[FF Of The Week] YOU’RE THE LOVE THAT I NEED

youre

YOU’RE THE LOVE THAT I NEED.

Author            : SDNR

Genre              : Romantic

Length                        : Oneshot

Rate                : PG 15

Main Casts      : Cho Kyuhyun

Yoon Jia

***

“Ahjumma! Apa yang ahjumma lakukan dengan barang-barangku? Ya Tuhan!” seru Jia pada Ahjumma pemilik rumah yang ia kontrak, saat melihat barang-barang rumahnya semua sudah tercecer di depan rumahnya.

Ahjumma berwajah bulat itu menoleh kearah Jia, “Apa yang ku lakukan katamu? Kamu masih belum sadar juga? Kau ku usir dari sini!” ujarnya dingin.

“Aku?? di usir??!” tanya Jia tidak percaya.

“Eo. Rumah ini sudah ku sewakan untuk orang lain yang mampu bayar uang sewa tanpa terus menunggak sepertimu!” ujar Ahjumma itu lalu masuk rumahnya dengan membanting pintu.

“Matilah aku…” ujar Jia lemas sambil terduduk di jalanan depan rumahnya.

Jia melihat jam tangannya, jam 1 pagi. Jia memang biasa pulang jam segitu, bukan karena ia anak nakal yang suka pergi bersenang-senang sampai pagi. Ini semua karena Jia hanya hidup sendiri di dunia ini jadi ia harus bekerja membanting tulang untuk biaya hidupnya sehari-hari. Pagi hari Jia harus kuliah, sepulang kuliah Jia harus bekerja paruh waktu di toko es krim, lalu malamnya Jia lanjut bekerja paruh waktu di restoran bulgogi, setelah semua selesai barulah Jia bisa pulang.

“Jangan menangis Jia-ya, kau harus kuat. Biasanya pun kau kuat kan?” ujar Jia pada dirinya sendiri. Memberi semangat kepada dirinya sendiri. Menyedihkan memang.

Jia membereskan semua barang-barang yang berceceran. Disusurinya jalanan malam itu. Ia benar-benar tidak tahu harus kemana, walaupun Jia seorang mahasiswi tapi Jia tidak punya teman akrab sama sekali. Bagaimana bisa berteman, kalau selepas kuliah saja ia harus langsung bekerja, tidak seperti teman-temannya yang masih bisa ke café.

Di ujung jalan Jia bisa melihat ada segerombolan pria yang entahlah sepertinya sedang mabuk. Baru saja Jia mau berbalik arah, salah satu dari mereka meneriaki Jia.

“HEY NONA!” ujar pria bertubuh paling besar.

Jia tidak menoleh, ia benar-benar tidak mau mencari masalah. Ia hanya ingin bisa secepatnya pergi dari jalanan ini dan mencari tempat tinggal untuk paling tidak malam ini.

“JANGAN PURA-PURA TIDAK MENDENGARKU, NONA!” ujarnya lagi, tapi kali ini suaranya terdengar dekat, mungkin hanya beberapa langkah di belakangnya.

Baru saja Jia mau melarikan diri tapi sebuah tangan menarik tasnya hingga Jia jatuh ke belakang. Dan pria-pria mabuk itu mengerumuninya.

“A-Apa mau kalian?!” seru Jia. Ia tidak mau terlihat takut, walaupun sebenarnya tubuhnya bergetar hebat.

Pria yang bertubuh sedang dan berkacamata itu mengatakan sesuatu yang Jia tidak mengerti, karena mabuk, bicara orang itu memang jadi tidak jelas. Tapi yang pasti mereka bermaksud buruk pada Jia. Dan Jia hanya bisa berdoa agar ia bisa selamat dari pria-pria brengsek ini.

Jia memejamkan mata, sampai tiba-tiba ada seseorang yang menerobos kerumunan pria-pria mabuk itu dan menarik lengan Jia lalu mengajaknya berlari kencang menjauh dari pria-pria pemabuk itu. Berkali-kali Jia mencoba melepaskan tangannya dari genggaman pria yang sedang lari bersamanya itu. Bagaimanapun Jia kan tidak tahu apakah pria ini mau menyelamatkannya atau malah mau berbuat yang tidak-tidak.

“Lepaskan aku!!” seru Jia saat akhrinya ia bisa melepaskan genggaman tangan pria itu.

Pria itu berhenti berlari dan hanya memandang Jia, dari atas sampai bawah, seperti mengecek apa Jia dalam keadaan baik-baik saja.

“Kau tidak apa-apa?” tanya pria itu dengan nafas yang masih memburu karena habis berlari kencang.

Jia mengangguk.

Pria itu menghela nafas lega, Jia bisa melihat dari sorot mata pria itu bahwa pria itu mengkhawatirkannya. Tapi mana mungkin, Jia dan pria ini bahkan baru pertama kali bertemu.

“Syukurlah kalau kamu baik-baik saja.. ” ujar pria itu sambil menarik Jia ke dalam pelukannya. Pria itu memeluknya dalam, hangat, sambil terus mengelus lembut kepala Jia.

“Aku takut sekali kau terluka..” ujar pria itu lagi, kali ini dengan suara yang sangaaaat kecil, sepertinya berharap Jia tidak mendengar. Tapi Jia dengar semuanya.

Entah setan apa yang merasuki Jia, ia membiarkan begitu saja pria yang sama sekali tidak dikenalnya ini memeluknya untuk beberapa saat. Jia menikmati pelukan pertamanya.. karena hidup sebatang kara sejak dulu jadi Jia memang tidak pernah merasakan berinteraksi dengan orang-orang, apalagi sampai berpelukan seperti sekarang ini. Jadi ini rasanya dipeluk, nyaman sekali… batin Jia.

Tiba-tiba Jia tersadar dan langsung mendorong tubuh pria itu.

“M-Maaf.” ujar Pria itu.

“Kau… kenapa jam segini masih berada di luar rumah? Kau mau kemana?” tanya pria itu.

Jia mengerutkan kening, pria ini bertanya seolah-olah pria ini tahu betul kegiatan Jia. “Aku diusir dari rumah sewaanku.” ujar Jia singkat.

Pria itu agak kaget, “Diusir??”

Jia mengangguk.

Pria itu mengambil tas yang ada di tangan Jia, “Ayo..” ujarnya

“Kemana?” tanya Jia tidak mengerti.

“Ke rumahku. Kau bisa tinggal di rumahku.” ujarnya sambil menggandeng tangan Jia.

Seperti terhipnotis, Jia menuruti apa yang pria ini katakan, ia bahkan membiarkan pria ini menggandeng tangannya erat.

***

Pria itu meletakkan tas Jia di lantai. Sedangkan Jia masih melihat-lihat seisi rumah yang baru saja mereka masuki.

“Duduk sini, biar ku obati kakimu.” ujar pria itu sambil membuka kotak obat.

“Ne??”

Pria itu menunjuk kaki Jia yang berdarah saat ia terjatuh tadi, “Itu..” ujarnya.

“Ohh..” Jia bahkan tidak sadar kalau kakinya terluka.

Mereka duduk di lantai, pria itu meletakkan satu kaki Jia di pangkuannya lalu mulai membersihkan luka Jia dengan sangat telaten dan hati-hati. Jia hanya bisa memperhatikannya, seumur-umur belum pernah ada yang memperlakukannya sebaik ini. Dalam hati Jia agak terharu. Kebaikan apa yang telah ia perbuat sampai pantas mendapatkan perlakuan sebaik ini.

“Keluargamu?” tanya Jia penasaran saat menyadari bahwa rumah ini tidak begitu besar dan sangat sepi.

“Tidak ada di sini. Mereka semua tinggal di desa.” Jawabnya sambil masih membalur obat anti infeksi untuk kaki Jia.

“Kamu masih kuliah?” tanya Jia lagi, ia hanya mengangguk sambil tersenyum.

“Sudah selesai. Nanti kamu tidurlah di kasur yang ada di kamarku. Kamar mandi ada di dekat dapur. Anggaplah seperti rumah sendiri.” Ujarnya sambil menurunkan kaki Jia dari pangkuannya.

Seusai mandi, Jia langsung menuju tempat tidur. Tempat tidur sederhana ini bahkan terlihat lebih baik daripada yang dulu Jia pakai di rumah sewanya. Jia tiduran di atas tempat tidur, ini sudah hampir jam setengah 3 pagi tapi pikiran Jia masih menerawang kemana-mana.

“Ah! Tidak bisa tidur. Lebih baik aku bikin minuman hangat.” ujar Jia sambil bangkit dari tempat tidurnya.

“Oh kau belum tidur?” tanya pria itu saat melihat Jia keluar dari kamar.

“Eo. Aku tidak bisa tidur.” jawab Jia.

“Ini aku sedang membuat teh hangat, kau mau?”

Jia mengangguk.

Pria itu meletakkan cangkir berisi teh hangat di depan Jia, “Hati-hati, masih panas.” ujarnya sebelum Jia meminumnya.

Jia memperhatikan pria yang ada di depannya ini. Pria berbadan tegap, bermata indah, berbibir tebal, berambut cokelat dan berkulit putih, yah walaupun ada beberapa jerawat di wajahnya.

“N-Namamu?” tanya Jia ragu-ragu.

Pria itu tersedak, “N-Ne?” tanyanya.

“Namamu. Aku menanyakan namamu.” Jelas Jia.

“Kyuhyun. Cho Kyuhyun.” Jawabnya sebelum menyesap lagi teh panasnya.

“Namaku Yoon Jia.”

Kyuhyun tersenyum, “Aku tahu.”

Mata Jia membelalak, “Kau— tahu? Bagaimana kau bisa tahu namaku?” tanya Jia

Kyuhyun berdehem lalu berdiri dari tempat duduknya, “Tidurlah, sudah hampir pagi.” ujar Kyuhyun sambil mendorong Jia dengan lembut agar masuk kembali ke kamar.

“Kau tidur dimana? Bukankah hanya ada 1 kamar?” tanya Jia.

Kyuhyun mengangguk, “Aku tidur di situ.” ujarnya sambil menunjuk lantai yang ada di ruang tengah. Di rumah ini memang tidak ada sofa.

“Paling tidak tidurlah di dalam kamarmu yang ada pemanas ruangannya, di ruang tengah terlalu dingin.” ujar Jia.

“Baiklah.. nanti aku tidur di lantai kamarku.” ujar Kyuhyun sambil tersenyum simpul

“Selamat malam, Kyuhyun sshi.” ujar Jia.

Kyuhyun hanya tersenyum lalu mengelus lembut rambut Jia. Lagi-lagi perlakuan Kyuhyun membuat Jia tertegun dan berdebar.

***

Sudah 3 bulan ini Jia dan Kyuhyun tinggal bersama. Sebenarnya beberapa minggu setelah kejadian itu Jia sudah mau pindah tapi Kyuhyun melarangnya, dan entah bagaimana, Jia selalu menurut dengan apa yang Kyuhyun katakan.

Kyuhyun memperlakukan Jia dengan sangat baik. Seperti malam-malam sebelumnya, malam ini pun Kyuhyun menunggu Jia pulang kerja di halte bus dan nantinya mereka berdua akan jalan kaki sampai ke rumah.

Kyuhyun melambaikan tangannya pada Jia yang masih di dalam bus, Jia tersenyum dan membalas lambaian tangan Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum lebar melihat Jia yang akan turun dari bus, tapi senyumnya sirna begitu saja saat melihat ternyata Jia tidak sendiri, ia bersama dengan seorang laki-laki.

“Kyuhyunah, kenalkan ini temanku, teman baruku, Lee Donghae.” ujar Jia sambil tersenyum lebar.

Laki-laki bernama Lee Donghae ini tersenyum sambil mengulurkan tangannya kepada Kyuhyun. Kyuhyun tidak menyambut jabat tangan Donghae, ia hanya menatap Donghae tajam lalu membalik badan dan berjalan menjauh. Walaupun mendengar berkali-kali Jia memanggil Kyuhyun untuk berhenti tapi Kyuhyun tetap jalan menjauh dari mereka berdua.

***

Jia mondar-mandir di depan rumah, menunggu Kyuhyun pulang. Tadi sejak Kyuhyun meninggalkan Jia dan Donghae ternyata ia tidak pulang kerumah dan itu membuat Jia khawatir, tapi Jia tidak tahu harus mencari Kyuhyun kemana, akhirnya ia hanya bisa menunggu di depan rumah seperti saat ini.

Berkali-kali Jia melihat jam tangannya, “Sudah jam setengah 2 pagi. Kamu kemana Kyuhyunah..” gumam Jia sambil menggigit jarinya dengan cemas.

Jia duduk di depan rumah sambil memeluk kakinya. Tiba-tiba ada sepasang kaki berdiri berhenti di depannya, Jia mendongak dan melihat Kyuhyun berdiri di hadapannya.

“Kyuhyunah!” serunya sambil bangkit dari duduknya.

“Kau menungguku?” tanya Kyuhyun dengan nada dingin.

Jia menunduk, ia tidak berani menatap Kyuhyun, lalu mengangguk.

M-Mianhae..” ujarnya.

Kyuhyun menarik Jia ke dalam pelukannya, “Gwaenchana..” ujarnya lembut.

“Maaf tadi aku langsung meninggalkanmu..” tambah Kyuhyun, Jia mengangguk mengerti.

“Aku kesal kamu tidak mau mendengarkan penjelasanku tadi.” ujar Jia

“Aku juga kesal karena kamu bahkan tidak mengejarku.” ujar Kyuhyun tidak mau kalah. Jia hanya mencibir.

“Kyuhyunah..” panggil Jia yang masih ada di dalam dekapan Kyuhyun.

“Hmm?”

“Mau jalan-jalan sebentar tidak?” tanya Jia

Kyuhyun melepas pelukannya dan menatap Jia, “Kemana?”

Jia mengangkat bahunya, “Hanya jalan kaki keliling sekitar sini saja.”

Kyuhyun menatap Jia dengan tatapan tidak yakin, “Tapi ini sudah tengah malam.”

“Please?” mohon Jia

Geure..” ujar Kyuhyun akhirnya.

***

Kyuhyun dan Jia duduk di kursi panjang yang ada di taman itu. Jia memeluk lengan Kyuhyun sambil menyenderkan kepalanya di bahu Kyuhyun.

“Kyuhyunah..” panggil Jia

Wae.. kenapa dari tadi kamu memanggilku terus?” tanya Kyuhyun sambil terkekeh.

“Ada yang mau ku tanyakan..” ujar Jia.

Kyuhyun mengangguk, “Tanyakan saja..”

“Menurutmu..” Jia terdengar ragu-ragu untuk melanjutkan kalimatnya.

“Hmm? Menurutku?” tanya Kyuhyun penasaran.

“Menurutmu, hubungan kita sekarang ini hubungan yang seperti apa?” tanya Jia.

Kyuhyun agak kaget Jia bertanya seperti itu, walaupun dia sudah mengira kalau suatu saat Jia pasti akan menanyakan hal ini, ia hanya tidak menyangka akan secepat ini.

Kyuhyun membenarkan posisi duduknya dan memiringkan posisinya agar bisa menatap Jia. “Maksudmu?” tanya Kyuhyun pura-pura tidak mengerti.

“Hmm.. ya maksudku, apakah kita ini hanya sekedar teman, atau sahabat atau… kekasih?” tanya Jia.

Kyuhyun masih diam.

“Aku belum pernah berteman, aku belum pernah bersahabat, dan aku belum pernah berpacaran. Jadi aku tidak tahu apa yang kamu lakukan padaku selama ini adalah perlakuan seorang teman, sahabat, atau kekasih.”

Kyuhyun mengelus lembut kepala Jia, “Aku mencintaimu.” ujar Kyuhyun.

Jia terdiam.

“Aku sudah lama mencintaimu, bahkan sejak sebelum kamu menyadari keberadaanku.”

“Lalu kenapa kamu tidak pernah mengatakannya padaku? Paling tidak setelah kita dekat selama 3 bulan ini?”

“Aku tidak mau kau mencintaiku hanya karena kamu tidak punya pilihan lain selain aku.”

Jia mengerutkan alisnya, “Apa maksudmu?”

“Kamu tidak mengenal siapa-siapa selain aku. Aku mau membiarkanmu untuk beberapa saat, memberimu pilihan, membiarkanmu mengenal beberapa orang dalam hidupmu lalu membiarkan hatimu yang memilih mau mencintai siapa, aku atau orang lain yang kamu kenal. Aku ingin memberimu kesempatan itu.” jelas Kyuhyun.

Jia mencibir, “Kamu bahkan langsung ngambek begitu melihatku pulang dengan orang lain. Padahal orang itu bukan siapa-siapa. Bagaimana kamu bisa memberiku kesempatan itu?”

Kyuhyun menggaruk kepalanya, “Ya itulah.. kadang apa yang kita rencanakan tidak selalu berjalan mulus. Aku berencana membebaskanmu memilih, tapi ternyata hatiku tidak bisa.”

“Karena itu.. jangan biarkan aku memilih, jangan bebaskan aku.” ujar Jia sambil menatap Kyuhyun dalam.

Kyuhyun menggeleng, “Anni.. Aku masih ingin memberimu kesempatan itu. Pergilah beberapa kali dengan pria yang kau kenalkan padaku tempo hari, sepertinya ia menyukaimu.”

“Kyuhyunah..” Jia menggeleng.

Kyuhyun menunduk, menyejajarkan wajahnya dengan Jia, “Kamu harus mencobanya. Kau bisa kembali padaku kapan saja, karena aku tidak akan kemana-mana.”

Jia memeluk Kyuhyun, “Aku tidak yakin..”

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa lagi, ia hanya mengecup puncak kepala Jia.

***

“Aku pulang~” ujar Jia saat membuka pintu.

Wasseo?” tanya Kyuhyun yang sedang duduk di lantai menonton TV.

Jia berjalan gontai menghampiri Kyuhyun dan langsung meletakkan kepalanya di pangkuan Kyuhyun.

Wae? Apa yang terjadi? Donghae tidak memperlakukanmu dengan baik?” tanya Kyuhyun bertubi-tubi sambil mengelus kepala Jia yang ada di pangkuannya.

Hari ini memang Jia dan Donghae pergi kencan, seperti yang Kyuhyun sarankan, Jia pun menurutinya. Kencannya berjalan mulus hanya saja hati Jia tidak sebahagia saat ia bersama Kyuhyun.

Jia menggeleng, “Dia baik. Hanya saja aku tidak suka.”

“Kalau dia baik, kenapa kamu bisa tidak suka?”

Jia menatap Kyuhyun sebal, “Bukan hanya karena dia baik lalu aku bisa langsung jatuh cinta!”

“Kamu harus membuka hatimu, Jia-ya..” ujar Kyuhyun.

Jia bangkit dari posisi tidurannya, “Cho Kyuhyun!” serunya

Mata Kyuhyun membulat karena kaget Jia tiba-tiba membentaknya, “Hmm?”

Nafas Jia memburu, seperti menahan luapan emosi yang ada di dalam hatinya. “AKU BENCI PADAMU!” ujar Jia bersamaan dengan air mata yang meluncur begitu saja.

Kyuhyun mengejar Jia yang lari keluar rumah.

“Jia-ya, ada apa denganmu?” tanya Kyuhyun begitu bisa mengejar Jia.

“Aku yang harusnya bertanya, ada apa denganmu!! Kau menyakitiku, kau tahu?” air mata Jia semakin deras.

“Aku??”

“Aku tidak suka kamu menyuruhku berkencan dengan orang yang aku sama sekali tidak sukai, aku tidak suka kamu menyuruhku untuk membuka hatiku untuk orang lain! Jangan lagi suruh aku untuk melakukan apa yang kamu mau!!” seru Jia.

“Kau tidak mencintaiku kan? Makanya kau menyuruhku untuk bersama orang lain!!”

“J-Jia-ya.. Jangan berpikiran seperti itu.” sela Kyuhyun.

Jia memukul-mukul dada Kyuhyun, “Lalu aku harus berpikiran seperti apa?! Kenyataannya memang seperti itu, kau mau melepaskanku pelan-pelan!! Kau tidak mencintaiku!! Kau—”

Belum sempat Jia menyelesaikan kalimatnya, Kyuhyun langsung menciumnya. Ciuman yang dalam dan penuh kasih sayang, Jia bisa merasakan itu. Jia hanya benar-benar tidak mengerti dengan sikap Kyuhyun, bahkan di sela ciumannya, Jia masih terisak.

Kyuhyun meraih wajah Jia dengan kedua tangannya, ditatapnya dalam mata Jia, “Aku.. sangat mencintaimu, Jia-ya. Aku hanya tidak mau suatu saat kamu meninggalkanku karena kau menemukan yang lebih baik dariku. Aku mau kau bertemu dengan berbagai laki-laki lalu kau berpikir bahwa Cho Kyuhyun adalah yang terbaik untuk Yoon Jia, sehingga kau tidak akan meninggalkanku nantinya. Hanya itu yang ku mau.” jelas Kyuhyun yang kali inipun matanya berkaca-kaca, ia tidak menyangka Jia bisa salah paham sampai seperti ini.

Jia terisak, “Tapi dengan begitu kau menyakitiku..”

Kyuhyun mengecup kening dan kedua mata Jia, “Maafkan aku. Aku tidak akan mengulangi perbuatan bodoh itu lagi.” ujar Kyuhyun lalu menarik Jia ke pelukannya.

“Aku sangat mencintaimu, Cho Kyuhyun..” ujar Jia

***

“Hey!” sapa Kyuhyun saat melihat Jia yang sedang menatap keluar jendela.

“Ah! Kau mengejutkanku!” ujar Jia sambil memukul lengan Kyuhyun, Kyuhyun hanya terkekeh.

“Kamu sedang apa, Sayang?” tanya Kyuhyun ikut memandang apa yang Jia pandang di langit.

“Kyuhyunah, lihat! Salju!!” seru Jia sambil menunjuk-nunjuk salu yang turun.

“Waah. Salju pertama yang turun!” ujar Kyuhyun tidak kalah semangat.

“Aku jadi ingat waktu sajlu pertama tahun lalu aku hanya duduk dengan sangat menyedihkan dan kedinginan di pinggir toko.” ujar Kyuhyun lagi.

Jia mengerutkan alisnya, “Wae? Apa yang kamu lakukan?” tanya Jia.

“Tentu saja menunggumu pulang kerja. Apa kamu pikir aku tidak khawatir padamu yang setiap hari harus pulang larut malam? Apalagi sesaat sebelum turun salju, ada badai kecil.” Jelas Kyuhyun.

Jia tertegun, “K-Kau… menungguku? Tahun lalu? Katakan padaku sudah sejak kapan kau mengikutiku!”

Kyuhyun terkekeh, “Hmm.. sejak kapan ya? Aku juga tidak ingat, yang jelas sudah lama. Sudah bertahun-tahun.”

“Dan kamu tidak pernah berani menyapaku. Pengecut!” cibir Jia.

“Dan kamu tidak pernah peka. Aku yakin kamu tidak ingat kalau setiap hari aku selalu mampir ke toko es krim dan restoran bulgogimu.” timpal Kyuhyun tidak mau kalah.

“Kau bohong…” ujar Jia tidak percaya.

“Aku serius, Sayang..” ujar Kyuhyun.

Jia mendongakkan kepalanya, ia tidak mau air matanya tumpah. Walaupun ia sangat terharu tapi ia tidak mau menunjukkannya di depan Kyuhyun. Bisa-bisa anak itu besar kepala, pikirnya.

Kyuhyun memeluk Jia, “Aigoo~ Jia ku terharu rupanya.” goda Kyuhyun saat melihat mata Jia yang berkaca-kaca.

Baby everyday and night you stay by my side. Your love is more precious that any other gifts in this world. Yes I do, I can’t stop loving you… Kyuhyun menyanyikan sebait lagu untuk Jia.

“Jia-ya, saranghanda.”

 -THE END-

Bagaimana readers? Ini FF pertamaku, mohon maaf lahir batin kalau enggak jelas dan banyak yang rancu hehe aku juga masih belajar, jadi aku mohon pendapat, saran dan kritiknya. ^^

Ps: semoga udah ngga ada typo ya, soalnya udah ku cek berkali-kali hihi

39 Comments (+add yours?)

  1. Laini
    Sep 18, 2013 @ 20:32:31

    Kyaa!!!! Namja menyebalkan itu bersikap romantis lagi. Aigoo, bikin aku cemburu.
    Yak!!!!! Menyebalkan

    #so sweet

    Reply

  2. rissamelati88
    Sep 18, 2013 @ 21:29:38

    ikhhh romantis banget seandainya jia itu aku 🙂

    Reply

  3. Deviii
    Sep 18, 2013 @ 21:47:35

    Keren thor.. 🙂
    Cuma bhasa’y kurng enk d bca aja..
    Lbih enk pke kau,ktimbang kamu… #cumaSaran 🙂
    Keep writing ok 😉

    Reply

  4. jenny
    Sep 18, 2013 @ 22:27:59

    Like ^^

    Reply

  5. kxanoppa
    Sep 19, 2013 @ 00:46:38

    Speechless. Kyu di sini polos en tulus bgt, jd terharu. Asik jg jd yoonjia tuh.. Hmm… *mupeng*

    Reply

  6. Esa Kodok
    Sep 19, 2013 @ 04:00:30

    pukul kyu krn trllu romantiz

    Reply

  7. inggarkichulsung
    Sep 19, 2013 @ 04:27:02

    So sweet Jia and Kyu oppa, Kyu oppa nya romantis bgt meskipun awalnya agak menyebalkan.. ternyata sdh lama ia menyukai Jia

    Reply

  8. Flo
    Sep 19, 2013 @ 05:49:31

    aigo, akhir2 ini ff yg castnya kyu
    si kyu jadi romantis banget, bs2 g jatuh2 cinta lagi sama si evil nih XD
    suka thor ceritanya, so sweet banget…

    Reply

  9. Mrs.Dimple
    Sep 19, 2013 @ 08:22:18

    Oh my,
    bang kyu kesurupan setan apa sampe jd romantis banget kaya gitu….??

    Reply

  10. YeShin30
    Sep 19, 2013 @ 10:53:47

    Kyuppa。。。 jd ceritanya pengagum rahasia nich,
    cool bgt!!! ^_^
    bgus oen ff nya 🙂
    suka dech,

    Reply

  11. Ikfi~kyunie
    Sep 19, 2013 @ 11:14:55

    Wah daebbak. .

    Reply

  12. destia
    Sep 19, 2013 @ 11:29:38

    ahhh, so sweet bngt .. ceritanya romantis ..

    Reply

  13. Mrs Choi
    Sep 19, 2013 @ 12:22:59

    Ff pertama yg benar” keren sumpah!gue iri kpan gue bisa bikin ff!

    Reply

  14. novanofriani
    Sep 19, 2013 @ 13:44:58

    Manteep. Tapi kok kyuhyun miskin, kan gk rnak bcanya thor 😀 kekeke

    Reply

  15. icha_savitrie
    Sep 19, 2013 @ 14:45:14

    Whoooaaaa, di cintai, di perhatikan dan di lindungi secara diam-diam selama bertahun-tahun.. Siapa yang tidak terharuu..

    Mau banget deh kayak gtu..

    Ceritanya manis. Sukaaa

    Reply

  16. dyan korlic
    Sep 19, 2013 @ 15:25:47

    daebak,

    Reply

  17. Nieza Kim
    Sep 19, 2013 @ 22:59:53

    ga apa-apa nunggu lama asal cintanya terbalaskan..

    Reply

  18. chokyulate
    Sep 19, 2013 @ 23:25:53

    Terlihat sederhana..tapi cinta yg diberi kyuhyun begitu luar biasa…oww..so sweet ^^

    Reply

  19. lutkyu
    Sep 20, 2013 @ 00:41:45

    keren !

    Reply

  20. yulia
    Sep 20, 2013 @ 14:02:04

    Romantisnya Kyu…
    need squel niy Thor:)

    Reply

  21. cinoCHOKYUlat
    Sep 20, 2013 @ 15:17:51

    huaaa~
    kyuu dsini sabar bgt, aigoo.. jarang² kyu d ff punya karakter gini
    nice ff thor, aku sampe terharu

    Reply

  22. YK
    Sep 20, 2013 @ 17:27:25

    Romantissssnyaaaaa….. ><

    Reply

  23. Fanabiko
    Sep 21, 2013 @ 11:03:44

    Kyaa .. So Sweet
    Kyuhyun jd Secret Admire nya Jia ternyata .. kkk^^
    Daebak

    Reply

  24. renikyu
    Sep 23, 2013 @ 21:37:31

    Aduh udh lama butuh asupan romance full gini kkkk bagus andai ada sequelnya/?

    Reply

  25. SparklingFishy
    Sep 24, 2013 @ 04:58:11

    Cie Cieee..
    EvilKyu beneer2 romantiiis bangeett 😀

    Reply

  26. trisnasmile
    Sep 24, 2013 @ 06:07:42

    Kurang panjang nich, jarang2 kyu ga evil kkkkk…….

    Reply

  27. FAUSTINAAA
    Sep 24, 2013 @ 07:32:07

    Kyaaa daebakk!! Kyu so sweet >< tapi ngegantung nih.. belum tau alasan kenapa kyu suka sama jia :3

    Reply

  28. Putri Brilliany
    Sep 24, 2013 @ 08:11:06

    Ending.nya bikin envy.. ~
    Loving You kan lagu favoritku, hehe ^^

    Udah bagus banget walaupun ini ff pertama.
    Keep writing ya, thor 🙂

    Reply

  29. Gaem
    Sep 24, 2013 @ 11:19:55

    ><

    Reply

  30. artha
    Sep 24, 2013 @ 15:58:37

    likeèeee banget

    Reply

  31. rahmi18
    Sep 24, 2013 @ 17:54:14

    MANTAP DAAHH…

    Reply

  32. hyomi-chan
    Sep 25, 2013 @ 15:55:48

    daebak daebak daebak…..
    keren banget thor,,,,
    ditunggu cerita berikutnya yaa…

    Reply

  33. Melinda
    Sep 25, 2013 @ 18:05:59

    keren

    Reply

  34. riskafauziah
    Sep 25, 2013 @ 19:57:47

    so sweat

    Reply

  35. msmochi
    Sep 25, 2013 @ 22:14:16

    Ceritanya ringan, penulisan yg rapi dan kosakata yg baik. Tp sptnya alurnya terlalu cepet.

    But its really good for the first ff..

    Keep writing ya..^^

    Reply

  36. afifah
    Sep 26, 2013 @ 14:01:43

    Waahh..
    FF prtama tp udh jd ff of the week..
    Kren 😀

    Reply

  37. RITA
    Sep 27, 2013 @ 12:27:42

    aq gk bisa ngomong apa” ffnya bgus aq suka 🙂

    Reply

  38. MI Twins
    Sep 30, 2013 @ 08:52:41

    Speachless si kyu bsa brtingkah manis gitu,
    Aigoo
    Kliatn bgt kyu nya tulus bgt yah.

    Reply

  39. rismala28
    Jul 23, 2016 @ 23:02:52

    Pertama ke blog ini langsung singgah di ff ini gatau kenapa hehehe. Suka cerita nya cuma kalo bisa kata ‘kamu’ diganti ‘kau’ aja, atau kalo mungkin lebih nyaman pake ‘kamu’ lebih baik semua nya konsisten pake kata ‘kamu’, udah si itu aja. Tapi overall aku suka kok cerita dan bahasanya yang mudah dipahami. FIGHTING!

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: