[Special Post For Zhoumi’s Birthday] The Harder of Zhoumi life

Judul : The Harder of Zhoumi life

Author : za anniza

Main Cast/Supporting Cast :

– Zhoumi SJM

-Henry SJM

-Jia Miss-A

– Victoria F(x)

Genre : Idol Life

Rating : pg 17

Author Notes / AN : this isn’t a plagiarsm. Isn’t real of Zhoumi life. But, everyone have the harder life like this fiction. You, just to remind, what the reason make you life so hard, and… Wake up to leaving it.

****

Kau hanya butuh seseorang di sampingmu di saat masa tersulitmu tanpa kau memberitahunya sekalipun. Karena, bersama jauh lebih baik dibandingkan sendirian. -za

Jadi semuanya berharap jika tahun ini tidak akan ada perayaan khusus untuk album mereka. Tidak seperti yang sudah dan yang sudah, mereka tak lagi mementingkan apa yang akan mereka lakukan dan apa yang akan mereka kerjakan dalam promosi album tahun ini. Menyisakan sebuah rasa mengganjal di dalam salah satu hati seorang personel.

Zhoumi meminta Jia untuk menemaninya makan malam ini. Dan kebetulan gadis itu tengah berada di Beijing untuk mengadakan konser. Lalu Zhoumi tengah berkunjung dalam rangka promo album terbaru grupnya. Jadi, dengan menghubungi Jia, hari yang biasa saja seperti ini mungkin akan menjadi luar biasa setelah bertemu dengan perempuan itu.

Namun, setelah mencoba menghubungi gadis itu, Zhoumi hanya mendapatkan kabar jika Jia masih dalam masa pekerjaan sampai malam nanti. Dan Zhoumi mungkin akan menghabiskan waktu sambil melihat tayangann TV yang membosankan. Ia, tiba-tiba saja merasa merindukan masa tersibuk yang dulu pernah mampir di hidupnya. Bahkan di masa promo album saja, ia sempat tidak memiliki pekerjaan di tengah banyaknya pekerjaan yang member lain dapatkan.

“Lalu hyung ? Apa yang akan kau akan lakukan ?” Henry menyemprotkan parfum ke tubuhnya.

Eopso” sahut Zhoumi.

Kemudian Henry pergi meninggalkan Zhoumi, membuat laki-laki jangkung itu menghela nafas sangat panjang. Henry sejenak untuk tidak berjalan menghadap ke arah Zhoumi yang kini sibuk dengan komputer portabel di atas nakas kamarnya. Menatapnya dalam, kemudian “kau bisa ikut denganku jika kau mau”

Tentu saja tidak, kau bernyanyi dan aku melihatmu ? Kau tahu, itu menjijikkan. Maka rakyat China akan tahu seberapa penganggurannya aku.

“Tidak, aku ingin tidur lebih awal malam ini” kata Zhoumi.

Ketika Henry telah benar-benar keluar kamar, Zhoumi menekan dahinya dengan menggunakan ibu jarinya. Kemudian menatap nanar ke arah layar ponsel. Seandainya saja satu dari orang yang ia harapkan menghubunginya tidak sibuk, mungkin ia tidak akan sesengsara ini. Setidaknya ada yang bisa ia hubungi, atau diajak bicara. Dan semuanya benar-benar tidak bisa ia harapkan.

***

Zhoumi tiba-tiba bangun dari tidurnya, kemudian menatap ke arah layar laptop, yang kemudian ada senyum bahagia yang mengembang. Victoria sedang mengajaknya berbicara melalui fasilitas online. Ia menekan tombol OK untuk terus berbicara dengan gadis itu.

“Oh, ge’ ! Aku fikir kau sedang sibuk, bagaimana kabarmu ?”

Zhoumi tidak baik-baik saja, dan ia tahu betul itu. Namun nampaknya sangat tidak baik jika ia harus memulai kalimat percakapan dengan kalimat seperti itu. “Oh, baik tentu saja, kau ? Song ?” Akhirnya hanya kalimat itu yang keluar perlahan dari bibir Zhoumi. “Kau sedang mengangggur ? Tumben sekali”

Victoria menunjuk dirinya “aku ? Menganggur ? Yang benar saja. Aku sedang mencoba mengaktifkan layanan internet pada ponsel baru Sulli” sahutnya dengan suara yang nyaring seperti biasa, “ge’ ! Aku harus kembali shooting ! Sampai jumpa !”

Dengan geram Zhoumi menarik asal ponselnya, membuka akun twitternnya dan menuliskan sesuatu di sana.

I’m so hate on this situation. Even can’t do anything, without important things. And, suddenly I’ll be stop here. With the time mechine. I hate.. I hate.. Rlly

4 menit – 5 menit. Ia berharap ada salah satu staff yang akan menghubunginya perihal apa yang ia beberkan di akun sosial. Sampai pada 1 jam berlalu, tidak ada yang mencoba menghubunginya untuk mengklarifikasi apa yang terjadi. Sampai pada kesabarannya yang habis. Zhoumi memutuskan untuk pergi ke salah satu pub yang ada di kota itu.

***

Zhoumi merasa teguk demi teguk tidak membuat ia melupakan apa yang terjadi. Ia selalu ingat tentang apa yang dilakukan oleh perusahaan terhadapnya. Beberapa staff mengaku tidak siap menerima kritik atas sikap Zhoumi yang bisa saja tidak profesional. Namun, Zhoumi merasa, apakah ia pernah bersikap tidak profesional ?.

Belakangan, ia mendengar kabar jika ia masih tidak memiliki jadwal individu, maka ia diizinkan untuk melepas perpanjangan kontrak. Kemudian pertanyaan lain muncul, bagaimana jika SJM tidak ada tanpanya ? Bukankah ia Leader pada saat ini ?. Kemudian Zhoumi menggeleng, tidak sulit untuk mengeluarkannya dan menguburnya sebagai seorang idola. Sebab dulu keberadaannya tidak pernah diinginkan. Di masa ia debut.

Jadi setelah ia kembali dari China ia akan merundingkan ini dengan perusahaannya. Mungkin ia akan mengeluarkan diri, membayar sejumlah uang dengan tabungannya untuk membebaskan diri dari kontrak tersebut. Kemudian dengan sisa tabungan yang ada, ia akan mencoba menginvestasikannya. Atau menjadi artis baru tanpa agensi. Bisa juga melelang diri bagi para agensi yang tergiur.

Tapi, pertanyaan lain muncul, apakah setelah ia memutuskan itu ia akan menjadi bahagia ?. Bagaimana jika tidak ?. Lalu, mau sampai kapan ia hidup di bawah agensi yang bahkan tidak membuka dirinya untuk mencoba hal yang baru. Kemudian, bagaimana jika namanya malah meredup seperti idola yang lainnya ?. Dan.. Hal yang paling ia takutkan akan terjadi. Kembali jatuh miskin. Dan semuanya akan terasa sia-sia.

Baginya, tidak memiliki pekerjaan sehari saja akan membuatnya resah. Pada masa-masa popularitasnya, ia begitu bahagia karena merasa ‘terpakai’ di dalam perusahaannya. Namun semakin kesini, ia merasa rongga yang tak terpakai begitu banyak. Menimbulkan tanggapan, jika apakah ia sudah mulai tak terpakai di perusahaannya ?.

Ponselnya berdering saat ia hendak meminum segelas lagi tequilla. Ia mencoba membaca dengan kepala yang amat pusing. Sampai pada akhirnya ia sama sekali tidak bisa membaca apa yang tertulis di sana. Tapi, ia tentu saja hapal seperti apa cara mennjawab telepon pada ponselnya.

“Eoh ? Halo ?” Kata Zhoumi begitu pelan.

“Mi-ya ? Kau mabuk ya ?”

Zhoumi tersenyum, “tidak, ssaem, sama sekali tidak !” Racau Zhoumi.

“Mi-ya.. Aku ingin kau mendengar sesuatu”

Pasti tidak penting.

“Kau adalah orang terpilih dari sekian banyak orang. Aku menyukaimu seperti banyak orang, aku merasa kau aneh akhir-akhir ini. Di tengah kontrakmu yang sudah akan berakhir, aku khawatir kau akan meninggalkan kami. Semoga kau mengerti seperti apa kami di dalam fikiranku”

Zhoumi hening, mabuk tidak pernah membuatnya tak mendengar. Namun kalimat yang disampaikan founder agensinya, membuatnya sadar dari mabuknya.

“Siang tadi Henry memintaku untuk melempar sebagian pekerjaannya untukmu. Ia merasa kau aneh akhir-akhir ini, karena itu aku menghubungimu. Mi-ya.. Aku merasa kau ingin pergi, jauh dari kami. Tapi, saat ini aku memohon padamu. Bisakah kau bertahan ? Kami memilikimu dan kamu memiliki kami…”

Hening, Zhoumi menjatuhkan air matanya, “Ssaem.. Sooman Ssaem..”

“Mi-ya. Aku mengerti apa yang kau rasakan. Yakinlah jika ini hanya sebuah titik yang harus kau lalui. Dimana semuanya akan berlalu di masa yang akan datang. Kami mencintaimu.. Karena kami keluargamu”

“Ssaem.. Mianhe.. Jeongmal”

“Mi-ya.. Selamat ulang tahun… Saranghae”

***

Zhoumi membayar taxi sesuai penjumlahan argo. Masih dalam pengaruh alkohol, ia berjalan melalui lobi hotel untuk benar-benar masuk ke dalam kamar. Ia berharap jika tidak ada satupun member yang sudah kembali dari kegiatan individu mereka.

Zhoumi berusaha untuk menyelusup masuk ke sebuah kubus yang akan membawanya ke lantai 15. Nalurinya mengatakan jika ia harus cepat sampai ke kamar hotelnya yang berada di lantai tersebut. Setidaknya ia harus sampai sebelum para member sampai. Terlihat baik-baik saja kemudian melupakan apa yang terjadi hari ini.

Saat ketika ia sampai ke lantai 15 dan berjalan ke kamar inapnya, ia menarik nafas. Berusaha menyadarkan diri seutuhnya dari alkohol yang sudah bermili-mili masuk ke tubuhnya. Dan, ia meletakkan kartu di depan papan sensor, membuatnya berbunyi ‘dding’ lalu pintu itu terbuka.

Zhoumi memejamkan mata saat ia melihat pintu terbuka, ada cahaya masuk menyeruak ke dalam retinanya. Laki-laki itu mencoba menghalau cahaya yang masuk menggunakan kedua tangannya.

“Selamat ulang tahun Zhoumi !” Teriak banyak orang.

Ia membuka matanya, ada Jia, Victoria, Super Junior M member secara lengkap. Dan terlebih, ada presiden agensinya disana. Ia hampir menangis karena tidak menyangka akan mendapatkan pesta sebesar ini. Baginya, tidak sendiri adalah hal yang paling menyenangkan. Meskipun orang yang berada bersamanya tak tahu apa yang tengah terjadi.

“Terimakasih” kata Zhoumi dalam kebisuannya.

9 Comments (+add yours?)

  1. Flo
    Apr 27, 2014 @ 01:38:28

    ya ampun ini sedih banget, pas baca mau nangis
    jangan sampai Zhoumi gege keluar..
    kami para ELF akan tetap mendukung Zhoumi gege kok
    Tanpa Zhoumi gege, SJ-M, ga akan lengkap..

    Reply

    • songhaseok
      May 02, 2014 @ 14:07:12

      Aku fikir Mimi pasti keluar. Tapi ga dalam waktu dekat ini hehe. Soalnya Mimi kan mau punya hidup pribadi sama aku :p (ga usah dibaca). Aku bikin FF ini pas sadar Mimi ga punya kerjaan sebanyak Henry, Victoria, KrisTaoLuhan. Etapi, kemaren dia nyanyi breath kan ? Keren ah… 😀 thx ya sudah baca mwah.

      Reply

  2. Liana D.S.
    Apr 30, 2014 @ 23:31:41

    oh, sugoi! kakak zhou desperate banget di sini….
    feelnya dapet! mana ada bapak sooman di sini, jadi sadar deh betapa baiknya bapak sooman sama anak2 cina.
    aku jadi heran kenapa zhoumi gak debut2 solo, ya? padahal suaranya bagus banget!
    OK, maaf banyak ngaco yah… keep writing!

    Reply

    • songhaseok
      May 02, 2014 @ 14:09:41

      Dibandingkan sama Suju, aku ngefans sama Lee Soman. Pasti kan hartanya lebih banyak dari suju (expt Siwon). Hahahaha. Okay-okay, I’m always on write something for 🙂

      Reply

  3. Trackback: clock movement kit
  4. Trackback: building erectors
  5. Trackback: clock movements
  6. Trackback: flash light
  7. Trackback: Custom Desk

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: