey, yoori-ya you don’t miss me??”kata hanbyul dengan logat australianya

“yes, i miss you so much mr. Jang”kata yoori sambil menghapus sisa air matanya yang masih tersisa di pipinya

“why you look so sad, hmm?”

“kau tidak bisa melihatku hanbyul-ah”

“but i can feel what do you feel yoori-ya”kata-kata hanbyul sukses membuat yoori terdiam

“ah, kenapa kau menangis? Apa ada masalah yang menimpamu?”tanya hanbyul lagi, yoori pun menarik nafas lalu membuangnya berat dan itu bisa terdengar oleh hanbyul

“aku bisa merasakan masalahmu yang berat dari hembusan nafasmu itu. Baiklah ceritalah, walaupun panggilan internasional sedikit mahal”hanbyul terkekeh setelah menyelesaikan perkatannya. Yoori pun menceritakan semua yang terjadi padanya akhir-akhir ini. Mulai dari masalah keluarga, kyuhyun, nayoung dan perjodohannya

“ahh, begitu rupanya. Nayoung dan donghae bertengkar karena donghae ketahuan mempermainkan nayoung, kamu di jodohkan dengan eunhyuk karena penjanjian eommamu, lalu kyuhyun mengira kamu selingkuh dengan eunhyuk. Hah berbelit-belit”komentar hanbyul ketika yoori telah selesai menceritakan

“kyuhyun memang masih kekanak-kanakan. Kau harus berusaha meyakinkannya yoori-ya. Buat dia percaya denganmu. Dalam suatu hubungan ada namanya saling percaya dan itu yang kurang dari kyuhyun. Kyuhyun itu terlalu cepat mengambil kesimpulan, padahal ia belum tahu secara mendetail” kata hanbyul memberi saran, yoori tersenyum sendiri. Ia tak menyangka di balik wajah hanbyul yang imut tersimpan hanbyul yang begitu dewasa.

“lalu, masalah perjodohan itu. Kau tidak menyukai eunhyuk kan? Lalu, bagaimana dengan eunhyuk?”tanya hanbyul

“eunhyuk bilang aku hanya menganggap yoori sebagai adikku”jawab yoori sembari meniru kata-kata eunhyuk

“nah, kalian berdua sama-sama tidak setuju lalu apa lagi? Kalian berdua bicaralah pada orangtua kalian. Masalah eommamu, aku pikir kalau eommamu masih hidup ia tidak akan memaksamu menerima perjodohan ini yoori-ya. Orang tua juga akan berpikir 2 kali ketika anaknya tidak menyetujui apa yang ia perintahkan”

“baiklah aku akan bicarakan ini dengan eunhyuk”

“nah, masalah selesaikan?”

“aniyo, masalah nayoung dan donghae bagaimana??”tanya yoori kesal karena hanbyul melupakan masalah nayoung

“oh, masalah itu biarkan nayoung yang menyelesaikan. Kau jangan ikut campur”jelas hanbyul

“tapi, ada satu hal yang mesti kau lakukan”ralat hanbyul

“mwonde??”tanya yoori penasaran

“kau harus memastikan kalau donghae tidak akan mengulang perbuatannya lagi”

“bagaimana caranya?”tanya yoori bingung

“aigo masa kau tidak tahu. Bukankah kau akan selalu menggunakan cara ini kalau seseorang menyakitimu?”jelas hanbyul, tiba-tiba yoori tersenyum evil. Ia sepertinya sudah tahu maksud perkataan hanbyul

“arra, sepertinya aku mengerti maksudmu. Gomawo hanbyul-ah”kata yoori lalu tersenyum senang

“ne, kalau ada apa-apa hubungi aku saja lewat email, jangan menelponku. Kau tahu panggilan internasional sangatlah mahal. Biar aku saja yang menghubungimu arra?”yoori terkekeh mendengar penjabaran dari hanbyul

“arraseo tuan jang”

“ah iya satu lagi, kalau kyuhyun tidak mau menerimamu lagi. Beritahu aku, aku akan menjemputmu dan membawamu ke australia bersamaku”kata hanbyul

“aish hanbyul-ah”rengek yoori, perkataan hanbyul membuatnya sedikit bersalah. Hanbyul hanya tertawa di seberang sana

“arraseo, arraseo aku hanya bercanda. Annyeong!!”

“annyeong”yoori menutup pembicaraan yang panjangnya bersama dengan hanbyul. Berbicara dengan hanbyul membuatnya sedikit lega dan tidak pusing karena ia tahu apa yang harus ia lakukan

Bel istirahat berbunyi, yoori pun dengan buru-buru memasukkan buku pelajarannya ia pun bergegas mencari seseorang. Matanya sibuk mencari-cari orang yang ingin sekali ia temui. Tak lama ia melihat sosok yang di carinya. Ia mempercepat langkahnya agar orang yang di carinya itu tidak pergi.

“yak lee donghae”teriak yoori, merasa di panggil donghae pun berbalik dan menatap orang yang memanggilnya. Ia terkejut melihat yoori yang tengah berdiri di belakangnya dengan wajah seramnya. Seketika mereka berdua menjadi bahan tontonan. Dengan cepat yoori melayangkan tinju ke wajah donghae. Orang-orang yang melihat itu terkejut termaksud donghae yang kini tersungkur di lantai, sudut bibirnya berdarah akibat pukulan yoori

“ini adalah hadiah dariku karena kau sudah menyakiti adikku” kata yoori tajam, donghae membelalakkan matanya.

“mwo? Adik?”tanya donghae sembari berdiri lalu menyeka darah di samping bibirnya

“ne, adikku park nayoung. Dia adalah adik tiriku. Aku bukanlah lee yoori melainkan park yoori”kata yoori membuat orang-orang semakin terkejut

“kau, menyakiti adikku berarti kau harus berurusan denganku. Apa kau tidak tahu betapa menderitanya nayoung, ia sangat mencintaimu tetapi kau hanya mempermainkannya. Bahkan sekarang ia jatuh sakit karenamu.” Kata yoori lalu meninggalkan donghae yang masih terkejut

“nayoung….sakit?”gumamnya

@@@

Esok harinya, yoori menjadi bahan perbincangan di sekolah. Yoori yang baru saja datang langsung di tatap oleh para murid di SIHS, tetapi yoori tidak peduli. Ia sudah terbiasa menjadi bahan perbincangan di sekolahnya.

Matanya menangkap sosok yang sangat di rindukannya, siapa lagi kalau bukan kyuhyun.

“eoh, kyuhyun-ah..”panggil yoori, tetap saja kyuhyun masih terus berjalan walaupun kyuhyun sebenarnya mendengarnya

“aish, dasar iblis keras kepala. Kyuhyun-ah” teriak yoori lalu berjalan mengikuti langkah kyuhyun, tiba-tiba ada yang menghalangi jalannya

“park yoori”ternyata eunhyuk yang menghalanginya. Tetapi yoori sibuk melihat kyuhyun, ternyata kyuhyun melihatnya bersama eunhyuk langsung membalikkan badannya dan pergi hingga tak terlihat oleh mata yoori. Yoori menjadi kesal langsung memukul badan eunhyuk

“aww…awww yak, yoori-ya appo”eunhyuk merintih kesakitan

“ini semua karenamu pabo”kata yoori kesal

“kau kenapa sih? Kemarin aku dengar kau memukul donghae sekarang kau memukulku. Apa kau lagi pms?”Tanya eunhyuk heran, dengan kesal yoori memukul kepala eunhyuk dengan kuat

“aww”kata eunhyuk merintih kesakitan sembari mengelus kepalanya

“karenamu, aku bertengkar dengan kyuhyun, aish dia salah paham lagi kan”kata yoori lalu mengacak poninya kesal

“mwo? Kamu bertengkar dengan kyuhyun? Lalu apa hubungannya dengan memukul kepalaku?”tanya eunhyuk kesal sambil mengelus2 kepalanya

“ia marah karena mengira aku selingkuh denganmu dan tadi kau datang di depanku dan dia melihatnya. Ia makin salah paham. Ini semua salahmu”kata yoori tak kalah kesal lalu memukul lengan eunhyuk lagi, kini eunhyuk mengelus lengannya dengan wajah merenggutnya

“yah, mana aku tahu. Lalu bagaimana sekarang?”tanya eunhyuk

“kyuhyun semakin salah paham dan bertambah marah padaku aish”kata yoori frustasi

“baiklah…kalau begitu, hwaiting!!”kata eunhyuk memberi semangat, baru selangkah ia pergi, ranselnya kini di tarik ke belakang membuat eunhyuk memberhentikan langkahnya.

“hey mau kemana? Aku belum selesai”ternyata yoori pelakunya

“apalagi??”tanya eunhyuk pasrah

“bagaimana dengan perjodohan itu? Aku tidak mau di jodohkan dengan monyet sepertimu oppa”ejek yoori

“yak, aku juga tidak mau di jodohkan denganmu yeoja jadi2-an, aigo pukulanmu itu keras sekali seperti mike tyson yang sedang memukulku”karena perkataan eunhyuk, ia mendapat pukulan lagi di kepalanya

“jangan bicara sembarangan oppa, kalau tidak kepalamu akan habis karena kupukul”eunhyuk hanya menampakkan wajah cemberutnya sembari mengelus kepalanya

“jadi bagaimana?? Aku tidak mungkin menikah denganmu oppa”rengek yoori pada eunhyuk

“aku juga tidak mau menikah denganmu yang sudah kuanggap sebagai adikku. Nanti aku akan meyakinkan eommaku dan kamu juga coba bicarakan dengan appamu, arraseo?”jelas eunhyuk, yoori pun mengangguk

Tak terasa bel sekolah telah berbunyi, menandakan pelajaran di sekolah kali ini telah selesai. Yoori, memasukkan buku pelajarannya dengan cepat dengan pandangan fokus pada seorang namja yang duduk di bangku paling depan. Ternyata, namja itu lebih cepat. Ia pun berdiri dan pergi meninggalkan kelas. Yoori langsung mengejarnya ketika ia sudah keluar kelas, ia sudah tidak melihat sosok namja itu.

“kyuhyun-ah mianhae”katanya lirih

“park yoori”panggil seseorang, yoori membalikkan badannya dan mendapati donghae sedang berdiri di belakangnya

“eoh, ada apa?”tanya yoori dengan nada sinis dan ketus

“aku ingin minta maaf soal nayoung”katanya sedikit kaku

“kau jangan minta maaf padaku. Minta maaflah pada nayoung”balas yoori masih dengan nada sinisnya

“tetapi, aku juga harus minta maaf padamu karena telah menyakiti adikmu”jelasnya

“baiklah, aku rasa kau sudah sadar dengan kelakuanmu”yoori akhirnya memaafkan donghae

“bisakah kau bantu aku? Aku ingin meminta maaf pada nayoung. Sebenarnya, aku memang mencintai nayoung”jujur donghae, yoori menautkan alisnya bingung

“mworago? Lalu kenapa kau menyakiti nayoung?”tanya yoori

“bisakah kita bicara di tempat lain?usul donghae

Kini yoori dan donghae duduk di bangku taman belakang sekolah, mereka kini duduk dan berbicara dengan wajah serius

“Semua orang memang menganggapku seorang playboy yang tidak punya perasaan. Tetapi, aku juga manusia yang mempunyai perasaan. Tetapi perasaanku hilang ketika melihat eommaku” jelas donghae serius, yoori menatap donghae bingung perkataannya masih ambigu di telinganya

“Appaku sekarang sudah pergi meninggalkanku sejak 6 tahun yang lalu. Hubunganku dan orangtuaku dulunya baik2 saja tetapi semenjak appa mengidap penyakit stroke semua berubah” yoori bisa melihat mata bersinar milik donghae itu memancarkan kesedihan

“appaku tidak bisa melakukan apa-apa lagi semenjak itu.yang ia lakukan hanya bertahan hidup. Ia koma selama 2 tahun lamanya Dan wanita itu tidak menganggap appaku lagi. Menurutnya appa sudah meninggal, tetapi aku tidak. Appa masih bernafas walaupun di bantu alat2 dokter”

“semenjak itu, wanita yang tidak pantas di sebut eomma itu selalu pulang dengan membawa seorang namja, bahkan ada yang lebih muda darinya dan melakukan hal yang paling menjijikan dirumah kami. Ia tidak peduli kalau aku tengah menatapnya, bahwa aku sudah berteriak tepat di depan wajahnya kalau ia adalah manusia yang paling hina”

“aku  sudah tidak peduli, kalau ia adalah wanita yang melahirkanku. Aku hanya menganggapnya sebagai wanita kotor yang hanya ingin mengambil kekayaan appaku. Setelah appa seperti itu, ia bahkan tidak peduli apa yang terjadi dengan appaku”

“aku sangat terpukul ketika appa menghembuskan nafas terakhirnya, dan wanita itu terkejut karena di warisan appaku tidak terdapat namanya. Harta appaku semuanya adalah milikku. Tetapi harta itu akan menjadi milikku sepenuhnya ketika berumur 17 tahun dan sementara harta itu di pegang oleh pihak asuransi appaku” donghae menghembuskan nafasnya dengan berat, kita hanya tahu donghae adalah seorang playboy yang selalu mempermainkan yeoja, tetapi kenyataannya adalah donghae adalah seorang anak yang kuat namun sebenarnya rapuh karena kehidupan masa lalunya yang keras

“Aku tiba-tiba berubah, aku merasa perempuan di dunia ini sama jahatnya dengan wanita itu. Makanya, aku seperti sekarang. Aku mempermainkan yeoja sesuka hati agar semua orang tahu kalau namja bukan seseorang yang lemah hanya karena sosok yeoja, aku ingin yeoja yang bertekuk lutut pada namja” kini yoori mengerti alasan donghae berkelakuan seperti sekarang

“aku juga merasakan kesedihanmu, tetapi aku tidak setuju dengan pendapatmu kalau semua wanita itu sama. Di dunia ini, tidak ada manusia yang kemiripannya sampai 100 %. Pasangan kembar saja pasti memiliki perbedaan, agar kita dapat mengenalinya. Itu saja”jawab yoori dengan enteng

“ne, aku sekarang sadar, seharusnya aku tidak bersikap seperti ini. Aku seperti menyakiti seseorang padahal ia tidak ada hubungannya sama sekali”kata donghae menyesal

“nah, kalau begitu kamu tinggal minta maaf pada nayoung. Jujurlah padanya, apa yang sebenarnya terjadi, arra? Aku akan membantumu”yoori tersenyum tulus, donghae tersenyum cerah

“jinja? Gomawo yoori-ah”

“nah sekarang kita ke rumahku. Kita jenguk si manja itu”yoori terkekeh pelan

Donghae dan yoori kini tiba di rumahnya yoori yang mewah. Kedua orang itu langsung menuju kamar nayoung

Yoori mengetuk pintu kamar nayoung, terlihatlah nayoung yang tengah terbaring di kasurnya yang empuk, yoori dengan perlahan melangkah menuju ke arah nayoung. Sementara donghae menunggu di luar kamar

“nayoung-ah, apa kau tidur?”tanya yoori yang sudah berada di samping tempat tidur nayoung, perlahan nayoung membuka matanya, ia tersenyum tipis melihat eonninya itu.

“aniya, eonni kau baru pulang sekolah?”Tanya nayoung, yoori tersenyum

“eonni ingin bertanya, apakah kau sangat mencintai donghae? Eonni hanya ingin memastikan, jujur saja”tanya yoori lembut, nayoung pun mencoba bangun dari tidurnya, yoori ikut membantunya duduk dan ia menyandarkan badannya yang masih lemah di sandaran tempat tidur. Nayoung menunduk dan menatap kedua tangannya

“ne eooni, donghae oppa sangat baik, romantis dan lucu. Aku sebenarnya tahu, kalau dia seorang playboy, tetapi sikapnya terhadapku itu seperti ia sungguh2. Makanya, aku mempercayainya eonni”jelas nayoung

“bagaimana kalau misalnya donghae ingin  berbicara baik2 padamu dan meminta maaf, apa kau ingin memafkannya?”tanya yoori, kini nayoung terdiam

“kau tahu nayoung-ah di dunia ini, seseorang dapat berubah. Baik dalam 1 tahun, 1 jam, 1 menit bahkan 1 detik. Eonni sudah merasakannya, ketika eonni terpuruk dalam masalah itu dan eonni mengubah diri eonni menjadi orang yang sangat berbeda” nayoung hanya menatap eonninya

“dan di dunia ini, seseorang melakukan sesuatu pasti karena ia punya sebab makanya ia melakukan hal itu”lanjut yoori,

“Nah, eonni keluar dulu ne, kau bicaralah dengan Donghae baik2”kini mata nayoung membulat

“mwo??”spontan nayoung berteriak. Yoori hanya tersenyum lalu berjalan keluar dari kamar yoori. Tak lama muncullah sosok donghae yang masih mengenakan seragam sekolah. Nayoung semakin terkejut dengan munculnya donghae di rumahnya.

20 menit sudah lewat tetapi mereka tak ada yang berbicara, mungkin sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

“Mianhae”akhirnya kata itu keluar dari mulut donghae, padahal ia datang karena ingin minta maaf tetapi kenapa ia susah sekali mengeluarkan kata itu.

“maaf mambuatmu sakit, jujur saja. Awalnya aku hanya ingin berpacaran denganmu lalu memutuskanmu, seperti yang kulakukan pada yeoja-yeoja sebelumnya. Tetapi, entah kenapa melihat kau tersenyum, matamu yang berbinar, rengekanmu aku kini tidak bisa melepaskanmu begitu saja. Sungguh, ini baru pertama kali aku merasakan seperti ini. Nyaman dengan seorang yeoja, berada di dekatnya, melihat senyumnya, menatap matanya semua itu bisa membuatku nyaman dan selalu ingin berada bersamamu”nayoung hanya terdiam melihat donghae yang begitu serius di hadapannya

“aku ingin jujur padamu waktu itu, tetapi kau malah mengetahuinya duluan. Dan masalah yeoja itu, aku memang pernah berjanji padanya setelah putus denganmu aku akan menjadikannya pacar, tetapi itu sudah lama tetapi aku keburu menyukaimu. Mianhae karena kau mengetahui ini bukan dari mulutku langsung”kata donghae tulus, bisa terlihat dari mata indahnya itu

“lalu, kenapa kau melakukan semua ini oppa? Apa kau tahu, betapa sakitnya hati yeoja yang kau permainkan itu”akhirnya nayoung mulai berani berbicara

“aku seperti ini karena punya alasan” nayoung terdiam,ia ingin tahu semuanya

“aku begini karena eommaku mencampakkan appaku hingga ia meninggal. Setiap hari, ia bermesraan dengan namja di rumah dan setiap harinya pasti berbeda-beda. Ia menghabiskan uang appa dan ia tidak peduli appa yang sedang bertarung, apakah ia masih bisa bertahan hidup atau tidak. Apa kau bisa membayangkan semua hal itu terjadi padamu nayoung-ah?”

“sebagai manusia yang mempunyai akal, kita tidak mungkin ingin terjebak 2 kali dalam perangkap yang sama, dan itulah yang ada di pikiranku. Aku tidak ingin seperti appaku, di permainkan oleh yeoja dan aku ingin membuat keadaan itu terbalik sekarang”jelas donghae

“tapi, apa dengan kau berbuat seperti itu appamu akan senang di alam sana? Apa kau pikir semua yeoja itu sama? Apa kau tidak kasihan dengan yeoja yang kau sakiti padahal mereka tidak ada hubungannya sama sekali dengan kehidupan keluargamu?”tanya nayoung sedikit emosi, donghae menunduk menyesal

“itulah kesalahanku young-ah, aku tidak berpikir panjang. Aku terbawa emosi, dan mengubah diriku menjadi namja yang kurang ajar. Eunhyuk selalu memperingatkanku tetapi aku malah memarahinya. Sekarang aku sungguh sangat menyesal”kata donghae terlihat menyesal

“tolong maafkan aku young-ah, aku janji tidak akan seperti itu lagi. Aku ingin kita bersama lagi, jebal aku ingin kau selalu ada di sampingku”mohon donghae iya memegang tangan nayoung. Tiba-tiba ia mengingat perkataan yoori tadi

“kau tahu nayoung-ah di dunia ini, seseorang dapat berubah. Baik dalam 1 tahun, 1 jam, 1 menit bahkan 1 detik dan di dunia ini”

“seseorang melakukan sesuatu pasti karena ia punya sebab makanya ia melakukan hal itu”

Nayoung sekarang mengerti kenapa tiba-tiba yoori mengatakan itu padanya, ternyata ia sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada donghae. Yang sekarang ia pikirkan adalah apakah ia bisa memaafkan donghae?. Ia marah pada donghae karena membohonginya tetapi ia juga menyukai namja itu. Akhirnya nayoung menghela nafasnya berat, ia sudah memutuskan apa yang harus ia lakukan.

“kau tahu oppa, aku sangat susah melakukan ini, tetapi aku terlalu bodoh oppa karena aku terlalu menyukaimu makanya aku berani memaafkanmu. Entahlah, aku bisa mempercayaimu” jelas nayoung lalu tersenyum, donghae sangat terkejut dengan perkataan nayoung. Raut wajahnya tadi yang murung tiba-tiba menjadi cerah seketika. Dengan sigap ia menarik nayoung ke pelukannya dan membuat nayoung tersentak.

“gomawo nayoung-ah..saranghae”kata donghae di sela pelukannya

“nado saranghae oppa”balas nayoung.

Tak mereka sadari, ada 2 orang yang telah menguping pembicaraannya mereka. Yoori dan appanya kini menempelkan telinganya di depan pintu nayoung. Mereka bersorak pelan ketika mereka mendengar dua insan itu sudah bersatu kembali.

“aish, kau ini. Appa ini sudah tua, kenapa kau mengajak appa”kata jungsoo pelan, yoori hanya terkekeh. Ia pun menarik appanya ke ruang tamu agar tidak ketahuan kalau mereka sedang menguping

“appa juga mau waktu yoori ajak. Aish appa ini, dasar sudah tua masih genit saja”ejek yoori

“yak, yang sedang kau ajak bicara ini adalah appamu tahu”kata jungsoo tak terima karena anaknya berlaku tidak sopan

“kau memang appaku, tetapi sikap appa yang membuatku ragu. appa seperti oppaku”jelas yoori

“oh, jadi secara tidak langsung, kau bilang appa itu masih muda. Aigo, aku memang masih muda rupanya hahahaha”perkataan jungsoo membuat yoori kini mendengus kesal

“sepertinya aku salah bicara”sesalnya.

“ah iya, bagaimana hubunganmu dengan eunhyuk?”tanya jungsoo tiba-tiba, kini yoori menjadi badmood lagi

“aish, bagaimana apanya? Aku dan eunhyuk oppa sudah bilang kita itu tidak ada hubungan spesial. Aku hanya menganggapnya sebagai oppaku. Dia juga menganggapku sebagai dongsaengnya”jelas yoori dengan nada kesal

“arraseo, appa mengerti. Kau hanya menyukai namja iblis itu kan?”goda jungsoo, seketika wajah yoori memerah. Jungsoo langsung tertawa melihat anaknya itu

“aish appa berhenti menggodaku”rengek yoori

“arraseo arraseo, nanti appa akan bicarakan ini pada nyonya lee”wajah yoori langsung berbinar. Ia pun langsung memeluk appanya

“gomawo appa, appa is the best”yoori mengancungkan 2 jempolnya pada appanya, sedangkan jungsoo hanya tersenyum melihat tingkah anaknya

@@@

“Appa kami berangkat dulu yah….”kata yoori lalu menciumi pipi jungsoo begitu pula dengan nayoung. Tetapi, suara klakson mobil mengagetkan mereka. Ternyata, donghae datang untuk menjemput nayoung, agar berangkat ke sekolah bersama. Yoori menggaruk kepalanya yang tidak gatal lalu menghadap appanya

“appa, kayaknya aku akan berangkat sendiri deh”jungsoo hanya tertawa melihat anaknya yang satu itu. Nayoung langsung menghampiri eonninya itu

“aigo…eonni bareng kita saja”kata nayoung lalu melihat yoori dengan wajah yang berseri. Yoori pun mendengus sebal.

“aku tidak ingin menjadi obat nyamuk diantara kalian nayoung-ah”kata yoori dengan nada sebal, nayoung pun tertawa.

“aigo, mianhae eonni. Hajiman, kenapa kyuhyun oppa tidak menjemputmu? Biasanya dia akan seenaknya datang lalu menarik tanganmu lalu berangkat ke sekolah bersama?”pertanyaan nayoung sukses membuat yoori terdiam, nayoung memang tidak tahu apa yang terjadi dengan eonninya itu. Jungsoo pun ikut melihat yoori dengan kasihan.

“eoh, appa nayoung-ah. Aku pergi dulu ne? Kau nayoung-ah cepatlah donghae menunggumu tuh. Annyeong!!”yoori pun langsung berlari meninggalkan rumah itu, donghae yang di luar saja tidak di hiraukan oleh yoori. Donghae hanya menampakkan wajah bingungnya

“ada apa dengannya?”Tanyanya pada dirinnya sendiri

Sementara nayoung, hanya memandangi kepergian eonninya dengan tatapan bingungnya. Ia pun menghadap appanya

“appa, sebenarnya apa yang terjadi pada eonni?”tanya nayoung bingung

“hhhmm, eonnimu punya sedikit masalah”kata jungsoo lalu menampakkan tangan kanannya yang jari telunjuk dan jempol saling bersentuhan. Ia membuat simbol sedikit dari tangannya

“sepertinya aku salah bicara”sesal nayoung, jungsoo hanya tersenyum

“gwenchana, aku yakin eonnimu itu kuat. Dia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Nah, pergilah donghae sudah menunggumu”hibur jungsoo, nayoung pun ikut tersenyum

“ne, appa annyeong!!!”nayoung pun pergi sembari melambaikan tangannya pada appa menuju donghae yang kini sedang menunggunya.

(Author sarankan, kalian membaca bagian ini sambil mendengarkan lagu k.will. please don’t go)

Bel sekolah telah berbunyi, tak terasa pelajaran hari ini telah selesai. Yoori dengan cepat memasukkan bukunya ke dalam tasnya. Ia ingin mengejar seseorang yang membuatnya frustasi. Ia berlari keluar kelas dan memburu orang tersebut, dan akhirnya ia berhasil menyamakan langkah orang tersebut. Namja itu hanya menatapnya datar dan tidak berbicara sepatah kata pun.

“kyuhyun-ah… tolong beri aku kesempatan lagi untuk menjelaskan semuanya”kata yoori dengan nafas yang memburu, ia berpikir namja ini berjalan sangat cepat dan membuatnya ngos2an

“tak ada yang perlu di bicarakan lagi”jawab kyuhyun dingin, sebenarnya yoori sangat sakit mendengar perkataan kyuhyun. Tetapi, ia bertekad ia harus menyelesaikan ini semua. Kyuhyun pun melangkah pergi meninggalkan yoori. Tetapi dengan cepat yoori menahan kyuhyun dengan memeluknya dari belakang

“jebal….dengarkan aku dulu kyuhyun-ah”kata yoori yang kini berusaha meyakinkan kyuhyun. Dengan tenaga yang ada yoori menahan kyuhyun agar tidak pergi. Kyuhyun hanya terdiam di pelukan yoori. Yoori pun menarik tangan kyuhyun agar pergi dari tempat itu, karena mereka sedang menjadi pusat perhatian.

Yoori membawa kyuhyun di taman belakang sekolah, mereka kini berada di bawah pohon tempat kesukaan yoori. Kyuhyun hanya terdiam menatap yoori tajam.

“kyuhyun-ah, kali ini tolong dengarkan aku”kata yoori memohon, ia masih menahan air matanya.

“apa lagi yang harus aku dengarkan yoori-ya? Semuanya sudah jelas, aku melihat semuanya. Aku melihat kau tertawa bersamanya,kau membiarkan dia menyentuh kepalamu, kau memegang bahunya dan membiarkan dia mengantarmu pulang. Sedangkan aku yang namja chingumu, aku hanya bisa melihatmu pergi dengan namja lain. Sebenarnya kau anggap apa aku ini eoh?”kyuhyun kini meluapkan semua emosinya, seketika air mata yoori jatuh, badannya bergetar hebat sehingga ia jatuh terduduk di tanah berumput itu. Tangisan yang kini ia tahan selama ini pecah begitu saja, bukan tangisan diam yang ia tunjukkan kini ia menangis dengan suara yang keras dan sampai sesegukan.

“mianhae kyuhyun-ah, jeongmal mianhae. Aku memang salah membiarkan namja lain menyentuhku, membiarkan namja lain mengantarku pulang padahal aku sudah menjadi milikmu. Tetapi, sungguh aku tidak bermaksud seperti itu. Eunhyuk oppa adalah teman kecilku yang sudah ku anggap sebagai oppa kandungku, tidak lebih kyuhyun-ah”jelas yoori dengan nada tinggi dan masih menangis.

“kau tahu betapa menderitanya aku ketika kau bilang, aku sudah tidak peduli denganmu lagi. Padahal akhir2 ini aku tertimpa masalah berat. Nayoung sakit karena donghae membohonginya dan aku di jodohkan dengan eunhyuk oppa. Kami berdua tidak mau tetapi ini adalah permintaan eommaku. Aku bingung kyuhyun-ah, ini permintaan eommaku yang sudah tiada tetapi aku tidak bisa. Aku sangat bingung. di saat kondisiku sedang bingung, aku membutuhkanmu agar aku bisa kuat menjalaninya tetapi kau malah meninggalkanku” kyuhyun hanya terdiam mendengar penjelasan yoori. Sebenarnya ia sangat sakit melihat yeoja yang di cintai menangis di hadapannya. Tetapi, emosinya masih terlalu kuat saat ini.

“baiklah, kalau itu maumu kyuhyun-ah. Kau memang sudah tidak peduli padaku lagi, tetapi jangan katakan kalau kau ingin meninggalkanku. Biar aku yang meninggalkanmu”yoori kini berdiri lalu dengan tegar ia berkata seperti itu. Kyuhyun membulatkan matanya, apa maksudnya ini?. Yoori pun melangkahkan kakinya meninggalkan kyuhyun yang kini telah menjatuhkan air matanya. Tetapi, kyuhyun masih shock dengan perkataan yoori.

“yoori-ya, jebal kajima”teriak kyuhyun, tetapi yoori tidak menghiraukannya dan malah mempercepat langkahnya menjauhi kyuhyun. Kyuhyun mengerjarnya ia menahan yoori dengan mencengkaram lengan yoori. Tetapi yoori menepis tangan kyuhyun

“sudah terlambat kyuhyun-ah, aku sudah mengambil keputusan ini. Nan khalke”yoori pun berlari dengan air matanya yang masih mengalir di pipinya. Kyuhyun kini mematung dengan perkataan yoori, tiba-tiba tubuhnya ambruk di tanah. Ia menyesali perkataannya terhadap yoori. Ini semua karena sifat keras kepalanya.

“yoori-ya, jebal dorawa”teriak kyuhyun,ia mencengkram rambutnya sendiri. Kini ia mengutuk dirinya sendiri betapa bodohnya ia. Langit yang memang sedari tadi mendung kini menurunkan hujan sepertinya langit pun tahu bagaimana kesedihan kedua insan tersebut. Kyuhyun masih saja terduduk di tanah, tak peduli badannya kini basah akibat hujan. Tak lama ia pun tersadar akan sesuatu.

“yoori-ya, eodiga? Sekarang hujan, ia tidak tahan dengan air hujan. Ia akan sakit”kata kyuhyun dengan pandangan kosong, ia pun bangkit dan melihat sekelilingnya berharap yoori masih ada di pandangan matanya

“yoori-ya…eodiga?”Teriakannya tak kalah suara guntur yang menggelegar

“aku harus mencari yoori, yoori-ya”ia pun pergi dari tempat itu berharap ia bisa menemukan yoori

Langitpun telah gelap menandakan hari sudah malam, tetapi yoori yang kini sedang berjalan dengan tangisan yang belum reda tetapi tersamarkan oleh derasnya hujan, ia tidak peduli dengan keadaannya sekarang. Ia masih mengenakan seragam sekolah, tubuhnya basah kuyup karena terkena air hujan, ia pun tetap berjalan dengan tatapan kosong tetapi ia tidak tahu kemana ia akan pergi. Bahkan ia tidak sadar jalan ia yang lewati sangat sepi, tak ada orang yang lewat di jalan itu.

Tiba-tiba langkah yoorit terhenti karena 3 orang namja menghalanginya. Mereka adalah preman yang tengah mabuk dengan badan yang basah juga. Mereka menatap seduktif yoori, yoori sedikit terkejut dengan datangnya preman-preman itu

“aigo, gadis manis..kenapa main hujan2an. Bagaimana kalau kamu bergabung dengan kita eoh” kata salah satu preman itu, yoori hanya menatap mereka kosong

“pergilah, jangan mengganguku”kata yoori dengan nada datar dan dingin, preman itu seketika tertawa

“yak, anak kecil mau melawan kami?”tantang preman itu

“aku bisa mengalahkan kalian semua tetapi aku sekarang tidak mood melakukannya”jelas yoori masih dengan nada dingin

“mwoya? Dasar anak kecil”mereka terpancing emosi dan akhirnya mengeroyok yoori, tetapi yoori dengan sekuat tenaga melawannya. Ia sedikit terkejut melihat salah satu preman membawa sebuah pisau. Dengan hati-hati ia menghindar serangan preman itu. Tetapi, karena badannya kini lemah akibat tadi dan terkena hujan, pisau itu berhasil mengenai perutnya.

Preman itu terkejut karena yoori berhasil roboh akibat pisau itu, mereka pun kabur karena takut terlibat. Yoori yang kini terduduk di jalan sambil memegang perutnya yang mengeluarkan darah. Ia meringis ketika ia mencoba melepas pisau itu. Dan ia berhasil melepasnya dan sedetik kemudian pandangannya menjadi hitam dan ambruk seketika.

Kyuhyun masih mencari keberadaan yoori, walaupun hujan semakin deras ia masih berlari menyusuri semua tempat agar bisa menemukan yoori. Tak lama ia melihat seseorang yang tergelatk di tengah jalan yang sepi. Ia terkejut melihat orang itu ternyata adalah yoori. Ia mengangkat badan yoori yang kini tak sadarkan diri

“yoori-ya, ireona”kata kyuhyun panik, sembari menepuk2 pipinya, matanya tak sengaja melihat seragam sekolah yoori penuh bercak darah. Ia pun semakin panik, kini ia kembali mengeluarkan air matanya.

“yoori-ya, jebal ireona…kajima, jebal kajima yoori-ya.”teriak kyuhyun frustasi

“Mianhaeyo, jebal maafkan aku yoori-ya”kata kyuhyun di sela tangisannya ia pun memeluk erat yoori.

TBC

Huuuuaaa!!!!!!! *teriak gaje. Kenapa ceritanya semakin hancur saja T_T

Annyeong reader!!! Otte?? Apakah semakin jelek ceritanya??. Ok sudah part 12 ternyata dan part 13 adalah ending *horeee!!!. Kita lihat part selanjutnya apakah happy ending atau sad ending wkwkwk *ketawa jahat. Ayo komen- komen, sejelek2nya ff ini readers harus memberikan komentar agar author tahu dimana letak kesalahannya. Okk!! Gomawo ^_^

6 Comments (+add yours?)

  1. Babyfishevil
    Jul 17, 2013 @ 09:15:36

    Wah, udah mau end aja nih,, entah kenapa di part ini feel.nya kurang, tapi bagus koq…
    Next……………

    Reply

  2. Choi Eun Kyung
    Jul 17, 2013 @ 11:46:11

    Uwaa mkin seru aJha thor
    next thor …..

    Reply

  3. yuni
    Jul 17, 2013 @ 11:57:00

    Huuaaa… (╥_╥)

    Yoori nya kasian …

    Yahh Üϑάн mau end …
    Padahal seru …

    Perpanjang lagi dh thor ,,, and pastinya happy ending yahh ,.. ^^

    Reply

  4. ocha
    Jul 18, 2013 @ 07:44:45

    Makin seru aja nih
    Next part asap ya

    Reply

  5. agetha camomile
    Jul 21, 2013 @ 14:51:39

    mwoooooo
    jngan sad ending donk.. 😀

    Reply

  6. Parkminyoung
    Jul 26, 2013 @ 14:18:37

    Ckckck..
    Penyesalan emg selalu dtng terlambat..
    Tapi gak sabar next chapnya

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: