Hold My Hand

hold my hand

 

Author            : Nalin Lee

Tittle   : Hold My Hand

Genre  : childhood, Romance

Tags     : Lee Sung Min, and Park Chan Mi (OC)

Length            : Oneshot

Rating : All age

Note    : ff ini juga ada di mitwins.wordpress.com ^^

 

HOLD MY HAND

 

 

Summary         : Jika kau merasa nyaman dalam genggaman tangannya yang membuatmu hangat. Pertahankanlah!

**

Umur 6 tahun itu begitu terekam jelas diingatanku,

Kau yang mengajakku berlarian, menyisir aspal jalanan dengan sepatu baru yang kau bilang baru saja di belikan oleh ibumu.

Rambut panjangmu yang terbang seiring dengan angin musim gugur yang membuat hidungmu berair.

Bahkan saat itu aku masih mengingat coat pinkmu yang begitu hangat selaras dengan sepatu pink yang sejak kemarin selalu kau pamerkan padaku.

Dan saat itupun aku masih mengingat jelas saat kau berkata dengan nada manja “kau tak ingin menggenggam tanganku Sung Min Oppa?”

Aku terdiam untuk beberapa saat, mematung seketika hingga membuat lari kecilmu juga ikut terhenti “memangnya kenapa aku harus melakukannya Channie?”

“Oppa tak ingin melakukannya?”

Bocah lelaki itu ragu, dan bibir gadis enam tahun itu semakin mengerucut sebal saat Sung Min kecil tak bergeming ditempatnya, hanya menatap tangan mungil itu yang terjulur dihadapannya siap untuk diraih.

“sudahlah, kau tak perlu melakukannya Oppa” Sekali lagi gadis mungil itu berdecak sebal, kembali berbalik dan melanjutkan lari-lari kecilnya tanpa tujuan.

Kakinya yang mungil dan sepatu kesayangannya itu nyaris tak mungkin melihat kerikil kecil yang menghalangi larinya, hingga sang gadis kecil siap jatuh membentur aspal jalanan.

Hitungan sepersekian detik berlalu bagai putaran jam yang terasa melambat, Sung Min kecil yang masih terpaku ditempatnya dengan sigap berusaha meraih tubuh mungil itu kedalam rengkuhannya.

Dan waktu kembali berjalan normal saat gadis kecil itu kini bernafas lega, punggungnya tidak jadi membentur kerasnya aspal, dan ia harus berterima kasih pada bocah yang telah menolongnya.

“Oppa gomawoyo”

Sebuah senyum kecil gadis itu berikan pada sang bocah lelaki, kembali berbalik melanjutkan lari kecilnya tanpa memperdulikan kemungkinan-kemungkinan jika ada kerikil lainnya yang menghalangi jalannya.

“apa itu sebabnya kau ingin aku menggenggam tanganmu?” Sung Min kecil ikut berlarian mengimbangi gadis mungil yang masih tertawa-tawa saat angin musim gugur mempermainkan rambutnya “agar kau tidak terjatuh seperti tadi eoh?”

**

After next year..

In Beach..

Pria itu tengah merogoh saku coatnya dalam-dalam, meraih sesuatu yang tadi pagi sempat ia selipkan didalam sana. Sesuatu yang sudah ia persiapkan jauh-jauh hari sebelumnya.

Sedang gadis dihadapannya terlihat masih merangkai wajah bingung tanpa kata, kening mengkerut semakin dalam saat sebuah kotak beludru merah kini tepat disodorkan pria itu kearahnya.

Dan rasa bingung itu setengahnya sirna, tergantikan oleh wajah tak percaya yang kini menggelayut di wajah cantiknya saat pria itu berkata di tengah deru deburan sang ombak “Chan Mi-ya, kau ingin menikah denganku?”

Kalimat pertanyaan itu untuk sesaat terjawab oleh suara riang burung camar yang terbang rendah diatas lautan, suara debur ombak yang silih berganti menghantam pantai, namun suara yang diharapkan dari sang gadis masih belum jua terdengar oleh sang pria yang sedari tadi menunggu dengan degup jantung yang terus menggila didalam sana.

“kau serius Sung Min Oppa?”

Tanpa ragu pria itu mengangguk. Sesaat senyum sang pria kembali cerah, secerah mentari di ufuk cakrawala yang mulai menimbulkan semburat jingga terang diatas sana saat gadis itu -tanpa kata-kata, ataupun tanpa anggukan- kini menjulurkan tangannya dengan suka rela.

Dengan tanpa keraguan pula Sung Min menyematkan cincin di jari manis sang gadis, berucap terima kasih dengan tulus sebelum membawa gadisnya kedalam dekapan penuh suka cita.

“sejak awal kau memberikan tanganmu untuk ku genggam, saat kita berumur 6 tahun. Kau masih mengingatnya?”

Gadis itu mengangguk dalam dekapan Sung Min, urung melepaskan dekapan hangat itu setelah semuanya terasa teramat membahagiakan untuknya.

“kali ini pun kau mempercayakan tanganmu untuk selalu ku genggam. Janjiku dulu mungkin sederhana. Aku berjanji untuk menjagamu agar kau tak terjatuh, menyentuh aspal jalanan yang keras dan kasar. Namun sekarang janjiku lebih hebat dari sekedar menjagamu tak terjatuh jika kau mempercayakan genggaman mu padaku”

Gadis itu mendongak, melonggarkan pelukan mereka walau masih setitik keengganan terasa saat melepasnya. Dari jarak sedekat ini sang gadis bisa melihat betapa sempurna perasaan prianya, lelaki kesayangannya yang begitu tulus dan penuh keyakinan.

“aku akan menjagamu sepanjang seluruh hidupku, menggagalkan segala kesedihan yang ingin mengganggumu, menopangmu jika kau tak sengaja menyandung kerikil kesalahan, dan membawamu ikut serta dalam segala jenis kebahagiaan yang bersama akan kita raih”

“aku mempercayai janjimu Oppa. Mempercayakan hatiku pada genggamanmu”

Yah..

Baik Sung Min maupun Chan Mi percaya..

Hakikatnya dalam sebuah hubungan, disaat jari saling bertautan mungkin hanya dianggap tak berarti esensinya.

Jika saja sebuah ciuman terasa lebih dahsyat esensinya dari perasaan cinta itu tersalurkan, maka esensi jari saling bertaut pun tak akan kalah dengan itu, bahkan lebih hebat.

Jika kau merasa nyaman dalam genggaman tangannya yang membuatmu hangat. Pertahankanlah!

Karena ketulusan dari jari yang saling bertaut adalah hakikat kebersedian untuk menjaga.

Menjaga hatinya.

Menjaga dirinya.

Dan menjaga cintanya.

 

END

5 Comments (+add yours?)

  1. aLeeya
    Nov 21, 2014 @ 16:56:01

    yups, seringkali jemari yg saling mengait lebih berarti drpd sebuah ciuman…

    Reply

  2. Monika sbr
    Nov 22, 2014 @ 10:35:52

    Maniss banget!!!

    Reply

  3. Kwan Menzel
    Nov 22, 2014 @ 23:05:59

    aigeo kyeopta

    Reply

  4. queencyblooms
    Nov 22, 2014 @ 23:35:50

    aww ini manisssss sekali! ♥♥♥

    Reply

  5. Lee Kyuvyerha
    Nov 23, 2014 @ 07:15:34

    baca cerita happy kok aku malah nangis ya! bener2 kebayang Sungmin Oppa yang mau nikah. huaaaaaa….

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: