The Master Of Moon (“Nenek Park”) [1/?]

Tittle : The Master Of Moon (“Nenek Park”)

Author: Nur Azizah ( @hikaruZAH407 )

Cast :

  • Park Jewoon
  • Choi Siwon
  • Leeteuk/Park Jungsoo
  • Lee Donghae
  • Super Junior Members
  • Other Cast

Genre : Romances, Comedy, Horror

Length : One shoot (3K+ Words)

Note: perhatikan dengan baik saat membaca setiap serie dari “The Master Of Moon” . terima kasih ^^)9 .Author: @hikaruZAH407

 

The Master Of Moon

“Nenek Park”

***

Park Jewoon atau Jewoon, gadis berumur 25 tahun. wajahnya terlihat cantik namun kelakuannya terlihat aneh, bahkan Jewoon sering keluar masuk rumah sakit jiwa, bukan untuk mengunjungi keluarganya yang sedang terkena gangguan jiwa tapi dirinya sendirilah pasien dirumah sakit jiwa. Indra ke-6 atau bahasa kerennya 6 sense adalah sebuah kelainan yang belum tentu semua orang  dapat memilikinya, suatu keistimewaan yang diberikan oleh Tuhan sebagai anugrah ataupun kutukan bagi seseorang yang menerimanya, itulah indra ke-6. Jewoon memiliki suatu anugrah dari tuhan yaitu indra ke-6, Jewoon dapat melihat mahkluk dari dunia yang lain, lebih tepatnya mahkluk halus atau sering disebut Hantu oleh kebanyakan orang. Anugrah indra ke-6 tersebut muncul ketika Jewoon berumur 20 tahun, setelah dirinya lulus kuliah . Mungkin anugrah tersebut adalah hadiah dari tuhan atas kelulusan jewoon diUniversitas. Sungguh hadiah yang Aneh.

Indra ke-6, adalah sebuah anugrah yang dianggap oleh jewoon sebagai kutukan yang diberikan Tuhan padanya. Hantu, ya.. berbagai macam jenis Hantu pernah ia temui dan semua hantu-hantu itu mengikutinya , lebih tepatnya mengganggu hidup Jewoon. Hantu – hantu tersebut meminta pertolongan kepada Jewoon. Sungguh hal tersebut benar-benar membuat  kehidupan Jewoon tidak tenang dan hal tersebutlah yang membuat Jewoon terlihat bagai orang gila. Berbicara sendiri dijalan ataupun diberbagai tempat, sungguh terlihat seperti orang gila, bukan? Tapi… sebenarnya Jewoon sedang berkomunikasi dengan hantu ataupun Arwah Gentayangan yang sedang membutuhkan bantuannya. Semua orang yang pernah melihat Jewoon pasti pernah memasukkan Jewoon kedalam rumah sakit jiwa. Sungguh menyedihkan.

“Hah… baiklah aku sudah membelikanmu Soju seperti permintaan Paman” dan lagi, Jewoon sedang duduk berjongkok didepan sebuah gelas kecil yang sudah terisi oleh Soju. Lagi dan lagi Jewoon sedang berbicara dengan hantu, lebih tepatnya hantu seorang Paman pecinta minuman beralkohol, Soju.

“Aku harus pergi sekarang Paman, aku baru saja dipecat dari pekerjaanku. Huf.. lagi dan lagi aku dikira orang gila oleh atasanku.” Jewoon terlihat menangkup wajahnya , menyembunyikan wajah sedihnya.

Ne? ada sesesorang yang memandangiku? Nugu?” Jewoon memalingkan pandangannya menuju seseorang yang berdiri tidak jauh darinya, seorang pria berpakaian training olah raga sedang menatapnya dengan tatapan aneh.

‘Pasti pria itu menganggapku gadis gila’ Jewoon tidak ingin dirinya dianggap gadis gila kembali, akhirnya Jewoon memutuskan untuk mendekati pria itu, untuk menjelaskan hal yang sebenarnya kalau Jewoon sedang berbicara dengan hantu seorang paman pecinta Soju.

“Tuan!” pria tersebut terlihat takut saat jewoon mendekatinya, lalu pria tersebut malah semakin berjalan cepat saat Jewoon hampir mendekati pria itu.

“Aku harus pergi” suara pelan pria tersebut terdengar sedang ketakutan

“Pergi paman… aku sedang mengejar pria itu, aku mohon..” hantu paman pecinta Soju itu mengikuti Jewoon .dan terjadilah kejar – kejaran antar Hantu – Jewoon – dan pria berpakaian training olah raga. Sungguh kejar-kejaran yang terlihat Absurd.

“Tuan!” Jewoon menyentuh lengan pria berpakaian training olah raga tersebut dan tiba-tiba hantu Paman pecinta Soju yang mengikutinya menghilang begitu saja.

“Ada apa?!” Tanya pria berpakaian training tersebut

“Tuan… tuan… tuan memakai benda apa? Mengapa saat aku menyentuh lengan tuan paman itu menghilang..” Jewoon terlihat takjub sambil menyentuh lengan pria tersebut secara berulang-ulang

“Yak! Apa yang kau lakukan?!” pria tersebut menyingkirkan sentuhan tangan Jewoon pada lengannya.

“Tuan.. tuan itu dukun ya?” Tanya Jewoon begitu bahagia, akhirnya dia memiliki penangkal untuk mencegah dirinya melihat hantu-hantu yang semakin hari semakin aneh dikehidupannya.

Mwo?! Dukun?! Kau tidak mengenalku? Sebenarnya kau tinggal dimana?” Tanya pria tersebut dengan gusar

Ani, aku tinggal diplanet yang sama dengan tuan yaitu dibumi” jawab Jewoon

“Baiklah, aku Choi Siwon , salah satu member Super Junior.  Sekarang  Kau mengenalku kan?” pria tersebut membuka kaca mata hitamnya.

“Super junior ? oh ! ternyata tuan artis? Pantas saja tuan memakai kaca mata hitam dan pakaian training olah raga saat malam hari” Jewoon menganggukan kepalnya berulang kali tanda ia mengerti.

“Mwo? Bukan karena aku artis! Aku memakai pakaian training olah raga karena aku sedang olah raga! Sudahlah jangan menggangguku!” pria tersebut yang bernama Choi Siwon, atau biasa dipanggil Siwon, pergi menjauhi Jewoon. Sungguh Siwon tidak ingin gadis aneh tersebut menganggu hidupnya lebih panjang lagi.

“Tuan Siwon!! Tunggu!!” Jewoon mencoba menarik lengan Siwon.

“Tuan Siwon, aku mohon tetap berada disampingku” Jewoon terlihat menunjukkan wajah sedihnya kepada Siwon dan terlihat begitu memohon kepada Siwon agar selalu berada didekatnya.

“Maksudmu apa?!” Siwon terlihat semakin gusar karena kelakuan gadis yang sedang memohon didepannya. Siwon menyingkirkan telapak tangan Jewoon yang sedang menyentuh lengan miliknya.

Siwon kembali menjauh dari Jewoon, Jewoon kembali mencoba meraih lengannnya kembali.

Brak….

“Aku mohon tetap seperti ini, hanya sebentar tuan…Siwon” Jewoon memeluk tubuh Siwon dari belakang secara tiba-tiba, Jewoon baru saja melihat hantu kembali. Jewoon menyembunyikan wajahnya dipunggung milik Siwon.

Siwon membeku ditempatnya, gadis gila ini memeluknya. Ini gila! Siwon bahkan tidak mengenal gadis ini! mengapa bisa-bisanya gadis ini memeluknya ditempat umum seperti saat ini, yaitu Taman kota.

“menyingkirlah dari tubuhku!” akhirnya siwon tersadar dari lamunannya . siwon mengubah posisinya menghadap jewoon. Jewoon terlihat sedang menunduk ketakutan, sungguh hantu yang baru saja ia lihat  benar-benar sungguh menakutkan, untung saja jewoon buru-buru memeluk tubuh siwon, jadi hantu tadi hanya jewoon lihat sebentar. Jewoon sedikit bersyukur.

“Baiklah, siapa namamu gadis gila??” Siwon bertanya kepada Jewoon dengan menekankan kata ‘gila’ pada ucapannya

“Aku Park Jewoon, panggil aku Jewoon” Jewoon tersenyum sumringah atas pertanyaan Siwon, sungguh Jewoon senang karena Siwon bertanya namanya.

“Apa yang kau inginkan dariku? Jewoon ?” Siwon terlihat sedang mencapai klimaks dari rasa kesalnya terhadap gadis ini, suaranya diusahakan terlihat manis namun terdengar malas.

“Aku menginginkan memiliki dirimu!” jawab jewoon mantap dengan mata yang berbinar

“MWO?!”

 

“ne?  baiklah saya akan datang! Terimakasih!!” jewoon benar-benar sungguh terlihat seperti orang gila sungguhan. Berteriak – teriak sendiri setelah mengangkat telfon yang masuk kedalam ponsel temannya yang panggilan tersebut ditujukan untuknya.

eonie!! Aku mendapatkan pekerjaan!!” jawab jewoon akhirnya memecahkan kesunyian dicafe kopi tersebut.

“mwo?! Woahhhh!! Selamat jewoon-ah! Akhirnya kamu akan memiliki pekerjaan dan kamu tidak akan memikirkan hantu kembali!!” gadis yang umurnya 1 tahun lebih tua dari jewoon tersebut, kim yuri. Yuri memeluk jewoon untuk memberikan selamat pada sahabat sekaligus adik anehnya itu.

“iya eonie ! Ngomongngomong soal hantu.. eumm disamping eonie ada seorang gadis kecil yang menginginkan susu” jawab jewoon dengan santai dan disertai senyum jahil khas jewoon

eonie aku pergi dahulu ya! Aku sudah ditunggu oleh calon bosku anneyong!!” dengan santainya jewoon meninggalkan yuri yang terduduk dengan wajah pucat pasi karena mengetahui kenyataan pahit kalau saat ini disamping dirinya sedang ada hantu anak kecil

“kya!! Jewoon!!” teriak yuri dengan wajah pucat.

***

“aku telah mendapatkan asisten pribadi untukmu”

“eumm” siwon, bintang hallyu tersebut hanya berdehem malas saat mendengar informasi dari manager super junior , kim jung hoon.

“setelah acara ini kita akan bertemu dengannya didorm, oh ya.. rencanannya gadis itu akan tinggal diapartement kita. Apa kau setuju?” Tanya jung hoon.

“eumm” lagi dan lagi, siwon hanya menjawab alakadarnya saja karena jujur siwon sedang dalam posisi mengantuk saat ini. kehidupan artis lah mengambil waktu istirahatnya. Tidur dimobil van adalah salah satu cara untuk beristirahat , baginya.

***

anneyonghhaseo” jewoon , gadis tersebut memberi hormat kepada seorang pria yang berumur sekitar 35 tahun-an.

“kau yang bernama park jewoon? Kau membawa CV dan riwayat pengalaman kerjamu?” Tanya pria tersebut

“ne, saya membawanya” jewoon menyerahkan beberapa map coklat kepada pria yang berada didepannya.

“kau lulusan dari universitas seoul? Kau juga pernah menjadi asisten pribadi dari kim hyun joong?” Tanya pria tersebut

“ya, saya lulusan tahun 2010. Hehe hanya beberapa bulan saja, lalu saya memutuskan untuk berhenti menjadi asisten pribadi dari kim hyun joong” jawab jewoon , sejujurnya jewoon memutuskan berhenti dari pekerjaan itu karena… hantu… saat jewoon menjadi asisten pribadi kim hyun joong , jewoon selalu melihat hantu yang mengikutinya dan juga kim hyun joong, bukan hanya satu jenis hantu bahkan ratusan hantu yang mengikutinya. Dan hal tersebut lah yang membuat  jewoon tidak tahan dan memutuskan untuk berhenti menjadi asisten pribadi dari kim hyun joong. Walaupun pada kenyataanya Kim Hyun Joong tidak mengetahui mengapa jewoon berhenti bekerja padanya.

“baguslah kalau begitu! Kau pas untuk menjadi asisten pribadi untuknya!”

Jewoon terlihat bingung, untuknya? Jadi bukan pria ini yang akan menjadi bosnya lalu siapa?

“maaf , tuan… errr.. saya belum mengetahui nama anda?” jawab jewoon jujur.

“oh? Haha nama saya kim jung hoon, panggil saja saya jung hoon oppa agar lebih akrab hehe”

***

“kau?! Apa yang kau lakukan diapartemenku?!!!” teriak siwon saat melihat jewoon keluar dari salah satu kamar didalam apartement dirinya dan super junior  tersebut.

“woah!! Anneyonghaseo siwon-ssi!!” jewoon terlihat senang dan hampir memeluk siwon, lagi.

“tunggu! Jangan mendekatiku!” siwon mencegah jewoon agar menjauh dari dirinya, siwon tidak ingin dipeluk gadis gila ini ! lagi!

“hehe, maaf siwon-ssi aku begitu senang! Akhirnya aku akan selalu berada didekatmu!” jawab jewoon begitu senang

“mwo? Dekat dengaku?” siwon terlihat bingung

Drrt…drrtt… siwon mengambil ponsel miliknya yang terdapat didalam kantung celananya. Lalu mengangkat telfon yang masuk diponselnya tersebut.

hyung! kau harus menjelaskan ini semua! Mengapa gadis gila ini ada didorm?!” siwon terlihat begitu kesal saat memulai percakapan dengan kim jung hoon diponselnya.

“ne?! apa kau tidak salah memilih orang?! Gadis ini gadis gila hyung!”

Jewoon terlihat menundukkan kepalanya saat mendengar siwon mengucapkan kata gadis gila yang sebenarnya adalah penggambaran atas dirinya.

“hah?! Oke terserah saja!” siwon mematikan sambungan telfon tersebut dan kembali menaruh ponselnya didalam kantung celananya.

“eumm.. siwon-ssi maaf, jangan salahkan jung hoon oppa. Aku yang salah, aku salah karena aku menerima pekerjaan untuk menjadi asisten pribadimu” jewoon berjalan masuk kedalam kamarnya yang sudah disiapkan oleh jung hoon.

Siwon terlihat tidak peduli dengan jewoon, sungguh siwon tidak senang dengan pilihan managernya tersebut. Dengan malasnya siwon memutuskan untuk menikmati cake yang tersisa didalam lemari pendingin, siwon tidak memiliki niatan untuk mengajak jewoon agar menikmati cake tersebut bersama-sama, lagipula gadis itu bukanlah siapa-siapa untuknya.

“tumben didalam dorm ini begitu sepi, dimanakah member yang lain?” siwon bertanya pada dirinya sendiri, sungguh suatu hal yang aneh jika didorm super junior memiliki suasana setenang ini.

Tapi tiba-tiba…

“KYAAAA!!!!!” siwon terkaget saat mendengar suara orang berteriak, dengan panic siwon mendekati kamar yang ditempati oleh jewoon. Siwon membuka pintu kamar yang tidak terkunci tersebut. Lalu mendekati jewoon yang sedang menutup wajahnya dengan telapak tangannya. Siwon menyentuh pundak jewoon dan tiba-tiba jewoon jatuh didadanya dan tidak sadarkan diri.

***

“aku yakin jewoon akan menyukai ini! huh! Aku jadi iri dengan siwon! Dia bisa memiliki asisten pribadi yang cantik seperti jewoon! Sepertinya aku harus merengek kepada junghoon hyung agar aku dicarikan asisten pribadi yang cantik seperti jewoon. Haha”

“yak! Monyet! Masih saja kau berfikiran seperti itu. Tapi aku juga menyukai idemu haha” donghae dan eunhyuk , saling merangkul pundak saat berjalan dilorong lantai 12 apartement tersebut.

“haha, aku rasa toppoki ini akan segera dingin! Cepat ! aku tidak ingin jewoon menikmati toppoki yang sudah dingin” eunhyuk dan donghae mempercepat lagkahnya menuju dorm mereka.

Ya, memang sebenarnya seluruh member super junior terkecuali siwon telah mengatahui tentang jewoon yang akan menjadi asisten pribadi dari siwon, seluruh member super junior mengetahui dan mengizinkan jewoon untuk tinggal didalam dorm mereka, bukankah ada seorang gadis didalam dorm akan menambah suasana keceriaan didorm? Mungkin saja seluruh member super junior terkecuali siwon sudah bosan karena selalu melihat pria yang ada didorm mereka.

“jewoon! Aku sampai!!” teriak eunhyuk memberi informasi saat masuk kedalam dorm mereka. Tapi tidak ada balasan dari jewoon ataupun siapapun.

“donghae? Dimana jewoon?” Tanya eunhyuk

“yak! Apa kau bodoh atau dungu?! Aku tidak tahu dimana jewoon, ayo kita cari! Mungkin saja ia berada dikamarnya!” eunhyuk dan donghae berjalan mendekati kamar jewoon, pintu kamar jewoon terbuka. Setelah donghae dan eunhyuk masuk kedalam kamar jewoon, eunhyuk dan donghae pun saling menatap.

itu siwon kan? jangan bilang kalau siwon itu menyukai jewoon?’

‘molla’

Itulah percakapan antara mata eunhyuk dan donghae, percakapan yang terlihat dari ekspresi tatapan mata mereka berdua.

Donghae cepat-cepat mengambil ponselnya dan memfoto apa yang ada didepannya.

Klik!

***

“aku rasa hanya jewoon sajalah yang dapat membuat kuda itu melupakan gadis penghianat itu!” leeteuk, leader super junior tersebut terlihat begitu kekeuh saat mengutarakan pendapatnya. Sekarang member super junior tengah melakukan rapat internal antar member super junior terkecuali siwon .

“aku rasa juga seperti itu” jung hoon , manager super junior tersebut terlihat sedang memegang dagu miliknya sesaat setelah melihat foto yang terpampang jelas dilayar ponsel milik donghae

“baiklah! Kita harus membuat kuda dungu so perfect itu melupakan gadis penghianat itu!” kim jung hoon terlihat begitu bersemangat bagaikan pejuang perang kemerdekaan.

***

Jewoon , gadis tersebut sedang meregangkan tubuhnya diatas tempat tidur dengan malas tapi dengan senyuman yang terukir dibibir miliknya. Entahlah , jewoon pagi ini begitu senang karena saat ia tidur malam ini jewoon bebas dari gangguan hantu-hantu yang selalu mengganggunya saat ia tidur. Tapi jewoon tidak mengerti mengapa saat ia tidur tidak ada satu hantupun yang mengganggu tidurnya, jewoonpun tidak ambil pusing apa penyebab hal tersebut.

Jewoon merapihkan pakaiannya, jewoon akan bersiap untuk mandi. Karena didalam apartemen tersebut hanya terdapat satu kamar mandi, dan setiap yang tinggal didorm tersebut adalah pria kecuali dirinya  jewoon harus menyiapkan secara khusus peralatan yang dibutuhkan saat ia mandi.

Langkah jewoon menuju kamar mandi diapartemen tersebut terhenti karena jewoon seperti melihat bayangan namun hanya sekelebat saja.

“ah! Mungkin aku salah lihat”

***

“leeteuk oppa “ panggil jewoon kepada leetuk yang sedang bolak balik masuk kedalam kamarnya.

“ya, ada apa jewoon?” Tanya leetuk pada akhirnya.

“ah.. anio oppa terlihat sedang sibuk sekali, oppa akan pergi keluar kota?” Tanya jewoon to the point

“apa aku bisa membantu?” Tanya jewoon selanjutnya

“hehe, tidak perlu jewoon-ah, bukankah hari ini kau sedang diberi libur hari pertama oleh siwon? Jadi nikmatilah hari liburmu” jawab leeteuk

***

“hanya ini saja hyung barang-barangmu?” Tanya donghae saat semua koper telah dimasukkan kedalam bagasi mobil milik leeteuk

“iya, gomawo donghae dan jewoon-ah! Aku pergi!” leetuk mulai menutup kaca mobilnya dan mengendarai mobil sedan putih miliknya tersebut.

“eumm… oppa..errr… “ jewoon terlihat ragu saat ingin bertanya kepada donghae yang berdiri disampingnya

waeyo?”

“itu.. sebenarnya leeteuk oppa akan pergi kemana ya?” Tanya jewoon, akhirnya.

“leeteuk hyung akan pulang kerumahnya, dirumahnya sedang ada acara peringatan kematian neneknya. Memangnya kenapa jewoon-ah?” Tanya donghae

Donghae berjalan mendahului jewoon, berjalan meninggalkan jewoon yang masih menimbang-nimbang hal yang akan dia lakukan selanjutnya. Jewoon .. ya.. jewoon tadi melihat seorang atau dapat dikatakan sehantu yang duduk dibangku kosong disamping leeteuk, dimobil sedan putih yang sudah berlalu dari depannya beberapa menit lalu.

oppa! Donghae oppa tolong antarkan aku kerumah leeteuk oppa!” teriak jewoon dan berhasil menghentikan langkah donghae saat ingin masuk kedalam lift.

***

annyeonghaseyo” jewoon dan donghae akhirnya sampai di rumah leeteuk

“donghae? Jewoon? Apa yang kalian lakukan disini?” Tanya leeteuk yang sudah rapih memakai stelan jaz dan terlihat sungguh rapih dan juga tampan.

“woah! Donghae-ah! Sudah lama tidak bertemu!” donghae baru saja dipeluk oleh nyonya park, ibu dari leeteuk

nuguseyo?” nyonya park bertanya kepada jewoon.

annyeonghaseyo  park jewoon imnida” jewoon membungkuk hormat kepada nyonya park

***

Jewoon hanya diam saat melihat leeteuk dan keluarganya yang sedang berdoa didepan makam yang cukup bersih dan rapih tersebut, makam Park MinJun.

Park MinJun adalah nenek dari leeteuk.

Jewoon terlihat sedang memegang erat pundak donghae, jewoon sesungguhnya sedang ketakutan . bagaimana tidak ? disekeliling jewoon banyak sekali arwah dari orang-orang yang dikuburkan dikompleks pemakaman tersebut. Donghae tidak mempermasalahkan jika lengannya dipegang oleh jewoon, lagipula entah mengapa donghae menyukai hal tersebut.

‘hantu itu? Mengapa hantu itu selalu berdiri disamping leeteuk oppa?’ jewoon bertanya pada dirinya sendiri saat setelah melihat hantu yang selalu mengikuti leeteuk saat dimobil maupun dipemakaman ini. hantu itu berwujud tidak begitu menakutkan , hantu wanita paruh baya yang memakai pakaian tradisional korea, Hanbok.

“nek.. ini jungsoo, nenek apa kabar disana? Jungsoo merindukan nenek” terdengar sedikit curhatan leeteuk disela-sela berdoa didepan makam neneknya.

Jewoon tiba-tiba saja kaget saat hantu wanita paruh baya itu melihatnya dan mendekatinya, seketika itupula jewoon menyembunyikan wajahnya dilengan donghae.

oppa..” suara parau jewoon yang sedang ketakutan terdengar disela-sela hembusan angin

***

oppa, emm…. Sepertinya setelah dari pemakaman wajah leeteuk oppa terlihat sangat sedih. Eh.. maksudku gimana ya” jewoon terlihat salah tingkah saat ingin melanjutkan pembicaraannya dengan donghae

“hahaha, tidak perlu ribet kali jewoon-ah, leeteuk hyung memang seperti itu saat setelah dari makam neneknya, hal tersebut sudah berlangsung sekitar.. kurang lebih 20 tahun “ jawab donghae

“20 tahun?”

“iya, nenek nya leeteuk hyung meninggal saat leeteuk hyung berumur 15 tahun” jawab donghae

“oh jadi seperti itu, pemandangan di tempat ini indah ya oppa, diseoul jarang sekali kita lihat pepohonan selebat ini haha” jewoon menghirup nafas panjang menikmati udara segar.

Drrtt…drttt

“yeoboseo” jewoon mengangkat telfon yang masuk kedalam ponsel miliknya yang baru saja siwon berikan padanya pagi ini.

‘yak! Jewoon!’

Jewoon memundurkan ponsel tersebut dari telinganya, sungguh suara yang muncul dari ponselnya tersebut benar-benar membuat kuping sakit.

“ne, siwon-ssi. Ada apa?”

‘kau! Dimana kau?!’

“aku sedang dirumah leeteuk oppa yang diguangju” jawab jewoon

‘mwo?! Yasudah!’

Bip..

Sambungan telfon tersebut dihentikan secara sepihak oleh siwon, sang penelepon.

“siwon ya yang menelfon?” Tanya donghae

“ne, sepertinya siwon-ssi sedang membutuhkan aku oppa, bisakah kita kembali keseoul sekarang?” Tanya jewoon kepada donghae

mwo?! Keseoul sekarang? Andwae ! aku dan kamu sedang menikmati liburan sekarang! Jika siwon membutuhkanmu, siwon harus menjemputmu kesini! Hahahaha” dengan santainya donghae meninggalkan jewoon yang masih duduk dibangku taman milik rumah leeteuk.

***

Jewoon terlalu menikmati angin yang bergulir disekelilingnya dan hal tersebut lah yang membuat jewoon tertidur dibangku taman tersebut, hal tersebut lah yang memudahkan hantu wanita paruh baya yang memakai hanbok tersebut mudah merasuki jiwa jewoon yang kosong.

Jewoon menegakkan tubuhnya, berjalan masuk kedalam rumah leeteuk dengan tatapan kosong. Jewoon memasuki salah satu kamar dirumah tersebut, lalu mengunci pinstu kamar tersebut.

“jewoon? Apa itu kau?” leeteuk sang penghuni kamar yang terbangun saat mendengar suara pintu terkunci .

“jungsoo-ah…” jewoon berjalan mendekati leeteuk

“jewoon?” Tanya leeteuk yang masih bingung, tumben sekali jewoon memanggilnya dengan nama aslinya seperti sekarang ini.

“jungsoo-ah.. jungsoo-ah..  bebek.. “

Leeteuk terdiam, bebek? Panggilan itu… hanya panggilan yang berasal dari neneknya, hanya neneknya yang memanggilnya bebek.

“bebek… bebek…”

“nenek?” leeteuk mulai mengucurkan air matanya, leeteuk merasakan kehadiran neneknya yang berada ditubuh jewoon.

“kamu masih sama saja seperti dahulu jungsoo-ah, kamu masih saja cengeng. Sudahlah uljima!” jewoon yang sedang kerasukan hantu nenek parkpun mengusap air mata yang mengalir dipipi leeteuk

“nenek.. bagaimana bisa nenek berada ditubuh jewoon?” Tanya leeteuk

“sudah kau tidak perlu memikirkannya jungsoo-ah, nenek hanya ingin mengatakan kalau… nenek sekarang sudah bahagia, disurga nenek bertemu dengan kakekmu. Tapi … kebahagiaan nenek disurga terhalang karena.. kau” jawab jewoon

“maksud nenek?”

“kamu belum ikhlas melepas nenek… jungsoo-ah, sudahlah lupakan tentang kematian nenek. Itu bukan salahmu! Nenek menelongmu karena nenek ikhlas! Jangan pernah menganggap kalau kau penyebab nenek ditabrak bus pada saat menyelamatkanmu jungsoo-ah”

“nek..” leeteuk terlihat terduduk dilantai dengan air mata yang terus mengalir dikedua pipinya.

“jungsoo-ah, semua nenek pasti akan melakukan hal yang sama seperti yang nenek lakukan. Melindungi cucunya yang tampan sepertimu” jewoon membantu leeteuk berdiri

“jungsoo-ah nenek mohon ikhlaskan kepergian nenek , agar nenek bisa bahagian disurga . nenek mohon jungsoo-ah” jewoon mengarahkan tubuhnya agar memeluk leeteuk

***

“aghhh!! Bodohnya aku mengapa kemarin aku mengatakan kepada eomma kalau aku sudah memiliki kekasih?!” siwon terlihat seperti orang gila saat menyetir mobil miliknya tersebut.

“hah…. Dan lagi mengapa aku menuruti perintah junghoon hyung untuk menerima jewoon sebagai pacar palsuku! Aish!! Siwon kau bodoh!!!!” dan lagi siwon kesal pada dirinya sendiri.

“dan demi gadis itu kau rela ke guangju hanya untuk menjemputnya?! “

Itulah sebagian gerutuan yang keluar dari mulut siwon. Siwon keluar dari mobilnya yang cukup mewah. Ah ! tidak mobilnya memang termasuk kedalam golongan mobil mewah.

annyeonghaseyo

“woah! Siwon-ah, apa kabar?” nyonya park terlihat begitu senang karena banyak tamu yang datang.

“baik. Saya.. emm.. saya mencari donghae dan jewoon” jawab siwon agak ragu

“donghae? Jewoon? Oh gadis itu, tadi dia masuk kedalam kamar jungsoo” jawab nyonya park santai

“baiklah” dengan santainya siwon berjalan masuk kedalam rumah keluarga park tersebut.

“siwon?!”

ah! Sial! Itu pasti donghae!’ gerutu siwon

“apa yang kau lakukan disini? Mau menjemput jewoon? Ah bagus kalau begitu!” donghae terlihat begitu bahagia.

“terserah apa katamu saja hae-ah” siwon mencoba membuka pintu kamar leeteuk namun terkunci

“terkunci?” suara siwon begitu pelan namun masih dapat terdengar

“jangan-jangan jewoon dan leeteuk hyung…” donghae terlihat begitu curiga namun wajah mesum nan menjijikan tiba-tiba saja muncul diwajah ikan miliknya.

“apa yang kau pikirkan?!” siwon menatap kesal kearah donghae

“ada apa siwon-ah?” karena mendengar keributan nyonya park pun menghampiri siwon dan donghae yang berdiri didepan pintu kamar leeteuk

ahjumma , apakah ahjumma memiliki kunci cadangan untuk kamar leeteuk hyung? kamar leeteuk hyung terkunci” Tanya donghae

“ah! Ternyata masalah itu, tunggu sebentar” nyonya park mencari kunci cadangan kamar leeteuk didalam laci lemari yang letaknya tidak terlalu jauh dari mereka.

ige

Dengan kesigapan yang diluar rencana, siwon membuka pintu kamar tersebut dengan kunci cadangan yang diberikan nyonya park.

“jewoon!” dengan sigap siwon menarik tubuh jewoon yang sedang memeluk leeteuk dengan begitu mesra dan erat.

#NowPlaying Driving Me Crazy by Hyolyn Of Sistar

Siwon menarik tubuh jewoon, memeluk tubuh jewoon dengan erat dan hal tersebutlah yang membuat hantu nenek park terlepas dari rubuh jewoon.

“euhh” jewoon kembali tenggelam dalam mimpinya , mimpi yang ia lewati dalam posisi tubuhnya yang masih berada dipelukkan siwon.

***

gomawo, jewoon-ah… ternyata nenekku sudah bahagia disurga” leeteuk lagi-lagi memeluk jewoon untuk mengucapkan terima kasih

“ne oppa, sekarang nenek oppa sedang melambaikan tangan kepada oppa. Nenek oppa bilang kalau oppa jangan cengeng lagi, arraseo ?” jewoon mengatakannya dengan begitu senang

arraseo…” leeteuk mengucapkan terima kasih kepada jewoon disertai mata yang berkaca-kaca

“sudahlah hyung jangan menangis lagi! Kau kan sudah berjanji tidak akan cengeng lagi” donghae menepuk pelan pundak leeteuk

“hyung. aku kesini mau menjemput jewoon untuk kembali keseoul. Aku pergi sekarang yang hyung. ayo jewoon . kajja!” siwon menarik tangan jewoon dan memaksanya masuk kedalam mobil

mwo?! Tunggu aku!!” dengan sedikit terpogoh-pogoh donghae ikutan masuk kedalam mobil siwon dan duduk dibangku belakang.

“donghae?! Apa yang kau lakukan?  Aku kesini hanya ingin menjemput jewoon saja!” siwon sedikit kesal karena kelakuan ikan nemo macam donghae

“aku tau, tapi jika aku tidak ikut dengan mobilmu malam ini , mungkin aku akan tidak kembali keseoul. Kau taukan kalau eunhae akan segera comeback haha. Oh ya..! jewoon-ah sebaiknya kau duduk disampingku saja, jika kau duduk dibangku disamping siwon mungkin siwon akan terganggu, benarkan siwonnie?” donghae mengatakannya dengan nada seperti anak kecil yang menyebalkan.

“donghae oppa benar, aku akan duduk dibangku belakang” jewoon berpindah tempat duduk dari awalnya jewoon duduk dibangku disamping  siwon berpindah duduk disamping donghae.

“siwon-ssi tidak apa kan jika aku duduk disini?” Tanya jewoon sedikit ragu, jewoon takut siwon akan marah padanya.

“biarkan siwon kita yang satu ini untuk sebagai supir dadakan! Ayo pak supir kajja!!” ledek donghae

“TERSERAH !!” siwon pada akhirnya menyetir mobil dengan wajah kesal. Siwon yang menyedihkan.

***

“bagaimana bisa ponselmu hanya ada nomor ponselku saja!” siwon marah-marah tidak jelas kepada jewoon, siwon sedang kesal karena diponsel jewoon tidak ada nomor telfon bengkel.

“yak! Siwon! Kau tidak boleh membentak jewoon! Aku saja yang menelfon bengkel diseoul!” donghae kesal dan ikutan memarahi siwon.

“terserah!” siwon memilih kembali masuk kedalam mobil. Diperjalanan menuju seoul tiba-tiba saja mobil milik siwon itu mogok, masalah mesin.

“mengapa siwon senang sekali membentakmu?! Aigo.. anak itu semakin hari semakin tempramen saja!” dengan gusar donghae menelfon bengkel langganan siwon yang berada diseoul

yoboseo, ah.. iya mobil miliknya mogok didaerah yang menuju guangju”

“jadi kira-kira sampai besok pagi, ah baiklah kami akan menunggu” dengan wajah lemas donghae kembali menyimpan ponsel miliknya kedalam kantung jaket kulit yang ia gunakan

“jadi mobil ini akan diperbaiki esok pagi?” Tanya jewoon, jewoon sedikit banyak mendengar percakapan antara donghae dan montir dari bengkel mobil diseoul.

“ya, begitulah. Jadi sepertinya malam ini kita akan menginap disini” jawab donghae

“huff… oppa bisakah kita masuk kedalam mobil saja. Aku takut, disekelilingku banyak sekali… hantu..” jewoon membisikkan kata ‘hantu’ ketelinga donghae dan seketika bulu roman milik donghae berdiri sempurna.

***

Jewoon melihat ada seorang gadis yang duduk bangku disamping bangku kemudi yang sedang diduduki siwon, tapi jewoon hanya menatap gadis itu. Jewoon tahu kalau gadis yang ia lihat itu adalah hantu. Hantu itu berwajah cantik dan hantu itu juga selalu memandang siwon.

‘siapa hantu itu?’

“jewoon-ah.. jangan bilang jika kau kembali melihat hantu?” Tanya donghae takut – takut sambil mencengkram lengan jewoon. Member super junior yang mengetahui keistimewaan jewoon adalah siwon, donghae dan leeteuk , hanya baru mereka yang mengetahui keistimewaan yang dimiliki jewoon .

mwo?! Jangan bilang kalau dimobilku ada hantu?!” siwon yang awalnya tidur langsung terbangun saat mendengar suara ketakutan donghae yang sedang duduk disamping jewoon dibangku belakang mobil siwon. Siwon dengan tidak sengaja menyentuh tangan jewoon dan menyebabkan hantu gadis wanita yang duduk disamping siwon menghilang dengan cepat.

“ah! Anio! Tidak ada hantu didalam mobil! Tapi jika diluar mobil… banyak sekali..” jewoon menunduk seakan takut jika apa yang dia katakan akan membuat donghae dan siwon histeris secara berlebihan

MWO?!” dan benar apa yang dikatakan jewoon, donghae dan siwon benar-benar terlihat begitu histeris dalam ketakutan yang berkepanjangan.

***

“jewoon? Hoamm… apa yang kau lihat?” donghae sedang meregangkan tubuhnya dan berjalan mendekati jewoon.

“aku melihat itu… hana..dul…set..” jewoon menunjuk kearah depannya

“matahari terbit?!” donghae terlihat begitu antusias sekali

“iya oppa! Siwon-ssi harus kubangungkan, diseoul kita jarang sekali melihat matahari terbit!” jewoon ingin kembali kedalam mobil tapi langkahnya dicegah oleh donghae

“jika kau membangunkan siwon mungkin kau akan dimakan olehnya pagi ini err.. aku saja tidak pernah berani membangunkan kuda itu” donghae berucap dengan wajah takut yang dibuat-buat

“maksudmu donghae-ah?”

Donghae terdiam saat mendengar suara horror dari belakangnya. Bahkan suara itu melebihi suara eommanya jika sedang dijangkit virus devil.

“siwon-ssi!!” jewoon tersenyum dengan ceria saat siwon berdiri dibelakang donghae

“ah! Maksudku bukan apa-apa siwon-ah! Eh! Kajja kita harus menikmati matahari terbit itu!” donghae menggandeng lengan jewoon dan siwon menuju tempat semula yang pas untuk menikmati matahari terbit

“tidakku sangka, ternyata semalaman ini kita menginap dipinggir pantai!” jewoon begitu menikmati udara pantai yang begitu fresh. Bukannya bodoh atau apa, memang malam tadi yang tidak terlihat apa-apa, dan jewoon baru menyadari kalau mereka berada dipinggir pantai saat cahaya matahari menarangi sekelilingnya.

“kau itu memang gadis bodoh jewoon”

Jewoon tidak peduli dengan ledekkan dari siwon, jewoon benar-benar menghirup udara pantai dengan puas.

‘mengapa jewoon mirip dengan…’ siwon hampir saja terhipnotis dengan pandangan disamping dirinya. Jewoon, wajah jewoon yang sedang menikmati udara pantai benar-benar mirip dengan seseorang yang melekat dihatinya.

babo!” siwon kesal kepada dirinya sendiri, mengapa bisa bisanya dirinya berfikiran seperti itu! Gerutu siwon dalam hati

***

“perjalanan yang begitu menyenangkan! Jadi? Jewoon-ah sebenarnya kamu dapat melihat hantu sejak umur berapa?”  donghae bertanya saat berjalan beriringan dengan jewoon

“emm.. sejak umur ah aku lupa oppa! Hehe” jawab jewoon

“kau memang gadis bodoh jewoon-ah” ledek siwon lagi dan lagi

Jewoon hanya mendengus sebal kearah siwon , jewoon tidak boleh kesal kepada siwon Karena siwon adalah ghost buster untuknya.

“sudahlah jewoon-ah siwon memang seperti itu”

***

“kyu, sudahlah bermain gamenya . kita harus latihan buat super show besok. Kajja!” leeteuk menarik psp yang sedang dimainkan oleh kyuhyun

HYUNG!” kyuhyun tidak suka jika psp tersebut diambil secara paksa. Tapi, tidak biasanya kyuhyun berani untuk membentak leeteuk.

“kau tidak sopan kyu” sungmin mencegah kyuhyun untuk membentak leeteuk lagi.

“CHO KYUHYUN!!” heechul akhirnya turun tangan mencegah kyuhyun yang akan menyerang leeteuk

“PSP MILIKKU!!” kyuhyun, sungguh kelakuan kyuhyun saat ini benar-benar berlebihan sekali, hanya karena psp saja kyuhyun hampir saja memberi bogem mentah ke leeteuk.

Jewoon terlihat sedang berlindung dibalik tubuh donghae, donghae sedang malas untuk ikut-ikutan dalam masalah sepele seperti saat ini.

“oppa.. dipundak kyuhyun ada hantu… hantu game, ottokhae?” jewoon berbisik ketelinga donghae

MWO?” donghae kaget bukan main saat mendengar bisikan jewoon dan seketika itupula semua mata tertuju padanya dan jewoon.

END

Ghost’S Short Stories

“jungsoo-ah , bebek kesayangan nenek.. main bolanya jangan jauh-jauh , ne?” seorang wanita paruh baya sedang memberikan perintah dengan suara lembut pada cucu pria kesayangannya yang berumur sekitar 5 tahun, Park Jungsoo.

ne! nenek!!” jungsoo kembali berlari , melanjutkan menendang bola miliknya yang baru ia dapatkan dari pamannya kemarin sore. Jungsoo menendang bola itu dengan  begitu semangat, bahkan perintah dari neneknya hampir saja ia lupakan.

“woah?! Ottokhae?! Bola!! Tunggu aku!!” jungsoo mengejar bola miliknya yang tidak sengaja bergelinding ke jalan raya yang berada didepan rumah neneknya.

Tin! Tin!

“bola!! Akhirnya aku mendapatkanmu!” jungsoo terlihat senang karena mendapatkan bola miliknya, namun, sebuah truck sedang menuju kearahnya, suara klakson dari truck tersebut menyadarkan Park MinJun , nenek dari jungsoo. Park Minjun menghentikan aktivitasnya karena mendengar suara truck tersebut , dengan cepatnya ia berlari dengan tertatih dikarenakan umurnya yang sudah tidak muda lagi. Park MinJun melihat jungsoo yang berada ditengah jalan raya , jungsoo terlihat sedang ketakutan karena ada sebuah truck besar yang mengarah padanya.

“jungsoo!” Park MinJun mendorong tubuh jungsoo kepinggir jalan agar cucunya tersebut tidak ditabrak oleh truck tersebut.

Brak!!! Terdengar benturan yang cukup keras.

“nenek!!!” jungsoo tidak mengalami luka sedikit pun tapi.. Park MinJun?

Jungsoo berlari mendekati neneknya , tangannya sudah tidak lagi memegang bola miliknya.

“nenek!!” air mata bocah 5 tahun tersebut mengalir dengan deras.

“jungsoo-ah uljima. Kau ini laki-laki jangan cengeng. Nenek.. menyangimu .. bebek..bebek..” Park Minjun pada akhirnya kehilangan banyak darah dan tidak sadarkan diri untuk selamanya.

 

THE END

Next :

The Master Of Moon

(Take 2 “Gaem Kyu”)

***

Copyright by @hikaruZAH407

 

9 Comments (+add yours?)

  1. Shin Na Ra
    Jul 13, 2014 @ 12:45:57

    next

    Reply

  2. Ikmah
    Jul 13, 2014 @ 14:54:26

    woah KEREN….
    next

    Reply

  3. choi sena
    Jul 13, 2014 @ 17:12:21

    walau banyak kemiripan dengan the master sun tapi versi super junior lebih mengasyikkan, banyangin aja si evil cho diganggu sesama setan? double what!.

    pokoknya keren ceritanya, author jjang!

    Reply

  4. hanna
    Jul 13, 2014 @ 20:48:06

    aigooo author kenapa ada setan kemasukan setan… setanya doyan game lagi kkkkkkkkk aigoo kyu kyu ada” aja oh ya di tunggu chap selanjutnya keep writhing ya 🙂

    Reply

  5. uty1808
    Jul 13, 2014 @ 20:59:45

    NEXTTTT…… I LIKE IT

    Reply

  6. uty1808
    Jul 13, 2014 @ 21:19:18

    tambahan thor… alur nya kecepetan n critanya bnyak yg kutang fiperjelas… tp karna w suka master sun alias master moon ala suju ni… keep writing y…

    Reply

  7. Amanda Ratu
    Jul 14, 2014 @ 10:16:52

    keren ceritanyaaa!!! aku suka^^
    dilanjut ya thor, janga lama lama 😀 hihi

    Reply

  8. LJ
    Jul 14, 2014 @ 21:02:37

    next

    Reply

  9. Hanum
    Apr 11, 2015 @ 21:48:23

    Loh loh kata donghae nenek eteuk meninggal saat eteuk umur 15 thn kok dighost story 5 tahun :/
    Bagus!!!!
    Aku suka ceritanya
    Tapi menurutku jaewoon lebih lebay alay dari gongshil :v
    siwon disini kurang ngeh soalnya siwon yang aku knl adlah siwon visual alay :v :v

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: