I Got You Back

I Got You Back

 

I Got You Back

Chloe Hamilton | Cho Kyuhyun

Romance, AU, Fluff| Oneshoot |G

–Frioleroo–

©2015

1130w

Have been posted on thezoechloes.wordpress.com

God takes my mind for some reason, but keeps my heart for no reason
–Frioleroo

 

****

Suhu kala itu nyaris minus satu derajat celcius. Tidak heran, apa lagi yang bisa diharapkan dari pertengahan musim dingin selain salju menggunung dan cuaca yang sama sekali tak mau mendukung? Jawabannya mudah saja, tidak ada. Karena itulah mengapa banyak orang yang lebih memilih bersembunyi di balik selimut mahal seharga puluhan dolar ketimbang menegak susahnya berperang suhu dengan lingkungan. Tentu, dari sudut manapun, tak ada yang mau merugi.

Tapi sayang sekali, kasusnya tak sama dengan milik Chloe. Sekalipun langit nyaris senada warna arang, juga bulir kapas putih bersuhu rendah makin meninggi bersenti-senti, tak akan mampu menandingi cerahnya perasaan Chloe yang setara lampu ribuan watt. Kecantikan taman bunga tulip di negeri Belanda sana bahkan tak bisa sekedar disandingkan dengan kecantikan bunga-bunga di bokongnya. Atau– Oh masih ada satu ungkapan lagi yang mungkin sama cocoknya. Hadiah lotre senilai ribuan dolar masih kalah menyenangkan dengan sekelompok brontosaurus yang menggigit-gigit geli di perut Chloe. Semuanya dalam konotasi –terlalu- positif tentunya, jika kau mau tahu.

Inilah efek samping dari kegilaan yang menyambangi Chloe sejak semalam. Setelah berhari-hari merasa sakit kepala parah ditambah bonus galau akut tanpa ramuan, akhirnya Chloe menemukan titik terang, tepat pukul sepuluh malam tadi. Pertanyaan atas segala kegundah-gulanaannya sudah terjawab dengan respon luar biasa sinting, tapi sungguh, perasaan ini membuat Chloe melayang-layang di dalam air. Di satu sisi menghimpit nafas, tapi di sisi lainnya masih terasa menyenangkan yang luar biasa.

Siapapun boleh menyebut ini cerita romansa picisan. Chloe juga mengakui itu. Tapi mau bagaimana lagi, Chloe sudah terlanjur menjadi remaja tua yang baru sekali jatuh cinta. Jujur saja, Chloe tak pernah merasa sensasi segila ini, atau mungkin saja pernah, dulu sekali, tapi mungkin sudah menguap bersama memori yang juga lenyap. Ya, sekalipun begitu, tak apa. Paling tidak rasanya masih semanis kadar gula penderita diabetes paling akut.

“Apa aku membuatmu menunggu?”

Saat itu Chloe mengira ia akan menunggu setidaknya sampai lima belas menit kedepan dan menambah durasi dua puluh menit yang mungkin belum juga cukup. Tapi ternyata tidak. Tuhan masih berbelas kasih pada Chloe, tidak membiarkan lebih banyak orang berprasangka atas kejiwaan Chloe yang kurang sehat karena dengan amat sangat manis berjongkok di depan teras cafe bagi kaum-kaum borjuis itu.

Dengan warna bibir hampir senada warna kulit, juga leher telanjang tanpa syal, hanya dianggap bodoh dan gila saja sekiranya masih cukup beruntung. Lebih menyedihkan jika ada yang melempar tatapan ‘hey lihat, ada si miskin tanpa uang sekoin pun disana’. Chloe bersumpah akan membiarkan sepatu kets abunya mencium dahi orang itu nanti.

“Ya, tapi kau tak perlu minta maaf.”

Tubuh Chloe sudah bangkit agak cepat.  Tangan mengibas-ngibas lucu di udara, juga senyum langka yang kelewat manis, semuanya tampak sangat tidak Chloe sekali. Tapi sekalipun rasanya menggelikan, Chloe akan tetap melakukannya. Tersenyum dan bertingkah manis adalah cara pertama untuk meluluhkan hati seorang lelaki, begitu kata bibi penjaga rumah Chloe saat ditanyai pagi buta tadi.

“Apa aku terlihat ingin minta maaf?” Kyuhyun mulai menggoda. Tubuhnya nyaris tak berjarak dengan tubuh lima setengah kaki Chloe sekarang. Sementara bibir Kyuhyun sibuk tersenyum jahil, tangannya dengan telaten melingkarkan syal miliknya ke leher Chloe dan membiarkan kulit lehernya mencumbu udara dingin pagi itu.

Chloe hanya mengangguk-angguk setuju, tapi bibirnya tersenyum masam yang kentara. Dalam hatinya, tentu saja Chloe merasa tidak terima. Chloe sudah berbaik hati menunggu selama itu –biasanya Chloe sudah akan langsung pergi di menit pertama. Tapi Kyuhyun sama sekali tak punya niatan untuk minta maaf. Apa itu bisa disebut adil? Yah, di balik fakta bahwa memang Chloe yang memaksa bertemu secara mendadak, sementara tahu Kyuhyun adalah satu dari kategori lelaki paling tidak punya waktu luang, tapi paling tidak Kyuhyun harusnya belajar cara menyenangkan hati wanita.

“Kenapa tidak menunggu di dalam, huh? Kau bisa mati beku di luar sini.”

Chloe tersenyum kekanakan, “Aku tidak punya uang dan aku tak ingin diusir. Jadi aku menunggumu disini.”

Seperti anak kecil yang baru saja direbut permen kapasnya oleh salah seorang teman berbada gempal, Chloe mengadu pada Kyuhyun –salah satu keahlian Chloe (selain mengumpat dan memaki orang) yang jarang sekali ditunjukkan pada orang-orang. Tapi bukan Kyuhyun namanya jika mau menanggapi itu dengan dahi berkedut serius. Hanya orang idiot yang tak tahu maksud terselubung dari perkataan Chloe. Maka, cepat-cepat Kyuhyun menggiring Chloe melintasi pintu kaca cafe, mencegah kalau-kalau wanita itu kembali bertingkah menggelikan.

Tapi, sebelum tubuhnya menghilang di balik pintu bersama bunyi lonceng yang nyaring terdengar, Kyuhyun masih juga sempat berkomentar penuh ejekan. “Sepertinya aku lupa siapa yang mengajakku bertemu di sini. Bisa ingatkan aku siapa yang menghubungiku pagi-pagi buta dan mengajakku bertemu di cafe semahal ini, Chloe?”

 

****

Chloe sudah menyecap bibir cangkir vanilla latte-nya lebih dari lima kali dalam tiga menit terakhir. Meski tak terlihat gamblang, kegugupan Chloe bukan suatu perkara yang main-main. Jika saja tak punya urat malu, Chloe pasti sudah akan menangis histeris saat ini juga. Beberapa saat lalu, Chloe sudah membanting harga dirinya ke semak-semak berduri paling menyakitkan. Tapi intesitas debaran jantungnya tidak juga membaik, malah makin menggedor-gedor paksa rongga dada. Dan hebatnya, Kyuhyun sama sekali tidak membantu apapun. Lelaki berahang tegas itu malah menatap Chloe sarat makna ambigu.

“Baiklah, apa boleh kutarik sebuah kesimpulan?”

Oh bagus, setelah diam seperti batu bermenit-menit, sekalinya bicara, Kyuhyun malah mengeluarkan frasa-frasa tak penting. Kalimatnya seperti kosa kata rancu di sana sini bagi Chloe. Tidak bermakna sama sekali dan membuat kesal saja.

“Jadi kau baru saja menyatakan perasaanmu padaku? Kau menyukaiku, begitu?” Tambah Kyuhyun langsung. Tidak peduli apa respon Chloe dan bagaimana ekspresi wanita itu sekarang. Kyuhyun malah membentuk lengkungan menyebalkan di wajahnya.

Harga diri Chloe seperti dijatuhkan ke jurang paling dalam dan curam. Memang benar Chloe baru saja mengutarakan isi hatinya dalam serangkaian kosa kata paling rumit -yang jujur saja, dalam kepala Chloe malah terasa paling sederhana. Tapi bukan berarti Kyuhyun bisa mengulangnya dengan cara seperti itu dan membuat Chloe makin tak punya muka.

Chloe mendelik seram, “Kalau kau memang mau menolakku, tak perlu membuatku malu seperti itu.”

Chloe sudah memisahkan bokongnya dengan permukaan kursi dan hampir saja menghentak-hentak pergi. Tapi Kyuhyun sudah dengan sigap menarik paksa Chloe duduk kembali. “Memangnya aku pernah bilang menolakmu, huh?” Kini giliran Kyuhyun yang murka. “Kau masih saja seperti dulu, senang sekali membuat kesimpulan sendiri.” Lanjut Kyuhyun kesal. Dengan tidak ada romantis-romantisnya sama sekali, Kyuhyun mengeluarkan kotak beludru kecil dari dalam saku mantelnya kemudian. Menyematkan benda kecil mengkilap warna keperakan di dalamnya itu ke jemari tangan Chloe dengan cara yang sama buruknya. Sementara Chloe hanya melongo dengan mata membulat juga mulut setengah menganga.

Kyuhyun pasti sudah gila. Ya, itu pasti.

Jika tidak, mana mungkin Kyuhyun langsung menarik Chloe pergi dari cafe dan melempar kata-kata paling tidak masuk akal yang malah membuat Chloe mabuk kepayang juga pening bukan kepalang di saat bersamaan.

“Aku sudah menunggu lama untuk ini. Sekarang ayo kita pulang dan temui orang-orang yang sudah merindukanmu setengah mati, istriku.”

 

Fin

5 Comments (+add yours?)

  1. tabiyan
    May 14, 2015 @ 14:38:03

    Haaaaa lucu kali ya klo kyu pacaran sama bule cwek, aduh anaknya pasti cantik bgt th! Kyk hanna lunde itu ya!

    Reply

  2. ichul
    May 14, 2015 @ 15:18:16

    Ini FFnya manis bgt dah…
    Nice^^

    Reply

  3. oh wu sparkling
    May 14, 2015 @ 16:18:36

    Hah? Kok istriku? Kayaknya ini harus ada before story nya deh thorr
    Ditunggu yaa hehe

    Reply

  4. dienamaghfirroh
    May 14, 2015 @ 18:49:10

    Jadi intinya ini chloe itu istrinya ? Wkwk agak gak ngerti sih tapi suka sama karakter kyuhyun disini

    Reply

  5. Novita Arzhevia
    May 30, 2015 @ 14:14:32

    Kyuhyun memang tidak terdugaa. . .oh daebak

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: