Memories

memories

 

Author            : Nalin Lee

Tittle               : Memories

Genre             : Romance,

Tags                : Lee Sung Min, Park Chan Mi (OC)

Length            : Oneshot

Rating             : All age

 

ff ini juga ada di mitwins.wordpress.com ^^

 

기억을 따라 (Memories)

 

“sejak awal seharusnya kau tau hyung”

“memangnya apa yang harus aku ketahui?” pria manis yang masih berkutat dengan mesin kopinya itu tanpa menoleh sedikitpun kembali melontarkan pertanyaan, mengabaikan fakta bahwa dongsaeng yang berdiri dibelakangnya saat ini tengah mencoba menahan kesal.

“Sung Min hyung, kau mendengarkanku?”

Suara setengah merajuk itu mau tak mau membuat Sung Min menghentikan kegiatan tangannya dari mesin kopi, memutar tubuhnya sembari bersidekap dada.

“tentu saja aku mendengarkanmu  Kyu” Sung Min berujar tanpa merasa bersalah, fokus matanya teralih, mengamati seisi cafenya dari balik meja kounter yang terlihat sepi di jam-jam seperti ini.

Pukul 11 pagi, dimana hampir seluruh warga Seoul masih sibuk berkutat dengan pekerjaan mereka masing-masing, hanya beberapa orang yang menyempatkan diri memesan kopi di cafenya.

“kau sudah bersama Chan Mi selama hampir 6 tahun hyung”

“aku tau”

“Aishhh, berhenti memotong ucapanku hyung” Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi, mengacak rambut setengah keritingnya guna mengalihkan kekesalannya pada Sung Min yang masih saja bersikap menyebalkan di saat-saat seperti ini.

“baiklah, lanjutkan Kyu. Aku akan mendengarkan” merasa sedikit bersalah Sung Min menepuk pundak Kyuhyun, meminta pria itu secara halus untuk menghentikan tindakan gilanya merusak rambutnya sendiri.

“kau yakin ingin mengakhiri hubunganmu dengan Chan Mi begitu saja?”

Untuk beberapa saat Kyuhyun diam, menunggu hyungnya itu menimpali pertanyaannya sebelum melanjutkan pertanyaan berikutnya. Namun beberapa saat, saat beberapa kali Kyuhyun merasa bosan sekedar untuk mengedipkan kelopaknya sendiri. Lagi-lagi pria itu mendesah.

“hyung, aku mohon jangan mempersulit pemikiranku tentang ..”

Situasi seperti ini Kyuhyun begitu membencinya. Situasi canggung disertai keheningan tanpa alasan. Yeahh, Kyuhyun membencinya, dan lebih parahnya ia berada di situasi seperti ini.

“kau bilang aku tidak boleh berbicara sebelum kau..”

Oh Tuhan..

Kenapa untuk saat-saat seperti ini kau mengenyahkan otak Sung Min hingga ke bagian dasar?

“oke, sekarang kita ubah peraturannya. Kau hanya perlu membuka suara jika aku mengajukan pertanyaan untukmu eoh. Kau mengerti hyung?”

Pertanyaan Kyuhyun dijawab anggukan oleh Sung Min, menyesap ice Latte nya lamat-lamat sebelum kembali memasang telinganya baik-baik.

“Seharusnya sejak awal kau tidak menjalani hubungan dengan Chan Mi jika kau sudah tau pada akhirnya kalian tidak mungkin bisa bersama. Terlalu banyak pertentangan diantara kalian. Dan kau hanya menjalani hubungan yang sia-sia selama 6 tahun ini hyung” ocehan panjang lebar Kyuhyun hanya ditanggapi senyum ringan dari hyungnya. Dan untuk kesekian kalinya Kyuhyun tak mengerti dengan pola fikir hyungnya itu.

“Kyu, aku hanya mengatakannya sekali, dan mohon kau dengarkan baik-baik eoh?”

Kyuhyun mengangguk, memposisikan duduknya dengan nyaman dan mempersiapkan telinganya lebar-lebar, menghiraukan Iphone di saku coatnya yang terasa bergetar beberapa kali.

Sung Min berdehem, menarik nafasnya panjang sebelum kembali membuka suaranya “dalam suatu hubungan tak ada yang berakhir hanya dengan kesia-siaan.

Mungkin selama 6 tahun ini memang bukan waktu yang sebentar..”

“Yeah, 6 tahun itu waktu yang lama hyung”

“Jangan memotong ucapanku Kyu” pelototan Sung Min membuat Kyuhyun nyengir polos, sebelum membuat isyarat tak akan memotog ucapan hyungnya itu dengan gerakan mengunci mulutnya sendiri.

Pria manis itu terlihat menerawang waktu, menerawang tentang perasaannya selama enam tahun ini dengan Kyuhyun disebelahnya yang masih setia memperhatikan lamat-lamat.

“Waktu 6 tahun adalah waktu yang berarti bagiku Kyu, sebelum aku memutuskan untuk mengakhiri semuanya.

Mungkin ada pihak yang tersakiti dalam masalah ini, tapi aku juga turut merasakan sakit yang sama Kyu, sakit yang tak bisa terbayangkan sebelumnya saat aku memilih untuk mengakhiri semuanya.

Tapi lagi-lagi ini bukan masalah berapa lama kau menjalaninya, seberapa singkatpun waktu yang kau jalani bersama orang yang kau cintai, suatu hubungan akan selalu mengukir banyak kenangan didalamnya.

Dan jika kau mengatakan 6 tahun ini adalah waktu yang penuh kesia-siaan kau salah Kyu”

“Lantas apa yang kau dapatkan selama 6 tahun ini selain rasa sakit dan perasaan yang bermuara pada kesia-siaan hyung?”

Demi seluruh ELF yang mencintainya. Ia masih belum mengerti apa yang dimaksud Sung Min. Kyuhyun, sepenuhnya memang belum mengerti dengan penjabaran sepenuhnya dari hyungnya itu.

Memang menjalani hubungan selama 6 tahun lamanya setelah terputus, apa yang ditinggalkan selain rasa sakit dan perasaan yang penuh kesia-siaan?

“Karena tak ada yang sia-sia dalam sebuah hubungan Kyu” tarikan nafas panjang Sung Min pada udara yang dirasanya sangat menyesakkan membuatnya mau tak mau mendongak sebelum lelehan air matanya mengalir begitu saja melewati pipinya.

Sebelum melanjutkan penjelasan dan segera mengakhiri pembicaraan yang semakin menyakitinya, Sung Min menyempatkan diri untuk sekedar tersenyum, tersenyum mengingat kembali gadis yang sempat menemaninya selama 6 tahun ini sebelum ia memutuskan untuk menikahai gadis lain di bulan desember.

“Karena sebuah hubungan bukan hanya menyisakan suatu rasa yang pernah kau rasakan. Karena selalu akan ada berbagai bentuk kenangan yang masih tertanam sempurna di kepalamu, di hatimu”

Kenangan?

Yah, sekarang Kyuhyun mengerti.

Ini bukan tentang waktu dan perasaan yang terbuang sia-sia selama kau menjalani hubungan yang telah kandas.

Karena akan ada kenangan yang tertinggal didalamnya.

Kenangan yang lebih melekat dari sekedar rasa sakit maupun kesia-siaan perasaan itu sendiri.

Ya, Kyuhyun baru mengerti sekarang.

“kau mengerti kan sekarang Kyu?”

“Ya hyung, kau benar. Aku baru mengerti sekarang. Dengan adanya kenangan, kita tak bisa menyalahkan cinta sekalipun takdir merenggutnya pergi”

END

3 Comments (+add yours?)

  1. Kwan Menzel
    Nov 17, 2014 @ 13:09:33

    apaah si thor ini?!

    Reply

  2. kikiherlina
    Nov 17, 2014 @ 23:56:48

    bagus thor. (^_^) aku tak marah jika sungmin menikah, cuman aku tak terima knp harus dia dulu padahal yg tua aja belum ada pasangannya *nyindir teukie oppa

    Reply

  3. Lia9287
    Nov 21, 2014 @ 07:53:38

    Bingung mau ngomong apa 😥
    Aku masih belum bisa percaya kalo Sungmin bakalan nikah,tapi sebagai fans kita cuma bisa ngedukung aja
    Ff mu keren thor

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: