The Master Of Moon (“Yellow Roses”) [3/?]

Tittle : The Master Of Moon (“Yellow Roses”)

Author: Nur Azizah ( @hikaruZAH407 )

Cast :

  • Park Jewoon
  • Choi Siwon
  • Lee Sungmin
  • Lee Donghae
  • Super Junior Members
  • Other Cast

Genre : Romances, Comedy, Horror

Length : One shoot (3K+ Words)

Note: ff ini lanjutan dari yang “Game Kyu” . hanya ff ringan berbobot tidak pasti dan juga sedikit banyak gajenya. Tapi cukup senang sih bisa nyelesaiin ff ini haha. Proud of me !! (clap my hand and make sounds so loudly!!) oke. Baca saja dulu baru comment baru like. Author :@hikaruZAH407

***

“selamat pagi ryeowook-ssi” jewoon menghampiri ryeowook yang sedang memasak didapur dorm super junior tersebut

“selamat pagi jewoon, kau menyukai makanan seperti apa?” Tanya ryeowook

“makanan? Aku menyukai makanan pedas tapi sebenarnya aku menyukai segala makanan, oh ya.. kemarin malam aku tidak melihatmu oppa , tadi malam oppa ada acaraya?” Tanya jewoon, jewoon sedang membantu ryeowook memotong sayuran.

“iya, tadi malam aku siaran Sukira. Memangnya mengapa?” Tanya ryeowook

aniyo, tadi malam aku dan yang lain melakukan pengobatan untuk kyuhyun-ssi! Aku yakin untuk seminggu ini kyuhyun tidak akan menyukai bermain game!” jawab jewoon begitu percaya diri

“pengobatan? Aku tidak mengerti jewoon-ah, tapi mungkin apa yang kau katakan tentang kyuhyun yang tidak akan bermain game selama seminggu itu mungkin tidak akan terjadi jewoon-ah! Kyuhyun itu raja game! Err.. aku saja sampai takut padanya jika sudah berhubungan dengan game! Sini sayurannya” ryeowook mengambil sayuran yang telah jewoon potong-potong lalu ia masukkan kedalam panci soup didepannya.

“bagaimana jika kita taruhan! “ ajak jewoon dengan begitu semangat

“baiklah!” jawab ryeowook

“misalnya kalau oppa yang menang hmmm… aku akan … meneraktir…ehh.. ralat! Aku tidak punya uang.. bagaimana ya..” jewoon terlihat berfikir begitu keras

“begini saja! Jika kau yang kalah kau harus menemaniku siaran disukira! Dan jika kau yang menang aku akan melakukan apa yang kau mau! Bagaimana? Itu tidak membuat uangmu berkurang kan?” Tanya ryeowook

“oke!”

***

nuguya?” jewoon, lagi-lagi gadis itu melihat bayangan lagi…

‘ottokhae… sepagi ini sudah ada hantu.. ya tuhan.. mengapa dorm ini penuh dengan hantu?’

“jewoon-ah?”

Jewoon sedikit kaget saat melihat sungmin yang sudah berdiri didepannya, dan sungmin menatapnya dengan tatapan aneh sekaligus penuh teliti

“ah ne! kenapa oppa?” Tanya jewoon salah tingkah

“kau bisa membantuku untuk membelikan bunga ditoko bunga didepan gedung apartement?”

“bunga? Tentu! Bunga apa oppa?” Tanya jewoon

“bunga mawar kuning!” jawab sungmin

arraseo!”

***

“permisi..” jewoon terlihat sedang memasuki sebuah toko bunga

anneyonghaseyo.. selamat datang ada yang bisa saya bantu?” jewoon disambut oleh seorang pengawas toko, dia seorang wanita.

anneyonghaseyo, mm.. saya ingin bunga mawar kuning.” Jawab jewoon

“mawar kuning? Arraseo. Tunggu sebentar saya siapkan”

Jewoon kembali berkeliling didalam toko bunga tersebut, sebenarnya sudah lama jewoon ingin ketoko bunga ini, hanya sekedar untuk mencium beberapa aroma bunga yang menyegarkan.

“ini mawar kuningnya nona” pelayan wanita tersebut menyerahkan bucket mawar kuning yang sudah ia siapkan.

“ini uangnya” jewoon menyerahkan beberapa uang yang tadi sungmin berikan padanya.

“tidak kusangka ternyata ada lagi orang yang menyukai bunga mawar kuning selain sungmin-ssi” pelayan wanita tersebut terlihat begitu senang saat menceritakan hal tersebut kepada jewoon

“ne?”

“sungmin-ssi setiap seminggu sekali pasti membeli sebucket bunga mawar kuning seperti yang kau beli, tapi sudah hampir 2 minggu ini aku tidak melihatnya membeli bunga mawar kuning ditoko ku” jelas pelayan wanita itu

“sebenarnya bunga mawar kuning ini untuk sungmin-ssi” jawab jewoon

***

“aduh… agasshi aku mohon jangan mengikutiku, aku harus cepat memberikan bunga ini kesungmin oppa… ayolah..” jewoon terlihat sedang berbicara sendiri, ya.. sebenarnya jewoon sedang berusaha mengusir hantu gadis yang berpakaian seragam SMA yang mengikutinya dan merajuk meminta bantuan padanya.

“aku mohon agasshi!” jewoon berlari saat keluar dari lift gedung apartement tersebut

“kyaaa!!!” jewoon langsung memeluk siwon yang baru keluar dari dalam dorm

3 menit… itu adalah waktu terlama jewoon memeluk siwon, dan itulah yang jewoon lakukan sekarang. Siwon tidak mengatakan apapun saat melepaskan pelukkan  jewoon dari tubuhnya.

gomawo siwon-ssi! Aku akan menyusulmu ke lokasi syuting!” teriak jewoon, siwon langsung meninggalkan jewoon tanpa mengucapkan sepatah katapun kepada jewoon

***

oppa! Dimana sungmin oppa? Aku sudah membelikan pesanannya” jewoon menegur eunhyuk yang sedang menonton televise

“dikamarnya, kau susul saja” jelas eunhyuk

Jewoon awalnya ingin mengetuk pintu kamar sungmin, tapi.. jewoon mengurungkan niatnya saat mendengar suara seseorang menangis didalam kamar sungmin.

sungmin oppa ?… menangis?’ pikir jewoon

“aku… merindukanmu…  bisakah aku melihatmu lagi… aku mohon…yellow roses…”

Tok…tok..tok…

“masuk!” setelah mengetuk pintu dan mendapat izin dari sungmin , jewoon masuk kedalam kamar tersebut

“oppa ini bunga mawar kuning pesananmu” jewoon menyerahkan bucket bunga yang ia beli

gomawo jewoon-ah”

ne, oppaoppa… ah.. ani! Aku tidak jadi hehe, sekarang aku pergi kelokasi syuting siwon-ssi dahulu” jewoon tidak berani bertanya tentang mengapa sungmin menangis, jewoon terlihat sedikit takjub saat sadar kalau kamar sungmin tersebut penuh dengan warna pink.

“oppa kau menyukai warna pink?” Tanya jewoon

“iya! Aku pinky boy haha” jawab sungmin

***

‘jika sungmin oppa.. menyukai warna pink.. mengapa dia membeli mawar yang berwarna kuning? Dan … mengapa dia membeli bunga mawar kuning setiap seminggu sekali? Apa jangan-jangan.. ada hubungannya dengan hantu wanita yang tadi pagi aku lihat?’

Jewoon terlihat sedang berfikir didalam pikirannya sendiri

“apa yang sedang kau pikirkan?”

“aku sedang memikirkan seseorang” jawab jewoon

nuguya? Kau memikirkanku?”

mwo? Aku tidak mungkin memikirkan hantu ingusan seperti kau! Huh! Sana pergi! Aku sedang sibuk!”

Lagi dan lagi jewoon sedang bercakap-cakap dengan hantu pria berpakaian seragam yang sedang duduk didepannya . hantu itu adalah hantu penggila kopi, hantu anak SMA yang mati karena tersedak saat meminum kopi disekolahnya, dan tragisnya hantu tersebut tubuhnya masih dikubur ditaman disekolahnya saat dia mati dahulu.

nona.. gwenchanayo?” jewoon terlihat salah tingkah saat ada seorang ahjumma yang menghampirinya, ahjumma itu merasa aneh karena melihat seorang gadis yang berbicara sendiri didalam bus

ne.. gwenchanayo” jawab jewoon

***

“barang-barangmu banyak sekali ya siwon-ssi?” jewoon terlihat sedang kesulitan saat membawa setiap barang-barang milik siwon.

“untung saja hari ini aku tidak melihat hantu saat denganmu, eh.. tidak aku tadi pagi melihat hantu! Ah! Hantu bocah itu selalu mengikutiku kemanapun aku pergi tapi untung saja sekarang dia tidak mengikutiku haha” jewoon lagi-lagi berbicara sendiri , siwon yang berjalan disampingnya tidak mengajak dirinya untuk berbicara semenjak pagi tadi, entahlah siwon sepertinya sedang focus didalam pikirannya.

“si…” awalnya jewoon ingin memanggil siwon yang masuk kedalam mobil van didepan mereka, tapi lagi dan lagi jewoon, gadis itu melihat hantu wanita itu lagi, hantu wanita cantik yang sekarang duduk disamping siwon. jewoon melihat hantu tersebut karena pintu mobil van yang masih terbuka.

‘nuguya? Itu hantu.. wanita yang dimobil siwon beberapa hari lalu kan? apa yang hantu itu lakukan?’

Jewoon memutuskan untuk masuk kedalam mobil van lewat pintu belakang, duduk dibangku belakang siwon , mobil van ini mempunyai 3 area tempat duduk, siwon duduk diarea kedua dan jewoon duduk diarea ketiga. Jewoon menatap focus kearah hantu yang masih duduk manis disamping siwon, jewoon tidak takut dengan hantu tersebut, jewoon merasa dia mengenal hantu tersebut.

nuguya?’ ingin rasanya jewoon bertanya pada hantu gadis yang duduk didepannya, tapi jujur saja jewoon takut.

“jewoon ? kau tidak ikut turun?” kim junghoon menyadarkan jewoon kalau jewoon sudah hampir 10 menit didalam mobil, sedangkan penumpang lain sudah tidak ada didalam mobil van tersebut.

“turunlah oppa! Haha” jewoon mengusap tengkuknya, merasa malu karena sifat bengongnya yang masih tidak dihilangkan, untung saja saat jewoon bengong tidak ada hantu yang merasukinya.

***

anneyonghaseyo. Aku pulang” dengan kedua tangan yang penuh paper bag plus barang-barang siwon , jewoon lebih memilih langsung duduk disofa depan televise, mengistirahatkan tubuhnya.

“siwon-ssi!” siwon tidak menoleh sedikitpun saat jewoon memanggil dirinya sebelum siwon masuk dan mengunci kamar pribadinya itu.

“siwon kenapa?” Tanya donghae yang kebetulan juga baru pulang dari syuting film drama terbarunya.

“entahlah. Oh ya.. oppa , bagaimana kyuhyun? Apakah sudah baik? Atau masih aneh?” Tanya jewoon

“kyuhyun, emm.. aku rasa kyuhyun sekarang sudah jauh lebih baik. Dan kau tahu jewoon-ah! Untuk pertama kalinya dalam sehari kyuhyun tidak bermain game!” jawab donghae

“berarti hantu itu sudah pergi dari tubuh kyuhyun, ah.. syukurlah..”

“jewoon, emm.. sebenarnya aku ingin bertanya padamu”

“bertanya tentang apa oppa? Kalau aku bisa jawab aku akan menerima pertanyaanmu itu haha” ledek jewoon

“kau bisa saja! Kau pernah masuk kekamar sungmin?” Tanya donghae

“pernah, memangnya kenapa?” Tanya jewoon bingung

“kau melihat vas yang berisi mawar kuning disudut kamar sungmin?”

“iya, lalu?”

“kau kan bisa melihat hantu kan?”

“iya oppa, lalu apa hubungannya?” jewoon sudah tidak sabar, mengapa pertanyaan dari donghae selalu terputus-putus

“kenapa ya, setiap aku masuk kekamar sungmin, terus aku berdiri didekat vas bunga itu aku merasakan kalau bulu emm… bulu kuduk ku merinding, aku merasa aneh saja, apalagi jika bunga mawar kuning yang ada divas itu sudah layu.. er.. aku merasakan hal aneh jika berdiri didekat sungmin”

Jewoon seperti berfikir, meneliti dan menghubungkan dengan apa yang ia lihat pagi tadi

oppa! Apakah sungmin oppa punya kekasih? Atau.. sahabat wanita?” Tanya jewoon ke donghae

“kekasih? Ah iya! Aku ingat lee yunji! Tapi…”

“tapi kenapa oppa?”

“yunji sudah meninggal 7tahun lalu, yunji meninggal saat hari dimana super junior debut”

“tsah!” lagi-lagi, diatas kepala jewoon muncul sebuah lampu yang menyala begitu terang

***

anneyonghaseyo yunji-ssi” jewoon berlutut memberi hormat untuk sesorang yang telah dikuburkan dimakam didepannya, kim yunji.

“perkenalkan aku park jewoon, kau memang tidak mengenalku. Eumm.. maaf karena aku tidak sadar kalau yang tadi pagi itu kau. Aku memang tidak mengenalmu yunji-ssi. Kau menyukai mawar kuning ya?”

Donghae yang berdiri dibelakangnya hanya mampu menahan takut, siapa yang tidak takut jika jam 12 malam seperti saat ini kau harus menemani gadis yang bisa melihat hantu , menemani gadis itu kekompleks pemakaman yang sepinya bukan main. Benar-benar horror.

“donghae, oppa.. kata yunji, dia senang melihatmu, tapi dia sedikit kecewa, karena oppa tidak memberinya salam”

Donghae buru-buru memberi salam seperti apa yang tadi jewoon lakukan, donghae cukup percaya dengan apa yang jewoon katakan tadi, hantu yunji kecewa kepada donghae? Demi apapun donghae tidak mau digentayangin oleh hantu yunji!

oppa berisalam kepada yunji” jewoon menyenggol lengan donghae

ananneyonghaseyo.. yun..yunji-ssi” jawab donghae sambil bergetar menahan takut, tentunya

“aku dan donghae oppa kesini ingin membantumu, aku tahu mungkin aku suka sekali bertidak aneh, tapi percayalah padaku kalau aku bisa membantumu” jawab jewoon

Tiba-tiba saja pohon apel yang berada diatas makam yunji bergerak dan menjatuhkan beberapa buah apel yang sudah matang, jewoon mengambil satu buah apel yang jatuh tepat diatas batu nisan makam yunji

“baiklah yunji-ssi,Maaf telah mencampuri kehidupanmu” jewoon berdiri dan meninggalkan donghae yang masih terbengong saat melihat jewoon pergi mendahuluinya

oppa! Ayo pulang! Apa kau ingin menemani hantu ahjumma itu! Ppali!!” jewoon berteriak memanggil donghae dan juga dengan isengnya meledek donghae.

MWOYA?!”

***

“untung saja tidak terkunci” jewoon dan donghae secara diam-diam masuk kedalam kamar sungmin

“kok sepi?” Tanya jewoon  karena didalam kamar tersebut tidak ada seorang pun

“oh ya! Sungmin masih dijalan mungkin” jawab donghae

“baiklah, aku akan menaruhnya disini saja. Bagaimana yunji-ssi apa kau setuju?” jewoon berbicara dengan hantu yunji yang mengikutinya

“baiklah!” jewoon menaruh buah apel merah yang tadi ia ambil dari makam yunji, menaruh buah apel merah itu didekat vas yang berisi mawar kuning tersebut

“oh , jadi mawar kuning bunga favoritemu?  Kau tau! aku yang membeli bunga mawar kuning ini! ternyata sungmin oppa orang yang romantis juga! Woah… aku jadi iri denganmu yunji-ssi”

Donghae yang merinding melihat jewoon bercakap dengan hantu yunji yang tidak bisa ia lihat itu, hanya mampu menggenggam gagang pintu kamar sungmin

“tapi maaf ya, yunji-ssi… kau dan sungmin oppa sudah berbeda dunia, kalian tidak bisa disatukan. Maaf.. aku mengatakan seperti ini, aku mengerti perasaanmu. Maaf…”

“aku tahu jewoon-ssi, bantu aku untuk menyadarkan sungmin oppa kalau aku dan dirinya sudah berbeda dunia.”

“aku akan membantumu yunji-ssi”

***

Dengan langkah gontai sungmin berjalan memasuki kamarnya, kamarnya masih gelap. Sungmin sengaja tidak menyalakan lampu. Sungmin langsung berjalan kesudut kamarnya tersebut. Meraba bunga-bunga mawar kuning yang masih tampak segar itu.

“yunji…aku pulang”

Sungmin menemukan sebuah apel merah yang terletak tidak jauh dari vas bunga tersebut

“apel?” sungmin berfikir

“siapa yang menaruh apel disini?” sungmin menggit apel merah tersebut, lalu berjalan menuju saklar lampu, menyalakan lampu kamarnya.

“jewoon?!” sungmin kaget bukan main saat melihat jewoon yang sudah berdiri tepat didepannya, pandangan jewoon terlihat kosong dan juga berkaca-kaca, seperti orang yang sedang menahan tangis.

oppa!”

Sungmin , tubuh pria itu seperti kaku karena merasakan pelukan gadis itu, jewoon.

oppa!” jewoon menangis didalam pelukkan sungmin

“kau kenapa?” sungmin berusaha melepaskan pelukkan jewoon dari tubuhnya

oppa… kau tidak mengenalku, aku yunji, lee yunji kekasihmu” sungmin benar-benar tidak salah dengar kan? yunji? Tidak mungkin!

oppabogoshippo” sungmin menatap kedua mata jewoon, mata itu… hanya yunji yang menatapnya seperti itu, walaupun mata itu milik jewoon tapi tetap saja itu yunji! Lee yunji!

“yunji!” sungmin kembali menarik tubuh jewoon kedalam tubuhnya, merengkuh tubuh jewoon meluapkan rasa rindu diantara yunji dan sungmin

***

“aku tidak ingin kau pergi, aku tahu kau yang menaruh apel ini didekat vas”

Saat ini, sungmin dan jewoon sedang tidur berdua diatas ranjang dikamar sungmin, jewoon yang sudah pasti dirasuki hantu yunji itu menyandarkan kepalanya dilengan kiri sungmin, menggunakan lengan  sungmin sebagai bantal

“jewoon yang menaruh apel itu oppa, itu buah apel dari pohon diatas makam ku, pohon apel yang oppa tanam dahulu.” Jawab jewoon

“yunji…”

oppa, aku juga ingin seperti ini terus. Oppa… tapi maafkan aku, ini takdir kita berdua, aku senang oppa sekarang sudah menjadi artis terkenal seperti keinginan oppa. Oppa…aku mohon lupakanlah diriku, oppa.. aku tidak bisa mengikuti renkarnasi… maaf oppa, hanya Karena kau.. aku mohon oppa, relakan kepergianku, aku menyukai bagaimana cara tuhan memisahkan kita, dengan cara kematian…. Oppa aku mohon sekali oppa. Aku berterima kasih sekali karena oppa bersedia menyayangiku sampai sekarang. Aku harus pergi sekarang oppa, sarranghae

***

“hoam…”

Jewoon meregangkan tubuhnya saat matahari memasuki celah matanya yang sedikit bengkak itu, apa dia menangis? Jewoon hanya ingat kalau tadi malam jewoon meminjamkan tubuhnya untuk digunakan hantu yunji

“yunji!” dengan cepat jewoon keluar dari kamar sungmin

“jewoon-ah kau sudah bangun?” jewoon menghentikan langkahnya lalu menolehkan kepalanya

“sungmin oppa

“makasih ya kau sudah membantuku untuk berbicara dengan yunji, kau mau ikut denganku?”

ne oppa, kemana?”

“kemakam yunji”

***

“yunji, nado saranghae . aku .. aku sudah merelakanmu, aku tahu itulah takdirmu sekarang. Tapi maaf.. aku tidak bisa melupakanmu, aku akan selalu menyimpan dirimu ditempat yang special didalam hatiku. Terima kasih yunji-ah” sungmin menaruh buket mawar kuning yang awalanya ada divas didalam kamar sungmin

“aku tidak akan menyimpan bunga mawar kuning lagi dikamarku, aku janji! Aku akan sering kesini yunji-ah. Mungkin aku akan menanam bunga mawar kuning kesukaanmu disini itulah gantinya yunji-ah hehe” jawab sungmin, tidak bisa dipungkiri air mata tetap saja mengalir dikedua pipi chubby dari lee sungmin.

Jewoon tidak berani mendekati sungmin untuk duduk didepan makam yunji, jewoon lebih memilih berdiri didekat pohon apel itu.

gomawoyo jewoon-ssi”

Jewoon hanya tersenyum untuk membalas hantu yunji yang sudah menghilang menuju pintu renkarnasi.

 

GHOST’S SHORT STORIES

“ini bunga mawar pesanan anda agasshi

jeongmal kamsahamnida” lee yunji, gadis cantik berumur 19 tahun itu baru saja membeli sebuah bucket bunga mawar berwarna kuning, yunji berjalan menyusuri jalanan disepanjang gangnam, yunji memiliki tujuan yang jelas kali ini.

“ini gedungnya”

Dengan langkah setenang mungkin yunji masuk kedalam sebuah gedung agensi artis yang belum terlalu terkenal pada masa itu. Yunji masuk kedalam ruangan yang awalnya sudah diberitahu oleh orang yang ada didalam ruangan tersebut

“sungmin oppa!”

Sungmin menolehkan pandangannya saat melihat yunji yang masuk kedalam ruangan latihan coreo didalam gedung tersebut

“kau tidak perlu datang yunji-ah, hari sudah malam. Aku tidak enak dengan ibumu” jawab sungmin

“aku tidak datang? Tidak boleh oppa! Besok hari debut mu! Dan ini untukmu!” yunji memberikan buket bunga mawar kuning yang beberapa menit lalu ia beli

“mawar kuning? Yunji-ah.. kau taukan aku tidak suka warna kuning? Aku sukanya warna pink!”

“tapi aku sukanya warna kuning oppa, yasudah jika tidak mau buat aku saja!” yunji mengambil buket bunga mawar kuning itu kembali

“jangan! Barang yang sudah dikasih tidak boleh diambil kembali!” sungmin kembali mengambil buket bunga mawar dari yunji

“nah! Bagus kalau begitu!”

“sungmin! Ayo kita latihan lagi!!” donghae memanggil sungmin untuk kembali kedalam latihan koreo

“ne!… yunji-ah, kau tunggu oppa diluar ne? oppa akan temani yunji pulang”

“ne oppa! Fighting!!”

***

“yunji… saranghae, terima kasih karena kau telah mendukungku saat aku masih menjadi trinee dan sampai malam dimana besok aku akan debut”

Yunji semakin merekatkan pegangan tangannya dilengan sungmin

“ne, nado saranghae oppa. Aku akan selalu mendukung oppa” jawab yunji

“yunji kau berjanji untuk datang ke acara debutku besok kan?” Tanya sungmin

“tentu oppa! Aku janji!!”

***

“aku harap sungmin oppa menyukainya!” yunji melihat bucket mawar yang berwarna pink dan juga kuning tersebut, yunji memutuskan untuk mencampur bunga mawar yang ia pesan dengan warna kuning dan pink.

“hmm… mengapa bus ini berjalan sangat lama sekali?! Bagaimana jika aku telat datang!!” yunji sedikit kesal karena bus umum yang ia naiki berjalan sangat lambat sekali padahal yunji sedang terburu-buru ingin datang ke acara debut super junior.

“aku harap sungmin oppa tidak marah jika aku telat”

Brak!

Tiba-tiba saja bus umum yang Yunji naiki terlibat kecelakaan berantai, bus umum tersebut menabrak truck didepannya , lalu bus umum itu ditabrak lagi oleh bus. Tubuh bus umum itu hancur dan setiap penumpang diberitakan meninggal dunia seluruhnya.

“aku harap yunji bisa melihatku distage” doa sungmin didalam hatinya sebelum acara debutnya dan super junior dimulai

“oppa.. maaf..” bucket bunga mawar yang yunji pegang berantakan seketika, bunga mawar kuning dan pink itu menjadi pengharum diantara bau segar darah yang mengalir dengan derasnya.

The End

Next :

The Master Of Moon

(Take 4 “Nurse Ghost”)

***

Copyright by @hikaruZAH407

 

4 Comments (+add yours?)

  1. choi sena
    Jul 19, 2014 @ 11:08:08

    sedih amat kisah cinta sungmin oppa
    aku tersandung, hikshikshiks
    eh,terharu

    Reply

  2. awewe Diyrihte
    Jul 19, 2014 @ 11:44:49

    lanjut thor

    Reply

  3. shoffie monicca
    Jul 19, 2014 @ 13:44:27

    lanjut thor pnsrn klnjutanya

    Reply

  4. hanna
    Jul 20, 2014 @ 09:46:45

    keep writing ya … ff nya seru klw boleh panjangin dong hehehe oh iya siwon kenapa???

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: