Navy in Love [17/?]

Tittle : Navy in Love Part 17
Author : MSA
Genre : Action, Romance, Sad, Family, Friendship
Rate : PG 15
Main Casts :
General Cho Kyu Hyun
Fleet Admiral Sofia Flynn
Support Casts :
Captain Choi Siwon
Captain Nick Byrne
Captain Kim Jong Woon
Fleet Admiral Alan Bradley
Udah nyampe part 17 dan masih belum jelas kapan tamat *nyengir*.^^ happy reading. PS: di part ini kalian akan menemukan nama PM serta Presiden Korea di zaman FF ini berlatar, plus nama Presiden AS yang saat itu adalah Mr. George Walker Bush, aku ganti dengan tokoh fiksi bernama Mr. Benjamin Asher.
WARNING! TYPO ANYWHERE
Navy Military Building of Republic of South Korea, Seoul, March 26th 2000
12.10 PM
*Author’s pov
“Sepertinya sepupumu itu benar-benar sudah membuat Sofia jatuh hati padanya” ujar Nick pada Choi Siwon yang duduk dihadapannya. Sedangkan Siwon menengok kebelakang melihat Sofia yang sedang tertawa bersama Cho Kyuhyun.“Yah kuharap sepupuku tercinta itu akan mengungkapkan perasaannya secepat mungkin” Choi Siwon berharap.Nick mengangguk menyetujui ucapan Choi Siwon, “Yeah I hope so” sambungnya.Ia menoleh ke penjuru kantin gedung itu dan menemukan –banyak– perwira memasang wajah cemburu ke arah Cho Kyuhyun dan Sofia. “Hey, apakah mereka semua penggemar Cho Kyuhyun-ssi?” tanya Nick heran. Choi Siwon tidak terlonjak kaget.Ia tahu persis bahwa sepupunya itu memang idaman para perwira wanita di Angkatan Laut. Sambil mengangkat bahu tak peduli ia menjawab, “Sepertinya begitu. Sangat disayangkan kalau mereka sudah menyukai orang yang menyukai orang lain”, “Tapi, rekanmu itu juga cukup menarik minat para perwira pria kau tahu? Aku –secara tak sengaja– sering mendengar dirinya dibicarakan oleh perwira-perwira pria di barak” lanjut Choi Siwon. Nick mengangguk, “Kurasa aku tahu kenapa. Ia terlalu cantik untuk ukuran seorang perwira. Kalau boleh jujur dulu saat ia masih dalam tahap pelatihan militer aku juga sempat berpikir bahwa aku menyukainya. Tapi, lama kelamaan aku lebih senang menganggapnya seorang adik.Kau tentu sudah tahu bukan, bahwa kakaknya sudah tiada?” ujar Nick. Choi Siwon mengangguk, “Ya, aku mengetahuinya”, “Kau mau makan apa? Aku bisa memesankannya untukmu” tawar Choi Siwon.“Ah kau baik sekali.Aku mau satu porsi cheese burger dengan French fries dan cola” ujar Nick sumringah.Choi Siwon mengangguk paham lalu tersenyum, “Okay, tunggulah disini”.
In the other side
“Honestly, aku masih bertanya-tanya siapa target dari misi ini? Ini adalah misi bunuh diri bagi Kim Jong Woon.Acara tahunan RIMPAC diikuti oleh hampir seluruh Negara di Asia – Pasifik.Kalaupun kita menerka-nerka siapa target mereka, pasti sangat banyak kemungkinan yang bisa kita dapatkan” terang Sofia dengan raut wajah bingung menghiasi wajah cantiknya. Cho Kyuhyun mengalihkan fokusnya dari makanan yang sedang ia santap ke arah gadis itu, “Hanya ada dua kemungkinan besar. Amerika Serikat atau Korea Selatan” jawab Cho Kyuhyun. “Alright, if their targets are USA and South Korea, why don’t they just trying to do this mission inside those countries? Why do they should have to do this on RIMPAC? If they want to manipulate the situation, better they think twice and wisely. Target mereka akan mudah sekali ditebak” jelas Sofia.
Cho Kyuhyun terkekeh pelan menanggapi ocehan gadis dihadapannya itu.“Bicaramu kritis sekali Nona Flynn.Tak salah jika kau dengan mudah memasuki dunia militer dengan pikiran kritismu itu” terselip nada bangga di antara kalimat yang dilontarkan Cho Kyuhyun.“Berpikir kritis adalah hal yang wajar Mr. Cho Kyuhyun.Kau bisa menemukan banyak orang dengan jalan pikiran sama sepertiku di luar sana” Sofia mengendikkan bahu di akhir kalimatnya. “Yeah, but they’re not you” ujar Cho Kyuhyun cuek. Sofia menatap Cho Kyuhyun dalam diam lalu menggelengkan kepalanya, “Aku berpikir bahwa ada target lain dibalik ini semua dan pasti ada alasan lain yang belum kita ketahui” gumam Sofia pelan. “Hey, bisakah kita membahas soal ini nanti?Sekarang, habiskan dulu makan siangmu” ujar Cho Kyuhyun.Sofia mengangguk mengiyakan permintaan Cho Kyuhyun.
Ia kembali memfokuskan pikirannya pada makanan yang tersaji dihadapannya, namun, itu hanya untuk sesaat. “Wait! Tidakkah itu akan terlihat sangat aneh jika tiba-tiba saja salah satu kapal meledak di atas samudera? Siapa yang akan disalahkan jika barang bukti ikut lenyap? I th-“ ucapan Sofia terpotong ketika Cho Kyuhyun mendelik tajam padanya, “Lanjutkan makan siangmu Nona Flynn! Kita bahas ini nanti!” tegasnya.Melihat mimik menyeramkan dan tegas khas seorang jenderal terpatri di wajah Cho Kyuhyun berhasil membuat nyalinya menciut seketika.Ia tak ingin mencari masalah lebih lanjut dengan namja dihadapannya itu. Sofia langsung membungkam mulutnya dan memilih diam melanjutkan makan siangnya.Cho Kyuhyun menggeleng pelan melihat kelakuan gadis dihadapannya itu.
Sementara dikejauhan Choi Siwon dan Nick Byrne memperhatikan kedua makhluk itu dengan tawa terumbar dari kedua mulut mereka.“Sudah kuduga, tak ada yang sanggup melihat, membantah jika Cho Kyuhyun sudah bertindak dengan raut wajah seperti itu” gumam Choi Siwon pelan. “Hey dude! Jangan salah mengira bahwa gadis dihadapannya tidak bisa melakukan hal yang lebih menyeramkan dibanding itu” ucap Nick.“Really?”Choi Siwon mengangkat sebelah alisnya –seolah menunjukkan ketidak percayaannya.
Nick mengangkat bahu tak peduli sebagai jawaban, “Yeah, I’ve seen it before. Itu terjadi 3 bulan pertama ia berada di Angkatan Laut. Ada salah seorang perwira di barak yang entah secara sengaja atau tidak menghilangkan kalung pemberian Luke untuk Sofia. Aku tak mengerti apa maksudnya melakukan itu. Tapi, begitu Sofia kembali dari kegiatannya ia menemukan kalung itu hilang dari tempatnya, dan seisi barak mendadak tegang dan mencekam. Ia murka, ia segera menghampiriku untuk melihat rekaman CCTV pagi itu. Begitu ia menemukan gambaran pelaku, ia segera mencarinya di seluruh penjuru barak militer. Tanpa belas kasihan, ia memukulinya hingga babak belur begitu laki-laki itu ada dihadapannya. Hingga laki-laki itu menderita patah tulang di lengan kanan serta lututnya nyaris hancur, wajahnya sudah membiru dan luka memar menghiasi wajahnya.Tidak ada yang berani mencegah Sofia saat itu karena, takut terkena amukan Sofia. Bahkan, aku masih mengingat kata-katanya yang ia ucapkan waktu itu, ‘Berani kau menyentuh barang berharga milikku atau kembali menampakkan wajahmu di depanku. Berdoalah semoga bukan tanganku yang akan memisahkan kepalamu dari tubuhmu’.Laki-laki itu langsung keluar dari Angkatan Laut karena, cedera di lututnya yang cukup parah membuatnya tidak bisa melakukan kegiatan apapun. Sofia pun harus menerima resiko terberatnya saat itu, ia nyaris dikeluarkan dari Angkatan Laut. Keluarga laki-laki itu pun menuntutnya ke pengadilan militer. Tapi, entah apa yang Tuhan rencanakan hingga Sofia terbebas dari kasus itu dengan sejumlah persyaratan dan ia kembali ke Angkatan Laut” jelas Nick panjang lebar yang sukses membuat Choi Siwon menganga tak percaya.
“Kurasa aku juga akan melakukan hal yang sama dengannya jika aku ada di posisinya saat itu.Sofia pernah menceritakan sesuatu tentang kalung itu padaku sesaat setelah kejadian itu.Ia bilang, ‘Nick, aku tahu tindakanku berlebihan hanya karena sebuah kalung. Tapi, kalung ini satu-satunya peninggalan Luke yang masih bisa aku kenang.Aku bisa menemukan dirinya kembali saat aku memakai kalung ini.Aku tak ingin jauh darinya lagi, Nick.It is the only thing I got left from him’” sambung Nick.“Oh God!” hanya kalimat itulah yang mampu Choi Siwon ucapkan saat itu. “Oh ya, dia juga pernah memenangkan lomba mix material arts tingkat nasional saat ia berada di secondary school. Ia juga pemegang sabuk hitam taekwondo dan judo. Dia juga sniper yang baik di Angkatan Laut.” sambung Nick. “Oh God, she’s perfectly beautiful and she also has a lot of awesome skills” gumam Choi Siwon. “Satu hal yang harus kau ingat jika berteman dengannya adalah, jangan mencoba untuk memancing emosinya” ingat Nick.
“Kurasa tidak akan. Aku tak mau bernasib sama seperti laki-laki itu. Hey, apakah kau tidak berniat untuk menanyakan Kim Jong Woon perihal kasus ini?”Choi Siwon tiba-tiba teringat dengan namja itu. Nick mengernyit bingung menanggapi pertanyaan Choi Siwon, “Eh? Apa maksudmu? Menanyakan apa?”. “Eh itu, maksudku bagaimana jika kita memancing pihak ‘You know who’ tentang apa alasan mereka melakukan ini. Mustahil jika tidak ada alasan tertentu” jelas Choi Siwon.“Aku sempat berpikir target mereka adalah Amerika Serikat. Tapi, yang membuatku bingung kenapa harus melibatkan Negara ini juga? Aku sempat berpikir bahwa ada alasan lain. Mungkin, alasan pribadi. But, I’m not really sure about that” Nick mengangkat bahu di akhir kalimatnya. “Yasudah, kita pikirkan masalah itu nanti.Sekarang jam makan siang, waktunya kita makan” lanjut Nick.
Navy Military Building of Republic of South Korea, Seoul, March 26th 2000
19.00 PM
Sofia masih memandangi memo yang ditinggalkan oleh Mr. Bradley di mejanya tadi siang, saat ia kembali dari acara makan siangnya dengan Cho Kyuhyun. Memo yang bertuliskan tentang informasi jadwal kedatangan Mr. Hagen dari Washington bersama-sama dengan beberapa petinggi Negara itu, CIA, Pentagon, bahkan Jenderal tertinggi Militer Amerika Serikat. Tubuhnya menegang pada awalnya, tak menyangka bahwa ini bukan hanya sekedar pertemuan untuk membahas tindak lanjut rencana Korea Utara untuk menyerang Korea Selatan diam-diam, tapi, ini lebih ke pertemuan yang seolah mengisyaratkan tentang kemungkinan terjadinya perang antar negara secara tersirat.
Sofia beserta Cho Kyuhyun dan Nick memutuskan untuk tinggal di dalam gedung kemiliteran daripada pulang ke rumah dan membaringkan diri di atas tempat tidur.Masalah ini bukan masalah sepele, mereka harus mengungkap siapa dalang dari misi ini dan siapa yang menjadi target sesungguhnya. Karena, mereka yakin bukan hanya pihak Angkatan Laut Korea Selatan saja yang menjadi target mereka, melainkan ada pihak lain yang kemungkinan besar, Amerika Serikat.
“Menurutmu apakah kita harus memberi tahu petinggi Korea Selatan tentang hal ini?Amerika mengirimkan petinggi-petinggi mereka untuk datang kemari” Sofia bersuara ditengah keheningan yang sempat menyelimuti ruangan Cho Kyuhyun.
“Tidak sekarang kupikir.Sebaiknya kita bicarakan ini terlebih dahulu pada petinggi Negaramu, baru setelahnya kita memikirkan solusi untuk memecahkan masalah ini” Cho Kyuhyun mengusap kasar wajahnya sambil menyandarkan punggungnya di pinggiran meja.
“Tebakanku incaran Korea Utara saat ini adalah Perdana Menteri Lee Han Dong, atau Presiden Kim Dae Jung atau yang lebih parahnya adalah Presiden Asher.Tapi, bisa saja kau juga menjadi incaran mereka General Cho” ujar Nick sambil meneguk kopi yang sudah hampir dingin itu.
“Ya, kemungkinan-kemungkinan memang akan muncul silih berganti. Perdana Menteri dan Presiden memang mungkin dijadwalkan akan mengikuti RIMPAC, tapi, aku tidak pernah tahu kapan itu akan terjadi. Sebisa mungkin kami akan mencoba melindungi mereka, dan yah biarkan kami yang menjadi korbannya” Cho Kyuhyun menunduk lesu, sambil menatap lembaran dokumen dengan pandangan kosong.
“What are you talking about? Kita masih punya banyak waktu sebelum tahun 2004, dan kita masih punya banyak peluang untuk menyelamatkan banyak nyawa. Belum ada gambaran apakah kita akan benar-benar mati disini atau tidak. So, please don’t talk about death Cho!” Sofia mendelik tajam pada Cho Kyuhyun. Entah kenapa ia merasa tak suka saat mendengar kalimat yang terlontar dari mulut lelaki yang membuatnya jatuh hati itu.
Cho Kyuhyun terkekeh pelan, “What’s on your mind now? What are we up to?” ia mengambil tempat duduk di samping Nick, sementara Sofia duduk sendiri di sofa tungga di sebelah kiri Nick.
“Entahlah, aku baru ingin menanyakan Kapten Kim untuk bertanya pada pihak Korea Utara.Tadi siang aku dan Kapten Choi berniat untuk menanyakan hal itu, tapi, kami mengurungkan niat kami” ujar Nick.Ia menghela napas lalu meletakkan dokumen pemberian Mr. Hagen di atas meja, “Bagaimana menurutmu Mr. Cho? Haruskah kita menyuruh Kapten Kim untuk menanyakannya?”.
“We’ll talk about it later. Sekarang yang harus kita pikirkan adalah, bagaimana caranya agar rencana mereka tetap berjalan dengan kita sudah menyelamatkan semuanya sebelum itu terjadi” Cho Kyuhyun menyandarkan kepalanya ke bantalan kursi, mendesah frustasi.
Sofia tersenyum misterius, “I think I just got an idea”
To be continued..

3 Comments (+add yours?)

  1. choi sena
    Apr 23, 2015 @ 22:11:16

    kenapa judulnya sama dengan yg di posting di blog tetangga,
    casting utamanya juga kyuhyun, bercerita tentang perwira angkatan laut juga, tapi yg disana versi NC nya
    apakah author membuat versi NC di blog NC?

    Reply

    • soofiatj
      Apr 24, 2015 @ 06:38:05

      Halo, di blog itu memang ceritanya sama tentang navy dan castnya pun sama. Aku juga sempat baca sekilas tentang isinya (gak full semuanya). Author nya beda kok say. Bukan aku. Kalo kamu berminat bisa baca dari awal cerita ini di blog ini atau blog aku sendiri untuk memastikan stjatradiningrat.wordpress. com …. Terima kasih ya sudah berminat membaca ceritanya 🙂

      Reply

  2. lieyabunda
    Apr 24, 2015 @ 14:25:57

    WOW,,,, makin seru aza nih,,,
    lanjut

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: