Different

kyuhyun71

Judul     : Different

Author  : Ririn_Setyo

Cast       : Cho Kyuhyun, Song Jiyeon.

Genre    : Romance

Length  : One Shot ( PG-15 )

FF ini juga publish di blog pribadi saiiya : http://www.ririnsetyo.wordpress.com

Memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda dari kebiasaan orang-orang kebanyakan bukanlah hal yang patut disyukuri, menyukai sesuatu yang berbeda dari orang-orang kebanyakan juga bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan. Setidaknya itulah yang kini tengah dialami oleh seorang gadis cantik bernama Song Jiyeon, gadis yang kini tengah memandangi seorang pria tampan, berkulit putih pucat, pemilik senyum memabukkan yang ada di depan sana.

Laki-laki tinggi yang pandai bergaul dan memiliki banyak teman, laki-laki yang selalu mendapat senyuman manis dari para gadis karena sifat ramah dan tentu saja karena anugrah Tuhan pada paras rupawannya yang terpahat nyaris sempurna. Laki-laki yang lebih pantas jika bersanding bersama gadis ceria yang hobi tertawa, lebih pantas jika bersanding bersama gadis yang memiliki kepribadian evil namun menyenangkan, hingga mampu mengimbangi sifat evil menyebalkan dari laki-laki tampan yang kini masih mendominasi pandangan mata dan hati Jiyeon dengan sangat sempurna.

Bukan malah bersanding bersamanya, bersama gadis pintar yang cenderung membosankan. Bersama gadis yang terlalu mandiri dan pendiam, terlalu kaku dan selalu tak mampu mengimbangi ucapan laki-laki yang hobi sekali bermain kata ditiap kalimat yang diucapkannya. Bersama gadis cantik namun tak pernah mampu berekspresi imut bak gadis ulzzang yang menurut cerita fanfiction di halaman blog dari author kebanyakan, selalu menjadi alasan standar para gadis mendapat perhatian lebih dari cast pria utama dicerita yang mereka buat.

Bukan! Song Jiyeon bukanlah gadis seperti di Fanfiction, bukan gadis penyuka warna merah muda seperti gadis kebanyakan, namun penyuka warna biru yang justru menjadi warna dominan untuk laki-laki. Bukan gadis imut dan galak yang memanggil kekasihnya dengan panggilan Oppa yang terdengar manja, bukan gadis berparas mengemaskan yang mampu terlihat menawan jika sudah mengembungkan pipi atau membulatkan mata sipitnya.

Song Jiyeon hanyalah gadis cantik tanpa embel-embel imut mengemaskan dibelakangnya.

Hey! Ada apa Jiyeon? Apa kau sakit?”

Usapan hangat di kening dari tangan laki-laki yang berdiri di depannya seketika membuyarkan lamunan Jiyeon, gadis itu terlihat terkejut, menatap sosok laki-laki yang seingat Jiyeon masih berdiri di balik meja kasir cafe milik laki-laki itu di depan sana, kini justru sudah duduk di depan meja yang di dudukinya sejak satu jam yang lalu.

“Apa kau merasa bosan karena acara kencan kita, diganti hanya dengan— menemaniku di cafe?” tanya laki-laki itu pelan, ada kekhawatiran dari nada bicaranya.

Gwenchana.” Jiyeon mengeleng pelan. “Eoh! Kenapa kau kemari? Bukankah masih banyak pelanggan?”

Pertanyaan singkat yang justru membuat alis tebal pria itu bertaut, menatap sosok cantik Jiyeon hingga gadis itu merasa sedikit gugup, deguban jantungnya tiba-tiba bertalu terlalu cepat. Tatapan yang sejatinya sudah terlalu sering dilayangkan laki-laki itu untuknya, tatapan memabukkan yang membuat Jiyeon merasa selalu jatuh cinta pada sosok tampan itu ditiap harinya.

Wae? Kau lupa jika aku hanya membantu karyawanku? Ini cafe milikku Song Jiyeon, jadi aku bebas melakukan apapun di sini.”

Jiyeon hanya mengangguk pelan atas jawaban dingin laki-laki itu, ucapan yang lagi-lagi tak mampu Jiyeon balas seperti yang biasa gadis lain lakukan jika sedang berbicara pada laki-laki itu. Para gadis yang menurut Jiyeon lebih pantas berada di sisi laki-laki itu, para gadis yang terang-terangan mengaku jika menyukai laki-laki bermarga Cho itu.

Jiyeon menunduk sebentar lalu kembali menatap laki-laki di depannya, laki-laki yang sudah menautkan hidupnya pada Jiyeon sejak 2 tahun yang lalu. Jiyeon menarik satu nafas beratnya, menahan sebaris kalimat yang sudah disusunnya sejak beberapa hari yang lalu, di ujung kerongkongannya yang terasa kelu. Kalimat yang tercipta karena sosok gadis lain yang beberapa minggu ini berada didekat laki-laki itu, gadis lain yang terlihat begitu pantas berada di sisi laki-laki berbolamata coklat pekat yang kini tengah memandanginya dengan lekat.

“Cho Kyuhyun! Aku… aku ingin,—“

“Sebentar.”

Ucapan Jiyeon terputus seketika saat Kyuhyun tiba-tiba beranjak dari bangku yang di dudukinya, berjalan cepat untuk kembali berdiri di balik meja kasir saat seorang gadis berparas imut memanggilnya. Gadis imut yang membuat hati Jiyeon meragu, membuat Jiyeon merasa semakin tak pantas untuk berdiri di samping Kyuhyun, disamping laki-laki yang telah memenangkan seluruh hatinya.

Jiyeon beranjak dari tempat duduknya saat menatap Kyuhyun dan gadis yang diketahui namanya adalah Kwon Eunji, sedang berdebat di depan meja kasir hingga Kyuhyun terlihat kesal dan berkacak pinggang. Menoyor kepala Eunji dan dibalas pukulan di bagian kepala oleh gadis itu, adegan yang sering Jiyeon temui jika membaca Fanfiction disalah satu blog favoritnya.

Tangan putih Jiyeon bergerak untuk mengapus selapis crystal yang tiba-tiba saja sudah terbentuk di ujung iris matanya, memutuskan untuk berjalan keluar dari cafe sesaat setelah meletakkan amplob biru di atas meja. Amplob berisikan selembar surat bertuliskan sebaris kalimat sederhana, namun mampu membuat langkah kaki Jiyeon terhuyung dengan rasa nyeri yang merentaskan denyut nadi dan menyesakkan jiwa.

“Cho Kyuhyun! Maaf— aku ingin hubungan kita berakhir sampai disini saja.”

*

*

Jiyeon mendudukkan tubuh bergetarnya di bangku halte tak jauh dari cafe, mengepalkan tangannya yang mendingin, tetesan airmata kini berlomba lomba jatuh dari sepasang mata beningnya yang sudah memerah. Mencoba menahan isak tangis hingga membuat nafasnya tersengal, kerongkongannya terasa tersumbat batu panas. Ini terlalu sakit bahkan jauh lebih sakit dari yang sudah Jiyeon bayangkan sebelumnya, meninggalkan laki-laki yang begitu dicintai ternyata serasa seperti meninggalkan dunia yang memberi oksigen untuk paru-parunya. Jiyeon semakin menunduk, membekap mulutnya saat isaknya semakin tak mampu ditahan, Jiyeon masih sangat sadar jika saat ini dia berada di halte jalanan bukan di dalam kamar tidurnya yang nyaman.

Cho— Cho Kyu— Hyun—“

Suara tersendat Jiyeon saat melafalkan nama kekasih hati terdengar begitu menyakitkan, menjelaskan betapa tak inginnya Jiyeon melepaskan belahan jiwa untuk alasan apapun yang dia punya. Hingga pada akhirnya Jiyeon merasakan usapan hangat di bahunya, menarik tubuhnya untuk berdiri dari posisi duduknya. Jiyeon mendongak menatap sosok laki-laki dengan wajah sangat kalut yang terlihat frustasi, sosok laki-laki yang mengerakkan jemarinya untuk menghapus laju airmata yang tak mau berhenti mengaliri wajah putih Jiyeon yang memucat. Sosok laki-laki tinggi yang pada akhirnya membawa Jiyeon ke dalam pelukan hangat yang terasa begitu erat, sosok laki-laki yang membisikkan sebaris kalimat yang membuat tangisan Jiyeon pecah seketika.

“Aku sangat mencintaimu Song Jiyeon, jadi tolong maafkan aku jika tanpa sadar aku telah melakukan kesalahan dan aku mohon padamu, jangan pernah meninggalkanku lagi untuk alasan apapun seperti yang kau lakukan hari ini, kau mengerti?”

Kalimat yang membuat Jiyeon sangat menyesali keputusan yang dibuatnya hari ini, keputusan bodoh yang terasa begitu salah hingga Jiyeon semakin menangis tersedu karena terlalu menyesalinya.

Sarangae— Cho Kyuhyun!”

~ THE END ~

13 Comments (+add yours?)

  1. dhe
    Apr 30, 2015 @ 20:46:18

    okeee cukup singkat dan menyentuhhhhh.. sequel asikk kali min haha

    Reply

  2. choi sena
    Apr 30, 2015 @ 21:00:32

    deskripsi si wanita nya mungkin harus di dramatisir lagi biar sesuai dengan prolog

    Reply

  3. missrumii
    Apr 30, 2015 @ 21:11:18

    Alasan egois.
    Ahahahaha

    Reply

  4. aryanahchoi
    Apr 30, 2015 @ 21:30:52

    seq eon ceritanya keren bgt ditunggu lho ya ^.^ fighting

    Reply

  5. uchie vitria
    May 01, 2015 @ 04:39:31

    jadi gadis seperti apa song jiyeon ini apakah prmalu atau introvet sich
    jadi penasaran sendiri kenapa dia selalu merendahkan dirinya dan memilih mundur atau mengalah terserah yang mana dan meninggalkan kyuhyun
    apa hal yang begitu menggal jiyeon ama hubungan mereka
    ihhh ini mah masih harus lanjut ne sequel please

    Reply

  6. haekyulie
    May 01, 2015 @ 06:05:58

    jadi gadis pediam, kaku dan sbgnya
    ku rasa itu bukan sesuatu yg’different’
    menurutku itu sifat peribadi yg kbnyakan gadis miliki d luar sana, dan itu bukan alasan yg masuk akal untk mgakhiri sebuah hbngan, toh semuanya baik2 saja.hanya perlu jadi diri sndiri tdk perlu meniru sifat gadis lain yg manja dan sok imut.
    trust your self, dan cintai dia dg caramu.

    ok.. itu pndpt saya🙂

    Reply

  7. liyahseull
    May 01, 2015 @ 21:53:27

    Awwwww sweeeeeet

    Reply

  8. Monika sbr
    May 02, 2015 @ 12:34:46

    Oohh…. Manis banget!!!
    Walau sebenarnya udah pernah baca diblog author, tp baca ff ttg kyuyeon gak perna bosan….

    Reply

  9. esakodok
    May 02, 2015 @ 15:23:10

    hua…kalo kyuhyun g berjuang demi cinta mereka bakal kandass ini..hikhikhik..jiyeon..jgn gegabahhhhh

    Reply

  10. MAltamyra
    May 03, 2015 @ 21:40:35

    Klimaknya krg.kren

    Reply

  11. sari's world
    May 03, 2015 @ 22:18:55

    singkat banget thor…. wajib sequel!!

    Reply

  12. @dyahlarasatis
    May 07, 2015 @ 10:15:01

    sesuai sma isi hati aku tor.. haha
    Aku jg sering ngerasa ngerendah bgt, liat namchin sma yeoja lain yg lebih diatas aku, cantik, imut, atau apalah itu.. tapi bukan berarti different..
    tapi beruntung bgt dia sering kasih aku pengertian meskipun tetep aja akunya selalu ngerasa ga pantes :’)

    Reply

  13. Novita Arzhevia
    Jun 06, 2015 @ 20:05:18

    cieee ga jadi putus, , cuyun mahhh gitu, pesonanya terlalu berlebihann gantengnya betumpeh2 hingga cweknya merasa ga pantas bersanding dg makhluk yg nyaris sempurna. Bgus thor aku suka

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: