우리는 다시 만날 (We Meet Again) [1/?]

We Meet Again

Author : chokim

Tittle : part 1

Cast : Cho KyuHyun

Kim KiHyun (OC)

Other Cast :

Jung Hyera

Genre : Romance, little angst

Rating : PG

Length : Chapter

***

Annyeonghaseyo ^-^ Kim KiHyun imnida.. Ini FF pertama author lo .. Maaf kalo banyak typo terus cerita nya agak aneh, karena baru pertama membuat FF, biasanya. cuma suka membaca FF aja😀

Cukup sekian perkenalan kita, semoga para reader menyukai FF saya.. Annyeong ….

***

Luka yang kau torehkan pada ku sangatlah dalam, tapi apa daya ku nyatanya aku dengan mudah memaafkan mu.

_Kim KiHyun_

Ijinkan aku hanya untuk sekedar meminta maaf dan mendapatkan hati mu lagi.

_Cho KyuHyun _

***

KiHyun POV

Akhirnya pagi datang juga, kalian tau ini hari apa, ya benar sekali hari senin, hari yang sangat ku benci, karena hari ini adalah hari pertama aku bekerja di perusahaan yang sangat terkenal di dunia.

“Aish .. kenapa malam cepat sekali berlalu” gerutu ku.

“KiHyun-aa, cepat turun sarapan!” seru eomma. Ahh satu lagi yang paling ku benci di dunia ini, yaitu teriakkan eomma ku.

“Ne, arasseoyo eomma” seru ku.

Segera ku bangkit dari meja rias ku untuk sarapan tapi entah kenapa sekarang jantung ku rasa nya berdetak dengan cepat, apakah aku mempunyai penyakit kelainan jantung, perasaan keluarga tidak ada yang menderita penyakit tersebut. Terakhir ku merasakan jantung ku berdetak seperti sekarang adalah lima tahun yang lalu saat dia dengan mudahnya melepaskan ku yang nyatanya sangat mencintai dia.

“Ahh molla, lupakan KiHyun-aa” lirih ku.

Tapi lebih baik setelah pulang bekerja aku periksa saja ke Rumah Sakit, siapa tau aku mempunyai penyakit kelainan jantung.

Tap.. Tap.. Tap..

“Annyeong eomma, annyeong appa” sapa ku sambil memeluk mereka.

“Cepat sarapan nanti terlambat”

“Ne appa”

***

KyuHyun POV

Setelah sekian lama aku meninggalkan korea beserta kenangan ku akhirnya aku kembali lagi. Aku berharap dia tetap seperti dulu.

Drt.. Drt.. Drt..

“Yeoboseyo?”

“Neo eoddiya?”

“Aku masih di bandara appa, ada apa?”

“Bisakah kau kekantor sekarang?”

“Sekarang? … Baiklah aku akan kekantor sekarang”

“Ne .. Hati-hatilah di jalan”

“Ne, arraseoyo appa”

Setelah percakapan singkat yang ku lakukan dengan appa, aku memandangi layar ponsel ku yang menampilkan foto ku bersama-nya. Aku tidak sabar untuk meminta maaf dan menjelaskan semuanya kepada-nya. Meski ku tau tidaklah mudah karena aku sudah menorehkan luka yang mungkin sangat dalam terhadapnya. Aku hanya ingin mengucapkan maaf dan memulai semua nya dari awal bersama-nya. Ya hanya bersama­nya. CInta pertama dan terakhir ku.

Lebih baik aku segera ke kantor, kasihan appa pasti menunggu kedatangan ku.

“Oh? .. Park ajusshi!” teriak ku.

“Annyeonghaseyo tuan muda” sapa Park ajusshi sambil membungkukkan badannya kepada ku.

“Annyeonghaseyo ajusshi” sahutku.

“Silahkan tuan muda .. Tuan besar sudah menunggu anda di kantor” kata Park ajusshi sambil membukakan pintu mobil untuk ku.

“Ne”

Setelah itu aku langsung masuk ke dalam mobil. Suasana hening menyelimuti karena Park ajusshi sedang fokus mengemudi, jadi yang ku lakukan hanya lah terus memandangi wajah cantik yang terpampang di layar ponsel ku. Bolehkah aku jujur, sekarang rasanya aku ingin sekali menangis kala mengingat tangisnya di taman waktu itu. Taman yang menjadi saksi berakhirnya hubungan kami.

“Bogoshipo KiHyun-aa” lirih ku hampir tidak terdengar sama sekali.

***

KiHyun POV

Betapa takjubnya aku melihat gedung pencakar langit yang berdiri di depan mata ku ini, aku masih bertanya-tanya apakah benar aku di terima bekerja di perusahaan ini, apakah ini hanya mimpi saja. Berbagai pertanyaan berkecamuk di benak ku.

“Heol .. Dia mulai lagi .. Ya! KiHyun-aa cepat kita masuk!” teriak Hyera, sahabatku.

Teriakkan itu membuatku tersadar dari lamunan ku. Ahh aku benci mendengar seseorang berteriak terhadap ku, tidak jauh berbeda dengan eomma, Hyera bisa dibilang eomma kedua ku karena teriakkan nya. Tapi aku tetap menyayangi sahabat ku satu-satunya ini.

“Ya! Jangan berteriak pada ku, kau kan tau aku sangat tidak suka seseorang berteriak pada ku, dan lagi kau kan bisa pelan-pelan saja mengingatkan ku” ucap ku cepat.

“Terserah apa kata mu, aku sudah berulang-ulang kali mengingatkan dengan pelan, tapi nyatanya kau sendiri yang tidak mendengar, aku heran terhadap mu KiHyun-aa, kau sepertinya memiliki hobi melamun sejak lim-“ ucap Hyera terpotong. “Ahh mian KiHyun-aa .. bukan maksud ku-”

“Aniya, gwenchana” ujar ku berusaha tetap tersenyum. “Kaja .. kita masuk” seru ku riang, meski pada kenyataan nya tidak.

“Kajaaaa”

***

KyuHyun POV

“Appa aku sudah di depan kantor sekarang”

“Cepatlah masuk, sebentar lagi acaranya di mulai”

“Ne”

Tut ..

Setelah sambungan telpon ku terputus aku tidak sengaja melihat dua orang perempuan yang mana salah satu perempuan tersebut terlihat kesal karena mungkin temannya berteriak padanya, kadang aku tersenyum sendiri melihatnya. Mengingatkan ku pada KiHyun.

Flashback

“Berhenti berteriak padaku KyuHyun-aa, kau kan tau aku sangat tidak suka seseorang berteriak pada ku” ucapnya cepat

“Wae? .. Malahan aku sangat suka berteriak pada mu karena aku suka melihat wajah mu merah padam karena menahan amarah .. hahahahaha” goda ku.

“Berhenti tertawa!”

“Bukankah kau sangat menyukai tawa ku .. hahaha” goda ku lagi.

“Terserah!” ucapnya kesal seraya bangkit dari duduk nya pergi meninggalkan ku.

“Ya! Tunggu aku ..” teriak ku.

“Berhentilah berteriak!” ucapnya lagi sambil berlari pergi.

Flashback End

“Tuan muda .. anda baik-baik saja?”

“Ne? .. ahh .. saya baik-baik saja” ucap ku.

Ku lihat lagi di sekitarku, ternyata mereka sudah pergi. Hahh .. kenapa jantung ku berdetak kencang sekarang.

“Kaja tuan muda kita masuk”

“Ne, ajusshi”

***

KyuHyun POV

Terasa seperti artis papan atas saat aku berjalan memasukki gedung ini, banyak sekali yang memperhatikan bahkan terang-terangan ada yang mengagumi ketampanan ku. Well, memang aku tampan tapi aku tidak senang mendapat tatapan seperti itu dan aku akan sangat senang apabila hanya sepasang mata itu yang menatap ku dengan marah bukannya mengagumi. Mata onyx yang ku suka.

“Kita sudah sampai tuan muda .. silahkan masuk semua sudah menunggu anda”

“Ne .. kamsahamnida ajusshi”

“Ne tuan muda”

Ku buka pintu itu perlahan. Mata itu, mata yang sangat aku rindukan sedang menatap ku terkejut. Apakah ini mimpi, kalaupun ini mimpi kuharap jangan pernah bangunkan aku. Rasanya aku ingin sekali memeluk dan menjelaskan semuanya, seandainya ini bukan di kantor mungkin aku akan langsung menarik nya kepelukan ku. Ya Tuhan, betapa aku merindukannya.

“Maafkan aku terlambat”

“Masuklah KyuHyun-aa, appa ingin mengenalkan mu pada rekan kerja dan karyawan appa”

“Ne”

Sekarang ku duduk tepat dihadapannya, tapi kenapa mata onyx itu serasa enggan menatap mata ku walau hanya sebentar. Kumohon tataplah mata ku KiHyun-aa.

“Perkenalkan semuanya ini adalah KyuHyun putra ku satu-satunya yang akan meneruskan perusahaan ku ini, karena mulai sekarang yaitu tepatnya besok putra ku lah yang akan menggantikan kedudukan ku .. perkenalkan dirimu sekarang KyuHyun-aa”

Aku bangkit dari tempat duduk seraya memperkenalkan diri.

“Annyeonghaseyo .. Cho KyuHyun imnida” ucapku seraya tersenyum kecil.

“Wah tuan Cho anak anda sangat tampan” puji rekan kerja appa ku.

“Berapa umurmu sekarang Cho KyuHyun” tanya salah satu rekan appa.

“23 tahun tuan Im” sahutku sopan.

“Masih sangat muda tapi bakat mu sangat cemerlang, kau akan menjadi satu-satunya CEO termuda di korea”

“Ne, kamsahamnida tuan Im”

“Sekarang kita akan memulai sesi perkenalan karyawan baru kita tahun ini, silahkan”

***

KiHyun POV

“Para pegawai baru dan yang lama diharapkan memasukki ruang rapat” seru manager Lee.

“Eo? .. tidak seperti biasanya kita semua termasuk pegawai baru diharapkan masuk ke ruang rapat .. ada apa manager Lee?” tanya salah satu pegawai perusahaan ini.

“Kita akan kedatangan CEO baru, jadi CEO kita yang lama akan memperkenalkannya”

“Kudengar-dengar CEO kita yang baru adalah anak dari CEO kita yang lama, masih sangat muda dan tampan bahkan dia baru saja menyelesaikan kuliahnya di luar negri” sahut pegawai lain nya.

“Kaja kita masuk” seru manager Lee.

“Ne” jawab kami serempak.

Aku dan Hyera hanya diam sambil memandangi para pegawai yang kelihatannya sangat antusias menyambut CEO baru yang katanya masih sangat muda dan tampan. Lebih baik aku segera masuk daripada nantinya dapat amarah dari manager Lee karena tidak cepat-cepat masuk.

“Kaja Hyera-aa, nanti manager Lee marah” ajak ku.

“Eo? .. ne” sahutnya.

Ahh sial kenapa aku harus duduk dekat dengan CEO yang lama, Ya Tuhan, betapa gugup dan malunya aku. Tapi kenapa jantung ku malah berdetak sangat cepat sekarang, ‘ku mohon berhenti lah berdetak cepat seperti ini’ batin ku seraya menunduk dan memegang dada ku.

Krek ..

Bunyi pintu yang terbuka mengalihkan pandangan ku, tanpa sadar aku hampir terlonjak kaget saat dibalik pintu itu menampilkan seseorang yang sangat tidak ingin ku temui. Cho KyuHyun. Cinta pertama ku.

KyuHyun pun sama terkejutnya saat melihat ku, dan sedari tadi dia tidak mengalihkan pandangannya dari ku sama sekali, air mata ku serasa ingin keluar, dengan cepat aku mengalihkan pandangan ku kebawah lagi. Aku tau KyuHyun sekarang duduk tepat di depan ku, karena hanya kursi itu yang tersisa, mungkin memang dipersiapkan untuknya.

Sebuah tangan mengalihkan perhatianku, aku menatap tangan itu sebentar lalu memandang orang yang memegang tangan ku seakan mengetehui suasana hati ku sekarang. Hyera. Dialah pelakunya, karena dia tahu semua tentang hubungan ku dengan KyuHyun, karena dia juga adalah sahabat ku dari kecil.

“Gwenchana?” tanya Hyera pelan.

“Eo, gwenchana” lirih ku seraya tersenyum. Mungkin sekarang senyum ku cukup menyedihkan.

“Perkenalkan semuanya ini adalah KyuHyun putra ku satu-satunya yang akan meneruskan perusahaan ku ini, karena mulai sekarang yaitu tepatnya besok putra ku lah yang akan menggantikan kedudukan ku .. perkenalkan dirimu sekarang KyuHyun-aa” ucap CEO lama kami yaitu tuan Cho.

KyuHyun bangkit dari tempat duduknya.

“Annyeonghaseyo .. Cho KyuHyun imnida” ucapnya. Suara merdunya yang ku rindukan. Yang setiap malamnya menjadi penghantar ku tidur kala kami masih bersama.

“Wah tuan Cho anak anda sangat tampan” puji rekan kerja tuan Cho.

“Berapa umurmu sekarang Cho KyuHyun” tanya salah satu rekan tuan Cho lagi.

“23 tahun tuan Im” sahut KyuHyun sopan.

“Masih sangat muda tapi bakat mu sangat cemerlang, kau akan menjadi satu-satunya CEO termuda di korea”

“Ne, kamsahamnida tuan Im” sahut KyuHyun lagi.

“Sekarang kita akan memulai sesi perkenalan karyawan baru kita tahun ini, silahkan” ucap tuan Cho seraya menunjuk ku.

“Aa..annyeonghaseo Kim KiHyun imnida” ucapku tergagap.

“Selamat datang di perusahaan kami nona Kim” ucap tuan Cho tersenyum.

“Ne, sajangnim” sahut ku.

“Oke .. selanjutnya” ucap tuan Cho lagi.

Setelah itu aku langsung duduk dan mulai menundukkan lagi kepala ku. Ya Tuhan aku merindukannya, merindukan seseorang yang telah menorehkan luka di hatiku. Cho Kyuhyun.

TBC

3 Comments (+add yours?)

  1. natasyak45@gmail.com
    Apr 21, 2015 @ 14:33:30

    next palliwa.. semoga kyuhyun oppa sm kihyun eonni bisa bersatu lagi..hhhh penasaran sm kelanjutannya…

    Reply

  2. shoffie monicca
    Apr 21, 2015 @ 16:56:39

    pnsrn dlu knpa kyu bsa melukai prsaan rihyun…adh kyu ktmu lg sm cinta prtmanya..

    Reply

  3. lieyabunda
    Apr 22, 2015 @ 14:27:39

    seru nih,,,,
    lanjut

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: