We Just Married [Cho Kyuhyun-Cho Hwang Ri’s Part]

wjmkyu-poster

Author : petriCHOr

Judul : We Just Married (Cho Kyuhyun-Cho Hwang Ri’s Part)

Main Cast : Cho Kyuhyun, Cho Hwang Ri (OC)

Genre : Romance, Married life

Rating : General

Length : Ficlet

Author Notes :

Ini FF gaje berikutnya dari seseorang yang tak pernah terlihat di mata Kyuhyun*skip this*

Niatnya, ini adalah sequel dari FF author yang berjudul “So,… We’ll Married?!” (https://superjuniorff2010.wordpress.com/2013/12/19/so-well-married/).

Di FF itu, castnya ‘you and your bias’. Nah, untuk sequelnya ini, beberapa member Super Junior akan menjadi main castnya. Supaya reader chingu lebih total buat berimajinasi, hahaha…

Happy reading, reader chingu! I hope you’ll like it^^

 

-0-0-0-

Aku tersadar dari alam mimpiku. Aku membuka mata dan aku merasakan ada sesuatu yang aneh.

“OMO!” aku segera duduk dan menutup mulutku. Aku terkejut dengan apa yang kulihat disampingku.

Cho Kyuhyun ada di ranjangku!

Ah, aku lupa! Kami baru saja menikah.

Kemarin.

Aku menatapnya lekat-lekat. Wajahnya terlihat manis disaat seperti ini. Saat Ia tertidur.

Tanpa ku perintahkan, otakku memutar kembali kejadian beberapa belas jam yang lalu. Lebih tepatnya kemarin sore.

 

 

_flashback_

“Ini akan menjadi rumah kita, Nona Cho. Bagaimana menurutmu?” Kyuhyun menunjukkan semua bagian dalam rumah kami, rumah baru kami.

Aku membelalakkan mata melihat sekeliling rumah yang-menurutku-sangat bagus,“Oh, jinja? Ini benar-benar seperti apa yang kuimpikan, Kyu… Seleramu bagus, seperti biasanya. Kali ini kutambahkan poinnya.”

“Tentu saja. Aku sudah mengenalmu sejak SD, mana mungkin aku tidak mengetahui segala hal tentangmu. Kecuali…” ia menyeringai dan mendekatkan bibirnya ke telingaku.

Aku menjauhkan wajahku darinya dengan canggung,“Hm? Kecuali?”

_flashback stopped_

 

Aaahhh…andwae, andwae, andwae!

Aku menggelengkan kepalaku untuk menghilangkan pikiran itu. Aku yakin wajahku memerah sekarang. Untung Kyuhyun belum terbangun dari tidurnya. Kalau tidak, wajahku bisa dibuat lebih merah dari ini.

Aku kembali memperhatikan wajahnya. Aku tidak menyangka, aku menikah dengannya. Menikah dengan teman masa kecilku. Satu-satunya teman lelaki yang kumiliki. Satu-satunya lelaki yang sangat baik padaku setelah appa.

 

“Bagaimana nona Cho? Apakah kau menikmatinya?” Suara parau keluar dari mulut temanku, ah anni, suamiku.

 

M-M..Mwo?” aku berusaha menormalkan suaraku.

Aishh… otakku kembali memutar ulang kejadian semalam. Ah, tidak. Aku benar-benar tidak bisa menahan senyumku lebih lama lagi.

 

“Kau mendengarnya dengan sangat jelas, Cho Hwang Ri…” Sebagian bibirnya terangkat keatas, senyuman khas yang dimilikinya.

Namun kelopak matanya masih tertutup rapat.

“Ng…Ng… A-aku…” Ah, apa yang harus kukatakan?

 

Kalau ku katakan ‘Ya’ itu masalah.

Dia akan menjadikanku bahan lelucon sepanjang hari ini. kalau ku katakan ‘Tidak’ itu juga masalah. Ia akan merasa kecewa atau…

 

“Apakah kau menikmati tidurmu? Kau nyaman dengan rumah baru ini, hm?” Kyuhyun membuka matanya.

Menatapku lembut dan duduk berhadapan denganku.

 

“O-oh… itu… ku kira…” aku bernapas lega.

 

Kyuhyun merapikan poniku, “Kau kira apa, hm?”

 

Entah mengapa aku merasa gugup, “Ah, anniyo… Aku tidur dengan nyenyak semalam. Kurasa aku menyukainya.”

 

“Menyukai apa? Bagian mana?” matanya menatap tepat ke dalam manic mataku.

 

“Yak! Apa maksudmu, eoh? Tadi apa yang kau tanyakan? Aku menyukai rumah ini dan tidurku nyenyak, titik.” Aku beranjak dari kasurku, ah anni, kasur kami.

 

Kyuhyun terkekeh melihat kegugupanku, “Kkk… Kau mau kemana, Nona Cho?”

 

“Aku mau mandi.”

 

“Boleh aku ikut?” aku bisa melihat ekspresi jahilnya dengan jelas.

Cklek.

Aku berlari masuk ke kamar mandi dan menguncinya dari dalam.

 

Aku menarik dan menghembuskan nafas beberapa kali di depan cermin. Ah, wajahku. Benar-benar merah. Aku belum pernah memiliki perasaan seperti ini sebelumnya. Aku dan Kyuhyun sudah berteman lama tapi kenapa sekarang perasaanku seperti ini?

Aku membasahi wajahku (kuharap bisa) untuk menghilangkan rona merah dipipiku.

 

*Satu jam kemudian*

Igo… Selamat makan…” aku menyodorkan semangkuk bubur daging buatanku pada Kyuhyun.

Makanan kesukaan kami sejak SMA.

 

“Ne… Selamat makan… Aaak…” ia tersenyum dan mengarahkan sesendok bubur ke depan mulutku.

 

Aku melihat Kyuhyun dengan bingung,“Mwo?”

 

Kyuhyun mendekatkan sendoknya ke mulutku, “Buka mulutmu, nona Cho. Aaaak…”

Aku membuka mulutku, menerima suapannya dengan canggung.

 

Kyuhyun mendaratkan pukulan ringan di kepalaku, “Yak, Hwang Ri-ah! Kenapa kau terlihat aneh, eoh? Kita sering melakukan ini bukan?”

 

“Ng… Ng… A-aku juga tidak tahu, Kyu, kenapa aku bisa bersikap seperti ini. Aku merasa canggung, apa karena kita adalah suami istri?”

 

Kyuhyun menatapku dan mendengus, “Pertanyaan bodoh macam apa itu? Justru karena kita sudah menjadi suami istri, jadi kau tidak perlu merasa canggung. Kau kan sudah mengenalku sejak SD. Atau karena kejadian semalam…”

 

“Anniyo… ini tidak ada hubungannya dengan kejadian semalam, kemarin atau kapanpun. Sekarang giliranku, aaa…” aku segera memotong kalimatnya yang sembarangan itu.

 

Smirk smile menghiasi wajahnya. Aku bisa melihat tanduk keluar dari kepalanya.

Ah, matilah aku.

 

“Nona Cho… Hari ini adalah hari Minggu…”

 

“Lalu?” aku (pura-pura) sibuk mengaduk buburku yang sudah sedikit.

Aku tidak mau melihat wajahnya yang… tampan itu.

 

“Lalu, bagaimana kalau…” Ia menggantung kalimatnya dengan nada menggoda (?)

 

“Bagaimana kalau kita bermain Play Station di kamar? Ada game baru yang ingin kutunjukkan padamu. Kau mau?”

 

Aku mengedipkan mataku tak percaya, “Main… PS?”

 

“Ne, main PS. Kau mau kan?” Ia tersenyum dengan ekspresi seperti anak kecil yang minta diajak main.

 

“Ahahaha… yak, Cho Kyuhyun! Kau sudah menikah sekarang!” hilang sudah pikiran-pikiran aneh di kepalaku.

 

“Yak, Hwang Ri-ah! Memangnya kenapa? Ada yang salah?” wajahnya menunjukkan marah yang dibuat-buat.

“A-anni… Aku hanya terlalu banyak berpikir yang aneh-aneh tentangmu.. Aku…”

 

“Aku tidak ingin membuatmu canggung dengan status baru kita, Hwang Ri. Jadi, bersikaplah seperti sebelumnya. Kita makan bersama dan saling menyuapi, saling mengejek dan tertawa-tawa kemudian bertengkar dan tertawa lagi, bermain PS, menemanimu belanja dan menemaniku ke toko buku berjam-jam, dan hal gila lainnya. Tetaplah seperti Im Hwang Ri yang kukenal, nona Cho…” Kyuhyun tersenyum manis dan menyentuh pipiku lembut.

 

“…dan aku akan berusaha menjadi Cho Kyuhyun yang sama seperti pertama kali kau melihatku. Yah, mungkin Cho Kyuhyun yang sekarang menjadi sedikit lebih tampan. Ia memamerkan barisan gigi putihnya padaku.

 

Aku hanya bisa membalasnya dengan senyuman dan anggukan. Ia mendekatkan tubuhnya dan memelukku. Perasaan hangat dan nyaman menjalar cepat dalam tubuhku.

 

“Cha! Kita ke kamar!”

 

“Kau pergi duluan, mangkuk ini harus ku cuci dulu,” aku melepaskan pelukannya.

 

Kyuhyun menarik tanganku, “Yak! Nanti saja, aku yang akan mencucinya. Sekarang ada hal yang lebih penting dari itu. Kajja!”

 

Aku mengerutkan dahi, “Bermain game?”

 

“Ya, tentu saja. Apa lagi, hm? Kkk…”

 

Kyuhyun membalikkan tubuhku dan mendorongnya menuju kamar, menyamakan langkahnya dibelakangku.

 

Well, we just married and we’ll enjoy it on our way.

The End.

6 Comments (+add yours?)

  1. esakodok
    May 24, 2015 @ 23:27:06

    hzzzzz……sukanya ngerjain org y si kyuhyun..
    ficletnya lucu..hahaha..q suka suasana oagi mereka yg awkward..tp kyu berusaha membuat semuanya berjalan seperti biasa

    Reply

  2. vannyradiant
    May 25, 2015 @ 08:54:15

    Hwang ri nya canggung banget wkwkwk… lucu thor🙂

    Reply

  3. Monika sbr
    May 25, 2015 @ 18:42:56

    Manis banget….

    Reply

  4. lieyabunda
    May 25, 2015 @ 19:41:41

    bener2 nih evil kyu,,, hehehehe

    Reply

  5. ariariken23
    May 25, 2015 @ 20:24:38

    Hahha kyuhyun dikira mau ngapain rupanya mau main game lucu nya hehehe

    Reply

  6. Novita Arzhevia
    Jun 06, 2015 @ 19:52:31

    kyaaaa pasti kehidupan pernikahannya bkal gokil stiap hari. . .senangnya bisa punya suami yg merupakan teman masa kecill. .daebak thor. .

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: