I Wish

Tittle                : I Wish

 

Cast                 :

 

– Cho Kyuhyun

– Ahn Nara

 

Other Cast       :

 

– Minhyuk Kang

– Henry Lau

– Jackson Hwang

– Seunghyun Lee

 

Author             : Mochi Lau

 

Genre              : comedy,romance.

 

Rated               : T

 

Length             : Oneshoot

 

Note                : Ingat MV M&D I Wish kan? Pasti tau deh hehe. Entah kenapa ini bener-bener terinsipirasi dari mv itu. aku sengaja buat versi fanfictionnya tapi berbeda cast aja. Ini bisa diliat dari sisi si yeoja dan si namjanya. Kalau mau lanjut lagi,bisa kok nyoba buat ff yang lain dari MV-MV request-an kalian. Maaf kalau ga rapi,masih mencoba. Silahkan dibaca,gasuka tinggal back/out hehehe.

 ***

Ahn Nara POV

Menunggu seseorang yang kita sayangi memang  ̶ mungkin menyenangkan,tetapi tidak untukku. Dia,Cho Kyuhyun. Dia yang sedang kutunggu sejak 30 menit yang lalu. Apa kalian tahu? Dia selalu seperti ini,membuat janji tetapi dia selalu terlambat. Ahhhhh …. aku sungguh tak tahan dengan sikapnya. “Hei nara-ya!” kulihat dia melambaikan tangan kosongnya kearahku. Kutarik tangannya dengan cepat. “kau terlambat lagi tuan Cho. Cepat kita masuk. Disini sangat panas.”

 

Skip

Disinilah kita,di pusat perbelanjaan terkemuka diwilayah Seoul,Korea Selatan. Aigo,barang-barang ini yang sudah kudambakan selama beberapa minggu. Aku menoleh kearahnya “Oppa,kita beli ini ya? Tapi tunggu sebentar.” Kukeluarkan gadgetku dari dalam tas kecilku. “Oppa,ayo kita berfoto. Sudah lama kita tak berfoto bersama. Chakkaman! Chaa,pake ini tuan Cho.” Kuserahkan T-shirt bergambarkan Manga Super Junior. Dan KREKKK. Ah akhirnya. “Hei tuan Cho!” aku mendengar ada suara yanng memanggil namanya. “Hei Henry-ah! Apa kabar kau?” tanpa sengaja ia mendorongku. Aish,namja ini. “Oppa,mereka sia….?” “Chagiya,kau boleh membeli apapun yang kau mau,cha… ini Black Card milikku. Aku pergi dengan mereka nde. Bye sayang.” Hufftt,jika seperti ini terus apa yang harus aku lakukan. Lebih baik aku pulang saja. Sungguh aku tak berminat dengan semua yang ada disini.

 

Skip

 

Cho Kyuhyun POV

Ah akhirnya aku bisa bertemu dengan teman-teman semasa SMA ku dahulu. Ada Henry,Minhyuk,Jackson,dan Seunghyun. Hari ini akan ada pesta besar-besaran yang sudah diadakan oleh kecil Jackson. “Guys,mari kita berpesta ria. Sudah lama kita tidak seperti ini lagi. Dan kau tuan Cho,gadis tadi siapamu eoh? Dia terlihat lebih muda darimu.” Ah anak muda ini selalu bertanya-tanya seperti itu disaat aku sedang dekat dengan wanita. “Dia pacarku,lihatlah,dia cantik sekali kan?” kuperlihatkan foto yang sebelumnya sudah nara kirim kepadaku. “Aigo,casannova yang satu ini ternyata dapat memikat hati wanita eoh. Aku salut padamu,Hyung.”

“Sudah mari kita bersulang saja, CHERRSSS!!!!”

 

TAK TAK TAK  kudengar ada suara sepatu yang …. Ahhh suaranya dapat memekakan telingaku. Kudekati seorang yeoja seperti kekasihku. “Oppa! Apa yang kau lakukan eoh? Aigo kau mabuk eoh? Ayo kita pulang.” dibelainya pipi ku dengan lembut. Ya,dia kekasihku,Ahn Nara. “Gwenchanayo,aku masih ingin disini sayang. Aku janji sebentar lagi aku akan pulang.” Ku lihat ia hanya menghembuskan nafas beratnya. Pertanda ia sudah merasa jenuh. “Baiklah,jangan terlalu malam eoh. Aku akan pulang.

 

Skip

 

Games Centre,Seoul.

 

Akhirnya sampai juga disini. Ditempat yang menurutku surga dunia. Yaps,Games Centre. Ah …. rasanya aku tak sabar untuk bermain. Aku melihat Pak Jang menyambutku dengan ramah. Ya jelas saja,aku yang setiap bulan selalu kesini untuk menghilangkan rasa jenuhku dengan tugas-tugas kantor yang menurutku begitu memuakkan. “Hyung,ayo kita bermain bertemakan perang. Kita bertaruh saja. Yang kalah harus mentraktirkan makanan untuk yang menang. Bagaimana? Apa kalian setuju,Hyung?” ku lirik saja Minhyuk. Kupikir-pikir itu ide yang bagus. “Arraseo. Aku setuju dengan idenya.” Ah ternyata permainan seperti ini? Aku sudah mengalahkan musuh-musuh ini berkali-kali,bahkan aku saja bosan dengan permainan ini. Rasakan kalian semua.

 

Drrrrtttt Drrrttt

 

Siapa yang menggangguku disaat aku akan menang. Kulihat nama yang tertera dilayar ponselku. My Nara Love Calling. Aigo,bagaimana ini. “hei kalian semua,jangan ada yang bersuara. Nara menghubungiku. Kalian diam.” Ku geser tombol berwarna hijau yang ada dilayar teleponku. “Hai sayang,ada apa?” “Oppa,kau dimana? Apa kau sudah pulang?” Aku harus menjawab apa ini. Apa aku harus berbohong padanya? Ku rasa tak apa berbohong sedikit. “Aku sudah pulang sayang,kau sudah makan? Jangan tidur malam eoh. Sayang,maafkan aku. Tugas kantorku sudah sangat menumpuk. Aku tutup ne. Saranghae sayang.” Kututup telepon dengan tergesa-gesa. Ah aku hampir kalah karena Nara meneleponku. Yeah! Aku menang! Siapa yang bisa mengalahkanku eoh? Kalian semua tidak ada apa-apanya. “Hyung,itu ada …. “ ah menggangguku saja. “ada siapa eoh? Apa begitu ….. wow wow wow!!!!” Apa ini? Nara disini? Ah bagaimana ini. Aku ketahuan berbohong lagi padanya. “Ini yang kau bilang tugas kantor menumpuk?” kulihat pancaran matanya yang sangat tajam. “Cepat pulang!” Ditariknya tanganku keluar dari gedung kesayanganku. Ah,permainanku.

 

Skip

 

Ahn Nara POV

 

Ah aku sungguh sangat senang sekarang. Hari ini,hari jadiku yang ke 100 hari. Aku sengaja mengajaknya ke cafe yang biasa kudatangi dengannya. “Ahjumma,kue yang ku pesan atas nama Ahn Nara sudah siap?” “Sudah siap. Ini kuenya. Semoga kalian menyukainya. “Gamsahamnida,Ahjumma.” Ku ambil kue yang sudah ku siapkan dari jauh-jauh hari. “Oppa,selamat hari jadi yang ke 100 hari oppa.” Kuletakkan kue yang tadi sudah kubawa. Sengaja aku duduk berdekatan dengannya. Entahlah,aku sangat ingin berdekatan dengannya hari ini. “Oppa,apa kau mendengar apa yang tadi aku katakan eoh?” kulihat ia hanya sibuk dengan gadgetnya. Aku benci situasi seperti ini. Kutinggalkan saja ia. Aku benci dirimu,Oppa! Kudengar ia berteriak-teriak memanggil namaku. Masa bodo,aku tak ingin melihatnya. Aku tak suka dengan matanya yang terkadang  ̶̶  Ah memancarkan auranya tersebut.

 

Skip

 

Cho Kyuhyun POV

 

Ah aku sangat menyesal. Aku tahu ia sangat marah kemarin. Ku telepon ia berkali-kali tapi tak ditanggapi sama sekali. Hanya suara perempuan yang biasanya selalu menjawab jika sang pengguna nomor tersebut tidak menjawab panggilan. Ah aku jenuh. Acara ditelevisi sangatlah tidak seru. Ayolah,sayang. Jangan abaikan teleponku. Aku bisa gila jika seperti ini.

Drrrttt Drrrtttt

Kuharap itu darimu,Nara. Kulihat layar teleponku. Ah benarkan itu dirimu. “Yeoboseyo? … Iya? … Arraseo,tunggu aku disana. Jangan kemana-mana. 15 menit lagi aku sampai disana.” Kututup teleponku. Dimana topi ku? Ah ketemu. Tapi tunggu sebentar,jika aku berpakaian seperti ini apa yang dipikirkan Nara dan orang-orang yang melihatku? Lebih baik aku berganti pakaian saja. Tunggu aku disana sayang.

 

Skip

 

Ahn Nara POV

 

Aku sudah sampai hati menunggu ia yang sudah berjanji kepadaku akan datang 15 menit lagi. Tapi dimana namja jelek itu? sekarang sudah 40 menit aku menunggu tapi tak kunjung datang. Lebih baik aku pulang saja. Saatku berbalik badan,aku melihat ia,Cho Kyuhyun berpakaian sangat   ̶̶̶  menarik dan juga tampan. Kulihat ia mendekatiku. Ada apa dengan jantungku ini. Kenapa berdetak sangat kencang.

“Nara,apa aku terlihat tampan?” pertanyaan macam apa itu? tampan? Iya kau tampan oppa!!!! Ku tatap matanya yang tajam dan justru itu menambah kadar ketampanannya. Aku melihat ia menunjukkan jari manis kiri melingkar cincin yang  sangat menawan.

Aigo,apa ini? Dia juga menautkan cincin yang sama kedalam jari manis ku. “Nara,mungkin aku bukanlah namja yang seperti kau inginkan. Tapi jauh didalam lubuk hatiku,aku ingin menyatakan padamu.Apa kau mau menikah denganku? Menjadi pendamping didalam hidupku dan menjadi ibu dari anak-anakku kelak dimasa depan?” Ada apa dengan namja ini? Kenapa tiba-tiba ia menjadi sangat romantis seperti didalam drama-drama yang selalu aku tonton.

Kutatap matanya,aku tak melihat kebohongan didalam matanya. Justru didalam matanya aku melihat kejujuran. Ingin menangis rasanya,aku tak menyangka kau akan berkata seperti itu. kupeluk ia erat-erat. Aku tak mampu untuk berkata-kata. “bagaimana sayang? Apakah kau mau?” anggukan saja yang dapat aku berikan padanya. Dapat aku rasakan tangan kekarnya memelukku erat,sangat erat.

Terima kasih,Cho Kyuhyun akhirnya kau dapat mewujudkan impianku. Menikah denganmu dan menjadi istri bahkan ibu dari anak-anak kita kelak.

 

 

 

 

END

3 Comments (+add yours?)

  1. pichoi
    Jun 02, 2015 @ 18:46:06

    mirip banget kaya di mv nya kenapa yg jadi ga heechul thor? tapi keren lah😀

    Reply

  2. esakodok
    Jun 02, 2015 @ 21:55:22

    gem saengi…ffnya kurang ada konflik dikit .trs setiap ada permasalahn di setiap partnya kesannya ilang bgt aja tanpa adanya oenyelesaian..jd sayang bgt..pdhl ff nya dah bagus

    Reply

  3. nina
    Jun 04, 2015 @ 16:04:20

    Hey, FF kamu udah detail bgt buat penggambaran dr MVnya. Ceritanya udah bagus, tapi alurnya terlalu cpt. Klo bisa, penempatan dialognya di pisah sama narasi biar reader enak bacanya.

    Overall, aku dpt feel cerita yg sesuai sm MVnya. Keep writing author-nim…!^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: