Grow Old with You

Grow Old with You

Presented by: Val

Cast : find by yourself
Genre : relationship
Rating : PG-15

Length : Oneshot

 

Author notes:

I’m back!! Who missed me?!! gak ada ya hahaha  yang ada pada bete ‘kenapa nih author nongol mulu di wp sujuff2010 sih?!’ hahaha. Maaf yaa abis aku males banget bikin dan rias-rias wp.

Jangan lupa RCL yaaa.

~II~

 

Gadis itu membungkukkan tubuhnya begitu dia selesai menyanyikan dua buah lagu berbahasa inggris yang sudah di janjikannya pada kedua mempelai yang sedang berbahagia di lantai dansa sana. Dia segera turun dari panggung kecil tempat dimana pemusik berada dan berjalan menuju kursinya kembali. Matanya sesekali memandang dekorasi ballroom hotel mewah yang di dominasi warna hitam dan terlihat sangat elegan dengan lilin-lilin di sepanjang jalan dari pintu utama ballroom menuju altar, yang tadi di lalui pasangan yang tidak henti-hentinya menebar senyum itu.

Baru saja gadis itu duduk di kursinya, tiba-tiba suara piano menggema di penjuru ruangan dan para tamu undangan bertepuk tangan dengan meriah. Gadis itu segera menoleh ke samping kirinya dan menemukan seorang pria yang di ketahui sebagai adik dari mempelai wanita sedang melantunkan sebuah lagu berbahasa inggris yang di ketahuinya berjudul I wanna Grow Old with You yang di populerkan oleh boygroup asal inggris, Westlife.

Suara merdunya menggema di ruangan yang tiba-tiba menghening. Beberapa pasangan berjalan beriringan menuju lantai dansa untuk bergabung bersama pengantin di sana. Gadis itu mengulum senyumnya dan mencari posisi duduk yang nyaman untuk memperhatikan pria yang sedang bernyanyi itu.

Pria itu menyentuh nada falsetto-nya dan seluruh tamu undangan bertepuk tangan dengan meriah –bahkan yang berdansa pun ikut bertepuk tangan. Seperti tidak mau menyia-nyiakan waktu, penyanyi yang sudah di sewa oleh pasangan pengantin itu pun segera menyanyikan lagu lagi. Masih berbahasa inggris.

Begitu penyanyi pria melantunkan suara merdunya, seorang pria berdiri di samping gadis itu sambil tersenyum dengan tangan terulur sambil berkata, “mau berdansa denganku?”

Gadis itu menengadah dan tersenyum begitu melihat siapa yang mengajaknya berdansa. “sure” gadis itu segera menerima uluran tangan kanan pria itu dan berdiri.

Mereka kini berada di lantai dansa bersama pasangan pengantin yang terlihat tersenyum menatap mereka dan juga lima sampai enam pasang tamu undangan yang sedang menikmati malam dengan berdansa diiringi lagu Sometimes When We Touch  yang di populerkan oleh Dan Hill.

Pria itu dengan santai meletakkan kedua tangannya di pinggang gadis itu dan gadis itu pun meletakkan kedua tangannya diantara relung leher pria itu. mereka bergerak mengikuti irama lagu sambil sesekali melempar senyum.

“lama tidak berjumpa, nona Lee” ucap pria itu di tengah-tengah dansa mereka.

“tiga tahun ya” seru gadis itu santai.

“ menurutku tiga tahun waktu yang lama” celetuk pria itu.

“jika kau orang yang sabar, aku yakin tiga tahun bukanlah waktu yang lama” ujar gadis itu santai. “hati-hati, jangan sampai menginjak gaunku, tuan” tambahnya dengan bibir terkulum menahan senyum.

Pria itu sedikit memutar bola matanya dan bergumam, “oh ayolah, kau tahu kan kalau aku—“

salah satu dancer terbaik di group mu. Iya aku sudah tahu, kau berkata seperti itu terus, aku bosan” potong gadis itu dengan cepat.

Pria itu tersenyum lebar. “lagipula kenapa kau memakai gaun sepanjang ini, huh? tidak merepotkan?” tanya nya penasaran setelah memperhatikan gadis yang masih berdansa dengannya dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Gaun sederhana berwarna nude tanpa lengan koleksi Ready to wear dari Ellie Saab itu memang sedang membalut tubuh tinggi gadis itu malam ini. Panjang gaun itu seharusnya menyentuh lantai, namun karena gadis itu memakai Pumps Christian Louboutin sewarna dengan gaunnya dan dengan heels berukuran 7 sentimeter membuat gaunnya tidak menyentuh lantai saat ini.

just shut up and enjoy the music, Lee Donghae” bisik gadis itu dan seketika membuat pria bernama Lee Donghae itu bungkam.

Lee Donghae segera melepaskan kedua tangannya dari pinggang gadis itu begitu lagu usai di nyanyikan. Pria itu tersenyum, “senang bertemu dengan mu lagi nona Lee” ujarnya dan segera mengajak gadis itu untuk berjalan meninggalkan lantai dansa.

Gadis itu hendak berjalan mengikuti Lee Donghae ketika seseorang menahan lengan kanannya dan menarik nya hingga kini gadis itu berhadapan dengan orang itu. “hallo” sapa suara berat itu dan berhasil mengembalikan gadis itu ke tempat dimana tubuhnya berada.

Kedua orang itu saling bertatapan beberapa saat hingga musik mengalun lagi. Pemilik suara itu -sekaligus orang yang menahan lengan gadis itu tadi, segera menariknya kembali hingga kini mereka ikut berdansa mengikuti irama lagu milik George Benson.

“sepertinya pengantin wanita  sedang jatuh cinta dengan lagu-lagu berbahasa inggris. Semua playlist pernikahannya lagu bahasa inggris dan lagu lama” ucap pria itu.

old song is the best” seru gadis itu sambil tersenyum puas.

“uh-huh” gumam pria itu yang sekarang sedang menutup mata. terlihat sangat menikmati lagu yang di nyanyikan oleh penyanyi pria itu.

Mereka terus bergerak mengikuti irama lagu. Entah terhanyut akan lirik lagu yang di bawakan oleh penyanyi pria itu, atau karena kehadiran masing-masing. “heels mu tidak setinggi biasanya” komentar pria itu.

“kau akan tertawa kalau aku menceritakan alasanku memakai heels ini” ujar gadis itu.

“coba saja” tantang pria itu.

Gadis itu menghela nafas. “hari ini aku yakin sekali Donghae oppa akan mengajakku berdansa, jadi, aku memutuskan untuk memakai heels yang agak pendek. Kau tahu sendiri aku tidak memakai heels saja tinggi ku hampir setara dengan Donghae oppa. Apalagi aku memakai heels” jelas gadis itu sambil meringis bersalah.

Pria itu menatap gadis di depannya dengan sedikit kaget kemudian mengulum senyumnya untuk menahan tawa. Yakin bahwa dia tidak bisa menahan tawanya, akhirnya dia menyandarkan keningnya pada bahu kanan gadis itu dan tertawa disana. Bahunya bergetar karena tawa dan gadis itu rasanya ingin tertawa juga tapi dia jauh lebih bisa mengontrol dirinya sendiri dibanding pria yang sekarang sedang tertawa di bahunya ini.

“sudah tertawanya? Kau itu jahat sekali ya, orang yang sedang kau tertawakan itu hyung mu sendiri, cho kyuhyun” desis gadis itu yang kini sudah memegang pinggang pria itu sedangkan pria itu masih asik tertawa dan memegang kedua bahu gadis itu sambil masih berdansa mengikuti irama lagu. “posisi mu ini. Bagaimana kalau mereka mencari tahu siapa aku?” bisiknya lagi.

Pria itu segera mengangkat kepalanya dan mengulum senyum. Tetapi sepertinya dia mengingat kembali ucapan gadis di depannya itu hingga akhirnya dia tertawa lagi sampai akhirnya berdeham untuk meredakan tawanya.

“maaf sayang, tapi jawabanmu terlalu jujur bagiku” ujar kyuhyun akhirnya setelah berhasil mengontrol dirinya kembali. “lagipula bukankah kau memang sudah terkenal juga? jadi sepertinya tanpa di perkenalkan pun mereka sudah tahu siapa dirimu.”

Gadis itu meringis. “kau yakin mereka mengenalku? kenapa aku meragukan hal yang satu itu ya.”

you walked for Prada, Vera Wang, Armani Exchange, Versace, Burberry, MCM, and many more. Wajahmu juga sudah berkeliaran di majalah-majalah sekelas Vogue, Bazaar, Marie Claire. Aku justru heran kalau mereka tidak mengenalmu” seru pria itu retoris. “untung saja kau menolak tawaran Victoria Secret dan juga menolak pemotretan untuk majalah Playboy. Aku sangat beruntung ayahmu memiliki pemikiran yang sama denganku” tambahnya.

“tapi semua runway dan photoshoot yang ku lakukan tidak pernah di korea. Jadi mana tahu mereka tentang ku. kecuali mereka sadar fashion.” Celetuk gadis itu.

“ya sudah. Biarkan saja kalau hubungan kita di ketahui publik. Aku juga sudah menunggu mu hampir….. sialan, berapa lama ? dua tahun? Tiga tahun? Aku bahkan hampir lupa saking lamanya” gerutu pria itu.

Gadis itu memutar bola matanya. “yah, setidaknya cincin yang kau berikan tidak karatan karena terus menempel di jari ku dan jari mu selama dua tahun terakhir ini.”

Kyuhyun mendengus. “tentu saja, cincin itu berbahan platinum. Mana bisa karatan.”

“bagus lah. Untuk cincin saja kau memilih bahan yang tidak karatan kan? Aku yakin cintamu juga tidak akan karatan padaku jika harus menunggu ku satu atau dua tahun lagi” celetuk gadis itu sembari menatap jari manis tangan kanannya yang terdapat cincin berwarna putih dengan batu ruby berwarna biru muda di tengahnya.

Kyuhyun tertawa geli mendengar ucapan gadis di depannya itu. “kita tidak bertemu lama dan kau sudah pintar menggombal ya, hebat sekali” ucap kyuhyun di sela tawanya.

Kini gadis itu yang mendengus. “kenapa kau selalu membahas waktu sih? Kau sepertinya tidak terima sekali kalau kita jarang bertemu” gerutu nya.

“tentu saja aku tidak terima. Kita terakhir bertemu itu kapan, huh? enam bulan yang lalu. Hanya tiga hari, dan kau mau aku menerimanya begitu saja? tidak akan.”

“apa? Jangan menatapku seperti itu. bukan salah ku. itu salah mu sendiri yang jatuh cinta padaku” omel gadis itu saat melihat tatapan kyuhyun yang menghujam matanya.

“kenapa salahku? Itu salah mu, nona Lee. Seandainya saja kau tidak mengibaskan rambut mu terus ke hadapan ku dan menahan aroma tubuhmu itu mungkin aku bertahan untuk tidak jatuh cinta padamu.”

“ya ampun. Jelas-jelas lima tahun lalu saat kau datang menjenguk ahra eonni di yunani, saat itu musim panas, jelas saja rambutku berkibar-kibar karena tertiup angin, bodoh. Lagipula saat aku akan menggulung rambutku pun kau melarangnya. Dasar aneh.”

Kyuhuyn mencibir kesal. “oh ya, sebaiknya kau berkaca dan lihat seberapa menggodanya tengkuk mu itu, nona.”

well, beruntunglah kau mencintaiku. Karena kalau sampai aku bisa melihat tengkuk ku, berarti kau sedang berpacaran dengan burung hantu, bukan dengan manusia.”

Dan untuk yang kesekian kalinya, kyuhyun tertawa lagi.  Entah karena dia terlalu bahagia karena bisa bertemu dengan gadisnya, atau karena ucapan gadis bermarga Lee itu memang lucu.

“hey, kau dengar saat aku menyanyi tadi kan?” tanya kyuhyun tiba-tiba.

“iya, kenapa memang?”

“lagu itu ku nyanyikan untukmu.” Jawabnya singkat.

Gadis itu tersenyum hingga memperlihatkan gigi kelinci yang sering disanjung banyak orang itu. “aku tersanjung sekali, tuan cho. Bahasa inggrismu juga sepertinya mengalami kemajuan yang pesat” ejek gadis itu.

Kyuhyun mengangkat bahunya seakan tidak peduli dengan ejekan gadis itu. “dua tahun sepertinya cukup bagiku untuk mengasah kemampuan bahasa inggrisku. Lagipula aku sudah muak mendengarmu mengumpat dengan bahasa inggris setiap kali kita bertengkar” jawabnya.

“kalau begitu persiapkan dirimu, mungkin kali ini kau harus belajar bahasa yunani” seru gadis itu sambil tersenyum lebar.

“oh tidak-tidak. Sepertinya aku harus segera menyeret mu keluar dari yunani. Untung saja ahra nuna sudah berhasil keluar dari negara itu” kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“ahra eonni keluar dari Yunani juga karena menikah dengan Oh JaeSung oppa” ujar gadis itu.

Kyuhyun tersenyum miring dan menarik gadis itu hingga tidak ada jarak yang memisahkan diantara mereka. “jadi nona Lee, maksudmu kau ingin ku nikahi juga?” tanyanya dengan penuh kemenangan.

Gadis itu mengerjapkan matanya beberapa kali karena kaget dengan perlakuan tunangannya tadi dan juga pertanyaannya itu. “a-apa? Tidak, tidak. Aku masih muda. umurku masih 24 tahun.” Jawabnya dengan cepat.

“ah begitu? Ku kira kau menyukai tantangan” gumam pria itu dengan nada dibuat sesedih mungkin.

“pernikahan bukan sebuah tantangan, bodoh” omel gadis itu.

“oh ya? lalu yang kau sebut tantangan itu apa?” tanya pria itu penasaran. “ah, bagaimana kalau aku melamar mu di depan ayahmu sekarang, apa itu tantangan?”

“jangan gila, cho kyuhyun. Ini hari pernikahan kakak mu sendiri” desis gadis itu.

“memangnya kenapa? Bukankah bagus, di saksikan oleh semua keluargaku. Bahkan keluarga besarku. Bagaimana? Apa kau tertarik melihat tantangan itu?”

“banyak wartawan disini. Bagaimana dengan karir mu? Kau mau di pecat dari management sialan mu itu?” tanya gadis itu sengit.

Kyuhyun terlihat santai dan mengangkat kedua bahunya dengan ringan. “aku bisa membantu appa dengan yayasan sekolahnya. Atau yang lebih baik, membantu ayahmu dengan perkebunan anggurnya? Ah itu terdengar seperti surga” mata kyuhyun tiba-tiba berbinar membayangkan hidup di sekeliling perkebunan anggur di Italia.

“bermimpi saja, tuan” dengus gadis itu.

“ayolah sayang, ayahmu pasti senang sekali kan kalau tahu calon menantunya bersedia dengan sukarela membantunya di perkebunan anggur nya” ujar kyuhyun dengan senyum miring andalannya itu.

“ya, ya, ya terserah kau saja” ucap gadis itu dengan menghela nafas pasrah karena mendengar ocehan superstar negara korea selatan yang sedang berkhayal itu.

Percakapan mereka usai bersamaan dengan usainya lagu Shania Twain. Kyuhyun segera melepaskan kedua tangannya dari pinggang gadis itu dan tersenyum penuh rahasia dan segera pergi meninggalkan gadis itu tanpa sepatah katapun.

Merasa di hiraukan, gadis itu segera berjalan kembali menuju kursinya dan mulai bercakap-cakap dengan ayah dan ibu nya yang sekarang sudah resmi menetap di seoul. Seumur hidupnya gadis itu tidak pernah tinggal di seoul. Ayahnya memang sedikit berdarah korea dan sisanya berdarah eropa, dan ibunya murni berdarah korea. Ayah dan ibunya adalah traveler sejati. Jadi jangan heran bila pada akhirnya gadis itu lahir di Canterbury, sebuah kota kecil di daerah Inggris Tenggara. Saat sekolah menengah pertama, orang tuanya memutuskan mengajaknya pindah ke daerah perkebunan di Pazano, Toscana, Italia karena ayahnya mulai tergila-gila dengan anggur. Dan sejak saat itu ayahnya menekuni bisnis perkebunan anggur yang sudah memiliki cukup nama.

Namun, begitu selesai dengan sekolahnya, gadis itu memutuskan melancong jauh ke daerah Yunani untuk belajar lebih dalam tentang musik yang membuatnya penasaran, dan disanalah dia bertemu dengan Cho Ahra –kakak perempuan kyuhyun- dan mereka memutuskan untuk tinggal dalam satu flat yang sama. Ahra banyak mengajarinya bahasa korea, walaupun sampai saat ini gadis itu masih belum lancar menulis huruf hangeul.

Saat itu dia dan Ahra sedang berlibur dan menonton Milan Fashion Week saat gadis itu diajak untuk ikut bergabung dalam dunia modeling. Sadar bahwa kesempatan hanya datang sekali, gadis itu segera menerima tawaran tersebut dan kini wajahnya sering berkeliaran dalam majalah-majalah fashion di Eropa dan beberapa di negera besar di benua Amerika.

Beberapa bulan setelah itu, dia diperkenalkan oleh Ahra dengan adiknya –Cho Kyuhyun, yang saat itu sedang berlibur dan mengunjungi Ahra di Yunani. mungkin terdengar klasik, tapi begitulah adanya. Pria itu jatuh cinta pada pandangan pertama kepada gadis itu dan harus rela dengan lapang dada bahwa mereka terbentang jarak yang jauhnya tidak terkira-kira. Terpisah antar benua. Hanya memiliki kepercayaan sebagai pegangan.

Namun sepertinya hubungan jarak jauh mereka selama lebih dari empat tahun itu tidak berarti apa-apa saat pria itu berjalan menghampiri gadisnya dengan sebuah mikrofon yang menempel di pipinya seperti yang selalu di lihat gadis itu di youtube saat pria itu bersama ke sebelas hyung nya bernyanyi dan menari di atas panggung.

Pria itu berjalan dengan tegas dengan senyum nya yang menawan menghampiri ayah gadis itu yang sekarang tengah berdiri berdampingan dengan istri dan anak gadisnya. Dia terlihat menggenggam jemarinya sendiri untuk menghilangkan kegugupan dan berdeham sebanyak tiga kali.

Kemudian yang selanjutnya menggema di seluruh penjuru ballroom adalah suara dentingan piano dan suara merdu pria itu.
“Sir, I’m a bit nervous
‘Bout being here today
Still not real sure what I’m going to say
So bare with me please
If I take up too much of your time,
See in this box is a ring for your oldest

Pria itu mengeluarkan sebuah kotak mungil berwarna hijau muda dengan tulisan Tifanny&Co di atas kotak tersebut dan membukanya. Secara reflek gadis itu mencengkeram erat lengan kiri ayahnya sehingga jas berwarna hitam di bagian lengannya terlihat tertarik keatas.


She’s my everything and all that I know is
It would be such a relief if I knew that we were on the same side
Very soon I’m hoping that I…

Can marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I love for the rest of my life
And give her the best of me ’till the day that I die
I’m gonna marry your princess
And make her my queen
She’ll be the most beautiful bride that I’ve ever seen
I can’t wait to smile
When she walks down the isle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter

Mata pria itu menatap ayah dari gadis itu dengan tegas tanpa ragu, seakan membuktikan bahwa dia tidak ragu dan yakin dengan keputusannya. Tidak memperdulikan kilatan lampu blitz yang diarahkan padanya atau puluhan gadget yang sedang mengabadikan aksinya saat ini. Sedangkan gadis itu sibuk menahan isakkan bahagianya dengan menutup mulutnya menggunakan jemari tangan kirinya. Terlalu kaget dan terharu akibat aksi pria itu.


She’s been hearing for steps
Since the day that we met (I’m scared to death to think of what would happen if she ever left)
So don’t you ever worry about me ever treating her bad
I’ve got most of my vows done so far (So bring on the better or worse)
And ‘till death do us part
There’s no doubt in my mind
It’s time
I’m ready to start
I swear to you with all of my heart…

The first time I saw her
I swear I knew that I say I do
I’m gonna marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I love for the rest of my life
And give her the best of me ’till the day that I die
I’m gonna marry your princess
And make her my queen
She’ll be the most beautiful bride that I’ve ever seen
I can’t wait to smile
As she walks down the isle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter

Begitu kyuhyun menyentuh nada falsetto nya, dentingan piano pun berakhir dengan di iringi tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan. Suasana ballroom sedikit hening, menunggu ayah dari gadis itu mengucapkan sesuatu untuk menghilangkan ketegangan pria itu. Atau bahkan tamu undangan juga yang terlihat ikut tegang bersama kyuhyun.

Ayah gadis itu kemudian menggerakkan tangan kanannya dan menarik lengan kanan anak gadisnya yang masih dengan kuat meremas jas di bagian lengan kirinya. Pria paru baya itu kemudian membawa lengan kanan anak gadisnya dan memberikannya kepada kyuhyun.

“aku percayakan dia padamu. Jaga Naira untukku” ucapnya sambil tersenyum bahagia.

Kyuhyun segera menggenggam jemari tangan kanan Naira –gadis itu- dengan mantap dan di iringi suara tepuk tangan riuh yang terdengar kembali di seluruh penjuru ballroom hotel berbintang itu. pria itu kemudian menghadap calon pendamping masa depannya dengan senyum merekah.

“lima tahun yang lalu, aku bermaksud untuk mengunjungi Ahra nuna, lalu aku bertemu denganmu. Kita sedikit bertengkar karena ternyata kau tinggal di flat yang sama dengan nuna dan kau tidak mau meninggalkan kamarmu dan berakhir dengan menyerah lalu memperbolehkan ku tidur di kamarmu selama satu minggu. Empat hari setelah pertemuan pertama kita, kau pergi ke New York untuk menghadiri New York fashion week dan disanalah semuanya bermula. Bagaimana aku menyukai aroma kamarmu, bagaimana aku mulai melakukan pencarian tentang dirimu di internet, aku belum sepenuhnya sadar saat itu, tidak saat aku akhirnya sendirian di flat karena nuna pergi ke kampusnya. Dari sana lah aku sadar bahwa aku jatuh cinta padamu.”

“lalu kita menjalin hubungan dengan terpisah jarak yang sangat jauh, terpisah benua selama tiga tahun terakhir. Walaupun aku sudah mengikatmu dengan pertunangan, namun rasanya aku selalu di hantui rasa ketakutan akan kehilanganmu. Now, you could imagine my fears when it suddenly dawned on me if the girl i love is left me. so, Naira Lee, please, marry me, because i can’t bear that feeling anymore, because i can’t think straight if you’re a thousand miles away from me.

Pria itu menggenggam kedua tangan Naira dengan mantap. Mencoba memberi bukti bahwa dia serius dengan gadis itu. Bahwa dia tidak pernah main-main dengannya.

Sedangkan gadis itu mencoba sekali lagi mencerna seluruh ucapan pria itu yang di utarakannya tanpa jeda, tanpa ragu, mengalir bagai aliran sungai. Gadis itu bahkan tidak sadar bahwa matanya sudah menjatuhkan kristal beningnya. Dan dia sangat bersyukur bahwa tadi memutuskan untuk memakai mascara waterproof.

Gadis itu kemudian menatap kyuhyun dan tersenyum diantara jatuhnya kristal bening itu. “ya, I do” ucapnya sambil menganggukkan kepala dan segera memeluk pria yang kini resmi menjadi calon suaminya di ikuti dengan tepuk tangan dan sorakkan yang meriah dari tamu undangan yang masih setia menonton pertunjukkan yang kyuhyun lakukan di pernikahan kakaknya itu.

Pria itu kemudian melepaskan cincin berwarna putih bermata ruby berwarna biru di jari manis tangan kanan Naira dengan cincin yang berada pada kotak bertuliskan Tifanny&Co . Cincin itu berbentuk bulat dengan berlian kuning berbentuk seperti tetesan air. Berlian berwarna kuning itu di kelilingi oleh berlian bulan kecil berwarna putih.

Kyuhyun memeluk Naira tidak kalah eratnya. Pria itu tersenyum dengan lebar. Merasa bahagia dan bersyukur bahwa dia telah berhasil menaikkan tingkat hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius, dan juga sudah menggenggam restu dari orangtua gadis itu. Hanya tinggal menunggu waktu hingga gadis itu resmi berada di sisinya, untuk selamanya dan dia tidak sabar menunggu hingga waktu itu datang.

Te amo” bisik pria itu dengan bahagia.

Yo también te amo” balas gadis itu.

“sudah siap melakukan press conference ya sepertinya cho kyuhyun” ucap seseorang membuat pasangan itu segera melepaskan pelukkan mereka.

Kyuhyun tersenyum dengan lebar karena bahagia. “tentu saja. Aku sudah menunggu saat ini hampir tiga tahun lamanya, hyung” serunya bersemangat.

“kau sudah merencanakan semua ini?” tanya Naira tiba-tiba.

Kyuhyun menganggukkan kepalanya tanpa melepaskan genggaman tangan nya pada tangan Naira. “tentu. Menurutmu kenapa aku menahan diri selama ini? Aku menunggu hingga ahra nuna yang menikah dahulu, baru aku menyusul kemudian.”

“kau adik yang berbakti, kyu. Jadi, apa kau akan menunggu hingga kami menikah juga?” tanya pria yang bernama hyukjae.

Kyuhyun mendengus. “maaf kalau menunggu kalian aku tidak bisa. Aku bisa gila kalau menunggu kalian menikah, kalau sampai sekarang saja kalian belum memiliki kekasih.”

“sekali maknae setan, tetaplah maknae setan. Tidak peduli apakah tadi dia melakukan hal teromantis di seluruh dunia sekalipun” gerutu heechul.

“baru lima menit yang lalu kau melamar Naira, dan lihat, media sosial sudah sibuk membicarakan mu, apalagi video melamarmu sudah tersebar ke seluruh dunia” komentar siwon yang sibuk menatap layar ponselnya.

“nah, aku justru akan heran kalau tidak ada yang membahas lamaranku tadi. Lagipula aku juga tidak mau menyembunyikan Naira lagi.”

“lalu bagaimana dengan management?”

“kalau aku dipecat, aku sudah membuat surat lamaran untuk bekerja di perkebunan anggur milik orangtua Naira” kyuhyun tersenyum lebar dengan mata berbinar.

“kalau begitu, yang ada orangtua Naira bisa-bisa bangkrut karena anggurnya kau yang minum terus” gerutu hyukjae.

Kyuhyun dan Naira tertawa. “aku sudah membicarakan ini sebelumya dengan pihak management, aku bahkan sudah meminta izin pada ahra nuna untuk meminjam acaranya sebentar. Kalian kira aku main langsung melamar tanpa mempertimbangkan akibatnya” gerutu kyuhyun.

“lalu bagaimana dengan pekerjaan Naira?” tanya ryewook tiba-tiba.

“oh, kalau pekerjaanku membebaskan ku untuk menikah atau tidak. Tidak akan ada sebutan skandal karena aku bekerja untuk perusahaan, bukan untuk penggemar” jawab Naira sambil tersenyum.

“lalu kalau kau hamil?” tanya Henry dengan polosnya.

Kyuhyun mendengus. “dia juga bisa menjadi model untuk baju hamil. Sudahlah, kalian ini sepertinya mencari alasan agar kami tidak menikah ya?” tanyanya sengit.

“a-aniyo. Kami hanya ingin tahu saja” celetuk donghae dengan cepat.

“ya sudah kami pulang dulu ya, kyu. Sudah malam. Acaranya juga sudah selesai. Kami ingin pamit pada ahra dan orangtua mu” ujar leeteuk yang hanya dibalas anggukkan oleh kyuhyun.

“jadi kau benar-benar akan menikahiku ya” ucap Naira setelah member super junior pergi dari hadapan mereka.

“ya, kau kira aku hanya bercanda?” tanya kyuhyun retoris.

“padahal aku masih 24 tahun” gumam gadis itu.

“aku sudah 27 tahun.”

“lalu?”

“sudah saatnya aku menikah.”

“kata siapa?”

“aku tidak mau punya anak bayi saat umurku menginjak kepala empat. Memikirkannya saja sudah membuatku bergidik” ujar kyuhyun.

Gadis itu hanya mengangkat bahunya singkat sebagai balasan untuk ucapan kyuhyun yang menurutnya hanya alasan yang tidak berarti. Sampai sekarang pun gadis itu masih sulit percaya bahwa dirinya baru saja di lamar didepan umum oleh superstar negara korea selatan itu, yang di naungi oleh management super menyebalkan yang membatasi ruang gerak artisnya untuk tidak berdekatan dengan wanita manapun sampai waktu yang tidak di tentukan.

Kyuhyun kemudian menarik gadis itu untuk menghampiri kakaknya dan juga suaminya yang sekarang sedang beristirahat dengan duduk di salah satu sofa di sebuah kamar seusai resepsi pernikahan. Ahra tersenyum gembira begitu melihat kyuhyun dan Naira. Gadis itu segera berdiri dan memeluk Naira dengan erat, kemudian memeluk kyuhyun dengan erat.

“aksi yang patut diacungi jempol, kyu” puji JaeSung dan memeluk kyuhyun dengan hangat.

“ya terima kasih, hyung. terima kasih juga untukmu nuna” ucap kyuhyun.

“terima kasih kenapa?” tanya ahra bingung dengan kening berkerut.

“karena akhirnya kau menikah. Aku tidak tahu bagaimana jadinya jika kau sampai saat ini belum menikah juga” seru kyuhyun dengan wajah dibuat murung.

Ahra sontak melotot mendengar penuturan adiknya tersebut dan memukul lengan kiri pria itu dengan kencang. “aku juga tidak akan merestui kalian kalau aku belum menikah” ucap ahra dengan sinis.

“nah, karena itu aku menunggu dengan sabar hingga nuna menikah. Bukankah aku adik yang baik?”

“ya, ya terserah kau saja. sekarang keluar. Aku tiba-tiba malas melihat wajahmu” seru ahra.

Kyuhyun tiba-tiba melotot dengan kaget. “astaga, nuna” jeritnya.

“w-wae?” tanya ahra ikutan kaget.

“Kenapa kau seperti ibu hamil begitu? Jangan-jagan kau mau menikah dengan jaesung hyung karena kau sudah hamil?? Oh astaga nunaaaa” seru kyuhyun setengah histeris.

Dan sebelum kyuhyun terkena lemparan heels putih dari kaki ahra, pria itu segera menarik Naira keluar dari ruangan sambil tertawa bersama gadis itu dan teriakan ahra yang masih bisa di dengar walau pintu ruangan itu sudah tertutup dengan rapat.

“ngomong-ngomong” ucap kyuhyun begitu mereka berdiri di depan lobby hotel.

“hmmm” gumam Naira yang sedang sibuk membalas pesan singkat dari ibunya bahwa mereka sudah pulang lebih dulu tadi.

“aku sudah berkata ini belum ya?” tanya kyuhyun.

Dengan asal, Naira memasukkan ponselnya ke dalam clutch dan memandang kyuhyun. “mengatakan apa?”

you look beautiful—“

            tonight?” sela gadis itu sambil mengulum senyum.

Pria itu menggeleng membuat Naira memandangnya dengan bingung. “you’re not only beautiful tonight. But, you’ll always look beautiful for the first time we met. And i’m really really proud to have you here with me” jelas kyuhyun.

Mungkin jika dalam keadaan lain, Naira akan tertawa mendengar penuturan kyuhyun yang menurutnya sangat murahan. Namun tatapan pria itu memancarkan keseriusan yang sulit untuk di rampungkan. Tatapan itu menjelaskan bahwa pria itu –cho kyuhyun- memang benar-benar merasa puas, bersyukur, dan bahagia karena menjadi satu-satunya pria yang berhasil menyematkan cincin berlian di jari manis gadis itu.

“ya, aku juga bersyukur. Dari jutaan ELF wanita mu itu, kau menitipkan hatimu padaku yang bahkan awalnya tidak tahu bahwa kau seorang artis. Memberikan kepercayaan mu kepadaku disaat kita jauh. Memberikan pengertian bagaimana pekerjaan yang harus kau jalankan walaupun hanya melalui telepon atau video-call . Kau menghargaiku begitu besar, dari sanalah aku tahu bahwa kau serius denganku” ujar Naira.

“aku mencintaimu” tambah gadis itu dan sedikit berjingjit untuk mencium kening pria itu, sedikit melupakan fakta bahwa mereka masih berada di lobby hotel dengan cukup banyak orang, dan juga fakta bahwa dia ada di seoul, dan pria yang baru saja dia cium adalah pria dengan wajah yang paling sering muncul di televisi ataupun billboard di seluruh penjuru korea selatan.

Tapi apa pedulinya? Toh dua jam yang lalu pria itu sudah mengikatnya dan seluruh korea selatan pun sudah menyaksikannya –itu pasti. Jadi biarkan saja gadis itu bermanja-manja dengan calon suaminya karena beberapa tahun yang lalu dia hanya bisa melakukan hal itu dirumah keluarga pria itu di Nowon atau jika pria itu mengunjunginya di yunani.

Kyuhyun tersenyum senang akibat aksi blak-blakkan calon istrinya itu, kemudian menarik gadis itu keluar gedung. Tadinya dia berniat untuk segera pulang, namun akhirnya mereka malah berjalan-jalan di sekitar hotel. Dengan tangan yang saling bertaut, senyum yang terukir dikedua bibir mereka, dan kyuhyun yang bersenandung kecil menyanyikan salah satu soundtrack film The Wedding Singer yang dinyanyikan oleh Adam Sandler untuk Drew Barrymore di atas pesawat, kemudian Naira terkekeh kecil mendengar kyuhyun menyanyikan lagu itu.

I wanna make you smile whenever you’re sad
Carry you around when your arthritis is bad
All I wanna do is grow old with you

I’ll get your medicine when your tummy aches
Build you a fire if the furnace breaks
Oh it could be so nice, growing old with you

I’ll miss you, Kiss you
Give you my coat when you are cold
Need you, Feed you
Even let ya hold the remote control

So let me do the dishes in our kitchen sink
Put you to bed if you’ve had too much to drink
I could be the man who grows old with you
I wanna grow old with you”

~~~

FIN

Sorry for typo’s  and thanks for reading.

With love,

Val

Ps: coba deh dengerin lagu grow old with you-nya adam sandler trus ngayal kyuhyun yg nyanyiin.. hati-hati jadi senyum gak jelas xixixixi.

10 Comments (+add yours?)

  1. Channim
    Mar 27, 2015 @ 07:59:58

    ini ff gila banget kerennya! bahasa, alur, sama ide ceritanya aku suka😀 singkat tapi manis. Kyuhyun disini keren banget, juga tokoh Nairanya. gak mainstream, minta alamat wpnya dong Authornim!😀

    Reply

    • val
      Mar 30, 2015 @ 20:42:58

      hehehe makasih
      yah aku gak punya wp tapi kamu bisa baca cerita ku di wattpad #promosi . username aku preciouspearls . see u there🙂

      Reply

  2. Oh Wu Sparkling
    Mar 27, 2015 @ 14:04:20

    first??
    omg, manis bangettt
    jadi iri huhu

    Reply

  3. choalfi
    Mar 27, 2015 @ 20:45:34

    Haloooo lama nggak berjumpa hahaha xD aku suka kangen sih.
    woaah pasti naira cantik bgt tuh, tinggi jenjang nggak kayak donghae ya xD
    pas bgt momennya. Besok kan ahra menikah, tp kyuhyun yg ngelamar lacarnya jangan jadi beneran dulu ya semoga.
    hahaha

    Reply

    • val
      Mar 30, 2015 @ 20:43:35

      haii jugaaaa iya udah lama nih yaa hehehe makasih ya udah baca
      wah aku kudet bngt baru tau ahra udah nikah xD

      Reply

  4. i'm2IP
    Mar 28, 2015 @ 15:55:27

    Waaah sweet thor ff nya..🙂 ceritanya gak ribet, simple n menarik.. good job^^

    Reply

  5. ichul
    Mar 28, 2015 @ 21:24:47

    Kerennnnn, sumpah deh
    Bahasanya, jalan ceritanya, semuanya aku sukaaaa

    Keep writing ya Val, tulisan kamu bener2 enak buat di baca..

    Reply

  6. withwitri
    Mar 28, 2015 @ 22:15:16

    Yeay Kyuhyun bisa bahasa inggris wkwkwk
    Ini bagus thor, feelnya dapet lah. Sipp!:)

    Reply

  7. Monika sbr
    Mar 29, 2015 @ 19:18:54

    Ahhh…… sukaaa!! Keren banget!
    Awal baca, kirain nara adalah pacanya donghae, tapi ternyata pacanya kyu…..
    Gak nyangka kyu bisa romantis banget, sampai ngelamarnya pas dipernikahan kakanya……

    Reply

  8. ayu diyah
    Apr 04, 2015 @ 10:45:11

    weh wehh
    cie cie … si setan gembul obesitas dpt karakter romantis -walau msih nyebelin-😀
    lamaran mu manis sekali, nak,, bikin naira keplek2 >_<

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: