Fate Or Destiny?

kyuuu

Author                          : sasya.aya

Judul Cerita    : Fate or Destiny ?

Tag Cast                        : Cho Kyuhyun (SJ), Park Jihyun/Stephany Erza McGaret (OC), etc

Other cast                      : Lee Sungmin, Lee Taemin, temukan lainnya

Genre               : Romance, AU, Family,

Rating                           : PG 15

Length                           : oneshoot.

Catatan Aya     : kembali lagi dengan FF sasya yang membosankan. Maaf untuk Typo and Gaje. Awas, FF ini kemungkinan membosankan karena lebih dari 8rb kata. Happy reading…

=

=

=

“Di zaman yang semakin modern ini keluargamu masih menganut system seperti itu ???”kata seorang yoeja dengan lumayan keras sehingga membuat perhatian kecil di caffe yang cukup ramai itu. dengan segera yoeja itu menundukkan kepala sembari meminta maaf.

“yaa begitulah. Aku sudah kehabisan cara untuk menolak keinginan appa ku. dia bahkan memohon-mohon padaku untuk menerima dan menjalaninya.”sahut yoeja yang lain.

“Ji-ah… aku sungguh tak tahu harus berbuat apa, tapi aku yakin orang tua mu mencoba memberikan yang terbaik untukmu…”sahut yoeja lainnya dengan bijak.

“kau benar Minna-ya, tapi di zaman seperti ini ?”ulang Jisoo dengan nada masih tak percaya.

3 yoeja dewasa itu terlibat pembicaraan cukup serius di caffe milik Minna, semua tentang perjodohan yang terjadi di abad modern yang menimpa salah satu sahabat mereka, Park Jihyun.

Jihyun P.O.V

Apakah kalian percaya akan ada perjodohan di abad modern ini ? ketika zaman semakin canggih dan banyak negara berubah menjadi liberalisme, namun aku sendiri sepertinya terjebak dalam keluarga komunisme karena kebebasan untuk menentukan pasanganku di ambil oleh appaku dengan alasan karena sudah 1,5 tahun terakhir aku memegang status lajang sejak lulus kuliah. Alasan yang lain karena aku sudah lulus sarjana dan bekerja dan berusia 22 tahun. bisa kalian bayangkan betapa masih mudanya aku namun harus terjebak perjodohan bukan ?

“Jihyun-ah, appa hanya ingin kau memiliki pendamping yang mampu mengayomimu dan mengarahkanmu kepada kedewasaan. Kau sangat kekanakan dan begitu menggemaskan untuk ukuran seusiamu..”

Deretan kata tak berguna itu kembali menguar dari bibir pria tua itu. pria tua ? yaa siapa lagi kalau bukan appaku. Aku menyebutnya pria tua karena pemikirannya kadang tak mampu ku cerna dengan baik sehingga pria tua itu selalu menyebutku kekanakan. memang apa yang salah dengan mengoleksi anime dan marchendesnya ? aku mungkin bahkan lebih dewasa dari dirinya.

“Jihyun-ah, dengarkan kata appamu…”

Ck, aku benci mengatakannya, namun aku lebih benci lagi mendengar suara penuh kemunafikan itu.

Yoeja itu selalu mencari perhatian si pria tua itu. dan perjodohan ini terlaksana juga karena usul nenek sihir itu. nenek sihir ? yaa itu adalah panggilan khusus dariku untuk yoeja tua yang kini menjabat sebagai Nyonya Park yang baru alias ibu tiriku. Ibu tiri ? bahkan aku tak pernah menyebutnya ‘eomma’ sejak pertama kali ia menampakkan wajahnya di depanku sampai sekarang yang sudah sekitar 3 tahun karena bagiku eomma ku hanya 1. Yoeja itu selalu mencari muka di depan appaku dan bersikap menyebalkan di belakang appaku. Kadang aku ingin sekali pergi dari kehidupan pria tua itu selamanya, namun dia selalu menemukan alasan untuk bertemu denganku setiap bulannya, tch.

Sedangkan eomma ku, yoeja yang melahirkan ku sudah terbaring tenang di peristirahatan terakhirnya sejak 5 tahun yang lalu saat aku baru saja lulus SMA sehingga aku harus pindah ke Inggris dan melanjutkan pendidikan di Oxford untuk mengikuti pria tua itu tinggal di sana dan aku baru saja kembali 1,5 tahun yang lalu ke sini, Seoul.

“Ji-ah, kau mendengarkan appa kan ? besok kita akan menemui keluarganya di Star Hotel. Appa hanya seminggu di sini, setelah itu kalian bisa melakukan pengenalan lebih dekat.”

Aku hanya mengaduk-aduk makananku dan mendengarkan penuturan pria tua itu dengan pasrah karena 1 hal, balas jasa. Pria tua itu telah memberikan kebebasan padaku untuk memilih jurusan yang aku inginkan, yaitu Agriculture karena eomma ku sangat menyukai bunga sehingga aku juga tertarik dengan berbagai bunga dan ingin mengembangkannya dan kini aku bekerja di sebagai kepala pengurus tanaman Tata Kota di Seoul.

Author P.O.V

Di hari yang telah di tentukan sepertinya tak berjalan mulus karena hari itu Jihyun harus menangani langsung perombakan taman di daerah Apgujeong sehingga datang terlambat.

“jesonghamnidaa, saya harus mengurus penanaman Rosaceae terlebih dahulu sebelum meninggalkan pekerjaan itu kepada asisten saya..”suara Jihyun menguar di salah satu restoran hotel bintang 5 tersebut.

“gwenchanayoe, geundae mianheyoe karena uri adeul sudah pergi kembali ke perusahaan sejak 10 menit yang lalu..”kata seorang namja dengan khas senyum kebapakan.

“hanboeman, jesonghamnidaa…”kata Jihyun yang merasa tak enak karena terlambat sekitar 2 jam dari jadwal yang di tentukan.

“gwenchana, duduklah Jihyun-ah…”kata yoeja paruh baya yang di yakini Jihyun sebagai calon mertuanya.

Pertemuan itu berlangsung singkat karena Jihyun kembali mendapat panggilan untuk kembali mengurus berbagai tanaman yang di butuhkan untuk pembangunan beberapa taman di sekitar perkotaan. Pekerjaan yang terlihat cukup gampang namun nyatanya sangat berpengaruh untuk memperkecil polusi dan pemanasan global yang semakin marak terjadi dan juga keindahan pusat kota.

Sedangkan di Cho’s Property Group,

“bagaimana dengan calon pasanganmu heum ?”tanya seorang namja dengan lesung pipi yang membuat siapapun bisa tersenyum sendiri hanya karena memandangnya wajah tampannya.

“dia tak datang hyung, dia pikir dia saja yang sibuk ? aku bahkan harus mencancel beberapa jadwalku dan akhirnya aku harus lembur menyelesaikan beberapa laporan penting..”keluh namja yang sejak tadi sibuk dengan ballpoint di tangannya.

“ku dengar dia anak Park Sanghyun ? apa orang tua mu tak salah pilih Kyu ? bukankah Park Sanghyun kurang terkenal di banding Jung Jongkook, orang tua dari Jessica dan Kristal, atau Seo Jungmin yang memiliki puteri Seo Joohyun dan Seo Rinae ? kenapa harus Park Sanghyun yang bahkan anaknya tak pernah di sorot media sekalipun..”celetuk Cha Taehyun yang merupakan sekretaris dari direktur Cho’s Property itu.

“mana ku tahu hyung… aiish, kalau aku tentu saja aku lebih memilih Song Minna, adik dari Song Jongki..”sahut Kyuhyun asal lalu melempar balpointnya di atas meja.

“tapi menurut rumor yang ku dengar anak dari Park Sanghyun sudah bekerja…”sahut namja berlesung pipi, Choi Siwon yang merupakan sepupu dari Cho Kyuhyun, direktur Cho’s Property.

“jinjjayoe ? bukankah umurnya baru 22 tahun ?”serobot Taehyun.

“dia lulus pada umur 21 tahun dan langsung di terima bekerja karena predikat cumlaude-nya di Oxford Univercity. Tapi aku tak tahu dia bekerja di mana dan dia dulu jurusan apa..”kata Siwon.

Sedangkan Kyuhyun ? dia terus memikirkan berbagai kemungkinan bagaimana rupa dari calon istrinya karena ia tak di perbolehkan melihat foto sang calon kecuali bertemu langsung.

=

Kencan buta di atur oleh kedua belah pihak keluarga, dan dengan enggan Jihyun datang ke tempat yang sudah di atur oleh para orang tua itu. Jihyun menemukan sesosok namja tinggi yang bisa di kategorikan tampan fisiknya namun belum tentu hatinya menurut Jihyun di tempat yang telah di janjikan, di Pegasus Caffe.

“chogiyooe, apa kau Cho Kyuhyun ?”tanya Jihyun tanpa basa-basi.

Sedangkan sang empu cukup kaget di hampiri oleh seorang yoeja yang bisa di sebut remaja dengan tinggi tubuhnya bahkan kurang dari bahunya dan wajah polosnya, namun karena mengenakan pakaian pegawai negeri sipil, jadinya Kyuhyun cukup percaya bahwa yoeja di depannya ini memang calonnya.

“apa dia benar-benar 22 tahun ? aku pikir dia masih 17 tahun jika memakai seragam SMA..”batin Kyuhyun yang memperhatikan penampilan Jihyun dari atas ke bawah.

“eheemmm… sepertinya itu kurang sopan pada pertemuan pertama…”sergah Jihyun yang jengah dirinya di tatapi seperti itu.

Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya.

“kau Park Jihyun ?”tanya Kyuhyun tak percaya,

“kau pikir aku Jessica Alba ? kenapa kau menanyakan hal yang tidak berguna..”

“Ckck…” Kyuhyun berdecak sebal karena yoeja di depannya itu sepertinya terlalu frontal dan tak suka basa-basi.

“jadi apa mau-mu ? aku sibuk, aku bukan atasan seperti dirimu yang bisa pergi kapanpun. Aku adalah pegawai negeri yang mempunyai jam dan aturan tertentu dalam pekerjaanku.”

“kau pikir aku juga tak sibuk ? kalau bukan karena paksaan noona aku takkan ke sini..”cibir Kyuhyun.

Jihyun mengangkat bahu tak peduli, lalu mengangkat tangan memesan makanan.

“Hot Chocolate and Puding rainbow…”kata Jihyun sembari kembali menyerahkan menu-nya.

‘ckck. Kekanakan sekali..’pikir Kyuhyun saat mendengar menu pesanan yoeja di hadapannya itu.

“baiklah, we will start it.”kata Jihyun sambil meletakkan tas tangannya di samping meja.

“mwo ?”kata Kyuhyun yang bingung.

“bukankah pertemuan kita kali ini untuk pendekatan ? pria tua menyuruhku untuk menjadi lebih dekat denganmu yaa walaupun mungkin cukup sulit mengingat aku tak suka penampilan bossy mu.”

Perkataan Jihyun menohok Kyuhyun, baru kali ini ada yoeja yang meremehkannya dan mengatakan kejelekannya secara blak-blakan.

“my name is Park Jihyun or Stephany Erza McGaret. But you can call me Jihyun. aku bekerja sebagai desainer tata tanaman kota Seoul selama setahun terakhir. Aku lulusan terbaik Oxford University fakultas Agriculture. Umur 22 tahun.”

Jihyun mengenalkan dirinya dengan sopan, jelas berbeda dengan sikap awalnya yang kurang bersahabat tadi.

“Cho Kyuhyun, 29 tahun, direktur Cho’s Property. Lulusan terbaik sarjana dan pasca sarjana Kyunghee University.”sahut Kyuhyun dengan dingin.

Mereka bertatapan, tatapan dingin vs tatapan tajam. Entahlah hasil dari hubungan mereka, apakah kedua orang tua mereka berhasil menyatukan makhluk sesama evil ini mengingat keduanya cukup pembangkang dalam keluarga masing-masing.

Kyuhyun P.O.V

Lihatlah sifatnya ? dia bagai yoeja 4dimensi seperti Heechul hyung. Kepribadiannya berubah dengan cepat. Awalnya dia terlihat judes dan super menyebalkan, namun saat memperkenalkan diri dia berubah bagai yoeja kelas atas, dan tadi tatapannya kembali bagai singa buas dan sekarang setelah melihat pesanannya ia bagai anak kecil yang mendapatkan permen.

“waeyoe ? apa yang kau lihat ?”

Lihatlah, betapa mengerikan dirinya bisa merubah ekspresinya begitu drastic.

“aniyoo… hanya saja kau seperti kucing kelaparan..”

“mworago ? kalau aku kucing kelaparan, maka kau adalah beruang kekenyangan…”sahutnya sinis.

Omo… beraninya dia menyamakan ku dengan beruang. Dia pikir dia siapa ? dasar anak-anak. Mengapa eomma dan appa ku bersikeras menjodohkanku dengan yoeja yang bahkan 7 tahun berbeda dengan ku. aku ini namja mapan, dan dia bahkan seperti remaja, walaupun aku menutup kenyataan bahwa dia memang cantik dan cukup berbeda dengan yoeja yang sering ku temui. Huft, apa yang aku pikirkan ?

“sudahlah, perkenalan kita sudah selesai bukan. Anneyong…”katanya meninggalkan ku dan menuju ke kasir.

Cih, apa-apaan yoeja itu, seenaknya saja datang dan pergi. Aiiish, dasar yoeja menyebalkan..!

Tak lama kemudian aku mendapat panggilan dari Taehyun hyung bahwa ada klient dari luar negeri yang harus ku temui. Mereka dari pihak investor, Grand Europa. Perusahaan besar yang bergerak di bidang industry bangunan. Mereka yang menjadi pemasok utama dalam bahan bangunan yang di perlukan perusahaan ku dan aku tak bisa mengabaikan hal ini karena investor itu memiliki peran yang sangat besar bagi perusahaanku.

Aku segera menuju ke kasir,

“mianhe, tapi yoeja tadi yang sudah membayarnya Tuan…”

MWO ? perkataan sang kasir itu membuat harga diriku terinjak. Bagaimana bisa seorang direktur Cho’s Property di traktir oleh seorang pegawai biasa ? dia merendahkan martabatku. Awas kau Park Jihyun…!

Author P.O.V

Dengan kesal Kyuhyun segera meninggalkan Pegasus Caffe tersebut dan langsung menuju kantornya untuk meeting penting dengan para investor.

Sedangkan Jihyun sendiri lebih memilih berjalan di sekitar pertokoan Myeongdong, menikmati waktu bebasnya dengan mencuci mata. Walaupun Jihyun perempuan, Jihyun kurang suka menghabiskan waktu dan uangnya untuk berbelanja berlebihan seperti yoeja seumurnya .

“Erza…”sebuah suara membuat Jihyun membalikkan tubuhnya karena ia tahu bahwa hanya beberapa orang saja yang memanggilnya Erza.

“Halmonie…”seru Jihyun ketika mendapati neneknya ada di sana.

Dengan setengah berlari Jihyun menghampiri neneknya dan memberikan pelukan hangat kepada wanita yang sering menimangnya saat kecil.

“apa yang nenek lakukan di sini ?”tanya Jihyun setelah melepas pelukan, bisa di lihatnya bahwa sang nenek di iringi oleh beberapa bodyguard wanita, menunjukkan betapa pentingnya sang nenek.

“tentu saja mencarimu anak nakal yaa sekaligus menemani kakekmu melakukan perjalanan bisnisnya. Yunho sedang ada di Jepang, jadi kami yang ke sini. Aigooo, cucuku sudah besar. Apa kau makan dengan baik ? apa yang kau kerjakan saat ini ? bagaimana kehidupanmu ? apa kau bahagia ? apa ayahmu merawatmu dengan baik ? apa wanita itu menyusahkanmu ?”

Pertanyaan di lontarkan sang nenek bertubi-tubi membuat sudut bibir Jihyun tertarik karena neneknya tak berubah, sangat overprotective kepadanya.

“halmoniee, bagaimana bisa aku menjawab banyak pertanyaan eoh ? lebih baik kita mencari tempat untuk mengobrol, otthe ?”tawar Jihyun.

“arrasoe, kita ke rumah…”sahut sang nenek dan tentu saja Jihyun dengan senang hati menggandeng neneknya menuju sebuah limosin yang bisa di pastikan milik neneknya.

=

“bagaimana kencanmu eoh ? beberapa hari ini kau jarang mengunjungiku…”keluh Minna kepada Jihyun yang baru saja tiba di caffe milik keluarganya.

“aigooo, aku baru datang dan kau sudah menyerangku dengan pertanyaan konyolmu.”sahut Jihyun sambil mengambil i-pade-nya.

“tumben kau mau membeli I-pade baru…”celetuk Jisoo yang sudah sejak kapan duduk bersama mereka. sudah diketahui sejak lama bahwa Jihyun selalu mempertahankan benda-benda miliknya sampai rusak dan baru membeli yang baru.

“aniyaaa, halmonie memberikan ini untukku. Katanya ini hadiah dari Yunho samchon yang masih berada di Jepang. Sudah lama dia tak mengunjungiku. Apa namja tua itu sudah memiliki istri ?”celetuk Jihyun sambil membayangkan wajah samchonnya itu.

“aiish, aku mau jadi istri samchonmuu….”sahut Jisoo gemas karena selain mapan, samchon Jihyun sangat tampan meskipun sudah berkepala 3.

“aiish, memangnya kau mau jika aku memanggilmu ahjumma ? lagipula untuk apa kau menikahi namja tua. Saat kau masih setengah tua nantinya, ia akan berubah menjadi kakek-kakek..”sahut Jihyun dan tentu saja mendapat jitakan keras dari kedua sahabatnya itu karena pembicaraannya yang terlalu blak-blakan.

=

Pertemuan 2 keluarga itu kembali terjadi dan kali ini tak ada yang terlambat atau insiden memalukan apapun. Hanya saja, dua orang yang akan menjadi pasangan nantinya itu sedang bertatap-tatapan dengan sinis dan dingin.

“mereka memang sejenis, tak salah jika aku merekomendasikan pilihanku…”kata Ahra dan tentu saja mendapat delikan dari 2 evil itu.

“jadi noona yang memilih kucing ini ?”tanya Kyuhyun kesal.

“yaaakk, apa maksudmu beruang ? dasar gembul…”cibir Jihyun.

Tentu saja pertengkaran 2 muda mudi itu menjadi santapan biasa karena kedua keluarga sudah tahu bahwa keduanya memiliki sifat yang sama, sama-sama perusuh, pembangkang dan evil.

“aigooo, Jihyun-ah, kau tak boleh bicara seperti itu…”kata Nyonya Park.

“up to me…”sahut Jihyun dingin. Ekspresi wajahnya berubah menjadi muram ketika mendengar pembicaraan para orang tua tentang pertunangan mereka yang akan di adakan sebulan lagi, tepat saat ulang tahun Kyuhyun yang ketiga puluh.

Terlalu muak untuk mendengarkan celotehan-celotehan tak berharga, Jihyun lebih memilih pamit dan menuju balkon dari restaurant kelas atas tersebut. Memandangi langit sambil menggumamkan nama orang yang dirindukannya.

“bogoshipoyoe…”lirih Jihyun sambil memandangi bintang-bintang yang berkelap-kelip.

Tak jauh dari sana Kyuhyun mengerutkan dahi mendengar ucapan Jihyun.

“heyy kucing….”sapa Kyuhyun sambil mengambil tempat di samping Jihyun dan ikut memandang langit.

“waeyoe beruang gembul ? mood ku sedang di batas kapasitas titik kesal dan titik marah, jadi jangan memperburuk keadaan…”sahut Jihyun asal.

Sedangkan Kyuhyun semakin mengerutkan dahi mendengar perkataan Jihyun yang aneh.

“kau merindukan seseorang ?”

“ne…”sahut Jihyun sambil terus menatap bintang yang bersinar paling terang malam itu.

“nugu ? nam-chin ?”

“aniyaa…. Nae eomma-ya…”sahut Jihyun pelan sambil terus memperhatikan bintang.

“Mwo ???!”kali ini Kyuhyun menatap Jihyun aneh.

“wae ? wajar bukan anak merindukan ibunya ?”sahut Jihyun tak terima dengan pertanyaan aneh Kyuhyun sambil menatap sinis ke arah Kyuhyun.

“bukankah ibumu di dalam, kenapa harus melihat bintang untuk bilang rindu padanya..ckck”decak Kyuhyun kesal.

“aniyaa, dia bukan ibuku…”sahut Jihyun pelan,

“mworagoe ?”

“apa telingamu bermasalah ? dia bukan ibuku. Dia istri ayahku.”

“mwoya ?”

“aiishh, apa kau tak bisa bersuara selain ‘mwo’, ‘mworago’, ‘mwoya’ ? ibuku sudah meninggal, puass ?”sahut Jihyun lalu kembali ke dalam.

Kyuhyun sukses besar membuat mood seorang Jihyun menjadi sangat amat buruk.

=

Kyuhyun P.O.V

Aku masih teringat perkataannya, apa aku menyakiti perasaannya mengungkit tentang ibunya ? aku baru tahu bahwa ibunya sudah meninggal dan yoeja yang sekarang menyandang nama Nyonya Park adalah ibu tirinya. Dan kucing itu ternyata memiliki saudari tiri yang lebih tua darinya 5 tahun, Kim YoonJu yang merupakan model.

Aku masih ingat jelas pembicaraan eomma dan noona saat tadi malam tentang Jihyun dan keluarganya.

“Ayahnya seorang GM di perusahaan asing, dan yoeja yang kini menjadi Nyonya Park baru adalah mantan kekasih ayahnya sewaktu muda. Itulah alasan yang menyebabkan mungkin Jihyun tak menyukai ibu tirinya.”

“Ibu kandungnya meninggal 5 tahun lalu saat ia baru saja lulus SMA, dan itu adalah masa-masa tersulitnya karena dia diharuskan memilih untuk ikut ayahnya atau keluarga ibunya.”

“tapi ia memilih ikut ayahnya, namun nyatanya ayahnya menikah lagi. Ia ingin menolak, namun ayahnya saat itu masih muda bukan, ayahnya juga pria normal, jadi dia hanya bisa membiarkan hidupnya seperti itu.”

“tapi dia tak pernah sekalipun memanggil ‘eomma’ kepada ibu tirinya, bahkan memanggil ‘ahjumma’ pun tidak. Dia menyebut nama asli ibu tirinya itu, dan dia hanya mengatakan bahwa yoeja itu istri ayahnya, bukan ibunya. Sungguh malang bukan ? dia pasti tertekan.”

“Cho Kyuhyun-ssi, jika kau ke sini hanya untuk melamun, lebih baik batalkan saja pengukuran jari kita. Aku sibuk, ada beberapa proyek yang harus ku awasi…”

Suaranya menyadarkan ku dari pembicaraan semalam. Dia orang yang sinis, dia pikir aku tidak sibuk.

“arrasoe…”sahutku lalu segera mencoba beberapa cincin yang kira-kira pas di jariku.

Deringan ponsel membuatku menoleh kea rah sumbernya. Ternyata dari ponselnya. Omo, ponsel apa yang ia pakai ? sekarang semua sudah menggunakan ponsel canggih, dan dia masih menggunakan ponsel dengan tipe yang pernah ku gunakan saat kuliah dulu. Apa benar dia lulusan Oxford ?

“yes grandpa, i care about you. So, don’t worry…”

“yeaahh, I will visite you later…”

“husband ? oh my, no no no. I am alone…”

“yeee, I love you too…”

Terdengar jelas pelafalannya yang memang lebih baik daripada aku saat menggunakan bahasa inggris. Dan grandpa ? dia terlalu gaul untuk menggunakan istilah itu, tak sesuai dengan penampilannya.ckckk.

“Cho Kyuhyun-ssi, apa aku sudah boleh pulang ? aku harus pergi ke suatu tempat.”katanya sambil membereskan tas-nya yang aku tak tahu isinya apa.

“baiklah, aku akan mengantarmu..”sahutku tak tega, bukankah tadi aku menjemputnya di kantornya ? mobilnya pasti ada di sana.

“aniyooo… aku akan di jemput seseorang… dan ige, nomer ponselku. Kau pasti belum punya kan ? Ahra eonni memberikan nomermu padaku. Anneyong…”katanya lalu berlalu pergi.

Aiiishh… kenapa aku menjadi pihak yang selalu di tinggalkan seenaknya. Park Jihyun, kau harus membayar semua perlakuan mu padaku…!!!

Dengan gusar aku meninggalkan toko perhiasan ini dan segera melajukan mobilku menuju kantor.

Author P.O.V

Acara pertunangan direktur Cho’s Property dengan pegawai biasa menjadi buah bibir masyarakat kelas atas yang memang mendambakan sosok Kyuhyun menjadi menantu ataupun suami idaman. Namun semua wanita sepertinya harus gigit jari karena berita pertunangan yang terkesan dadakan dan tertutup itu, apalagi tak ada yang tahu siapa sang yoeja yang beruntung itu karena sifatnya di rahasiakan.

“aku pusing….”keluh Jihyun sambil mengacak-acak rambutnya gemas,

“ya….ya….yaaa…. kau merusak dandananmu…”seru Jisoo kesal karena susah payah mengatur rambut Jihyun yang bergelombang itu terlihat rapi.

“kau demam…”kata Minna yang memang menyentuh wajah Jihyun untuk memakaikan make up tipis.

“apa ini membuatmu frustasi ?”tanya Jisoo yang kasian kepada Jihyun karena setiap kali terlalu banyak berpikir maka tubuhnya akan demam. Semenjak ibunya meninggal, Jihyun mudah sekali sakit. Bahkan jika ia terkilir saja, ia bisa demam. Penyakit aneh, namun itulah yang terjadi pada tubuhnya. Dokter yang terbaik pun tak mampu menyembuhkannya.

“sangat…”kata Jihyun sambil menutup matanya dan membiarkan Minna menempelkan perekat penurun panas pada dahinya.

“kenapa kau tak menolaknya ?”kali ini Minna membuka suara.

“pria tua itu… posisinya menjadi GM terancam, dan Cho Ahra berhutang nyawa kepada Ayahku yang telah menyelamatkannya saat kecelakaan setahun lalu. Jadilah perjodohan ini terjadi…”sahut Jihyun lemah,

“mworagoyoe ???”seru Jisoo dan Minna kaget, mereka tak menyangka perjodohan ini dilaksanakan karena balas jasa saja.

“apa harabojie dan halmonie mu tahu ?”tanya Jisoo pelan,

“aniyaaa… mereka hanya tau bahwa aku sudah bekerja. Awalnya mereka memintaku bekerja di perusahaan, tapi tentu bakatku tidak di sana bukan ? bisa-bisa aku membuat perusahaan mereka bangkrut saat itu juga.”

“What ??? mereka tidak tahu ? kau dalam masalah besar Park Jihyun…!”seru Minna tak percaya.

Percakapan mereka terhenti dengan kedatangan orang tua Kyuhyun,

“omo, apa yang terjadi padamu, nak ?”tanya Nyonya Cho khawatir ketika mendapati calon menantunya memakai plester penurun demam.

“gwenchanayoe eommonim…”kata Jihyun lalu berdiri dan membenahi tampilannya serta melepaskan plester yang menempel di dahinya.

Mereka segera menuju tempat acara yaitu di belakang rumah keluarga Cho, dengan tema Garden Party. Kyuhyun dengan tuksedo putih terlihat memukau, dan Jihyun dengan balutan dress selutut putih nampak seperti malaikat kecil.

Pertukaran cincin berlangsung sacral tanpa ada keributan yang biasa terjadi di antara 2 evil tersebut, mungkin karena kondisi fisik Jihyun yang sedang sakit dan juga mood Kyuhyun yang sedang buruk untuk berdebat.

Bruuukkk

Jihyun yang sudah sakit sejak tadi kehilangan kesadarannya,

“yaa…kucing….kau kenapa ? ya….”kata Kyuhyun panik sambil menepuk-nepuk pelan pipi Jihyun.

Tak ada respon, dengan cepat Kyuhyun segera membawa tubuh mungil itu ke atas, tepatnya ke kamarnya. Ayah dan ibu Kyuhyun pun menghubungi Dokter keluarga mereka, sedangkan keluarga Park sendiri cukup terkejut mendapati sang anak jatuh pingsan tanpa sebab.

“gwenchana, ini hanya demam biasa. Dan sepertinya Jihyun-ssi lupa meminum vitaminnya sehingga daya tahan tubuhnya kembali menurun. Berikan saja dia asupan yang cukup dan jangan membuat dirinya stress dulu…”kata Dokter Choi setelah menangani Jihyun, tentu saja dengan beberapa pemberitahuan oleh Minna dan Jisoo tentang riwayat penyakit Jihyun.

=

Jihyun P.O.V

Aku mengerjapkan mataku karena cahaya matahari yang menyinari wajahku. Aiish, kepala ku pusing sekali. Ku lihat sekelilingku, dinding berwarna abu-abu dengan ornament darkblue, dan aroma maskulin. Ini pasti kamar Cho Kyuhyun.

“kau memalukan. Bagaimana bisa saat pertunangan kau pingsan ?”

Sebuah suara yang familiar membuat kepala ku makin berdenyut sakit, bisa ku lihat Kyuhyun sedang membawa nampan yang berisi bubur dan air.

“mianheyoe…”kataku pelan, aku tak ingin berdebat untuk saat ini.

“makanlah dan minum vitaminmu. Orang tua mu sudah menelpon pihak kantormu dan mereka membiarkanmu izin selama 3 hari.”

“gomawoyoe…”kataku mencoba bangkit, namun naasnya gagal.

Ku dengar Kyuhyun mendecak kesal, lalu ia meletakkan nampan di nakas dan membantu diriku untuk duduk bersandar pada dashboard ranjang King Size ini. namja ini ternyata tidak terlalu jahat.

Dia kemudian menyerahkan bubur padaku, dan sialnya tangan ku bergetar dan membuat dirinya tertawa mengejek. Namja Paboo..!!!

“geurae, aku akan membantumu…”katanya lalu mengambil sendok dan menyuapiku.

Mau tak mau aku terpaksa membuka mulutku karena aku lapar dan tanganku tak bisa di ajak kompromi untuk saat ini.

Author P.O.V

Kadang Kyuhyun mempermainkan Jihyun dengan menarik ulur sendok di tangannya dan membuat Jihyun kesal bukan main.

“yaaakkk Cho Kyuhyun… palliwaaa…”seru Jihyun tak sabar, sedangkan Kyuhyun sendiri malah tertawa karena puas mempermainkan yoeja tak berdaya di depannya itu.

Tak jauh dari sana, tepatnya di pintu kamar Kyuhyun, beberapa orang tersenyum melihat tingkah 2 manusia yang sejak tadi tak pernah sadar bahwa mereka di awasi.

“lihatlah yoebo, mereka sangat cocok bukan ?”kekeh Hana ketika melihat Kyuhyun meringis karena tangannya di gigit Jihyun.

“nee…ckckck… anak muda zaman sekarang, bilang tidak suka dan akhirnya lihatlah mereka. mereka bahkan lebih romantis dari kitaa…”kata Tuan Cho.

Sedangkan di dalam, Kyuhyun dan Jihyun malah sibuk saling mengerjai satu sama lain tanpa tahu bahwa mereka menjadi pusat perhatian sesaat.

“geumanhae kucing… lebih baik kau istirahat…”kata Kyuhyun akhirnya setelah kalah debat dengan Jihyun.

“arrasoe tuan beruang…”.

=

Meski hubungan Jihyun dan Kyuhyun tak bisa di bilang baik, setidaknya ada kemajuan yang cukup pesat untuk mereka berdua. Mereka yang memiliki sifat evil itu ternyata sangat cocok dalam menjerumuskan orang lain dalam kesalahan besar.

“kau sudah menghubunginya ?”tanya Jihyun sambil memainkan kacamata yang tergeletak tak berdaya di atas pangkuannya.

“sudah. Kau tenang saja, aku yakin Donghae hyung akan datang.”sahut Kyuhyun sambil menatap layar ponselnya.

Cukup lama mereka terdiam dalam kebosanan,

“itu dia…!”seru Kyuhyun sambil menunjuk keluar kaca jendela mobilnya.

Di sana terlihat jelas Donghae berlari terburu-buru dengan pakaian yang tak bisa di bilang rapi dan segera menghampiri seorang yoeja yang merupakan kakak tiri Jihyun, Kim YoonJu.

Meski tak terdengar dengan jelas apa yang dibicarakan Donghae dengan YoonJu, namun dapat terlihat dari wajah mereka bahwa mereka baru saja sadar telah di permainkan oleh orang terdekat mereka.

“aigooo, mereka ke sini…”seru Jihyun saat melihat Donghae dan YoonJu sepertinya menuju mobil Kyuhyun, tempat mereka sejak tadi mengawasi.

Dengan cepat Kyuhyun menarik pedal gas dan membuat porche dark blue itu meluncur dengan bebas dan tak menghiraukan makian dan sumpah serapah dari Lee Donghae maupun Kim YoonJu.

Di sisi lain,

“dia sudah dewasa, tak seharusnya kita mencampuri urusan asmaranya…”kata seorang pria yang sudah cukup tua,

“tapi aku hanya ingin yang terbaik baginya. Setidaknya aku ingin melihat dirinya menikah sebelum aku tiada…”

“dia akan menolaknya, aku tahu pasti sifatnya…”

“kita menjodohkannya dengan pria tampan dan mapan, bukan dengan pria hidung belang. Setidaknya pasangannya itu takkan bisa menyakiti Erza kita dengan keadaan ini.”

“tapi…”

“aku sudah bicara padanya saat di Korea, dan dia belum memiliki pacar ataupun calon suami. Jadi aku sudah memutuskan, dia harus menerima…”

“bisakah kau tidak egois ? apa kau tidak memikirkan bagaimana perasaan Erza ? juga ayahnya ?”

“aku melakukan ini demi kebaikan Erza, semakin cepat ia menikah, semakin cepat ia lepas dari ayahnya. Apa kau tak menyadari bahwa Erza semakin kurus dan tak terawat ? dan bisakah kau memikirkan bahwa selama 1,5 tahun ini dia sendirian di Korea bekerja dan ayahnya sibuk dengan istri barunya di Inggris ? bagaimana bisa kau membiarkan cucu mu bekerja keras. Bagaimana aku bertanggung jawab dengan puteri kita nanti ? Fellicia pasti kecewa dengan kita..”

Suara wanita yang cukup tua itu terdengar memilukan, membuat sang suami akhirnya menghembuskan napas gusar dan membiarkan sang istri berbuat apapun yang diinginkannya selama masih dalam batas wajar.

=

“hey, kau seharusnya membayarku melakukan pekerjaan yang rumit ini…”keluh Jihyun sambil memangkas beberapa bagian cabang yang sudah tua untuk menumbuhkan cabang baru yang muda nantinya.

Kini Jihyun sedang berada di kediaman keluarga Cho, tentu saja atas jemputan sang tunangan yang memanfaatkan kepintaran sang calon istri untuk menata kembali halaman belakang kediaman keluarga Cho.

“kau calon istriku, menjadi calon istri seorang Cho Kyuhyun yang tampan, mapan, suksess dan jenius merupakan bayaran yang setimpal atas pekerjaan mu itu..”sahut Kyuhyun yang masih duduk santai di gazebo sambil memperhatikan Jihyun yang terus memangkas beberapa tanaman sambil mengomel.

“aiiishh…”terdengar desisan Jihyun kesal karena paha kirinya tergores duri Rainbow Rose yang berada di sampingnya sehingga menyebabkan darah segar mengalir meskipun tak cukup banyak.

“yakkkk… apa kau tak bisa hati-hati…”seru Kyuhyun kesal sambil setengah berlari menghampiri Jihyun.

“ahjumma, ambilkan kotak obat….”teriak Kyuhyun lalu menarik Jihyun untuk duduk di kursi yang tak jauh dari sana.

“kenapa kau begitu ceroboh haa…”kata Kyuhyun yang tersirat akan kekhawatiran.

Hubungan Kyuhyun dan Jihyun memang semakin mengalami kemajuan walaupun selalu di iringi pertengkaran dan perdebatan yang tiada habisnya. Namun, saat mereka bekerja sama dalam mengerjai seseorang, maka bersiaplah untuk jatuh ke jurang paling dalam karena mereka berdua sama-sama tak memiliki perasaan untuk hal semacam kasian.

“apa kau selalu terluka saat bekerja ? kau selalu merepotkan orang lain..”keluh Kyuhyun sambil membersihkan luka Jihyun dengan antiseptic.

“aiish, itu gara-gara kau Tuan Beruang. Kau menjemputku saat jadwalku di kantor, tentu saja aku hanya mengenakan rok pendek, bukan pakaian dinasku… dan peralatan mu tak lengkap, membuatku harus menahan gatal karena alergi…”sahut Jihyun lalu mengambil kapas yang berada di tangan Kyuhyun dan membersihkan sendiri luka goresan di pahanya.

“yak.. apa yang kau lihat.. byeontaii…”cibir Jihyun dan tentu saja membuat Kyuhyun membulatkan matanya karena tak terima di sebut mesum.

“yaaaaa..!, tubuhmu bahkan tidak bagus… kau kecil, pendek dan kurus…”kata Kyuhyun lalu meninggalkan Jihyun dengan kesal.

“aiish, itu lebih baik daripada tinggi seperti tiang listrik dan gemuk…”sahut Jihyun pelan lalu kembali fokus mengobati luka-nya.

Kyuhyun P.O.V

Halaman belakang rumahku terlihat lebih cantik dan terawat setelah mendapat sentuhan darinya. Ckckck, dia memang bisa di andalkan dalam urusan tanam menanam daripada tukang kebun keluargaku. Kini dia sedang asyik memakan pudding dan juice mangganya. Dia memang sungguh kekanakan, tak salah jika ayahnya pernah mengatakan padaku bahwa dia memiliki sifat childish.

“Tuan, ada nona Kim YoonJu di ruang tamu…”

Pemberitahuan Jung ahjumma membuatku heran, tumben sekali kakak tiri dari Jihyun itu mampir ke sini. ku lihat Jihyun juga heran. Baru saja aku hendak menyuruh Jung ahjumma untuk membiarkannya ke sini, namun YoonJu sudah datang. Bisa ku lihat dari matanya yang tidak bersahabat. Ada masalah lagi ? setahuku terakhir kali aku mengerjainya yaa saat menyuruhnya masuk dalam rumah hantu saat di taman hiburan, tapi itu sudah lama sekitar 2 minggu yang lalu. Itu pun dia bersama Donghae hyung.

“Yakkkk Park Jihyun-ssi… kau pikir kau siapa hah ?! kenapa semua tagihan apartemen, listrik dan air tertuju padaku…!”teriakannya benar-benar membuat telingaku sakit. Ku lihat ekspresi Jihyun tenang seperti biasanya menghadapi sang kakak tiri.

“aku adalah Park Jihyun, anak dari suami eomma mu. Dan semua tagihan itu memang untukmu. Aku sudah berhenti tinggal dengan mu sejak bertunangan dengan Kyuhyun 3 bulan lalu. Apa aku yang memakai apartemen itu ? apa aku yang menggunakan listrik di sana ? apa aku yang memakai air di sana ? aniyaa… Dan bukankah kau mendapat uang saku dari ayahku setiap bulannya ? lalu kenapa aku harus membayar semua itu ? selama kau tinggal denganku, aku selalu memenuhi kebutuhanmu di Korea. apa kau tidak malu di umurnya yang sudah 27 tahun itu bergantung pada yoeja yang masih 22 tahun ?”

Rentetan perkataan Jihyun mampu membungkam YoonJu. Dan aku tak menyangka bahwa selama ini YoonJu hanya menumpang hidup dengan Jihyun, pantas saja Jihyun bersikeras pindah tempat tinggal setelah bertunangan denganku dengan alasan dia wanita yang memiliki tunangan. Apa gajinya menjadi model tak cukup ? setahuku gaji model bahkan lebih besar dari gaji para pegawaiku bahkan lebih besar dari gaji Jihyun yang hanya merupakan pegawai sipil.

“Park Jihyun…noe…”geram YoonJu sambil berjalan maju menghampiri Jihyun.

“wae ? kau ingin mengadukan ini pada eomma mu dan membuat ku kembali tinggal bersama mu ? bermimpi saja kau Kim YoonJu..”

YoonJu semakin mendekat kepada Jihyun dengan ekspresi geram dan sontak aku berdiri di depan Jihyun yang masih santai bersandar di kursi malas.

“mwo haneun goya ? jangan membuat masalah di kediamanku Kim YoonJu-ssi, meskipun kau adalah eonni-nya Jihyun, tapi aku tunangannya. Aku tak bisa membiarkan tunanganku berakhir di tanganmu..”kataku pelan, berharap YoonJu segera menyingkir dari hadapan ku. aku cukup kesal dengannya setelah mendengar tingkahnya yang sesukanya itu padaku tunanganku.

Omo, apa yang aku pikirkan ? tunanganku ? sejak kapan aku melabeli Jihyun dengan kata itu ? apa aku menyukainya ? ah ani, aku bahkan lebih dari sekedar menyukainya sekarang ini. aku mencintainya tanpa ku sadari. Jihyun seolah mampu menjadikan dirinya sebagai poros kehidupanku selama beberapa waktu ini.

“minggir Kyuhyun-ssi…”desis YoonJu geram, tentu saja aku takkan menuruti perkataannya. Bagaimana bisa aku membiarkan Jihyun berhadapan dengan YoonJu ? Jihyun tentu kalah dari segi fisik. Jihyun mungil seperti anak-anak, sedangkan YoonJu ? dia mempunyai tubuh semampai.

“apa kau ingin mencoba adu fisik dengan ku Kim YoonJu ? aku pikir kau lupa dengan kejadian perkelahian di Inggris 3 tahun lalu, jadi apa kau mau merasakannya lagi indahnya rumah sakit ?”

Perkataan Jihyun sukses membuat YoonJu kesal dan langsung meninggalkan tempat ini tanpa ku suruh. Jihyun pun sukses membuatku bingung dengan ucapannya. Ada apa pada perkelahian itu ? apakah Jihyun yang membuat YoonJu masuk rumah sakit ?

“jangan di pikirkan karena kau mungkin akan salah mengartikannya…”kata Jihyun lalu pergi,

“eoddiga ?”tanya ku sambil berusaha mengejarnya.

“pulang…”

“biar ku antar..”

“aniyaa.. aku sudah di jemput…” jawabnya tak terbantahkan.

Aku heran, dia tak pernah ingin ku antar dan sampai sekarang aku tak tahu dia tinggal di mana sejak 3 bulan yang lalu. Aku selalu bertemu dengannya di kantornya. Dan dia selalu di jemput oleh mobil mewah. kadang aku merasa seperti tak mengenal Jihyun ketika ia seolah menyembunyikan sesuatu.

Author P.O.V

Jihyun tinggal di kediaman keluarga ibunya, di daerah elite Gangnam bersama sepupunya, Lee Sungmin dan Lee Taemin dan juga puluhan housekeeper yang merawat dan menjaga rumah besar itu.

“kau datang terlambat lagi, dari mana saja kau ?”tanya Sungmin yang entah sudah sejak kapan duduk di ruang tamu seolah menunggu kedatangan Jihyun.

“aku bekerja…”sahut Jihyun cuek lalu melemparkan tas selempangnya di sofa.

“sudah ku bilang untuk berhenti bekerja, aku akan memberikan berapapun yang kau mau. Kau hanya perlu merawat dirimu. Apa kau tak tahu bahwa halmonie dan harabojie selalu memarahiku dan Taemin karena kau masih kurus ?”

“itu urusan kalian Oppa, aku hanya menjalani hidupku dengan senang. Dan kurus ? hey, tubuhku ini termasuk ideal. Kau ingin aku gendut seperti babi hah ?”seru Jihyun kesal lalu meninggalkan Sungmin yang hanya bisa memijit pelipisnya karena mempunyai dongsaeng yang menyebalkan.

Jihyun P.O.V

“Erza… halmonie punya permintaan untukmu…”

Perkataan halmonie membuatku merinding, bukan karena sepertinya halmonie akan meninggal. Tapi aku merasa sepertinya hal-hal buruk akan terjadi padaku.

“wae geuraeyoe halmonie ?”kataku lalu melepas kacamata baca ku dan meletakkannya di atas buku bacaanku.

Halmonie dan harabojie baru saja datang 2 hari yang lalu dan membuatku terpaksa membolos kerja ataupun menolak ajakan dari si tuan Beruang itu untuk ke Lotte World. Padahal aku sangat ingin ke sana menikmati berbagai wahana yang menyenangkan.

“halmonie ingin kau menikah dengan kenalan halmonie…”

“WHAT ???” oke, kali ini aku merasa jatuh ke dasar jurang saat mendengar permintaan halmonie yang tak masuk akal. Apa halmonie ingin menjodohkan ku juga ? bahkan aku belum tahu kelanjutan hubunganku dengan Kyuhyun sehingga aku tak pernah bercerita kepada keluarga eomma ku tentang perjodohan yang dilakukan appaku. namun sepertinya keputusanku untuk bungkam itu salah besar karena halmonie mengira aku masih single.

“hajimaa…”

“jeball Erza-ya, ini permintaan terakhir halmonie. Setelah itu kau bebas melakukan apapun, bahkan halmonie takkan memaksamu bekerja di perusahaan lagi. Halmonie hanya ingin kau menikah…”

Menikah ? bahkan ini lebih gawat dari pertunangan. Oettokhe ? aku memijit leherku yang tegang karena semua masalah ini. belum lagi masalah Kim YoonJu yang menyebalkan, dia terus meneror ku di kantor dan membuat banyak persepsi seolah aku adalah adik tak bertanggung jawab.

Author P.O.V

Sementara itu di sisi lain,

“Mworagoyoe ??? eomma, appa, apa maksudnya ini ?”seru Kyuhyun tak percaya.

“mianheyoe adeul-ah, kau tahu sendiri bahwa Grand Europa merupakan perusahaan sangat besar, dan appa tak mampu menolaknya adeul-ah karena ini merupakan permintaan dari Presdir sendiri. Dia datang ke kantor appa dan meminta perjodohan denganmu.”

“appa sudah menjelaskan bahwa kau memiliki tunangan, namun Presdir tetap memaksa karena permintaan sang istri dan juga karena wasiat puterinya yang telah meninggal.”

Perkataan Tuan Cho membuat Kyuhyun seolah terdampar di pulau tak berpenghuni, hampa. Baru saja ia merasakan indahnya cinta dengan orang yang dicintainya, baru saja ia menemukan sosok pendamping yang cocok untuknya, baru saja ia berencana melamar Jihyun dengan romantis, namun semua harus kandas dengan satu permintaan konyol ayahnya.

“lalu bagaimana dengan Jihyun ?”lirih Kyuhyun pelan, berharap bahwa ayahnya mampu mencari solusi lain dan mempertahankan pertunangannya.

“kami sudah membicarakannya dengan keluarga Park, mereka awalnya kaget, namun akhirnya memakluminya dan menyerahkan semuanya padamu untuk memutuskan hubungan karena Tuan Park kurang dekat dengan Jihyun sejak insiden ibunya meninggal. Dan ibu tiri Jihyun seperti musuh bagi Jihyun, jadi kau saja yang bicara.”

Kyuhyun menghela napas panjang, mencoba mengurangi beban berat yang menimpa hatinya. Namun nyatanya rasa sesak itu masih ada dan malah membuat kesulitan bernapas.

‘oettokhe ? Jihyun-ah, haruskah aku melupakan mu ? bahkan aku baru saja memesan cincin pernikahan kita’

=

Sepasang manusia itu berhadap-hadapan dengan tenang. Jika dulu mereka selalu punya alasan untuk bicara atau bertindak evil, maka kali ini keduanya seolah kehabisan kata-kata. Padahal ada banyak kata yang ingin di ungkapkan, namun semua seolah hilang oleh kenyataan yang harus mereka hadapi.

“bagaimana kabarmu ?”tanya Jihyun canggung,

“buruk, kau ?”tanya Kyuhyun berharap Jihyun juga merasakan hal yang sama dengannya sehingga ia akan memiliki alasan yang kuat untuk menolak perjodohannya nanti dengan cucu Presdir Grand Europa.

“seperti yang kau lihat..”kata Jihyun. penampilan Jihyun terlihat lebih rapi, tentu saja karena sang halmonie mendatangkan beberapa fashioner untuk mengatur pakaian Jihyun.

“mianhe…”kata Kyuhyun menunduk, tak sanggup menatap manik mata Jihyun terlalu lama karena ia akan semakin tenggelam dalam pesona seorang Jihyun dan mungkin takkan mampu melepaskannya lagi.

“wae ?”

“saranghandago…”

“mwo ? apa yang salah dari mencintaiku sehingga kau meminta maaf…?”tanya Jihyun berusaha tegar walaupun terdengar jelas suaranya bergetar karena menahan rasa sakit dan sesak di dalam dadanya.

Mereka sama-sama tahu tujuan dari pertemuan ini adalah pembatalan pertunangan yang di lakukan oleh kedua orang tua mereka. haruskah mereka ikut dalam arus yang di ciptakan oleh kedua orang tua mereka ? atau mereka membuat gelombang baru untuk melawan arus yang semakin deras ?

“Jihyun-ah…”

“na do…”potong Jihyun dan membuat Kyuhyun segera menatap Jihyun, memastikan apakah yang di ucapkan Jihyun adalah benar-benar, dan Kyuhyun bisa melihat kesungguhan itu dari bola mata cokelat terang milik Jihyun.

“apa kau mau berjuang bersama ku mempertahankan uri sarang ?”tanya Kyuhyun tanpa ragu sambil menggenggam tangan Jihyun seolah menyalurkan kekuatan cintanya di dalam setiap genggamannya.

“of course…”sahut Jihyun dengan senyuman yang terpatri di bibirnya.

Kini mereka bersiap menghadapi keluarga masing-masing dan mengutarakan perasaan mereka yang sebenarnya walaupun mereka tak tahu seperti apa hasilnya. Tapi bukankah cinta perlu perjuangan dan pengorbanan besar ? kita takkan tahu hasilnya sebelum mencoba dan mencoba.

=

“Cho Kyuhyun, mengertilah. Ini bukan hanya menyangkut keluarga kita. Ini juga menyangkut kelangsungan perusahaan kita, Cho’s Property. Bagaimana bisa kau melawan perusahaan sebesar Grand Europa ? apa kau tak memikirkan bagaimana nasib para pegawai kita yang sudah bekerja belasan tahun ?”kata Nyonya Cho mencoba memberikan pengertian kepada anak bungsunya.

“aku mencintai Jihyun eomma, appa. Aku ingin menikah dengannya… ku mohon izinkan kami menikah… aku akan berusaha dan bekerja keras untuk perusahaan kita.”kata Kyuhyun lemah karena sudah lelah berdebat dengan orang tuanya dan juga noonanya.

“Jihyun-ah, maafkan aku dan istriku mengucapkan hal ini, tapi kami memang tak berkuasa menolak permintaan dari investor besar kami. ku mohon mengertilah…”kata Tuan Cho dan tentu saja membuat hati Jihyun tak tega.

‘bagaimana bisa aku egois dan menghancurkan kerja keras keluarga Cho selama puluhan tahun ini.’

“appa…!”potong Kyuhyun.

“aku minta maaf Jihyun-ah membuat mu terjebak dalam situasi menyulitkan ini karena aku yang merekomendasikanmu kepada keluargaku. Ku harap kau bisa mengambil keputusan yang tepat..”kata Ahra lalu beranjak dari sana.

Sedangkan Jihyun bergelut dengan pikirannya.

“kami bukan anak-anak lagi Tuan dan Nyonya Cho…”kata Jihyun lalu pergi tanpa pamit meninggalkan keluarga Cho penuh dengan pertanyaan akan maksud kata-katanya tadi.

“Jihyun-ah…”lirih Kyuhyun dan hanya membiarkan Jihyun pergi karena ia sendiri tak mampu mengartikan perkataan Jihyun.

Jihyun P.O.V

Bolehkah aku menangis ? rasanya sesak dan sakit. Oksigen ku seolah di ambil paksa. Sekeras apapun aku berjuang, sepertinya semua tetap takkan berubah. Aku mencintai Kyuhyun, sangat. Tapi apa yang bisa ku perbuat ? bertahan di sisinya sampai akhir dan membiarkan banyak orang rugi atas hubungan kami ? atau berpisah dan membiarkan diriku tenggelam lagi dalam duka yang mungkin tak ada penyembuhnya ?

“waeyoe Jihyun-ah ? kenapa kau menangis ?”

Sialnya air mata ini tak bisa berhenti mengalir, dan bisa ku lihat wajah panik Minna dan Jisoo karena sesakit apapun diriku, aku takkan menangis. Dan kali ini aku menangis karena luka, bukan luka berdarah, namun mampu membuat ku menangis.

“appahayoe…hiks…jinjjaa…”tangisku semakin tak bisa ku bendung. Rasa sakit itu semakin terasa saat aku membayangkan wajahnya. Oh My, bagaimana bisa aku terjebak cinta gila kepada lelaki yang berkepala 3 ? aku bahkan seperti anak remaja yang menangisi orang yang dicintainya.

“eoddiya appha ? malhaebwa Jihyun-ah… jangan membuatku takut… apa aku harus menghubungi Kyuhyun ?”

Aku menggeleng keras.

“waeyoe ? bagaimana bisa aku tahu kau kenapa jika kau begini ?”suara Jisoo ku dengar tak sabar.

“Kyuhyun…kami putus…”ucapku akhirnya dan aku merasa kepala ku berat dan gelap.

Author P.O.V

“yaa…. Jihyun-ah…!”seru Minna dan Jisoo panik.

Minna dan Jisoo segera membawa Jihyun ke rumah sakit dan menghubungi keluarganya Jihyun.

“siapa yang kau hubungi ?”tanya Minna kepada Jisoo,

“aku sudah menghubungi appa-nya, tapi sialnya Kim YoonJu yang menjawab. Aku tak tahu bahwa YoonJu ada di Inggris.”

“lalu ?”

“aku menghubungi Taemin dan Sungmin…”

“aiissh, kau akan mendapat amukan dari Jihyun karena saat Sungmin tahu, maka halmonie dan harabojie Jihyun pasti akan tahu..”gerutu Minna.

“yaa, na oettokheyoe…? Aku juga panik, dia tak demam, tak ada luka di badannya, tapi dia kesakitan. Dia tak menderita penyakit jantung kan, jadi apa yang membuatnya begitu ?”

“na do mollayoe…”

Pembicaraan Minna dan Jisoo terhenti ketika 2 namja tampan menghampiri mereka.

“Oppaa…”

“bagaimana keadaan Jihyun ? apa yang terjadi padanya ?”kata Sungmin sambil mengatur napasnya karena berlari sepanjang lorong rumah sakit.

“na do mollayoe oppa. Tapi dia kesakitan dan katanya dia putus dengan tunangannya…”cicit Jisoo.

“Mworago ? Tunangan ???!”seru Sungmin tak percaya.

“Oppa mollayoe ?”tanya Minna dan Jisoo tak kalah kaget karena sampai sekarang Jihyun menyembunyikan pertunangannya dari keluarga besar ibunya.

“tunangan kau bilang ? Jihyun memiliki tunangan ? dia bahkan tak bercerita apapun selama 3 bulan kami tinggal bersama…”kata Taemin heboh.

“nee, dia dijodohkan oleh Park ahjussi dan ibu tirinya itu. aku pikir Oppa dan keluarga oppa tahu soal ini karena hampir setiap hari mereka bersama.”

Sungmin memijit pelipisnya karena pusing mendera setelah mendengar berita mengejutkan itu, sedangkan Taemin malah tersenyum malu-malu menatap Minna.

Tak lama kemudian setelah keheningan cukup lama, dokter yang menangani Jihyun keluar.

“gwenchana, dia hanya syok. Ini biasa terjadi pada orang yang menderita sakit hati…”kekeh Dokter itu karena tak ada masalah pada tubuh Jihyun, mungkin hanya satu penyebabnya yaitu perasaannya.

“sakit hati ?”tanya Taemin bingung,

“matanya sembab membuktikan bahwa dia sudah lama menangis. Tak ada luka fisik dan semua organ dalamnya normal. Mungkin psikisnya yang terguncang. Biarkan dia istirahat beberapa waktu, setelah itu dia boleh pulang..”kata Dokter itu lalu pamit pergi.

=

Jihyun kini berdiam diri di dalam kamarnya di kediaman keluarga Lee. Tak ada yang di lakukannya selain berdiam diri. Semua keluarga Lee sudah mencoba membujuk Jihyun untuk bicara dan meluruskan beberapa kesalahpahaman dan masalah yang ada. Namun Jihyun seolah bungkam, membuat keluarga Lee semakin khawatir karena Jihyun tak mau makan.

“panggil keluarga Park ke sini, mereka harus bertanggung jawab atas semua ini…!”perintah harabojie Jihyun tak terbantahkan. Kesabaran Tuan besar Lee sudah habis menghadapi cucu kesayangannya itu sehingga ia harus mencari tahu sendiri masalah itu kepada keluarga Jihyun yang lain.

“Lee Sungmin, cari tahu siapa tunangan dari Erza dan bawa dia ke hadapan ku besok…!”

“Lee Taemin, bujuk dongsaengmu untuk makan. Jika dia tak mau makan, maka kau tak boleh makan…”

Perintah Nyonya besar Lee tentu saja membuat Taemin kalang kabut.

“halmoniiiee… bagaimana bisa kau seperti ituuuu…”seru Taemin tak terima dan langsung menuju ke lantai atas, ke kamar Jihyun untuk memberi pelajaran kepada dongsaengnya itu. tentu saja ia akan menggunakan cara licik untuk membuat sang dongsaeng menyantap makanannya.

=

Keluarga Park di Inggris cukup terkejut mendapat panggilan dari keluarga besar McGaret dan diminta berangkat ke Korea saat itu juga.

“SangHyun appa.. apa yang kau lakukan sehingga berurusan dengan keluarga McGaret ?”tanya YoonJu yang tak bisa menutupi rasa penasarannya kepada ayah tirinya itu.

Sebagai model, YoonJu tentu tahu lingkungan kelas atas seperti apa, dan YoonJu sangat amat memuja Lee Sungmin, salah satu keturunan McGaret yang merupakan direktur tempat agency-nya bernaung dengan nama barat Steven Vincent McGaret. Keturunan McGaret merupakan keturunan yang bisa di pastikan kaya raya karena semua keturunan McGaret merupakan pebisnis kelas dunia dari berbagai bidang yang menguntungkan.

“tentunya ini berhubungan dengan Jihyun. YoonJu-ah, apa kau memperlakukan adik mu dengan baik selama di Korea ?”tanya Tuan Park.

“mwo ? apa hubungannya ? n..ne, tentu saja aku memperlakukan dia dengan baik. dia kan yoedongsaengku appa…”kata YoonJu berusaha menutupi kegugupannya.

Nyatanya selama 1,5 tahun tinggal bersama, YoonJu tak pernah berbuat baik kepada Jihyun dan hanya memusuhi Jihyun. bagaimana reaksi YoonJu jika mengetahui kebenaran tentang Jihyun ?

@McGaret’s Home

Kediaman mewah milik keluarga McGaret atau keluarga Lee itu terasa mencekam bagi keluarga Park yang baru saja datang. Sesaat setelah sampai di Airport Incheon, mereka langsung di jemput oleh supir keluarga Lee dan menuju kediaman keluarga Lee di Gangnam, Seoul.

“anneyongsimnikaa Tuan, Nyonya Park dan juga YoonJu-ssi. Steven Nikky McGaret imnida, tapi anda bisa memanggil saya Taemin. Silahkan beristirahat dulu. Harabojie dan halmonie masih dalam perjalanan. Silahkan ikuti para maid ini, mereka akan mengantar anda untuk istirahat..”kata Taemin sambil tersenyum ramah.

Mata YoonJu menatap Taemin tak berkedip.

‘mengapa keturunan keluarga Lee begitu tampan…’jerit YoonJu dalam hati.

Tuan, Nyonya Park di antar menuju kamar di lantai dasar, sedangkan YoonJu di antar langsung oleh Taemin ke lantai 2 karena kamar di lantai 2 lebih minimalis. YoonJu yang melihat dekorasi kediaman keluarga Lee itu hanya bisa berdecak kagum karena keindahan dan kemewahan dari ornament dan juga segala desain yang menghiasi dinding dan lantai.

“igoo…”kata-kata YoonJu terpotong ketika melewati sebuah pintu kamar yang bercat biru dengan gambar bunga lavender yang 3dimensi dan menimbulkan harum lavender seolah gambar itu nyata. Dekorasi pintu itu nampak mencolok di banding dekorasi yang lain yang menampilkan kesan elegan.

“aah, itu kamar yoedongsaengku. Pintu kamar itu di desain khusus oleh imo ku sejak ia baru berumur 7 tahun dan tak berubah sampai sekarang meskipun kami sudah beberapa kali merombak tampilan rumah ini.”sahut Taemin menjawab kebingungan YoonJu.

“naah, kamar anda di sini YoonJu-ssi. Selamat beristirahat…”kata Taemin meninggalkan YoonJu di depan pintu kamar paling sudut rumah itu.

YoonJu memasuki kamar itu dan kembali berdecak kagum melihat desain dan ornament di kamar itu.

Sementara itu di sisi lain,

“apakah ini benar kediaman Kyuhyun ?”tanya Sungmin kepada penjaga rumah yang sedang bertugas itu.

“nee, nuguseyoe ?”tanya satpam itu sambil memperhatikan penampilan Lee Sungmin yang terlihat menawan dan mewah.

“Lee Sungmin imnida. Bisa saya bertemu Kyuhyun ?”tanya Sungmin lagi,

“jesonghamnida Tuan, Tuan muda sedang berada di kantor untuk saat ini. ada keperluan apa anda mencari tuan muda ? maaf jika saya lancang.”

“ah, aniyoo.. kuge, ini berhubungan dengan yoedongsaengku. Katanya Kyuhyun mempunyai tunangan kan ? tunangan Kyuhyun itu yoedongsaengku, dan dia sedang sakit. Bisakah anda memintanya pulang dan bertemu dengan ku ?”

Satpam itu terkejut mendapati kerabat dari tunangan majikannya itu terlihat sangat modis dan elegan, sangat berbeda dengan tampilan tunangan sang majikan yang terlalu biasa.

“ne, silahkan masuk Tuan Sungmin.”

=

Tuan, Nyonya Park dan YoonJu kini duduk di ruang makan bersama keluarga Lee. Cukup canggung suasana ini mengingat wajah Nyonya Besar Lee sangat oriental barat, sedangkan Tuan besar Lee sangat asia.

“silahkan di nikmati makan malamnya Park SangHyun…”kata Tuan besar Lee membuka suara.

“n..ne aboniem…”kata tuan Park dengan sungkan.

Kini berkelebat di otaknya YoonJu kenapa ayah tirinya memanggil tuan besar Lee itu dengan sebutan aboniem. Apa Sanghyun adalah anak angkat dari keluarga Lee ? kalau iya, kenapa marganya berbeda dan kehidupan mereka biasa-biasa saja ?

“Jihyun eoddisoyoe ?”tanya Tuan Park bertanya,

“nikmati makan malam ini dulu dengan tenang, baru setelah itu kita berbicara tentang Jihyun.”kata Tuan besar Lee dan membuat semuanya hening.

Di akhir acara makan malam itu, bisa terdengar jelas teriakan seorang yoeja.

“lepaskannn Lee Taemin… atau aku akan membunuhmu…! Sudah aku bilang bahwa aku tak ingin makan… kenapa kau memaksaa ku…!”seru suara yoeja itu terdengar semakin jelas dan semakin mendekat.

“Jihyun-ah…”kata Tuan Park kaget melihat tampilan Jihyun yang berantakan. Dia hanya mengenakan piyama bergambar anime-nya dengan rambut di gelung asal. Matanya memperlihatkan bahwa ia sangat kelelahan dan badannya terlihat semakin kurus.

“kau bisa lihat sendiri Park Sanghyun… apa yang menyebabkan puterimu seperti ini ?”kata Nyonya besar Lee dan membuat kerutan di dahi YoonJu semakin banyak karena tak mengerti dengan keadaan yang ada.

“ku dengar kau menjodohkan Jihyun dengan lelaki pilihan mu ? lihatlah dia, dia semakin menderita karena ulahmu. Bagaimana bisa kau bertanggung kepada Fellicia nantinya ?! Jelaskan apa yang terjadi sekarang Park Sanghyun…”lanjut Nyonya besar Lee.

“n..ne eommonim… saya memang menjodohkan Jihyun dengan anak kenalan saya eommonim. Tapi itu sudah berakhir. Pertunangan mereka batal beberapa waktu yang lalu atas kesepakatan bersama…”kata Tuan Park mencoba tenang walaupun dalam hati ia sangat khawatir melihat keadaan puterinya seperti itu.

“halmonie, harabojie, untuk apa kalian mendatangkan mereka ke sini ? aku tak menyukai mereka di sini…”kata Jihyun pelan dan terdengar putus asa.

“Jihyun-ah…”panggil Tuan Park kecewa karena puterinya sendiri menolak kedatangannya.

Mata YoonJu semakin membulat karena ia baru menyadari satu hal setelah percakapan Jihyun tadi. Jihyun adalah keturunan McGaret, sama seperti Lee Sungmin dan juga Lee Taemin. Dan kini YoonJu merasa bodoh karena telah datang ke sana karena ia baru saja masuk kandang singa.

“aku mencintainya… kenapa kau setuju memutuskan hubungan kami ? setelah kau memaksa ku bertunangan dengannya dan aku sudah jatuh dalam pesonanya, kenapa kau harus memisahkan kami ? kenapa kami bersama dengan alasan bisnis mu dan kami harus berpisah dengan alasan bisnis orang tuanya ? bisakah kami selalu bersama dengan alasan kami saling mencintai ?”

“appaa… aku tak pernah meminta apapun kepadamu setelah eomma tak ada, aku selalu menuruti kemauan mu walaupun bibirku berucap tidak. Tapi apa kau mengerti dengan perasaan ku ini ? aku terlalu lelah untuk mempertahankannya tapi tak ada yang mendukungku. Aku lelah hidup sendirian tanpa sandaran…hiks…”

Kalimat demi kalimat yang Jihyun lontarkan menohok perasaan semua orang yang ada di sana, bahkan sang nenek pun ikut meneteskan air mata atas penderitaan sang cucu selama ini yang tidak ia ketahui. Mereka pikir Jihyun bahagia hidup dengan ayahnya, namun kenyataannya ia menderita batin

“seharusnya aku membawa mu saat ibumu meninggal Erza-ya…”lirih sang halmonie.

Namun suasana dramatis itu tak berlangsung lama, suasana itu terganggu dengan kedatangan Sungmin dan sikap konyolnya itu,

“omo… apa kalian baru saja melihat drama titanic ?”kata Sungmin tanpa menyapa dulu karena ia melihat Jihyun dan neneknya menangis,

“yaakk.. hyung… kau tidak sopan……!”kata Taemin yang merasa hyung-nya itu bertindak tidak sopan di depan para tamu dan kakek neneknya.

“Jihyun-ah, oppa sudah tahu masalahmu dan oppa membawa solusinya langsung…hahaha..”kata Sungmin dengan senang lalu memperlihatkan deretan gigi kelincinya.

“musunsuriya hyung ?”kata Taemin bingung.

“hey… masuklahh ke sini… pujaanmu menunggu…”teriak Sungmin dan tentu saja membuat Tuan dan Nyonya besar Lee mendelik kesal kepada cucu mereka yang terlihat tak sopan itu.

Dan nampaklah seorang pria dengan setelan jas kerja masuk ke ruang makan itu.

“Kyu…hyun ?”ucap Jihyun tak percaya dengan penglihatannya.

“ne… na-ya…”ucap Kyuhyun dengan senyuman lebar.

“jinjjayoe ?”tanya Jihyun tak percaya.

Kyuhyun mendekati Jihyun dan memeluknya,

“apa kau pikir ini mimpi ? kalau begitu, tutup matamu dan buka kembali matamu. Apa aku masih ada atau menghilang ?”

Jihyun menuruti ucapan Kyuhyun, dan saat ia membuka matanya nyatanya Kyuhyun masih memeluknya.

“you real…”kata Jihyun melepas pelukan sambil tersenyum lega.

Tuan dan Nyonya Besar Lee bernapas lega melihat cucu perempuan mereka tersenyum untuk pertama kali sejak keluar dari rumah sakit.

“jadi dia yang menyebabkan kau uring-uringan ? aigooo, aku bahkan lebih tampan…”cibir Taemin dan langsung mendapat delikan dari Jihyun.

“shut up Nikky….!”seru Jihyun tak terima dengan wajah memerah. Ia merasa sangat malu tampil dengan kacau karena 1 orang namja yang ada di depannya ini.

“bagaimana dengan gadis yang akan di jodohkan kepada mu ? apa dia cantik ?”kata Jihyun berubah menjadi sendu,

“aigooo. Yoeja yang akan di jodohkan denganku tidak cantik, namun sangat manis dan menggemaskan. Ia mempunyai mata bundar, bertubuh mungil, menyukai tanaman, dan yang lebih penting ia merupakan orang yang ku cintai dan bonusnya ia merupakan cucu pemilik Grand Europa..”sahut Kyuhyun.

“mworago ? kau menerima perjodohan itu ???!”seru Jihyun tak percaya,

“Setelah kejadian menyesakkan dan menderita selama beberapa waktu, kau tetap memilih yoeja itu di banding aku ? kau bahkan sepertinya tidak peduli dengan keadaanku, betapa kacaunya aku tanpa mu…”lirih Jihyun tak percaya dan hampir menangis lagi.

“maksudnya itu kau Stephany Erza McGaret. Kau yang akan dijodohkan dengan Kyuhyun. apa kau tak tahu bahwa Kyuhyun akan di jodohkan dengan cucu pemilik Grand Europa ? dan apa kau tak tahu bahwa kau adalah cucu pemilik Grand Europa ? aiish, bagaimana bisa kau begitu frustasi akibat dirimu sendiri…!”seru Sungmin yang sangat gemas dengan yoedongsaengnya itu.

“Omo…. Apa kau putera pemilik Cho’s Property ?”tanya Nyonya besar Lee kaget.

“nee Nyonya McGaret. Na neun Cho Kyuhyun imnidaa… bangeupsumnida…”kata Kyuhyun memperkenalkan diri.

“ige…ige…”kata Jihyun bingung,

“mwoya ?”sahut Sungmin,

“aku adalah cucu pemilik Grand Europa ?”tanya Jihyun dengan tampang lugunya.

Tuan dan Nyonya besar Lee memijit pelipis mereka karena sepertinya kepintaran cucu mereka harus kembali di pertanyakan, sedangkan yang lain hanya melongo tak percaya bahwa Jihyun sendiri tidak tahu bahwa dia berasal dari keluarga konglomerat.

“geroum, kau pikir siapa lagi cucu perempuan kami selain kau Stephany Erza McGaret ? aigooo, ini gara-gara SangHyun membiarkannya kuliah di Oxford dengan jurusan Agriculture, makanya kau terlihat sangat bodoh karena tak mengenali keluarga sendiri..”sahut sang nenek,

“halmoniee…!”seru Jihyun yang tak terima di sebut bodoh dan menyalahkan jurusannya.

“geumanharagoo… lebih baik kita bicara di ruang keluarga bersama Sanghyun dan juga istri dan anaknya…”kata Tuan besar Lee menghentikan keributan dan juga memberikan celah bagi Sanghyun dan keluarganya yang sejak tadi hanya diam menyaksikan perdebatan.

=

Jihyun yang sudah mandi dan cantik seperti biasanya kini duduk malas di samping neneknya. Tampilannya memang lebih memperlihatkan bahwa dia adalah keturunan McGaret, jauh berbeda dengan tampilan kesehariannya saat bekerja.

“aigooo, kau ternyata sangat tampan. Pantas saja uri Erza begitu patah hati ketika putus dengan mu…”kata sang halmonie membuka percakapan,

“n..ne halmonie. Kamsahamnidaa…”sahut Kyuhyun,

“geroum, pertunangan ini terus berlanjut ?”tanya Sanghyun,

“of course. Tak ada pembatalan pertunangan. Cho Kyuhyun, mampirlah nanti ke sini untuk makan malam bersama keluarga mu sekaligus membahas rencana pernikahan kalian.”sahut Tuan besar Lee.

“ah, aku belum memperkenalkan istri ku kepada aboniem dan eommonim. Perkenalkan ige istri ku, Jung Yoon Ah dan puterinya Kim YoonJu.”

“bangaeupsumnida…”kata Yoon Ah dan YoonJu bersama-sama.

“dan mereka adalah orang tua dari istri ku yang meninggal atau kakek dan nenek Jihyun. dan 2 lelaki itu adalah sepupu Jihyun, Lee Sungmin dan Lee Taemin.”

“nice to meet you…”kata Sungmin dan Taemin sambil melambaikan tangan kanan mereka.

Pluk

2 buah bantal mendarat di kepala Sungmin dan Taemin,

“tak sopan….”cibir Jihyun ketika Sungmin dan Taemin memberikan tatapan mematikan mereka.

Jadilah beberapa orang itu berbincang ringan dan suasana menjadi hangat, membicarakan tentang masa depan Jihyun dan Kyuhyun, bisnis di bidang yang sama dan juga beberapa rekomendasi tentang beberapa tempat menyenangkan.

“semoga kita selalu bersama…”kata Kyuhyun sambil tersenyum manis kepada Jihyun.

“nee, semoga saja..”balas Jihyun dengan tampang polosnya.

—END—

10 Comments (+add yours?)

  1. Monika sbr
    May 05, 2015 @ 18:41:33

    Manis banget!!!
    Jihyunnya lucu……

    Reply

  2. manikyuhany
    May 05, 2015 @ 20:43:42

    Seru ,lucu dan bikin greget!berasa kayak nyata!!

    Reply

  3. Iffah Sc
    May 06, 2015 @ 05:07:47

    hai, aku reader baru. salam kenal
    ff-nya bagus. akan bagus lagi kalo bahasa yang di pake satu aja
    ngga papa sih pake kata dlm bhs korea. cuman aku bcanya jadi kurang enak
    tetap semangat menulis ya 🙂

    Reply

  4. esakodok
    May 06, 2015 @ 18:59:38

    aigo aigo…ini bisa jadi royal wedding yakkk

    Reply

  5. cho haneul(tia)
    May 07, 2015 @ 09:37:26

    Ya ampun jihyun tak tahu seluk beluk keluarganya sendiri.. ckckckck
    ahhh lucunya mereka ..pasangan absurd. kekekeke menyebalkan kakak tirinya jihyun itu…kelaut saja kau..

    Reply

  6. Nurul kumala dewi
    May 07, 2015 @ 20:32:13

    Wah,,.seru ne ff,,,tp penyelesaian klimaksny kurang greget!!!!

    Reply

  7. KyuRa
    May 13, 2015 @ 07:25:50

    Ohh my god..
    Bru kali ini gua baca ff si ayah anaknya ngejodohin anaknye krn terlalu kekanakan dan menggemaskan aigoooo -,- mnggemaskan macem gimana sih kekekeke ..
    Aigoo thor-nim ada baiknya ini tuh ada sequelnya dehh.. Ampe dia nikah ama si erza hihihi ..
    Very nice thor-nim !!

    Reply

  8. dhitaacjm78
    May 15, 2015 @ 17:16:20

    Jihyun tuhh antara polos, lemot, sma bodoh y…??? Hahaha :’v

    Reply

  9. fishyhaeni
    Jun 04, 2015 @ 22:28:49

    awalnya kaget bnget knp di batalin
    yaah ternyata sesuai pikiran ku cucu pemilik grand europa yaa jihyun wkwkwk

    Reply

  10. Trackback: Fate Or Destiny | sasyasparkyu

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: