Summer Blossom [9-END]

Poster - Summer Blossom FF

Judul     : Summer Blossom _ Part.9

Author  : Ririn_Setyo

Cast       : Song Jiyeon, Cho Kyuhyun, Kris Duizhang.

Genre    : Romance

Rating   : PG-15

*

*

*

 

Jiyeon’s Flower Garden

 

 

Jiyeon gadis itu berdiri di antara puluhan bunga-bunga indah yang berjejer rapi di dalam toko bunga miliknya ini, senyum gadis itu semakin mengembang saat sesosok laki-laki tinggi dengan seikat bunga Cerryblossom di tangannya menyeruak masuk lalu berhenti tepat di depan gadis itu.

“Chukae, untuk toko bunga mu ini, Ny.Song.” ucap laki-laki itu sambil menyerahkan bunga yang di pegangnya kepada Jiyeon yang kini sudah tertawa.

“Gomawo, Tn.Cho.” dan mereka pun terlihat tertawa bersama.

Jiyeon berjalan pelan menuju meja yang ada di tokonya tersebut, meletakkan cerryblossom yang di pegangnya dalam sebuah vas bunga, gadis itu memandangi Kyuhyun yang sedang menikmati berbagai bunga dari penjuru dunia dengan senyum takjub yang terlihat jelas di wajah Kyuhyun saat ini dengan kekehan kecilnya.

Jiyeon memilih duduk di depan meja, meraih satu cangkir yang ada di atas meja itu lalu menuangkan teh hangat ke dalamnya. Kyuhyun yang terlihat masih takjub dengan apa yang di lihatnya dalam toko bunga Jiyeon ini, pada akhirnya memilih untuk menemani Jiyeon duduk dan menikmati teh hangat yang di buat gadis itu.

Lagi-lagi Jiyeon tersenyum membuat Kyuhyun yang saat ini sedang menikmati teh hangat yang baru saja di sajikan gadis itu mengerutkan dahinya, mata coklatnya menatap gadis itu dengan tatapan butuh penjelasan.

“Wae?” tanya Jiyeon masih dengan tersenyum. “Apa kau benar-benar bahagia, Jiyeon?” tanya Kyuhyun pada akhirnya.

Jiyeon mengangguk mantab. “Ne, hari ini impian ku tercapai, dan kau tahu Kyu, baru saja orang tua ku di Canada menelphone ku untuk memberikan selamat karna aku sudah membuka toko bunga ini, bahkan ibu akan datang kemari bulan depan.” Gadis itu mengedarkan pandangannya menatap bunga-bunga yang sangat di sukai gadis itu dengan tertawa kecil.

“Ini benar-benar sempurna, kau tahu itu Kyu?” Kyuhyun menganggukkan kepalanya berulang-ulang lalu ikut tertawa bahagia bersama Jiyeon. “Teruslah tertawa seperti ini, Jiyeon.” Ucap Kyuhyun pelan, membuat Jiyeon mengangguk di sela-sela tawanya.

“Ne aku berjanji akan lebih sering tertawa untuk mu, Kyu.” Jiyeon menggantungkan kaliamatnya. “Selama ini kau selalu berusaha membuat ku tertawa, kau selalu ada untuk ku dan menghibur ku, terima kasih, terima kasih banyak., Kyu.” Ucap Jiyeon dengan tulus untuk semua yang sudah Kyuhyun lakukan padanya selama ini.

Kyuhyun kembali tersenyum, sepasang mata coklatnya menatap Jiyeon dengan dalam, perlahan Kyuhyun menarik jemari gadis itu mendekat ke arahnya, membuat Jiyeon menatap Kyuhyun dengan tatapan bingungnya.

Kyuhyun melepaskan satu cincin yang melingkar di jari telunjuknya lalu tanpa aba-aba langsung memasangkan cincin itu di jari manis Jiyeon, Kyuhyun tersenyum lalu memperlihatkan cincin yang sama dengan gadis itu yang sedari tadi sudah melingkar di jari manisnya.

“Menikahlah dengan ku minggu depan, Jiyeon?” ucap Kyuhyun pelan dengan tersenyum.

Jiyeon terpaku seketika mata gadis itu membulat dan tidak berkedip untuk beberapa saat, jantung gadis itu berdetak dengan irama sangat cepat, bahkan dia merasa jika sudah ada ribuan kupu-kupu yang mengelilinginya dan Jiyeon tetap diam untuk beberapa saat hingga Kyuhyun mengacak rambutnya.

“Ternyata wajah terkejut mu sangat bodoh, Jiyeon.” Ucap Kyuhyun dengan kekehan kecilnya, laki-laki itu lalu bangkit dari duduknya dan mengecup puncak kepala Jiyeon dengan lembut.

“Jika kau menerima lamaran ku, datanglah di hari yang sama minggu depan, aku menunggu mu di altar, Sarangae.” Ucap Kyuhyun sesaat sebelum melangkah meninggalkan Jiyeon yang masih terpaku di tempatnya.

Seperti putaran jarum jam yang berhenti berputar Jiyeon masih terpaku di tempatnya, mata gadis itu masih menatap cincin yang melingkar di jari manisnya. Perlahan gadis itu melepaskan satu cincin yang sampai saat ini masih melingkar di jari manisnya yang lain, cincin yang dulu pernah mengikat dirinya dan Kris lalu meletakkannya di atas meja.

“Goodbye Kris,—“ dan dalam satu gerakan gadis itu sudah berlari keluar dari toko bunga miliknya, mengedarkan pandangannya sesaat sebelum akhirnya dia melihat seorang laki-laki tinggi yang wajahnya tertutup oleh masker, kacamata hitam dan sebuah topi yang sedang berdiri di depan sebuah mobil sport berwarna hitam, dan Jiyeon tahu betul siapa sosok laki-laki tersebut.

“Kyu,—“ Kyuhyun yang baru saja hendak masuk ke dalam mobilnya terdiam sesaat setelah Jiyeon memeluknya dari belakang.

“Na do sarangae, Cho Kyuhyun.” Tubuh Kyuhyun sukses menegang, laki-laki itu bahkan seperti tidak menginjak bumi. Rasa lega perlahan menyusup dan memenuhi tiap relung hati Kyuhyun, karna pada akhirnya Jiyeon dapat merasakan semua luapan cinta yang dia berikan hanya untuk gadis itu dan kini semuanya terlihat sempurna takkala gadis itu membalas perasaannya.

Perlahan tangan Kyuhyun bergerak dan mengenggam tangan Jiyeon yang masih memeluk erat pinggangnya, dan sesaat kemudian senyum bahagia pun sudah terukir di bibir Kyuhyun dari balik masker yang menutupi hampir setengah dari wajahnya.

*

*

*

SM Ent.Building

Trainee’s Room

 

 

Kris tampak menunduk di ujung ruang latihan bernuansa awan ini, laki-laki itu bahkan tidak semangat sama sekali untuk latihan dan selalu melakukan kesalahan gerakan. Perlahan dia mengeluarkan secarik kertas dari dalam saku jaketnya, menatap kertas yang di dapatnya tepat satu minggu yang lalu saat dirinya kembali ke apartement miliknya.

“Kenapa kau tidak menemuinya, Kris?” Kris menoleh dan mendapati Luhan laki-laki yang berasal dari China itu sudah duduk di sampingnya. “Aku rasa kau sudah berlebihan terhadap gadis itu,” lanjut Luhan tanpa melihat ke arah Kris, ya Luhan tahu betul apa yang terjadi di antara Jiyeon dan sahabatnya itu.

Kris tidak menjawab pikiran laki-laki itu masih terlalu kusut untuk membahas masalahnya dengan Jiyeon. Kris terlalu takut gadis yang mulai tersenyum bahagia dengan impiannya itu kembali terluka dengan kehadirannya.

“Seharusnya kemarin kau menemuinya, bukan hanya memandangi gadis itu dari jauh, aku rasa gadis itu menunggu mu, Kris.” Luhan menenggak sisa air mineral yang di genggamnya. “Temui dia sebelum kau menyesal nantinya, karna minggu depan kita sudah akan debut di China.” Kris memandang Luhan yang kini sudah beranjak pergi dan kembali bergabung dengan teman-temannya yang lain.

Kris kembali memandang secarik kertas yang di pegangnya, melipatnya dan kembali menyimpannya ke dalam saku jaketnya, pikirannya kembali menerawang saat dirinya melihat Jiyeon yang sedang tersenyum bahagia bersama Kyuhyun kemarin di dalam toko bunga milik gadis itu. Kini Kris sangat yakin jika gadis yang sangat di cintainya itu sudah berpaling darinya, dan Kris juga sangat tahu jika mulai detik itu juga dia telah kehilangan dunianya itu.

*

*

*

One’s Day Before The Wedding.

Kris’s Apartement

Kris terlihat terkejut saat matanya menatap sosok wanita paruh baya sudah berdiri dengan senyum hangat di wajahnya, sesaat setelah dia membuka pintu apartementnya. “Ibu?” ucap Kris masih dengan tatapan terkejutnya.

“Ya ampun Kris, apa ibu terlihat seperti hantu? Kenapa kau menatap ibu seperti itu,” ucap Eunshin sembari merengkuh wajah putra tunggalnya itu dengan kedua tangannya.

“Kau terlihat sehat, bagaiman persiapan debut mu besok, sayang?” Kris semakin terkejut, membuat Eunshin tertawa pelan lalu menarik Kris ke dalam pelukannya. “Maafkan ibu jika selama ini terlalu keras pada mu, kau benar sayang kau dan juga Jiyeon berhak memilih impian kalian masing-masing.” Kris tersenyum lalu membalas pelukan sang ibu di tubuhnya.

“Kemarin Jiyeon memberitahu ibu jika besok kau akan debut sebagai Boyband di China, benar begitu?” Kris hanya mengangguk.

“Ibu bilang Jiyeon yang memberitahu ibu tentang semua ini?” tanya Kris saat Eunshin baru saja melepaskan pelukannya, wanita itu mengangguk lalu duduk si sofa yang ada di tengah ruangan.

“Apa kau bisa menunda kepergian mu ke China besok sayang, terlihat ganjil jika besok kau tidak datang di pernikahan Jiyeon.” Seketika Kris membeku di tempatnya, terkunci di dalam keterkejutan yang mampu melumpuhkan otot-otot di tubuhnya, laki-laki itu bahkan tanpa sadar sudah meneteskan airmatanya.

“Padahal ibu ingin sekali kita membuat foto keluarga besok,— yak Kris kau mau ke mana?” ucap Eunshin saat tiba-tiba Kris bangkit dari duduknya dan berlari keluar dari apartement, Kris bahkan mengabaikan teriakkan panic dari ibunya di belakang sana.

*

*

*

 

Jiyeon’s Flower Garden

 

 

Kris turun dari mobilnya dengan tergesa, laki-laki itu langsung masuk begitu saja ke dalam toko bunga milik Jiyeon. Langkah Kris terhenti saat sepasang mata bening favoridnya itu sudah menatapnya, berdiri menegang di ujung sana. Perlahan Kris mendekati Jiyeon yang terlihat semakin menegang, gadis itu bahkan sudah menjatuhkan seikat bunga lily yang di pegangnya.

“Apa benar besok kau akan menikah Jiyeon?” tanya Kris dengan suara lirihnya, dan sekuat tenaga Kris menahan desakan airmata di kedua bolamatanya.

Jiyeon terdiam bulir airmata yang tiba-tiba saja sudah berkumpul di pelupuk mata bening gadis itu, perlahan menetes sempurna di wajah pucatnya, dan secara tiba-tiba gadis itu sudah memeluk tubuh tinggi Kris dengan sangat erat.

“Aku merindukan mu, kenapa kau baru datang sekarang Kris?” tanya Jiyeon di sela-sela tangisnya, membuat Kris tak mampu lagi menahan airmatanya.

Kris menarik tubuh Jiyeon lebih dalam ke pelukannya, meluapkan rasa rindunya kepada gadis itu, membiarkan gadis itu menangis di dalam pelukannya lebih lama. “Maaf,— aku datang terlambat,” ucap Kris di sela-sela suaranya yang mulai menghilang karna airmata yang terlalu deras mengalir.

“Aku— Aku mencintai mu Song Jiyeon, sangat mencintai mu jauh dari apa yang kau bayangkan.” Kris menarik nafasnya sekali lagi, ungkapan perasaannya barusan hanya untuk melegakan perasaannya. Bisa di rasakannya jika saat ini Jiyeon semakin terisak di dalam dekapannya, tubuh gadis itu bergetar hebat membuat Kris semakin mengeratkan pelukannya.

Tanpa mereka ketahui terlihat laki-laki tinggi dengan bunga Cerry Blossom di tangannya sudah berdiri di ambang pintu, nafas laki-laki itu terhenti beberapa saat sebelum akhirnya dia menutup matanya dan berjalan berbalik arah meninggalkan Jiyeon dan Kris di belakang sana, tanpa berniat untuk menoleh.

*

*

*

 

Next’s Day  Beijing, China

EXO Debut

Kris tampak tersenyum ke arah 6 rekannya yang lain, hari ini adalah hari yang bersejarah untuk Kris karna hari ini dirinya akan debut sebagai anggota dari boyband EXO, dia bahkan di tunjuk untuk menjadi Leader dari Boybandnya tersebut.

“Kris apa kau sudah siap?” tanya Luhan sesaat sebelum mereka berenam naik ke atas panggung untuk melakukan aksi debut mereka.

Kris mengangguk pelan, matanya menatap dua cincin yang kini sudah mengantung di lehernya. Kris meraih dua cincin itu dan tersenyum. “Hari ini adalah hari yang bersejarah untuk kita berdua Jiyeon, dan aku berjanji akan selalu bahagia untuk hidup ku di masa depan, sama seperti dirimu,” sekali lagi Kris mengenggam dua cincin itu dengan erat, dan sesaat kemudian kakinya mulai melangkah menaiki anak tangga untuk menuju ke atas panggung.

Dan seiring dengan langkahnya itu, Kris pun sudah melepaskan semua kisahnya dengan Jiyeon yang pernah tercipta di belakang sana dan menguburnya di dalam lubuk hatinya yang paling dalam.

“Song Jiyeon, I love you…”

*

*

*

Cho’s Main Ballroom

The Wedding

Kyuhyun terlihat gugup di depan altar, dia bahkan berkali kali menghapus keringat dingin yang tiba-tiba saja sudah menghiasi keningnya. Heechul yang duduk di bangku depan pun tampak tersenyum dan memberikan semangat kepada Dongsaeng kesayangannya itu.

Pintu Ballroom ini pun terbuka membuat Kyuhyun langsung menegakkan tubuhnya saat melihat Jiyeon yang berjalan di samping ayahnya dan terlihat tersenyum ke arahnya. Kyuhyun terpaku melihat Jiyeon yang terlihat sangat cantik dengan gaun putihnya itu.

Jiyeon menatap calon suaminya itu dengan tersenyum, kembali memantabkan pilihan hatinya untuk yang terakhir kalinya. Sekilas gadis itu menoleh ke arah orang tuanya yang tersenyum bahagia untuknya hari ini, dari bangku barisan depan bersama calon mertuanya dan member Super Junior yang mendukungnya.

“Kau sudah siap?” tanya Kyuhyun setengah berbisik sambil mengulurkan tangannya, dan dengan pasti Jiyeon menerima uluran tangan itu.

FlashBack

One’s Day After The Wedding

“Aku— Aku mencintai mu Song Jiyeon, sangat mencintai mu jauh dari apa yang kau bayangkan.”

Jiyeon menatap Kris dengan tatapan sendunya, laki-laki yang selalu terlihat dingin itu kini sedang menangis di hadapannya, perlahan Jiyeon menempelkan tangannya di pipi Kris dan menghapus airmata Kris di sana.

“Aku tahu, dan aku— aku juga pernah mencintai mu, Kris.” Airmata Kris maupun Jiyeon sama-sama kembali jatuh.

“Jauh sebelum kita di jodohkan,” Jiyeon mengantungkan kalimatnya. “Tapi— ternyata aku salah.” Jiyeon kembali meneteskan airmatanya.

“Kau benar Kris, aku bukan mencintai mu aku hanya menyayangi mu dan takut kehilangan mu,”Jiyeon berusaha untuk tersenyum di tengah derasnya airmata yang jatuh ke dua pipinya.

“Dan sekarang aku tahu siapa yang sebenarnya aku cintai, maaf kan aku Kris, maaf,—“ Jiyeon kembali memeluk Kris dengan erat, menghirup aroma tubuh Kris yang selalu bisa menenangkannya itu sebanyak yang dia bisa.

“Aku tahu itu, aku tahu kau tidak pernah mencintai ku, tapi kau mencintainya,” Jiyeon semakin mengeratkan pelukannya dia tahu seberapa besar dia sudah menyakiti pria yang sedari dulu selalu menyayangi dirinya melebihi apapun di dunia ini.

Kris menarik nafas panjangnya, menghapus airmatanya dan perlahan melepaskan pelukan Jiyeon di tubuhnya. Mata tajamnya menatap gadis yang masih terisak itu dengan tersenyum, dia hafal betul jika Jiyeon sangat jarang menunjukkan sisi lemahnya di depan orang lain, kecuali di depan dirinya. “Berhentilah menangis Jiyeon, karna besok adalah hari yang paling bahagia untuk dirimu,” Kris mengecup kening Jiyeon dengan lembut.

“Berjanjilah untuk selalu bahagia di kehidupan esok mu, dengan begitu aku juga akan berjanji untuk bahagia di hidup baru ku nanti,” Kris kembali tersenyum, tangannya bergerak membelai pipi Jiyeon dengan lembut.

“Bolehkan aku menyimpan cincin pertunangan kita, Jiyeon?” ucap Kris seraya menyentuh kalung yang melingkar di leher Jiyeon.

Jiyeon mendonggakkan kepalanya sebelum akhirnya menganguk, gadis itu melepaskan cincin yang menjadi liontin di kalungnya saat ini. “Aku akan menyimpannya,” ucap Kris sebelum membalikkan tubuhnya, dan berjalan memunggungi Jiyeon.

Sesaat Kris kembali menatap cincin yang berada di dalam genggamannya, cincin yang menjadi bukti kisahnya dengan Jiyeon di masa lalu, dan Kris pun kembali melangkah meninggalkan dunianya itu di belakang sana, tanpa berniat untuk berbalik karna Kris tahu betul jika dia membalikkan tubuhnya sekarang, maka dia akan kembali memeluk duniannya itu dan tidak akan pernah rela menyerahkannya untuk Kyuhyun.

FlashBack OFF

“Cho Kyuhyun, bersedia kah kau menghabiskan sisa hidup mu, bersama Song Jiyeon?”

“Ya aku bersedia.” Jawab Kyuhyun mantab

“Song Jiyeon, bersedia kah kau menghabiskan sisa hidup mu, bersama Cho Kyuhyun?”

Gadis itu mengangguk. “Ya aku bersedia,” Kyuhyun pun tersenyum bahagia, laki-laki itu mendekatkan wajahnya ke arah Jiyeon yang mulai tersipu, lalu mengecup pelan bibir wanita yang sangat di cintainya itu.

Suara tepuk tangan kebahagian pun membahana di penjuru Ballroom, Jiyeon merangkul lengan Kyuhyun dengan erat, tersenyum bahagia menatap laki-laki yang akan mengoreskan impian indah bersamanya di kehidupan barunya kelak.

“Cho Kyuhyun, Sarangaeo.” Kyuhyun menoleh dan mendapati Jiyeon yang sudah tersenyum sambil menatapnya, membuat dia mencium bibir Jiyeon sekali lagi dengan tersenyum.

“Na do Sarangae, Cho Jiyeon.”

~ THE END ~

 

Hi! Akhirna FF ini selese juga, maaf kalau alurnya kecepetan, sinyal ide tiba-tiba meredup, tapi saiiya berharap kalian semua masih bisa menikmati akhir cerita ini.

tengKYU untuk semua yang sudah baca dan kasih kritik untuk FF saiiya ini, karna demi…Luhan (?) yang super keren d MV Wolf Drama #LOL kritik kalian itu sangat berarti untuk saiiya hehee^,^ bye…bye…

23 Comments (+add yours?)

  1. Monika sbr
    Sep 25, 2013 @ 07:00:24

    Ahhh…. Akhirnya happy end juga…. Endnya benar2 so sweet!!!

    Reply

  2. Minji
    Sep 25, 2013 @ 07:57:18

    Kasian Kris:”)

    Reply

  3. yulia
    Sep 25, 2013 @ 08:43:18

    Yyaayy…Happy Ending:^)
    Kris bener2 keren Thor,ga memaksakan “rasanya” ke Jiyeon and jg bisa “move on”..
    Di tunggu karya2 selanjutnya…

    Reply

  4. trisnasmile
    Sep 25, 2013 @ 10:55:36

    happy ending……………….

    Reply

  5. lieyabunda
    Sep 25, 2013 @ 11:02:55

    Owww,,,, kris hebat juga ngerelain jiyeon buat kyuhyun…. Daebak….

    Reply

  6. Diana Park
    Sep 25, 2013 @ 11:10:01

    Akhirnya happy end..slmt berbahagia…

    Reply

  7. nitasparkyu
    Sep 25, 2013 @ 11:23:32

    cieeeeee cieeeee si jiyeon-ie……..
    daebak thor…

    Reply

  8. Esa Kodok
    Sep 25, 2013 @ 12:43:47

    eoh….smpet dag dig dug di part akhir. tp happy end akhirnyaa

    Reply

  9. elfexotic
    Sep 25, 2013 @ 13:03:02

    bikin sequel nya donk ..

    Reply

  10. jenny
    Sep 25, 2013 @ 15:36:31

    So sweet^^
    Like bgt…..

    Reply

  11. Jung Haena
    Sep 26, 2013 @ 01:41:02

    DAEBAK!!!!
    keep writing thor ^^

    Reply

  12. Flo
    Sep 26, 2013 @ 09:00:02

    akhirnya saya merasa agak rela jiyeon pilih kyu XD
    kasihan kris, tp kris berbesar hati banget ngerelain jiyeon buat kyu
    kris dikasih kebahagian juga dong thor, jangan merana mulu XD
    endingnya daebak thor..

    Reply

  13. liya
    Sep 26, 2013 @ 09:28:40

    Happy ending yeyyy
    😀

    Reply

  14. Ann
    Sep 26, 2013 @ 14:53:55

    Singkat bener..
    Tapi keren. Feelnya juga dapet.. 😉

    Reply

  15. leetaerisparkyu
    Sep 26, 2013 @ 21:25:43

    sneng bgt akhrnya jiyoen ma kyuppa

    Reply

  16. Kim Hyun Ji
    Sep 28, 2013 @ 17:35:23

    kyaaaaa akhirnya HAPPY END’
    like this
    huaaahhhhhhh….. *nyalain petasan bareng author

    Reply

  17. Kim Jihyun
    May 25, 2014 @ 21:22:40

    asiikk happy end^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: