[Special Post for Heechul Event] The Ugly Ducking and The Demon Prince

Judul : The Ugly Duckling and The Demon Prince

Author : Juny

Main Cast : Kim Heechul, Park Gein (OC)

Genre : Romance, Oneshot, dll

Rating : –

Hey… semua, ini ff oneshot pertama ku yang aku kirim buat event. FF ini murni isi pikiran saya, hasil kerja keras saya. Jadi, tolong hargai dengan memberi komentar apapun itu. Karena ini ff pertama yang saya kirim untuk event, mohon maaf kalau ceritanya gak nyambung atau gak jelas. Soalnya biar sesuai ama persyaratan yang diminta. Kalau buat poster, saya seadanya aja, soalnya gak terlalu jago buat poster untuk ff. Dan saya mau berterima kasih buat yang mau baca ff buatanku ini dan udah mau publish nih ff. Oke sekian dari saya, terimah kasih 😀

The Ugly Duckling and The Demon Prince

***

Pagi yang cerah di kota Seoul. Orang-orang yang sudah memulai kegiatannya di pagi hari termasuk Gein yang sedang  menyiapkan sarapan untuk ibu tercintanya.  Gein,  seorang gadis yang hidup berdua dengan ibunya di sebuah rumah sederhana yang cukup memberi mereka kenyamanan dan kehangatan. Dia  seorang gadis biasa yang sedang kuliah di Kyunghee University dan melakukan pekerjaan paruh waktu untuk menabung walaupun dia mendapat beasiswa penuh untuk kuliah. Segala sesuatu yang dia lakukan untuk ibunya ,keluarga satu-satunya yang dia miliki karena ayahnya sudah meninggal 2 tahun yang lalu karena serangan jantung.

“ibu, ayo sarapan” panggil Gein dari ruang makan sambil melepaskan celemeknya.

Ibu Gein keluar dari kamar menuju ruang makan. Di ruang makan dia melihat Gein yang sudah duduk manis menunggunya. Diapun duduk didepan Gein sambil tersenyum pada anak gadis satu-satunya.

“sepertinya enak, selamat makan” ucap wanita paruh baya tesebut sambil menepuk tangan di depan wajahnya.

Gein tersenyum melihat ibunya. Diapun mulai makan setelah ibunya. Gein terlihat bahagia melihat ibunya yang bahagia. Menurutnya, ibunya adalah harta yang tak ternilai harganya dibandingkan apapun di dunia ini. Setelah selesai sarapan Gein membereskan meja dan mencuci piring sedangkan ibunya sedang bersiap-siap untuk pergi bekerja. Semua pekerjaan rumah sudah selesai, Gein mengambil tasnya dan berpamitan pada ibunya.

“Ibu aku pergi kuliah dulu. Ibu hati-hati dujalan dan makan tepat waktu. Aku sudah membuat bekal untuk ibu” gein melambaikan tangannya pada ibunya dan pergi menuju halte bis.

***

Kyunghae University

09:00 AM

Dengan langkah penuh percaya diri seorang pria tampan berjalan di koridor kampus dengan diikuti banyak gadis dibelakangnya karena terpesona.  Pria tersebut tersenyum mendengar suara salah satu gadis di belakangnya yang memujinya.

“Heechul pria kaya, pintar, dan tampan. Dia adalah ciptaan Tuhan yang sangat sempurna”

Kim Heechul, seorang pria tampan yang disukai banyak gadis tetapi memiliki sifat yang buruk. Semua yang dia inginkan harus terkabul. Dia paling benci dengan gadis yang baik dan buruk rupa. Dia senang menghambur-hamburkan uang untuk perawatan dan berpesta. Tetapi, banyak gadis yang terpesona dengan ketampanannya. Dibalik sifat buruknya itu, dia adalah pria yang cerdas. Walaupun dia senang bertindak sesuka hatinya, dia sadar bahwa dia memiliki tanggung jawab yang besar untuk meneruskan perusahaan yang sudah di dirikan oleh leluhurnya dulu.

Heechul di beri kebebasan untuk melakukan apaun yang dia inginkan, termasuk mencari pasangan. Orangtuanya tidak mempedulikan orang dari kalangan mana yang akan menjadi keluarganya. Yang terpenting bagi mereka adalah pasangan yang dia pilih dapat menemaninya seumur hidupnya dan hanya berbakti pada keluarga. Orangtuanya sangat sibuk dan jarang ada di rumah, terkadang Heechul merasa kesepian. Dia akan pergi berpesta ,jika dia merasa kesepian dan bosan bahkan dia pernah terlibat masalah di bar hanya karena dia mabuk dan lupa daratan. Dia adalah pria yang egois tapi memiliki sisi yang baik.

***

Gein dengan gayanya seperti biasa menggunakan sepatu sneaker, baju kemeja kotak-kotak kebesaran, celana jeans panjang, rambut hitam panjang yang dikepang dua, dan kacamata yang menghiasai mata indahnya, berjalan menuju kelasnya bersama kekasihnya, Han Ji Won. Mungkin agak sedikit aneh, Han Ji Won salah satu mahasiswa kaya dan tampan di Kyunghee University berpacaran dengan gadis biasa yaitu Park Gein yang menurut semua mahasiswa pria adalah gadis paling buruk rupa diantara semua mahasiswa perempuan. Gein merasa ada yang aneh dari Ji Won, karena mau berpacaran dengannya. Tapi, karena dia menyukai Ji Won, Geinpun membuang semua kebingungannya itu.

Menurut Gein, Ji Won adalah pria yang baik walaupun dia orang yang sangat dingin padanya dan cuek mengenai keadaannya. Tapi, Gein sangat menyukainya karena jantungnya selalu berdegup dengan keras jika bersama Ji Won. Gein selalu berjalan di belakang Ji Won, dia senang mengerjakan apapun yang membuat Ji Won senang, dari mengerjakan pr Ji Won sampai membawakan barang-barang Ji Won.  Gein sering mendapatkan perlakuan kasar dari fans-fans Ji Won tapi dia tetap bertahan di sisi Ji Won. Di kelas Gein duduk dibelakang Ji Won karena Ji Won tidak suka jika Gein duduk di sampingnya. Gein membuka tasnya dan mengeluarkan buku catatanya.

Heechul masuk kelas dan dia melihat tempat duduk yang kosong untuknya. Dia melihat tempat kosong di samping seorang gadis berkacamata. Dia terlihat tidak senang dengan penampilan gadis tersebut, tapi karena sudah tidak ada kursi yang kosong Heechulpun pasrah.

Gein melihat Heechul duduk disampingnya. Dia terlihat sedikit kaget karena Heechul mau duduk disampingnya karena setau Gein yang mau duduk di sampingnya bukan pria tampan dan kaya tapi seorang gadis berkacamata seperti dirinya. Heechul melihat Gein yang terus memperhatikannya.

“jangan melihatku seperti itu, aku tau aku tampan” kata-kata Heechul membuat Gein salah tingkah.

“Gein mana pr ku?” suara Ji Won membuat Gein mengambil tasnya dan mencari tugas Ji Won. Gein terlihat panik.

“Gein cepat, Pak Kim menyuruh kita mengumpulkan tugas tersebut”

“aku sedang mencarinya Ji Won” Gein Membongkar isi tasnya tapi tidak menemukan tugas Ji Won. Yang dia temukan hanya tugasnya tapi belum di beri nama. Gein mengingat sesuatu.

“Ji Won maafkan aku, aku lupa membawa tugas mu” Gein menundukkan wajahnya karena  takut.

“apa kau bilang?kenapa kau bisa lupa?aku akan di hukum karena ulah mu” Ji Won marah pada Gein.

“ini tugas ku” Gein menyerahkan tugasnya “kau hanya tinggal menuliskan nama mu saja” Gein tidak tau sedari tadi Heechul mendengar percakapannya dengan Ji Won. Heechul tersenyum dengan sinis melihat kemalangan Gein. Ji Won mengambil tugas Gein dan menuliskan namanya setelah itu dia bangkit dari kursinya untuk mengumpulkan tugas Gein yang menjadi miliknya.

“dasar bodoh” Gein berbalik melihat Heechul yang tersenyum meremehkannya. “memang aku bodoh” balas Gein dengan nada suara menantang. Heechul tidak membalas Gein tapi mengangkat tangannya dengan wajah datar. Pak Kim yang melihat tangan Heechul bertanya “ada apa Heechul?” dengan santainya Heechul menjawab “saya tidak membawa tugas,  saya akan keluar kelas sekarang” Heechul berdiri dan menoleh pada Gein “lebih baik kau keluar sekarang daripada harus mendengar ocehan pak tua itu” Gein terkejut melihat Heechul yang bertindak sesuka hatinya.  Gein terus melihat Heechul yang berjalan keluar kelas. Saat pintu tertutup Gein berdiri dan menghadap pak Kim yang sedang berdiri bersama Ji Won “saya juga tidak membawa tugas, saya akan keluar” Gein keluar dengan terburu-buru. Pak Kim terkejut melihat dua murid cerdas di Kyunghee tidak mengarjakan tugas yang membuatnya marah dan berteriak “Kim Heechul, Park Gein, tugas kalian saya tambah dua kali lipat dan besok haru di kumpul” Gein yang berdiri diluar kelas dapat mendengar teriakan Pak Kim hanya pasrah mendapat tugas tambahan sedangkan Heechul yang bersender di samping kelas hanya tertawa.

“kenapa kau tertatawa?” suara ketus Gein membuat Heechul diam dan menunjukkan senyuman membunuhnya “aku tidak menyangka itik buruk rupa seperti mu mengikuti pangeran iblis seperti diri ku ini” gein berbalik meninggalkan Heechul dan berkata “aku tidak mengikuti mu tapi aku ingin melakukan apa yang aku inginkan” Heechul tidak memperdulikan kata-kata Gein karena dia sudah lebih dulu melangkah di depan Gein. Sebelum jarak mereka semakin jauh Heechul berteriak “kau itik buruk rupa, ubahlah penampilan mu dan pria yang bernama Ji Won itu hanya memanfaatkan mu”

***

Black Rabbit Restaurant

09:00 PM

“Dia pikir dia siapa, seenaknya menyuruhku merubah penampilan dan mengatakan Ji Won memanfaatkan aku” dengan kesalnya Gein mengerjakan pekerjaan paruh waktunya. “andaikan membunuh bukan dosa, pasti aku akan melemparkan pisau ke jantungnya saat itu juga.” Gein meremas-remas lap yang dia pegang saking kesalnya  dengan Heechul.

Gein berusaha menenangkan dirinya karena pekerjaannya yang sangat banyak. Dia sedikit tenang karena tugas yang diberi pak Kim sudah selesai. Dia melihat pekerjaannya yang masih banyak dan menghela nafas karena lelah. Gein mengambil handphonenya dari saku roknya. Dia menekan angka satu untuk menelfon ibunya.  Gein mendengar suara ibunya yang terdengar lelah. “yeobseo gein-ah” Gein merasa tenang mendengar suara ibunya yang lembut. “ibu, jangan menungguku pulang karena aku akan lembur hari ini”. “baiklah, jaga diri mu ya” Gein mengangguk dan berkata “baiklah bu” gein menutup pangilannya dan melanjutkan pekerjaan lagi.

***

Black Eyes Bar

11:00 PM

Heechul sedang mabuk dan dibopong keluar dari bar karena mabuk berat.  Heechul melawan karena ingin kembali minum dan berpesta. “lepaskan aku, kalian tidak tau siapa aku” Heechul melepas tangan dari orang-orang yang membopongnya. “maaf anda sudah terlalu mabuk” terdengar suara salah satu staf yang membopong Heechul keluar. Heechul berjalan kembali masuk ke bar tapi didepan pintu sudah ada yang  menghalangi Heechul. “anda dilarang masuk” Heechul marah dan mendorong orang itu, dia mendaratkan sebuah pukulan pada orang memegangnya. Orang – orang berdatangan melihat Heechul memukul salah satu staf bar.

Gein yang berjalan pulang melihat banyak kerumunan orang-orang, berlari menuju kerumunan tersebut.  Gein menutup mulutnya saat melihat Heechul yang mabuk memukul seorang pria yang lebih besar darinya. Gein berjalan mendekati Heechul dan berteriak di telinga Heechul “pangeran Iblis, apa yang kau lakukan bodoh?” Heechul menoleh ke arah Gein yang sedang membungkuk meminta maaf kepada orang-orang yang dipukul Heechul. Orang-orang yang menonton perkelahian Heechul pergi karena tidak ada tontonan lagi. Gein melihat Heechul yang tidak kuat berdiri lagi karena mabuk. Gein mengepalkan tangannya dan meniupnya, dia melihat wajah Heechul dan tersenyum “rasakan ini” gein memukul wajah Heechul. Gein tertawa puas melihat Heechul yang terbaring di jalan. Heechul tidak bisa membalas karena dia sudah tidak sanggup lagi untuk bangun. Gein mendekat pada Heechul dan membantunya bangun. Dia melingkarkan tangan Heechul di pundaknya dan berjalan ke samping jalan untuk memanggil taxi.

***

Kim’s House

11:50 PM

Gein membayar taxi lalu mengeluarkan Heechul yang tertidur di taxi. Gein menekan bel rumah Heechul beberapa detik kemudian seorang pria paruh baya keluar. Gein tersenyum dan dipersilakan masuk karena pria tersebut melihat Gein sedang membopong tuannya. Gein berjalan menuju kamar Heechul dan dibantu oleh pria yang membukakan pintu untuknya.

“nona anda siapa?” tanya pria tersebut

“perkenalkan nama saya Park Gein” gein memperkenalkan diri pada pria tersebut

“oh… nama saya Han Kyu Jong” pria paruh baya tersebut memperkenalkan diri

“sepertinya tugas saya sudah selesai, saya pamit pulang dulu” gein hendak berjalan pulang tapi langkahnya terhenti karena Heechul memegang tangannya.

“jangan pergi, aku takut” suara Heechul membuat  Gein menemani Heechul tidur hingga dia melepaskan tangan Gein. Pak Han pamit meninggalkan Gein dan Heechul. Saat pak Han keluar dari kar Heechul, Gein melihat wajah Heechul yang tertidur dengan tenang. “sebenarnya kau tampan, tapi sifat buruk mu yang menutupi ketampanan mu”  Gein duduk di samping Heechul. Gein merasa ekspresi wajah Heechul sedikit berubah. Gein berusaha membuat Heechul nyaman dengan sedikit menyingkir tapi Heechul bangun dan muntah di bajunya. Gein diam melihat bajunya yang kotor dengan muntah Heechul sedangkan Heechul kembali tidur dengan tenang. Gein marah melihat pakaiannya yang kotor dan bau. Gein melepaskan tangan Heechul dan berjalan ke kamar kecil di kamar Heechul. Tapi Gein membuka pintu yang salah, karena dia membuka kamar yang berisi semua pakaian Heechul. Gein masuk dan melihat semua pakaian Heechul. Gein mengambil satu kemeja Heechul “aku akan meminjam ini sampai pakaian ku kering lalu pergi dari rumahnya” gein keluar menuju ruang di samping kamar pakaian.

Di kamar kecil Gein mengganti pakaiannya dengan kemeja Heechul yang menutupi sebagian tubuhnya dan memperlihatkan kakinya yang mulus.  Gein keluar dari kamar kecil, dia melihat minuman berwarna coklat bening di meja dekat ranjang Heechul. Gein  menuangkan minuman tersebut ke gelas yang sudah tersedia di meja tersebut, Gein meminum minuman tersebut. dia duduk diranjang Heechul dan melirik Heechul yang sedang tidur menghadap dirinya, dia melepaskan kaca matanya dan melepasan ikatan rambutnya “kenapa kepalaku pusing setelah meminum minuman tersebut? dan minuman tersebut rasanya pahit”Gein merasa pusing dan matanya terasa berat, dia berusaha untuk bangun tapi semuanya sudah berubah jadi gelap.

***

Kim’s House

08:00 AM

Orangtua Heechul kembali dari perjalanan bisnisnya, mereka berjalan menuju kamar Hechul karena merindukan anaknya. Tuan Kim membukakan pintu untu istrinya, nyonya Kim. Tapi, mereka sangat terkejut melihat anaknya tidur dengan seorang gadis dan dia memeluk gadis tersebut.

“Kim Heechul bangun!” teriak nyonya Kim yang membuat Heechul semakin mengeratkan pelukannya pada gadis itu.

“Kim Heechul bangun!” kali ini ayah Heechul yang berteriak yang membuat Heechul bangun dengan cepat.

“kalian sudah pulang?” tanya Heechul setengah sadar.

“apa yang kau lakukan dengan gadis itu?” tanya Nyonya Kim Pada Heechul sambil menunjuk gadis di samping Heechul.

“gadis?” Heechul bingung, dia melihat apa yang di tunjuk ibunya. Mata Heechul membulat melihat gadis tidur di ranjangnya dan menggunakan kemejanya.

“ibu, ayah, aku tidak mengenalnya” Heechul mencoba menjelaskan apa yang terjadi. Tapi, mereka tidak percaya.

Nyonya Kim berjalan mendekat pada gadis yang tidur di samping Heechul, dia meraba wajah gadis itu yang membuat gadis itu membuka matanya perlahan. Nyonya Kim tersenyum pada gadis itu dan bertanya “siapa nama mu gadis cantik?” gadis itu bangun dari tidurnya dan mengambil kacamatanya di meja lalu mengenakannya. “saya Park Gein” jawab gadis itu yang ternyata adalah Gein sambil memegang kepalanya yang sakit.

“Park Ge… Gein” Heechul mengucapkan nama Gein dengan terbata – bata karena terlalu terkejut. Gein yang mendengar namanya disebut menoleh ke arah suara tersebut.

“kenapa kau tidak memakai baju?” Gein bingung melihat Heechul yang tidak menggunakan baju.

“seharusnya aku yang bertanya pada mu, kenapa kau bisa ada di kamarku, tidur di ranjangku dan menggunakan kemejaku?” Heechul menunjuk wajah Gein yang sedang bingung.

“memangnya aku ada…” Gein menghentikan kata-katanya karena mengingat kejadian tadi malam “aku tidur di ranjang mu kerena meminum minuman itu” Gein menunjuk minuman berwarna Coklat bening yang ada di meja. Semua mata melihat ke arah yang ditunjuk Gein. “karena kau mabuk tadi malam, aku mengantar mu pulang tapi kau mala muntah di bajuku saat di kamar ini. Jadi, aku meminjam kemeja mu dan karena aku merasa haus tadi malam, aku meminum minuman itu karena tidak ada minuman lain tapi entah kenapa kepalaku jadi pusing dan semua berubah jadi gelap”

“jadi, semua adalah kesalaan mu” Gein menundukkan kepalanya karena malu. “tapi, kau tidak melakukan apapun pada…” “aku tidak melakukan apapun pada mu” Heechul memotong kalimat Gein karena tau apa yang dipikirkan Gein.

“oh… seperti itu” Nyonya Kim merasa lega “tapi, ibu tetap pada pendirian ibu” Heechul bingung dengan apa yang dikatakan ibunya “maksud ibu?”

“apa ayah setuju?” nyonya Kim tidak memperdulikan pertanyaan Heechul.

“ayah setuju” Heechul dan Gein merasa ada yang aneh.

“baiklah, ayah sudah setuju dan sekarang tinggal meminta persetujuan orangtua Gein untuk menjodohkan kalian. Heechul dan Gein saling menatap

“MWO….”

“ ANDWE…”

***

Namsan Tower

04:00 Pm

Heechul dan Gein sedang duduk di bawah pohon dengan wajah lesuh. “percuma kita memikirkan cara untuk membatakan perjodohan bodoh ini” Heechul merasa putus asa dengan rencana ibunya.  Gein berteriak pada Heechul“jangan mengelu, cepat berpikir. Bagaimanapun kita harus membatalkan perjodohan ini”

“ya… kau pikir mudah memikirkan sebuah rencana. Bagaimana kita membatalkan perjodohan ini, jika ibu mu juga setuju dan satu lagi perjodohan gila ini semua ada karena kaesalahan mu, itik buruk rupa” Gein terdiam melihat Heechul yang marah

“maaf, ini memang kesalahanku” Gein menunduk karena merasa bersalah pada Heechul.

“aish… tidak ada gunanya meminta maaf, semuanya sudah terjadi” Heechul menutup wajahnya dengan kedua tangannya karena frustasi.

“tapi, ini juga kesalahan mu” Gein membela diri.

“yak” Heechul berteriak pada Gein yang membuat Gein takut

Mereka diam beberapa saat yang membuat Heechul merasa bersalah karena sudah memarahi Gein. “itik sebenarnya tadi kau terlihat sedikit manis waktu kau tidur” Heechul berusaha mencairkan suasana. Tapi, tidak mendapat balasan dari Gein, Heechul berbalik melihat Gein.

“kenapa kau menangis?” Heechul bingung harus melakukan apa melihat gein yang menangis. Karena tidak mendapat jawaban dari Gein, Heechul mengikuti arah pandangan Gein.

Heechul tersenyum melihat Ji Won yang sedang mencium seorang gadis “jadi, kau menangis untuk pria seperti dia?” Gein hanya menangis mendengar pertanyaan Heechul.

Heechul menarik Gein dan berjalan menuju Ji Won. Ji Won melihat Gein dan Heechul yang berdiri dihadapannya. Dia berdiri lalu tersenyum dan melihat Gein yang berlinangan airmata “baiklah Park Gein kau sudah melihat semuanya. Jadi, lebih baik kita put…” kata-kata JI Won terpotong karena sebuah pukulan dari Heechul mendarat di wajahnya. “pria sampah seperti mu, seharusnya tidak ada di dunia ini. Kau akan menyesal karena sudah mencampakkan gadis ini” Heechul menarik Gein pergi dari tempat itu.

“Park Gein, aku akan merubah mu menjadi Cinderella yang akan menjadi pendampingku untuk selamanya”

***

Kyunghee University

08:30 AM

Semua mata melihat Heechul yang turun dari mobil sportnya. Banyak gadis yang mulai berlari ke arahnya. Tapi, langkah mereka berhenti saat Heechul membuka pintu untuk seseorang gadis yang sangat cantik yang belum pernah mereka lihat.

Heechul tersenyum lalu menawarkan tangannya “Gein, mari kita buat seluruh orang di tempat ini kagum pada diri mu yang baru” tanpa ragu Gein melingkarkan tangannya pada tangan Heechul “aku sudah siap Heechul” Dengan langkah yang pasti mereka berjalan beriringan menuju kelas.

Gein dan Heechul duduk bersebelahan di belakang kelas karena Heechul tau Gein merasa aneh dengan tatapan orang-orang yang ada di kelas. “Heechul, aku takut” Gein meremas buku catatannya yang sudah dia siapkan di mejanya. Heechul tersenyum padanya dan mengelus kepalanya “tenang ada aku disini” Gein merasa jantungnya berdegup kencang dan pipinya terasa panas karena perlakuan Heechul. Gein menundukkan kepalanya karena malu yang membuat Heechul gemas melihat ekspresi Gein.

Pintu kelas terbuka, Ji Won dengan gadis yang bersamanya kemarin datang dengan bergandengan tangan. Heechul yang melihatnya berdiri “kau sudah datang?” Ji Won yang melihat Heechul merasa terganggu. “kita pergi saja”  Ji Won mengajak kekasihnya pergi. “kau tidak usah pergi” mereka berhenti “karena aku dan Gein yang akan pergi” Ji Won berbalik melihat seorang gadis yang berpegangan tangan dengan Heechul.

Ji Won terkejut melihat perubahan Gein. Bahkan dia merasa Gein lebih cantik dari kekasihnya. Heechul dan Gein berhenti di depan pintu lalu berbalik menghadap Ji Won “jangan pernah berpikir untuk menyakiti Gein karena aku adalah calon suaminya” semua orang yang mendengar perkataan Heechul terkejut sedangkan Gein sudah tidak bisa mengatur kerja jantungnya. “Gein ayo kita pergi”

“selamat tinggal Ji Won” Gein membungkuk  pada Ji Won “dan terima kasih. Karena kau, aku tau cinta yang sebenarnya” Gein tersenyum lalu meninggalkan kelas bersama Heechul.

***

“aku pikir kau akan membawaku ke tempat yang romantis” Gein mengelu pada Heechul yang membawanya ke perpustakaan yang sepi.

“memangnya kau berharap aku menjadi orang romatis dalam sekejap?”

“tidak, hanya saja kau terlihat keren tadi”

“kau baru tau aku keren” Heechul mengedipkan matanya pada Gein.

“itu tadi, bukan sekarang”

“memangnya sekarang aku terlihat semakin tampan atau semakin keren?”

“aish…”

“jawaban apa itu?”

“aku mau kembali ke kelas untuk belajar. Tidak ada gunanya aku bersama mu di perpustakaan” Gein berdiri meninggalkan Heechul tapi, Gein menghentikan langkahnya karena Heechul menariknya kembali untuk duduk.

“yak… Kim Heechul sak…” Gein menghentikan kata-katanya karena bibir Heechul sudah menempel di bibirnya.

“Park Gein, maukah kau menikah denganku?”

“aku mau”

END

9 Comments (+add yours?)

  1. Babyfishevil
    Aug 01, 2013 @ 12:00:41

    Alurnya kecepetan, tapi bagus…

    Reply

  2. sabaniyyah
    Aug 01, 2013 @ 20:21:10

    ia ceritanya kurang panjang, tapi bagus ko ^^

    Reply

  3. Flo
    Aug 01, 2013 @ 21:34:46

    kecepetan thor, padahal bagus lho ceritanya, aku suka…
    dibikin sequelnya dong…

    Reply

  4. Pink Sista
    Aug 02, 2013 @ 12:44:41

    Yahh… Endingnya masih gantung thoorrr.. Ibunya itu gimana??? Trus heechul katanya anak lintah darat yg mukulin ibunya, kok ayahnya ga ngenalin si gein?? Trus si dokternya gimana tuh??

    But overall bagus kok, 🙂 keep writing! FIGHTING!! ^^

    Reply

  5. park jikyu
    Aug 02, 2013 @ 13:30:35

    huaaaa baguuuus thor !!

    Reply

  6. yulia
    Aug 03, 2013 @ 14:48:08

    jd makin kangen sm Heechul…

    Reply

  7. dita
    Feb 07, 2014 @ 18:30:21

    “aku mau” udah gitu aja?! endingnya gantung banget thor.
    tapi ceritanya bagus kok 🙂

    Reply

  8. surya
    Mar 09, 2014 @ 16:38:26

    sequel thor ^^

    ceritanya udh bagus. perlu penjelasan tambahan di beberarap bagian. sequel ya hahaha

    Reply

  9. nianamyoung
    Aug 04, 2014 @ 22:29:00

    alur kecepetan thourrr cullie oppa kurang galak jafi kurang greget ffnya wkwk tapi daebakkk

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: