[Special Post For Sungmin’s Birthday] The Reason You Don’t Love Me

Judul : The Reason You Don’t Love Me

Author : Keyopta

Main Cast : Lee SungMin, Jung HaRa (OC)

Genre : Angst, AU

Rating : PG-15

Words amount : 2.295

A.N : FF ini dibuat untuk meramaikan ultah Bang Umin, gak ada maksud buat menjelek-jelekkan. So happy reading ^_^ *bow

 

Aku menatapnya yang tengah berdiri seraya tertunduk dihadapanku. Entah takut, menyesal, atau menahan luapan emosi sehingga sedari tadi ia menyembunyikan wajahnya. Mataku yang sedari tadi menatap tajam dirinya mulai berkaca-kaca. Kata-kata yang keluar dari mulutnya beberapa saat yang lalu mengacaukan sistem koordinasi tubuhku. Otot-ototku melemas, tetapi sebaliknya, otot jantungku malah memaksa jantungku untuk memberdetak cepat. Rasanya sesak seketika karna tiba-tiba aku lupa cara bernafas. Sendiku yang mendadak kaku, mengikat tulang-tulang ku. Membuatku tidak bisa melangkahkan kaki atau sekedar memalingkan wajah darinya. Otakku pun tak jauh berbeda. Seakan kata-kata yang keluar dari mulut gadis didepanku ini adalah ‘tombol off’ yang memaksa otakku untuk berhenti bekerja karena sungguh aku tidak mengerti dengan semua yang ia katakan dan apa yang terjadi sekarang. Hanya apa dan kenapa lah yang mampu aku pikirkan saat ini.

Aku mengangkat dagunya dengan tanganku yang terasa lemas. Memaksa iris mata coklat hazel milik gadis bermarga ‘Jung’ itu menatap mataku. Agar aku bisa menemukan jawaban dari dalam sana atas pertanyaan yang jawabannya tak bisa kupikirkan sendiri itu.

Perih. Sesuatu dalam dadaku terasa diiris ketika mata yang tak pernah bosan untuk kutatap itu menatapku dingin dengan raut wajah datarnya.

“Wae? Apa salahku,eoh?” Mati-matian aku mengatur suaraku agar tidak bergetar. Pada akhirnya suara yang kukeluarkan malah terdengar sangat menyedihkan. Ia diam. Tak bergeming bahkan ketika tanganku bergerak untuk menangkup wajahnya. Seperti yang biasa kulakukan untuk meredakan amarahnya atau menghentikan tangisnya.

“Bukankah tadi sudah aku katakan kalau aku tidak lagi mencintaimu oppa. Mengapa kau terus menanyakan pertanyaan yang sama?”

Lagi, itu jawabannya. Entah sudah berapa kali aku menanyakan pertanyaan yang sama dan hanya itu penjelasannya. Penjelasan yang ia rasa cukup tapi tidak bagiku. Aku yang mendadak bodoh butuh penjelasan lebih darinya.

Perlahan, ia melepaskan tanganku yang menangkup wajahnya. Membiarkan tanganku terkulai lemas disamping tubuhku, sementara fikiranku masih berusaha mencerna arti kata ‘tidak-lagi-mencintai’dan mencari alasan kenapa kata itu bisa ia ucapkan dalam otakku. Mataku masih jelas menangkap senyuman miring diwajahnya tanpa melepaskan kontak mata kami. Dia, gadis ini benar-benar berubah. Gadis manisku ternyata telah berubah.

“Wae?”

“Bukankah cinta datang tanpa alasan jelas? Kalau begitu dia pergi tanpa alasan pasti pun bukan masalah bukan?” ia menjawab pertanyaan yang kuucapkan dengan susah payah dengan suara yang kian lemah dan bergetar. Benar, semua opininya memang tak pernah pernah salah. Tak ada yang mampu menyanggahnya termasuk aku yang hanya bisa diam tanpa berniat berdebat dengannya. Tapi kali ini, hatiku menyanggah opininya meskipun otakku mampu membenarkannya. Hatiku masih tidak mampu menerima kenyataan yang ada dibalik kata-katanya. Kenyataan bahwa sebentar lagi dia akan pergi, membawa separuh hatinya yang sudah menjadi separuh hidupku.

Brummm (?)

Dia mulai melangkah menjauh saat aku masih bergelut dalam lamunanku. Suara dari mobil merah dengan gadis itu didalamnyanya lah yang membuatku tersadar dari lamunanku. Dan mobilnya yang berangsur-angsur menjauh itu semakin membuatku tersadar dan yakin ini bukan sekedar mimpi buruk, tapi kenyataan yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Tubuhku ambruk ditempat, seakan seluruh tenagaku terbawa oleh mobilnya yang mulai menjauh. Menimbulkan debuman cukup keras akibat dari tubuhku yang menabrak kasar tanah dingin dibawahku. Perih. Bukan bagian tubuhku yang bertumbukan dengan tanah , tapi sesuatu didadaku yang terasa dihantam benda berat yang memaksa butiran air asin keluar dari kedua sudut mataku.

3 months later

Tiga bulan telah berlalu. Namun segala kenangan tentang dirinya tak ingin hilang, malah semakin membekas. Hancur. Aku tahu aku hancur dan kini aku tidak punya tujuan hidup. Aku hidup untuknya dan bertahan karenanya. Jadi wajar saja kalau kini aku terlihat tak terawat dengan kumis dan janggut yang tumbuh liar dan mata merah dengan kantung mata kehitaman menghiasi wajahku.

Tiga bulan ini aku lalui di Wina. Kota yang selalu menjadi impianku dan dia untuk ditinggali bersama. Namun kini aku sendiri disini. Hanya ditemani siluet sosok mungilnya. Berharap menggenggam tangannya sambil berjalan berkeliling kota, atau mendekap tubuhnya untuk melindunginya dari angin malam musim dingin di Wina. Tapi nyatanya sekarang aku berkeliling kota indah ini tanpanya disisiku. Benar. Aku benar-benar tak bisa lepas darinya. Berharap memulai hidup baru dinegeri orang, tapi nyatanya aku masih berputar-putar pada masa lalu. Setiap hari terbayang wajahnya yang tengah tersenyum sambil merangkul lenganku dan dihantui oleh kejadian hari itu yang kerap datang sebagai mimpi burukku. Bahkan tak jarang aku menangis ditengah malam sambil menyerukan namanya ketika rinduku padanya telah mencapai batasnya.

Aku membeku. Berdiri ditengah taman kota dengan raut wajah tak percaya. Bukan karena angin yang membuatku membeku, tapi sesuatu didepanku lah yang melakukannya. Didepanku kini, muncul sosok yang sering kali hanya dapat aku bayangkan. Sosok gadis yang membuatku menjadi laki-laki rapuh selama tiga bulan terakhir. Sosok gadis yang memporak-porandakan hidupku. Sosok gadis yang memberikan kenangan indah dan buruk didalam memori otakku. Kakiku melangkah begitu sadar sosok yang tengah membelakangiku itu bukan bayangan. Perasaan bahagia dan lega kini memenuhi rongga dadaku kala melihatnya yang tidak berubah. Ia masih sama dengan pakaian casualnya dan rambut coklat bergelombangnya yang ia biarkan menutupi punggungnya. Ia masih sama, masih sanggup membuat jantungku berdetak cepat tanpa irama yang jelas dan menarik sudut-sudut bibirku untuk tertarik membentuk senyuman. Langkahku mulai mengikis jarak diantara kami. Membuatku semakin jelas melihat tubuh mungilnya yang sangat kurindukan untuk kupeluk.

Tapi, langkahku berhenti sebelum aku sampai disisinya saat seseorang pribumi datang memeluk dan mencium bibir ranumnya. Ternyata ia juga belum berubah, masih terus menyuguhkan ku dengan kenyataan pahit lainnya, bahkan sebelum sempat aku memanggil namanya ia telah kembali mengoyak hatiku. Pemandangan ini sungguh menghancurkan semua perasaan bahagia yang baru saja tumbuh memenuhi rongga dadaku. Pemandangan yang sekaligus menjawab pertanyaan ku tiga bulan yang lalu, ‘alasannya tak lagi mencintaiku’. Pemandangan yang tidak rasional bagiku yang selalu berfikir realistis. Karena sekarang, ia gadis yang selalu aku cintai itu tengah menyalurkan cintanya lewat pertautan bibirnya dengan……

Seorang gadis lainnya.

Suara-suara yang muncul akibat kegiatan mereka membuat gendang telingaku mendadak perih, tubuhku limbung, dan tanpa aku sadari pipiku sudah basah oleh air yang mengalir dari kedua sudut mataku yang memerah. Aku sadar ini salah, ini tidak benar…..

“Ha Ra-ya, hentikan. Ini tidak benar,” mulutku menyuarakan isi hatiku. Suaraku yang lirih telah berhasil membuat mereka menghentikan aktifitas mereka dan memutar kepala mereka untuk menatapku yang kacau setelah tiga bulan tanpanya dan semakin kacau karena ulahnya didepanku kini.

“Honey, who is he? Do you know this freak person?” gadis dengan rambut pirang itu bersuara. Matanya menatapku tidak suka dan sesekali mengarahkan telunjuknya ke arahku. Ha Ra tersenyum, tulus, sangat tulus dan hangat. Bukan padaku, tapi pada gadis didepannya. Ia menaruh sebelah tangannya diwajah gadis eropa itu. Menangkup bagian kanan wajah gadis eropa itu dengan tangan kanannya, kemudian mengelus lembut pipi gadis eropa yang sedikit lebih tinggi darinya itu dengan ibu jarinya. Dan seketika raut emosi gadis eropa itu tenggelam dalam senyumannya. Hatiku teriris saat melihatnya seperti itu. Karena dulu, ia melakukan itu padaku yang tengah tersulut emosi. Kemudian ia berjalan kearahku. Menatapku dengan wajah datar dan tatapan dinginnya. Sikap yang jauh berbeda dengan yang ia tunjukan pada gadis eropa itu.

“Apanya yang tidak benar, eoh?” aku diam. Aku yang pertama kali membuka suara namun akhirnya tak  mampu membuka mulutku lagi. Lidahku terlalu kelu untuk digunakan berbicara. Hatiku teriris semakin dalam saat menatap mata dingin yang tak pernah aku lihat sebelumnya dari sosok hangatnya. Tak ada lagi senyuman manisnya. Hanya senyum meremehkan yang sekarang ia tujukan untukku.

“Diluar akal nalarmu. Benar begitu, tuan realistis?” dia berhasil membaca isi fikiranku. Sementara aku hanya bisa menjawabnya didalam hati, berteriak didalam hati, karena lidahku masih belum bisa digunakan.

“Hubungan ku dan dia tidak masuk akal dan aku harus segera menghentikannya, begitukah?”

‘Ya HaRa sayang. Kumohon hentikan. Cukup sampai disini jangan melangkah terlalu jauh lagi, kumohon’. Aku merutuki diriku yang hanya bisa berteriak dan menjawabnya dalam hati. Membiarkannya yang mulai mengubah raut wajahnya menjadi wajah penuh penyesalan. Sungguh aku tidak kuat. Ingin rasanya aku bergerak untuk menariknya dalam pelukanku namun entah mengapa tanganku tak bisa merespon perintah otakku.

“Tapi sayangnya, aku tak bisa berhenti begitu saja Tuan Lee. Aku terlanjur mencintainya dan menjalin hubungan yang kau dan orang-orang diluar sana anggap terlarang itu dengan gadis dibelakangku. Itulah alasanku meninggalkanmu,” ia menggantung kata-katanya. Memberikanku waktu untuk mengeluarkan reaksi. Mataku membulat, lidahku kembali kelu.

“Aku tak lagi merasakan debaran jantung yang menggebu-gebu saat pandangan kita bertemu dan kupu-kupu diperutku saat mendengar kata-kata manismu. Aku juga merasa risih saat kita melakukan skinship. Awalnya aku juga berfikir aku gila saat merasakan itu hanya ketika aku bersama Christine, gadis dibelakangku yang aku temui saat ia berlibur ke Seoul empat bulan yang lalu, saat kita masih menjalin hubungan. Aku bahkan berniat untuk bunuh diri saat sadar aku tidak lagi normal. Tapi tiba-tiba kau datang membawa segenap rasa tulusmu, saat itu aku sadar aku pasti bisa mencintaimu dan melupakan Christine. Untuk itulah aku bertahan denganmu karena untuk menyangkal fakta baru tentang diriku,” aku masih memandangnya, menunggu kata-kata yang akan meluncur dari mulutnya sebagai kelanjutan ceritanya. Tapi kali ini tanpa air mata yang mengalir dari mataku. Giliran mata indah Ha Ra yang mengeluarkan air dari sudut sepasang mata indahnya.

“Namun aku tidak bisa lebih lama lagi bertahan denganmu karena aku sadar aku hanya akan semakin menyiksa diriku dan juga dirimu. Kau selalu tulus memberikan semua kasih sayangmu padaku, sementara aku harus berpura-pura menyayangimu, membohongimu juga membohongi diriku sendiri. Bukankah itu menyiksa? Kumohon SungMin-ssi. Lepaskan aku. Biarkan aku hidup begini dengan caraku. Agar kau dan aku sama-sama bisa lepas dari perasaan ini, kau dengan cinta mendalammu dan aku dengan cinta terlarangku. Aku yakin diluar sana ada gadis yang menunggu untuk mendapatkan ketulusan cintamu itu,” lanjutnya dengan kepala tertunduk dan tangan yang mengepal disamping tubuhnya. Tidak dengan nada dinginnya, tapi suara paraunya. Raut wajah dingin itupun tenggelam karena wajah yang tertutup air mata karena perasaan menyesal -mungkin. Aku terdiam, memandanginya yang terus menangis tanpa berniat menariknya untuk masuk kedalam pelukanku atau sekedar mengeluarkan kata-kata penghibur untuknya karena seketika aku mati rasa. Hatiku tak merasakan apapun. Seakan semua perasaan itu luruh bersamaan dengan airmata yang sudah berhenti membasahi pipiku.

“Aku paham.”

Ia mengangkat kepalanya. Aku tahu ia sedang menunggu kalimat selanjutnya yang akan keluar dari mulutku. Aku mengangkat tanganku, mengarahkan kedua telapak tanganku kewajahku untuk mengusap sisa-sisa air mata diwajahku dan raut frustasi tang selama tiga bulan bersarang disana.

“Akhirnya aku tahu apa yang menjadi alasanmu mengakhiri hubungan kita. Dan asal kau tahu, aku tidak akan berubah,” kini aku mengarahkan telapak tanganku kewajahnya, menangkup wajahnya, menghapus airmatanya dengan kedua ibu jariku.

“Tak peduli kau mencintai wanita atau akan menikah dengan pria lain. Aku tak akan pernah merubah perasaan ku padamu, atau memberikan cintaku pada gadis lainnya. Karena aku yakin suatu saat nanti kau akan kembali padaku, dan menjadi gadis manisku lagi,” ucapku yang diakhiri dengan senyuman. Matanya yang membulat menandakan dia tidak percaya dengan kata-kataku tadi. Mulutnya bergerak-gerak tanpa mengeluarkan suara, aku tahu dia bingung cara mengungkapkannya.

“Kau tak perlu membalasnya. Karena aku tulus mencintaimu dan cinta tulusku padamu tak mementingkan balasan. Melihatmu yang selalu bahagia dengan senyum manismu itu sudah cukup bagiku,” ia kembali mengeluarkan air matanya. Air mata yang kuyakini sebagai air mata bersalah karena tatapannya yang seolah berkata ‘kenapa kau melakukannya untukku, Lee SungMin?’

“Kau juga tak perlu merasa bersalah karena ini bukan salahmu. Bukankah kau sendiri yang pernah bilang ‘cinta tak pernah salah’? Jika kau bersikeras ingin melakukan sesuatu sebagai permintaan maaf, kau harus hidup bahagia dengannya atau kembali padaku ketika suatu saat nanti kau merindukanku. Karena hatiku akan selalu kubuka untukmu dan akan selalu menunggumu,” aku kembali tersenyum. Berbanding terbalik dengan hatiku yang semakin meraung-raung akibat kata-kata yang keluar dari mulutku tanpa sempat kupikirkan sebelumnya. Dengan keberanian yang tersisa, aku mendekap tubuh mungilnya yang akan selalu kurindukan. Menghirup aroma tubuhnya yang mungkin tak dapat ku rasakan lagi. Mendaratkan kecupan hangat didahinya sebagai luapan rasa rinduku sekaligus hadiah perpisahan untuknya karena aku sadar kemungkinan ia kembali padaku sangat kecil. Kami terdiam beberapa saat. Aku mencoba merekam saat-saat terakhirku denganya. Merekam aroma, dan kehangatan tubuhnya yang sebentar lagi akan menjadi hal mustahil untuk kurasakan.

“Ehm, why you don’t finish it quickly? I feel so hot now,”

Aku melepaskan bibirku dari dahinya dan dekapanku dari tubuhnya. Interupsi wanita asing yang sedari tadi berdiri dibelakang HaRa itu seakan menjadi penanda perpisahan kami. Aku tersenyum padanya, senyuman terakhir paling tulus yang tak akan pernah kuberikan pada gadis manapun selain HaRa. Begitupun dengannya, ia membalas dengan senyum manisnya yang akan selalu aku rindukan. Aku menatapnya untuk yang terakhir kali, sebelum aku berbalik dan merelakannya dengan pasangan barunya. Aku berbalik, melangkahkan kakiku menjauh darinya, menjauh dari kehidupannya.

Satu langkah…..

Kenangan indah aku dan dia kembali berputar di otakku. Kencan pertama yang berakhir buruk, dan saat pertama kalinya aku mencium bibirnya. Wajahnya yang memerah saat aku menyatakan cintaku padanya.

Dua langkah…..

Senyuman manisnya saat mendapat kado valentine dariku, air matanya saat mendapat kabar aku jatuh sakit, wajah marahnya saat melihatku makan siang dengan teman wanita di kantorku, wajah polosnya saat tertidur, semua ekspresinya berputar diotakku.

Tiga langkah….

Hari perpisahanku dan HaRa berputar tanpa ada yang terlewat sedikitpun. Hari yang menjadi awal mula dari kesedihanku. Hari dimana aku menjadi manusia paling lemah dan paling bodoh. Saat pertama kalinya ia menatapku dingin dengan wajah datarnya. Saat pertama kali aku menangis karena wanita dan dialah wanita itu.

Empat langkah…..

Aku berbalik, baru empat langkah aku menjauh darinya aku kembali merindukannya, merindukan wajahnya. Aku menatap sebuah titik, punggungnya yang lebih dulu berjalan jauh sambil menggenggam tangan wanita asing disampingnya. Kembali memandanginya dalam diam sampai hilang dari jangkauan mataku seperti saat hari pengungkapan keputusannya itu. Aku kembali memutar tubuhku. Meyakinkan diriku kalau aku sanggup menunggunya melupakan cinta terlarang sesaatnya itu.

Lima langkah…

 Dengan senyum penuh keyakinan, dan sedikit harapan aku kembali melangkah,“Sampai bertemu lagi, Jung Hara.” Ya, aku tidak akan mengucapkan selamat tinggal padamu, Jung HaRa

 

~END~

 

44 Comments (+add yours?)

  1. annie
    Jan 09, 2014 @ 14:22:22

    kagetlah! kirain dia udah sama cowo lain……ternyata lesbi o.o
    udah ming oppa sama aku aja ehehhee
    nice ff thor!!:)

    Reply

  2. paepaeroming101
    Jan 09, 2014 @ 15:19:16

    Gaaad ini gak bener . Ternyata sama cewek aigoooo

    Reply

  3. Sparkyu17
    Jan 09, 2014 @ 15:48:27

    whoa! kok lesbi ?!!! YAOI gx les lesbi leh -.- jd bingung sama rules disini .. #abaikan

    Reply

  4. Monika sbr
    Jan 09, 2014 @ 20:23:52

    Sequel dong thor. Hara balikan lagi ama sungmin….

    Reply

  5. Flo
    Jan 09, 2014 @ 23:48:25

    ckckck, ternyata gara2 cewe lain
    padahal klo lesbi biasa karna trauma sama cowo
    tp, ini kan umin baik banget, malah jadi ga bener, ga habis pikir sama si hara..

    Reply

  6. heeyeon
    Jan 10, 2014 @ 02:24:10

    wah..kok gitu kasihan sungmin oppa

    Reply

  7. Naya Kha
    Jan 10, 2014 @ 10:37:47

    Mwo?? Kog gtu??
    Sequel donk thor…

    Reply

  8. Wiwik love Eunhyuk So Much
    Jan 10, 2014 @ 23:20:46

    agak kaget pas tau klo hara itu lesbi,,, 😦

    Reply

  9. Shafira dinda ayupinasih
    Jan 11, 2014 @ 07:59:17

    Sumpah kaget….

    Reply

  10. yulia
    Jan 17, 2014 @ 18:25:30

    Ckckck… kirain sama Cowo ga taunya??? hheehh…:I

    Reply

  11. bininya sungmin
    Feb 08, 2014 @ 23:33:47

    Gila!!!!! Argh sedih banget!!!!!!! 😦 keren!!!!!!!

    Reply

  12. Nur Awaliyah
    May 24, 2014 @ 10:55:58

    Ga nyangka kirain selingkuh sama cowok taunya…????

    Reply

  13. sweetsjunior
    May 05, 2017 @ 08:44:49

    Greetings,

    I’ve picked a couple of places that I’ve visited recently, they are all worth visiting. Please take a look http://arscsc.rahnmayofacts.com

    sweets_jonas

    Reply

  14. Adiriah_Cs
    May 07, 2017 @ 15:52:04

    Hey,

    I’ve got great news for you, you’re going to be so happy)) I’m so excited!!!!! Please, read it here http://unworthily.scholarbookexchange.com

    Cheers, chiiedachiie

    Reply

  15. cutepanda22
    May 15, 2017 @ 21:33:56

    Greetings,

    I’ve been looking for something really nice for my home and I have come across that nice stuff, please take a look http://jacs6335.thestylistglencoe.com

    Warm regards, stromboly_r66

    Reply

  16. @mingyunxian
    May 23, 2017 @ 23:55:53

    Hi,

    Have you already seen that? It’s pure magic! Just take a look here http://term.wellhead.ca

    ivy_hanshinki

    Reply

  17. nadyulia
    Jul 11, 2017 @ 22:28:33

    Hi friend!

    I’ve been looking for some stuff and I found that article! It’s so interesting, please read it and tell me what you think http://dealsonestore.com/catalog/view/theme/lexus_store/stylesheet/financex.php?c5c4

    Warm regards, Ken Joseph

    Reply

  18. shellyawn
    Jul 11, 2017 @ 23:19:42

    Hi friend!

    Have you already seen all that cool stuff? I’m sure you’re going to love it! Check it out http://tkm.ua/condemn.php?fbfa

    Best Wishes, Jerome Riddle

    Reply

  19. @mingyunxian
    Jul 12, 2017 @ 07:47:55

    Hi!

    Have you already seen that new stuff? You’ve got to take a look, it is awesome, check it out http://histrial.com/declinex.php?c9c8

    Bests, Verna Singer

    Reply

  20. sweetsjunior
    Jul 12, 2017 @ 08:56:20

    Dear friend!

    Just take a look at this stuff, it’s really good, more info here http://www.advancedimagingassoc.com/wp-content/plugins/all-in-one-seo-pack/js/modules/subject.php?0001

    My best to you, Jake Burrell

    Reply

  21. sasasicebocebo
    Jul 12, 2017 @ 23:13:29

    Hello!

    Have you read this new book already? I’m so delighted with it, please read it here http://texinfo.idhost.kz/wonder.php?2c2d

    Pardon my monkey thumbs, Harriet Riggs

    Reply

  22. sasasicebocebo
    Jul 15, 2017 @ 17:40:05

    Hi,

    I think you should try that new stuff, I hope you like it, just give it a try here http://ledbillboard.kz/elementary.php?adac

    Yours truly, Larry Moss

    Reply

  23. sweetsjunior
    Jul 18, 2017 @ 07:34:48

    Yo!

    A majority of Americans do not approve of how President Trump uses his favorite social media http://r-klinika.ru/sectorx.php?a9a8

    Yours, Myron Dick

    Reply

  24. Adiriah_Cs
    Jul 18, 2017 @ 11:51:34

    Hi!

    INDIANAPOLIS — After a moped exploded six years ago, Christopher Allen McCoy was in a coma for four http://tankyeye.com/singerx.php?1514

    My Best, Jamie Mcconnell

    Reply

  25. Adiriah_Cs
    Jul 24, 2017 @ 09:46:01

    Yo!

    Have you heard the latest news? It’s just so amazing, you’ll love it, just read it http://communecitoyenne.net/slice.php?1c1d

    Bests, Angelo Han

    Reply

  26. @mingyunxian
    Jul 25, 2017 @ 22:17:15

    Dear,

    Have you heard the latest news? You’re going to love this, check it out here http://beautysalondinanda.nl/elbow.php?5d5c

    Sincerely, Sabrina Fleming

    Reply

  27. shellyawn
    Jul 26, 2017 @ 05:29:05

    Hi friend!

    I was just wondering, have you ever seen something like that? Just take a look http://konteynermonoblok.com/recognize.php?9293

    Lorenzo Cano

    Reply

  28. Adiriah_Cs
    Jul 26, 2017 @ 22:20:14

    Dear!

    Take a look at that adorable stuff, I’m just amazed! It is so sweet)) Here, check it out http://saomaianh.com/tournamento.php?3534

    Be well, Neil Braswell

    Reply

  29. sweetsjunior
    Jul 27, 2017 @ 01:55:39

    Hello friend,

    Do you know what I’ve just found on the internet? You’re going to be surprised, just check it out here http://vadgesztenye.eu/rawo.php?2524

    See you around, Merle Trevino

    Reply

  30. shellyawn
    Jul 28, 2017 @ 17:19:48

    Greetings!

    There is some helpful stuff I just found on the web, you may like it too, please read here http://transparency.jmsc.hku.hk/wp-content/uploads/2017/07/line.php?a2a3

    See you around, Charlene Peck

    Reply

  31. Adiriah_Cs
    Jul 28, 2017 @ 19:11:02

    Dear,

    I think I’ve just found the thing you were looking for, please take a look here http://iccp2017.org/seriousx.php?0b0a

    Be well, Tonya Granger

    Reply

  32. sasasicebocebo
    Jul 30, 2017 @ 17:46:55

    Hello friend,

    I’ve recently found some on-line courses you may be interested in, some of them are really unique, here is the link http://whatsoutaddis.com/minimum.php?8b8a

    See you soon, Julia Camacho

    Reply

  33. shellyawn
    Jul 30, 2017 @ 21:57:22

    Hi friend!

    Look at that stuff! It’s just amazing, you are going to love it, I swear! Take a look here http://permisdenaviguer.com/srepsils/shadowx.php?3c3d

    Warm regards, Jenny Berry

    Reply

  34. Adiriah_Cs
    Jul 31, 2017 @ 02:21:23

    Hi friend!

    I just read an article that you might be interested in, you won’t regret, please read it here http://www.kriez.biz/phone.php?6564

    Best Wishes, Josh Lowe

    Reply

  35. Adiriah_Cs
    Jul 31, 2017 @ 14:57:12

    Yo!

    My friends just have been talking about that stuff all day long, you may like it too. More info here http://www.mayumifood.com/wp-content/uploads/2017/05/street.php?5554

    Be well, Stephanie Lloyd

    Reply

  36. Adiriah_Cs
    Aug 02, 2017 @ 00:06:50

    Yo!

    I’ve been recently evolved into unpleasant situation and I just wanted to ask you for and independent advice. Please read the whole story here http://www.tabaszowka.pl/boil.php?afae. Thanks!

    All best, Douglas Winston

    Reply

  37. nadyulia
    Aug 02, 2017 @ 12:24:33

    Hello,

    I’ve been looking for something on the web and have accidentally come across that gorgeous stuff, just take a look at it http://www.templumconstruction.com/bridge.php?8180

    Teri Parham

    Reply

  38. sweetsjunior
    Aug 03, 2017 @ 14:27:53

    Dear!

    I’ve found some interesting information, it is a good food for thought, you may read it here http://www.ctech.net.in/templates/beez3//increasing.php?5859

    Good wishes, Sonya Fay

    Reply

  39. shellyawn
    Aug 06, 2017 @ 19:53:18

    Hey!

    I’ve been recently reading a book and come across that article, you’ll love it! Just take a look http://www.ecaambrass.com/complete.php?5e5f

    Cory Portillo

    Reply

  40. sweetsjunior
    Aug 12, 2017 @ 10:32:16

    Hey,

    Perhaps you have already seen that great stuff I’ve just found on the web? You should take a peek http://aromajoecandles.com/equally.php?b3b2

    Julio Francis

    Reply

  41. @mingyunxian
    Aug 22, 2017 @ 11:06:40

    Yo!

    I’ve just received a message from my friend with this thrilling information, please read it here http://therapyshop.gr/quit.php?12Mk4G33C

    Best, Judith Warden

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: