Mistake [4/?]

mistake

Author : Cho Haneul
Judul Cerita : Mistake
Tag (tokoh/cast) : Cho Haneul (OC), Cho Kyuhyun, Kim Nana (OC), Super Junior’s Members
Genre : Romance, Drama
Rating : PG-15
Length : Chapter
Catatan Author (bila perlu): FF ini pernah dipublish di blog pribadi author chohaneul88.wordpress.com

___________________________________________________________

 

MISTAKE (Chapter 4)

 

Tepat seperti dugaanku, dalam semalam aku sudah memiliki begitu banyak musuh. Bahkan jika dikumpulkan mereka lebih banyak dari pada anggota dewan perwakilan rakyat! Aku bisa gila jika seperti ini! Kupikir mereka sudah dewasa dan mengerti bahwa itu hanya sekedar fan service, tapi kenapa masih bersikap seperti anak-anak labil, eo?

Tidak ada hal special yang terjadi setelah aku naik keatas panggung. Setelah itu pihak panitia segera memintaku turun dan kembali ke tempat penonton. Jadi tidak ada meet and greet atau hanya sekedar berfoto bersama. Wajar saja, ini kan bukan cerita dalam novel yang pemeran wanitanya akan sangat mudah untuk menarik perhatian pemeran pria.

Namun meski begitu, aku akan selalu menyimpan kenangan itu selamanya. Kapan lagi akan ada 10 orang namja tampan yang bernyanyi untukku? Kesempatan emas seperti itu takkan datang dua kali.

“Sumpah, kau beruntung sekali, unnie! Aku iri padamu!”

Naeun masih semangat membicarakan kejadian semalam. Bahkan disaat kami sedang sarapan pagi seperti ini. Eomma mengernyitkan dahinya. “Memang apa yang terjadi semalam?” Tanya eomma. Naeun menjawab dengan begitu semangat. Seakan dia yang menjadi lucky fans semalam. “Unnie diajak keatas panggung oleh Cho Kyuhyun!”

“Oh ya? Kok bisa?”

“Itu fan service. Setiap konser mereka akan mengajak fans yang beruntung untuk naik keatas panggung.” Jawabku.

Wajah eomma tampak sumringah. “Wah, kau pasti senang sekali karena bisa berada sedekat itu dengan idolamu. Apa kalian sempat berfoto?”

Aku menggeleng lesu. “Sayangnya tidak. Mereka harus siap-siap untuk menyanyi lagu selanjutnya dan aku juga tidak mungkin berada diatas panggung lebih lama. Lagipula aku sudah cukup senang.” Aku tersenyum mengingat senyum teduh nan menenangkan milik Kyuhyun oppa yang ia tunjukkan kala mengajakku naik keatas panggung.

Sooyeon eonnie tersenyum menatapku dan kemudian ia menatap eomma dan Naeun. “Tentu saja dia amat senang. Dia kan sudah berkenalan secara resmi dengan member Super Junior jauh sebelum konser semalam, dan dia juga sudah pernah berbincang-bincang dengan Kyuhyun.” Ujar Sooyeon eonnie.

Eomma dan Naeun membelalakkan mata mereka. “Mwoya?! Bagaimana bisa?!” Seru mereka bersamaan. Aku menggeleng melihat kelakuan eomma dan dongsaengku ini. Beruntung appa sedang tidak ada disini. Jika ada, beliau pasti akan marah karena acara sarapan pagi kami yang begitu berisik seperti ini. Appa memang melarang keras untuk berbicara jika sedang makan. Tidak menghormati makanan katanya.

 

*****

 

Ada satu hal lagi yang mereka tidak tahu. Meskipun aku dan Kyuhyun oppa tidak bertukar nomor ponsel, namun kami terkadang berkomunikasi lewat sosial media seperti Line, Kakao Talk atau private message di Weibo. Yah, walaupun baru 2 kali kami melakukannya. Aku tidak berani jika terlalu sering menghubunginya. Dia orang sibuk, dan lagi aku takut jika ia malah terganggu.

Aku berjalan masuk kedalam kelas dan duduk dibangku deretan depan, tempatku biasanya. Deretan depan memang selalu sepi. Hanya aku dan Nana yang jadi penghuni setia bangku deretan depan ini. Bukannya sok rajin atau ingin mencari muka dengan dosen, hanya saja aku lebih nyaman duduk didepan. Setidaknya aku jauh dari si ratu gossip Yoorin.

Ngomong-ngomong soal Yoorin, sedari tadi aku merasa ia tengah menatapku dengan tajam. Apa ini masalah konser? Atau karena ucapanku mengenai pernikahan Sungmin oppa?

“Yak, tatapan matanya seram sekali. Seakan-akan ada sinar tak kasat mata yang tengah menghujammu.” Bisik Nana pelan. Aku mendekatkan kepalaku kearah Nana. “Arayo. Sepertinya dia sangat marah padaku. Entah itu karena ucapanku beberapa hari yang lalu atau karena konser. Kau kan tahu gara-gara mendapat fan service dalam semalam aku memiliki begitu banyak musuh.”

“Aish, mereka benar-benar manusia labil!” Rutuk Nana kesal.

Aku menghela napas, berusaha untuk tak peduli dengan tingkah Yoorin ataupun dengan kelakuan absurd gadis-gadis lainnya.

“Hey, kau bilang Kyuhyun oppa akan mengeluarkan album solo?” Tanya Nana sembari menatapku. Aku mengangguk. “Ya. Tapi jangan bilang siapa-siapa, sebab ini akan menjadi kejutan untuk para ELF dan Sparkyu.”

Nana tersenyum tiga jari sembari menaik turunkan alisnya. “Lalu, kenapa ia memberitahumu, eo? Berarti dia menganggapmu special dong! Dia bahkan bisa percaya begitu saja padamu untuk berita sepenting itu.” Ucapan Nana membuat wajahku bersemu merah. Tak bisa kupungkiri bahwa terkadang aku berpikir bahwa Kyuhyun oppa suka padaku, namun dengan segera juga pemikiran bodoh seperti itu kutendang jauh-jauh dari otakku.

“Aku kan fans special!” Gurauku sambil terkekeh kecil. Aku kembali berbisik. “Aku bahkan sudah mendengar lagunya. Judulnya At Gwanghwamun.”

 

*****

 

“Katalk!”

 

Aku menghampiri ponselku yang tergeletak diatas meja belajar. Aku tak kuasa menahan senyumanku saat melihat chat yang berasal dari Kyuhyun oppa. Pria itu mengirim sebuah pesan suara padaku. Ternyata itu rekamannya saat menyanyikan sebuah lagu. Sebuah pesan kembali masuk.

Bagaimana menurutmu? Kau suka?

 

Ne, aku sangat suka. Bagus sekali. Apa ini salah satu lagu debut solomu?

 

Haha, sudah aku duga kau akan suka. Judulnya Eternal Sunshine.

 

Lagunya bagus sekali 😀

 

Sedang apa?

Hanya sedang membaca novel. Tugas yang banyak benar-benar membuatku frustasi. Membaca novel menjadi salah satu caraku untuk rileks. Bagaimana dengan oppa? Apa yang sedang kau lakukan?

 

Hari ini aku sedang libur. Jadi aku akan menghabiskan hari didepan laptopku.

 

Biar kutebak, bermain game? xD

 

Yup! Tepat sekali ^^

 

Percakapan ringan seperti ini membuatku semakin merasa dekat dengan Kyuhyun oppa. Entahlah, namun aku merasa jika dia percaya dan senang mengenalku. Aku hanya berharap bahwa kami akan menjadi semakin dekat. Aku tidak akan meminta hal yang muluk-muluk, seperti menjadi kekasihnya. Aku hanya ingin menjadi orang yang bisa dia andalkan, karena aku… mencintainya…

  

*****

 

Album solo Kyuhyun oppa beredar dipasaran. Dalam hitungan jam album itu laris di pasaran dan lagu Kyuhyun oppa menempati posisi teratas dalam tangga lagu Korea. Hal yang cukup membanggakan bagi penyanyi yang baru melakukan debut solo. Aku tersenyum melihat album yang sudah berada digenggamanku. Aku sudah tidak sabar untuk mendengarkan lagu-lagu yang ada dialbum ini.

Lagu-lagu yang ada di album ini sangat keren. Tidak ada kata-kata yang sanggup menggambarkan bagaimana bagusnya lagu-lagu yang ada di album ini. Suara baritone Kyuhyun oppa yang begitu menenangkan dan lembut sangat cocok dengan genre pop ballad yang ditawarkan dalam album ini. Jika disuruh untuk memilih lagu favorit, maka aku tak bisa melakukannya. Karena aku suka semua lagu yang ada di album ini.

Aku memotret album Kyuhyun oppa dan mengirimkan hasilnya ke kakao talk milik Kyuhyun oppa. Dia berjanji akan memberikanku tanda tangannya di album ini tanpa aku perlu repot-repot untuk mengantri diacara fan signing asalkan aku membeli album solonya. Yah, benar-benar pandai mencari keuntungan 😀 Sudah sebulan ini kami jadi sering bertukar kabar melalui sosial media. Dan semua percakapan biasanya ia yang memulai. Mungkin dia tahu kalau aku segan jikalau harus menghubungi dia terlebih dahulu.

 

Tidak seperti biasanya, kali ini aku mendapatkan balasan chat darinya begitu cepat. Tampaknya ia sedang tidak ada kegiatan.

Ah, kau sudah membeli albumku. Bagaimana?

 

Neomu joahae! Lagunya sangat bagus. Aku bahkan tidak dapat memilih yang mana yang paling aku sukai 😀 Keunde, oppa tidak melupakan janjimu, bukan?

 

Janji apa ya? >.<

 

Oppa! Tentu saja janji tanda tangan 😦

 

Haha, ne ne! Jangan merajuk. Aku bukan tipe pemberi harapan palsu. Jika sudah berjanji pasti akan kutepati. Minggu depan aku akan tampil di acara music. Apa kau akan datang menonton?

 

Tentu saja! Aku tidak akan melewatkannya 😀

 

Bagus! Baiklah kalau begitu. Apa kau sibuk sekarang? Em, maksudku, apa kau ada kegiatan sekarang?

Aniyo. Waeyo?

 

Uri manna haja! 😀

 

Mwo?! Oppa serius?

 

Ne, tentu saja. Kau masih ingin tanda tangannya, kan? Mumpung sekarang aku sedang tidak ada kegiatan. Minggu depan aku akan sangat sibuk, jadi mungkin takkan sempat untuk bertemu. Kau bisa kan?

 

Ne, tentu saja.

 

Assa! Kita bertemu di café-ku. Aku tunggu malam ini jam 7. Sampai ketemu~

 

Aku mengedipkan kedua mataku. Kedua tanganku menepuk pipiku dengan keras. Terasa sedikit sakit. Berarti… igeon kkumi aniya!

“Kyaaaaa!!!!!”

Secepat kilat aku berlari menuju lemariku. Mana baju bagus?! Mana baju bagus?! Aku harus berdandan secantik mungkin! 😀

 

*****

 

Dadaku bergemuruh ketika melihatnya berjalan semakin lama semakin mendekatiku. Meskipun ia mengenakan masker dan kaca mata berframe besar, namun itu tidak menutupi aura bintang yang menguar dari dalam dirinya. Cho Kyuhyun melambaikan tangan padaku dan kemudian ia duduk tepat dihadapanku. Aku nyaris tak bernapas saat ia melepas maskernya dan melayangkan senyuman manisnya padaku.

“Lama tidak bertemu.” Ia tersenyum manis.

“Ah ne, lama tidak bertemu. Jal jinnaseo oppa?”

Ia mengangguk. “Ne, aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu?”

“Sama. Aku juga baik-baik saja. Yah, setidaknya tugas dari dosen-dosen itu tidak sampai membunuhku.” Kelakarku. Kyuhyun oppa tertawa. Aku suka mendengar  suara baritone-nya yang sangat menenangkan itu. Tawa renyahnya membuatku tersenyum dan ingin ikut tertawa. Ia seperti happy virus untukku.

“Mana albumnya?” Tanyanya yang membuatku tersentak akan lamunanku dan membuatku ingat akan tujuanku bertemu dengannya disini. Aku meronggoh tas tanganku dan mengeluarkan album solo milik Kyuhyun oppa. Pria ini tersenyum sumringah melihatku yang memang benar-benar memiliki albumnya.

“Albumnya sangat bagus. Aku paling suka yang Eternal Sunshine. Ah, tapi aku suka semuanya!” Ujarku tidak bisa menutupi rasa kagumku akan lagu-lagunya.

Kyuhyun tersenyum sembari membubuhkan tanda tangannya di cover depan album miliknya. “Aku senang kau suka albumku. Seingatku kau memang penggemar lagu ballad, kan?” Tanyanya yang membuatku kaget. Bagaimana tidak, aku bahkan tidak pernah mengatakan hal itu padanya sebelumnya. Jadi, bagaimana ia tahu jika aku adalah penggemar lagu ballad?

Seakan mengerti dengan eskpresi kaget bercampur bingung yang terpatri diwajahku, Kyuhyun oppa buka suara. “Kau bilang bahwa lagu Suju favoritmu adalah Love You More, She’s gone, Storm, Daydream dan Y. Kau juga sangat suka lagu It Has To Be You milik Yesung hyung dan lagu soundtrack drama yang kunyanyikan. Itu semua adalah lagu ballad. Jadi, aku mengambil kesimpulan bahwa kau pencinta lagu ballad.”

Aku menatap Kyuhyun oppa dengan penuh kagum. Sungguh, aku tidak menyangka jika dia termasuk orang yang peka. Oh oppa, kau membuatku semakin jatuh dalam pesonamu! Ottohke?!

“Kau… akan menonton debut solo ku, kan?” Kyuhyun oppa menatapku. Aku mengangguk pasti. “Tentu saja. Aku takkan melewatkannya.”

Meskipun pertemuan kami hanya satu setengah jam, namun bagiku itu sangat bermakna. Ada banyak hal yang telah kami perbincangkan. Aku tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa aku akan bisa bercakap-cakap dengan laki-laki yang begitu aku kagumi. Dan perlahan keberanian di hatiku tumbuh. Buktinya aku sudah bisa membalas gurauan yang dilontarkan oleh Kyuhyun oppa. Apa ini pertanda baik? Yah, aku harap begitu.

 

*****

 

Hari debut pun tiba. Studio Music Bank penuh dengan para ELF dan Spakyu. Aku bahkan melihat Siwon oppa yang juga ikut menonton. Pria tampan berlesung pipi itu duduk dideretan depan. Aku melihat orang-orang disekelilingku yang tampak begitu antusias. Kyuhyun oppa memang layak untuk mendapatkan semua perhatian ini.

Aku mengirimkan chat yang mengatakan bahwa aku telah sampai ke studio pada Kyuhyun oppa. Tak lama ia pun membalas.

Jinjja? Baguslah. Sebentar lagi aku akan tampil. Semoga kau suka. Dan, ngomong-ngomong kau duduk dideretan berapa?

Aku mengambil gambar diriku sendiri dan mengirimkannya pada Kyuhyun oppa.

Himnae! Aku tau kau akan memberikan penampilan terbaikmu. Aku duduk dideretan atas. Kurasa deretan 4.

 

Kyuhyun oppa benar-benar membuktikan pada semua orang bahwa dia memang layak untuk menyandang predikat sebagai seorang penyanyi. Penampilannya benar-benar apik. Meskipun wajah lelahnya tetap terlihat, namun itu tidak menutupi aura bintangnya. Aku benar-benar merasa tersentuh mendengar lagunya itu. Selesai ia bernyanyi, gemuruh tepuk tangan terdengar membahana didalam studio. Semua memuji penampilan debut solo perdananya.

Dia… benar-benar seorang bintang sejati, sedangkan aku… aku bukan siapa-siapa

Tiba-tiba ponselku bergetar. Dengan sigap aku membukanya.

Aku melihatmu. Gadis bermantel biru dengan light stick biru ditangan 😀 Kau terlihat sangat tenang. Begitu menikmati suaraku, eo? 😉

Terima kasih sudah datang, Haneul

 

Dan jantungku kembali berdebar kencang saat ia menyebut namaku. Padahal ia tidak menyebutnya secara langsung, namun sensasinya selalu sama dengan saat ketika aku mendengar suara baritone-nya menyebut namaku. Kurasa aku benar-benar sudah gila! Semakin lama perasaan ini semakin meluap hingga aku tak mampu untuk menahannya.

Apa yang harus kulakukan?

 

-To Be Continued-

3 Comments (+add yours?)

  1. esakodok
    Jul 13, 2015 @ 13:28:49

    aiayahhh…senengnya dpt perhatian khusus dr org yg disukaa

    Reply

  2. lieyabunda
    Jul 15, 2015 @ 03:55:55

    mereka makin akrab aza nih,,,,
    lanjut

    Reply

  3. whitedear
    Jul 19, 2015 @ 15:44:27

    Haneul sangat beruntung, dia bahkan bisa sedekat itu dengan Kyuhyun yg merupakan idolanya. Tapi untunglah dia nggak diganggu secara langsung oleh fans super junior waktu selesai konser..

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: