Berpasang-Pasang

Berpasang-pasang

Author            : Putri indah s

Title                : Berpasang-pasang

Cast                : Cho Kyuhyun and her girlfriend

Genre             : Roman

Length            : oneshoot

Rate                : general

Note                : eumm aku author “jendela, rumput dan dia” mau nerusin project pakek bahasa melayu lagi ( tapi masih banyak belajr sih), semoga dapat di terima, mohon bantuannya…

Btw BIG THANKS FOR SUJUFF2010, YOU’RE THE BEST…^^

 ***

Perempuan dan laki-laki, langit dan bumi, manis dan pahit, baik dan buruk, putih dan hitam, surga dan neraka, cinta dan benci, teman dan musuh, pintar dan bodoh, kaya dan miskin, tinggi dan rendah, semua berpasang-pasang….

******

            Aku heran mengapa kebanyakan orang membandingkan kedudukan berdasarkan kasta, toh semua itu memang diciptakan Tuhan seperti itu. Aku tak nak mengungkap siapa diriku sebenarnya karena aku tak nak ini semua terjadi, ia akhirnya mengatakan hal yang paling tidak ingin kudengar.

            “ mengapa kau tega kepadaku?” ujar perempuan di sampingku.

            “ aku? Tega padamu? Kau tahu, aku segaja dusta padamu karena aku tahu semua ini bakal terjadi….” sahutku berang, aku tak habis fikir mengapa ia sekolot ini, kukira reaksinya tak seberlebihan ini.

            “ baiklah, pak cik…. kau nak ungkapkan apa lagi, aku dah siap dengar segala rahasiamu?” muka perempuan di sampingku berubah serius, sedikit merah menahan kemarahan.

            “ dari awal aku nak jujur, tetapi inilah yang kutakutkan. Kau bersifat kolot…. kau tau tak, meskipun aku adalah seorang yang tak habis kau fikir, coba anggap aku seseorang yang sederhana saja!” ucapku panjang lebar, yah…. kukira ia orang yang berbeda. Kukira.

Sudah kufikirkan jauh-jauh hari tentang hal ini, aku mencintainya, kalau ia memang tidak berbeda dari orang-orang kebanyakan, toh aku harus tetap terima karena aku membutuhkannya, tugasku sekarang adalah bagaimana membuatnya percaya. Aku tak butuh perempuan yang cantik, yang beda dari orang-orang lain, kalaupun ia orang yang muluk dan kolot sekalipun jikalau aku mencintainya pasti kan kukejar, seperti ia yang sekarang berada di sampingku, gadis Asia Tenggara dengan kulit sawo matang, ialah yang akhirnya mendapatkan hatiku.

            “ bagaimana aku anggap dirimu sesederhana itu, Kyuhyun?”

            “ coba fikirkan apa yang beda dariku? Apa bedanya kita berdua? kita hanya beda gender, mungkin juga beberapa hal medis lainnya, lepas dari itu kita sama-sama hamba Tuhan. Aku laki-laki dan kau perempuan, kita diciptakan untuk berpasang-pasang, aku yakin kau dah mengerti itu…!!”

            “ perbandingan, kau dah lupa dengan hal itu?” ujarnya lirih, matanya menatapku lekat kali ini, sarat akan kekecewaan.

            “ perbandingan tidak akan pernah ada jika kau percaya, antara perbandingan itu adalah hal yang saling melengkapi, mereka tidak akan menyebut tinggi dan rendah, sebuah perbadingan tetapi itu lah hal yang dinamakan berpasang-pasang….”

Aku melihatnya diam, dan aku pun memberinya ruang untuk merenung sejenak, aku mengerti bahwa ia memang salah satu di antara ribuan orang yang tak suka berhubungan dengan           –katanya- yang tak sederajat dengannya. tapi, persetan dengan hal itu… toh aku dah berusaha menyakinkannya kali ini….

            “ Kyuhyun, aku dah coba fikirkan, tetapi aku tetap tak bisa terima…. jika saja kau mengatakannya dari awal mungkin ini semua tidak berakhir seperti ini…”

Hei, ia menyebut apa? Kata akhir? Tak, aku tak nak semua ini berakhir, walaupun ketika dunia ini benar-benar tidak menerima apa yang sudah kuputuskan, aku akan tetap mempertahankannya. Hei, aku tak nak main-main lagi.

            “ tak, tak! Kau tak boleh bicara seperti itu!” bentakku.

            “ Kyuhyun, kau tahu, kita bagaikan langit  dan bumi, kau jauh di atas sana sedangkan aku di bawah, tidak bisa meraihmu!”

            “ apa kau begitu bodoh hingga tak mampu memcerna apa yang kukatan? Perempuan dan laki-laki, langit dan bumi, manis dan pahit, baik dan buruk, putih dan hitam, surga dan neraka, cinta dan benci, teman dan musuh, pintar dan bodoh, kaya dan miskin, tinggi dan rendah, semua berpasang-pasang…. kalaupun untuk bersama adalah hal yang tabu, toh semua tetap diciptakan untuk berpasang-pasang…. aku mohon mengertilah…!” kali ini emosiku benar-benar memuncak, aku benar-benar tidak suka ia memandangku begitu tinggi hingga dia terlihat begitu rendah.

Bagiku ialah titik tertinggi yang dapat kusentuh di dunia ini.

            “ kau yang harus mengerti, Kyuhyun!  Langit dan bumi itu berbeda…. kita tidak mungkin bersama….”

Sungguh aku dah lelah menjelaskan padanya. “ coba fikir, kalau aku adalah langit, lalu aku bersanding dengan langit juga dan kau adalah bumi, juga memilih bumi untuk pendampingmu, apakah dunia ini akan seimbang, apakah akan tercipta sesuatu yang dinamakan ‘pasangan’ ? tak, kau tak akan pernah menemui hal seperti itu. Yang ada dunia ini hancur! Kau pikir kenapa Tuhan menciptakan seseorang sepertiku dan sepertimu? Karena agar kita bisa bersama!”

Akhirnya, semua sudah kukeluarkan, kalau memang pada akhirnya ia tak dapat kupertahankan, mungkin inilah yang namanya hukum yang berlaku, mulai saat ini –jika saja- memang aku dan dia hanyalah sebuah berbandingan mutlak –langit dan bumi- aku akan percaya ada ruang kasta yang harus kupijaki, yang harus kupercayai adanya.

            “ Kyuhyun, aku dah mengerti apa yang berusaha kau jelaskan padaku, aku mengerti bahwa kau nak meyakinkanku bahwa tidak ada berbandingan jarak ataupun kasta antara kau dan aku, tetapi mengertilah Kyuhyun, bahwasanya sesuatu tidak sesederhana itu. ketika kau menjelaskan perbandingan yang tercipta antara langit dan bumi bukan semata-mata sebauh pembanding yang kolot, tetapi itu adalah sebuah pasangan, aku mengerti benar…. aku hanya, yah begitulah manusia, ketika menyadarimu begitu tingga dan aku…. kau tahulah aku… Aku hanya perempuan yang bahkan entah berasal dari kota antah barantah mana…. aku berusaha menerima, dan aku berusaha percaya. Tuhan telah memberikanku sosok sepertimu, ketika kau mengatakan siapa sebenarnya dirimu, aku sungguh kaget luar biasa..” katanya panjang lebar, aku melihatnya bernafas sejenak “ akupun tahu sebenarnya aku bukanlah sosok yang istimewa, aku hanya seperti kebanyakan perempuan biasanya, aku kolot dan juga muluk, tidak bisa dibilang menyenangkan untuk dipandang mata, cuma perempuan yang berusaha tampil biasa saja, kadang juga ingin terlihat cantik tapi, malah gagal total, perempuan humoris yang tidak bisa menjaga tutur kata, tetapi aku berhasil mendapatkan hatimu, bukan begitu?” lanjutya, ia menatapku berharap mendapat jawaban.

Aku pun mengangguk pasti, benar memang ia telah mendapatkan hatiku.

            “ lalu bagaimana aku harus mengakhiri ini semua?”

Meskipun aku bersikeraspun, semua ini dah terjadi, meskipun aku mengatakan dan menolak keras, apapun yang menentangku, aku dah yakini semua ini terjadi, apa akhirnya aku dah harus melepaskan perempuan yang telah ambil hatiku, lantas pada siapakah harusnya hatiku jatuh, jika bukan pada perempuan di sampingku ini?

            “ sekarang terserah padamu, jika tadi aku bersi keras memintamu untuk bertahan bersamaku, maka kali ini aku dah pasrahkan semua keputusan padamu…. jujur, aku menyayangimu melebihi apa pun yang aku punya, klise aku tau itu tetapi tolong pertimbangkan lagi! Meskipun aku mengatakan tak dapat hidup tanpamu pun aku yakin jika memang bukan jalan kita untuk bersama, aku akan tetap hidup tanpamu, jadi silahkan kau putuskan…..”

Sudah, mungkin ini akan selesai, benar bukan kataku, hal seperti kasta bisa memisahkan dan mengahncurkan hal yang membuat manusia bahagia padahal hal itu sangat konyol.

            “ Kyuhyun….”

Aku menatap perempuan di sampingku lekat.

            “ mungkin ini adalah akhir….”

Baiklah dan sekarang aku hanya bisa memandangi punggung sempitnya yang terbalut kaos bludru perlahan menjauh pergi keluar menuju pintu utama tempat ini, meninggalkanku yang harus memijaki ruang kasta dan memaksaku untuk mempercayai semua perbandingan atau perbedaan. Mulai sekarang aku hanya akan menjadi langit dan ia hanya akan menjadi bumi yang terpisah jarak tanpa bisa pernah bersatu, ya karena ia yang telah meminggalkanku.

tetapi aku ingin, jika saja aku dapat mempertahankannya, walaupun kenyataannya berbeda aku akan membuatnya berada dalam frase di mana ia merasa memiliki seseorang yang melindunya, seseorang yang di sebut pasangan hidup, seseorang yang menemaninya sampai akhir hanyat. Tetapi, itu hanya akan menjadi khayalanku mulai saat ini. walaupun aku akan mencoba percaya adanya ruang kasta tapi, aku tidak akan pernah lupa aku pernah berpasangan dengan perempuan yang teramat muluk dan kolot macam dia.

Kenyataannya semua itu berpasang-pasang.

 

Tamat.

 

1 Comment (+add yours?)

  1. esakodok
    May 13, 2015 @ 21:54:58

    ayooo kyu kejar dia kalo kamu memang cinta
    ffnya banyak nasehatnya y….kadang qt udah optimis..bgt ketemu sesuatu yg qt nhrasa dia lebih tinggi jd minder

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: