Marry Me… (Fake Wedding) [11/?]

Title : Marry Me… (Fake Wedding) Part 11

Author : Nyonya Cho

Main Cast : Shin Sang Ri

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Support Cast :

Rating : PG 16

Genre : Romance, family, sad, angst, happy/sad ending.

Length : Chapter

Warning! : DILARANG meng-COPY KESELURUHAN dan SEBAGIAN  TULISAN ini untuk KEPENTINGAN APAPUN karena saya tidak meng-IZINKANNYA karena saya anggap itu PLAGIAT.

Ini hanya ff, dilarang melakukan pernikahan kontrak hahaha

Ps : Dengan rajinnya aku posting ff semoga kalian tambah rajin komen di blog.

 

Sebelumnya…

“kakakku nyaris gila setelah beberapa tahun menikah dengan suaminya itu, mereka menikah tanpa memberitahu keluarga. Aku tidak ingin wartawan membuatnya menagis lagi, karena berita itu sangat membuatnya menderita..” Kyuhyun tidak ingin SangRi salah paham soal kakanya yang tidak datang, dia melihat wajah datar SangRi usai ia mengatakan alasan ketidakhadiran kakanya dipemberkatan pernikahan mereka, membesarkan hatinya paling tidak.

“jadi berita itu benar?”

“sama seperti yang kulakukan untuk perusahaan, noona ingin menyelamatkan harta keluarga kami dengan caranya, bedanya mereka menikah atas dasar cinta, tapi sayangnya kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama, Kakakku keguguran setelah dinyatakan hamil 5 bulan, ia mengidap tumor rahim menyisakan satu buah ovarium. Pria yang dinikahinya berubah, pria itu berselingkuh dan menyesal sudah menikahi kakakku. Ternyata pria itu hanya menginginkan harta keluarga kami. Sampai akhirnya aku menyuruhnya untuk bercerai dan bertia ini diketahui media, kakakku hampir gila karena masalah itu”

Airmata SangRi mengalir tipis usai Kyuhyun menceritakan perihal kehidupan kakaknya. Ini sangat wajar mengingat SangRi hanya gadis remaja akhir yang masih polos dengan kerasnya kehidupan orang dewasa terlebih ini di Korea. dan ini juga yang menjadi alasan Kyuhyun begitu ingin menggantikan kakaknya menduduki posisi C.E.O Cho Group yang didirikan almarhum kakeknya. Kyuhyun begitu mencintai keluarganya, dan SangRi menyukai pria yang seperti ini.

“maaf.. aku tidak bermaksud membuatmu mengingat luka keluargamu lagi.. aku turut bersedih… terima kasih” Kyuhyun memberikan SangRi kain napkin untuk menghapus airmata istrinya.

Kyuhyun tidak menyangka jika reaksi SangRi mendengarkan ceritanya langsung mengeluarkan airmata. “jangan menangis.. kakakku sudah sembuh sekarang, haemolni yang mengatakan jika kakakku sudah sembuh, mereka tinggal bersama di London..”

“apa kakakmu akan kemari?”

“dia sudah sampai dikorea.. mungkin kalian sudah saling bertemu”

“bertemu? aku tidak..” ucapnya sambil mengingat-ngingat sesuatu.

“kau mungkin tidak mengenalinya, kakakku akan tinggal dikompleks apartment ini karena bagunan real estate ini milik kakakku”

“ah benarkah?”

“kau ingat dengan nama apartment ini? A.H Luxury Apartment ini berasal dari nama kakakku” jelas Kyuhyun yang membuat SangRi terbelalak.

 

Part 11

Author POV

Kyuhyun berdiri bersama SangRi didalam lift kosong yang akan membawa mereka ke lantai dasar. Mereka adalah penghuni pertama yang keluar apartment dipagi hari yang mulai terang. Suami-istri ini diam tidak seorangpun yang ingin membuka suara, termasuk Kyuhyun pria itu cukup percaya diri berdiri gagah didepan pintu lift. SangRi memainkan matanya untuk menilai penampilan Kyuhyun yang sudah jarang dilihatnya dipagi hari, suaminya tampak luar biasa tampan dengan setelan jas berwarna abu-abu yang melekat pas ditubuhnya –seperti biasa, Kyuhyun selalu mendapatkan penilaian sempurna dari penampilan.

Sedangkan gadis ini hanya memakai baju terusan simpel berwarna putih yang tidak sama sekali menujukkan jika dirinya Nyonya Cho. Hanya seorang gadis yang disibukkan dengan kegiatan kampus dan mencari uang (pegawai magang diperusahan Kyuhyun). Tidak seperti dulu, SangRi begitu menyukai kesehariannya yang selalu mengenakan pakaian cantik mengikuti apa yang suaminya kenakan sehari-harinya.

SangRi juga merindukan jung ajumma dan para pelayan rumah Kyuhyun, mungkin siang ini ia akan mampir sebentar…

“aku pergi” kata pertama Kyuhyun setelah mereka terbebas dari ruang sempit itu.

SangRi mengangguk kecil mengiyakan ucapan suaminya yang pamit berangkat bekerja. Tidak ada ciuman perpisahan seperti yang dilakukan beberapa penghuni apartment yang berstatus menikah.

Kyuhyun melangkah masuk ke dalam mobil pertama yang berbaris dengan mobil lain yang akan digunakan SangRi berangkat ke kuliah. Mereka menggunakan mobil yang terpisah, sesuka hati Kyuhyun ingin menggunakan mobil apapun yang ia inginkan. Ada suatu hal yang ingin ia tanyakan pada supir pribadi istrinya.

“pagi Lee ajusshi..” sapa Kyuhyun terlihat sangat ramah. Sangat berbeda ekspresinya ketika bersama istri yang sudah menyiapkan banyak sarapan untuk mengisi perutnya pagi ini.

“pagi tuan muda..” balas supir tua yang sudah bekerja dengan keluarganya selama puluhan tahun. Pria itu menolehkan kepalanya sedikit untuk member hormat majikannya.

Kyuhyun menyandarikan tubuhnya di jok belakang yang begitu mengkilap. Koran paginya tidak begitu menarik, tapi Kyuhyun mencoba membuka setiap lembarannya untuk sekedar menikmati rutinitasnya “kesibukan kantor. Akhirnya aku mendapatkan hari-hari santaiku diperusahaan ajusshi” oceh Kyuhyun mengajak Lee ajusshi berbincang.

“jaga kesehatan anda tuan.. Nyonya Muda begitu mengkhawatirkan kesehatan anda” kata Lee ajusshi menceritakan khawatiran istrinya.

Kyuhyun mendelikkan matanya pada Lee ajusshi yang sedang berkonsentrasi mengemudi. Alis matanya bergerak seperti mempertanyakan kekhwatiran SangRi padanya.

Gadis itu khawatir padaku?

Sedetik kemudian senyum Kyuhyun merekah membayangkan ‘si polos’ itu mengkhawatirkannya. “pantas, semalam istriku menyiapkan makan malam dan pagi” bisik Kyuhyun menduga-duga.

“itu sudah tugas dari seorang istri tuan” jelas ajusshi yang ternyata mendengar bisikkan kecil masikannya soal kewajiban istri.

“aku tahu” Kyuhyun melemparkan senyumnya pada Lee ajusshi.

Manis sekali…

*

Mansion Cho Family

Sosok wanita cantik berjalan memasuki gerbang kediaman keluarga Cho. sudah cukup lama ia meninggalkan rumah. Sudah lima tahun ia mengasingkan diri demi mengejar pria yang dicintainya. Langkah kakinya terus melangkah menuju taman cantik milik wanita tua yang dirindukannya. Merasakan hembusan angin yang menerpa wajah dan pemandangan yang menyegarkan mata, mungkin wanita yang kini disurga sedang menyapanya.

Aku pulang bu…

Cukup lama ia berkeliling dan bermain-main di taman, sampai melupakan tujuan utamanya untuk melepas rindu dengan penghuni rumah yang sudah mengurus keluarganya sampai sekarang.

SangRi datang tanpa diduga dengan peralatan berkebun dipercantik dengan penampilannya yang seperti putri bunga. Gadis ini tersenyum mekar setelah berminggu-minggu tidak memetik bunga. Sudah menjadi kebiasaannya setiap paginya dihari minggu memetik bunga, mengisi vas bunga atau rangkaian bunga untuk mengganti bunga yang sudah layu diberbagai ruangan rumah Kyuhyun.

“ommo..” kejutnya setelah melihat orang asing  berkeliaran di taman mendiang ibu mertunyaa. Berpikir positif mungkin gadis yang dilihat SangRi itu tertarik untuk menikmati taman rumah suaminya yang memang sungguh indah untuk dinikmati. SangRi memberanikan diri untuk menghampirinya dengan langkah anggun.

“annyeong!”

“agasshi.. apa kau menyukai taman ini?” sapanya mencoba ramah.

“ne, sangat menyukainya. em, apa kau Nyonya baru di rumah ini?” tanya gadis itu dengan sebuah pemainan diotaknya.

“Nyonya? terdengar aneh dikupingku? ah boleh aku memanggilmu onnie? Kau tahu dari mana?” SangRi tersipu malu mendengar ucapan gadis itu.

“hahha hanya feeling. kau membawa apa? apa kau ingin memetik bunga?” tanya ‘onnie’ itu karena melihat SangRi membawa peralatan memetik bunga.

“a ne, onnie mau membantuku?” tawarnya tersenyum ramah.

“ye, aku senang melakukannya dulu. ayo..” mereka pun berjalan beriringan untuk memetik bunga bersama, sambil memetik bunga mereka berbincang.

“onnie, kita sudah bicara banyak. aku belum mengetahui namamu? Choneun Shin SangRi imnida. onnie bisa memanggilku SangRi” karena ingin tahu karakter dari istri seorang yang dia sayangi, ia bermaksud mengenalkan diri tanpa embel-embel marganya.

Ia ingin mengenal lebih lanjut gadis yang berstatuskan Nyonya baru itu “ahaha ne terlalu menarik berbincang denganmu. panggil aku Ahra saja” gadis itu tertawa, menarik sekali pikirnya bisa mengobrol dan berkenalan dengan Nyonya baru rumah ini.

“mm, maaf bagaimana onnie tahu, apa onnie mengenal dengan haemolni atau penghuni lainnya di rumah ini? sepertinya onnie sangat tahu banyak dengan keluarga ini?” tanya balik SangRi, ia penasaran dengan orang baru dikenalnya ini.

“ne aku sangat dekat dengan suamimu, kami selalu bersama dulu. apa kau mencintainya?” Ahra sedikit menghindari identitasnya terbongkar ia balik bertanya dengan gadis yang menyenangkan seperti SangRi.

SangRi yang ditanya balik, malah menampakkan pipinya memerah yang berusaha ditutupi dengan kedua tangannya. Malu-malu ia menjawab pertanyaan dengan senyum.

“sampai sekarang pun aku tidak percaya sudah menjadi istrinya..” pandangan mata snagri mulai membayang pada kejadian semalam “caranya memperlakukanku selalu membuatku merasa saling membutuhkan. Ia selalu menyuruhku ini dan itu”

“hahah apa kau tidak salah menilainya? Kau tidak berpikir dia memperlakukanmu bukan seperti istri”

“sekarang sudah tidak lagi.. aku merasa lebih baik”.

_

A.H Luxury Apartment, Tower A

Room 1501

“ya tuhan.. Kyuhyun..”jerit SangRi setelah menemukan suaminya sedang disiksa disofa ruang keluarganya oleh seorang wanita yang berpakaian sedikit minim. Penampilan wanita itu tidak bisa dikenali, gadis ini menggunakan sarung tangan, dan kaca mata.

SangRi segera berinisiatif melerainya dan melindung suaminya.

Bug!

“ouhh ini sakit”.

Sebuah suara yang berasal dari benturan tubuh wanita asing yang didorong SangRi ke arah dinding. Kyuhyun bahkan tidak percaya dengan perlakuan SangRi yang begitu berani, seperti memebelanya “kkau sudah pulang?!” tanya Kyuhyun terbata melihat SangRi datang begitu tiba-tiba. Mereka bahkan belum merencanakan suatu hal yang bisa saja membongkar pernikahan palsu ini. Syukurlah sejauh ini SangRi menujukkan ‘keprofesionalannya’.

Istrinya tidak menggubris, ia memiliki urusan pada wanita ini. syukurlah mereka tidak punya tetangga diapartment ini. “apa yang kau lakukan?” tanya SangRi pada wanita asing yang dilihatnya tadi begitu ‘menempel’ dengan suaminya.

Kyuhyun ingin melerai “ahh jagi.. sepertinya kau..” sayangnya penjelasannya terhenti dengan keterkejutan SangRi yang lebih heboh.

“ohh ommo! Kyuhyun, aku ingat sekarang! Wanita ini, yah aku mengingatnya sekarang! wanita ini yang aku ceritakan padamu beberapa hari yang lalu! Kau ingat? Dia orang yang membututiku sampai kantor managent apartment ini”

“Kyuhyun-ah kenapa kau tidak mengatakan pada istrimu?” tanya wanita asing ini pada adiknya dengan ekspresi menagih penjelasan. Kenapa bisa masalahnya serunyam ini.

Sebelum Kyuhyun mengeluarkan suara, SangRi kembali menyela “mwo? kalian saling mengenal?” tanya SangRi yang merasa bersalah karena sudah mendorong gadis itu ke dinding.

Sebuah tangan menjulur tepat dihadapan SangRi, menjaga sikapnya masih lebih terlihat arogan, mirip yang biasa Kyuhyun lakukan. Walau sebenarnya bukan seperti itu maksud gadis asing ini. Sama halnya dengan haemolni, Kyuhyun dan gadis ini mereka memiliki sifat yang sama, dan memeliki darah dari keluarga yang sama.

Wanita yang mirip dengan Kyuhyun ini mendengus sebal sambil merapihkan roknya yang sudah kusut “kau selamat karena Cho Kyuhyun menyelamatkanmu.. cha mari kita berkenalan..” pintanya ingin menujukkan diri, siapa jati dirinya yang sebenarnya.

“ne?” jawaban SangRi yang perlahan mengulurkan tangannya. Jujur Kyuhyun sangat takut jika istrinya ini akan menjadi korban sama sepertinya yang dilakukan padanya tadi.

“Shin.. SangRi. kau masih ingat dengan suara dan wajahku? ini aku Owner A.H Luxury Apartment, kakak iparmu..”

Aku mengenalnya?!

Owner A.H Luxury Apertment?

Kakak ipar-ku?

Ya tuhan bukankah Kyuhyun pernah bercerita singkat soal seorang lain yang bermarga sama dengannya. Pemilik kompleks perumahan bertingkat ini adalah kakak perempuan, yang juga kaka iparku. Ahra, Cho Ahra!!!

SangRi menemukan wajah kakak iparnya tersenyum penuh bangga menatapnya.

Apakah aku sudah membuat kesalahan besar?..

_

Wanita itu duduk ditengah ruang keluarga di sofa berwarna hitam, tinggalah SangRi dan Kyuhyun duduk bersisian disebuah sofa duble yang benar-benar tidak nyaman, Kyuhyun mati gaya dikarenakan sofa yang didudukinya tidak memiliki sandaran yang sama ang diduduki noonanya. Jika pasangan ini duduk disofa yang ditempati kakanya mungkin Kyuhyun akan bersandar santai, menyilangkan kaki, menaikkan dagu dan tentunya membawa SangRi duduk nyaman bersamanya. Kyuhyun mengaku kalah pada aura Ahra yang lebih kuat dan kejam.

“ini semua hanya salah paham, istriku tidak tahu menahu soal noona dan aku hanya bercerita singkat soal noona kemarin..” jelas Kyuhyun mencoba menerangkan.

“ne, mian onnie.. suamiku tidak berbohong.. aku tidak bermaksud mengabaikanmu, aku tidak tahu jika wanita yang kutemu lift dan ditaman adalah orang  yang sama.. Cho Ahra onnie” tutur SangRi mengambil hati Kyuhyun noona. Sambil mendengarkan Ahra mempreteli sarung tangan dan kaca matanya diletakkan di atas meja. Seolah menujukkan pada adik iparnya ini dialah wanita yang sudah akrab bercengkramah ditaman milik ibunya tadi siang.

“jujur saja aku merasa tersinggung padamu SangRi.. tapi aku akan berurusan denganmu dulu. Karena urusanku sekarang adalah suamimu, Cho Kyuhyun yang terhormat ini sudah membuatku marah” ucap Ahra dengan penekanan-penekanan kata yang begitu menakutkan untuk didengarkan. Ini salah satu bukti kuat haemolni, Ahra dan Kyuhyun memiliki garis keturunan yang sama. Dingin, sadis, menakutkan dan penuh kejutan.

SangRi mencoba menjadi pintar seperti suaminya, ia harus menyelamatkan suaminya apapun caranya. Mengabaikan masalah apa yang sedang dipersoalkan kakak iparnya ini, yang penting suaminya selamat dari amukkan kakaknya.

“apa onnie lapar? Aku akan memasakkan sesuatu untuk menyambut onnie” tanya SangRi yang menemukan ide penyelamatan suaminya. Kyuhyun pasti lelah karena baru saja pulang dari bekerja, SangRi tidak ingin mood suaminya rusak dan berimbas padanya. Maka dari itu SangRi berinisiatif menjadi penengah kedua kaka beradik ini. anggap saja ini juga kesalahannya karena tidak menyambut kaka iparnya.

“apa kau bisa memasak?” tanya Ahra yang begitu mengejutkan pasangan ini. Kyuhyun tidak tahu jika kakaknya bisa berubah drastis karena penawaran istrinya. Hanya menawarkan makanan bersama, noonanya bisa luluh begitu saja, ia takjub dengan

“tidak begitu ahli tapi aku selalu memasak setiap hari” kata istri Kyuhyun yang memamerkan kemampuan memasaknya malu-malu. SangRi menyikut lengan Kyuhyun untuk mengikuti rencananya.

Tersenyum? kata SangRi lewat gerakan wajahnya, menyuruh suaminya tersenyum untuk kakanya.

Ahra sama pintarnya dengan sang adik, hal ini sudah ia buktikan dari penilaiannya saat bertatap muka dengan Shin SangRi. Ia akan membenci SangRi jika Kyuhyun tidak menikahi gadis yang tepat. Diluar sana begitu banyak gadis-gadis yang tertarik dengan adiknya hanya karena tampan dan kaya, dia ingin adiknya ini mendapatkan seorang istri yang pandai mengurusnya dengan baik sebagai suami dan kepala keluarga. Bukan dari seberapa luar biasa penampilan dan kekayaan adikknya.

“baiklah, ayo kita memasak” putus Ahra dengan nada riang menyambut ajakkan SangRi. Wanita itu langsung lupa dengan kekesalannya yang sudah mencari Kyuhyun ke berbagai tempat.

Ternyata SangRi pandai bernegosiasi dengan kakak perempuannya, Kyuhyun mengumamkan rasa terima kasihnya  sekaligus tersenyum bangga menjadikan SangRi istrinya.

Syukurlah, aku menikahi gadis yang tepat…

Entah mengapa Kyuhyun sekarang ini tidak lagi pusing memikirkan kontrak pernikahannya. Hatinya lambat laun mulai mempertimbangkan sesuatu untuk ditunda. Rencana membatalkan pernikahannya dengan SangRi. Ia pikir itu harus ditundanya.

*

“kau belum tidur?” tanya Kyuhyun pelan pada SangRi yang membukakan pintu kamar mereka MasterBed Room yang digunakan SangRi selama ini. Kyuhyun terlihat canggung melihat penampilan SangRi yang membuat adam apelnya naik turun. Pakaian SangRi mungkin biasa saja dibandingkan dengan gaun tidur yang digunakannya saat malam pertama mereka namun sekarang lain, penampilannya sekarang membuatnya mengatakan sexy, menggoda dan tentu saja cantik.

Kyuhyun merasa ‘disambut’ sebagai suami bila seperti ini. pasti malai ini ia akan mendapat tidur berkualitasnya.

“belum.. apa onnie sudah tidur?” tanya SangRi yang ingin tahu situasi diluar kamar.

“dia baru masuk kamar. Apa tidak papa? (aku tidur disini)” tanya Kyuhyun sekali-lagi mencoba sopan.

SangRi menganggukkan kepalanya pelan, biar bagaimanapun mereka sudah menyepakatinya beberapa hari lalu. Kyuhyun bersikap sangat sopan pada seorang gadis sepertinya. SangRi menyukai pria yang seperti ini.

Kyuhyun memilih berbaring terlebih dahulu diatas ranjang, sementara SangRi sedang menyesal didalam kamar mandi sambil mengganti pakaiannya. Dia tidak bermaksud menggoda suaminya tadi dengan pakaian minim itu, ia lupa ada seorang pria yang menemani tidurnya malam ini, bersama diatas ranjangnya.

 

SangRi menyusul berbaring diujung ranjang, piyama yang dikenakannya saat ini sama dengan yang suaminya kenakan. Secara tersirat suaminya paham dengan tujuan SangRi mengenakan pakaian itu. Agar terlihat serasi dan kompak dalam segala hal, Kyuhyun membuang alasan yang terakhir, yaitu agar tidak memancing hasratnya sebagai laki-laki. Kyuhyun setuju sekali dengan yang SangRi lakukan sekarang. Itu artinya besok pagi kakak perempuannya akan memuji mereka dengan balutan couple pajama.

_

Knock Knock Knock

Bunyi ketukan mengganggu keduanya yang mulai tertidur pulas didalam selimut tebal. SangRi terperanjat segera membukakan pintu kamar mereka.

“apa aku mengganggu?”  SangRi menggerakan alis dan mata secara bersamaan tanda kebingungan.

“apa kalian tidak sedang melakukan sesuatu?” tanya Ahra memperjelas. Yah biar bagaimanapun dia masih ingat bagaimana sibuknya pasangan pengantin baru dimalam hari jika sudah dikamar. Terlebih pasangan ini hanya tinggal berdua setelah menjalani mulan madu yag menyenangkan diparis. Ahra akan memutuskan pergi bila menganggu kegiatan adiknya dan SangRi membuat anak.

SangRi tidak mengerti maksud kakak Kyuhyun, tapi tangannya yang bergerak membuka pintu lebar membuat Ahra mengerti bahwasanya pasangan ini sedang ‘libur bercinta’.

“boleh aku ikut bergabung (tidur bersama) dengan kalian?” SangRi tekejut mendengar permintaan onnienya itu. Matanya sempat melirik ke arah suaminya yang sudah terlelap lebih dulu.

Itu.. Bagaimana mungkin…?

“ne?” ucap SangRi memastikan.

Ahra langsung menarik SangRi untuk membawanya masuk ke dalam kamar, mengunci pintu lalu, membaringkan tubuhnya ke atas ranjang “ommona! Ternyata ranjang ini lebih nyam… yak Kyuhyun apa yang kau lakukan!” teriak Ahra setelah mendapati tubuh Kyuhyun berbalik dan menimpanya, SangRi mendekap mulutnya menahan tertawa melihat kejadian itu.

Kyuhyun bangun dari tidurnya, sangat terkejut seseorang mengganggu tidurnya “aish! noona? Apa yang kau lakukan diatas ranjang ini?!” tanya Kyuhyun pada kaka perempuannya diikuti juga dengan sang istri.

“tentu saja tidur, memangnya apa yang aku lakukan?” jawabnya yang tidak ingin disalahkan. SangRi yang mendapat tatapan penuh maksud dari suaminya segera menunduk, menghentikan kikikkannya.

“kau menggangguku tidur dikamar kami. kamarmu bukan disini?” tolak Kyuhyun sekali.

SangRi menggeser tubuhnya untuk duduk ditepi ranjang yang lainnya, memposisikan diri sebagai pihak yang netral, ia tidak ingin ikut campur.

“yah aku tahu.. hanya saja aku ingin tidur dengan kalian berdua? Berhubung kalian tidak sedang bercinta, aku memutuskan untuk melepas rinduku padamu. Apa kau tidak merindukan noonamu”.

_

Ahra, Kyuhyun dan SangRi akhirnya tidur berurutan diatas ranjang besar itu. Ahra mengambil inisiatif bertukar posisi untuk membuat pasangan itu berdekatan, tidak sopan pikirnya bila memisahkan pasangan pengantin baru karena dirinya. Wanita itu sudah tertidur nyenyak sekali, menyisakan Kyuhyun dan SangRi yang sedang berpura-pura tidur dalam posisi berhadapan.

Meskipun lampu sudah dimatikan, keduanya diliputin kecemasan yang berlebihan, terutama SangRi gadis itu merasakan hembusan nafas Kyuhyun menyapu wajahnya, membuat SangRi kesulitan menghipnotis diri untuk segera tidur cepat. Kyuhyun tahu itu dan akhirnya mengalah, masih diatas bantal yang sama, pria ini memilih menghadap langit-langit agar cepat tertidur juga. Kyuhyun sudah menciptakan jarak yang luas antara dirinya dan Ahra, mempersempit jaraknya dengan SangRi.

*

SangRi terbangun dipagi hari, dengan nyaman bersandar diatas dada Kyuhyun yang menghadapnya. Gadis itu segera terbangun setelah sadar dengan perbuatannya seperti memeluk. Tidak tahu siapa yang memulainya, gadis itu langsung terduduk merutuki apa yang dilihatnya. Suaminya masih tertidur dengan posisi yang masih sama. Ini semua tidak akan terjadi, jika Ahra onnie tidak memaksa untuk bergabung tidur.

Dimana Ahra onnie?

SangRi tidak menemukan Cho Ahra, memjadikan ranjang mereka terlihat kosong menyisakan tempat yang luas dibagian belakang Kyuhyun. Membuat SangRi tersipu malu membayangkan beberapa jam ini apa saja yang sudah mereka lakukan.

Ya tuhan sejak kapan kami berpelukan seperti tadi?…

Kyuhyun membuka matanya setelah mendengar pintu kamar tertutup, ternyata pria ini sudah terbangun sebelum SangRi melepas pelukannya. Ini semua tidak akan terjadi, jika noona-nya memaksa untuk bergabung tidur. Tetapi dalam hati kecilnya Kyuhyun begitu menimati kebersamaan mereka yang sudah tidak canggung lagi, tidurnya begitu nyenyak mala mini, begitu senang bisa menipu istrinya dengan adegan mesranya tadi.

_

“coffee or earlgrey?” tawar Ahra pada adiknya sebagai bujukkan awal, wanita ini memiliki niat yang ingin dia sampaikan pada Kyuhyun.

“ginger..” jawab Kyuhyun terpotong.

“ginjer energy tea, Kyuhyun biasa meminum itu dipagi hari..” jawab SangRi malu-malu diakhir kalimat.

Ahra mentertawakan dalam hati ke kompakkan pasangan itu dan tersenyum penuh maksud.

Ah jadi adikku sering mengonsumsi itu. Apa itu artinya…?

“silakan diminum..” ucap Ahra menyajikan dua cangkir tea pada adiknya.

“dua cangkir?” Ahra mengangguk dan tersenyum manis “yah aku mengerti kalian sedang berusaha, sebagai seorang yang dipercayakan haemolni, aku akan membantunya mendapatkan seorang cicit dalam waktu dekat, aku juga sudah tidak sabar ingin memiliki keponakan dari kalian”.

Kyuhyun menyeruput tehnya, merasa tidak memiliki hak untuk berkomentar. Dia pikir Ahra sednag berbincang dengan istrinya. Sedangkan SangRi kentara sekali ekspresi wajahnya tidak bisa berbohong. Bukan itu maksudnya menyanjikan teh ‘penambah stamina’ itu untuk Kyuhyun, ia hanya mendapat info ini dari haemolni untuk menyajikannya setiap pagi dan ia pikir teh itu cocok untuk Kyuhyun yang selalu sibuk dengan pekerjaannya. Hanya itu tidak seperti yang dibayangkan kakanya.

“tidak usah malu-malu. Aku mengerti.. harusnya aku tidak mengganggu kalian semalam.. mungkin kalian lebih suka tidur dulu sebelum melakukannya” katanya menambahkan kata-kata jahilnya.

“onnie tidak merepotkan..” jawab SangRi tidak ingin salah sangka.

SangRi mengangguk-ngangguk senang “Kyuhyun-ah boleh aku mengajak istrimu berbelanja?” pinta Ahra pada suami adik iparnya.

“jangan melakukan hal aneh-aneh, istriku memiliki kesibukan diperkuliahannya” Ahra mengalihkan wajahnya pada SangRi “jangan sungkan untuk menolak jika kau sibuk?” tanya Kyuhyun pada SangRi yang secara tersirat sudah mengizinkannya, tinggal bagaimana SangRi sebagai pribadi ikut atau menolak.

SangRi menggeleng “hari ini aku libur kuliah..” jawab SangRi menyisakan satu masalah. Itu artinya hari ini dia hanya bekerja.

Dan sedetik kemudian Kyuhyun memberi tatapan jika hari ini dia bebas melakukan apapun bersama kakaknya. Pria itu mengalihkan tatapannya pada SangRi untuk memberikan perintah “pakai kartumu, aku akan membayar semua tagihan..” setelah itu Kyuhyun kembali menyeruput teh hangatnya. Tidak seperti biasa, teh yang disajikan sekarang tidak seenak buatan istrinya setiap hari.

“itu bagus..” komentar Ahra puas bisa berbelanja dengan adik iparnya hari ini.

Kyuhyun menyeruput habis Ginger Energy Tea-nya setelah selesai sarapan paginya yang telah dipersiapkan Ahra dan SangRi. English breakfast, Ahra sudah begitu terbiasa sarapan gaya barat.

“aku berangkat.. sampai jumpa nanti malam” kata Kyuhyun sebagai pembukaan.

Cup.

Ditutup manis dengan sebuah kecupan sayang dikening SangRi.

Mata gadis itu refleks menutup bersamaan dengan kecupan yang didapatkannya dari sang suami. Hatinya terperanjat, setelah meyakini apa yang dilakukan suaminya barusan hanya sandiwara tapi kenapa hatinya bergetar melebihi detak jantungnya.

“hey kau tidak mencium pipiku?” teriak Ahra memanggil adiknya yang sudah pergi dari meja makan.

“apa suamimu selalu memperlakukan penuh cinta?” SangRi mengangguk dengan malu-malu, pikirannya masih melayang-layang pada kejadian barusan.

“sebelum menikah suamimu itu selalu mengecup pipiku”.

Aapa yang Kyuhyun lakukan barusan sama dengan apa yang ayahku lakukan dulu pada ibuku, mengecup keningnya ketika akan berangkat bekerja. Appa bilang kecupan dikening itu kecupan sayang..

_

Sepulangnya dari berbelanja, Ahra dan SangRi tergeletak lelah diatas ranjang yang sekarang menjadi tempat sementara onnienya ini tinggal. mereka berbincang sambil berbaring sebelum memulai acara berikutnya, yaitu mengenakan semua barang belanjaan yang sudah mereka beli, tidak banyak milik Ahra karena gadis itu haya menemani SangRi memilihkan pakaian-pakaian yang mahal ‘demi sang suami’. Peran Ahra saat ini sebagai konsultan busana adik iparnya, ia begitu senang memilihkan pakaian yang menggoda untuk digunakan adik iparnya disetiap malam. Ia sudah tidak sabar menimang adik ipar rupanya.

“apa suamimu sering merobek lingerie-mu saat sedang berhubungan?” tanya Ahra spontan yang begitu membuat SangRi syok sekaligus kikuk. Bukan tanpa alasan Ahra bertanya demikian, istri adiknya ini baru saja bercerita hanya memilik satu pakaian sexy. Tentu pikiran liarnya bekerja, menduga-duga apa yang adiknya lakukan pada lingerie SangRi sampai menyisakan satu buah.

SangRi sangat polos mengaku memiliki satu buah lingerie, ia tidak paham Ahra sedang menggiringnya pada hal yang menjurus ke arah intim pasangan suami-istri. Ahra merasa perlu membagi pengalamannya untuk mempercepat proses lahirnya keturunan dikeluarga Cho, harapan haemolni ada pada SangRi dan Kyuhyun maka dari itu ia ikut turun tangan untuk membantunya.

“onnie, kenapa kau membicarakan ini..” jelas sekali SangRi risih membicarakan ini.

“jangan merasa canggung, aku pernah menikah dan merasakan hal sama yang kalian rasakan.. jadi kau tidak perlu sungkan untuk membicarakannya padaku..”seru Ahra meminta SangRi mengungkap urusan ranjangnya, barang kali ia dapat membantu.

“jujur saja aku sangat malu membicarakan ini” harus berbohong lagi. Ia tidak tega sebenarnya membalas ketulusan kaka Kyuhyun yang ingin sekali membantunya harus dibohongi seperti ini, tapi karena SangRi sudah terikat kontrak maka gadis ini harus melindungi suaminya. Mengumbak kebohongan jika hubungan pernikahan mereka dalam keadaan yang baik-baik saja, jika perlu SangRi harus mengatakan keadaan menggelora.

“apa Kyuhyun merobek semua lingerie-mu?” tanya Ahra yang lebih frontal lagi bahasa ‘pornonya’. Ia begitu yakin Kyuhyun pastilah orang yang sudah membuat SangRi kehilangan semua pakaian sexy-nya. Siapapun yang sudah menikah pastilah memiliki itu untuk menggoda suami mereka diranjang. Ahra merasa kasihan jika nasib SangRi seburuk itu meskipun dia begitu senang adiknya begitu liar saat diranjang. Ahra tidak tahu jika mereka berdua ditipu pasangan ini.

“Kyuhyun.. apa kau harus mengatakannya?. Kami, pernah meniru adegan film beberapa kali” ia tidak benar-benar mengatakannya. Istri Kyuhyun mendapat ide karena beberapa kali ikut menonton bersama suaminya dan berakhir canggungan saat adegan panas film berlangsung.

“benarkah?” tanya wanita itu pada adik iparnya sekali lagi.

SangRi benar, ini karena hobby adikknya menonton film.. pasti Kyuhyun mendapatkan hayalan-hayalan liarnya dari sana!

Ahra berbahagia sekali hari ini, berbeda dengan SangRi ia hanya merasa tidak enak mengatakan hal yang tidak benar soal suaminya. Bagaimana jika Kyuhyun tidak suka? Bagaimana jika Kyuhyun tahu soal pembicaraan ini?!

“kumohon jangan katakana apapun pada suamiku, jujur saja aku sangat malu..”

Aigo! Jadi adik iparku ini pemalu sekali..

Pantas Kyuhyun begitu cepat ini menikahinya.

Ternyata ia sudah menemukan wanita idamannya.

Degan cengiran di wajah wanita itu tidak bosan melontarkan pertanyaannya lagi “berapa kali kalian bercinta dalam seminggu?” girang Ahra yang terkenang dengan awal penikahannya.

“itu..” SangRi terpaksa berbohong lagi tapi ia tidak ingin terdengar asal bicara dan ingin terlihat apa adanya.“jika ia tidaksibuk..” singkatnya.

“seberapa sibuk dia dengan pekerjaan?” tanyanya yang sedikit kecewa.

SangRi menggigit bibirnya, merasa tidak enak “tidak begitu sering.. ia hanya sibuk dihari kerjanya saja..” belanya soal kesibukan suaminya.

“apa, itu artinya kalian hanya bercinta diakhir pekan?” SangRi mengangguk malu, anggap saja itu benar dan tidak ingin berbicara kebohongan. Suaminya tidak pernah menyentuhnya sekalipun, tapi jika memang pernikahannya tidak melarang adanya skinship mungkin Kyuhyun hanya akan menyentuhnya dihari sabtu dan minggu atau bahkan, hanya saat membutuhkan tubuhnya saja. Jujur telinganya tidak terbiasa mendengarkan hal yang berbau dewasa.

“yah tuhan.. kapan kalian akan memiliki anak jika hanya menyempatkan waktu sedikit itu..” komentar Ahra seolah ia begitu gemas dengan hubungan suami-istri adiknya.

“kami sudah membicarakannya, aku dan Kyuhyun sepakat menunda memiliki anak..” ungkap SangRi mencoba menyelamatkan mereka.

“kau memakai alat kontrasepsi?” tatap Ahra tajam. Menikah dengan keluarga Cho bukan seperti menikahi pria umumnya, yang bisa begitu saja menunda memiliki keturunan. Adik dan dirinya orang ‘spesial’ yang akan melahirkan penerus perusahan dan Marga Murni Cho. Ia akan marah besar jika adik iparnya ini memakai pengaman tanpa membincangkannya pada keluarga.

“Kyuhyun melarangku, kami mencegahnya secara alami” Benar, Kyuhyun melarangnya, jika sewaktu-waktu keadaan darurat haemolni bisa mendapatkan keturunan yang dia inginkan. Lagipula ini akan menjadi masalah bila orang lain tahu SangRi memakai alat kontrasepsi ke rumah sakit dalam keadaan perawan, dokter pasti akan mempertanyakan dan memberitakannya ke media.

“dengarkan aku, aku tidak melarang kalian untuk menunda, tapi kumohon untuk melibatkan keluarga. Aku pikir alasan kalian untuk menikah adalah untuk segera memiliki anak. Pikirkan soal haemolni dan perusahaan.. putra yang akan lahir dari rahimmu nanti adalah anak yang akan meneruskan generasi keluarga dan juga penerus perusahaan” ocehan Ahra kali ini berhasil mempengaruhi logika SangRi.

Semua ucapan gadis itu benar, pikirnya Kyuhyun sduah baik sekali mengabukan permintaannya untuk tidak menghadirkan anak dipernikahan palsu mereka.

Apa kuturuti saja permintaan haemolni?

Tapi apa mungkin, dalam sekali coba kami akan cepat memiliki anak?

Atau mencoba cara yang Kyuhyun usulkan tentang inseminasi?

Bagaimana jika aku tidak bisa melahirkan bayi perempuan, apa Kyuhyun akan tetap menganggapnya anak?

“ kami masih memikirkannya, haemolni sering kali menyinggung kami soal anak.. sebetulnya aku juga tidak ingin mengecewakannya..”.

Kaka perempuan Kyuhyun ini tersenyum dalam hati, mengucap syukur, nasihatnya  didengarkan “aku tidak akan memaksamu, tapi pikirkanlah sekali lagi..” SangRi membalas senyum tipis. Wajahnya datar seolah kebingungan, ingin meminta pendapat lagi, apa yang harus dilakukannya saat ini.

“malam ini kalian harus membicarakannya tapi sekarang, pakai ini..” tangannya menyerahkan dua buah paper bag pada SangRi yang berisikan lingerie, pakaian itu ditujukan untuk menggoda adiknya.

SangRi keluar dari kamar mandi, memperlihatkan tunjulan tubuh menggodanya dengan balutan sexy yang sangat pantas ditubuhnya. Ahra menjerit puas, kegirangan dalam hati. Ia mendapatkan ide untuk mepercepat proses pembuatan keponakkannya “saranku sekarang, kau harus menawarkan diri pada suamimu untuk disentuh”.

_

Cho Ahra menarik SangRi usai makan malam yang dihadiri mereka lengkap dengan kepala keluarga yaitu Cho Kyuhyun. SangRi baru saja mendapat penjelasan rencana yang sudah disusun kakak iparnya itu, mencuci otak SangRi untuk segera ‘tidur bersama’ adiknya tersebut.

“goda dia untuk menyentuhmu lebih sering dari sebelumnya” pesan terakhir Ahra sebelum lupa mengatakannya. Misinya harus berhasil, haemolni sudah menunggu di London untuk menanti kabar gembira itu.

“aku akan mencobanya..” pasrah SangRi, menyenangkan kakak iparnya. Kyuhyun mungkin sudah masuk ke masterbed room mereka.

Setelah bergejolak dengan dua pilihan pakaian, akhirnya SangRi memutuskan untuk memilih pakaian yang tidak begitu memperlihatkan tonjolan-tonjolan tubuhnya. Dengan resiko bahan transparan yang memperlihatkan selangkangannya dibagian bawah dan sialnya warna pakaian ini begitu menggugah pria manapun meneteskan liurnya.

Ahra tersenyum penuh kemenangan, meyakinkan SangRi “bagus, sekarang saatnya kau menujukkan diri pada suamimu bahwa kau bisa menggodanya”.

Cklek.

SangRi meneguk liurnya setelah berhasil menyentuh gagang pintu kamarnya. Doa-doa terlantun sebelum otak sintingnya siap memutar gagang pintu kamar mereka. Kyuhyun sudah beberapa menit yang lalu masuk kamar dan Ahra baru saja melemparnya ke kandang harimau yang sedang birahi.

“k-kau belum tidur?” tanya SangRi kikuk menemukan suaminya baru saja keluar kamar mandi mengganti piyamanya. Langkah pria itu tertuju pada ranjang empuk didekatnya, menarik selimut lalu memejamkan matanya.

Tubuh SangRi masih berdiri dibalik pintu menunggu mental beraninya muncul, Kyuhyun sudah berbaring diranjang dan itu artinya dia bisa masuk dengan selamat. Sebenarnya ia ingin sekali menyuruh suaminya untuk berbalik atau menutup matanya, tapi ia yakin seseorang diseberang sana masih mengawasinya.

*

“ada apa?” Kyuhyun bertanya dari rautnya yang berubah, hari ini ia pulang sebelum jam makan malam dimulai. Banyak koper memenuhi ruang keluarga tempat tinggalnya tidak tahu milik siapa. Ia seperti melihat adegan pengusiran diapartementnya.

“aku merindukan haemolni..” kata Ahra bersama SangRi sedang merapihkan pakaian.

SangRi mengambil tas kerja suaminya untuk disimpan. Hal ini sangat mengejutkan Kyuhyun, baru tadi siang kakak-beradik ini membicarakan hal ‘aneh’ melalui sambungan telepon seperti hari-hari sebelumnya. “ada sesuatu terjadi pada nenek?” tanya Kyuhyun cemas, SangRi menggeleng tanpa suara.

Gadis itu sudah mencegah kaka iparnya untuk tidak membuat Kyuhyun merasa kesepian tanpa kakanya tetapi Ahra menolak. Menghabiskan banyak waktu dengan Ahra membuat SangRi berpikir betapa menyenangkannya memiliki seorang kakak perempuan. SangRi sangat berterima kasih, berkat kakaknya hubungan mereka berkembang lebih dari pertemanan dan saudara. Kyuhyun sudah membuatnya jatuh ke dalam lubang cinta.

Pasangan ini bahkan lupa jika hubungan mereka hanya profesionalisme. Hari dimana Ahra memberikan nasihat dalam berumah tangga pada keduanya, mereka terlihat alami menjalani rumah tangga, tidak dibuat-buat atapun berlebihan. Kyuhyun seperti menyimpan perasaan yang diketahui kakak perepuannya, ia sangat ingin melindungi istrinya.

Ahra pernah memergoki Kyuhyun berbagi selimut dengan sang istri disofa ruang keluarga. Pria yang menurut Ahra dulu tidak perduli, sekarang sedang memberikan bahu dan lengannya sebagai tempat sandaran dan pengganti guling istrinya tidur, mereka berdua melewatkan waktu bersama sepanjang malam. Pria itu memilih bertahan, tidak ingin memindahkan istrinya ke kamar mereka, karna Kyuhyun takut merusak moment kebersamaan mereka. Ini semua karena Cho Ahra. Kakaknya seperti menyadarkannya.

_

“apa ada masalah?”

“tidak, aku merasa harus pulang” jawab Ahra santai tanpa beban.

“pulang? Bukankan ini rumahmu (tanah airmu)” lirih Kyuhyun yang tidak suka melihat acara berbenah kaka dan istrinya ini. Kyuhyun baru menikmati kehidupan menyenangkan sebagai suami istri ditemani kakak perempuannya, tapi semuanya akan sirna karna kakanya memilih tinggal bersama haemolni di London. Ia pikir lain waktu yang meyenangkan bersama SangRi tidak akan terjadi lagi tanpa Ahra ditengah mereka.

“aku sudah sangat merindukan nenek, setelah memastikan hidup kalian baik-baik saja, aku merasa senang.. rukunlah selalu” pesan Ahra sebelum meninggalkan korea besok pagi. Pasangan itu menyempatkan diri untuk mengantarkan Cho Ahra, kedua hati mereka merasakan hal yang sama, kehilangan…

*

Flashback…

SangRi membungkus tubuh rapat-rapat dari pandangan suaminya, ia sedang menangis, merutukki ketidak berdayaannya atas masalah ini. Kyuhyun tidak bisa tidur setelah melihat kejadian yang tidak terduga, jujur saja gairah Kyuhyun tersulut usai menyaksikan pemandangan menggiurkan dari seorang gadis cantik, apalagi wanita itu istrinya sendiri. Ia merasa senang mendapat hiburan seperti ini.

Tubuh Kyuhyun sedikit bergerak mendekati tubuh istrinya, SangRi sudah menghabiskan satu jam hanya untuk menangis, Kyuhyun tidak suka itu. pelan-pelan tangannya bergerak untuk menyentuh selimut yang menutupi SangRi, gadis ini masih menangisi hidupnya. Sambil melontarkan kata-kata yang merendahkan diri sendiri. Kyuhyun tidak suka SangRi menyalahkan diri sendiri.

“kumohon berhentilah menangis..” katanya lembut setelah beradu padang dengan istrinya. Kyuhyun hanya membuka selimut SangRi sampai batas leher, tidak lebih karena dia tahu tubuh SangRi seperti telanjang dihadapannya.

“ini semua salahku karena sudah membuatmu seperti ini.. berhentilah menangis..”.

Gadis itu berhenti menahan air matanya untuk menagis, ia juga salah sudah mengganggu waktu istirahat suaminya dengan cara yang kekanak-kanakan. “maaf.. aku sudah mengganggumu tidur..” Kyuhyun menggeleng tidak ingin membuat SangRi merasa bersalah lagi.

Kali ini SangRi menatap tatapan hangat dari keseluruhan wajah suaminya, Kyuhyun begitu tulus menenangkan istrinya yang menangis. Hal ini membuahkan hal yang tidak terduga bagi Kyuhyun “Kyuhyun.. kita lupakan saja..”.

“soal perjanjian itu. aku sudah memutuskan sesuatu” Kyuhyun menyimak sambil mencerna tiap kata yang dilontarkan istrinya, kalimat tadi masih terasa ambigu ditelinganya.

“aku tidak akan memaksamu membatalkan kontrak pernikahan. tapi.. maukah kau, menyetujui pembatalan point yang sudah kubuat. Aku merasa sangat matrealistis sekali meminta imbalan dari hal yang seharusnya terjadi dalam pernikahan” pria ini mengerti sekarang, dari semua hal yang SangRi lontarkan saat menagis dan pembicaraan dengan kaka beberapa kali ini.

Keinginan gadis ini barusan bukan tanpa alasan. Singkatnya, SangRi tidak akan menolak sentuhan dalam bentuk apapun. Ia ingin merasakan perjalanan pernikahan yang sewajarnya, meskipun mengharuskan berakhir dengan perceraian SangRi akan menerima dengan ikhlas resiko terburuknya. SangRi menyukai Kyuhyun dan dia akan melakukan apapun agar suaminya mendapatkan apa yang diinginkan, termasuk memiliki anak. SangRi akan mengabulkannya sebagai bukti cinta, meskipun itu merugikannya.

“kau ingin..” SangRi mengangguk pelan. Sebagai jawaban ‘ya’ karena Kyuhyun sudah pasti paham dengan semua maksudnya.

Kyuhyun tergugah untuk mendekat, ingin membuktikan sendiri apa yang baru saja dikatakan istri perjanjiannya adalah benar. SangRi mempersiapkan dirinya dengan sangat baik, diam begitu saja menuggu bibir Kyuhyun mendarat mulus dibibirnya. Jarak mereka makin tipis, memperdengarkan deru nafas berat dari keduanya.

_

Ahra keluar kamar untuk mengambil air putih sambil memantau pergerakan adik iparnya malam ini. Usai mengambil kebutuhannya didapur Cho Ahra mendekati pintu kamar adiknya untuk ‘mengintip’ sedikit apa yang sedang dilakukan mereka.

“ya tuhan..” bisik wanita itu setelah melihat posisi Kyuhyun yang tengah menguasai adik iparnya. Ahra tersenyum bahagia, meskipun terkesan lambat tapi pasangan ini telah memulainya dengan benar.

_

SangRi membuka bibirnya lebih lebar dari sebelumnya, lidah Kyuhyun ingin menyusup lebih ke dalam rongga mulut SangRi. Mereka menciptakan bercak-bercak liur ditepi bibir keduanya, sangat rileks seperti sudah terbiasa melakukannnya. Tidak begitu bernafsu sama dengan adegan drama yang pernah mereka lihat bersama.

Pria itu menarik diri setelah membuktikannya, SangRi mendesah kecewa setelah Kyuhyun tidak melanjutkan sentuhannya ditempat yang lain. Tapi gadis itu menerimanya karena ini masih terlalu dini untuk sampai pada level selanjutnya, biarlah ini menjadi awal yang baik untuk mereka.

Kyuhyun membuang wajahnya ke arah jam yang tergeletak diatas nakas SangRi. Lewat dari batas yang ditetapkan, suami SangRi ini melewati janji untuk mencium SangRi tidak lebih dari ciuman lembut. Ia menunduk tanda menyesal, merasa bersalah telah menggunakan lubuk hati yang terdalam untuk mencium.

Dilihatnya sekali lagi SangRi, gadis itu mencengkram selimut tebal yang membungkusnya, menatap suaminya ragu, bertanya-tanya apa yang akan Kyuhyun lakukan “terima kasih..”

“Aku tidak akan merendahkanmu…” janjinya dari hati yang terdalam. Kyuhyun mengusap bibir SangRi yang memerah, sebelum meninggalkan gadis itu untu tidur lebih dulu.

Selamat malam..

Flashback End…

*

Cho Group Tower

Author POV

“oppa jangan menggangguku” pinta SangRi pada Donghae yang baru dilihatnya setelah beberapa lama tidak jumpa. Sepertinya pria itu juga merasakan hal yang sama, seperti tujuannya saat ini, ia ingin melepas rindu.

“aku tidak mengganggumu, aku hanya berdiri disini” kilahnya menampik tuduhan. Bibir yeo-dongsaengnya terlihat manis dengan warna lipstick merah muda cerah, membuat pria ini iktu tersenyum.

SangRi sebenarnya sedang malas diganggu, karena Donghae oppa-nya maka gadis ini hanya menegur “oppa kumohon.. pekerjaanku banyak, dan aku harus menyelesaikannya hari ini juga..” mohonnya meminta pengertian.

“memangnya kemarin-kemarin kau kemana?” tanyanya menyelidiki keberadaaan adiknya..

“kakak iparku, onnie ingin aku bersamanya selama dia tinggal dikorea” ungkapnya pada Donghae.

“dia sudah kembali?” tanya Donghae ingin tahu,  biar bagaimanapun dia juga tahu soal masalah yang dialami keluarga Cho. Hubungan keluarga mereka sangat baik awalnya tapi mulai buruk sejak Kyuhyun menikahi adiknya.

“yah.. kurang dari satu minggu onnie tinggal diapartment kami, dia sengaja merahasiakan kepulangannya. kami menghabiskan waktu bersama sampai melakukan penyamaran untuk menghindari wartawan..” kenang SangRi tentang kebersamaan mereka.

“kau senang akrab dengannya?” tanya Donghae yang sedikit meragukan kebaikan Ahra, bagi Donghae Ahra bukan orang yang mudah didekati, bukan dalam artian pria ini menyukai wanita itu.

Hanya YooRa teman wanita Kyuhyun yang begitu akrab dengan Cho Ahra.

SangRi mengangguk puas, siapa yang tidak senang memiliki teman yang sudah seperti kaka kandungnya sendiri, sama-sama menyukai tanaman, fashion dan  memasak.

Dari kejauhan seseorang datang untuk menghampiri dua ornag yang sednag bercengkrama ini. “tuan Lee apa kabarmu?” sapa seseorang yang menyela Donghae dan SangRi berbincang. Orang ini seorang wanita, atasan SangRi jika Donghae lupa akan hal itu.

“baik, bagaimana denganmu umm..” balasnya berbasabasi.

Manajer yeonHa menatap SangRi sinis, seperti ada suatu yang disimpannya. “yeonHa manager.. boleh aku meminjam pegawaiku dulu?” pintanya meminta izin.

“silakan?” tanya Donghae dengan gerakan mata yang tidak tahu siapa yang dimaksud.

“Shin, ikut ke ruangannku” tegasnya yang langsung membuat SangRi merinding “Lee sajangnim, aku permisi”wanita itu melembutkan suaranya saat beranjak pamit untuk menyelesaikan urusannya.

Ternyata hari itu merupakan hari kesialan bagi SangRi. Ia mendapat amukkan besar dari seorang perawan tua yang menjabat sebagai atasannya. Tidak masuk bekerja lebih dari tiga hari dan tidak meminta izin tidak bekerja hari itu. SangRi pikir dimana harinya membolos sudah ditangani suaminya jadi ia memutuskan untuk tidak menghubungi departmentnya bekerja.

Yoenha manager tidak pernah ‘bergosip’ perihal hubungan SangRi dengan Donghae yang berteman akrab sebelum bekerja disana, dan lebih parahnya juga ia tidak tahu-menahu soal pernikahan SangRi dengan pewaris Cho. Maklum saja karena dirinya baru ditempatkan sebagai manager baru diperusahaan Kyuhyun.

Status SangRi memang pegawai bawahan didivisi yang dipimpinnya. Pasti Kyuhyun akan sangat marah jika tahu istrinya mendapat perlakukan buruk diperusahaannya sendiri.

“Suruh suamimu menghadapku atau kau akan kupecat!”.

“maaf yeonHa sajangnim, su-suamiku ingin anda yang menemuinya sendiri..” kata SangRi yang sudah menghubungi Kyuhyun, memohon dengan sangat membantunya meyelesaikan masalah, Kyuhyun merasa terganggu bahkan jawabannya ‘lebih ketus’ dari yeonHa manager barusan. Kyuhyun punya cara sendiri untuk menangani itu.

YeonHa manager begitu bersemangat ketika dirinya mendapat sambungan langsung dari pimpinan perusahaannya bekerja. Ia begitu senang baru dipindahkan beberapa bulan diperusahaan ini ia sudah menarik perhatian atasannya itu.

Setelah berdandan cantik, perawan tua itu melenggang ringan menuju ruangan boss besarnya dilantai atas.

 

TBC

Karena tayangnya lama, aku kusahain halamannya dibanyakin.. karena kalian udah menunggu ff ini ^^

Maaf ya kalo masih banyak menemukan typo..

Kemarin aku ga banyak masukkin moment Kyuhyun SangRi, soalnya sengaja namanya hidup pasti ada up and downnya.. yah begitulah hidup SangRi dan Kyuhyun sejak menikah kadang adem kadang dingin.

Dan soal marga, setau aku kalo nikah dikorea sana marganya ga ikut suami tetep pake nama asli, tapi nanti kalo anak ikutnya ke suami, itu informasi yang aku googling

Ditunggu komennya..

4 Comments (+add yours?)

  1. ulfaa12
    Mar 26, 2015 @ 16:24:40

    Wkwkwk pas tau kyu suaminya shock pasti.. kapan mereka lebih terbuka lagi yaa? Next chap thor~

    Reply

  2. oktria putri
    Mar 26, 2015 @ 21:49:30

    makin seru ceritanya min,next min’;)

    Reply

  3. cho haneul(tia)
    Mar 27, 2015 @ 08:14:52

    Masa lalu ahra sungguh sangat tragis.. bahkan kini kehadiran ahra di apertemen kyuhyun memberikan sebuah kehangatan untuk mereka semakin deket bahkan nyaman…hahaha

    Disini mereka semakin sweet ~ kikiki semakin gemes ajah deh..
    hmm ide ahra bener-bener gileee…hahahaha

    Reply

  4. B14FF
    Mar 28, 2015 @ 23:23:18

    duhh gue telat baca nih.. :3
    maklum dah lama gak buka pc… tpi sumvaaahh kereeen bikin ngeFlyyy~~ :v

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: