Your MELODIES!

Tittle2

 

 

Tittle               : “ Your MELODIES! “

Author            : Kimcho || https://kimchodary.wordpress.com

Cast                : Henry Lau, Kim Hyo Yu

LENGTH       : Drabble

Genre             : Sweet Romance

Disclaimer      : This fanfiction pure creation by me!

 

 Tittle1

 

                        ***

 

@ SHINWA senior high school, Seoul
Korea selatan_

 

Hembusan angin itu tampak meraup pilu, menerpa dedaun pepohonan yang sesekali menjatuhkan semak daunnya.yah, memang seoul tengah dilanda musim gugur saat ini, suatu musim yang rutin terjadi sebelum musim dingin menerpa.

 

Terlihat seorang namja tengah memegang sebotol minuman, meneguknya sejenak lalu meletakannya pada sebuah kursi putih yang berada dibawah pohon Cherry Blossom dibelakang sekolahnya. Indah, suasana disini memang sangat indah! Namun entahlah, hanya ada beberapa murid saja yang mendekati tempat ini karena memang mereka lebih memilih berada di taman sekolah yang jauh lebih ramai, terkecuali namja dengan tampang cute ini. Entahlah, Henry lebih senang mengunjungi tempat ini setiap kali jam istirahat, ia merasa tempat ini seolah mengerti tentang perasaannya. Perasaan ? yah, perasaannya yang sama sekali tak bisa luput untuk terus mencintai mantan kekasihnya, Kim Hyo Yu

Henry sentak berdiri— bermaksud untuk memainkan biola yang merupakan alat music kesukaannya, namun—

Matanya menatap suatu bayangan, yah! Bayangan sesosok yeoja yang 8 bulan lalu menjadi kekasihnya.

“Hyo Yu..” sapa Henry tertegun

“mianhae, aku tak bermaksud menganggu.” Sahut Hyo Yu lirih. Henry hanya membalasnya dengan senyuman simpul.

“Aku tidak tau jika ada kau disini, mianhae! Aku akan pergi.”Hyo Yu sentak berbalik—meninggalkan henry ditempat ini. Jujur, Hyo Yu tak menyangka mengapa ia bias seegois waktu itu, memutuskan henry yang benar-benar tulus padanya! Bodoh ? yah, Ji Ha seolah menjadi orang terbodoh karena menyia-nyiakan cinta suci henry.

Hyo Yu sentak melangkah namun— langkahnya terhenti di titik ini tatkala henry memainkan biolanya dengan begitu indah, Yah! Henry memainkan melody dari lagu Bruno mars – Lighters salah satu melody favorit Hyo Yu.

‘ Oppa ‘ sahut Hyo Yu nyaris tak terdengar. Bibir gadis itu bergetar dengan matanya yang mulai berkaca. Sudah sejak lama ia tak mendengar melodi indah ini, melody yang selalu ia pinta henry memainkan untuknya saat mereka masih menjalin hubungan. Jantung Hyo Yu sentak berdegup kencang, entahlah, ia merasa ada yang aneh ketika melody kesukaannya itu dimainkan oleh henry. Ia merasa ada yang lain, disini ! Di Hatinya ;            ia masih mencintai henry.

Hyo Yu berbalik ! menatap henry yang terlihat tampan seraya memainkan biola itu, suasana kian hidup ketika beberapa daun Cherry Blossom itu berguguran secara perlahan di tempat Henry berdiri sekarang membuatnya bak seorang pangeran yang mempesona.

Dengan perlahan Hyo Yu mendekat kearah henry,dapat ia lihat sekarang betapa bodohnya ia melepas cinta seorang namja yang begitu tulus terhadapnya.

“ aku rindu saat aku memainkan melodi ini dihadapan mu.” Henry tersenyum begitu manis.

“ oppa..”

“ aku senang kau datang kesini.” Lagi, Henry tersenyum dengan begitu manis. Hyo Yu tertunduk, ia merasa seolah tubuhnya tak bertopang lagi setiap melihat senyuman henry. Namja itu sentak meletakan biola itu diatas kursi semula.

Memang benar pepatah mengatakan ; penyesalan selalu datang terlambat. Mungkin itulah yang dirasakan oleh Hyo Yu sekarang, hanya karena ke-egoisan dan rasa gengsinya Hyo Yu tanpa berpikir memutuskan hubungan yang berjalan selama 2 tahun lamanya. Yah, mungkin karma tengah menertawainya sekarang.

“ Hey, kau baik-baik saja ?” Henry mengibaskan tangannya di wajah Hyo Yu yang tengah melamun dalam tundukannya itu.

“ Ah, N-nde!a-aku baik-baik saja. Ah ya, aku harus pergi sekarang mungkin sebentar lagi jam istirahat akan—“

“ Hyo Yu-ya..” panggil Henry lembut, kedua tangan namja itu kini merengkup lengan Hyo Yu ; sedikit menunduk untuk melihat wajah gadis itu secara rinci.

“ Adakah rasa itu masih tersisa untuk ku ?” Tanya henry dengan penuh harapan.

“ Mwo ?” sahut Hyo Yu gugup.

Henry meraih tangan Hyo Yu lalu meletakan tangan itu di dada nya. Hyo Yu tersentak !

“ Kau rasakan bagaimana jantung ku berdegup kencang menerpa tanganmu saat kau berdiri dihadapan ku sekarang, kau tau apa maksud ku ?” tanya henry lembut. Hyo Yu hanya terdiam, otak maupun bibirnya membeku ketika melihat henry yang tampak serius menatapnya.

“ Aku masih mencintai mu. “ sahut Henry Spontan. Hyo Yu tertegun, mata nya tampak sedikit membesar dengan bibir mungilnya yang sedikit membuka.

“ Oppa..” Mata Hitam Hyo Yu tampak berkaca-kaca, ia benar-benar terharu dengan kondisi ini ! sungguh.

“ bisakah kita mengulang semuanya dari awal ? aku masih mencintaimu.”

“ Oppa, Aku-aku—terlalu egois untukmu, aku tidak pantas dicintai namja yang tulus seperti mu.” Hyo Yu tertunduk. Suaranya terdengar serak, ia seolah bersusah payah kini menahan agar lintasan air itu tidak sampai membasahi wajah putihnya.

“ Aku tidak perduli dengan itu! ”

“ ah..” Hyo Yu menatap henry, baikla! Ia seolah tak memiliki cukup tenaga untuk menahan bendungan air mata itu.

“ aku mencintaimu apa adanya tanpa melihat kekurangan maupun kelebihanmu, karena aku melihatmu dengan hati bukan dengan apa yang kau miliki. Jadilah miliku lagi Hyo Yu-Ya ” Hyo Yu tertegun. TSK! Air mata itu kembali mengucur, bahkan lebih deras! Henry sentak mengangkat kedua tangan Hyo Yu menatap gadis itu dalam. Ibu jari henry tampak menyapu air mata Hyo Yu dengan lembut bahkan penuh perasaan.

“ Oppa aku— “

“ Tolong jangan biarkan bibir ini memberi penolakan.” Henry tampak mengelus bibir Hyo Yu.

Sentak! Hyo Yu memeluk tubuh Henry dengan begitu erat,tersirat senyum kebahagaian bertaut dibibir Hyo Yu. Ia tampak begitu bahagia !

“ Apa ini adalah jawaban nya ? “ Sahut Henry tersenyum lumrah. Hyo Yu sentak melepas pelukan itu..

“ MWO ? jawaban apa ? “

“ YAK! Hyo Yu-ya—“ Henry tampak mengerang kesal. Entahlah, mengapa ia bias begitu mencintai gadis dengan otak secuil ini.

“ Jadi kekasihmu ? Huh, mana mungkin aku mau menerima pria dengan kapasitas kebersihan yang jauh dibawah rata-rata, menyimpan roti dibawah bantalnya, membersihkan kamar dalam jangka waktu setahun sekali. Huh, tidak tidak! Kau belum lolos menjadi kekasihku Henry-ssi..”

“ Mwo ?! Mwo-ya ? ta-tau darimana kau semua itu, ohk ?” Sahut Henry tidak percaya. Yah, itu adalah rahasia terbesarnya yang dilarang keras untuk orang lain mengetahuinya. Karena terlalu tidak lazim seorang pria tampan, bertubuh putih bersih justru malas dengan yang namanya bersih-membersih.

“ckckck, Hyungmu yang bernama Yesung itu yang memberi tauku. Kau benar-benar—“

“YAK! Berhenti Kim Hyo Yu ! jika kau masih membahas soal itu, jangan salahkan aku jika bibirmu ini harus diberi pelajaran.” Ancam henry.

“ MWO ? Maksudmu ?”

 

CUP!

 

Henry sentak mengecup bibir Hyo Yu dengan lembut. Hyo Yu cukup terkejeut dengan reaksi henry yang mendekap bibirnya secara mendadak. Baiklah, Hyo Yu tak bias menolak! Jujur saja, ia juga merindukan sentuhan ini ; sentuhan kulit kenyal tak bertulang itu menyentuh bibirnya. Sentak, ia pun menutup bola matanya ; mempasrahkan semua dalam permainan bibir henry yang kini mulai meraup menerobos belahan bibir Hyo Yu dan bermain lidah didalamnya.

“ YAK! HENRY—HYO YU!” Pekik seseorang dengan suara lantang. Sentak, keduanya pun melepas bibir mereka. Hyo Yu tampak mengelap jejak henry begitu pula dengan namja bermata sipit itu. Sial ! ternyata suara pengacau itu berasal dari mulut Kim Yesung dan Han Ji Ha, kakak kandung dari Henry dan Hyo Yu.

“ Yak! Dasar kerdil, berani sekali kau merusak bibir adik pacarku, ohk.” Yesung tampak memelintir telinga Henry, ekspressi henry benar-benar menggemaskan saat itu hingga membuat Ji Ha dan Hyo Yu tertawa.

“ Yak! Yak! Hyung, Hyo Yu juga pacarku jadi aku bebas menciumnya.” Henry tampak menggosok telinganya yang panas karena ulah Hyung anehnya ini.

“ MWO !? Jadi kalian jadi pasangan lagi ?” Tanya Ji Ha dan Yesung bersautan.

“ Tentu!” Sahut Henry bangga seraya merangkul pundak Hyo Yu tampak malu dengan mukanya yang memerah.

“ Gurae, kalau begitu kalian harus melunaskan pajak jadian kalian. “

“ Pajak jadian ?” Sahut Hyo Yu dan Henry serentak. Entahlah, bagaimana bisa yesung menerapkan Pajak Jadian kepada setiap temannya yang baru saja memiliki kekasih bahkan tradisi itu ia terapkan juga kepada adik kandungnya sendiri, Henry yang notabene nya selalu tak berani  membantah perintah yesung.

“ Hm! Restoran Unamjeong, sudah lama aku tidak makan disana. Ah yah, ini adalah waktu yang kedua bulan. YAK! Itu berarti semua menu makanannya akan berubah, uh.. semua itu adalah menu kesukaan ku ; bayi gurita cincang, skate difermentasi dan irisan daging babi dikukus, belut rebus, daging sapi mentah diiris dengan rebung dan kepiting mentah dengan kecap. Omoo~ perut ku berdemo, Henry dan Hyo Yu-ya kalian harus mentarktir Hyung dan Eonnie mu makan disana, harganya juga cukup murah hanya ₩ 80.000 per orang aku harap tidak ada penolakan. Kalian mengerti ?”

“…”

Tak ada jawaban, semuanya diam dan sunyi ! Yesung sentak berbalik dan—

“ YAK! KALIAN !” Yesung mengerang keras tatkala ia melihat kebelakang bagaimana kini Ji Ha, Henry, Hyo Yu tengah berjalan menuju kembali ke sekolah meninggalkan yesung seorang diri dengan mulut berkomat-kamit, Yah! Saat yesung tengah mengoceh seraya berjalan mencoba meraih biola Henry yang tengah tergeletak dikursi dibawah pohon Cherry Blossom disaat itulah Ji Ha menghasut Henry dan Hyo Yu untuk kembali ke gedung sekolah secara diam-diam, karena mendengar ocehan yesung sama saja dengan mendengar kereta api lewat.

Yesung cukup bersyukur karena hanya ada ia seorang disini, setidaknya.. tak ada yang mengira ia gila karena berbincang seorang diri dibawah pohon itu !

‘ Noona, aku tak mengerti kenapa noona bisa mencintai namja berisik dan aneh seperti yesung hyung.. ‘

            ‘ Entahlah henry-ya, itu adalah pertanyaan yang sulit noona jawab!’

 

–         THE END –

 

4 Comments (+add yours?)

  1. elisa cho
    Jul 30, 2014 @ 03:36:10

    so sweet >w<))o

    Reply

  2. entik
    Jul 30, 2014 @ 18:24:58

    Yesung ku d blg anh.
    Gk trima.😭😭😭😭

    Reply

  3. Indah Ayu Lestari
    Jul 31, 2014 @ 01:29:20

    Kkkk- simple tapi sweet 🙂
    Like this (y)

    Reply

  4. cat cat
    Aug 02, 2014 @ 00:24:42

    Hahaha, yesung bicara sama pohon….
    henry sama hyo yunya so sweet banget!

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: