Marry Me… (Happy Wedding) [15/?]

Title : Marry Me… (Happy Wedding) Part 15

Author : Nyonya Cho

Main Cast : Shin Sang Ri

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Support Cast :

Rating : PG 15+

Genre : Romance, family, sad, angst, happy/sad ending.

Length : Chapter

Warning! : DILARANG meng-COPY KESELURUHAN dan SEBAGIAN TULISAN ini untuk KEPENTINGAN APAPUN karena saya tidak meng-IZINKANNYA karena saya anggap itu PLAGIAT.

Ini hanya ff, dilarang melakukan pernikahan kontrak hahaha

Ps : Dengan rajinnya aku posting ff semoga kalian tambah rajin komen di blog.

 

Sebelumnya…

Author POV

Setelah sukses membangun perusahaan, kakek Kyuhyun memutuskan untuk membeli sebagian kebun anggur ini untuk ditinggalinya bersama haemolni. Kakek Cho teringat impian haemolni soal hari tua yang ingin tinggal dipinggir kota. Lingkungan yang sejuk untuk mereka berdua.

Awalnya petani anggur itu tidak setuju dengan ide kakek yang ingin membangun rumah disini, karena mereka pikir kakek Kyuhyun ingin membangun kompleks perumahan dipinggir kebun anggur mereka, hal itu akan merusak mutu dari wine produksi mereka. Akhirnya kakek dan nenek Cho menjelaskan maksud tujuannya membeli tanah itu, sampai akhirnya nenek menawarkan diri untuk bekerja sama dengan para petani anggur sekitar untuk meningkatkan produksi anggur mereka denganbantuannya.

Sebagai bentuk rasa terima kasih mereka (petani anggur) membuatkan kebun anggur ditanah keluarga Cho agar memproduksi wine untuk dikonsumsi sendiri. petani-petani itu yang akan mengurusnya untuk keluarga Cho karena kebaikkannya. Itulah sebabnya keluarga Kyuhyun selalu menyajikan wine milik mereka dipesta yang diadakannya untuk mempromosikan wine hasil produksi petani sekitar.

Seperti besok lusa, nenek ingin mengambil sendiri wine yang akan disuguhkannya untuk para tamu perayaan pesta satu tahun pernikahan cucu kesayangannya.

“mendengar ceritamu, aku jadi ingin pergi ke sana…” kata SangRi yang sedang menutup adonannya dengan dengan plastik. Kyuhyun menemaninya memasak sambil bercerita soal sejarah kebun anggur dan keluargnya. Cukup lama mereka berbincang, sampai tidak terasa SangRi sudah selesai menguleni adonan.

Aku akan mengajak SangRi.

Ia sudah lama tidak ke sana, sepertinya pergi melihat kebun anggurnya berdua dengan istrinya tidak buruk. Yah anggap saja ini sebagai kecan mereka sebagai suami istri yang terakhir. “kau ingin ke sana?” dijawab SangRi dengan anggukkan “Lain kali aku akan mengajakmu ke sana.. karena sekarang aku akan pergi” ajak Kyuhyun suatu hari.

Gadis itu menatapnya ragu, Kyuhyun tidak perlu memaksakan diri menemaninya pergi ke kebun anggur, ada haemolni dan jung ajumma yang bisa menemaninya kapanpun itu. Ia akan kecewa bila pada akhirnya Kyuhyun hanya menyenangkannya saja. SangRi tidak ingin berhayal terlalu jauh, menikmati waktu bersama dengan suaminya dikebun itu.

“kau akan pergi?..” tanya SangRi yang menduga penampilan suaminya yang begitu tampan untuk pergi keluar.

“yahh, aku akan pergi..” jawab Kyuhyun yang tidak ingin istrinya tahu kemana ia akan pergi. Karena kali ini Kyuhyun yang pergi menghampiri masalah baru. Ia akan menyembunyikan masalah baru ini dari istrinya.

YooRa akan kembali ke korea..

Dan Kyuhyun sudah berjanji akan menjemputnya.

 

Part 15

Author POV

Flashback…

Kyuhyun & SangRi Bedroom.

Tepat saat laptop dimeja kerja Kyuhyun mati, pria itu menemukan ponselnya yang tergeletak disana bergetar tanda sebuah pesan masuk.

‘Besok aku akan kembali ke korea…’

YooRa.

Pesan singkat itu langsung membuat Kyuhyun kehilangan rasa kantuknya.

YooRa akan kembali? Secepat ini?

Ya tuhan ini…

_

“kau benar-benar akan kembali?” tanya Kyuhyun setelah mereka terhubung dalam sambungan jarak jauh.

“kenapa? Kau terdengar seperti tidak suka aku kembali?” rajuk YooRa yang tidak suka kekasihnya menggunakan nada bicara seperti itu.

“bukan begitu. aku senang kau kembali, YooRa.. jadi, kau sudah selesai dengan urusanmu disana?”

“sepertinya begitu, management akan mengurusnya untukku, hanya sedikit menyelesaikan beberapa hal dan aku akan kembali bertemu denganmu..” celotehnya riang yang begitu senang akan bertemu dengan Cho Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum kecut menanggapi. Itu artinya pernikahannya bersama SangRi akan benar-benar berakhir –cepat atau lambat.

Tuhan, Bolehkah aku meminta untuk menundanya?

“jam berapa kau akan tiba dikorea? Aku sudah berjanji akan menjemputmu..”

“jam 10 pagi.. apa kau bisa?”

“tentu saja. karena.. ada yang ingin kubicarakan padamu..”

“tentang apa? Apa kau ingin segera menikah denganku?” sadar sudah salah bicara, Kyuhyun tergagap setelah mendengar respon bahagia YooRa tentang perkataan yang diluar kendalinya.

Merasa harus segera mengungkap kebenaran, Kyuhyun akhirnya memberanikan diri untuk melanjutkan kalimat yang sudah terlanjur diucapkannya “aku tidak bisa mengatakannya sekarang.. a-aku akan sampaikan setibanya kau disini..”

“baiklah.. kau benar-benar membuatku penasaran kyu..”.

Kepalanya tertunduk dalam, menyesali diri karena ucapan dan semua yang sudah ia lakukan dulu sampai sekarang.

Jika saja Cho Kyuhyun tahu perasaannya terhadap SangRi akan sedalam ini, mungkin Ia tidak akan menawarkan pernikahan sinting ini pada gadis itu. dan akhirnya Kyuhyun benar-benar harus membuat pilihan.

Flashback End…

*

Incheon, International Airport.

09.58

“YooRa, ada yang ingin aku sampaikan padamu? sebenarnya.. aku sudah menikah dengan seorang gadis..”

“maafkan aku, YooRa.. saat itu kami menikah karena kau menolak lamaranku”

“maaf untuk tidak jujur diawal. Pasti ini akan sangat menyakitkanmu, tapi aku harus mengatakannya dengan jujur.. aku masih mencintaimu”

“a-aku akan menceraikan gadis itu jika kau ingin, aku akan menikahimu seperti janjiku sebelumnya? Tapi jika kau tidak terima dengan perlakukanku, kau bisa meninggalkanku seperti sebelumnya untuk mengejar karirmu kembali”.

Kyuhyun gelisan menunggu kedatangan YooRa digerbang kedatangan. Kembalinya YooRa hari ini ke korea akan jadi pertaruhannya dalam memilih seorang pendamping. Antara kembali pada YooRa yang meninggalkannya karna karir atau kembali kepelukan istrinya yang mencintainya sepenuh hati.

Cho Kyuhyun sudah siap menjadi pria berengsek yang akan mengakui segala kebohongannya pada YooRa. Memberikan pilihan yang luarbiasa menyakitkan untuk kedua gadis itu karena salah satu diantara mereka akan tersakiti karnanya. Keputusannya sudah final, ia akan mengakuinya langsung kepada YooRa.

_

Mansion Cho family

Backyard Cho Family

Sekembalinya dari kebun anggur SangRi langsung menyuruh haemolni dan jung ajumma untuk beristirahat ditaman belakang rumah ini. SangRi sudah menyiapkan camilan special untuk kedua orang tua itu. Fruit tarlet, sangat pas jika dihidangkan bersama secangkir teh hangat.

“ini sangat enak SangRi.. kau membuatnya sendiri?” puji haemolni yang begitu senang menikmati camilan dingin cucu menantunya. Fruit tarlet bebas pengawet –sesuai saran yang didapatkannya dari Kyuhyun.

“ne, haemolni.. apa benar-benar enak?”

“ya, aku menyukainya.. aku suka isian buah segar didalamnya”

“itu.. suamiku yang memberitahukannya padaku..”

“kalian memasak bersama?”

“Kyuhyun yang memberitahukanku buah apa saja yang nenek tidak suka, dia juga mengingatkanku untuk tidak menggunakan bahan-bahan pengawet..”

Hayalan SangRi kembali pada beberapa jam yang lalu saat Kyuhyun duduk menemaninya membuat kue. Suaminya itu turut membantu memilih beberapa buah segar kesukaan haemolni untuk digunakannya. Tidak ada yang special dalam proses ‘memasak bersama’, tapi mengingat moment tadi SangRi kembali tersenyum ceria bahwa hari ini mereka banyak berbicara saling bertukar pikiran.

“akan sangat baik jika kau tetap dirumah SangRi..”

Apa?

Akhirnya haemolni mulai membicarakan apa yang sudah lama sekali ingin beliau sampaikan pada cucu menantunya. Beberapa hari lalu pasca ibu SangRi dirawat dirumah sakit, Nenek Kyuhyun memintanya untuk memeriksakan kesehatan mereka berdua untuk segera mendapatkan anak.

“kalian akan lebih banyak memiliki waktu bersama”

_

Incheon, International Airport.

13.58

“maaf tuan, penumpang bernama YooRa tidak terdaftar dalam penerbangan kami di siang ini. Sepertinya orang yang anda cari membatalkan penerbangannya”.

Setelah menunggu kedatangan YooRa selama berjam-jam, akhirnya Kyuhyun menyerah. Ia sudah mencari informasi soal kedatangan kekasihnya pada pihak bandara. Tidak ada YooRa disana, gadis itu tidak datang seperti yang dijanjikannya.

Kyuhyun keluar dari pintu bandara dengan pikiran yang terasa sangat kosong tapi sangat memberatkannya. Entah alasan apa yang membuat gadis itu membatalkan kepulangannya.

Kyuhyun, kau dimana?

Bisakah kau menemuiku dirumah sakit?

Haemolni memintaku ke rumah sakit.

Shin SangRi.

“ya tuhan apa lagi ini!” geramnya menahan kesal.

Setelah membaca pesan itu Kyuhyun bergerak cepat meninggalkan area bandara untuk menemui istrinya di rumah sakit –dirinya sudah tahu untuk tujuan apa SangRi memintanya datang. Ia yakin ini bagian dari rencana haemolni yang ingin sekali mereka mendapatkan keturunannya. Atau mungkinkah ini sebuah pertanda?

Entahlah.. sekarang ini Kyuhyun tidak ingin istrinya sendirian menghadapi masalah mereka.

_

Seoul,

Wooridul Spine Hospital

“kau..” sebut SangRi setelah menemukan suaminya berdiri dihadapannya.

Suaminya datang dengan nafas tersengal setelah berlarian cukup jauh dan gesit untuk menemui istrinya disini.

“maaf, aku terlambat.. kau sudah selesai?”

SangRi menunduk menutupi kebahagiaannya atas kedatangan Kyuhyun yang tidak diduga. Tidak masalah jika suaminya terlambat berapa lamapun, asalkan Kyuhyun datang untuk menjemputnya, ini lebih dari cukup.

“tidak apa-apa..” jawab SangRi datar dihadapan pria itu yang menatapnya penuh tanya.

“apa kau sakit? Dokter meresepkanmu obat?”.

“tidak itu hanya..” cegah SangRi sebelum Kyuhyun menemukan sendiri obat apa yang akan diberikan dokter dari salinan resep untuknya. Suaminya melihat dan akhirnya Kyuhyun tahu apa yang sudah dokter resepkan padanya.

“Obat kesuburan..” gumam Kyuhyun seperti mendesah. “ada masalah denganmu?” tanyanya memastikan.

Yah Kyuhyun mencoba mencari tahu jika SangRi sehat tentu dokter hanya akan menyarankannya untuk istirahat dan menyuruhnya makan-makanan bergizi. Dan ini mempengaruhinya untuk ingin tahu kesehatan istrinya.

“dokter Park mengatakan aku sehat, hanya saja.. jika ingin cepat hamil aku harus mengonsumsinya”

Supplement kesuburan. Kyuhyun tahu efek buruknya dari mengonsumsi obat tersebut, selain ‘tentu saja’ berpeluang mudah hamil, para wanita akan rentan berjerawat dan mudah menjadi gemuk, belum lagi emosi yang akan pasang surut. Kyuhyun yakin wanita akan membenci dirinya sendiri setelah mengonsumsi obat itu. Ia tidak ingin SangRi berkorban banyak untuknya demi menyenangkan neneknya.

“jadi, kau akan meminumnya?” tanyanya spontan, ingin tahu jawaban istrinya.

SangRi diam beberapa detik untuk berpikir, sampai akhinya Kyuhyun menemukan segaris senyum dibibirnya, entah apa yang dipikirkannya “demi haemolni.. aku tidak ingin mengecewakannya terus-menerus. aku merasa bersalah, membiarkan orang tua seperti nenek memelas kepadaku”.

A-apakah itu artinya… SangRi tidak keberatan untuk mengandung anakku?

Kyuhyun jadi teringat perbincangannya bersama YooRa saat membahas pernikahan dan keturuan. Kekasihnya itu menolak dengan mentah untuk memiliki anak lebih dari satu. Yah, hanya karena YooRa takut menjadi gemuk dan jelek. Kejadian ini menjadi tamparan kuat baginya karena telah menyia-nyiakan SangRi sebagai istrinya yang siap menjadi ibu dari anak-anaknya.

Harusnya Kyuhyun senang mendapatkan seorang istri yang lebih mementingkan keluarga dari pada karirnya ataupun didinya sendiri. Perbandingan yang sangat jelas untuknya segera menentukan pilihan.

Sebelah tangannya menggenggam telapak tangan SangRi erat, menahannya untuk mendengarkannya bicara “kau tidak perlu meminumnya..” kata Kyuhyun yang terdengar datar dan menyedihkan.

“kita belum pernah mencobanya sekalipun, tidak pernah melakukan usaha apapun untuk mendapatkan anak? Bagaimana mungkin kau, berpikir.. sebodoh ini SangRi!” timpalnya kesal sendiri membalas istrinya. Bukan menyalahkan SangRi, ia turut andil atas masalah ini.

“aku..” perkataannya terputus saat mata indah SangRi menemukan sebuah cincin tersemat dijari manis suaminya.

Jadi Kyuhyun mengenakannya.. mengenakan cincin pernikahan kami. Aku tidak bermimpi?

“kau ingin mencobanya, SangRi?” kalimat itu begitu mulus dari bibir Kyuhyun. Terdengar seperti permintaan tapi cukup meyakinkan untuk dipercayain.

Deg.

Kami bahkan tidak pernah menjadi pasangan suami-istri yang seutuhnya. Tidak melakukan usaha apapun untuk mendapatkan seorang anak. Dan bagaimana bisa aku memberikan anak pada haemolni tanpa adanya peran dari Kyuhyun didalamnya?

Tidak ada hubungan seks yang membuat kuhamil, sampai di satu tahun pernikahan kami.

“ne?” tanya SangRi memastikan.

“sepertinya tuhan memaksaku untuk membuat pilihan sekarang”

“apa ini tentang.. hubungan kalian?” gumamnya pelan dan hati-hati. Kyuhyun memilih tidak menjawabnya langsung.

Ia sendiri tidak yakin hubungannya dengan yoora sama seperti dulu. Yang Kyuhyun sesaki sekarang ialah memusingkan hubungannya bersama SangRi, tentang rumah tangganya yang berjalan begitu cepat di satu tahun ini, takut kehilangannya.

“aku sudah menyerah dengan hubungan kami.. banyak hal yang kualami akhir-akhir ini, sampai akhirnya aku sadar.. kau menyelamatkanku menjadi bodoh”

“aku tidak..”.

Deg.

Kyuhyun memeluk tubuh SangRi erat, tidak perduli banyak mata yang memperhatikan mereka.

“kau melakukannya.. kau membuatku terlihat seperti suami yang bodoh?”

“kyu.. kenapa kau seperti ini?” telapak tangannya mendorong pelan tubuh kyuhyun yang memeluknya, Kyuhyun makin mengeratkan untuk mengungkapkan isi hatinya tanpa beradu pandang dengan SangRi. Ia tidak sanggup meminta maaf dengan beradu pandang secara langsung. Takut membuat gadis ini menangis.

“aku tidak tahu kenapa.. aku merasa sudah banyak menyia-nyiakanmu”.

“bukankah harusnya seperti itu? ini.. hanya pernikahan perjanjian” kata snagri mengingatkan tentang kenyataan pahit hubungan mereka berdua.

“a-aku tidak ingin mendengar itu sekarang. Aku tidak ingin pernikahan kita berakhir begitu saja”

“bolehkah aku menyukaimu, SangRi?..”

Deg.

Debar jantung SangRi berdetak seperti menghentak didalam rongga dadanya, nafasnya sesak setelah mendengar kalimat yang sudah dihayalkannnya sejak dulu. Terdengar tidak mungkin tapi sekarang nyata didengar.

Kuharap aku tidak salah dengar ataupun bermimpi.

Kyuhyun meraih kedua tangan SangRi untuk dihadapkan padanya, cincin pernikahan mereka yang melingkar manis di jari masing-masing. Lambang pernikahan yang suci.

Selama ini.. hanya aku sendiri yang mengenakannya.

“apa aku pantas.. aku rasa, kita..?” bantah sangri yang terhenti karena kyuhyun.

Mata kyuhyun mencoba menenangkan dan meyakinkan hati sangri, berdoa dalam hati agar tuhan mau membantunya “kita bisa memulainya hari ini, SangRi..”.

_

Mansion Cho Family

Kyuhyun & SangRi Master Bedroom.

“ehmp”

Ciuman singkat Kyuhyun berikan pada bibir SangRi yang begitu menggoda menyambutnya. Gadis itu terpojok dibalik pintu kamar mereka setelah Cho Kyuhyun menariknya terburu memasuki kamar mereka.

SangRi dan Kyuhyun baru saja membicara anak pada haemolni. Pria itu menjanjikan akan segera memberikan keturuan untuk keluarga mereka.

“aku dan SangRi akan segera memberikan cicit untuk nenek.. kami janji itu”.

_

Kyuhyun menggenggam tangan SangRi yang duduk diatas pangkuannya “kita bisa mulai dari sini” bisiknya, yang terdengar menggoda sambil meletakkan jarinya ditengah kancing kemeja istrinya yang masih terpasang.

SangRi diam tidak menanggapi, otaknya benar-benar kacau setelah mendapat ciuman tiba-tiba dari suaminya. Kejadiannya cepat sekali sampai ia tidak sadar Kyuhyun sudah menjeratnya ditengah ranjang.

Kyuhyun mencium SangRi lagi, lebih lama dan lebih panas dari sebelumnya “kita akan melakukannya” bisik SangRi masih pusing dengan ciuman barusan.

“yah.. jika kau tidak menolaknya? Apa ini masa suburmu?” SangRi tidak bisa berpikir, tidak bisa menjawab masa suburnya yang sedang ditanyakan suaminya. SangRi hanya ingin menuruti saja apa yang suaminya inginkan, karena tubuhnya sudah seharusnya di milik suaminya sejak awal pernikahan mereka. Kyuhyun ingin membuktikan rasa cintanya lewat percintaan ini.

SangRi terlihat berpikir untuk menghitungnya yang pasti akan memakan waktu lama.

“aku..” potong Kyuhyun dengan sebuah ciuman panjang sebelum SangRi menyelesaikan kalimatnya.

“emph lupakan.. jika kau tidak menghitungnya” putusnya yang merasa diuntungkan bila perbuatan mereka sekarang tidak membuahkan hasil, ada banyak waktu untuk mereka melakukannya lagi. Ia akan memberikan seluruh waktunya untuk membuat SangRi hamil.

_

Tap.

SangRi merangkul leher suaminya sebagai pengaman ketika Kyuhyun membalikkan tubuhnya secara tiba-tiba.

“lihat aku.. aku ingin menatapmu sebentar sebelum kita memulainya” pintanya menahan SangRi untuk tetap duduk dipangkuannya.

“apa kau akan menganggapku yoora saat kita melakukannya nanti..” tanya SangRi malu-malu.

“tidak akan, aku tidak sejahat itu SangRi. kesadaranku penuh asal kau tahu..”

“apa tubuhku berat?” tanya SangRi yang merasa risih duduk diatas pangkuan suaminya barusan, pertanyaannya tidak penting ini terdengar sekali bisa SangRi ingin melarikan diri dari situasi yang menegangkan ini.

“kau ingat? aku pernah memapahmu dari kolam renang sampai kamar ini.. dan itu artinya aku tidak b” ingat Kyuhyun tentang bagaimana hatinya mulai tergugah untuk menyukai istrinya. Semua berasal dari sana. Ketika dirinya, dengan baik hatinya memapah SangRi dan bertengkar karena kecerobohannya menjatuhkan ponsel istrinya.

“itu karna kau menjatuhkan pon.. emph”

“berhenti mengalihkan perhatian, SangRi.. kita bisa membicarakan apapun nanti. setelah-aku-membuatmu-hamil”

_Skip_

“aku menyukaimu SangRi.. aku menyukaimu disetiap jengkal kulitmu” bisik Kyuhyun seperti orang mabuk. SangRi merasa terbang usai Kyuhyun memujinya dengan nada seduktif. Dirinya bahkan ikut terpancing untuk melakukan hal yang sama untuk menjawab Kyuhyun.

“Kyuhh..” panggilnya seduktif, menahan tubuh suaminya untuk bergerak, untuk keluar dari dalam tubuhnya.

“ne?” tanyanya menahan posisi, mengaturnya untuk bersandar nyaman ditengah ranjang dengan beberapa susun bantal diatasnya.

“tunggu sebentar..” pinta SangRi singkat yang menjelaskan menyatu akan membuat sel telur dan spermanya lebih mudah bertemu.

“kau lelah?” tanya Kyuhyun pelan yang ingin menciptakan suasan nyaman dan rileks untuk mereka.

SangRi mengangguk dengan sedikit menggerakkan kelopak matanya yang terkesan begitu berat untuk menatap seorang Cho Kyuhyun. Gadis itu tidak tahu jika suaminya mudah mengerti bagaimana membuat seorang wanita terangsang, siap dan orgasme. Membuatnya makin tergila-gila pada seorang Cho Kyuhyun. Bila didunia nyata Kyuhyun belum membuktikan cintanya, disinilah SangRi mendapatkan kebahagiaan dan cinta suaminyanya. Diatas ranjang, menikmati madu bersamanya.

“kau bisa tidur setelah ini..” akan lebih baik jika SangRi tetap diatas ranjang sampai besok pagi. Ia tidak ingin terjadi sesuatu pada pembuahan pertama mereka, berharap yang pertama ini akan menjadi setitik sel, calon anaknya.

Cup.

Sebuah kecupan tulus Kyuhyun hadiahkan dikening SangRi. Ungkapan sederhana yang berefek luar biasa bagi istrinya.

“terima kasih, SangRi.. kau benar-benar membuatku melupakan YooRa..”

“kumohon untuk menjaganya.. calon bayi kita”

*

Mansion Cho Family

Living Room

“jung ajumma..”

“ne, nyonya muda..”

“kenapa rumah ini ramai sekali. Apa ada sesuatu?”

“maaf sebelumnya nyonya Shin aku lupa menyampaikanna. Nyonya besar memutuskan mengadakan pesta dirumah. Tuan muda Cho juga sudah setuju dengan keputusan nyonya besar”.

Kyuhyun pulang cepat setelah menyelesaikan urusan kantornya. Hari ini rumah keluarga Cho begitu sibuk dan ramai karena beberapa pendekor pesta datang untuk menghias rumahnya. Senyum Kyuhyun tidak juga sirna saat melihat beberapa sudut ruang rumahnya berhias beberapa ornament dan pigura pernikahan mereka.

Langkah kakinya begitu bersemangat ketika akan menaiki tangga, pemuda ini sedang mencari SangRi untuk membicarakan beberapa hal untuk pesta pernikahan mereka.

“siang jung ajumma..” sapa Kyuhyun begitu berseri, saat berpapasan dengan jung ajumma yang sedang menata rangkaian bunga di ke dua sisi tangga.

“siang.. tuan” jawab jung ajumma pada tuannya.

“dimana istriku? apa jung ajumma melihatnya?” tanyanya yang begitu ingin menemukan sang istri secepatnya.

Rasanya Cho Kyuhyun tidak pernah seekspresif ini ingin bertemu istrinya. ia begitu bahagia, sejak semalam saat mereka melewatkan malam yang begitu luar biasa.

Baru saja ia bertanya dimana istrinya pada jung ajumma, mata Kyuhyun sudah melihat seseorang gadis cantik melalu jendela besar, gadis itu terlihat sibuk di taman favorit ibunya.

“ah aku menemukannya.. lanjutkan pekerjaanmu saja, jung ajumma..” Pria ini segera pamit dari jung ajumma untuk menghampiri istrinya disana. Kyuhyun ingin sekali menujukkan sikap romantisnya pada SangRi istri. Ingin memberitahukan secara perlahan bahwa dia menyukai Shin SangRi saat ini.

Sama halnya dengan Kyuhyun, SangRi begitu bersemangat membantu semua orang yang terlibat mengurus pesta pernikahan mereka yang di adakan dilantai bawah rumahnya. Ia ikut menyumbangkan idenya untuk meriahkan pesta ulang tahun yang akan dihadiri keluarga, relasi dan rekan bisnis. Sehingga gadis itu ingin pestanya itu memberi terkesan yang romantic, alami dan tidak berlebihan. Jadilah hasilnya seperti ini.

Dilihatnya SangRi sedang menata pot bunga ditaman milik ibunya. Jujur saja senyum Kyuhyun semakin cerah setelah melihat hasil kerja istrinya. Ternyata tidak percuma ia mengijinkan istrinya ini untuk menyentuh taman ibunya. Ia pikir gadis ini tidak pandai mempercantik taman, ternyata hasilnya luar biasa. Seperti hatinya, taman ibunya lebih berbunga..

“apa yang kau lakukan?” tanya Kyuhyun lembut, setelah berdiri tegap tepat dibalik istrinya yang sedang berkonsentrasi mengatur letak tanaman.

“oh kau sudah pulang..” balas SangRi yang terkejut mendapati suaminya sudah berdiri dibelakang tubuhnya.

Kyuhyun menatap SangRi dengan penuh sayang setelah kemarin lusa mereka habiskan untuk bercinta pertama kalinya. Sekali lagi suami SangRi ini tidak malu-malu mencurahkan kasih sayang padanya.

Cup.

Kecupan pertemuan atau apa-apun ini, akan Kyuhyun berikan disetiap pertemuannya dengan SangRi.

Seperti pagi tadi, sebelum istrinya terbagun dari tidur nyenyak Cho Kyuhyun menghadiahkan kecupan sayang dikening SangRi. Alangkah bahagianya Shin SangRi jika tahu suaminya melakukan ini.

“membantu menghias taman. Kau tidak suka? Maaf aku menghancurkan taman ibumu” tanya SangRi yang tidak tahu bila suaminya menyukai hasil kerjanya.

Melihat taman ibunya yang diubah menjadi sangat cantik tentu saja Kyuhyun bahagia. Hatinya bahkan setuju bahwa taman ini sudah menemukan pemiliknya yang baru. Shin SangRi seperti sosok reinkarnasi dari ibunya. Gadis itu sudah menyentuh lubuk hati Kyuhyun yang terdalam dengan caranya tak terduga.

Ibu, aku merindukanmu…

Kyuhyun langsung membantu istrinya untuk berdiri, menarik lengan SangRi untuk saling berhadapan dengannya “menghancurkan? siapa yang tidak suka melihat taman yang dipenuhi bunga, SangRi.. Pasti teman ibuku akan memujimu setelah melihat taman ini”.

Kyuhyun memujiku –lagi?

“terima kasih. tapi.. bagaimana menurutmu? Apa kau tidak suka teman ibumu yang kuubah” sambil menunduk malu SangRi mencoba ingin tahu isi hati suaminya.

Dia pikir, mungkin saja suaminya hanya ingin menyenangkan hatinya atau bahkan hanya menganggapnya acting karena mereka sudah terlalu sering berakting romantic sebelumnya.

Kyuhyun menatap penuh mata bulat istrinya, seolah menujukkan ini bukan hanya pujian untuk taman milik ibunya tapi juga untuk penampilan istrinya hari ini “cantik. kau bekerja keras sekali SangRi.. aku akan setuju, seperti ibuku disana” Kyuhyun menatap langit cerah seolah melihat ibunya yang sedang tersenyum disana.

_

Kyuhyun & SangRi room

Walk in closet

Kyuhyun sudah rapih dengan penampilan luar biasanya, terlihat rapi, berwibawa dan tentu saja berbahagia. Ia berjalan menuju walk in closet milik SangRi untuk menjemput istrinya yang masih berada didalam sana untuk merias diri. Kyuhyun melihat SangRi sedang berdandan namun gadis itu tidak megetahui keberadaannya yang sedang menunggunya keluar dibalik pintu.

Suami SangRi menunduk sedikit, meneliti sekali lagi penampilannya yang sudah terlihat sempurna. Sedetik kemudian pria ini langsung mencari keserasian pakaiannya dengan yang istrinya kenakan. Membuat Kyuhyun memperhatikan sekali lagi gaun cantik yang SangRi kenakan. Ia memutuskan undur diri, ia harus mengganti pakaiannya sebelum SangRi menyadari kedatangannya.

_

Knock Knock Knock

Kyuhyun mendengar suara ketukan dipintu walk in closet pribadinya. Ia segera keluar membuka pintu setelah dipusingkan mencari pakaian yang membuatnya terlihat serasi dengan istrinya. Ini ajang unjuk diri, Donghae harus tahu bahwa dia tidak memilih yoora dan telah memilih istrinya. dan sayang, Kyuhyun belum juga mengganti pakaiannya.

“kau sudah siap?” tanyanya yang tidak ingin membiarkan SangRi menunggu berganti pakaian terlalu lama.

“sudah. kau sudah siap?” tanya balik istrinya usai melihat penampilan Kyuhyun tidak seperti biasanya, ada yang kurang menurutnya.

Kyuhyun langsung mengacungkan sebuah dasi berwarna merah yang baru saja dipilihnya, suami SangRi ini merasa tidak memiliki waktu banyak untuk berganti pakaian yang lebih serasi dengan sang istri, alhasil ia mengambil sebuah dasi kecil yang senada dengan warna kain lipat dikantung jasnya “dasi, aku perlu memakainya kan?”.

Sebagai seorang istri SangRi ingin sekali menawarkan diri untuk membantu suaminya memakaikan dasi, tapi rasa malunya lebih mendominasi sehingga SangRi mengurungkan niatnya “akan kutunggu” jawabnya pelan menyuruh suaminya untuk bergegas.

Namun orang yang ditunggu tidak juga cepat untuk mengenakannya, Kyuhyun berpikir sebentar, berusaha memaksa istrinya untuk mengenakan untuknya. Maka Kyuhyun memutuskan meminta SangRi membantunya memakaikan dasi “kau bisa membantuku membuat simpul dasi?” pinta Kyuhyun sambil mengayunkan dasi diwajah SangRi.

“akanku coba” SangRi langsung mengambil dasi Kyuhyun untuk segera dipasangkan dikerah kemejanya, gadis itu tidak ingin membuat haemolni menunggu lama, mencoba membuat lebh cepat dan mengingat-ingat bagaimana dulu ibunya membuatkan dasi untuk ayahnya.

Pria ini menunduk sedikit, melihat bagaimana istrinya membuatkan simpul dasi. Rapih.

“sewaktuku kecil aku selalu memperhatikan umma memakaikan appa dasi sebelum berangkat bekerja” Kyuhyun menyimak kalimat SangRi sambil memperhatikan istrinya menyimpul dasi penuh konsentrasi.

Dengan posisi ini Kyuhyun ingin sekali meletakkan kedua telapak tangannya dikedua sisi pinggang SangRi untuk bersandar. Entah kenapa rasanya sangat canggung sekali membiarkan tanganya menggantung bebas begitu saja, bukan gayanya sekali bersikap canggung dihadapan wanita. Maka dari itu Kyuhyun melakukannya seringan mungkin tanpa diketahui istrinya.

Kyuhyun menyimpan senyumnya setelah beradu pandang dengan wajah berseri SangRi, ia mencoba menatap lurus jauh kedepan menghindari kontak bibir yang bisa saja ia lakukan tanpa sengaja. Sayangnya mata Kyuhyun terpaku pada kening indah yang dimiliki istrinya, Kyuhyun baru sadar sekarang, kening SangRi sangatlah indah dari jarak sedekat ini.

Entahlah. Sejak saling melihat satu sama lain, suami SangRi ini jadi menyukai apapun yang tuhan ciptakan untuk istrinya.

Senyuman menawannya berhasil lepas dari wajah tampan Kyuhyun, bertepatan dengan itu SangRi menangkap senyum yang dilemparkan padanya. Suaminya menyerah, ia langsung menarik kedua tangannya membawa tubuh istrinya lebih dekat lagi dengannya.

“nenek bilang ingin melihat kita berdansa” Kata Kyuhyun, mengambil alasan untuk memeluk istrinya lebih frontal. Mendekapnya sampai SangRi tidak bisa menyelesaikan membuat dasi.

“umm. Benarkah?” gumam SangRi pelan. Menghapus kekakuan.

Kyuhyun mengangguk, membenarkan “kau bisa berdansa?” tanyanya ramah sambil menjaga matanya tetap fokus pada istrinya.

SangRi seperti menyaksikan drama korea yang diperankan dirinya sendiri. Siapapun akan berdebar saat melakukan kontak fisik seperti pemeran sepasang suami-istri yang saling mencintai.

SangRi menyesal sudah melupakan bagaimana caranya berdansa saat mengikuti kelas kepribadian satu tahun yang lalu. Menikah dengan orang kaya ternyata tidak mudah. Ia harus melakukan apapun demi pasangannya. “sedikit. Itupun aku sudah lupa..”.

“kalau begitu aku akan mengingatkanmu sebentar. Kau tidak ingin mengecewakan haemolni kan?”

SangRi mengangguk, bersamaan itu tubuh mereka sudah siap, mulai berlatih berdansa.

_

“ssst.. emmph”

Kyuhyun lepas kendali disepuluh menit pertama latihan dansa mereka. Bibirnya tidak bisa berhenti mengulum lidah, menciumi luar dan dalam bibir SangRi. Seorang pria melihatnya sendiri. Adiknya terpojokkan didinding lorong walk in closet karena perbuatan Kyuhyun.

“maaf.. ” spontan Donghae yang memergoki adiknya dan Kyuhyun sedang bermesraan. Lee Donghae masuk ke dalam kamar mereka yang kebetulan sekali terbuka lebar, ia pikir penghuni kamar tidak sedang melakukan sesuatu yang baru saja dilihatnya barusan.

“emmp.. oppa!” panggil SangRi terkejut dipergoki seperti ini, sedangkan Kyuhyun hanya terkejut kecil, diam dan bersyukur Donghae melihat kejadian ini. Ia tidak perlu repot-repot memberitahukan wanita pilihannya pada temannya itu. Kemesraan mereka tadi cukup membuktikan siapa yang sudah dipilihnya.

“aku akan pergi, sepertinya kau mengganggu acara kalian”

“oppa.. aku akan keluar, bisakah menungguku di bawah?” pinta SangRi yang merasa tidak enak hati sudah mempertontonkan keliarannya bersama Kyuhyun.

“yah.. aku permisi..”

_

Usai acara utama, Kyuhyun dan SangRi menyambut para tamu undangan untuk sekedar menyapa mereka. Sampai akhirnya Kyuhyun melupakan istrinya, membiarkannya tersingkir dari perbincangannya dengan para tamu. Cho Kyuhyun tidak sadar, ia terlalu serius membicarakan bisnis dengan para pebisnis lainnya. SangRi mencoba memaklminya, gadis itu tahu perusahaan Kyuhyun sedang menggarap sebuah proyek besar.

SangRi memilih menyingkir, berkeliling untuk menyapa tamu undangan lainnya yang tidak sedang membahas bisnis, proyek atau apapun yang bukan minatnya.

“bisa kutebak kau bosan berbicang dengan para orang kaya, bukan?” sapa Donghae yang muncul tiba-tiba disisi SangRi. Tangan pria itu menunjuk ke arah Kyuhyun dan koleganya.

“oppa melihatnya?” tanya SangRi, menjawab tebakkan oppanya. SangRi merasa tidak enak pada Kyuhyun dan rekan bisnisnya jika terlihat jelas ekspresinya tidak suka berada disana, terlihat tidak sopan.

“dimana kekasih oppa? kau tidak membawa gadis yang akan kau nikahi itu?”

“kau mencarinya? dia tidak tinggal disini, jika sudah pulang aku akan memperkenalkannya padamu”

“benarkah, aku kecewa oppa hanya datang sendiri” oceh SangRi yang merajuk tentang oppanya. Donghae hnay bisa tersenyum menanggipi, telapak tangannya menjulur seraya mengajak adiknya untuk berjalan bersama keluar dari dalam rumah, sekedar menghirup udara segar dipesta ini.

_

Sudah setengah jam berlalu dan Kyuhyun masih menghabiskan waktunya bincang dengan kolega bisnisnya. Ia menyesal sebenarnya, ini hari bahagianya tapi malah ia habiskan bersama pebisnis bukannya bersama sang istri menyambut para tamu sambil mengumbar kemesraan. Dan sialnya, ia baru sadar sudah ditinggalkan istrinya entah sejak kapan.

Sebenarnya Kyuhyun ingin mengenalkan SangRi sebagai istrinya pada beberapa kolega yang baru dikenalnya –setelah upacara pernikahan. Paling tidak memberi tahu pada relasi barunya jika dirinya sudah berkeluarga dan hidup bahagia bersama seorang gadis yang dicintainya.

“permisi.. aku ingin mencari istriku”

“kenalkan pada kami jika kau sudah menemukannya tuan Cho..” Kyuhyun berlalu sambil melemparkan senyuman khasnya.

“dimana istriku..”.

Tanya Kyuhyun dalam hati sambil matanya mencari dimana keberadaan istrinya.

 

Syukurlah dia disana. Sibuk bermain-main dengan beberapa botol kaca yang dihiasnya dengan buket bunga –hasil kerja keras SangRi pagi tadi.

“kau disini rupanya?” tanya Kyuhyun lewat bisikkan ditelinga SangRi, pria itu membisikkinya setelah memeluk tubuh SangRi dari belakang.

“kau mencariku?” jawab SangRi menegang kala Kyuhyun menyentuhnya seperti ini.

Hidungnya ia surukkan ke lekukkan leher SangRi yang tidak tertutup pakaian dan rambut. “tentu saja.. aku merindukanmu..” balas Kyuhyun mengantuk setelah menghirup aroma bunga dan tubuh istrinya. Kyuhyun merindukan SangRi, benar-benar merindukan gadis itu didekatnya.

“terima kasih..” Kyuhyun tersenyum ketika didengarnya SangRi mengucapkan rasa terima kasih karna sudah merindukannnya.

“Terima kasih? jawaban macam apa itu. kau sendirian disini?” tanya Kyuhyun lagi dengan cengiran ringan diwajahnya.

“tidak, sebenarnya Donghae oppa menemaniku, ia sedang mengambilkan minuman untukmu” jawab SangRi yang bertepatan sekali jauh disana, seorang pria sedang membawa minuman untuk mereka berdua.

“sepertinya ia akan lama kembali. Ayo masuk. Disini dingin..” ajak Kyuhyun yang langsung menarik SangRi masuk kedalam rumahnya.

_

Cukup lama Lee Donghae terdiam menyaksikan kebersamaan pasangan suami istri itu. wajahnya datar, sedikit kecewa melihat adegan barusan tapi cukup cerah senyaksikan kebahagiaan sahabatnya barusan.

Donghae pergi dari sana, meninggalkan sebuah gelas cantik yang dibawakannya untuk SangRi disebuah meja kecil.

“kuharap kemesraan kali ini bukan kemesraan palsu yang Kyuhyun berikan padamu, SangRi.. Berbahagialah, semoga tuhan mengabulkan doaku”.

 

TBC

Typo bertebaran, juluki saja aku ratu typo *udah nyerah dan pasrah aku.

Maafkan adegan kissingnya setengah-setengah. Ragu mau publish sekarang sebenarnya.

Angkat tanganmu untuk Part NC? #nge-Rap.

Sedikit info, NC aku publish di blog aku aja.

Siapapun boleh minta password, asalkan komen ^^

FF-nya pendek?

Sory, soalnya nanti disambung ke NC jadi sengaja aku pendekkin.

Maaf lagi ga bisa bales komen satu-satu, lagi sibuk banget. Tapi aku selalu baca komen kalian semua untuk nambah semangat ngetik dan nyari2 ide. Jadi, tetep ditunggu komennya yaa

Makasih banyak…

11 Comments (+add yours?)

  1. elmaaaa
    Apr 22, 2015 @ 13:52:10

    huwaaa makin suka aja sama ff ini daebakkkkk ^^
    semoga aja ga sad ending😉

    Reply

  2. oktria putri
    Apr 22, 2015 @ 21:45:02

    ceritanya makin daebak min,,,,’;)

    Reply

  3. oktria putri
    Apr 22, 2015 @ 21:47:32

    apa nama blog nya min,dan brp password nya min’;)

    Reply

  4. B14FF
    Apr 22, 2015 @ 22:11:43

    Huah :3 ada yang enceh -,- :v tapi sayangnya lagi masa2 berusaha tobat :v bagaimana iniii :v

    Reply

  5. Rissa
    Apr 23, 2015 @ 15:20:28

    Nama blognya apa ya?
    aku reader baru

    Reply

  6. aisyahnur722
    Apr 23, 2015 @ 22:15:09

    kyu semoga dirimu tidak labil gy y kasian sangri klo qmu labil sama perasaan mu

    Reply

  7. kyunie3258
    Apr 24, 2015 @ 07:07:56

    Mohon izin baca ff’nya

    Reply

  8. B14FF
    Apr 26, 2015 @ 18:58:25

    thor… minta link blog sama pass enceh *berharap banyak*

    Reply

  9. Yuiai
    May 02, 2015 @ 21:33:53

    Daebakkkk ><

    Reply

  10. Rahayu
    May 03, 2015 @ 20:28:50

    Bagus ff nya, lanjut terus karyanya, hehe pendatang baru saya

    Reply

  11. sekar1020
    Apr 04, 2016 @ 02:35:46

    kenapa ffnya berhenti di part 15??? aq tunggu part selanjutnya

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: