I Wanna Love You [6/?]

“I Wanna Love You”

Author        : Aniendyaratri

Title            : I Wanna Love You

Cast            : Sorry, you can find by your self!

Genre          : Romance

Rating         : Teenager

Disclaimer  :

FF ini adalah FF pertamaku. Terinspirasi dari lagu EunHae di SS3 lalu. Kritik dan saran sangat aku perluin untuk menunjang karya-karyaku berikutnya. Jangan lupa follow aku @janeeaniendya. Don’t be a plagiaters!

 

Happy reading!!

~Aniendya–presents~

 

 

“Tan Han Ju”

 

Hangeng akhirnya bisa menyelesaikan kalimatnya. Kini semua member telah mendapatkan seluruh bukti. Pikiran semua member melayang mencari sosok seseorang yang memiliki nama indah itu.

 

Eunhyuk yang sedari tadi diam mulai mencari nama itu. Otaknya memutar kejadian beberapa bulan lalu. Otaknya memutar dengan sangat cepat. Ia tak bisa mencegahnya.

 

|||“patnerku…” || “Tan Han Woo”… || “tapi lebih suka Han Ju”… || “Han Woo”… ||“Han Ju…” |||

 

Otak Eunhyuk berputar cepat. Video diotaknya tak dapat dihentikan. Jika tidak, bisakah otaknya memperlambat adegannya. Entah bagaimana, otak Eunhyuk mulai melambat, begitu pula video di otaknya itu.

 

|| “siapa kau?” | “aku?A…aku patner dance EunHae nanti” | “kau patnerku?” | “aku Lee Hyuk Jae, terserah kau memanggilmu apa. Tapi orang-orang memanggilku Eunhyuk” | “Tan Han Woo. Aku lebih suka nama asliku, kalau boleh, kau memanggilku Han Ju saja” | “baiklah, Hanju” ||

 

“kalian benar-benar melupakannya!” ucap Hangeng benar-benar kesal.

 

Bersamaan dengan itu, Eunhyuk kembali ke alam sadarnya. Ia langsung berdiri dan menatap Hanju. Para member telah menatapnya bingung.

 

“Tan… Han… Ju?” ucap Eunhyuk terbata-bata.

 

“benar!!” teriak Hangeng lega. Iya lega, masih ada yang mengingat adiknya. Ia ikut berdiri dan menatap member satu persatu dan berakhir pada Eunhyuk.

 

“tak sadarkah kalian?” tanya Hangeng. “ini, yeoja ini” Hangeng menunjuk-nunjuk Hanju.

 

“yeoja yang bersama kita ini. Bukankah dia bernama Hanju” ujar Hangeng menahan emosi.

 

“Hanju, Tan Han Ju. Kalian juga memanggilnya Hanju, kan”

 

Hangeng sudah tak tahan. Para member hanya menatap Hanju dengan mulut yang menganga. Pandangan Eunhyuk beralih pada Hangeng.

 

“Hyuk Jae-ah, kenapa aku tau, kau sedih karna seorang gadis?” tanya Hangeng pada Eunhyuk.

 

“karna gadis itu adalah yeodongsaengku sendiri”

 

“kau tak mengenaliku ketika aku menjemputnya di depan Lotte World kemarin” Hangeng mulai menceritakan kejadian sebernarnya, “Hanju pasti mengatakan namja yang bersamanya adalah namjachingunya, persis saat ia di China. Tapi, Hyukkie-ah, itu aku… kakaknya”

 

Hanju tak tahan. Air matanya spontan langsung keluar. Rahasianya telah terbongkar. Hanju mengambil tas kecilnya dan segera berlari keluar. Menuju taman yang tak jauh dari situ. Menumpahkan seluruh air matanya.

 

Kenapa ia menyembunyikan identitasnya? Ia hanya ingin hidup seperti gadis lain. Menjalankan seluruh program kuliah, jatuh cinta, tak dianggap berbeda. Hanya itu, ia hanya ingin itu. Kakaknya bahkan setuju untuk tidak mengatakan pada siapapun.

 

Kenapa? Kenapa kakaknya justru yang membongkar identitasnya? Ia bingung dengan hidupnya.

 

~o~

 

“HYUK JAE!!! KEJAR DIA!!” teriak Hangeng. “aku telah melanggar perjanjianku dengannya. Kumohon KEJAR DIA!!”

 

Tanpa berpikir panjang, Eunhyuk langsung melangkahkan kakinya keluar ruangan itu. Langkah kakinya terhenti, dimana dia harus mencari gadis itu? Memori diotaknya kembali mengingatkannya. Hanju, gadis itu sangat menyukai taman yang tak jauh dorm ini. Dengan senyuman tipis, Eunhyuk langsung melesatkan mobilnya menuju taman.

 

“Hanju-ya” Eunhyuk mengelus lembut kepala Hanju.

 

Hanju menoleh ke sumber suara. Ia lalu menghapus air mata yang membasahi pipinya. Eunhyuk membantunya berdiri. Tapi Hanju tak ingin, ia menepis uluran tangan Eunhyuk. Akhirnya Eunhyuk ikut terduduk disebelah Hanju.

 

“Hanju-ya, kenapa kau tak bercerita Hangeng hyung adalah kakakmu?” tanya Eunhyuk.

 

“kenapa harus tau?” jawab Hanju sinis “setelah semua orang tau, semua kejadian di China dulu akan terulang lagi”

 

“Hanju-ya, maukah kau bercerita padaku” Eunhyuk menatap Hanju serius.

 

“semua orang mengenalku. Aku adik seorang super star” Hanju mulai bercerita perasaannya yang sesungguhnya. “semua orang hanya memperhatikan Hangeng Oppa. Semua orang di kampus yang dulu tak memperhatikanku bahkan aku tak memiliki teman satupun, baru setelah teman-temanku mengetahuinya, mereka mendekatiku. Cih, mereka hanya ingin dekat dengan Hangeng oppa. Tak sedikit laki-laki yang akhirnya mendekatiku dan memanfaatkanku. Apa aku salah? Semua orang peduli padaku hanya karna aku adik Hangeng oppa. Aku ingin orang mengenaliku sebagai Tan Han Ju, bukan adik seorang super star” Hanju menyelesaikan ceritanya.

 

Baru pertama kali Hanju menceritakan isi hatinya pada orang lain. Termasuk kakaknya. Bahkan kakaknya hanya tahu alasannya dan tidak tahu apa yang Hanju alami dengan teman-temannya.

 

Apakah Hanju sangat menderita?, pikir Eunhyuk.

 

“Han” panggil Eunhyuk. “kembalilah ke dorm. Hangeng hyung sedang menunggumu”

 

Hanju berpikir sejenak. Hanju menatap namja disebelahnya lalu menganggukkan kepala. Eunhyuk membantu Hanju berdiri. Hanju menatap Eunhyuk yang telah berdiri di depannya. Eunhyuk menghapus air mata yang tersisa wajah Hanju lalu mencium kening Hanju. Hanju sedikit gugup dengan perlakuan Eunhyuk padanya.

 

Eunhyuk membawa Hanju memasuki mobilnya. Eunhyuk mulai menjalankan mobilnya. Saat melewati mini market, Eunhyuk memberhentikan mobilnya.

 

“aku keluar sebentar” ucap Eunhyuk mulai keluar dari mobilnya.

 

Tanpa penyamaran, Eunhyuk memasuki mini market itu. Setelah beberapa menit, Eunhyuk keluar dari mini market membawa membawa kantung plastik. Ia memasuki mobilnya lalu menyodorkan kantung plastiknya. Hanju membuka isi kantung plastik yang disodorkan padanya. Hanju menatap Eunhyuk.

 

“biasanya aku akan tenang setelah meminum susu strawberry. Kupikir kau akan menyukainya. Mian susu belgian coklatnya habis jadi aku belikan ini”

 

“Hyuk Jae-ssi…” Hanju memandang Eunhyuk tidak seperti biasanya.

 

“kenapa kau memanggilku dengan tambahan –ssi. Padahal kau memanggil member lain dengan sebutan ‘Oppa’” ucap Eunhyuk berusaha menetralkan suasana. “setidaknya kau bisa hilangkan kata –ssi itu, dan memanggilku dengan kata yang lebih akrab”

 

Hanju diam, tak menjawab pertanyaan dari Eunhyuk. Ia juga tak tahu kenapa ia memanggilnya begitu. Eunhyuk menatap kembali jalan didepannya, lalu menjalankan kembali mobilnya.

 

~.~

 

Hanju melangkahkan kakinya menuju pintu dorm diikuti Eunhyuk di belakangnya. Ia mendongak menatap dari bawah namja yang sekarang berdiri dihadapannya.

 

“aku minta maaf” ucap Hangeng.

 

Hanju terpaku. Mengapa kakaknya yang meminta maaf? Bukankah ia sendiri yang salah? Hanju menghentikan aktivitas otaknya. Ia menatap wajah kakaknya dalam-dalam. Hanju memeluk Hangeng tiba-tiba. Air matanya tumpah tepat di dada bidang Hangeng.

 

“aniyo, aku yang minta maaf” ucap Hanju terisak, “aku menyembunyikanmu. Aku lebih mementingkan kepentinganku sendiri”

 

“ah Hanju, kau bicara apa?” ujar Hangeng, “oppa-mu ini belum mahir bahasa korea”

 

“ah, oppa-ya. Jangan berbohong!” Hanju mulai melepas pelukannya dan menatap kakaknya. “kau sudah mahir, sangat mahir malah”.

 

Hangeng kembali menarik Hanju kedalam dekapannya. “aku tahu alasanmu. Aku juga tak apa” Hangeng memberhentikan kalimatnya. “yang bermasalah adalah namja yang kau bohongi kemarin”

 

Hanju menyatukan kedua alisnya. Ah, Lee Hyuk Jae. Pria yang membuatnya merasakan hal yang berbeda. Berbeda dengan pria lain yang dekat dengannya.

 

Hanju melepas pelukan dari kakaknya. Ia menatap Eunhyuk yang ada di belakangnya lalu tersenyum.

 

“aku pulang dulu. Kapan-kapan kalau kalian tour ke China jangan lupa mampir ke rumahku” Hangeng berteriak sambil berjalan keluar dari dorm itu. Tak lupa ia menggandeng adiknya.

 

“akan kuantar kalian” Eunhyuk langsung menyiapkan mobilnya.

 

~.~

 

“Hanju-ya, apa yang kau bawa?” tanya Hangeng begitu memasuki mobil Eunhyuk.

 

“em, susu strawberry dari Hyuk Jae” jawab Hanju santai.

 

Hangeng menahan tawa sambil menatap tak percaya pada Eunhyuk yang berada di balik kemudi. “Hyukkie-ya, kau memberinya susu strawberry?” Hangeng berusaha menyembunyikan tawanya.

 

“ne, memang kenapa?” tanya Eunhyuk bingung.

 

“kau melakukan hal yang bodoh, Lee Hyuk Jae” Hangeng berniat menjelaskan.

 

“Hanju-ku ini, sama sekali tak menyukai hal-hal yang berbau strawberry” Hangeng menghela nafas. Jelas sekali wajah Eunhyuk menunjukkan eskpresi bingung.

 

“menyukai? Kau tahu, dia belum pernah memakan satu bijipun buah strawberry, apa lagi setetes susu strawberry…” Hangeng terkekeh pelan dan akhirnya melanjutkan kalimatnya.

 

“jika kau ingin menenangkannya lebih baik kau beri di susu favoritnya. Susu dengan rasa belgian coklat. Selain menenangkannya kau juga bisa mendapat nilai plus darinya. Kau benar-benar lucu Hyuk Jae-a”

 

Eunhyuk menatap Hanju tak percaya. Ia benar-benar tak menyangka dengan fakta yang Hangeng katakan.

 

“aku sudah ingin mengatakannya padamu. Tapi, kau malah berkata tentang tambahan –ssi. Apa yang bisa kuperbuat?” Hanju menatap Eunhyuk yang masih tak percaya.

 

Eunhyuk menatap Hanju dalam-dalam. “jangan memintaku untuk meminum susu ini. Kau sudah dengarkan perkataan Hangeng Oppa. Jadi, jangan pernah coba-coba. Aku benar-benar tak suka strawberry” jelas Hanju memperjelas jawaban untuk apa yang Eunhyuk pikirkan.

 

“ah, kau mau meminum ini atau aku akan berikan pada Hangeng Oppa” tanya Hanju mengangkat kantung plastik yang berisi susu strawberry itu.

 

“untukmu saja hyung. Entah kenapa aku tak berniat meminum itu” Eunhyuk kembali menatap jalan di depannya.

 

Kakak-beradik Tan itu tertawa pelan. Hanju lalu menyerahkan kantung plastik itu pada Hangeng. Hangeng tertawa lepas untuk sesaat karna ia telah menerima tatapan tak enak dari Eunhyuk.

 

~OoO~

 

Hanju sedang asik dengan handphone yang ia tempelkan di telinganya.

 

“kau yakin, Hanju-ya?” suara Dong Ae seperti tak yakin.

 

“ya, sekarang aku benar-benar yakin” jawab Hanju menatap kakaknya yang sedang membeli tiket.

 

“bagaimanapun juga, orang tuaku pasti rindu padaku. Hangeng Oppa memang menyusulku ke Korea untuk mengajakku pulang”

 

“kau tak berniat lari dari Eunhyuk ‘kan?” suara Dong Ae membuat Hanju terkejut.

 

“mm. Aku tak tahu aku harus bersikap seperti apa padanya”

 

“ah, kalau begitu, kapan kau balik lagi?” tanya Dong Ae seperti mengalihkan perhatian Hanju pada Eunhyuk.

 

“entahlah” jawab Hanju menghempaskan diri di kursi dekat koper-kopernya.

 

“ah, aku tak percaya akan mengatakan ini. Jaga dirimu baik-baik. Jangan lupa memberiku kabar. Dan kalau kau sudah pulang, kau harus mengunjungiku terlebih dulu dari pada siapapun” ucap Dong Ae terdengar menahan tangis.

 

“mm, baiklah. Kau juga, jangan beritahu Hyuk Jae dan jadi informannya lagi” Hanju mencoba menghibur Dong Ae.

 

“aku tak bisa janji. Hahaha. Kalau gitu, jaga dirimu Hanju-ya. Bye-bye!” Dong Ae langsung menutup telfon.

 

Hangeng menghampiri Hanju yang baru saja selesai bertelfon.

 

“ayo! Pesawat kita sudah menunggu” ucap Hangeng mengulurkan tangannya.

 

Hanju menerima uluran tangan Hangeng.

 

~.~

 

“ada yang anda inginkan?” tanya seorang pramugari pada Hangeng dan Hanju.

 

Hanju menggeleng dan kembali menatap luar jendela. Hangeng melepas kacamata hitamnya lalu menggenggam tangan Hanju.

 

“kau memikirkannya?” tanya Hangeng

 

“siapa?” Hanju berbalik tanya.

 

“tentu, Lee Hyuk Jae. Memang siapa lagi yang kau suka?” Hangeng menatap adiknya dengan licik.

 

“aku tak menyukainya” elak Hanju. Ia kembali menatap jendela luar.

 

“kau mau aku menelfonnya dan mengabarkan ini” ucap Hangeng.

 

“jangan!!” Hanju berteriak. Ia langsung mendapat tatapan tak enak dari seluruh penumpang pesawat yang mereka naiki. Hanju kembali ke posisi awalnya. Ia lalu menatap Hangeng.

 

“aku juga tak akan melakukannya, sayang” ucap Hangeng mengelus kepala Hanju.

 

Hanju bernapas lega. Ia lalu mengalihkan pandangannya dari Hangeng menuju jendelanya.

 

“selamat tinggal, Hyuk Jae-ssi. Aku minta maaf” desah Hanju.

 

Tiba-tiba handphone Hanju berdering.

 

From : Machine Dance Super Junior

Hanju-ya, aku ingin bertemu denganmu. Kapan kau memiliki waktu luang? Kalau punya kabari aku. Ada yang benar-benar ingin aku bicarakan denganmu.

 

“maaf, nona. Bisakah nona mematikan atau mengatur flight mode handphone anda?” ucap pramugari yang tadi melayaninya saat Hanju hendak membalas sms dari Eunhyuk.

 

“kita benar-benar akan berpisah, Hyuk Jae-ssi. Selamat tinggal… selamanya” desah Hanju. Air matanya sudah mengantri untuk keluar dari tempat asalnya. Dan butiran-butiran air murni itu berjatuhan perlahan. Kini ia mulai terisak. Ia membekap mulutnya agar tak didengar oleh Hangeng.

 

~o~

 

To : Mrs. Machine Dance Super Junior

Hanju-ya, aku ingin bertemu denganmu. Kapan kau memiliki waktu luang? Kalau punya kabari aku. Ada yang benar-benar ingin aku bicarakan denganmu.

 

Eunhyuk senyum-senyum sendiri di dalam kamar dormnya. Ia baru saja menganti nama kontak Hanju lalu mengiriminya pesan. Ah, ia memang berniat untuk menyatakan cintanya kembali.

 

Yesung memasuki kamar dorm Eunhyuk. “bagaimana?” tanya Yesung.

 

“sudah, hyung!” seru Eunhyuk senang.

 

“sini kulihat!” Yesung langsung merebut handphone Eunhyuk.

 

Yesung mengedipkan beberapa kali matanya. “kau menganti nama kontaknya dengan nama ini” Yesung bertanya dengan menunjukkan buktinya. Eunhyuk mengangguk. “memang kau sudah yakin Hanju akan menerimamu” Yesung tak yakin.

 

“yak, hyung! Tentu saja aku yakin” Eunhyuk kesal.

 

~OoO~

 

“ah, hyung kenapa sms-ku tak dibalas olehnya” Eunhyuk cemas karna sudah seminggu sms-nya tak kunjung Hanju balas.

 

“mungkin ia sibuk” jawab Yesung sambil mengelap kringatnya.

 

Eunhyuk menhempaskan diri di sebelah Yesung. Ia mengambil handuk di sebelah Yesung. Manajer Jo datang dengan terburu-buru menghampirinya.

 

“Hyuk Jae, kau tak akan percaya ini” ucap Manajer Jo. Manajer Jo lalu menunjukkan layar handphone Eunhyuk. Eunhyuk mengerjapkan matanya tak percaya. Ia lalu merampas handphonenya dari manajernya. Ia lalu beranjak dari kursi meninggalkan kedua orang itu.

 

From : Mrs. Machine Dance Super Junior

Hyuk Jae-ssi, apa kabarmu? Sepertinya lama sekali kita tak bertemu. Ah, Hyuk Jae-ssi, apa beberapa hari yang lalu kau mengirimiku pesan? Kalau iya, aku tidak bisa janji padamu. Mianhae, beberapa bulan atau bahkan tahun ini, aku benar-benar sibuk.

 

Raut wajah Hyuk Jae berubah drastis.

 

~o~

 

To : Machine Dance Super Junior

Hyuk Jae-ssi, apa kabarmu? Sepertinya lama sekali kita tak bertemu. Ah, Hyuk Jae-ssi, apa beberapa hari yang lalu kau mengirimiku pesan? Kalau iya, aku tidak bisa janji padamu. Mianhae, beberapa bulan atau bahkan tahun ini, aku benar-benar sibuk.

 

Astaga, Hanju baru saja menyesal mengirim pesan itu pada Hyuk Jae. Ia tak mengatakan yang sebenarnya. Ia semakin menyesal ketika menerima balasan dari Eunhyuk.

 

From : Machine Dance Super Junior

Begitu?? Memang kau sedang melakukan apa?

 

To : Machine Dance Super Junior

Mm? Aku tak bisa menjelaskannya padamu.

 

From : Machine Dance Super Junior

Kalau begitu, bolehkah aku mampir ke apartemenmu? Kau masih di Korea ‘kan

 

Astaga, lihat Hanju! Hyuk Jae menanyakan ini, pikir Hanju

 

Hanju tak bisa berpikir lagi. Ia membiarkan pesan dari Eunhyuk. Hanju berjalan menuju kamarnya. Hangeng ikut memasuki kamarnya. Tak disangka, ia membawa handphone Hanju.

 

“kau tak mau mengatakan yang sebenarnya pada Hyuk Jae?” tanya Hangeng menyejutkan Hanju yang meringkus diri di dalam selimut.

 

“yak! Oppa! Kau membaca sms-ku” teriakan Hanju membuat Hangeng menutup telinganya.

 

“lebih baik kau beritahu. Daripada kau menyesal. Aku tak akan tanggung jawab” Hangeng melempar handphone Hanju tepas sasaran.

 

Hanju terdiam sejenak.

 

~OoO~

 

“tak terasa, sudah sudah satu bulan kau disini” ucap Hangeng yang sedang bersama Hanju di taman belakang rumah mereka.

 

Hanju tak berniat membalas perkataan kakaknya dan tetap fokus pada buku karya Ilana Tan –penulis Indonesia– yang telah diterjemahkan dalam bahasa Korea.

 

“ish, sebegitu serukah buku itu” Hangeng menatap wajah Hanju. “kau sudah membacanya berkali-kali, baik versi China, Korea bahkan versi aslinya. Apa kau tak bosan?”

 

“tak akan” jawab Hanju.

 

“Hangeng, Hanju-ya, makan siang sudah siap!” teriak Ibu mereka.

 

Tanpa ada komando, Hanju langsung berlari ke dalam rumah meninggalkan Hangeng yang masih terduduk di bangku.

 

“Hanju-ya, ada seseorang yang mencarimu” ucap Hangeng memasuki kamar Hanju begitu selesai makan.

 

“Nugu? China, Korea atau fansku dari belahan dunia lain”

 

“cih, memang ada yang mau menjadi fansmu” jawab Hangeng.

 

“kau akan senang melihatnya” ucap Hangeng lagi.

 

“ah, aku jadi penasaran”

 

Hanju melangkah keluar. Dan menemukan seorang pria yang sedang duduk di bangku taman belakang rumahnya.

 

“ah, Hanju-ya!” teriak pria itu membalikkan badan.

 

“sedang apa kau disini?” tanya Hanju ikut duduk disebelah pria itu.

 

“Hanju-ya! Aku ini merindukanmu, kenapa kau tidak” keluh pria itu.

 

“sewaktu kau di Korea tak pernah menemuiku. Juga di China, kau bahkan tak mengabariku tentang ini” ucap pria itu.

 

“kau memangnya mau apa?” ucap Hanju acuh.

 

“Yak, NONA TAN!!” teriak pria itu.

 

Hanju langsung tertawa senang.

 

“ne, Chin Xien Oppa-ku” ucap Hanju.

 

Tangan pria itu menggenggam sebelah tangan Hanju. Dan sebelah tangan Hanju lainnya memiliki aktivitas lain, yaitu dengan handphone tercinta.

 

~o~

 

Member Super Junior baru saja menyelesaikan show mereka di salah satu stasiun televisi terkenal di Korea. Eunhyuk yang kelelahan langsung menjatuhkan diri di sofa ruang ganti mereka. Ia mengedarkan seluruh pandangannya ke ruangan itu.

 

“dimana Yesung hyung?” tanya Eunhyuk begitu menyadari Yesung tak ada di ruangan itu.

 

“dia masih ada show lain” jawab Leeteuk.

 

Eunhyuk mengangguk-angguk. Perhatiannya tertuju pada hanphone yang sedang berdering.

 

“2 messages unread” ucap Eunhyuk bingung.

 

“semoga dari Hanju” harap Eunhyuk.

 

Eunhyuk segera membuka 2 pesan itu. Ia kecewa setengah mati. 2 pesan itu sama-sama dari Yesung dan isinya sama pula.

 

From : Mr. Art of Voice

Hyuk Jae-a, kau tau aku baru mendapat sesuatu yang menegangkan. Cepat kau buka twitter dan cari @HanjuTan. Aku tak bisa menjelaskannya padamu.

 

Eunhyuk menghela napas pelan. Ia segera melakukan apa yang Yesung perintahkan. Ia mulai mencari-cari akun yang diketahui milik Hanju itu.

 

Hanju J  Ms. Tan

@HanjuTan

“astaga, bertemu pria ini di China setelah sangat lama tak bertemu. Semakin menarik saja orang ini. Ah, aku mungkin semakin menyukainya. Terima kasih China”

 

Betapa terkejutnya Eunhyuk ketika membaca tweet dari Hanju. Ia tak menyangka Hanju sekarang ada di China.

 

~OoO~

 

“hyung, sekarang aku harus bagaimana?” Eunhyuk kebingungan.

 

Sudah 2 hari ini Eunhyuk tak bisa berpikir jernih. Stres. Ya, dia slalu memikirkan tweet yang dibuat Hanju. Ia benar-benar syok berat.

 

Sekarang ia sedang berada di tengah semua member Super Junior. Ia begitu mencintai Hanju. Tapi, Hanju? Astaga, Eunhyuk tak bisa berpikir lagi. Selama 2 hari ia tak melakukan apapun, hanya berdiam diri di dalam kamarnya. Tak memiliki aktivitas lain, ia hanya merenung.

 

“Hyuk Jae-a, kau tanya saja dengan sahabatnya. Jika benar Hanju ada di China, kau susul dia dan tanyakan langsung padanya” saran Dong Hae.

 

Eunhyuk mulai berpikir. Ia akhirnya menyetujui saran Dong Hae. Dong Hae menyodorkan tiket pesawat yang baru saja ia beli untuk Eunhyuk yang ia pikir akan menyusul Hanju. Eunhyuk mulai menganti pakaiannya. Lalu menyetop taksi untuk menuju gedung apartemen Hanju.

 

Eunhyuk dengan cepat menekan bel di apartemen bernomer 4c. Jung Dong Ae. Gadis itu yang dulu memberikan informasi padanya. Apa Dong Ae akan memberikan jawaban yang Eunhyuk minta? Entahlah, pikiran Eunhyuk hanya tertuju pada Hanju. Semoga saja.

 

Pintu apartemen itu perlahan terbuka. Dan pemilik apartemen itu begitu terkejut.

 

“kau Jung Dong Ae ‘kan?” tanya Eunhyuk.

 

Disambut anggukan kaku dari gadis itu.

 

“kalau begitu beritahu aku dimana Hanju sekarang” pinta Eunhyuk terburu-buru.

 

Gadis itu mengerutkan keningnya. Lalu perlahan menutup pintunya dengan cepat dan keras. Eunhyuk menahan tertutupnya pintu hingga tangannya terjepit.

 

“kumohon, aku memerlukan informasi darimu” Eunhyuk mulai berlutut.

 

“mianhae soal tanganmu dan aku juga tak bisa memberitahumu dimana Hanju” Gadis itu berbalik.

 

“apa dia benar-benar ada di China?” tanya Eunhyuk mulai bangkit.

 

Gadis itu kembali membalikkan badannya, menatap Eunhyuk.

 

“mianhae Hanju-ya, aku tak bisa menahan ini dari Eunhyuk” gadis itu berkata pelan.

 

“ya, dia ada di China. Satu bulan lalu baru pulang dengan Hangeng Oppa” ucap gadis itu akhirnya.

 

Eunhyuk meremas tiket yang Dong Hae berikan untuknya. Ia membungkukkan badan pada gadis itu dan segera pergi meninggalkan tempat itu.

 

Eunhyuk mengambil hanphone dari sakunya dan mulai menelfon Yesung.

 

“hyung, aku jadi pergi ke China. Aku ingin menanyakan langsung padanya”

 

Begitu mengucapkan kalimat itu Eunhyuk langsung mematikan handphonenya.

 

~o~

 

“Hanju-ya, kau yakin pulang sekarang?” tanya ibu Hanju.

 

~to be continue~

8 Comments (+add yours?)

  1. Monika sbr
    Aug 21, 2013 @ 11:53:21

    Kasihan banget si hyuk…. Mudah2an hanju cepat2 ngebalas perasaannya. Wkwkwk

    Reply

  2. novanofriani
    Aug 21, 2013 @ 12:17:23

    Loh hyuk ke china tapi hanju balik ke korea gitu ? Duhsuh kesian hyukkie

    Reply

  3. yulia
    Aug 21, 2013 @ 12:42:56

    Poor Eunhyu… mau bilang cinta aja susah banget…
    Itu Hanju mw balik ke Korea lg yaa?trus Eunhyuk mw ke cina…

    Reply

  4. Flo
    Aug 23, 2013 @ 23:38:02

    thor, mang iya novel ilana tan udah ada yg diterjemahin ke bahasa luar
    korea gitu? aku jg suka novel2 ilana tan *maaf oot yah

    lha hyukppa mw nyusul hanju ke korea
    hanjunya mlah mw balik ke korea
    udah trima aja hyukppa, hanju juga kayaknya suka
    ditunggu next partnya yah thor…

    Reply

    • Dyadiadia
      Aug 24, 2013 @ 03:33:14

      hehe ^^ enggak sih kayaknya… tapi berharap aja~ habis novelnya seru-seru beb…

      Hyukppa mau nyusul aku ding beb ke Indonesia ^^

      Keep waiting FF gaje ini!!

      Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: