“Raison Pour L’amour” [Sequel “Kyu Hyun’s Cupcake”] [2/?]

RPL

Author                                                : Asviolita Saputri / yooaebi

Cast                                                    :

  • Viota Kim
  • Cho Kyu Hyun
  • Lee Dong Hae

Sub Cast                                             : find it !~

Genre                                                 : Romance , Hurt

Rating                                                 : PG+13

Length                                                : Chaptered

Acc Facebook                                                :http://www.facebook.com/asviolitasaputri

 

Acc Twitter                                        : http://www.twitter.com/phiophiooo / @phiophiooo

 

Blog                                                    :

Recommended           Song               :

  • Daydream – Super Junior
  • You’re My Endless Love – Super Junior

Disclaimer                                          : Kyu-Hae is mine *plak. Super junior belongs to Elf and ELF belongs To Super Junior FOREVER >.< but this fanfiction, Kyu-Hae and all cast is MINE ! don’t COPY PASTE and be PLAGIATOR !

 

Let’s Begin The Story ~

Bismillah ^^

 

 

* * * *

“tidak pernah terbesit keraguan walau jarang ada kata ‘cinta’ diantara kita”

* * * *

 

“tuan muda Cho ini saatnya makan, kau harus—“

“Ya! sudah kukatakan berapa kali, aku tidak mau makan sebelum gadis itu datang kesini!”

“tapi tuan, anda belum—“

Kyu Hyun menoleh tajam kearah kepala pelayan Jung yang sudah mengabdikan dirinya selama hampir 20 tahun untuk melayani keluarga Cho. Pria yang sudah berusia lebih dari setengah abad itu langsung mengangguk patuh seakan mengerti dengan arti tatapan tajam Kyu Hyun. Jika dia sudah berkata maka tidak aka nada yang berani membantah.

Pelayan Jung mendesah dan memundurkan langkahnya tanpa berniat meninggalkan kamar Kyu Hyun. lagi lagi ia harus membawa nampan berisi semua makanan kesukaan Kyu Hyun kebawah. Tadi pagi juga sama, tuan mudanya yang satu itu menolak mentah mentah sarapannya. Ia hanya ingin makan kalau gadisnya datang. Tentu saja Viota.

Suara ketukan pintu membuat pelayan Jung menoleh kearah pintu bercat putih itu, begitupun Kyu Hyun. Tanpa harus disuruh pelayan Jung berjalan kearah pintu dan membukanya. Sesosok gadis tengah berdiri disana dengan senyuman dan menganggukkan kepalanya memberi salam.

“annyeong” sapanya. Pelayan Jung tersenyum. Pria itu menoleh kearah Kyu Hyun yang kini memasang wajah berbinar. “Yonnie-ya!” teriaknya seperti anak kecil. Pelayan Jung tersenyum dan mempersilahkan Viota masuk dan setelahnya ia pergi. Hanya tidak ingin mengganggu tentunya.

“kemarilah” senyum langsung terpancar di wajah tampan Kyu Hyun. Viota kemudian berjalan kearah Kyu Hyun dan langsung terdiam. Ia sedang mencermati wajah Kyu Hyun saat ini. sepertinya pria itu tidak berbohong mengenai sakitnya, buktinya wajahnya sedikit pucat dengan bibirnya yang memutih, rambutnya juga berantakan.

“kau … ini pasti karena kau terlalu banyak main game. Sudah kukatakan berapa kali padamu, jangan terlalu sering bermain Game hingga—kyaaa”

Viota menjerit tatkala Kyu Hyun tiba tiba saja menarik tangannya dan membuatnya terjatuh kedalam pelukannya. Ia sedikit memberontak saat Kyu Hyun malah semakin mempererat pelukannya.

“ya, Kyu Hyun-ya lepaskan aku hmmpp aku sesaaakk” jeritnya tertahan. Kyu Hyun mengendurkan pelukannya tapi tangannya tetap saja betah melingkar di pinggan Viota. Tidak, dia bahkan enggan sekali untuk melepas gadis yang sudah ia rindukan beberapa hari ini. tidak melihatnya sehari saja sudah membuatnya gila setengah mati.

“a.. apa… apa yang kau lihat …” jantung Viota benar benar berdebar tatkala mendapat tatapan mata Kyu Hyun yang begitu … memesona. Bagaimana tidak, pandangan pria itu hanya tertuju pada satu titik. Gadis dihadapannya dan ia sama sekali enggan untuk melepas tatapan itu.

“hanya ingin menatap wajah gadis yang sudah membuatku seperti ini” godanya dengan kerlingan nakalnya. Viota menunduk malu, kalau sudah begini lenyap sudah tujuannya untuk memarahi Kyu Hyun yang bertindak menyebalkan seperti tadi. Rasanya ingin mati ketika menatap langsung mata Kyu Hyun yang teduh itu.

Suasana mendadak hening. Keduanya masih terpaku menatap satu sama lain hingga pada akhirnya mereka berdua tertawa. Menertawakan masing masih entah karena apa. Tapi tak lama Kyu Hyun menghentikan tertawanya.

“hm, kenapa ?” tanya Viota saat Kyu Hyun menatapnya begitu lekat. Pria itu tidak menjawab. Hanya saja tangannya terangkat keatas dan tergoda untuk mengusap pipi merona Viota. Astaga! Pria ini … apakah dia berniat untuk membunuhnya pelan pelan. Debaran jantung Viota benar benar bekerja 3xlipat dari biasanya.

Kyu Hyun tersenyum menyeringai saat ia berhasil membuat pipi yang ia sentuh berubah warna menjadi kemerahan. Pipi Viota yang merona membuatnya ingin menggodanya lebih jauh. Ia tarik kembali tubuh yang tidak ia lepaskan sama sekali hingga membunuh semua jarak yang ada. Hidung keduanya saling menempel dan membuat nafas mereka saling menerpa satu sama lain. Menyadari hal itu malah membuat Kyu Hyun mengumpat dalam hati. Sial! Bukannya menggoda justru dialah yang tergoda saat ini. bernafas seakan sulit ketika Kyu Hyun benar benar merasakan aroma lain yang membuatnya nyaman. Aroma gadis itu, seperti candu baginya. Perlahan ia semakin mendekatkan wajahnya dan … memberikan sebuah kecupan ringan pada awalnya dan berakhir menjadi lumatan lumatan kecil.

“saranghae” viota menjauhkan tubuhnya sebisa mungkin walau pada akhirnya gagal. Nafas gadis itu sedikit terengah engah saat Kyu Hyun melakukan sesuatu yang tidak diduganya selama ini. satu kata yang membuat Kyu Hyun tersenyum dan melayangkan satu kecupan yang begitu lama di kening gadis itu.

Lagi gadis itu hanya bisa menahan kekecewaan saat Kyu Hyun mengabaikan ucapannya barusan. Kyu Hyun memang seperti itu, ia sangat jarang mengucapkan hal hal t uteru walau akhir akhir ini sikapnya t uteru. Yah, setidaknya Viota tahu kalau pria dihadapannya ini mencintainya.  Walau keraguan memang selalu ada di hatinya tapi ia tetap menyakinkan dirinya sendiri kalau Kyu Hyun mencintainya melalui perbuatan bukan ucapan.

 

* * * *

“paman Jung, apa Kyu Hyun belum bangun ?” tanya Dong Hae pada pria setengah abad yang tengah menuangkan air mineral digelasnya. Kepala pelayan Jung menggeleng.

“belum tuan. tuan muda Kyu Hyun belum keluar dari kamarnya semenjak kemarin”

“kemarin ?” Dong Hae mengeryitkan keningnya sembari mengambil setangkup roti selai coklat ditangannya.

“Ya semenjak nona Viota datang ia sama sekali tidak ingin keluar kamar. Bahkan semalam ia menyuruh saya untuk mengantar makan malam ke kamarnya. Saya juga mendengar kalau tuan muda tidak mengizinkan nona Viota untuk pulang tuan”

Gerakan mulut Dong Hae berhenti mengunyah roti kesukaannya. Pagi yang cerah itu berubah menjadi muram saat Dong Hae mendengar penjelasan kepala pelayan Jung. Kenapa ia baru tahu kalau Viota menginap dirumahnya ? dan lagi … tadi dia bilang dimana gadis itu tidur ?

“astaga !”

Dengan cepat Dong Hae beranjak dan meninggalkan sarapannya. Berlari menuju kamar Kyu Hyun yang berada di lantai dua rumahnya. Pria itu langsung saja membuka pintu kamar Kyu Hyun yang memang sama sekali tidak dikunci. Ia masuk sambil  berlari, takut ada kejadian kejadian yang tidak diinginkannya. Bagaimana bisa ia membiarkan Kyu Hyun dan Viota berada dalam satu kamar ? satu kamar berisi seorang pria dan wanita tidak bisa dibiarkan begitu saja bukan.

Dong Hae menghentikan langkahnya persis didekat ranjang Kyu Hyun. gadis itu, Viota masih terus memejamkan matanya tertidur. Dong Hae meneliti wajah gadis itu. tidurnya terlihat begitu damai dan nyenyak sekali. Ia meneliti tubuh gadis itu, pakaiannya masih lengkap dan tidak ada tanda tanda kalau Kyu Hyun melakukan sesuatu yang aneh aneh pada gadis itu.

syukurlah

Dong Hae kembali tersenyum. Ia mendekat ke sisi ranjang dimana Viota tidur. Diperhatikannya baik baik wajah t uterus. Wajah yang sudah mengisi hatinya sampai detik ini walau ia tidak bisa memiliki gadis itu seutuhnya. Tanpa sadar tangan Dong Hae tertarik untuk menyibak beberapa anak rambut yang menutupi wajah itu kebelakang telinganya. Berhasil. Sekarang ia bisa dengan jelas menikmati wajah itu tanpa gangguan apapun termasuk kacamata yang biasa dipakai gadis itu.

hyung ? kau sedang apa ?”

Dong Hae menoleh dan mendapati Kyu Hyun baru saja keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya. Pria itu berjalan mendekati Dong Hae dan berdiri disampingnya.

“kau—tidur bersamanya ?” tanya Dong Hae sedikit tercekat, berusaha menghalau berbagai pikiran buruk yang menghinggap di otaknya. Kyu Hyun mengangguk dengan tangannya yang masih sibuk mengeringkan rambutnya.

“hm. Kemarin aku tidak mengizinkannya pulang karena sudah terlalu larut dan juga karena aku masih terlalu pusing untuk mengantarnya”

“kau—“

“aku tidur di sofa hyung. Jangan berpikiran mesum pagi pagi begini” sela Kyu Hyun seakan tahu apa yang dipikirkan Dong Hae dikepalanya. Dong Hae mendesah lega dan merasa bersalah sekaligus karena sudah menuduh Kyu Hyun melakukan hal yang macam macam pada gadis itu.

Kyu Hyun melihatnya dengan jelas. Kekhawatiran Dong Hae barusan membuktikan kalau pria itu masih mencintai gadisnya. Ia tersenyum kecut dan melempar handuk basahnya pada keranjang cucian. Berjalan menuju sisi ranjang dan menuangkan air ke gelas. Tak lama ia menoleh lagi saat Viota perlahan membuka matanya. Matanya langsung melebar dan segera bangkit dari tidurnya. Duduk disebelah Kyu Hyun sambil terus mengucek matanya.

“minumlah, air putih bagus untukmu” ujar Kyu Hyun lembut sambil menyodorkan segelas air putih pada Viota. Gadis itu tersenyum dan mengambil gelas itu dengan hati hati lalu meminumnya. Masih sambil meminum air mata gadis itu terdiam beberapa saat, memfokuskan pandangannya pada satu sosok yang begitu dikenalnya. Lee Dong Hae tepat berdiri tak jauh dari tempatnya duduk dan tersenyum padanya.

“gomawo” ia menyerahkan gelas yang sudah kosong itu pada Kyu Hyun dan pria itu menerimanya. Hening beberapa saat sampai akhirnya gadis itu menyadari ada satu yang janggal disini.

“astaga, jam berapa ini ?”

“jam 7” kata Kyu Hyun singkat.

“jam 7 ?”

Dong Hae mengangguk.

“hari apa sekarang ?” gadis itu masih berusaha mengingat apa yang kurang hari ini.

“kamis. Ada yang kau lupakan hmm ?” kali ini Dong Hae angkat bicara, merasa ada yang aneh pada tingkah gadis itu. daritadi ia melihat Viota sedikit gelisah.

“aku telat ! aku telaaaatttt !!” teriakan Viota membuat Dong Hae dan Kyu Hyun sama sama membulatkan mata. Gadis itu kalang kabut sendiri mengingat kalau hari ini ada free test yang diadakan Hwan songsaengnim guru eksaktanya. Viota hampir menangis mengingat ia belum belajar sama sekali karena terlalu sibuk mengurus Kyu Hyun semalaman belum lagi ia memang sangat lemah dalam pelajaran itu. biasanya Kyu Hyun akan dengan senang hati membantunya, tapi bagaimana bisa ia meminta tolong pada Kyu Hyun kalau pria itu sendiri tengah sakit.

“Yonnie, tenangkanlah dirimu” nasehat Dong Hae saat melihat Viota sibuk berkeliling kamar Kyu Hyun untuk menemukan ranselnya. Padahal jelas jelas ransel itu berada di sofa dekat Dong Hae. Tapi karena terlalu paniknya Viota bahkan tidak melihat ransel itu sama sekali.

“aku harus sampai ke kampus ! dimana ranselku ! dimana !” teriakan frustasi terus meluncur bebas dari mulutnya. Viota terus mencari ke pelosok ruangan kamar Kyu Hyun yang memang lumayan megah.

Viota adalah tipe gadis yang mudah sekali uring uringan. Apalagi jika ia t ut. Seluruh pikirannya akan langsung kacau balau dan bahkan ia seperti tidak bisa berpikir dengan baik.

Dong Hae beringsut dari tempatnya, ingin menghampiri Viota dan menenangkan gadis itu seperti biasa. Tapi hal itu tidak jadi dilaksanakan saat ia melihat Kyu Hyun beranjak dari kasurnya. Mengampiri Viota yang masih sibuk mencari ranselnya kesana kemari. Pria itu langsung memeluk Viota dari belakang dan hal itu membuat nafas Dong Hae tercekat saat itu juga.

“Kyu Hyun-ah, lepaskan aku ini bukan saatnya main main ! aku harus menemukan ranselku atau kalau tidak—“

“tenanglah. Jika kau t ut ransel itu tidak akan ketemu”

“tapi—“

“ssst tenanglah” bisik Kyu Hyun tepat di telinga Viota. Gadis itu memejamkan matanya. Merasakan pelukan erat yang Kyu Hyun berikan padanya seolah sedang menyalurkan energy positif ke dalam dirinya.

Sementara Dong Hae hanya terpaku melihat pemandangan itu. tangannya mengepal seakan tidak rela. Ingin sekali dia menghajar pria yang kini tengah memerlakukan Viota sedemikian rupa, tapi apa yang bia ia perbuat. Toh, gadis itu bukan kekasihnya.

“sudah lebih baik ?” tanya Kyu Hyun lembut. Viota membalikkan tubuhnya menghadap Kyu Hyun dan mengangguk pelan. Rasanya pelukan Kyu Hyun memang membawa efek baik untuk tubuh juga pikirannya. Apa jadinya tadi bila Kyu Hyun tidak memeluknya ? mungkin dia masih sibuk uring uringan mencari ranselnya.

“dengar, ranselmu ada di sofa dekat Dong Hae hyung. Sekarang baru jam 7 dan free test Hwan songsaengnim baru akan dimulai jam 8. Masih ada waktu sejam untukmu membereskan penampilanmu itu oke”

“tapi … Kyu Hyun-ah. Aku belum belajar sama sekali, bagaimana ini ? aku … sangat lemah dalam pelajaran itu. bagaimana kalau aku tidak lulus free test-nya” Viota kembali mengingat kejadian dimana ia gagal melakukan free test Hwan songsaengnim. Akibatnya ia harus mengerjakan beberapa soal yang benar benar dibencinya itu. gadis itu kembali menitikkan air mata saat ingatan itu menghampirinya. Soal eksakta menurutnya lebih mengerikan dari apapun juga didunia ini.

“sstt” Kyu Hyun meletakkan jarinya di bibir Viota. “jika kau memang gagal hari ini tidak apa, yang penting kau sudah berusaha sebaik mungkin. Kalaupun gagal aku pasti siap membantumu ne ? jangan takut. Aku selalu ada untukmu, tenanglah” kembali Kyu Hyun menenangkannya. Jika sudah begini Kyu Hyun akan benar benar sangat berbeda. Kau tidak akan menemukan sikap jahil dan evil pria itu saat ia sedang berusaha menenangkan Viota. Tidak ada yang namanya teriakan ataupun omelan. Yang ada hanya suaranya yang terdengar sangat lembut dan mampu memberikan t ute positif bagi siapapun yang mendengarnya.

“kau mengerti, jadi hentikan tangisanmu ini. lebih baik kau mandi. Aku akan menyuruh bibi Jung menyiapkan pakaian untukmu ke kampus dan Dong Hae hyung akan mengantarmu segera. Arraseo ?” Kyu Hyun berkata pada gadis itu sambil memegang bahunya erat. ada perasaan senang sekaligus bahagia saat Kyu Hyun melakukannya. Viota tersenyum lirih, tahu kalau yang dikatakan kekasihnya itu benar dan menurut. berjalan mengikuti seorang wanita paruh baya yang merupakan asisten rumah keluarga Cho dan meninggalkan kamar Kyu Hyun.

“aku baru sadar satu hal Kyu Hyun-ah”

“apa ?”

“kau berubah” jawab Dong Hae sembari duduk disebuah sofa dengan aksen beludru putih di setiap sudutnya. perkataan Dong Hae hanya dijawab dengan senyum simpul Kyu Hyun yang kemudian berjalan kearahnya dan ikut duduk disebelahnya.

“berubah bagaimana ? aku tetaplah Cho Kyu Hyun biasanya hyung”

Dong Hae mengeryit sebentar “tadi kau sebut aku apa ? hyung ? tumben sekali kau bisa menyebutku dengan embel embel itu” seru Dong Hae tidak percaya dan menunjukkan t ut wajah seakan akan kalau perkataan Kyu Hyun barusan merupakan sebuah keajaiban yang terjadi sekali seumur hidupnya. Kyu Hyun langsung kembali mendelik ke samping dimana Dong Hae duduk dan menunjukkan smirknya lagi.

“baiklah kalau begitu ralat. aku akan memanggilmu dengan sebutan Dong Hae, Lee Dong Hae tanpa embel embel hyung lagi” canda Kyu Hyun yang disambut dengan lemaparan bantal dari Dong Hae.

begitulah keseharian keduanya setiap saat. walau mereka berdua terlihat tidak begitu akrab di kampus tapi sebenarnya di rumah, mereka benar benar seperti kakak beradik yang normal. Walau tidak ada ikatan darah sama sekali.

“hyung …” panggil Kyu Hyun.

“apa ?”

“kau mau lihat ketika gadis itu tidak memakai kacamatanya ?” tanya Kyu Hyun berusaha sebisa mungkin terdengar biasa. Dong Hae menggeleng.

Kyu Hyun mengambil ponsel androidnya yang tergeletak disebelahnya dan menyodorkannya pada Dong Hae. Sebuah potret dari seorang gadis yang membuat Dong Hae menahan nafasnya senang. Terlalu kagum dengan ciptaan Tuhan itu.

“foto ini kuambil saat ia tertidur. Bagaimana cantik bukan ?” tanya Kyu Hyun lagi. ia mengamati wajah Dong Hae lamat – lamat. Dan ia tahu arti dari tatapan itu walau Dong Hae tidak pernah mengucapkannya sepenggal kalimat pun.

Dong Hae menyukai gadis itu lebih dari kata suka, mencintai gadis itu lebih dari kata cinta dan juga menyayangi gadis itu lebih dari kata sayang. Tanpa harus menjabarkannya didepan Kyu Hyun, toh Dong Hae sudah mengatakannya lewat sorotan mata teduhnya. Terlihat begitu takjub, kagum dan … memujanya.

“hyung …” panggil Kyu Hyun serak. Dong Hae menoleh.

“kelak—kau harus menjaganya untukku”

Dong Hae tersentak. Ucapan Kyu Hyun barusan membuatnya membulatkan mata dan meraih bahu Kyu Hyun. ia menoleh, Kyu Hyun menoleh kearahnya dengan mata penuh … kesedihan. Entah karena apa yang jelas ini pertama kalinya Dong Hae melihat tatapan Kyu Hyun yang … begitu rapuh.

“apa maksud ucapanmu ? jangan bercanda Cho Kyu Hyun ! kau tidak akan—“”

Kyu Hyun tersenyum mendengar seruan Dong Hae. Tidak, lebih tepatnya tersenyum kecut karena ia sudah merasa tidak berdaya lagi untuk gadisnya dan ini adalah saat yang tepat untuk melepas gadis itu pada orang yang ia yakini bisa menjaga gadisnya lebih dari yang ia lakukan. Bahkan satu kalimat dari Kyu Hyun sukses membuat berbagai macam pertanyaan muncul dikepalanya. Merasa pening dan tidak tahu apa arti dari ucapannya itu.

“tolong aku hyung, tolong … dia”

Tanpa bisa bertanya lebih jauh, Kyu Hyun sudah lebih dulu menepuk bahunya dan berlalu meninggalkannya. Apa yang sebenarnya terjadi pada Kyu Hyun ?

 

* * * *

“Kyu Hyun-ah ? apa musim favoritmu ?”

“musim favorit ?” Kyu Hyun menaikkan alisnya bingung.

“iya, apa musim favoritmu itu Kyu Hyun-ah ?”

Kyu Hyun sejenak berpikir sambil melihat wajah gadisnya, gadis yang berdiri disampingnya dengan mata bulat besar terbingkai kacamata itu menatapnya seolah olah sedang menunggu jawaban dari mulutnya.

“musim dingin. Aku menyukai musim dingin”

“kenapa kau menyukainya ?”

“karena disaat musim dingin aku lahir. Persis bulan februari tanggal 3. seorang manusia tampan dengan kejeniusan tinggi serta menawan ini lahir” ujar Kyu Hyun sambil ber-smirk ria. Gadis itu mengeryit dan beberapa detik tertawa.

“kau benar benar sangat … narsis. Tingkat kepercayaan dirimu sangat mengkhawatirkan Kyu Hyun-ah” decak gadis itu tidak terima. Kyu Hyun yang melihat itu langsung merangkul bahu gadis itu. membawanya kedalam pelukannya dan membuat ocehan tidak terima itu terbungkam. Tentu saja, siapa yang tidak bungkam jika diperlakukan seperti itu oleh Kyu Hyun ?

“bagaimana denganmu, apa musim favoritmu ?” Kyu Hyun bertanya sambil terus menciumi rambut panjang gadis itu. aroma yang menguar dari sana membuatnya terasa begitu nyaman dan … hangat. Demi apapun, gadis itulah yang membuatnya gila hanya dengan menghirup aromanya.

“musim hujan”

“eh, kenapa kau menyukai musim menyebalkan itu huh ?”

“karena rintikan hujan selalu bisa membuatku tenang, membuatku bisa berpikir jernih dan mendinginkan kepalaku yang awalnya memanas. Hujan membuatku lebih hidup Kyu Hyun-ah. Bagian mana yang menyebalkan ?”

“Hujan itu basah. Sangat menyebalkan” seru Kyu Hyun.

Tidak. Sebenarnya bukan itu alasan Kyu Hyun tidak menyukai musim hujan. Ia menyukai hujan disaat itulah dia bertemu Viota. Seorang gadis yang menurutnya begitu bodoh karena di tengah derasnya hujan dia malah asyik bermain hujan ditengah jalan. Merentangkan kedua tangannya dan berlari lari kecil seperti anak kecil. Dari sanalah Kyu Hyun mulai menyukai gadis itu. seorang gadis bodoh, ceroboh pecinta hujan.

Bagian menyebalkan yang sebenarnya untuk Kyu Hyun adalah saat ia tahu kalau kegiatan favorit gadisnya itu membawa dampak yang tidak menyenangkan untuk kesehatannya. Pernah satu kali Kyu Hyun memergoki gadis itu bermain hujan lagi. dan keesokan harinya ia mendapat kabar kalau Viota harus dirawat dirumah sakit karena demamnya begitu tinggi.

Kyu Hyun mengkhawatirkan gadis itu dengan sangat walau ia tidak pernah menunjukkannya secara langsung pada Viota. Kyu Hyun diam diam selalu menyuruh Dong Hae untuk menasehati gadis itu, membuat seolah olah selalu Dong Hae-lah yang selalu melarang gadis itu bermain hujan padahal itu hanyalah suruhan Kyu Hyun yang memang mengkhawatirkan gadisnya dengan sangat. Dan juga ia selalu meminta Dong Hae untuk mengawasinya, menjaganya saat ia tidak bisa menjaganya seperti yang terkadang ia lakukan sampai didetik ini.

“ish, kau yang menyebalkan”

“bagian mana dariku yang menyebalkan ?” kali ini Kyu Hyun bicara sambil membekap wajah Viota. Mendekatkannya pada wajah gadis itu dan memerhatikannya dengan seksama. Gadis itu lah yang selalu membuatnya gila, membuatnya menjadi orang bodoh dan konyol di waktu bersamaan. Membuatnya tidak bisa lagi berpaling pada gadis gadis yang sebenarnya lebih cantik dari gadis yang ditatapnya saat ini. Viota bukan gadis yang cantik. Tidak, gadis itu bahkan jauh dari kata cantik. Tapi bagi Kyu Hyun semua yang ada pada gadis itu cantik. Keindahan Tuhan yang hanya bisa ia lihat melalui lensa matanya. Bukan yang lain.

“a-apa ? jangan berbuat menyebalkan lagi Cho—“ ucapan Viota terhenti saat dengan mudah dan cepatnya Kyu Hyun mendaratkan bibirnya disana. mengecupnya sekilas dan sukses membuat wajahnya berubah menjadi kepiting rebus. Kyu Hyun yang melihat itu tersenyum. Matanya menerawang keatas, awan awan kelabu sudah berada diatasnya dan berarti sebentar lagi akan hujan. Ia melirik gadis itu dan memeluknya lagi.

“ayo pulang, aku tidak ingin kau bermain dengan hujanmu itu”

 

* * * *

 

Viota melirik kearah sebuah bangku yang seharusnya ditempati Kyu Hyun tepat disebelahnya. Sekarang kelas Mr. John dan seharusnya hanya dikelas ini mereka berdua bisa bertemu karena untuk kelas lainnya selalu saja berbeda jam dan tempat. Tapi entah mengapa semenjak pagi ia sama sekali belum melihat Kyu Hyun, batang hidungnya pun tidak terlihat.

Gadis itu mendengus halus dan berusaha kembali memfokuskan matanya pada seorang pria paruh baya asal inggris itu. tapi apa daya seberapa besar ia berusaha untuk memfokuskan pikirannya tapi tetap saja pikirannya hanya tertuju pada satu hal. Pria itu, Cho Kyu Hyun.

Ini sudah hari ketiga pria itu tidak mengabarinya sama sekali. Tidak masuk kampus dan juga tidak menampakkan dirinya sama sekali. Viota khawatir dan merasa ada sesuatu yang janggal terjadi disini. Berkali kali ia berusaha menghubungi nomor ponsel Kyu Hyun tapi yang terdengar hanyalah suara mailbox yang menandakan kalau ponselnya tidak aktif.

ia menggeleng gelengkan kepala dan menepuk pelan pipinya. Merasa sangat tidak fokus dengan apa yang dijabarkan di papan tulis dan jabaran dari sang dosen. Satupun, tidak ada yang masuk kedalam pikirannya sama sekali kecuali satu nama. Cho Kyu Hyun. ia begitu mengkhawatirkan pria itu sekarang. Benar benar mengkhawatirkannya.

Merasa tidak bisa lagi melanjutkan pelajaran, gadis itu hendak mengacungkan tangannya. Ingin meminta izin pada dosennya itu kalau ia tidak bisa mengikuti pelajaran karena pusing. Ya, pria itu berhasil membuatnya pusing karena hanya memikirkannya.

Belum sadar dengan acungan tangan Viota, pandangan Mr. John teralih ke ambang pintu dimana terdapat seorang pria dengan tubuh tegap dan pakaian serba hitam memasuki kelas tanpa permisi terlebih dulu. Viota seketika itu juga membelalakkan matanya. Pria itu Kyu Hyun. pria yang baru saja membuatnya pusing setengah mati tengah berjalan ke tempat duduk yang ada disebelahnya dan sama sekali tidak menghiraukan teriakan Mr. John yang meneriakinya dari depan kampus.

Dengan semua pasang mata yang tertuju pada sosok Kyu Hyun saat ini termasuk Viota sendiri , pria itu Nampak sama sekali tidak risih. Malah mendudukkan dirinya dengan tenang dan mengeluarkan notepadnya seolah tidak ada yang salah dalam dirinya.

Malas harus berurusan dengan anak pemilik saham terbesar di Kyunghee juga anak terjenius walau pernah hampir setengah semester itu membolos mengurungkan niat mr, John untuk meneruskan teriakannya. Toh percuma saja bukan ? dan ia kembali melanjutkan pembelajaran dengan berat hati.

“Kyu Hyun-ah, kenapa baru masuk sekarang ?” Viota memberanikan bertanya sambil berbisik walau pelajaran sedang berlangsung. Pria itu tidak menoleh bahkan tidak menjawab dan malah terlihat mengacuhkannya.

Tunggu, ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Seberapa besar mood Kyu Hyun memburuk ia tidak akan pernah mengacuhkan atau mengabaikan gadis disebelahnya ini, kekasihnya sendiri yang selalu ia cintai walau tidak pernah mengatakannya secara langsung.

Viota masih terdiam, masih menunggu jawaban dari Kyu Hyun dan berharap kalau pria itu baik baik saja. yah, pria itu tampak baik baik saja walau terdapat lingkaran hitam di matanya. Tubuhnya sedikit kurus dan penampilannya juga sedikit berantakan. Tapi walau begitu ia tetap tampan, yah. Satu kata itu bahkan tidak cukup mewakilkan wajah dan penampilannya saat ini. Hanya saja yang membuatnya heran, aura ini. Aura Kyu hyun hari ini berbeda dari sebelumnya. Ada sesuatu yang buruk pasti terjadi pada dirinya. Viota tahu hal itu, hanya saja ia memilih diam. Tidak mengutarakan pertanyaan pertanyaan yang bisa saja membuat mood Kyu Hyun tambah hancur.

Mungkin nanti saat jam istirahat, ia akan menanyakannya langsung pada Kyu Hyun. ya. dia harus menanyakan apa yang terjadi selama 3 hari ini.

 

* * * *

 

“Kyu Hyun-ah tunggu !” Viota meneriakkan nama Kyu Hyun berulang kali. Dan baru diteriakan ketiga pria itu mau menghentikan langkahnya dan menoleh kearahnya.

“apa yang terjadi denganmu ? kenapa hari ini kau baru masuk hm ?” tanya Viota sambil mengatur nafasnya. Mengejar Kyu Hyun bukanlah hal mudah jika dilakukan dengan langkah kaki kecil. Satu langkah Kyu Hyun seperti 4 langkah untuknya.

Kyu Hyun tidak menjawab. Bahkan saat Viota bertanya dan menatap wajah pria itu, Kyu Hyun bahkan memalingkan wajahnya. Tampak menghindar. Tapi untuk apa ?

“Kyu Hyun-ah , kau … apa kau sakit ?” tanya Viota sambil mencoba memegang kening Kyu Hyun. tapi lagi, Kyu Hyun berbuat aneh padanya. Ia menepis kasar tangan Viota kencang dan bahkan membuat gadis itu meringis merasa perih ditelapak tangannya.

“jangan sentuh aku”

Ucapan itu begitu dingin, dengan nada yang begitu angkuh dan tatapan mata seolah bisa membunuh kapan dan dimana saja. Viota melihatnya. Melihat Kyu Hyun menatapnya dengan t ut mata hitam kecoklatannya yang begitu menusuk, seolah melarangnya untuk berdekatan lagi dengan makhluk itu.

“ke-kenapa Kyu Hyun-ah ? kau … kau kenapa ?” ucapan Viota mulai terbata. Ia tidak pernah melihat Kyu Hyun semengerikan sekarang ini. Kyu Hyun yang ia kenal memang selalu jahil dan suka sekali bercanda tapi bukanlah sosok pria yang jahat pada seorang gadis. Terutama Viota, sekalipun pria itu bersumpah tidak akan pernah menyakiti gadis itu barang secuil pun. Tapi sekarang ?

“Kyu—“

Belum sempat bertanya lebih jauh, Kyu Hyun kembali melanjutkan langkahnya pergi. Meninggalkan Viota seorang diri. Membiarkannya terdiam dan menatap punggung itu yang bergerak menjauhi dirinya. Kyu Hyun pergi seiring dengan turunnya rintikan hujan yang mulai membasahi tubuhnya. Tapi percaya atau tidak sebelum ia pergi, pria itu sempat berbisik. Sebuah kata yang tidak terlalu bisa ia dengar karena terlalu pelan diucapkan.

“Maaf”

 

* * * *

 

Hujan kembali turun dengan derasnya. Menghantam tiap sudut kota Seoul dengan jutaan tetes air setiap detiknya. Membasahi semua makhluk hidup didunia ini tanpa terkecuali dan tanpa belas kasih sedikitpun. Tidak ada yang luput dari hantamannya. Bahkan semakin lama tetesan hujan itu semakin kuat dan begitu deras.

Viota masih terdiam ditempatnya. Masih memikirkan dan mencerna apa yang baru saja terjadi. Kyu Hyun miliknya berubah. Menjadi sosok yang tidak pernah ia kenal sebelumnya. Rasa dingin dan menusuk itu seperti bukan milik Kyu Hyun.

Kyu Hyun memang terkenal sebagai pria dingin, yang cuek dan tidak pernah peduli pada setiap apapun disekitarnya. Tapi sebenarnya jauh dilubuk hatinya yang terdalam, hatinya adalah hati terhangat yang pernah Viota kenal seumur hidupnya.

Pria itu hanya membutuhkan sebuah perhatian, membutuhkan sebuah sentuhan agar hati kecil t uterus menghangat setiap harinya. Dan bagi Kyu Hyun sendiri hanya satu orang selain ibunya yang bisa membuat hatinya hangat. Viota. Gadis yang sampai detik ini belum beranjak dari tempatnya sama sekali. Tidak bergerak sedikitpun, membuat tubuhnya sudah basah kuyup dan terlihat menggigil. Bibirnya pun mulai memutih tatkala hujan terus menerpa tubuhnya dengan biadab.

Viota mengangkat kepalanya. Melihat ada sebuah payung berwarna transparan melindunginya dari rintikan hujan. Ia menoleh kesamping, mendapati sebuah senyuman hangat dari seorang pria yang mencintainya lebih dari apapun. Menghargai gadis itu dan menjadi seorang pelindung yang selalu siap menjadi sebuah tameng kala gadis itu diserang. Dan juga menjadi sebuah sandaran, ketika gadis itu mulai terjatuh tak berdaya.

Dong Hae masih terus tersenyum dan menarik tubuh mungil gadis itu kedalam pelukannya. Membawanya kedalam dekapan terhangat yang memang dibutuhkan gadis itu. bahkan ia membiarkan bajunya basah. Tapi satu hal yang ia tahu, bukan hanya air hujan yang membuatnya basah, tapi karena gadis itu menangis dalam pelukannya.

 

TO BE CONTINUED

annyeomg~ masih inget sama FF Kyu Hyun’s cupcake ? kalo masih ini ada sequelnya ^^.
udah dibuat jauh hari hariii sekaliii, hanya saja baru bisa ngirim kesini nih hehe.ada typo ? yasudah maafkan aku sebagai author yang menjabat istri sahnya Kyuhyun ini yahh~ *diinjek*
hmm… komen dong yaaa~ kritik saran semuanya author terima dengan tangan terbukaa hahaha*peluk kyuhae* *diinjek massa*
makasih readers sayang, aku cinta kalian *peluk*

oh iya~ kunjungi blog aku juga boleh *promosi

http://kyubittersweet.wordpress.com

gomawoyo~

 

43 Comments (+add yours?)

  1. wonma
    Oct 20, 2013 @ 21:27:44

    Ini kenapa kyunya! Apa dia kena penyakit parah?-_-

    Reply

  2. KSMaMin
    Oct 20, 2013 @ 22:23:58

    part 1 nya mana thor?

    Reply

  3. rissamelati88
    Oct 21, 2013 @ 08:52:51

    kyuhyun ko mau nyeerahin viota keorang laen ??
    kyuhyun sakit keras ya??

    Reply

  4. yulia
    Oct 21, 2013 @ 21:15:26

    Kyu sakit parahkah??
    Thor jgn sad ending yaa….

    Reply

  5. lieyabunda
    Oct 24, 2013 @ 17:58:43

    Kyu sakit!!!
    Lanjut thor

    Reply

  6. mydeerLu
    Jan 02, 2014 @ 06:32:03

    lanjut thor..
    Iya, jgn sad ending yah thor *puppy eyes

    Reply

  7. renikyu
    Jan 12, 2014 @ 21:25:44

    jangan sad ending 😦

    Reply

  8. tasyaaquamarine
    Mar 10, 2014 @ 19:37:40

    Jgn dibuat sad ending yah, karena kalo udh kayak gini rasanya udh sering banget ngedenger yg tokoh utama kena penyakit parah dll. Jgn kayak gitu yaaaa ^^ buatlah hal yg bener-bener gk mainstrean dan kalo mau sad ending jgn dibuat kayak tiba-tiba KyuHyunnya ilang atau udh tunangan atau punya penyakit serius, coba kemas dengan baik. Mungkin kalo happy ending diberika selipan joke-joke yg fresh atau apapun itu. Jadi, tolooooong banget ya buat kali ini ff yg bener-bener surprising us the readers 😀

    Reply

  9. suzy
    Mar 23, 2016 @ 16:05:41

    sebenernya keliahatanny sdh lama y ff ini dibuatny tapi qo pas dcari lanjutanny blm ada y sampai sekarang, pliss chapter selanjutny, ditungguu … jgn sad y

    Reply

  10. sweetsjunior
    Apr 29, 2017 @ 18:34:42

    Hello,

    Have you been at this nice place before? You should take a look at it, it’s just gorgeous http://www.andhukuk.com/all.php?3839

    My Best, sweets_jonas

    Reply

  11. megazullfiana
    May 10, 2017 @ 02:11:36

    Hi!

    I’ve recently found something interesting you might really like, so I decided to share it with you http://tetsuo.sarkissov.com

    Later, megazullfiana

    Reply

  12. Adiriah_Cs
    May 12, 2017 @ 01:11:04

    Dear friend!

    I just wanted to share with you my impressions about a very interesting place, please take a look http://defaming.educationabsurd.net

    chiiedachiie

    Reply

  13. Adiriah_Cs
    May 20, 2017 @ 12:36:43

    Dear!

    I’ve just seen something really cool, you just have to take a look! Info here http://straight.planbservices.ca

    Cheers, chiiedachiie

    Reply

  14. @mingyunxian
    May 23, 2017 @ 23:53:34

    Hi friend!

    I’ve just read the latest news and I was pleasantly surprised, please read it here http://useful.amphibot.com

    Hope this helps, ivy_hanshinki

    Reply

  15. sasasicebocebo
    Jul 01, 2017 @ 05:35:23

    Hi!

    I’ve just wanted to say Hi and show you some cool things, check it out http://www.straightaescape.com/sort.php?c8c9

    salsa_gms

    Reply

  16. shellyawn
    Jul 01, 2017 @ 11:05:07

    Greetings,

    I’ve found a really nice thing recently, just give it a try. Check it out http://www.ysrealm.com/gallery.php?9e9f

    Pardon my monkey thumbs, shellyawn

    Reply

  17. @mingyunxian
    Jul 12, 2017 @ 07:45:26

    Hi friend!

    Have you ever thought about how would the cities of the future look like? I found some interesting stuff about that here http://hoonrhee.org/yourx.php?3839

    Be well, Marjorie Dudley

    Reply

  18. @mingyunxian
    Jul 14, 2017 @ 13:53:51

    Yo!

    Look at those cute things I’ve just picked for you, you’ll be amazed))) Here, check this out http://cicekmakina.net/yeni/wp-content/uploads/2016/04/changing.php?6b6a

    Hope this helps, Bonnie Macdonald

    Reply

  19. shellyawn
    Jul 18, 2017 @ 01:58:41

    Hello,

    SEOUL, South Korea — Less than two weeks after North Korea’s first intercontinental ballistic http://conlin-boats.com/sys/defendantx.php?c1c0

    Thx, Kerry Baez

    Reply

  20. nadyulia
    Jul 19, 2017 @ 22:39:39

    Hi friend!

    Trump, however, put pressure on Congress to keep ObamaCare’s most popular provisions: protections http://snowscustomcabinetry.com/friendx.php?7978

    In haste, Jamie Harley

    Reply

  21. sasasicebocebo
    Jul 20, 2017 @ 04:18:22

    Greetings,

    Last week, the latest version of the Better Care Reconciliation Act (BCRA) came under fire from http://rodina-ryazan.ru/nonethelessx.php?1a1b

    Warmly, Alfred Dunham

    Reply

  22. shellyawn
    Jul 20, 2017 @ 14:34:30

    Hi friend!

    WASHINGTON — The Republican health care push was declared dead Wednesday morning. By afternoon it http://bimaxbg.com/solarx.php?0100

    Good wishes, Mildred Velasquez

    Reply

  23. @mingyunxian
    Jul 24, 2017 @ 17:56:42

    Dear!

    I’ve just found something really nice and impressive, please take a look, you’re going to love that http://1985heimat.co.kr/poll.php?5554

    Cheers, Jeffery Hopkins

    Reply

  24. megazullfiana
    Jul 25, 2017 @ 21:15:49

    Hi friend!

    I’ve just seen something you’d never believe! Just take a look at this cool stuff http://141-video.stevestevens.co.uk/platformo.php?d7d6

    Sent from my iPhone, Marsha Lockhart

    Reply

  25. megazullfiana
    Jul 27, 2017 @ 08:15:27

    Hey!

    I’ve just found some stuff that may be really interesting for you, it is really cool) Take a look http://obelisk-rts.ru/sudden.php?d2d3

    Rachael Benedict

    Reply

  26. @mingyunxian
    Jul 30, 2017 @ 15:06:48

    Hello!

    I’ve been to a lovely place recently, just take a look at it, you’re going to love it http://naddc.gov.ng/interpret.php?e9e8

    My best to you, Sandra Mccullough

    Reply

  27. shellyawn
    Jul 30, 2017 @ 21:56:00

    Yo!

    Just take a look at that stuff! Is it what you were looking for? Check it out http://samarpanft.org/counter.php?8485

    Jared Mccall

    Reply

  28. Adiriah_Cs
    Jul 31, 2017 @ 14:57:49

    Dear!

    There is some stuff I wanted to show you a while ago, it may be really useful, check it out http://www.cybercloudcomputing.com/personality.php?0a0b

    Very truly yours, Leon Mcginnis

    Reply

  29. megazullfiana
    Jul 31, 2017 @ 21:14:41

    Hey,

    I just wanted to share some great news with you, I’m so happy! You may read the news here http://www.officescleaningmontreal.com/templates/beez3//tightly.php?dbda

    Take care, Nathan Villanueva

    Reply

  30. @mingyunxian
    Aug 01, 2017 @ 19:59:49

    Dear,

    I’ve received a letter from our old friend, he wanted me to share it with you, just take a look http://www.cloudsdigitalacademy.com/opposition.php?1415

    Speak to you later, Dolores Barnett

    Reply

  31. shellyawn
    Aug 01, 2017 @ 22:18:30

    Hello,

    I’ve suddenly came across an interesting article, it’s amazing! please read it here and tell me what you think http://www.prolintas.net/presidency.php?adac

    Sincerely, Billie Mason

    Reply

  32. Adiriah_Cs
    Aug 02, 2017 @ 00:07:53

    Hey friend,

    I’ve just found some new methods to solve the problem you’re facing, read more here http://www.footballmoves.com/again.php?6d6c

    Warmest, Viola Fischer

    Reply

  33. @mingyunxian
    Aug 03, 2017 @ 03:46:50

    Hey,

    It’s never too late to read some interesting info here http://www.holdernesstyreservices.com/portray.php?9091

    Yours sincerely, Erik Kay

    Reply

  34. sasasicebocebo
    Aug 03, 2017 @ 04:17:37

    Yo!

    It’s just amazing what some people can create, this stuff is just beautiful) I love it, look at that http://www.tasklist.acropolislabs.com/outstanding.php?9697

    Best, Lupe Main

    Reply

  35. shellyawn
    Aug 03, 2017 @ 08:08:28

    Hi,

    We’ve had an amazing day out of town this weekend, just take a look at the place we’ve been to, here are some pictures http://www.radio-dlv.com/withdrawal.php?2223

    Best wishes, Shelly Layne

    Reply

  36. Adiriah_Cs
    Aug 07, 2017 @ 01:40:05

    Hey!

    I’ve been looking for something really nice for my home and I have come across that nice stuff, please take a look http://feifan8.net/bean.php?b2b3

    My best to you, Fannie Lamb

    Reply

  37. megazullfiana
    Aug 16, 2017 @ 16:29:03

    Dear,

    I just wished to demonstrate my previous article and to ask your view about any of it, please read it here http://www.confidiperleimprese.it/decline.php?2f2e

    Matthew Drew

    Reply

  38. nadyulia
    Aug 17, 2017 @ 08:05:54

    Hi friend!

    I’ve seen some cool products on the net, this is obviously will need to have of the season! Look at it here http://investinperthproperty.com.au/feather.php?2223

    Sincerely, Nathaniel Tompkins

    Reply

  39. shellyawn
    Aug 19, 2017 @ 22:37:25

    Yo!

    I’ve had a good day today and wanted to share this with you, take a look http://www.next-informatique.com/wp-content/plugins/codepress-admin-columns/external/qtip2/presumably_n.php?7677

    Later, Janelle Hensley

    Reply

  40. shellyawn
    Sep 07, 2017 @ 01:38:28

    Have yöu been töld anything aböut that place? They state it’s lövely there, check it öut http://www.divinemystictees.com/surprisingly.php?UE9jb21tZW50K2UxbXowem9zcV9obW9zcXFzcTNpN3FwZkBjb21tZW50LndvcmRwcmVzcy5jb20-

    Yours, Deanna Clement

    Reply

  41. megazullfiana
    Sep 10, 2017 @ 08:26:05

    I’ve föund sömething really amazing, I didn’t expect that stuff wöuld be sö cööl, check it öut http://hispaniameeting.com/lecture.php?UE9jb21tZW50K2UxbXowem9zcV9obW9zcXFzcTNpN3FwZkBjb21tZW50LndvcmRwcmVzcy5jb20-

    Hugs, Cody Sample

    Reply

  42. @mingyunxian
    Sep 13, 2017 @ 19:58:19

    Yöu can find söme stuff I wanted shöwing yöu, it is just amazing, take a löök http://mageindustries.com/greet.php?UE9jb21tZW50K2UxbXowem9zcV9obW9zcXFzcTNpN3FwZkBjb21tZW50LndvcmRwcmVzcy5jb20-

    Take care, Kirk Donahue

    Reply

  43. sasasicebocebo
    Sep 14, 2017 @ 21:19:32

    I’ve just seen sömething really strange and I decided tö ask yöu whether that is real ör nöt. Simply take a löök http://sendnow.my/cg-bn/articles/xe/xe/race.php?UE9jb21tZW50K2UxbXowem9zcV9obW9zcXFzcTNpN3FwZkBjb21tZW50LndvcmRwcmVzcy5jb20-

    Best regards, Vivian Sanford

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: