Love at First Sight

Love at First Sight

 

Author                                    : MumuMeut

Main Cast                   : Shin Dae Gi

                                    Member Super Junior

Genre                          : Romance

Rating                         : PG-13

Leght                           : Oneshot

Catatan Author          : Fanfiction ini hasil dari buah pemikiran sendiri jadi tolong di hargai. Warning jika menemukan typo harap dimaklumi. Jika ff ini di copypaste oleh orang lain biarkan saja biar Tuhan yang membalasnya! Happy Reading Guys ^0^

 

***

 

Author Pov

Kyunghee University

Suatu pagi yang cerah Daegi seperti biasa berjalan kaki menuju kampusnya dengan alasan berhemat sekaligus sehat. Saat Daegi sudah masuk ke halaman kampus tiba – tiba di belakangnya ada seorang namja yang berlari terburu – buru, hingga akhirnya mereka…

Bugh

“Ah… Aw…” Keluh Daegi sambil mencoba untuk berdiri.

“Maaf, saya sedang terburu – buru. Mari ku bantu.” Tanya namja itu sambil memegang lengan Daegi untuk berdiri.

“Gwenchana, jika kau sedang terburu – buru pergi lah.” Ujar Daegi sambil mencoba berdiri.

Saat Daegi berdiri dengan dibantu namja tersebut Daegi menonggakan kepalanya untuk melihat siapa namja tersebut maklum saja Daegi memiliki postur tubuh yang tidak terlalu tinggi hanya 160cm. Namja itu juga melihat wajah Daegi dan terjadilah kontak mata diantara mereka. Tapi Daegi langsung sadar dan mengejapkan matanya.

“Hei… Kau tidak apa – apa?” Panggil Daegi yang lengannya masih di pegang oleh namja itu.

“Apa tidak apa jika aku tinggalkan sendiri?” Tanya namja itu.

“Gwenchana, aku tidak apa – apa.” Ujar Daegi meyakinkan.

“Baiklah” Ujarnya tapi masih bertahan dengan posisinya.

“Maaf tuan tangan mu.” Kata Daegi karena dari tadi namja itu terus saja memegangi lengannya.

“Ah… Ne, mian.. mianhae. Kalau begitu aku pergi dulu, sampai jumpa.” Kata namja itu setelah sadar dari lamunannya dan buru – buru pergi.

“Hahaha… Namja yang aneh, sekarang aku harus segera ke kelas dan setelah itu pulang mengambil makanan untuk ku antar ke oppa. Ah… Masih sakit rupanya.” Katanya sambil berjalan teratih – atih masuk ke dalam gedung kampus.

 

Shindong Pov

Apartement Star City

Sedari tadi aku terus menghubungi Aegi tapi kenapa ponselnya tidak aktif. Apa dia tidak tau betapa khawatirnya aku setengah mati! Apa lagi wajahnya yang manis itu mengundang kaum hawa untuk mendekatinya Jika dia hilang bagaimana?! Apa dia tersesat? Atau diajak pergi oleh laki – laki berengsek. Bisa juga dia di culik, atau di sekap di suatu tempat atau yang lebih parah… Ani! Aniya! Aku tidak boleh berfikiran macam – macam Aegi pasti baik – baik saja, jika tidak habis sudah riwayatku di tangan keluargaku. Tapi ini sudah malam dan dia belum datang juga.

“Hyeong berhentilah mondar – mandir terus, kau membuat kepalaku sakit saja.” Keluh Kyuhyun.

“Iya hyeong kau seperti kehilangan stok makanan dirumahmu selama sebulan saja.” Tambah Eunhyuk

“Tapi ini lebih parah dari itu.” Kataku, dan masalah ini bahkan bisa menghilngkan semua stok makanku dirumah.

“Memangnya kau sedang kehilangan apa?” Tanya Leeteuk hyeong yang baru keluar dari kamar.

“Sepupuku hyeong dari tadi siang tidak ada kabar.”

“Memangnya umurnya berapa hyeong?” Tanya Siwon

“Dua puluh dua tahun.”

“Ya tuhan ku kira umurnya masih lima tahun.” Kata Kangin

“Ini bukan masalah umurnya tapi ini karena dia baru satu bulan ada di Korea dan aku yang bertangung jawab atasnya selama dia disini.” Kataku semakin panik.

“Ah… Yang kata hyeong dia pertukaran pelajar dan ditempatkan di universitas yang sama dengan Kyuhyun.” Kata Sungmin

“Jinja? Kenapa aku tidak tahu hyeong.” Tanya Kyuhyun ke Sungmin.

“Tentu saja kau tidak tahu Kyu, bertanya saja tidak.” Jawab Sungmin datar.

“Bagaimana ini? Bagaimana kalau terjadi sesuatu dengannya.” Katakku. Aku sekarang benar – benar frustasi.

“Tenanglah dan duduk lah hyeong mungkin dia sudah berada dirumahnya dan handphonenya sedang dicas.” Kata Donghae yang mencoba menenangkanku.

“Itu juga masalahnya Hae karena hari ini kita free aku menyuruhnya untuk mampir kemari, tapi sampai sekarang dia tidak ada disini.”

“Kenapa tidak hyeong jemput saja.” kata Eunhyuk

“Itu memang rencana ku dari awal tapi dia bilang dia akan ke kampus karena hari ini dia ada kelas jadi tidak perlu dijemput.”

“Mungkin saja dia sedang keluar sebentar bersama temannya.” Ujar Ryeowook

“Aku rasa tidak wookie. Aku sudah tidak tahan lagi, lebih baik aku mencarinya.” Tegasku dan pergi ke kamar untuk bersiap.

Tapi saat aku dikamar dan sudah siap untuk pergi tiba – tiba Donghae mengetuk pintu. Dan aku pun membuka pintu.

“Ada apa Hae?”

“Di luar ada penjaga apartement dia menanyakan apa kau mengenal Daegi? Karena dia menca…” Kata Donghae dan tanpa ba bi bu aku langsung bergegas ke pintu depan.

“Shin Dae Gi!” Teriak ku

 

Daegi Pov

Apartement Star City

Aku masih berjalan teratih – atih sambil membawa kantung plastik yang berisikan makanan menuju apartemet oppaku yang jaraknya tinggal 500m lagi. Dan disini sangat sepi sekali berhubung sekarang sudah sangat malam. Sebenarnya tidak susah untuk mencari apartement ini apalagi saat bertanya kepada gadis – gadis yang masih sekolah itu, bahkan mereka sangat antusias dan ada pula yang sinis bertanya apa aku fans Super Junior, karena aku tidak mengerti jadi ku iyakan saja. Tapi berhubung kakiku sedang sakit dan aku harus membantu seorang anak kecil untuk mencari orangtuanya itu sedikit memperlamban perjalanku. Sepertinya  apartement yang oppa tempati sama dengan tempat tinggal artis itu, oppa memang pintar mencari tempat tinggal. Saat aku ingin masuk ke halamannya ternyata dijaga ketat sekali dan ada banyak cctv bertebaran disekitar sini.

“Ah… Ottoke aku lupa lantai dan nomor berapa apartement oppa, bahkan ponselku juga kehabisan batrai.” Keluhku

“Annyeonghaseyo agasshi.” Seorang yeoja menyapaku, sepertinya dia lebih tua dariku terlihat dari penampilannya.

“Ann yeong haseyo” Sapaku kembali dengan gugup, aku ini memang tidak pintar bergaul apalagi untuk berkenalan aku sangat payah.

“Tenang saja aku orang baik – baik.” Katanya sambil tersenyum ramah.

“Ne eon nie.” Kataku masih gugup.

“Kau ingin masuk kemari?” Tanyanya dan hanya ku balas dengan anggukan.

“Apa kau fans Super Junior?”

“Ani, aku kemari ingin berkunjung kerumah kerabatku disini, tapi ponselku lowbat jadi aku tidak bisa menghubunginya untuk memjemputku.” Balasku

“Begitukah, kalau begitu ikut saja dengan ku.”

“Jinja? Apa tidak merepotkan eonnie?”

“Aniya, kajja.” Kata yeoja itu dan akhirnya aku mengikutinya memasuki apartement.

Setelah aku sampai di loby apartement aku berpisah dengan eonnie tersebut tapi setelah aku mengucapkan terima kasih. Dan sekarang aku bingung aku tidak tau di lantai dan nomor berapa apartementnya karena alamatnya ada di ponselku. Tapi sepertinya dari tadi petugas itu terus menatapku. Memangnya apa yang salah dengan ku apa penampilanku seperti penjahat. Tapi sepertinya petugas itu menghampiriku.

“Permisi nona ada yang bisa dibantu?” Katanya petugas itu tegas, aku takut sekali aku hanya bisa menunduk.

“Apa agasshi fans Super Junior?” Lanjutnya, tuh kan benar mereka semua menganggap ku fans Super Junior.

“Ani… Aniya ahjussi. aku kemari aku kemari ingin mengunjungi kerabatku Shindong, Shin Dong Hee apa anda mengenalnya.” Tanya ku yang melihat petugas itu, aku harus mencoba untuk berani berhadapan dengan orang asing kalau tidak aku bisa di curigai yang tidak – tidak lagi.

“Shindong? Apa benar kau bukan fans Super Junior.”

“Aniya! Aku benar – benar ingin bertemu dengan oppa ku. Aku tau kalau disini tempat tinggalnya artis itu tapi aku kesini bukan untuk menemui mereka tapi aku ingin menemui oppa ku Shindong oppa. Ayo lah.. Ahjussi percayalah padaku sekarang dia pasti sedang kelaparan.” Ujar Daegi sambil memelas.

“Baiklah, kalau begitu mari saya antar.” Katanya, aku kontan saja langsung terkejut senang cepat sekali ahjussi ini percaya padaku.

“Nde?”

“Saya akan antarkan agasshi, tapi agasshi tetap dalam pengawasan saya.” Katanya

Aku pun ikut dengan ahjussi itu naik lift dan dia menekan angka 11, setelah sampai ahjussi itu langsung keluar dan berhenti di sebuah pintu yang bisa dibilang agak sedikit, mungkin banyak dengan corat – coret di tembok sekeliling pintu, apa disini banyak tinggal anak kecil?

Lalu ahjussi itu menekan bel dan berkata bahwa dia petugas apartement. Dan beberapa saat kemudian seorang namja membukakan pintu dan matanya langsung mengarah padaku dan dia hanya diam saja. Apa memang benar ya wajahku itu mencurigakan seperti penjahat?

“Permisi maaf mengganggu, agasshi ini berkata bahwa dia adalah kerabat dari Shindong.” Kata ahjussi itu.

“Ah… Tunggu sebentar  akan ku tanyakan dulu. Siapa namamu?” Tanyanya yang dari tadi masih menatapku.

“Daegi.” Kataku dan dia langsung masuk kedalam.

“Ahjussi apa benar ini apartement Shin Dong Hee?”

“Tentu saja, di apartement ini yang namanya Shin Dong Hee hanya ada satu.” Jelasnya

Dan setelah itu di dalam sepertinya gaduh sekali dan seperti ada seseorang yang memanggilku.

“Shin Dae Gi!” Teriak seseorang dan langsung membuka pintu dan ternyata itu Shindong oppa dan dia langsung memelukku erat.

“Aegi-ya kau kemana saja aku khawatir sekali padamu, apa kau tidak apa – apa? Apa kau sudah makan? Apa kau tersesat? Apa saat dijalan ada yang mengganggumu?” Kata Shindong oppa yang memegang bahuku sambil melihatku dari atas hingga bawah untuk memastikan bahwa aku baik – baik saja.

“Kalau begitu saya permisi dulu, mianhae agasshi sudah mencurigai anda.” Kata ahjussi itu sambil membungkuk.

“Ne gwehenchana, gomawo karena ahjussi sudah mau membantuku. Dan ini aku ada sedikit makan untuk ahjussi, anggap saja ini sebagai rasa terima kasih ku.” Kataku sambil memberinya kotak makan yang tadi belum sempat ku makan.

“Gomawo agasshi, kalau begitu saya permisi dulu.” Pamitnya sambil membawa kotak makanku.

“Ne” Kataku dan Shindong oppa.

“Aegi-ya kau kemana saja oppa benar – benar mencemaskanmu, bahkan tadi rencananya oppa ingin mencarimu.” Kata Shindong oppa, sepertinya oppa benar – benar panik terlihat sekali dari wajahnya yang pucat.

“Gwaenchana oppa buktinya sekarang aku baik – baik saja.” Kataku yang mengelus pipi kirinya yang chubi.

“Kau berhutang penjelasan padaku! Kalau begitu ayo kita masuk, tidak baik diluar lama – lama.” Kata Shindong oppa menarikku kedalam.

Saat kami masuk, aku mencoba melepas sepatuku perlahan sambil menahan rasa sakit yang ada di kaki kananku.

“Aegi-ya gwaenchana?” Tanya Shindong oppa.

“Ani, tadi pagi aku jatuh dan kakiku jadinya begini.”

“Omo! Jinja? Aigoo kau ini benar – benar ayo masuk.” Katanya tapi saat oppa ingin masuk kedalam aku menarik bajunya.

“Wae Aegi-ya?” Tanyanya

“Sepertinya di dalam ramai sekali oppa.” Kataku yang bisa menebak karena di dalam berisik sekali dan itu bukan suara tv.

“Ne oppa disini tinggal bersama teman – teman oppa. Jangan takut mereka semua ramah dan tidak akan macam – macam, ayo..” Dan aku hanya mengikuti oppa atau lebih tepatnya bersembunyi di balik oppa.

 

Author Pov

Shindong dan Daegi memasuki ruang tamu dan semua member berkumpul di sana untuk melihat sepupu Shindong yang katanya Donghae  imut.

“Hyeong dimana sepupumu?” Tanya Eunhyuk penasaran.

“Dia ada di belakangku, dia ini pemalu jadi tolong di maklumi.” Jelas Shindong

“Gwaenchana, tenang saja kami tidak akan membuatmu takut.” Kata Leeteuk dan Daegi akhirnya mau keluar dari persembunyiaanya di belakang Shindong dan memperkenalkan diri.

“Annyeonghaseyo je iremeun Shin Dae Gi imnida.” Ujarnya sambil membungkuk hormat.

“Annyeonghaseyo uri Super Juni-or.” Kata semua member kompak.

“Mwo?! Jadi mereka Super Junior dan oppa teman mereka?” Tanya Daegi kaget.

“Mwo? Kau tidak tau kalau kami semua ini Super Junior? Sulit dipercaya, kau ini sebenarnya hidup di zaman apa?” Kata Heechul

“Dia ini memang bukan berasal dari sini semenjak umur 5 tahun dia sudah pindah ke Inggris karena orang tuanya bekerja disana, jadi wajar dia tidak begitu mengenal Super Junior.” Jelas Shindong

“Aegi-ya mereka, ah… Ani maksudnya kami adalah boyband Super Junior.”

“Mwo? Jinja?! Kenapa oppa tidak memberitahuku.” Kata Daegi yang mengembungkan pipinya.

“Mian Aegi-ya oppa kira kau tidak akan tertarik dengan itu.” Kata Shindong yang mengelus kepalanya sayang.

“Aegi? Apa itu panggilannya?” Tanya Sungmin ke Shindong.

“Ne itu panggilan di keluarga kami semenjak dia kecil, lihat saja sampai sekarang dia tetap seperti aw… Oppo Aegi-ya.” Keluh Shindong saat perutnya di cubit.

“Biar saja.” Kata Daegi yang menjulurkan lidahnya.

“Sudah lah, sekarang kita obati dulu kaki mu yang bengkak itu.” Kata Shindong yang menuntun Daegi ke sofa dan mereka mengosongkan satu sofa untuk diduduki Daegi.

“Tunggu disini akan ku ambilkan kompres dan obat.” Kata Shindong yang meninggalkan Daegi bersama member Super Junior.

“Kau benar dari Inggris?” Tanya Eunhyuk

“Ne.” Jawab Daegi

“Baru pertama kali ke Korea?” Tanya Sungmin

“Ne.”

“Apa kau benar – benar tidak tahu Super Junior?” Tanya Siwon

“Tahu, tapi hanya sekedar tahu kalian artis Super Junior.”

“Apa kami populer disana?” Tanya Ryeowook

“Entahlah, tapi ada beberapa temanku fans kalian.”

“Apa kau sudah punya pacar?” Tanya Donghae

“Ani.”

“Apa kau punya kura – kura?” Tanya Yesung

“Ani.”

“Tapi kau suka hewan?” Tanya Yesung lagi.

“Ne.” Jawab Daegi yang membuat Yesung senang.

“Apa kau operasi plastik?” Tanya Heechul dan semuanya menengok kearah Heechul dengan pandangan aneh.

“Mwoya?! Siapa tau saja wajah imutnya hasil operasi.” Jawab Heechul seadanya.

“Aniya wajahku dari dulu memang begini.”

“Apa kau mengiatku?” Tanya Kyuhyun

“Eoh… Kau yang tadi pagi menabrakku kan.” Jawab Daegi yang baru ingat dan membuat semuanya memandang curiga ke arah Kyuhyun.

“Jadi kau yang membuat kakinya seperti ini?” Tanya Leeteuk

“Jika Shindong tahu habis lah riwayatmu Kyu.” Ancam Kangin

“Ada apa dengan nyawa Kyuhyun?” Kata Shindong yang datang membawa kompres dan obat.

“Kyuhyun yang membuat kaki Aegi menjadi seperti itu.” Kata Heechul cuek.

“Yak! Hyung jangan jadi profokator!” Protes Kyuhyun ke Heechul.

“Tapi memang benar kan.” Jawab Heechul cuek.

“Mwo! Kyu! Kau keterlaluan sekali, kau tidak lihat bengkak dikakinya sampai membiru begitu. Bagaimana jika tadi dia tidak bisa berjalan! Atau kakinya patah! Kau ini benar – benar!” Omel Shindong

“Gwaenchana oppa lagi pula ini bukan sepenuhnya salahnya aku juga yang ceroboh tidak melihat sekitar.” Bela Daegi

“Mianhae Daegi aku tidak tahu kalau kakimu menjadi parah seperti ini.” Kata Kyuhyun menyesal.

“Gwaenchana oppa, sudah lupakan saja. Oppadeul aku membawa sedikit makanan aku kira oppa tinggal disini sendirian.” Kata Daegi dan memberikan bukusannya ke Shindong.

“Gomawo Aegi-ya ini saja sudah lebih dari cukup lagi pula Ryeowook sudah memasakan makanan untuk kami, bagaimana jika kau sekalian saja makan disini.” Saran Shindong

“Ne benar makan malamlah disini Aegi-ya, kau pasti lapar.” Sambung Donghae cepat.

“Ne oppa.”

Beberapa saat kemudian mereka menjadi akrab dan ini berkat para member Super Junior yang frendly bahkan tak jarang Daegi tertawa mendengar cerita dari setiap member dan itu membuat Daegi lebih cepat berbaur dengan mereka dan sedikit menghilangkan rasa sakitnya saat diobati. Sementara itu Shindong dan Ryeowook dengan telaten mengompres, memijit dan memberikan salep. Dan sekarang mereka ingin duduk untuk menyantap makanan mereka.

“Hyeong aku ingin duduk disamping Aegi.” Kata Donghae yang berada di belakang Daegi dan meminta Heechul untuk pindah.

“Duduk saja kau di samping kanannya Aegi.” Kata Heechul cuek.

“Wookie-ah biarkan aku duduk di sini, jebal.” Kata Donghae yang memelas ke Ryeowook.

“Aniya! Kali ini aku tidak mau bertukar tempat dengan walaupun hyeong memaksa!” Ujar Ryeowook tegas.

“Sudah lah Hae biasanya kau duduk di sampingku.” Kata Eunhyuk

“Tapi sekarang aku mau duduk di samping Aegi.” Rengek Donghae yang akhirnya duduk di samping Eunhyuk dan mereka memulai makan mereka.

“Hae seharusnya kau contoh Kyu yang lebih cepat sudah duduk didepan Aegi lebih dulu.” Sindir Kangin

“Ani, aku hanya ingin duduk disini saja.” Kata Kyuhyun menundukan wajahnya sambil makan.

“Kyu kenapa kau menundukan kepalamu.” Goda Leeteuk yang berada di samping kanan Kyuhyun.

“Dan kenapa kupingmu merah Kyu.” Goda Sungmin yang berada di samping kiri Kyuhyun.

“Sepertinya Kyu sedang jatuh cinta.” Tebak Yesung

“Dan sepertinya tidak lama lagi Aegi akan memiliki namjachingu.” Kata Shindong yang menekan kalimat terakhirnya.

Uhuk… Uhuk…

“Minum dulu Aegi.” Kata Ryeowook yang memberikan minum dan menepuk – nepuk punggung Daegi pelan. Dan disaat yang sama Kyuhyun juga tersedak.

“Yak! Kalian ledek terus saja Kyu tapi jangan Aegi! Kalian tidak lihat dia jadi tersedak.” Omel Heechul

“Lagipula jika nantinya Aegi punya namjachingu tidak akan ku biarkan dia merebut semua perhatian Aegi! Aegi kau tidak akan membiarkanku sendirikan?!” Ujae Heechul tegas dan setelah itu beraegyo ria ke Daegi.

“Ne oppa tenang saja aku akan tetap memperhatikan oppa.” Kata Daegi sambil tersenyum manis menatap Heechul.

“Hyeong cepat sekali berubah, sekarang saja jadi suka dengan Aegi.” Bisik Siwon yang dianggukan setuju Sungmin yang disampingnya.

“Bersiaplah yang akan menjadi namjachingu Aegi.” Kode Shindong

Setelah makan mereka membali keruang tamu, sepertinya Heechul dan Donghae sudah mulai menempel dengan Daegi terbukti sekarang Donghae duduk di sebelah kanan dan Heechul di sebelah kiri. Sedangkan Ryeowook harus menerima kekalahan karena dia harus membersihkan dapur jadi terlambat mengambil posisi di samping Daegi.

“Aegi-ya lebih baik malam ini kau menginap saja disini dulu, ini sudah terlalu malam.” Saran Leeteuk

“Tapi oppa …” Kata Daegi yang langsung dipotong Siwon.

“Itu benar kami tidak mau terjadi apa – apa denganmu lagi pula kaki mu masih sakit kan.”

“Sudah menginap saja malam ini dan kau akan tidur dikamar Kyuhyun.” Kata Shindong

“Mwo? Tapi …” Sela Kyuhyun

“Kau tidur dikamar lain Kyu, memangnya kau fikir kami mengizinkanmu tidur satu kamar dengan Aegi.” Sambung Leeteuk.

“Kyu bukannya kau habis beli baju.” Sambung Eunhyuk yang memastikan ke Kyuhyun.

“Ne hyeong, wae?”

“Pinjamkan saja Aegi bajunya kan tidak mungkin Aegi tidur menggunakan dress.” Usul Eunhyuk

“Arraseo akan ku ambilkan.” Ujarnya dan langsung ke kamarnya mengambil kaos panjang berwarna putih dan celana bahan panjang berwarna biru tua.

“Ini pakai lah.” Kata Kyuhyun yang sudah kembali dari kamar dan memberikannya ke Daegi.

“Gomawo oppa.” Kata Daegi dan tidak sengaja tangan mereka bersentuhan.

“Ak aku akan ke kamar mandi untuk mengganti baju.” Kata Daegi gugup dan langsung berjalan sedikit teratih – atih ke kamar mandi.

Skip

Pagi hari semuanya sudah berkumpul di ruang makan untuk menikmati sarapan mereka, walaupun beberapa dari mereka benar – benar baru bangun tidur.

“Oppa kau tidak mandi dulu?” Tanya Daegi ke Shindong yang baru bangun langsung ingin duduk.

“Ini memang sudah menjadi kebiasaan mereka Daegi.” Jawab Heechul yang sudah rapih, langsung duduk di samping kiri Daegi.

“Hyeong bukannya kau juga sering begitu.” Ujar Kangin

“Ani kapan aku seperti itu.” Bantahnya cuek

“Hah… Selalu saja begitu.” Guman Kangin

“Oppadeul lebih baik kalian yang baru bangun tidur ke kamar mandi setidaknya cuci muka dan sikat gigi sebelum makan. Kami akan menunggu” Saran Daegi

“Dengar kata Daegi, palli! Bersihkan diri kalian.” Kata Heechul sambil mengibaskan kedua tangannya.

“Apa – apaan hyeong itu padahal biasanya dia sama seperti kita.” Keluh Eunhyuk yang pergi ke kamar mandi dan di ikuti beberapa yang lain.

“Morning.” Sapa Siwon yang sudah rapih.

“Morning.” Sapa semua yang ada di meja makan.

“Hari ini kau syuting jam berapa?” Tanya Leeteuk ke Siwon.

“Sekitar jam 8 hyeong tapi aku ingin kerumah dulu.” Jawab Siwon

“Oppa kau seorang aktor juga.” Tanya Daegi

“Ne, bukan itu saja kami semua selain penyayi beberapa dari kami ada yang menjadi mc, pemain drama musical, dj radio, aktor, penyayi untuk ost. Drama dan film.” Jelas Siwon

“Jinja? Jongmal? Wah… Daebak!” Ujar Daegi antusias.

Beberapa saat memudian mereka semua sudah berkumpul dan memulai sarapan mereka.

“Kyu apa pagi ini kau ada kelas?” Tanya Leeteuk

“Ne hyeong, wae?” Tanya Kyuhyun yang masih mengunyah makanannya.

“Kalau begitu kau bisa berangkat bersama Aegi ke kampus, bukankah pagi ini Daegi juga ada kelas.” Jelas Leeteuk

Uhuk… Uhuk… Uhuk…

“Aish… Kenapa kalian ini senang sekali tersedak.” Kata Heechul yang memberikan air ke Daegi dan Kyuhyun yang berada di sebelah kanan Daegi.

“Tidak perlu oppa aku bisa berangkat sendiri.” Tolak Daegi secara halus.

“Tapi Daegi kau mau naik apa stasiun dan halte bus lumayan jauh dari kampusmu, jika kau naik taksi sama saja bukan dengan ikut Kyu.” Jelas Shindong karena dia pernah mengantar Daegi ke kampus jadi dia sudah tau jauhnya seperti apa.

“Aku akan naik bus saja oppa lagi pula aku biasa berjalan kaki menuju kampus.” Jelasnya

“Dengan kaki seperti itu, ani! Aniya Aegi! Lebih baik kau ikut Kyu saja lagi pula belum tentu nanti di bus dapat tempat duduk. Dan aku rasa semuanya setuju.” Kata Donghae khawatir dan di benarkan semua member.

“Arraseo aku akan berangkat bersama Kyu oppa.” Putus Daegi

“Aku akan ikut mengantar Aegi ke kampus.” Kata Heechul semangat.

“Mereka ingin ke kampus Heechul dan pasti mereka akan lama di kampus. Lagi pula untuk apa kau mengantar Aegi ada Kyuhyun sudah cukup.” Jelas Leeteuk

“Tapi aku ragu apa dia bisa menjaga Aegi dengan baik.” Kata Heechul curiga

“Yak! Hyeong tenang saja aku akan menjaga Aegi dengan baik bahkan dia akan selalu akan dalam pengawasanku saat dikampus nanti.” Ujar Kyuhyun cepat dan membuat ruang makan terdiam seketika dan Daegi hanya menundukan kepalanya karena malu.

“Kau bersemangat sekali Kyu.” Goda Kangin

“Iya tidak seperti biasanya kau seperti ini.” Goda Sungmin

“An ani aniya… Sudah kalau begitu kami berangkat dulu, ayo Aegi-ya.” Kata Kyuhyun langsung menghentikan makannya dan berdiri bersiap untuk berangkat.

“Bersemangat sekali berangkatnya, kami? Sepertinya sudah ada kemajuan di antara kalian.” Goda Eunhyuk

“Oppadeul aku pamit dulu, annyeong.” Kata Daegi langsung bersiap dan langsung buru – buru pergi dan di ikuti oleh Kyuhyun.

“Eteuk apa aku tidak boleh ikut mereka.” Kata Heechul yang buru – buru menuju jendela untuk melihat keberadaan Daegi.

“Sudahlah kau seperti tidak pernah muda saja.” Kata Leeteuk sambil berjalan menuju dapur sambilmembawa piring.

“Yak neo! Memangnya aku setua apa hah! Ingat usiamu juga!” Omel Heechul

Leeteuk hanya menganggap itu sebagai angin lalu saja sedangkan member lain yang mendengarnya memilih untuk melanjutkan aktifitas mereka masing – masing.

 

Kyuhyun Pov

Di Mobil Kyuhyun

“Aish… Kenapa jadi canggung begini ini pasti karena kejadian semalam.” Batinnya.

 

Flashback

Author Pov

Saat dimana semua orang di drom sudah tertidur, Daegi terbangun karena harus pergi ke kamar mandi dan dia mampir dulu ke dapur untuk mengambil minum di kulkas dengan mata yang masih mengantuk. Tapi saat baru memegang pintu kulkas ada tangan lain yang memegang tangannya dari samping tubuhnya. Karena keadaan di dapur gelap dan Daegi tidak bisa melihat apa pun, seketika mata Daegi terbuka lebar dan secara refleks Daegi pun terkejut.

“Aaaaaaaa…. Mppphhhhh.” Teriak Daegi tapi mulutnya langsung di tutup menggunakan tangan dan Daegi pun berontak.

“Ssstttt… Ini aku Kyuhyun, jangan berteriak kau bisa membangunkan yang lain. Arraseo?!” Kata Kyuhyun

Kyuhyun masih menutup mulut Daegi dan hanya di balas oleh anggukan Daegi. Menggerti tanda itu Kyuhyun segera melepas tangannya dari mulut Daegi.

“Oppa! Kau benar – benar mengagetkanku, hampir saja aku berfikir yang tidak – tidak.” Kata Daegi yang berbalik menghadap Kyuhyun.

“Hehe… Mian aku juga tadi kaget karena tadi memegang tangan seseorang dan saat kau berteriak aku baru mengetahui itu kau.” Kata Kyuhyun sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Oppa.” Panggil Daegi

“Ne?”

“Emm… Sampai kapan kita seperti ini?” Kata Daegi menunduk malu.

Mata Daegi melihat kebawah, karena Kyuhyun tidak tahu apa yang dimaksud Daegi karena keadaan di dapur masih gelap. Kyuhyun mencoba melihat ke bawah dan ternyata dia baru sadar tangannya yang satu lagi memeluk sebagian pinggang Daegi semenjak Daegi berteriak tadi. Kontan saja Kyuhyun langsung saja melepaskan rangkulannya.

“Mmm… Aku harus kembali ke kamar dulu oppa, cal cayo.” Kata Daegi yang langsung bergegas.

“Cal cayo Aegi-ya.” Kata Kyuhyun lembut tapi masih berdiri ditempatnya dan masih di dengar Daehyun.

Bruk

“Aw… Oppo.” Keluh Daegi yang tertabrak meja makan.

“Gwehenchana?” Tanya Kyuhyun yang langsung berbalik dan ingin menghampiri Daegi.

“Ne… Ne… Gwehenchana oppa.” Kata Daegi cepat dan langsung berlari masuk kamar walaupun dia harus tertabrak lagi dengan bangku yang ada di sebelah meja.

“Aish… Pabo! Pabo! Pabo! Bagaimana dia berfikir yang tidak – tidak tentang ku!” Kata Kyuhyun yang mengacak – ngacak rambutnya dan langsung menghabiskan minuman yang di ambilnya di kulkas dalam satu tegukan.

Sementara itu di kamar Daegi masih berdiri di belakang pintu sambil memegang kedua pipinya.

“Aish… Pabo! Pabo! Pabo! Bagaimana jika oppa tau pipiku memerah.” Kata Daegi sambil mengibas – ngibaskan kedua pipinya.

 

Flasback And

Kyuhyun Pov

“Bagaimana ini? Tidak mungkin kan selama perjalanan kami hanya diam saja.” Batin Kyu

“Emm… Aegi-ya.” Panggil Kyuhyun saat mobil berhenti karena lampu merah.

“Wae oppa?” Kata Daegi sambil melihat ke arah Kyuhyun.

“Apa dia sudah melupakan kejadian tadi malam? Kenapa ekspresinya biasa saja.” Batin Kyuhyun

“Mmm… Mian untuk yang kemarin malam.” Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah jendela.

Seketika keadaan menjadi hening dan tiba – tiba radio yang sedang di nyalakan memutar lagu Henry Lau – 143 I Love You. Dan Kyuhyun langsung mengganti salurannya dan ternyata lagu 2NE1 – Falling in Love yang sedang di putar. Merasa keadaanya menjadi lebih canggung Kyuhyun mengganti lagi salurannya dan yang sedang di putar lagu Kara – Wanna dan kali ini Daegi langsung mengganti salurannya dan lagu yang sedang berjalan adalah lagu Eunhyuk & Donghae – Still You. Karena kesal Kyuhyun mengganti berulang – ulang salurannya.

“Oppa sudah lah, mungkin saja sekarang semua radio sedang musim memainkan lagu yang seperti itu.” Kata Daegi sambil menunduk.

Ujar Daehyun langsung membuat Kyuhyun menghentikan mengganti salurannya. Dan lagi – lagi sekarang lagu Swings feat. Seo In Guk – Would You yang menemani perjalanan mereka.

“Hah…” Hela nafas mereka berdua.

“Mmm… Oppa untuk yang tadi malam tidak usah di fikirkan lagi.” Kata Daegi sambil melihat ke arah jendela.

Mereka berdua terdiam sejenak dan secara bersamaan mereka melihat wajah satu sama lain. Dan tidak tahu siapa yang memulai secara perlahan wajah mereka mendekat satu sama lain.

Tiiinnnnn…. Tiiiinnnn…..

Suara klakson menyadarkan mereka dan mereka baru sadar bahwa jarah mereka hanya satu jengkal saja. Kyuhyun yang baru menyadari lampunya sudah merah karena suara klakson tadi langsung mengalihkan pandangannya ke depan dan langsung menjalankan mobilnya dengan wajah memerah begitupun dengan Daegi yang mengibaskan wajahnya sambil menghadap ke arah jendela.

Skip

Mereka sekarang sudah memasuki halaman kampus yang cukup sepi karena memang mereka datang terlalu pagi dan kelas belum di mulai. Tiba – tiba dari belakang mereka ada seseorang yang sedang terburu – buru dan menabrak Daegi dari belakang. Secara reflek Kyuhyun langsung memeluk Daegi yang hampir jatuh.

“Gwehenchana?” Tanya Kyuhyun cemas.

“Ne oppa gwehenchanayo.” Jawab Daegi sambil melihat Kyuhyun.

Mata mereka bertemu kembali dan…

“Saranghae Aegi-ya.” Ujar Kyuhyun lembut

“Mwo?! Mwoya?” Tanya Daegi sambil mengejapkan matanya berulang kali.

“Nae kohaja Shin Dae Gi!”

 

THE AND

 

Gamsahamnida sudah mau menyempatkan diri untuk membaca FanFicion ini.

Komentarmu ditunggu..

2 Comments (+add yours?)

  1. Rosyida ELF Angels
    Jun 06, 2015 @ 12:31:03

    Prolog nya ringan, datar..
    Realita kehidupan jelas.. Keren!!
    Mungkin bisa ditambahkan sedikit fantasi chingu 🙂
    Gomawo ^_^

    Reply

  2. Nurul kumala dewi
    Jun 07, 2015 @ 14:26:53

    Hehe ,,,ini emg kayak kebanyakan ff yg lainya ya,,tp udh bagus kok cuma dikit typo bergentayangan,,trus bagian akhirnya cepet banget eoh alurnya,,,hehe
    keep writing ne,caiyo!!!!

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: