[Special Post For Shindong’s Birthday] FABULOUS SHINDONG

FABULOUS SHINDONG

Author: Vielfbee

Cast: udah pasti papa bear Shin Donghee

Genre: mungkin sejenis komedi gagal atau ff gagal dan kegagalan lainnya yang memiliki efek samping yang tak diharapkan

 

****************************

‘Sebagai seorang ELF yang hanya bisa melihatmu dari balik layar kaca, aku hanya bisa menggapaimu lewat fanfiction. Jadi izinkan aku merengkuhmu lewat ff yang kubuat ini.’ ^^

****************************

 

Hello… namaku Shindong, pria tertampan di Super Junior yang punya senyum manis manja dan bahkan bisa melakukan dance keren melebihi Hyukie monkey kera sakti atau Donghae si ikan tengik yang suka tebar pesona kesana kemari. Tentu saja aku punya nilai ‘plus’ yang member lain tak miliki, aku sudah punya pacar dan ELF merestui dan mendukungku membuat para hyung dan dongsaeng-ku iri padaku.

Tapi tetap saja setampan apapun aku, aku hanyalah Shindong yang…

Kau tahu sendiri, kan. Sejujurnya aku iri pada Leeteuk hyung dengan julukan angel-nya atau Siwon dengan ketampanan dan kesempurnaannya. Sedangkan aku? Shindong si Teddy Bear-nya Suju, member yan selalu disebut memiliki tubuh tambun. Karena itu hari ini aku mengumpulkan semua saudara senasib sepenanggunganku dalam industri hiburan yang katanya kejam melebihi dunia perdangdutan –minus Leeteuk hyung dan Yesung hyung yang lagi wamil dan si Kibum dengan kesibukannya yang entah apa— di dorm ini. Aku mau curcol.

“Ada apa hyung? Apa kau mau menikah? Atau kau dicampakkan? Haruskah aku menghiburmu, hyung? Atau kau mau ngemil?” celoteh Hyukie sambil mengunyah pisang dan menggaruk kepalanya. Dasar monyet! KENAPA DIA TAK MENAWARKAN PISANGNYA PADAKU?! Aku juga ingin makan pisang.

Dan oh… coba lihat! Di antara para member yang menatapku dengan ogah-ogahan persis sekumpulan ahjumma di sauna, si setan kecil jerawatan itu malah asyik mengencani benda buluk bernama PSP. Aku mendengus sebal ke arahnya. Herannya kenapa dia memeletkan lidahnya padaku seolah dia tahu kalau aku sedang mencibir padanya. Hahh… sudahlah abaikan saja pria berjerawat ini.

Aku menatap semua member dengan senyum mautku membuat mereka tak tahan… mual.

Kuutarakan maksud terselubungku mengumpulkan mereka semua disini. “Hari ini aku ingin memberitahu sesuatu. Aku ingin tahu rasanya menjadi kalian dalam rangka menghilangkan kegalauan gara-gara selalu iri melihat kelebihan yang kalian miliki yang tak aku punyai. Jadi mohon kerja samanya dengan memberitahuku bagaimana cara hidup kalian selama ini,” pidatoku panjang dan lebar sedikit.

Semua memandangku dengan tatapan tak percaya bahkan si setan kecil jerawatan itu menganga dengan lebarnya. Berlebihan sekali. Memangnya ada yang salah dari kata-kataku? Biasa saja, kan. Apa salahnya aku sesekali bersikap sedikit aneh. Toh setiap hari yang mereka lakukan jauuuuh lebih aneh.

Tiba-tiba tanpa aba-aba mereka semua bertepuk tangan riuh seolah habis menonton pertunjukan topeng monyet ala Indonesia yang entah kenapa monyetnya selalu bernama Sarini dan selalu ke pasar. Kenapa tak ada yang berinisiatif mengajari monyet itu nge-band dengan penampilan rambut berponi khas seperti seseorang yang sepertinya sedang tren di Indonesia sana.

“Kenapa kalian bertepuk tangan?” tanyaku heran.

Mereka semua menggaruk kepalanya entah karena gatal atau mungkin karena tak tahu harus bertingkah keren macam apa lagi. Tapi daripada si Hyukie yang malah menggaruk pantatnya sambil mengupil, itu lumayan lah.

“Aku hanya ikut-ikutan si Donghae!” jawab Kyu si makhluk berjerawat sambil menunjuk si tersangka. Si Donghae juga malah ikut-ikutan menunjuk Heenim hyung di sebelahnya. Dan jadilah aksi saling tunjuk menunjuk dimulai.

Kutepuk jidatku. Apa obat dari Leeteuk hyung sudah habis hingga mereka bertingkah aneh begini? Kenapa aku harus berada di kumpulan spesies aneh macam mereka?!

*****

 

Kuperhatikan kertas yang dikirimkan Teukie hyung dan Yesung hyung padaku. Kertas-kertas ini berisi apa yang harus aku lakukan untuk menjalani hidup seperti mereka.

“Ini punyaku dan punya Hae. Nikmatilah menjadi diriku dalam 24 jam ke depan,” ujar si Hyukie sambil menyodorkan kertas lecek dengan memamerkan gummy smile-nya yang menurutnya melegenda itu. Legenda apanya!

Sorry… khusus kau dan Donghae aku tak mau jadi kalian,” tolakku sambil mengibaskan tanganku.

Wae?” tanya couple aneh si monyet dan si ikan dari Mokpo berbarengan.

“Karena aku tak mau memakai kaos kaki bau!” jelasku yang disambut dengan cekikikan member lainnya dan Hyukie yang mencak-mencak tak terima sambil garuk-garuk persis monyet.

“Dan aku tak mau menjadi Donghae yang selalu menangis setiap waktu, belum lagi kau suka kentut sembarangan membuat nilai wajah tampanmu merosot drastis,” lanjutku. Dan member lainnya langsung tertawa terpingkal-pingkal menyisakan Donghae yang beraura kelabu berada di pojokan sambil memainkan jarinya.

Sialnya… saat kami semua menikmati tawa mengejek si Donghae kami malah dikejutkan oleh aroma yang sudah sangat familiar di hidung. Sontak semua mata dengan tatapan setan mengamuk menatap ke arah tersangka dengan sadis.

“Donghae… kentutmu bau!!! Mati kau!” teriak kami semua berbarengan siap dengan sendal di tangan masing-masing.

*****

 

Hari ini saatnya menjadi Eteuk hyung. Aku membaca list yang sudah dibuat oleh hyung malaikatku itu.

  • Bangun lebih pagi dari yang lain untuk membangunkan mereka
  • Bangunkan Heenim, Sungmin dan Ryeonggu dengan lembut
  • Siram Hyukjae dan Kangin dengan air dan tendang pantat Donghae
  • Bisikkan ke telinga Kyu bahwa PSP-nya hancur diinjak Heebum
  • Pastikan semua member sarapan, makan siang dan makan malam serta meminum suplemen

Ya ampun dari semua list ini semuanya tentang memperhatikan yang lainnya. Dia benar-benar hyung malaikat milik kami. Tapi tunggu… apa ini di urutan terakhir?

  • Jangan lupa… kau harus PELIT

Astaga… kutepuk jidatku.

Jadilah hari ini dari pagi buta aku sudah menjelma duplikat Eteuk hyung. Awalnya menyenangkan bisa memerintah mereka dengan sesuka hati tapi… aku kena damprat manajer hyung berulang kali.

Waktu pagi…

“Seharusnya mengecek jadwalnya. Kau tahu sebagai leader kau harus membuat mereka bersiap untuk ke bandara karena kita berangkat lebih pagi dari ini. Dan kau juga bla… bla… bla….”

Membuatku pusing di pagi buta. Lalu siang hari dan bahkan malam hari. Sehingga aku menyerah. Salut pada hyung-ku satu itu yang bisa mengatasi para manajer dengan baik sebaik mengatasi kami yang bisa lebih gila lagi. Sorry hyung… aku tak bisa menjadi pria pelit sepertimu. Dan bagaimana caramu mengatasi rengekan Donghae selama ini? Bocah itu membuatku pusing.

******

 

Kubuka kertas kiriman dari Yesung hyung yang saat ini sedang wajib militer meski kuakui aku sedikit heran dengan hyung alienku itu. Kurasa hanya dia pria Korea Selatan yang menjalani wamil tapi tetap setia dengan eye liner-nya. Dan saat membaca kertas ini aku jadi pusing karena ternyata ada lebih dari lima kertas A4 yang semuanya berisi tulisan di tiap sisinya.

Hyung-ku itu mau buat naskah drama atau esai? Ini benar-benar panjang sepanjang kereta api.

Kurasa aku menyerah saja sebelum memulai hariku menjadi Yesung hyung. Aku tak mau harus mengajak kura-kuranya bicara tiga kali sehari dengan durasi minimal tiga puluh menit. Aku tak mau menari ala octopus khas miliknya yang aneh itu. Aku tak mau setiap setengah jam harus berpindah kamar tidur plus grepe-grepe member lain waktu mereka tidur.

KARENA AKU TAK MAU MEGANG-MEGANG WAJAH SETAN KECIL YANG DIPENUHI JERAWAT NISTA ITU.

Lebih baik aku jadi Sungmin saja hari ini. Kubuka kertas yang diserahkannya padaku tadi malam. Hanya ada beberapa kata. Benar-benar singkat.

Jadilah pria manis yang selalu ber-aegyeo imut dengan nuansa pink.

Ternyata mudah menjadi Sungmin. Baiklah mari kita mulai hari ini dengan menjadi semanis dia. Dan inilah komentar mereka:

“Hentikan aegyeo bodoh itu, mengerikan!” teriak Heechul hyung sambil menutupi kedua mata Heebum agar tak melihatku. Memangnya kenapa dengan gwiyomi yang kulakukan? Manis seperti Sungmin, kan?

Hyung terlihat seperti es krim stawberry,” komentar Ryeowook.

“Sudah cukup aku pusing dengan semua barang pink milik Sungmin hyung, kenapa sekarang harus ada lagi benda pink? Kau membuatku merinding!” protes Donghae.

Semuanya sudah memberi komentar dengan sadis kecuali Sungmin yang terlihat berbinar karena aku memakai jaket pink, celana pink dan sepatu pink. Aku lupa… Kyuhyun belum mengatakan sesuatu tentang aku yang menjelma menjadi couple-nya. Dia hanya memperhatikanku dari ujung rambut hingga ujung ibu jari kaki. Kenapa rasanya ada aura tak nyaman.

“Kau terlihat seperti ahjumma!” ejek Kyu sambil tertawa sadis.

******

 

Hari ini adalah hari menjadi si imut Ryeonggu. Dia juga tak banyak menulis hal yang harus dilakukan. Hanya memasak, beres-beres, cuci piring dan sesekali usil. Oh iya… latihan nyanyi di kamar mandi. Simpel sekali hidup anak ini.

Jadi pagi ini aku sudah menjelma menjadi Wookie dengan apron polkadot dan poni rambut ala dia seperti di MV Spy. Manis bukan tampilanku? Sepertinya aku berhasil menjelma menjadi si Eternal Maknae. Sayangnya Teukie hyung tak disini untuk melihat keberhasilanku.

Beberapa masakan sudah tersaji di meja dengan rapi. Satu persatu para member bermunculan dengan gaya orang bangun tidur. Rambut awut-awutan, mata penuh belek, bekas iler di pipi dan sempat-sempatnya Hyukie mengupil. Kapan sih dia lepas dari kegiatan nista yang satu itu?

Dan ow ow… aku yakin para Sparkyu bakalan ilfeel melihat pemandangan yang satu ini. Si namja buluk penuh jerawat malah duduk anggun di kursi dengan mata terpejam, mulut menganga dan iler yang menetes.

Demi apa aku harus hidup dengan para bujang lapuk ini!

 

Beberapa menit kemudian…

Semuanya terlihat segar pagi ini setelah aku membombardir mereka agar segera mandi. Jadi acara sarapan kali ini terasa lebih menyenangkan daripada suasana yang tadi. Acara makan pun dimulai. Mari kita tunggu respon mereka terhadap masakanku.

“Asin…!”

“Ya ampun… kenapa ini rasanya seperti minum air laut?!”

“Siapa yang masak, ini benar-benar tak layak konsumsi!!!”

“S%67*(#@&$!+?%$#!!!!!”

Seingatku aku sudah memasak sesuai instruksi di buku resep milik Wookie. Kucicipi masakanku dan… “Sial! Ini bener-benar *sensored* asin. Siapa orang gila *sensored* yang memasak masakan nista *sensored* seperti ini?!!” teriakku sambil menggebrak meja makan.

“Kau!!!” jawab semua member serentak dengan nada beroktaf-oktaf.

********

 

Hari ini adalah harinya Siwon. Dan aku agak ogah-ogahan menjadi dia. Kenapa aku harus lari di tredmil selama empat puluh menit, renang tiap sore, angkat barbel, sit up, push up, dan berbagai macam latihan fisik yang menyebutkannya membuatku lapar.

Haruskah aku jadi dia?

“Tentu, hyung. Kau harus jadi si Siwon seharian ini. Aku yakin setelah dua puluh empat jam kau langsung memiliki enam kotak di perutmu dengan otot sebesar semangka di lenganmu.” (Donghae)

“Lakukan saja. Toh hitung-hitung diet.” (Kangin)

Fighting! Aku mendukungmu, hyung.” (Ryeowook)

Hyung bakalan menjelma cowok macho!” (Hyukie)

“Miauww… miauww….” (Heebum)

Dan jadilah hari ini aku benar-benar menjadi duplikatnya Siwon meski dengan paksa rela. Awalnya sangat berat. Tapi lama-lama aku menikmatinya. Ini luar biasa. Kurasa benar kata si ikan dari Mokpo itu. Setelah dua puluh empat jam aku bakalan menjadi pria ber-six pack. Aku optimis.

Kulalui hari ini dengan penuh semangat berkobar. Dan dua puluh empat jam telah terlewati tanpa terasa. Aku tersenyum bangga pada diriku sendiri.

Atas keberhasilanku, member yang lainnya mengadakan party untuk merayakannya. Ini pertama kalinya dalam hidupku aku melakukan semua itu dengan sukses. Biasanya aku selalu kabur. Kurasa aku harus berterimakasih pada Siwon.

“Indahnya hidup ini…,” ujarku setelah menghabiskan makanan yang dihidangkan Wookie. Tak pernah rasanya aku makan dengan sangat nikmat seperti sekarang.

“Hidup memang indah, hyung. Tapi kalau kau tetap seperti ini maka semua itu hanya akan terjadi di mimpimu saja,” tukas Kyu sarkastik sambil menyeringai.

“Maksudmu?” tanyaku sebal. Dan dia hanya melirik ke sampingku dan saat aku mengikuti arah pandangnya…

APA INI? JADI DARI TADI AKU SUDAH MENGHABISKAN SEMBILAN MANGKUK NASI?

*********

 

Lesu rasanya. Aku gagal menjadi Teuki Hyung, Heenim hyung, Kangin hyung, Sungmin, Ryeowook dan bahkan Siwon. Padahal aku sudah mengeliminasi Hyukjae dan Donghae. Ini hari terakhir. Hari untuk menjadi si bocah jerawat pecinta game sejati.

“Haruskah aku jadi dirimu?” tanyaku dengan nada lesu pada tersangka yang masih asyik berkencan dengan istri abadinya, PSP.

“Terserah, hyung. Untuk jadi diriku hyung hanya perlu mengusili semuanya bahkan si Heebum dan Bada sekalipun. Yang terakhir tentu saja main game. Mudah saja, kan,” jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari benda buluk terkutuk itu.

Aku terdiam sejenak. Sepertinya asyik. Kapan lagi aku bisa mengusili mereka. Bahkan dalam tidur aku berharap bisa mengusili hyungdeul. Hanya saja aku tak pernah melakukannya. Ini pasti menyenangkan. Baiklah, ayo lakukan.

“Dari senyummu aku bisa menebak hyung tak mau menyia-nyiakan kesempatan langka ini, kan?”

Aku mengangguk sambil meniru senyum miring milik Kyu. Aku belum memulainya tapi rasanya aku senang.

“Benar… lakukan senyum seperti itu, hyung,” ujarnya tersenyum penuh kemenangan. Tapi kenapa aku marasa ada modus disini? Ah… mungkin itu hanya perasaanku saja.

Mau tahu aksiku menjadi Kyu? Aku bahkan mengusili Heechul hyung mambuatnya mencak-mencak sarap  gara-gara aku. Semua orang bahkan si prince manager pun tak luput dari keusilanku. Aku bahagia rasanya.

Dan kebahagiaanku ternyata harganya mahal. Mereka semua memberiku hukuman. Aku disidang.

“Hentikan aksimu jadi bocah tengik itu! Aku sudah cukup pusing dengan tingkah setan itu kenapa kau malah jadi duplikatnya?! Kau mau aku menghukummu dengan mencabuti alismu satu demi satu? Atau hukuman sadis lainnya?!” bentak Heechul hyung.

“Mianhe, hyung. Aku tak akan mengulanginya. Ini yang terakhir,” akuku dengan nada penuh penyesalan.

Dan berakhirlah hari ini dengan lebih buruk dari hari-hari sebelumnya. Aku harus melewati hukuman dari mereka satu persatu. Hahh… rasanya aku ingin ngemil saja.

Kulangkahkan kakiku ke kamar untuk mengambil kripik kentang yang kusembunyikan di tempat yang aman. Dan betapa kagetnya aku kudapati semua kripik kentangku raib. Dimana, dimana semua hartaku? Argh… apa ini? Sebuah kertas menyembul jadi kutarik keluar dari kolong tempat penyimpanan rahasiaku yang ternyata sudah tak lagi rahasia.

Shindong hyung yang aku sayangi. Selama kau jadi aku berarti aku yang perannya kau ambil harus menjadi dirimu, kan. Jadi selama kau jadi aku, aku menemukan tempat rahasiamu ini. Terimakasih kripiknya. Salahkan dirimu yang selalu mengataiku pria buluk jerawatan. (Kyuhyun, bocah tampan yang imutnya cetar membahana)

APA?! JADI INIKAH MODUS YANG KUABAIKAN TADI JADI DIA MENJARAH HARTA KARUNKU? KYUHYUN *sensored* !!!!

 

FIN

 

Haha, ff apa ini. Ya sudahlah. Gara-gara kemaren gagal ikutan pas ultahnya bapaknya ddangko, akhirnya aku putuskan untuk ikutan pas papa bear ultah. Ayang Kyu… jangan marah ya aku nistakan dirimu disini. Hihi…

Hepi bday ya papa…

5 Comments (+add yours?)

  1. EOG
    Oct 04, 2013 @ 14:35:09

    Wkwkwkwkwkwk…… ngakak bacanya :DDDD Good job thor!!

    Reply

  2. Flo
    Oct 04, 2013 @ 21:21:46

    wakakak, itu sumpah yah kyu
    bisa aja deh jadi shindong oppa, trus embat kripik kentangnya papa bear
    pasti habis diamuk tuh..

    Reply

  3. vielfbee
    Oct 04, 2013 @ 22:05:20

    Makasih udah baca…^^

    Yg pasti Kyu bahagia dg setumpuk harta karun milik papa bear yg dia jarah.
    N papa bear yg sibuk nyariin Kyu untuk ngambil balik kripiknya.
    😀

    *tebar kripik*

    Reply

  4. nona cho
    Oct 23, 2013 @ 15:07:34

    NGAKAK …. fabulous
    hahahahhaha parrrah thor,,shindong oppa bsa2nya di kibulin sm evil magnae..aigoo

    bagus thor FF nya

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: