Obligation of The Heart

obli

Judul     : Obligation of The Heart

Author  : Ririn_Setyo

Cast       : Cho Kyuhyun, Song Jiyeon.

Genre    : Romance ( PG – 15 )

Length  : One Shot

FF ini juga di publish di blog pribadi saiiya : http://www.ririnsetyo.wordpress.com  dengan cast yang berbeda

*

*

YeomKwang High School

In The Park – 01.00 pm

.

Sepasang mata tajam dari seorang laki-laki tinggi berwajah tampan, terlihat serius menatap ke arah seorang gadis yang duduk di sebuah bangku taman yang ada di sekolahnya, berjarak 20 langkah dari tempatnya berpijak. Alis tebal itu bertaut dengan pikiran yang bergulung ragu di sanubari, menyimpan sejuta kata yang ingin sekali diutarakan untuk sang gadis demi sebuah kepastian hati.

Laki-laki itu adalah Cho Kyuhyun, seorang laki-laki yang terlahir dengan tingkat kesempurnaan wajah nyaris tanpa cela, hingga membuat siapa saja yang sempat memandangnya akan terpesona hingga tak mampu berpaling dipuluhan detik ke depannya. Laki-laki bertinggi badan 180 centimeter, berkulit putih pucat, memiliki IQ jauh di atas rata-rata, senyum menawan yang terkesan sombong namun selalu mempunyai daya kuat untuk melumpuhkan hati yang melihatnya.

Namun semua kesempurnaan itu lenyap seketika saat Kyuhyun sudah berhadapan dengan seorang gadis di depannya ini, gadis pendiam dengan sejuta rahasia yang tersembunyi di balik sepasang mata bening yang telah mampu membuat Kyuhyun terjerat di dalamnya. Terjerat hingga Kyuhyun tak mampu untuk keluar dari sana sejak 1 tahun yang lalu, saat Kyuhyun tidak sengaja melihat gadis itu dari balik celah jejeran buku di rak perpustakaan dan Kyuhyun terperanjat, merasa terpesona hingga tak bertepi.

Gadis itu terlalu beku untuk didekati, Kyuhyun yang selama ini terkenal dengan pesona memabukkan hingga sederet gadis cantik di sekolah maupun di luar sekolah bertekuk lutut di hadapannya, merasa hilang nyali untuk mendekati gadis itu. Gadis yang bahkan tak pernah menatap ke arahnya, seperti gadis-gadis lain yang selama ini Kyuhyun temui.

Menahan luapan rasa selama 1 tahun bukanlah perkara mudah, Kyuhyun harus menahan sakit akibat merindu, menahan rasa cemas saat tak menemukan gadis itu di jarak pandangnya, merasa bosan hanya menjadi penguntit setia gadis cantik itu ke mana pun dan kapan pun. Dan Hari ini Kyuhyun sudah tidak tahan lagi untuk tidak bergerak, mengutarakan semua maksud hati yang tersemat hanya untuk gadis itu seorang.

Dengan langkah pasti berselimut cemas yang berhasil membuat senyum menawan yang biasanya membingkai indah wajah tampan laki-laki itu hilang tak berbekas, terhempas ke dasar rasa kalut seiring degub jantung yang kian memacu. Berhenti tepat di hadapan gadis yang sama sekali tak mengalihkan pandangannya dari sebuah novel tebal yang diyakini Kyuhyun, sebuah novel karya JK Rowling yang mendunia, novel favorit gadis itu. Dalam satu gerakan Kyuhyun berjongkok di hadapan gadis itu, sedikit menunduk agar dapat menatap wajah cantik gadis bermata indah itu.

Hi!” sapa Kyuhyun dengan suara beratnya.

Mata bening gadis itu mengerjab terkejut, menegang saat sadar wajah Kyuhyun kini berada sangat dengan wajahnya. Dengan cepat gadis itu memundurkan tubuhnya, menatap sekeliling taman yang ramai dengan siswa-siswi yang kini sedang menatap ke arahnya, beberapa gadis bahkan terlihat menjerit histeris saat melihat Kyuhyun masih berjongkok di depan gadis itu.

“Kau? Apa yang kau lakukan di sini?” tanya gadis itu tergagap, terlalu terkejut dengan kedatangan makhluk yang digilai oleh hampir semua gadis di sekolahnya.

“Ingin mengobrol denganmu,” ucap Kyuhyun dengan senyum kakunya, Kyuhyun sangat gugup sekarang.

“Katakan apa maumu Cho Kyuhyun? Dan cepatlah berlalu sebelum aku di usir oleh gadis-gadis yang memujamu karena mereka berfikir aku akan merebutmu dari mereka,” ucap gadis itu tanpa jeda, mengerakkan mata beningnya dengan cemas berselimut gugup yang membekukan tubuhnya.

Ah! Kau tahu namaku?” tanya Kyuhyun senang dan mengabaikan semua ucapan gadis itu, laki-laki itu masih tak beranjak dari posisinya.

“Semua orang tahu namamu Kyuhyun-ssi bahkan yang tidak bersekolah di sini,” jawab gadis itu dengan mata berputar, tidak berminat untuk meladeni laki-laki dengan cap playboy yang masih betah berjongkok di depannya itu.

“Aku juga tahu namamu, Song Jiyeon. Benarkan?” Kyuhyun kembali mengulas senyum, kali ini lebih terlihat tenang dan menawan.

“Baiklah,” Jiyeon menghembuskan nafasnya, gadis itu menutup buku bacaannya seraya menatap Kyuhyun yang masih berjongkok di depannya. “Sekarang apa yang bisa aku bantu? Dan— sampai kapan kau mau berjongkok seperti itu? Kau tahu, kau terlihat seperti laki-laki bodoh,” Jiyeon tersenyum sekilas, menahan geli dengan semua yang dilakukan Kyuhyun, laki-laki yang terkenal dengan gaya sok-cool nya yang mendunia.

Kyuhyun tersenyum seraya menegakkan tubuh tingginya, menempatkan dirinya di samping Jiyeon. Laki-laki itu terlihat tidak peduli sama sekali dengan keadaan sekitar, di mana para gadis meneriakkan namanya seraya memintanya untuk menjauh dari Song Jiyeon.

“Begini, aku tidak bisa berbasa-basi aku hanya akan mengatakannya 1 kali, jadi kau harus mendengarkannya dengan seksama, kau mengerti?” ucap Kyuhyun dengan menghadapkan tubuhnya ke arah Jiyeon yang bahkan tidak melihat ke arahnya.

Jiyeon tersenyum sekilas gadis itu menimang sebentar sebelum akhirnya ikut menghadapkan tubuhnya ke arah Kyuhyun, sedikit mendengarkan makhluk tampan ini berbicara tidak ada salahnya, pikir Jiyeon.

“Aku… aku sudah melihatmu sejak 1 tahun yang lalu, saat itu di jam istirahat siang aku melihatmu dari balik celah buku di perpustakaan. Kau menatapku yang tidak sengaja memegang buku yang akan kau pilih, saat itulah aku menatap mata beningmu pertama kali,” Kyuhyun menghembuskan nafas risaunya.

“Aku gugup, bahkan itu untuk pertama kalinya aku gugup saat berhadapan dengan seorang gadis. Dan sejak hari itu kau sudah melumpuhkan hatiku, membuatku bahkan harus menjomblo selama 1 tahun. Dan hari ini aku ingin meminta pertanggung jawaban darimu,”

Jiyeon menautkan alisnya, kerutan binggung samar-samar mulai tampak di dahi putih Jiyeon. Gadis itu sama sekali tidak ingat dengan kejadian yang di ceritakan Kyuhyun, tidak mengerti sama sekali dengan arah pembicaran Kyuhyun saat ini.

“Tanggung jawab?” Kyuhyun mengangguk seketika. “Tanggung jawab untuk apa?”

“Untuk kelangsungan hatiku, kau sudah mengambil hatiku tanpa izin, membuatku jatuh ke dasar rasa cinta yang bahkan aku tak tahu caranya untuk kembali. Kau sudah membuatku gila karena merindukanmu, membuat taman hatiku bergemuruh tiap kali menatapmu yang sama sekali tak pernah menatapku.”

“Aku menyukaimu Song Jiyeon bahkan aku… aku mencintaimu dan sekarang aku butuh kepastian cinta darimu,“

Jiyeon mengerjap dengan tubuh yang menegang sempurna, terbelit dalam rasa terkejut yang membuat otak pintarnya berputar sangat lamban. Apa ini nyata? Atau ini hanya mimpi? Bagaimana bisa seorang Cho Kyuhyun yang selama ini hanya di lihatnya dari jauh, kini menyatakan cinta untuk dirinya.

Jiyeon masih diam di puluhan detik berlalu, gadis itu masih terlalu binggung dengan semua yang ada. Bukan karena gadis itu tidak menyukai Kyuhyun, bukan… bukan itu, lagi pula siapa yang tidak menyukai Cho Kyuhyun yang mempesona itu. Tapi Jiyeon yang selama ini tidak pernah menautkan hatinya untuk Kyuhyun merasa jika semua ini bisa saja hanya ilusi, hanya rencana Kyuhyun untuk mempermalukan dirinya.

Namun sialnya Jiyeon tidak melihat kebohongan di balik tatapan Kyuhyun saat ini, bahkan kini perlahan Jiyeon mulai merasakan luapan rasa bahagia yang membumbung tinggi hingga ke langit sanubari. Rasa yang menyesap perlahan di tiap relung hati, hingga samar-samar membuat wajah putih Jiyeon merona merah muda.

Kyuhyun menghembuskan nafas gugupnya, menatap Jiyeon yang belum juga mengeluarkan sepatah katapun, tatapan yang menyisakan rasa cemas yang kini membalut hati Kyuhyun, menunggu kepastian hati yang berhasil membuat Kyuhyun putus asa.

Hey! Jawab aku, Jiyeon.” Kyuhyun mengibaskan tangannya di depan wajah Jiyeon, membuat gadis itu mengerjab dan tersadar dari kebimbangan hatinya.

“Apa yang harus aku jawab?” helaan nafas putus asa lolos dari pernafasan Kyuhyun, laki-laki itu mengacak rambutnya dengan geram.

“Kepastian? Kepastian bahwa kau menerima perasaanku, hingga membebaskan aku dari rasa teraniaya karena menahan rasa ini terlalu lama.”

Mwo? Aku… aku tidak tahu, kita belum saling mengenal bagaimana mungkin aku,—“ Kyuhyun menegakkan tubuh tingginya seketika, sedikit takut dengan kalimat yang akan Jiyeon ucapkan selanjutnya.

“Minggu depan aku akan menunggumu di Museum Art Korea jam 6 sore, kita— akan berkencan.” ucap Kyuhyun sedetik sebelum membalikkan tubuhnya, meninggalkan Jiyeon begitu saja dengan setuja rasa di belakang sana.

Namun sesaat kemudian laki-laki itu berhenti seraya membalikkan tubuhnya, kembali menghampiri Jiyeon. Dengan gerakan cepat Kyuhyun segera menyambar novel tebal yang ada di pangkuan Jiyeon lalu meraih jemari gadis itu dan menggengamnya dengan erat, membuat Jiyeon terkejut dengan jeritan tertahan.

“YAK!! Apa yang kau lakukan,” ucap Jiyeon seraya berusaha melepaskan genggaman Kyuhyun yang semakin mengerat.

Jongkin mendekatkan wajahnya, mendorong beberapa helai rambut panjang Jiyeon yang bergerak menutupi wajah gadis itu ke belakang telingga. Menatap ke dalam bolamata Jiyeon yang sebening crystal itu hingga membuat Jiyeon terdiam seketika, terjerat dalam pesona Kyuhyun yang tak terbantahkan.

“Apa kau tidak sadar jika langit sudah sangat mendung? Aku yakin sebentar lagi akan turun hujan, jika kau masih berdiam di sini kau akan kehujanan. Bukankan kau akan demam tinggi dan jatuh pingsan jika air hujan membahasi tubuhmu?” Jiyeon membulatkan matanya, merasa kembali membeku dengan semua kejutan Kyuhyun hari ini.

“Mulai hari ini jangan pernah lagi membuatku khawatir saat harus melihatmu pingsan karena air hujan, seperti minggu lalu kau mengerti?” ucap Kyuhyun lalu dengan cepat menarik tangan Jiyeon untuk mengikuti langkahnya.

“Dari mana kau tahu semua itu?” gumam Jiyeon dengan raut binggungnya, setahunya tidak ada yang tahu jika dia alergi dengan air hujan dan suhu yang terlalu dingin, tidak ada yang tahu kecuali penjaga sekolah jika minggu lalu dia pingsan karena air hujan.

“Aku tahu segala sesuatu tentangmu, Song Jiyeon.” jawab Kyuhyun dengan senyum lebarnya, mengabaikan wajah binggung Jiyeon saat ini.

Kyuhyun tersenyum saat mengingat jika dialah yang membawa Jiyeon ke rumah sakit, saat penjaga sekolah menemukan Jiyeon yang pingsan di gerbang sekolah. Kyuhyun menelphone orangtua Jiyeon sesaat sebelum meninggalkan gadis itu di rumah sakit dan memberi kesan jika penjaga sekolahlah yang menolong Jiyeon.

Kyuhyun kembali tersenyum, melangkahkan kaki panjangnya seraya mencuri pandang ke arah Jiyeon yang pada akhirnya berjalan seiring dengan langkahnya yang melambat. Sungguh Kyuhyun benar-benar menyukai Jiyeon dan Kyuhyun sangat yakin jika esok akan ada kisah baru di kehidupannya, kisah manis berbalut cinta dengan taburan senyum bahagia yang akan dia torehkan bersama,… Song Jiyeon.

.

~ THE END ~

.

OKyu nikmatin FF manis ini dan berikan koment kece kalian untuk Saiiya LOL

Enjoy Manusia Kece — xoxo

14 Comments (+add yours?)

  1. auliatarzia
    Jun 07, 2015 @ 13:24:50

    sweet kisah cinta masa sekolah yg ringan tapi seru🙂

    Reply

  2. Nurul kumala dewi
    Jun 07, 2015 @ 13:59:24

    Aduh kyuhyun dg sejuta pesona mana ada yg mampu nolak,,,
    kyuhyun g than lok cuma jd stalker y trus ungkapin isi hatinya ke jiyeon,,,kata2nya kyu bikin nae melambung,,hihihi

    Reply

  3. NatasyaKim
    Jun 07, 2015 @ 14:32:02

    sweet banget.. sequel donk buat cerita tentang mereka di hari selanjutnya jeballl

    Reply

  4. blackjackelfsone
    Jun 07, 2015 @ 20:00:06

    Ah sweet amat kyuhyunnya! Ada sequel ga thor? Hihihi bagus tor

    Reply

  5. Novita Arzhevia
    Jun 07, 2015 @ 20:11:08

    huaaaw gadis paling beruntung yg bisa dicintai oleh pria sesempurna kyuhyun. . .ahh cuyun sweet bnget. . .bgus thor aq suka ceritanya, pendekk tpi berkesan

    Reply

  6. Monika sbr
    Jun 07, 2015 @ 20:22:01

    Gilaaa……. Manis banget!!!

    Reply

  7. shoffie monicca
    Jun 07, 2015 @ 21:13:13

    yey kyu jdi pnguntit dmi pngn liht jiyong sosweet ak mau donk kyu..(haha minpi)

    Reply

  8. esakodok
    Jun 07, 2015 @ 21:47:07

    kleoek klepek dah..haduh..nembaknya dweet bgt..lugas tegas oye..mantap bener..
    masamasa remaja paling INDAH

    Reply

  9. ichul
    Jun 08, 2015 @ 14:16:55

    Mahluk kaya Kyuhyun ternyata bisa romantis juga kaya abang Dongek…haahaa

    Semanis madu lah rasanya setelah baca ini FF ^^

    Reply

  10. @erna_nena_rin
    Jun 08, 2015 @ 16:40:47

    ah sosweet bget dah ni ff.

    Reply

  11. Rrin'sLove
    Jun 11, 2015 @ 15:41:30

    aaaaaa manisnya
    mau kayak gitu jugaaaaa ><
    hahahaha

    Reply

  12. Nelly
    Jun 11, 2015 @ 21:21:58

    sweet banget. ada sequel nya gak?

    Reply

  13. AssaElf
    Jun 13, 2015 @ 20:06:21

    Kyu sweet banget ^^

    Reply

  14. Niyachokobi
    Aug 05, 2015 @ 12:31:40

    So sweet sekali

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: