Love Like This

lovelike

Title: Love Like This

 

Author: Blue Angel

 

Main Casts:

Shin YeonMi

Kim RyeoWook

 

Rating: PG-17

 

Genre: Fluff

 

Disclaimer: This is my original fanfict! The plot of story pure from my brain~ This story just fiction. Kim RyeoWook and this story, ARE MINE 😄
SO DON’T BE A PLAGIATOR OR BASHING ME~^^

 

a/n: sorry for typo(s) big thanks for admin sujuff^^ need comments from lovely readers^^

visit my blog: blueangel1015.wordpress.com

 

 

 

=*=*= HAPPY READING =*=*=

 

 

 

 

 

“141016 Super Junior RyeoWook meminta maaf pada ELF”

Ryeowook mengekspresikan rasa terimakasih pada penggemar sambil meminta maaf atas nama grup akan sakit hati yang dialami oleh ELF karena berita pernikahan SungMin. Dalam program Sukira (10/16) Ryeowook menulis ‘Aku minta maaf, aku cinta kalian ELF’ Sambil melambai ke kamera

 

Shin YeonMi memiringkan kepalanya sesaat setelah membaca artikel itu, ia kemudian menghela nafas. Ia sangat tahu bahwa keadaan grup itu sedang tak kondusif akibat berita yang menjadi perbincangan panas belakangan, namun yang membuatnya menghela nafas adalah keadaan timeline SNSnya. Sejak kapan timelinenya dipenuhi pria pendek itu? Ternyata sejauh ini ia cukup banyak mengikuti fansite-fansite pria itu.

“RyeoWook juga berkata ‘Tenang saja, aku masih single dan akan selalu bersama kalian”

Tanpa sadar YeonMi tersenyum tipis membaca salah satu tweet itu.Kalimat pria itu terdengar begitu tulus.Ya, tulus.Ketulusan pria itulah yang membuat YeonMi menyukainya.

“Eh? Menyukainya?”Ujarnya dalam hati.

 

“Agassi, sudah sampai” Suara supir taxi mengejutkannya. YeonMi mengedarkan pandangan sebentar, dan ternyata benar ia sudah tiba di apartment tujuannya.

Gadis itu hanya bergumam meng’iya’kan dan membayar tarif lalu turun dari taxi. Udara malam langsung menyapanya, bagaimana tidak? Waktu telah menunjukan pukul 10:30 malam, belum lagi sekarang sudah memasuki akhir musim gugur, rasanya sangat dingin.

Iamasih berjalan menelusuri basement di gedung itu sampai sebuah suara yang sangat dikenalnya membuatnya menoleh,

 

“Ya!!Shin YeonMi~!”

Terlihat Kim RyeoWook baru saja keluar dari mobilnya lalu dengan tergesa-gesa menghampirinya, membuat YeonMi tak bisa menahan senyumnya.

“Kau hendak ke dorm kami?”Tanyanya.YeonMi mengangguk.

“Mengapa lewat basement?Kau pasti ingin memeriksa apakah mobil ku sudah ada, benar?”Tebak RyeoWook yang sepenuhnya benar.YeonMi menggaruk lehernya seraya bergumam kecil lalu dengan ragu mengiyakan, membuat RyeoWook terkekeh. Karna ia tak mungkin berkilah kalau ia lupa dimana letak pintu tuama, bukan?

“Ini sudah malam, kau pergi sendirian?”Tanyanya lagi seraya mengikuti YeonMi yang telah berjalan menuju lift.

 

“Ne~ Waeyo?”

 

“Aishh~ Seorang gadis mana boleh pergi sendirian dimalam hari? Bagaimana jika terjadi sesuatu, eo?!” Ujar RyeoWook. YeonMi terkekeh.

 

“Aku menggunakan taxi, RyeoWook-ah~ Lagipula aku dari apartment ku”Jawabnya sambil memasuki lift dan menekan angka 12 sebagai lantai tujuannya.

 

“Dengan pakaian seperti ini? Kau tahukan udara sangat dingin! Apa kau lebih mementingkan penampilan daripada kesehatan?”Tambah RyeoWook seraya menunjuk-nunjuk kaos longgar dan celana legging yang YeonMi kenakan.Membuat gadis itu berkacak pinggang seraya menatapnya dengan mata menyipit.

 

“Aigoo~ Bahkan Eomma ku yang sedang berada di Singaporesana tak secerewet dirimu” YeonMi menggeleng, namun tak dapat dipungkiri hatinya sedang gembira atas perhatian dan kepedulian pria ini.

RyeoWook segera memindahkan beanie orange yang dipakainya ke kepala YeonMi. Membuat gadis itu mengerucutkan bibirnya karna pria ini memakaikan benda itu hingga menutupi mata dan hidung atas gadis ini, sama sekali tidak romantis. YeonMi hanya bisa mendesis seraya membenarkannya.

 

“Kau tahu apa tujuan ku kesini? Aku ingin mengambil jaket ku yang tertinggal”

 

“Jinjja?Jaket yang mana?”

 

“Jaket hoodie motif bunga pemberian mu”

 

“Ah itu tertinggal?Ku kira kau mengembalikannya, kau bilang modelnya kurang bagus, bukan?”RyeoWook menyandarkan punggungnya.

 

“Ya~!Aku tak sejahat itu!”

 

“Ah, jadi kau menyukainya?”RyeoWook tak bisa menahan senyum lebarnya, membuat pipi atasnya membulat.

 

“Umm.. Yah”

 

“Ne!Tentu saja kau menyukainya~ Kau bahkan rela datang tengah malam hanya untuk mengambilnya” Ucapnya lalu tertawa kecil.

“Ataukau kesini karena merindukan ku?”Godanya lagi yang membuat pipi YeonMi agak bersemu merah. Karena bagaimanapun ucapan itu sedikit benar

 

“Huh! Dalam mimpi mu Tuan Kim! Apa aku salah ingin berkunjung? Bahkan ShinDong Oppa tak melarang ku berkunjung!” Belanya membawa-bawa nama sepupu kebanggaannya.

 

“Arrasseo~ Arrasseo” RyeoWook mencubit pipi gadis itu hingga ia memekik kesakitan lalu berjalan keluar lift menuju dormnya.

 

Sesampainya didalam, ruangan terlihat sepi dan..rapi?

“Oh? Mereka belum kembali?”Tanya YeonMi seraya berlalu ke ruang tengah, mencari jaketnya. Sementara RyeoWook ke kamarnya, menyimpan tas yang sedaritadi dibawanya.

“Ne~ Aku pulang lebih awal” Pria itu keluar dan menghempaskan tubuh ke sofa panjang ruang tengah.

 

“Ini dia jaket ku!”YeonMi tersenyum lebar kala mendapati jaketnya tersampir di kursi ruang makan.Gadis itu segera memakainya dan memeluk tubuhnya sendiri sekilas. Hhh~ Saat memakainya rasanya RyeoWook sedang memeluknya, itulah alasan mengapa ia rela jauh-jauh datang hanya untuk mengambil benda itu

“Oh ya, kau ingin ku masakan sesuatu?”Tawar YeonMi dan duduk di samping pria yang kini tengah menggerak-gerakan kepalanya yang terasa pegal.

 

“Mwo? Aku bahkan ragu kau tahu cara menyalakan kompor” Yeonmi berdecak dan tangannya sudah melayang diudara siap untuk mendarat di kepala RyeoWook jika saja pria itu tak menahannya.

“Hahaha~ Aku hanya bercanda” RyeoWook tertawa, membuat YeonMi melepas tangannya secara paksa dengan pipi yang mengembung.

“Cha~ Pijat aku saja!Rasanya badan ku pegal sekali” Keluh RyeoWook dan seenaknya menaikan kedua kakinya ke atas pangkuan YeonMi.

Gadis itu hendak melancarkan protes sebelum RyeoWook memotongnya,

“Besok aku akan mentraktir mu~”

 

“Baiklah!!”Balasnya dan mulai memijat kaki pria itu.RyeoWook hanya bisa berdecak-decak karena gadis itu mengharapkan imbalan.

“Ngg..RyeoWook-ah?”

 

“Um?”

 

“Aku membaca artikel tentang kau yang meminta maaf atas berita SungMin Oppa”

 

“Hmm..Yah, ini semua sangat rumit.Kau tak tahu apa yang sebenarnya terjadi padanya” Jawab RyeoWook tanpa membuka matanya yang sengaja dipejamkan.

 

“Apa menjadi idol sesulit itu?Penggemar akan marah jika kau berkencan, bukan?”

 

“Ne~ Matjayo~”

 

“Apa itu alasan mu untuk berkata pada penggemar bahwa kau tidak bekencan?”Ucap YeonMi ragu-ragu.RyeoWook membuka matanya.

 

“Memang aku sedang tak berkencan, bukan?”Jawabnya.

Shin YeonMi terdiam.Ada rasa sesak yang datang.Tapi  ia tahu ini salahnya, ia pernah menolak saat pria ini menyatakan cintanya beberapa bulan yang lalu dengan alasan masih belum terlalu lama mengenal.

Kedekatan mereka berawal dari kembalinya YeonMi dari Singapore ke Seoul untuk kuliah, dan karena ia tinggal sendiri di kota ini,sepupunya Shin DongHee-lah yang menjaga dan mengawasinya secara tak langsung disini. Membuat gadis itu dengan mudah berkunjung ke dorm maupun backstage acara yang dikunjungi Super Junior.

Walau perilaku gadis itu terbilang sangat kekanak-kanakan dan bisa dibilang sama sekali tidak manis, namun tanpa diduga hal itu justru memikat hati seorang Kim RyeoWook. Membuat mereka sangat dekat sebelum akhirnya RyeoWook menyatakan perasaannya pada YeonMi.

Namun YeonMi dengan sadisnya malah mentertawakan pria itu hingga sakit perut dan berair mata, menganggap itu hanya gurauan belaka, tapi tak lama setelahnya YeonMi menjadi mencintai pria itu.Dan jadilah kini hubungan mereka yang seperti ini.Keduanya sudah sangat dekat dam mengetahui perasaan masing-masing, namun RyeoWook belum menyatakan cintanya lagi.Membuat YeonMi gemas atas ketidak pekaan pria itu terhadap perasaannya yang kini berbeda.

 

“Hmm..RyeoWook-ah? Menurut mu.. Kita berada dalam hubungan seperti apa?” Tanya YeonMi ragu, RyeoWook langsung membuka matanya.Dan mendapati kini tangan gadis itu berhenti memijat kakinya dan menundukkan wajahnya dalam.

 

“Maksud mu?”RyeoWook menurunkan kakinya dan menatap YeonMi intens.

 

Gadis itu mengangkat wajahnya,

“Kita sangat dekat, kau memberi ku begitu banyak perhatian, kau sering memeluk ku, membiarkan ku tidur dengan menyandar pada bahu mu, bahkan..pernah menyatakan perasaan mu. Dan sekarang..kau sendiri mengetahui bagaimana.. perasaan ku pada mu. Jadi menurut mu apa kita—“ Ucapannya terputus begitu saja saat tiba-tiba RyeoWook menggenggam sebelah tangannya, menarik tubuhnya mendekat.

Sebelah tangan pria itu terasa bergerak mengusap kepala belakangnya, dan tak lama ia merasakan bibir pria itu telah mendarat di dahinya. Mengecupnya lama, membuat tubuhnya membeku sebelum akhirnya ia memejamkan mata.

Beberapa saat kemudian, pria itu melepaskannya.Segurat senyuman tergambar diwajahnya.Membuat YeonMi tersenyum lebar dengan mata berbinar. Sepertinya perilakunya selama ini yang sangat menunjukan bahwa ia meminta RyeoWook menyatakan cintanya lagi tidaklah ampuh. Yang harus ia lakukan adalah mengatakannya.

“Aku ingin mandi sekarang” Ujar pria itu dan beranjak dari duduknya.YeonMi terperangah.

 

“Ya!Apa tak ada yang ingin kau katakan??”Tanya YeonMi menatap pria itu tak percaya.RyeoWook menoleh.

 

“Apa?”Tanyanya balik dengan wajah tanpa dosa. Shin YeonMi menahan nafasnya, pria ini benar-benar tidak peka! Gerutunya dalam hati

 

“Eobseo” Lirihnya. RyeoWook mengangkat bahunya samar dan masuk ke kamar mandi.

Setelah sosoknya menghilang ke balik pintu, YeonMi melepas beanie RyeoWook seraya di kepalanya kemudian meremas-remasnya kasar seraya mengeluarkan sumpah serapahnya, melampiaskan perasaannya sebelum melempar benda itu ke lantai.

 

 

~***~

 

 

RyeoWook keluar dari kamar mandi dan mendapati Shin YeonMi tengah duduk disofa seraya memeluk lututnya dengan posisi membelakanginya.

“Hyungdeul belum pulang?”Tanyanya seraya melangkah menuju meja makan.

 

“Menurut mu?”Tanggapnya tanpa berbalik. Mata RyeoWook menyipit tajam

 

“Aish~ Aku hanya bertanya” Balasnya lalu duduk di kursi meja makan dan menyambar sepasang roti panggang di atas meja.

 

“YeonMi-ya~~” Panggil RyeoWook.Namun  setelah menunggu beberapa saat, YeonMi tak kunjung menoleh.

 

“Ya!~~” Panggilnya lagi seraya memakan roti lainnya yang masih tersisa.

 

“Yeonnie-ya~~”

 

“Mwoya!?”Pekik YeonMi dengan suara tercekat, seperti orang menangis.

Kim RyeoWook memiringkan kepalanya lalu berjalan mendekati sofa mengacak-ngacak rambut panjang YeonMi yang tergerai dan langsung mendapat balasan pukulan ditangannya.RyeoWook terkekeh seraya membungkuk, menyamakan tingginya dengan YeonMi yang duduk.

“Sedang menangis saja tetap kasar” Cibirnya. YeonMi mendengus

 

“Sejak kapan aku menangis” YeonMi mengusap kasar wajahnya.RyeoWook semakin menurunkan tubuhnya melingkarkan tangannya dibahu gadis itu.

Membuat gadis itu berjengit karna aroma mint segar tercium sangat jelas dari tubuh pria ini. Gadis itu berusaha melepas tangan itu, namun tentu saja tak berhasil.

 

“Tidak salah seseorang menangis.Menangis saja, aku akan merahasiakannya” Perkataan itu justru membuat gadis itu makin menangis.

 

“Paboya! Tak bisakah kau menenangkan ku dengan cara yang benar? Neo jeongmal!!”

 

RyeoWook terkikik,

“Rupanya kau benar-benar menyukai ku, eoh?”

 

“Geurae, matjayo. Lalu kenapa, eo?!” Balasnya meninggi.

“Tapi kau jahat, sudah mengetahui perasaan ku, tapi tetap membiarkan ku seperti ini–”

 

“Perilaku mu sangat menunjukan bahwa kau meminta ku menyatakan perasaan ku, terlalu jelas, kau tahu?” Ungkap RyeoWook. YeonMi diam sesaat.

 

“Sudah tahu seperti itu lalu mengapa tak lakukan itu?!”Ujar YeonMi tanpa sengaja.Ia tak sanggup lagi menahannya.

 

“Menurut mu kita berada di hubungan seperti apa?”

 

“Hubungan tanpa status, gantung, hubungan yang sangat tidak diinginkan” RyeoWook terkekeh.

 

“Tapi aku menyukainya”

 

“Huh?”

 

“Geureom~ Untuk memulai suatu hubungan tak harus dinyatakan langsung bukan?Aku merasa kita sudah memulainya.Kau adalah dongsaeng, chingu dan yeojachingu bagi ku” Ucapnya lalu menghirup dalam-dalam aroma bunga cherry yang menguar dari rambut panjang gadis itu. Wajah YeonMi mendadak terasa panas, apa RyeoWook sungguh-sungguh dengan ucapannya?

 

“Tapi tetap saja—“

 

“Kau tahu mengapa aku lebih menyukai hubungan yang seperti ini?”

 

“Wae?”

 

“Aku ingin cinta yang seperti ini karena, aku tak ingin ada kalimat ‘putus’ ataupun salah paham. Jika kita berada dalam hubungan yang seperti ini, kau tak akan bisa memutuskan hubungan dengan ku, bukan? Karna kau bukan kekasih ku, tapi hati ku sepenuhnya milik mu” Ucap RyeoWook yang membuat YeonMi tak kuasa menahan senyumnya, kulit putihnya sama sekali tak bisa menyembunyikan rona merah diwajahnya.

Gadis itu menoleh kebelakang, mencoba melihat wajah RyeoWook.

“KYYAAA!!”Gadis itu malah menjerit dan membuat RyeoWook reflek berdiri menjauh.

 

“Ya!!! Mengapa berteriak, eo?!” Protesnya tak kalah kencang.

 

“Cepat pakai baju mu bodoh!!” Ujar YeonMi, wajahnya semakin memerah melihat tubuh pria itu yang hanya tertutup handuk putih dari pinggang hingga lutut.Dan..ia akui bahwa tubuhnya… bagus. Ya, perut dan dada bidangnya penuh otot

RyeoWook mendengus,

“Kau berlebihan sekali” Cibirnya.YeonMi berusaha mengedarkan pandangannya seraya mengibas-ngibaskan tangannya, berusaha sedikit mendinginkan wajahnya.

 

“Ya~! Ya~! Kau memakan roti ku?”YeonMi berjalan cepat menghampiri meja makan kala menangkap piring yang semula terdapat dua pasang roti buatannya telah kosong lalu menatap RyeoWook tajam.

 

“Itu milik mu?”

 

“Aku membuatnya untuk memakan bersama mu!!”Protes YeonMi seraya berkacak pinggang.

 

“Jinjja?Mianhae, mollaseo” RyeoWook berjalan mendekat.Mendekati tubuh YeonMi, matanya tak lepas mengarah pada YeonMi sementara kakinya terus maju memojokan YeonMi yang terus mundur hingga pinggang gadis itu menubruk meja.

YeonMi menahan nafas, apa yang akan dilakukannya?! Jeritnya dalam hati

 

“Ya~!Pakai baju mu~” Titahnya pelan, berusaha mengatur nafasnya yang tak karuan karena jarak pria ini terlalu dekat.

 

“Wae?Bukankah kau cemburu saat dancer perempuan itu meraba perut ku?Dan kini kau melihatnya dengan jelas, kau akan menyia-nyiakannya?” Jawabnya tersenyum jahil.Sejak kapan RyeoWook bisa berbicara seperti ini?

 

“Aish mati kau Kim RyeoWook!!”Protesnya seraya berusaha mendorong dada RyeoWook menjauh.Namun mata gadis itu melebar kala ia menyadari bahwa yang disentuhnya kini tak terlapis apapun.

Secara tiba-tiba RyeoWook mendekatkan wajahnya, mendaratkan bibirnya di bibir Shin YeonMi. Sedikit membuka mulutnya untuk melumat bibir gadis ini, sangat pelan, sama sekali tak menuntut. Ia makin memajukan tubuhnya, memperkecil jarak mereka, membuat punggung YeonMi terus turun nyaris menyentuh meja dibelakangnya.

RyeoWook yang mengetahui itu, segera menggunakan sebelah tangannya untuk menegakkan tubuh YeonMi.

Darah YeonMi terasa berdesir sangat cepat, membuatnya memejamkan mata dan meletakan tangannya dibahu RyeoWook saat pria ini memiringkan wajahnya ke arah laintanpa henti melahap bibirnya. YeonMi benar-benar belum pernah merasakan semua ini. Astaga~ Ini adalah ciuman pertamanya. Mengapa ia sama sekali tak terkejut?

Perlahan tangan RyeoWook mengarahkan tangan YeonMi ke dada bidangnya, mengajaknya untuk merasakan detak jantungnya yang kini menggila. RyeoWook tersenyum disela ciumannya saat merasa tangan YeonMi turun ke perut telanjangnya,

 

“AIGOO KIM RYEOWOOK SHIN YEONMI APA YANG KALIAN LAKUKAN!??”

 

 

END

 

 

Waktu bikin ini aku lagi galau lol maaf kalau ada typo+ceritanya yang rada aneh, trus ryeong jadi yadong pula hahaha~  ini akibat liat fancam itu /? xD

sebenernya ff ini udah lama aku post di wp pribadi aku, keliatankan latar waktunya jg udah lama kkk~ tapi tujuan ku ngirim kesini biar yg pengen nyari ff cast utama ryeowook tapi rada susah, bisa baca+komentarin ff ku yg ini^^

thanks for admin and lovely readers~^^ Leave ur comment please!^^ thank u^^

Visit my blog: blueangel1015.wordpress.com

7 Comments (+add yours?)

  1. M a r u g u r l 1 9
    May 14, 2015 @ 19:08:43

    jarang banget baca ff ryeong huhuh sekalinya baca malah buat senyum senyum gini aaaa….
    ga kebayang ryeong kaya gitu T,T
    lucuuuu next project aku tunggu yaa

    Reply

  2. meynininx90
    May 14, 2015 @ 21:27:55

    Bguz…..tp sngkt………….so sweat jg….tp kq hbngn gx jlaz

    Reply

  3. Meutia Hanun
    May 15, 2015 @ 13:40:42

    Jiaaaaaaahahahahaha…..siapa itu yang datang?? Ganggu aja…
    Keren~Lucu~ aku bacanya senyum² gemes gimana gitu…

    Reply

  4. vannyradiant
    May 16, 2015 @ 02:40:31

    Love it… suka sama wookie disini, lucu🙂

    Reply

  5. Yulia
    Jun 04, 2015 @ 13:34:38

    wookie….
    karakternya bikin senyum2 gaje gitu…
    nice story thor

    Reply

  6. wookpil
    Jun 12, 2015 @ 22:18:01

    Nice story.🙂
    Ryeowooknya sesuanu yah :3

    Reply

  7. ryeosoo_phia
    Oct 13, 2015 @ 23:00:19

    Yyeh,lg seru” thor bias kuu..

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: