Set Me Free! – The Real Trouble! [Part 4/5]

Author : Jhyosun13

Tittle : Set Me Free! – The Real Trouble! [Part 4/5]

Tag : Cho Kyuhyun, Kim Hyesun (OC)

Genre : Romance, School Life, Comedy, Drama, Sad

Rating: PG-15

Length : Series

Author’s Note :

Annyeong^^ Hope you’ll like this fanfic, if you like? I am HAPPY hehe.. RCL yaa!

 

-Happy Reading-

 

 

Desclaimer :

“Ini bukan drama! Kau mencintaiku atau tidak?” – Kim Hyesun

“Apakah harus kukatakan juga? Apakah kau tidak mengerti apa yang selama ini sudah kulakukan untukmu? Sialan.” – Cho Kyuhyun

 

 

 

Kyuhyun memandang tajam kearah hyesun dan jaehyun yang menatap dirinya dengan tatapan seolah-olah mereka berkata “Kenapa? Ada yang salah dengan kami?” Kyuhyun pun segera duduk di samping hyesun dengan kasar. Hyesun memandang aneh dengan kelakuan kyuhyun. Bukannya seharusnya hyesun yang harus bersikap aneh saat ini? Cih. Lihatlah bahkan kyuhyun bersikap seolah-olah bahwa hyesun yang salah saat ini.

“Sudah selesai urusanmu dengan pacar mu itu?” tanya hyesun sarkatis. Jaehyun mengernyitkan dahinya bingung.

“Hoho, kyuhyun selingkuh? Wahwah, DAEBAK!” kikik jaehyun dengan senyum aneh nya. Kyuhyun menghembuskan nafasnya kasar.

“Eoh, ibbayo samchon! Bahkan wajahmu terlihat aneh saat kau terkikik seperti itu. Menyedihkan sekali.” Ejek hyesun. sepertinya hyesun mempunyai hobby baru yaitu memperolok-olok paman dari tunangan nya ini.

 

“Yah! Sudah kukatakan ini memang takdir tuhan!”

 

“Tetap saja itu sangat menyedihkan. Kau tahu samchon, kalau aku jadi kau aku akan memakai masker terus setiap hari hahahah” hyesun tertawa senang. Kyuhyun tertegun melihat hyesun yang tertawa.

Kapan terakhir kali hyesun tertawa lepas seperti itu? Kau sangat menyedihkan cho kyuhyun, bahkan kau tidak pernah membuat hyesun tertawa lepas seperti itu. Setiap hari hanya ada pertengkaran kecil maupun hebat. Kau harus tahu kyuhyun? Seharusnya kau lebih memerhatikan tunanganmu. Kau juga tahu bukan bahwa hyesun itu sangat mencintaimu? Dan kenapa kau masih juga mengekang hyesun seperti itu?

Hyesun dan jaehyun menghentikan gurauan mereka karena merasa aneh dengan sikap kyuhyun. Siang ini kyuhyun tidak seperti biasanya. Apa yang terjadi dengan kyuhyun?

“Kau sakit kyu-ah?” tanya jaehyun. Lamunan kyuhyun pun pecah mendengar jaehyun menegurnya.

“Kau aneh” kata hyesun ketus. “Ahh, ataukah pacar mu itu membuat kesalahan sehingga mood seorang cho kyuhyun berubah?” kata hyesun dan seolah-olah sedang berfikir keras.

“Sialan. Dia bukan pacarku. Untuk apa aku mempunyai seorang pacar jika aku sudah mempunyai tunangan.” Ucap kyuhyun tenang. Hyesun mencibir perkataan kyuhyun dengan menyenderkan punggungnya di kursi.

“Mana tau kan? Kau kan selalu melarangku untuk keluar rumah, jadi aku juga tidak terlalu tahu kegiatanmu di luar sana. Benar bukan?” kata hyesun menatap kyuhyun yang sedang menatap nya dengan tatapan err.

“Kau menuduhku menyeleweng?”

 

“Kau merasa kau sedang menyeleweng?”

 

“Brengsek. Aku tidak!”

 

“Sialan. Berhenti mengumpatku!” kyuhyun dan hyesun mentap satu sama lain dengan tatapan tidak ada yang mau mengalah.

“Hey, kalian berdua! Astaga. Tidak ada sisi romantisnya dari hubungan kalian? Menyedihkan.” Kata jaehyun sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Kau lebih menyedihkan!” kata hyesun dan kyuhyun serentak.

 

“Mengagumkan!” gumam jaehyun.

 

 

******

 

Perang dingin. Baik kyuhyun dan hyesun sampai hari ini tidak ada yang ingin menegur. Ego masing-masing masih dominan di diri mereka masing-masing. Sejak mereka pulang dari restaurant kemarin, kyuhyun kembali ke kantornya sedangkan hyesun pergi ke XHS untuk memenuhi panggilan dari pihak sekolah karena hyesun tidak masuk dua hari tanpa keterangan. Bahkan hyesun baru satu hari masuk di XHS.

“Jes, kau menemaniku sekolah hari ini?” tanya hyesun sambil memasukkan roti ke mulutnya. Kyuhyun memandang sekilas hyesun. Bahkan hyesun lebih memilih duduk di kursi yang berada di ujung yang tepat nya berada dihadapannya. Biasanya hyesun duduk di sampingnya.

“Tentu saja nyonya, menjaga anda sudah menjadi kewajiban saya.” Jawab jessie dengan sopan. Hyesun berhenti mengunyah dan menyipitkan matanya kearah jessie yang berada tepat disampingnya.

“Berhenti memanggilku nyonya jes. Umurku masih 17 tahun. Dan kau lihat wajahku, apakah aku pantas disebut dengan nyonya?” tanya hyesun dan menopangkan dagu.

 

 

Jessie menundukkan kepalanya ketika hyesun menatapnya. Hyesun menghela nafasnya kasar dan berdiri sambil memberikan tas nya kepada jessie. Sontak membuat kyuhyun, albert, jessie dan yang lainnya kaget. Tak biasanya hyesun menyuruh jessie membawa tasnya, bukannya hyesun sangat melarang jessie untuk membantu nya dalam bentuk apapun? Hyesun menyadari tatapan dari semua orang yang berada di ruang makan tersebut.

“Kenapa? Kau keberatan? Bukannya ini tugasmu?” tanya hyesun melipatkan tangannya di depan dadanya dan berjalan menuju pintu utama. Jessie serta anak buahnya mengikuti hyesun. Kyuhyun menyunggingkan senyum nya melihat tingkah hyesun yang sangat berubah hari ini.

“Kau melihatnya albert? Sepertinya tunanganku sudah meniru sifatku. Kasian sekali hidup kalian setelah ini.” Kata kyuhyun dan tertawa kecil.

“Bagaimana?” tanya kyuhyun. Albert segera memberi sebuah map kepada kyuhyun.

 

“Anda bisa langsung berangkat besok tuan.” kata albert patuh. Kyuhyun meletakkan map itu di atas meja makan. Dan mengetukkan jarinya perlahan-lahan.

 

 

Tuk Tuk Tuk

 

 

Kebiasaan kyuhyun jika sedang berpikir. Hal seperti ini hanya sesekali kyuhyun lakukan, jika kyuhyun sudah melakukan dapat dipastikan kyuhyun sedang mengalami keraguan yang sangat mendalam. Albert menyadari itu, dan tersenyum kecil.

“Bagaimana dengan perusahaan?” tanya kyuhyun tanpa mengalihkan tatapan nya yang sedang fokus di satu titik.

“Saya kira kita bisa mempercayai perusahaan kepada Tuan Ahn, tuan.” kata albert santai seolah-olah tak ada hal yang sangat membahayakan setelah ia mengatakan seperti itu.

“Kau sedang ingin menghancurkan mood ku yang sangat baik ini menjadi buruk dengan perkataan laknat mu itu?! HUH?!” bentak kyuhyun. Sontak pelayan rumah kyuhyun segera mengundurkan diri dari ruang tersebut setelah menyadari mereka tidak seharusnya ada berada disana.

“Saya mengatakan itu bukan hanya bualan belaka tuan cho. Menurut saya siapa lagi yang pantas menggantikan anda untuk sementara waktu selain tuan ahn? Tuan ahn satu-satunya anggota keluarga anda selain nona cho, dan saya pikir tuan ahn tidak ada maksud terselubung baik dengan Xina Corp. maupun CHO GROUP. Itu dibuktikan dengan hasil dari kerjasama antara CT GROUP dengan Xina Corp. akhir-akhir ini tuan.” jelas albert panjang lebar. Kyuhyun membenarkan perkataan albert.

Daripada kyuhyun mempercayakan perusahaan nya dengan petinggi-petingi tua sialan itu? Lebih baik kyuhyun menyerahkan untuk sementara waktu XINA CORP. kepada adik eommanya itu. Sialan. Buang dulu egomu kyuhyun. Kau hanya terobsesi dengan heejin noona bukan mencintainya! Saat ini kau hanya mencintai Hyesun! Dan lebih baiknya lagi, hyesun juga mencintaimu kyuhyun!

“Apakah CT Group sudah bergabung dengan kita?” tanya kyuhyun masih belum sepenuhnya ingin memercayakan nya kepada pamannya itu.

“Baru saja nona cho dan tuan ahn menandatangani surat penggabungan ketiga perusaahn dengan atas nama XINA CORP L.td. tuan.” kata albert dan memberikan ipad nya kepada kyuhyun. Kyuhyun menerimanya dan melihat artikel yang menunjukkan noona dan samchon saling berjabat tangan.

“SIAL! Bagaimana bisa mereka melakukan ini tanpa sepengetahuanku?” desis kyuhyun.

 

“Jika tuan lupa, chairwoman kita adalah Cho Ahra tuan. Nona cho juga memiliki kekuasaan yang sama persis dengan anda baik di XINA Corp. maupun CHO Group.” Kata albert mengingatkan. Kyuhyun mengeraskan rahangnya tanda ia tidak senang dengan kenyataan yang baru saja ia terima.

 

“Brengsek. Kita harus segera pergi ke kantor sekarang juga!” kata kyuhyun mengepalkan tangan nya dan berjalan vepat menuju dimana mobilnya sudah menunggu nya.

 

******

 

Sejujurnya hyesun tak tahu bagaimana hubungan nya dengan kyuhyun saat ini? Apakah mereka sedang bertengkar atau dalam keadaan seperti biasanya. Baik hyesun dan kyuhyun tidak ada yang ingin menyelesaikan masalah yang baru saja mereka alami. Hyesun yang sangat bingung sekaligus kecewa melihat kyuhyun yang bersikap santai saja dengan masalah mereka dengan perempuan yang datang dikantor kyuhyun kemarin siang.

Hyesun menghembuskan nafasnya seraya menutup matanya di bangku penumpang di mobil audi a6 yang dimiliki setiap satu tim pengawal kyuhyun yang terdiri dari 3 orang.  Sialan. Pengawal nya saja memakai audi a6! Hyesun kau lihat, kau memiliki calon suami yang sangat sangat kaya! Bukan hanya kaya bahkan tunangan mu itu adalah CEO termuda di dunia! Kau bisa bayangkan seberapa jenius tunangan mu itu. Mengerikan bagimu kim hyesun.

 

 

 

Tapi tetap saja dengan apa yang telah dimiliki oleh kyuhyun, tidak membuat hyesun sepenuhnya bahagia. Apa sebenarnya penyebabnya? Hanya dua! Kyuhyun yang sangat possesive dan kyuhyun yang tidak terbuka dengan hyesun! Oh, ayolah. Bukankah? Hyesun adalah wanita yang sangat kyuhyun cintai? Kenapa kyuhyun tidak mau terbuka dengan masalahnya sama hyesun? Maka dari itu hyesun kerap sekali terlintas di benaknya dia tidak lebih sebagai seseorang yang beruntung bisa melihat kyuhyun setiap hari bahkan tidur satu ranjang dengan kyuhyun.

“Nyonya, maaf maksud saya nona kita sudah sampai.” Kata jessie lembut. Hyesun membuka matanya dan melirik ke arah kaca mobil, melihat bagaimana dengan keadaan sekolah nya ini?

 

 

 

Bagaimana sekolah ini sangat diminati sekali dengan warga korea? Well, tidak semua orang bisa masuk di SHS ini, walaupun dia anak chaebol. Tetapi, dia tidak memiliki talenta apapun baik di akademik maupun non-akademik dia tidak akan bisa masuk di SHS ini. Hyesun segera turun ketika salah satu anak buah jessie membuka pintu untuknya.

Sontak murid SHS yang  juga baru sampai kaget melihat hyesun yang baru saja turun dari mobil. Tentu saja mereka kaget. Mereka pikir hyesun sudah pindah dari sekolah ini, ternyata tidak. Tanpa menghiraukan tatapan dari murid SHS hyesun segera masuk ke XHS, jessie dan anak buahnya menundukkan kepalanya saat hyesun melangkahkan kakinya ke pintu masuk.

“Oh jessie! Kau disini?” seru changmin dan diikuti oleh jonghyun dan minho. Jessie tersenyum dan menundukkan kepalanya sedikit. “Ada apa kau kesini?” tanya jonghyun.

“Saya menemani sekaligus menjaga nona hyesun sekolah hari ini jonghyun-ssi.” Jawab jessie sopan.

“Maksudmu kim hyesun?” tanya minho

 

“Dia masih bersekolah disini?” kaget changmin.

 

“Tentu saja. Nona hyesun saat ini sedang berada di tingkat akhir, sangat tidak mungkin nona hyesun pindah sekolah lagi. Apalagi, tidak sampai satu bulan lagi ujian kelulusan akan dilaksanakan.” Kata jessie. Minho, changmin, jonghyun membenarkan perkataan jessie.

 

*****

 

Hyesun duduk di kursi nya di kelas 3A-1. Sepi. Satu kata untuk keadaan kelas saat ini. Apa hyesun terlalu pagi? On, tentu saja tidak. Para penghuni 3A-1 selalu datang pas saat bel masuk berbunyi. Cerdas sekali. Tak lama kemudian bel pun berbunyi, sontak membuat hyesun menyunggingkan senyumnya melihat hweji, nana, yoshin, hyukjae, donghae, changmin, jonghyun, dan minho masuk ke kelas. Langkah mereka terhenti saat mereka menyadari bahwa kursi yang dua hari ini kosong telah dihuni kembali oleh sang pemilik.

“O-oh nona kim, kau disini huh?” kata hweji dan mendekati hyesun diikuti yoshin dan nana. Hyesun hanya mengedikkan bahu nya acuh.

“Kukira kau sudah ditelan bumu nona kim!” seru hyukjae yang duduk paling ujung di kursi lingkaran mereka. Hyesun menatap hyukjae bingung.

“Kau sudah berani berbicara dengan ku?” tanya hyesun dingin. Hyukjae tersenyum ala gummy smile yang ia miliki.

“Huhu. Beruntung cho kyuhyun sudah melangkahi kita duluan dan meninggalkan tunangan nya yang cantik ini kami berdua yang akan menjagamu nona kim!” kata donghae sambil mengedipkan satu matanya.

 

 

 

“Kalian tidak perlu menjaganya, karena ada para wanita yang lebih baik dari kalian menjaga kim hyesun. Jika kemampuan kalian dibandingkan dengan mereka..” kata nana terhenti sambil menunjuk jessie dan yang lainnya yang sedang berdiri di sekitar lorong kelas mereka “..kurasa seperi langit dan bumi. Apalagi kau lee hyukjae, daging saja kau tidak punya. Ditiup angin kau akan terbang. Wushhh.” Sambung nana sambil tertawa.

“Menjijikan kau park nana! Kau kira tubuh papan mu itu juga tidak akan tertiup angin jika angin berhembus? Apa kau perlu kaca terlebih dahulu huh?” kata hyukjae tidak mau kalah.

“Menyebalkan kau Lee Hyukjae!!” geram park nana

 

“Kau lebih menyebalkan dengan tubuh papan mu park nana!” kata hyukaje sambil memberik V-Sign.

 

 

 

“Mereka memang berjodoh!” gumam minho yang sedang menumpukan tangan diatas meja dan meletakkan dagunya diatas meja nya menghadap hyukjae dan nana yang sedang beradu mulut.

“Kenapa? Kau cemburu?” tanya changmin.

 

“Tidak!”

 

“So?”

 

“Kapan aku bisa seperti mereka? Huaahhh.” Kata minho dan menangis seperti anak kecil. Sontak changmin melmeparkan pena kearah minho. Hyesun sangat terhibur dengan tingkah teman sekelas nya itu. Dia pasti menduga akan seperti ini jika sekolah seperti anak sekolah biasanya walaupun dia masih berada di kelas yang khusus. Tetapi setidaknya dia masih memiliki teman bukan? Hyesun tersenyum memikirkan hal itu.

“Kenapa kau tidak masuk 2 hari yang lalu? Kau baik-baik saja?” tanya yoshin yang duduk tepat berada di samping.

“Eo. Aku merasa tidak enak badan. Kalian tahu sendiri, jika kyuhyun itu sangat berlebihan.” Jawab hyesun bohong. Yoshin terkikik kecil mendengar perkataan hyesun.

“Kau tahu, terkadang pria itu menunjukkan sisi kasih sayang lewat kepossesivean mereka tanda mereka sangat mencintai wanita nya.” Kata yoshin. Hyesun tertegun? Kyuhyun mencintainya? Pasti.

“Kau beruntung!” kata hyojin pelan karena guru pelajaran mereka masuk ke kelas, hyesun tidak menyadrinya, hyesun masih memikirkan perkataan yoshin. Kyuhyun mencintainya? Apakah kyuhyun pernah mengatakannya? Tidak. Astaga. Benar. Kyuhyun belum pernah mengatakannya. Ataukah kyuhyun mencintai wanita siang itu? Uhh, memikirkan wanita itu saja sudah membuat mood hyesun berubah.

“Miss Kim!” panggil Mr. Hwang. Ohh, pagi ini mereka belajar bahasa inggris, hyesun mendongakkan kepalanya seolah berkata “Ada apa?” kepada Mr. Hwang. Sontak membuat Mr. Hwang naik pitam melihat kelakuan hyesun yang menurutnya sangat tidak sopan.

“Kau melamun, dan kau seenaknya menjawab panggilanku seperti itu? Sopan sekali. Apakah kau mengerti apa yang baru saja kujelaskan?” Tanya Mr. Hwang menunjuk kearah proyektor yang sedang menyala. Hyesun melihat ke proyektor tersebut dan menatap bosan. Bosan? Oh, tentu saja. Bahkan ia bisa berbicara bahasa belanda. Bahasa Inggris? Sangat mudah bagi hyesun.

“What did you ask about the material sir? I have been very understanding about the matter.” tanya hyesun. Mr. Hwang tersenyum. Tentu saja ia tahu bahwa kim hyesun itu cho kyuhyun versi wanita.               “Can you help me? Would you like to explain this material to your friends, please?” kata Mr. Hwang. Sontak membuat yang lainnya membulatkan matanya. Oh mereka tentu saja tahu Mr. Hwang salah satu guru terkiller di XHS bahkan kyuhyun saja malas sekali untuk berurusan dengan Mr. Hwang. Hyesun memutar bola matanya malas, dan maju kedepan untuk menjelaskan materi itu.

Hyesun memulai menjelaskan materi itu layaknya seperti guru yang mengajari anak muridnya. Yang menurutnya simpel dan mudah untuk dimengerti. Prounouncation nya pun sangat bagus seperti ia sudah lama tinggal di hollywood sana. Mengerikan dari seorang cho kyuhyun.

“Yah! Brothers Lee, stop speaking!” teriak hyesun tiba-tiba. Sontak mebuat donghae dan hyukjae terdiam. Jonghyun dan Minho berhighfive.

 

 

******

 

“Ke kantin?” tanya hweji dan dibelakangnya ada nana dan yoshin. Hyesun mendongakkan kepalanya dan mengangguk pelan.

“Kau sakit?” tanya nana khawatir melihat hyesun yang tampak pucat. Hyesun menggeleng pelan.

“Aku hanya sedang memikirkan hal yang tidak seharusnya anak seumuranku memiliki masalah seperti ini.” Kata hyesun. Hweji, nana, dan yoshin menghentikan langkahnya dan saling menatap tidak mengerti.

“Masalah seperti apa?” tanya nana. Hweji dan yoshin menggelng tak mengerti. Mereka pun menyusul hyesun yang sudah masuk ke area kantin. Diselang waktu mereka masuk ke kantin, suasana kantin pun menjadi sunyi, hyesun menyadarinya dan menghentikan langkahnya. Hyesun memandang tajam kerah mereka yang memandangnya aneh. Dan kantin pun kembali ramai.

“Menyebalkan!” gumam hyesun. Hyesun pun duduk di salah satu kursi kantin yang terletak di pojok yang menghadap langsung kerah taman XHS.

“Ini makanan anda nona hyesun.” kata jessie seraya memberikan nampan yang berisi makanan kepada hyesun. Hyesun memandang malas kearah jessie.

“Apakah aku tidak bisa mengambil ini sendiri? Menyebalkan. Kau membuatku seperti orang cacat.” Kata hyesun sambil mengambil kasar nampan yang berada ditangan jessie. Selalu saja seperti itu, bahkan kyuhyun menyuruh jessie untuk mengambil makanan nya di kantin.

 

 

Oh, ayolah hye-ah.

Aku tidak bisa membayangkan kulitmu bersentuhan dengan pria lain disaat kau mengantri untuk mengambil makanan.

 

“Kau tahu hyesun-ah, kau bisa menceritakan masalahmu kepada kami.” Kata hweji tiba-tiba. Hweji, nana dan yoshin duduk di sekitar hyesun.

“Kalau kau ingin tentunya.” Gumam nana dan memasukkan sandwich ke mulutnya. Hyesun tampak ragu sebenarnya tapi saat ini memang dia butuh seseorang yang bisa membantunya.

“Menurut kalian kyuhyun mencintaiku atau tidak?” tanya hyesun.

 

“Uhuk, uhuk, uhuk.” Nana tersedak. Hweji dan yoshin membulatkan matanya tak percaya dengan pertanyaan hyesun berikan.

“Astaga. Jadi hanya itu yang membuat kau seperti ini sejak tadi pagi?” Kata yoshin tak percaya.

“Hyesun-ah kau tidak mengerti apa yang kyuhyun lakukan selama ini untukmu? Dengan kyuhyun mengumumkan kau sebagai tunangan nya dan sikap possesive nya terhadapmu?” tanya hweji. Nana mengangguk.

“Memang tidak semua pria dapat menyatakan perasaan cintanya melewati kata-kata terkadang pria itu lebih dominan menunjukkan perasaanya dengan apa yang ia lakukan untuk wanita yang ia cintai” kata nana melanjutkan. Hyesun tertegun.

”Kepossesivean kyuhyun itu sebagai bentuk kasih sayang nya kepada ku?” gumam hyesun.

“YAH! Oh my gosh! Kau tidak mengerti juga, huh? Hyesun-ah sebenarnya kami tidak tahu apa masalah yang tengah kalian alami saat ini. Tapi kamu hanya ingin mengatkan bahwa kyuhyun itu sangat sangat sangat mencintaimu hyesun-ah. Kami yakin akan hal itu.” Kata hweji dan diaminin oleh nana dan yoshin. Hyesun tampak berpikir. Astaga jika tu benar, dia secara tidak langsung menyuruh kyuhyun untum berhenti mencintainya. Oh, tidak! Ini bencana! Hyesun tiba-tiba berdiri dan hendak berlari tapi ditahan oleh jessie.

“Nona mau kemana?” tanya jessie bingung.  Mata hyesun tampak berkaca-kaca dan nafasnya tampak memburu.

“Kyu.. kyuhyun. Antarkan aku ke Xina Corp.” titah hyesun. Jessie terkejut bukan main.

“Ini masih jam sekolah nona, sekitar 3 jam lagi anda baru bisa pulang.” Kata jessie mengingatkan.

“Kau bisa berbicara dengan kyuhyun setelah pulang sekolah hyesun-ah tidak harus sekarang. Sekarang kau belajar dengan giat supaya kau bisa menyusul kyuhyun ke harvard. Kyuhyun akan kuliah ke harvard bukan?” kata yoshin. Hyesun mengangguk. Benar, dia kan berbicara dengan kyuhyun nanti.

“Katakan dengan kyuhyun dia harus menjemputku sepulang sekolah nanti.” Kata hyesun.

“Saya mengerti nona hyesun.” kata jessie dan segera pergi dihadapan hyesun. hyesun dan yoshin kembali duduk di kursi kantin yang ia duduki tadi. Mereka pun kembali melanjutkan makan siang mereka dengan sesekali nana yang mengeluarkan lelucon yang berhasil membuat hyesun kembali tersenyum bahkan tertawa.

“Ugh, kalian tidak tahu bahwa kaos kaki hyukjae itu sangat bau!” kata nana sambil menutup hidungnya.

“Kau pernah menciumnya?” tanya hweji tak percaya.

 

“Tentu saja tidak!” kata nana

 

“Kenapa kau bisa mengetahuinya kalau kaos kaki hyukjae sangat bau?” tanya yoshin dan menyipitkan kedua matanya. Hyesun dan hweji juga melakukan hal yang sama.

“Ayo, sekarang mengaku kau menyukai hyukjae kan?” tanya hweji. Nana gelagapan.

 

“He.. Heol. Bagaimana mungkin! Oh, ayolah kalian kan tahu kalau aku hanya menyukai Shim Changmin!” kata nana. Hweji dan yoshin mengembuskan nafasnya kasar. Hyesun tertawa kecil.

“Cih, belum mengaku juga. Jangan membawa changmin dalam kisah kalian berdua.” Kata yoshin.

“Oh, kau kim hyesun kan?” kata seseorang yang tiba-tiba menghampiri meja mereka. Sontak membuat mereka berempat melihat wanita yang menganggu mereka. Hyesun membulatkan matanya tak percaya.

“Kau wanita siang kyuhyun kemarin? Kenapa bisa kau kesini? Kata hyesun. shinyeong tersenyum mengejek.

“Wah, sepertinya kau kakak tingkatku. Tetapi sebenarnya kau seumuran bukan denganku? Wah, mengagumkan. Annyeong sunbaenim!” kata shinyeong.

 

 

 

“Kau kim shinyeong murid 2B-2 kan?” tanya hweji. Shinyeong mengangguk.

 

“Kau bersekolah disini?” tanya hyesun

 

“Aku lebih dahulu sekolah disini sunbaenim.” Jawan shinyeong bangga. Oh, bagus seklai. Hyesun baru sekarang menyadarinya. Selama ini kyuhyun dan shinyeong satu sekolah? Oh, hyesun tidak bisa membaynagkan shinyeong selalu menempel seperti lintah terhadap kyuhyun.

“Ada perlu apa?” tanya nana.

 

“Kyuhyun opaa kemana eonni?” tanya shinyeong.

 

“Berhenti memanggilku eonni, panggil aku sunbae saja. Aku bukan eonnimu. Kyuhyun tidak bersekolah lagi disini. Sudah pergi sana!” kata nana mengusir shinyeong.

“Eo? Kyuhyun oppa tidak bersekolah disini lagi?” kata shinyeong bingung.

 

“Kau tidak tahu? Bukankah kau pacar nya kyuhyun? Atau jangan-jangan kau telah menipuku dengan berkata kau pacarnya kyuhyun?” kata hyesun. hweji, nana, yoshin memandang hyesun dan shinyeong bergantian.

“Kau bisa bertanya langsung dengan kyuhyun oppa, sunbaenim.” Kata shinyeong dan meninggalkan mereja begitu saja.

“Tidak sopan sekali dia!” gumam hweji.

 

“Dia selalu menempel dengan kyuhyun?” tanya hyesun tiba-tiba. Hweji, nana dan yoshin mengalihkan tatapan mereka yang semula melihat shinyeong yang meninggalkan mereka ke hyesun yang memandang serius kearah mereka.

“Tidak! Dia murid pindahan juga satu hari sebelum kau.” Kata hweji.

 

“Yup! Murid baru, sudah seperti dia telah lama bersekolah disini.” Kata nana.

 

“Dia selalu mencari kyuhyun. Tapi sayangnya kyuhyun selalu manganggap nya seperti nyamuk yang selalu menganggunya. Kasian sekali.” Kata yoshin. Ada terbesit rasa senang dihati hyesun mendengar perkataan para temannya. Berarti shinyeong benar-benar telah menipunya. Sialan. Bagaimana hyesun bisa begitu saja termakan omongan nya shinyeong.

 

 

******

 

 

Suasana mencekam menyelimuti ruang rapat Xina Corp. Ltd. kali ini. Karena sedari tadi sang CEO tidak mengeluarkan sama sekali suaranya selam 4 jam terakhir mereka rapat mengenai penyerahan sementara kepemimpinan Xina Corp. Ltd. kepada ahn jae hyun. Karena ahra yang menjabat sebagai Chairwoman Xina Corp. Ltd. menolak untuk menggantikan posisi kyuhyun untuk semetara waktu.

“Saya tutup rapat ini. Terimakasih sudah meluangkan waktu anda. Tuan Ahn dan ketua cho setelah ini segera keruangan saya.” Kata kyuhyun dan meninggalkan ruang rapat tersebut diikuti oleh para sekretaris nya dan albert.

“Apa yang akan dibicarakannya dengan kita?” tanya jaehyun. Ahra melirik jaehyun dan tersenyum kecil.

“Yang dapat kupastikan bukan hal yang bagus. Samchon? Kau tahu, kukira kyuhyun akan menolak kau yang akan menggantikannya untuk sementara waktu selama dia kuliah. Ternyata, dia tidak berkata apa-apa.” Kata ahra.

“Kau benar. Sebaiknya kita segera ke ruangan nya.” Kata jaehyun dan berjalan menuju ruangan kyuhyun diikuti oleh ahra.

 

******

 

Tok Tok

 

Cklek

 

“Presdir, tuan ahn dan nyonya cho sudah datang.” Kata sekretaris lee, sekretaris baru kyuhyun. Seorang pria.

“Suruh mereka masuk!” kata kyuhyun. Tak lama kemudian jaehyun dan ahra memasuki ruangan kyuhyun. Kyuhyun segera berdiri dan duduk di sofa nya. Jaehyun dan ahra juga duduk di sofa dihadapan kyuhyun.

“Ada apa presdir?” tanya jaehyun. Kyuhyun menatap jaehyun dingin.

“Aku tidak tahu apa yang sebenarnya yang sedang kalian rencanakan. Apapun yang kalian rencanakan kuharap tidak ada hubungan nya dengan ingin merampas Xina Corp yang sudan berubah menjadi Xina Corp. Ltd. dariku.” Kata kyuhyun.

“Kau tidak percaya dengan ku kyuhyun-ah?” tanya jaehyun.

“Kau belum berbuat apapun kepadaku sehingga tidak ada yang membuatku untuk mempercayaimu lagi setelah kejadian itu.” Kata kyuhyun. Ahra membenarkan perkataan kyuhyun. Jaehyun tersenyum. Bukan hanya jaehyun yang memutuskan tanpa melihat keputusan hatinya, kyuhyun kalau dalam hal pekerjaan tidak memandang siapa yang sedang berada dihadapannya. Profesional sekali kyuhyun itu bukan?

“Oh, baiklah. Aku akan membuat kau percaya kepadaku dengan aku menggantikan posisimu untuk sementara waktu.” Kata jaehyun cuek.

“Aku tidak meragukan kemampuan mu jaehyun-ssi. Tetapi, aku meragukan kesetiaanmu terhadap perusahaan yang baru saja kau..”

“Kau lupa presdir cho. Aku telah menyerahkan CT Group kepada anda. Apalagi yang kau ragukan? Bahkan aku lebih memilih mengabdi kepada perusahaan suami noona ku sendiri.” Kata jaehyun. Ahra tersenyum.

 

“O-oh satu orang lagi yang berani menyela perkataan kyuhyun selain hyesun. well, ini menguntungkanku.” Batin ahra.

 

“Sialan. Dan kau ketua cho, kau harus mengawasi seluruh kegiatan Vice President CEO mu itu.” Kata kyuhyun.

“Algesseumnida presdir cho.” Jawab ahra selayaknya atasan dan bawahan.

 

“Aku akan menyuruh sekretarisku apa saja yang harus kau lakukan selama aku tidak ada disini. Kalian berdua bisa kembali keruangan kalian masing-masing. Sekretaris lee?!” kyuhyun memanggil sekretaris lee. Tak lama kemudian sekretaris lee masuk. “Antarkan tuan ahn keruangan nya.” Titah kyuhyun dan kembali duduk di kursi kebesarannya.

“Algesseumnida presdir cho. Mari tuan ahn ikuti saya.” Kata sekretris kim sopan. Jaehyun mengikuti sekretaris kim dan diikuti oleh ahra.

Setelah kepergian ahra dan jaehyun kyuhyun berpikir apa yang dia lakukan sekarang adalah benar? Meninggalkan hyesun sendiri di korea? Apakah dia sanggup? Oh, astaga baru kyuhyun memikirkannya saja, kyuhyun merasa tidak akan sanggup untuk melewatinya. Apalagi untuk waktu hampir memakan 3 tahun? Tidak akan. Dia harus cepat menyelesaikan gelar masternya hanya dlam waktu 4 tahun! Kita lihat saja nanti.

 

Tok Tok

 

            “Masuk!” kata kyuhyun. Kyuhyun melihat albert yang memasuki ruangannya. Kyuhyun menatap albert seolah-olah ia berkata Ada apa?

“Jessie mengatakan kepada saya bahwa nona hyesun ingin anda yang menjemputnya di sekolah tuan.” kata albert. Kyuhyun mengerutkan dahinya? Ada apa hyesun menuyuruh dia untuk menjemputnya?

“Kenapa? Ada sesuatu yang terjadi?” tanya kyuhyun.

 

“Tidak ada tuan. Hanya saja jessie memberitahu saya, disaat nona hyesun makan siang dikantin jessie melihat nona hyesun berbicara dengan putri tuan kim.”

 

“Putri tuan kim? Maksudmu Kim Shinyeong?”

 

“Iya, tuan.”

 

“Sialan. Dia masih ingin bersekolah disana? Keluarkan dia!” kata kyuhyun marah. Dia yakin akan terjadi hal buruk dengan hubungannya dengan hyesun.

“Tetapi itu tidak mungkin tuan.” kata albert. Kyuhyun menatap nyalang albert.

“Apa maksudmu? Apa yang tidak mungkin?” tanya kyuhyun geram.

“Nona kim bisa masuk ke XHS dengan murni dengan kata lain dia mengikuti seluruh peraturan XHS.” Kata albert. Kyuhyun mengepalkan tangannya. Murni? Astaga, pantas saja albert mengatakan tidak bisa. Pasti shinyeong termasuk siswa yang berprestasi. Buktinya ia dapat masuk ke XHS dengan murni, mungkin kyuhyun bisa saja mengeluarkan shinyeong tapi itu membutuhkan waktu yang sangat lama.

Kyuhyun memejamkan matanya sejenak dan mengatur nafasnya. “Dia sudah pulang?” tanya kyuhyun. “15 menit lagi nona hyesun akan pulang tuan.” jawab albert. “Siapkan mobilku!” titah kyuhyun, albert segera melaksanakan perintah kyuhyun. Kyuhyun mengambil mantel nya dan memakai nya segera pergi untuk menjemput hyesun.

 

*****

 

“Sebentar lagi kita akan menghadapi ujian kelulusan. Astaga, aku gugup sekali.” Kata nana sambil menyatukan tangannya. Saat ini nana, hweji, yoshin dan hyesun sedang berjalan bersama di koridor sekolah menuju parkiran sekolah untuk pulang ke rumah masing-masing.

“Maka dari itu, belajar dengan giat. Jangan bermalas-malasan.” Cibir hweji. Hyesun tersenyum mendengar nya.

“Ish. Kalian sih enak, memang sudah dilahirkan dengan otak yang pintar. Aku? Aku harus berusaha keras untuk menjadi pintar. Huaahhh. Menyedihkan bukan?” kata nana. Yoshin dan hweji menggelengkan kepala mereka melihat sikap nana yang kekanakkan.

“Cih, sudah memiliki tubuh yang berbentuk papan kau juga dilahirkan dengan IQ yang standar? Kasian sekali.” Kata seseorang yang ikut bergabung dengan mereka. Bukannya bergabung hanya saja suara nana yang terlalu besar sehingga 5 pria yang tepat berada di belakang mereka dapat mendengar percakapan mereka.

“Diam kau lee hyukjae! Seperti kau tidak memiliki IQ yang standar saja! Kalau kau tidak mempunyai bakat dalam bidang non-akademik kau tidak akan bisa masuk ke sekolah ini walaupun ayahmu yang memiliki merk samsung itu! Menyedihkan.” Ejek nana tak mau kalah.

“Astaga kalian berdua! Tidak bisa satu hari saja kalian tidak bertengkar.” Kata changmin sambil menutup telinganya.

“Changmin-ah. Kau lihat kan, hyukjae selalu mengangguku” manja nana sambil memeluk tangan changmin.

“Cih, menjijikkan.” Kata hyukjae melihat adegan tersebut. “Apa yang kau lakukan donghae-ah?” tanya hyukjae melihat donghae yang memeluk lengannya juga. Hyesun tertawa kecil melihat nya.

“Eo, hyesun-ah? Itu bukannya cho kyuhyun?” kata yoshin. Sontak baik hyesun dan yang lainnya melihat kyuhyun yang memasukkan tangannya di saku celana mahalnya itu.

 

“Sialan. Dia selalu tebar pesona!” kata jonghyun dan segera menghampiri kyuhyun yang berdiri di depan mobil Ferrari F12 Berlinetta miliknya. Diikuti dengan yang lainnya.

“Berhenti memeluk lenganku hae-ah!” kata hyukjae mendorong donghae menjauh darinya. Donghae tertawa terbahak-bahak. Hyukjae mengikuti yang lainnya untuk menghampiri kyuhyun.

 

 

 

Terlihat jessie yang sedang melaporkan seluruh kegiatan hyesun hari ini di sekolah kepada kyuhyun. Kyuhyun mengangguk mengerti.

“Sejak kapan haksaeng boleh mengendarai mobil? Apalagi mobil ferrari ini.” Ejek minho sambil menendang ban mobil kyuhyun. “Kalian juga membawa mobil kan? Sialan. Bahkan ada salah satu dari kalian yang harga mobilnya melebihi dariku!” Kyuhyun mendelik kesal kearah minho. Minho mengangkat tangan nya sambil tesenyum tanpa dosa.

“Wow! Presdir Cho menjemput tunanganmu huh?” goda hyukjae sambil menaik-naikkan alisnya. Kyuhyun memutar bola matanya.

“Kyuhyun oppa!!” teriak seseorang dan memeluk kyuhyun.

“Huu..” gumam seluruhnya kecuali hyesun. kyuhyun mendorong kasar shinyeong.

“Apa yang kau lakukan? Sudah kubilang kan untuk meninggalkan sekolah ini secepatnya. Sialan.” Kata kyuhyun. Shinyeong mengerucutkan bibirnya. Hyesun menghela nafasnya kasar, dan tanpa disuruh hyesun langsung masuk ke mobil kyuhyun.

 

BLAAAMM

 

“Jantungku!!” kata donghae kaget. Kyuhyun memutar badannya melihat hyesun yang masuk begitu saja ke mobilnya.

“Aku pergi dulu.” Pamit kyuhyun dan segera masuk juga ke mobilnya.

 

Kyuhyun menghidupkan mesinnya dan melajukan mobilnya keluar dari perkarangan sekolah miliknya. Shinyeong berteriak memanggil kyuhyun. Sedangkan sahabat kyuhyun hanya menatap sedih kearah shinyeong.

“Kim Shinyeong-ssi berhentilah menganggu kyuhyun. Kyuhyun sudah memiliki tunangan yang sebentar lagi akan menjadi kekasihnya. Segera melakukan gerakan move on! FIGHTING!” kata donghae sambil mengepalkan tangan nya kearah wajah hyesun. Dan mengikuti teman-temannya ke parkiran mobil.

 

 

“Apapun yang kalian katakan aku tidak perduli. Bahkan ayah nya sendiri menyuruhku untuk menjadi pendampingnya!” gumam shinyeong.

 

 

******

 

Tidak ada yang ingin berniat untuk mengatakan sesuatu. Hyesun yang lebih memilih melihat kerah luar jendela mobil sedangkan kyuhyun yang lebih memofokuskan diri kearah jalan. Hampir 10 menit telah berlalu. Mereka berdua masih menahankan ego masing-masing.

“Kau akan pergi besok?” tanya hyesun tanpa melepaskan pandangannya kearah jendela. Kyuhyun melirik sekilas kerah hyesun.

“Hmm.” Jawab kyuhyun singkat.

“Ayo kita selesaikan ini sekarang!” kata hyesun tiba-tiba dan menatap kyuhyun. Kyuhyun melirik sekilas hyesun dan mengangguk. Kyuhyun segera menepikan mobilnya di pinggir jalan. Setelah berhenti kyuhyun melirik sekilas kearah spion dan melihat alber dan jessie serta anak buahnya sedang turun dari mobil dan mulai berjaga-jaga di sekitar mobil kyuhyun tentu saja tanpa sepengetahuan hyesun.

“Apa yang ingin kau selesaikan?” tanya kyuhyun. Hyesun mengerutkan dahinya.

 

“Bukannya seharusnya kau yang menyelesaikan nya? Karena kau yang dalang dari semua ini. Sialan.”

 

“Berhenti memakiku! Brengsek.”

 

“Aku akan memakimu, berteriak padamu, membentak mu apapun sesukaku!” kyuhyun mentap tajam kearah hyesun yang sedari tadi hanya menatap dirinya tidak lebih dari 2 detik. Seolah-olah dia adalah hal yang tak patut untuk dilihat. Kyuhyun menarik nafas nya dalam-dalam seraya menutup matanya dan tak beberapa lama kemudian kyuhyun membuka matanya.

“Kim Shinyeong itu bukan siapa-siapa bagiku. Dia hanya wanita yang diinginkan ayahku untuk menjadi istriku.” Kata kyuhyun. Hyesun menegang. Istri? Oh, sialan.

“Aku menolaknya, untuk apa aku harus memenuhi seseorang yang sudah meninggal!” kata kyuhyun santai. Hyesun mengerutkan dahinya tak mengerti, ada yang menjanggal menurutnya.

“Bukannya ayahmu yang menjodohkan kita?” tanya hyesun. Kali ini kyuhyun yang menegang.

 

Flashback

 

            Kyuhyun hari ini berumur 16 tahun itu berarti tahun depan ia akan berumur 17 tahun. Kyuhyun baru saja masuk di SHS milik nya sendiri. Seperti biasa tak ada yang menarik. Semenjak kapan ada yang menarik dimatanya?

            “Tuan cho, sebaiknya anda segera masuk karena cuaca sangat dingin dan juga para kolega bisnis kita sudah menunggu anda.” Kata albert. Kyuhyun menoleh seraya menganggukkan kepalanya mengerti. Kyuhyun segera menuju ruang yang disebut oleh albert. Kyuhyun segera meninggalkan taman, berjalan perlahan-lahan seolah-olah  tidak perlu untuk bergegas berjalan karena tidak ada gunanya. Melewati sebuah kolam kecil dengan berjalan diatas sebuah jembatan kecil.

            “Ugh, dingin sekali.” Gumam seseorang. Kyuhyun melihat ada seorang perempuan yang sedang duduk di sebuah bangku di bawah pohon.

            “Siapa dia?” tanya kyuhyun. Albert mengikuti arah pandangan kyuhyun yang melihat seorang anak perempuan.

            “Saya rasa anak itu salah satu putri dari kolega bisnis kita tuan.” kata albert. Kyuhyun mengangguk. Dan melanjutkan jalannya dan diikuti oleh albert dan anak buahnya. Perempuan yang sedang duduk itu menyadari ada seseorang lagi yang berada di taman itu selain dirinya.

            “Siapa dia? Banyak sekali pengawalnya. Tapi tunggu dulu, sepertinya dia pemilik dari rumah ini. Kata ayah kan pemilik dari rumah ini satu tahun lebih tua dariku. Pasti dia sangat jenius. Beruntung sekali dia.” Gumam perempuan itu.

            “Nona kim, ayo kita segera masuk. Tuan cho sudah ada di ruang pertemuan.” Kata pengawal pribadi perempuan itu.

            “Baiklah.”

 

            Perempuan itu segera masuk ke rumah tuan cho yang dimaksud oleh pengawalnya itu. Sangat-sangat mewah bahkan di harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mencapai taman ini. Hyesun menghentikan langkah melihat seberapa banyaknya anak tangga yang harus ia lewati untuk bisa masuk kedalam rumah milik atasan ayahnya ini.

 

            “Mari nona” kata sang pengawal jalan telebih dahulu dari perempuan itu. Sesampai di dalam rumah dia disuguhkan dengan ramainya orang yang sedang duduk di kursi masing-masing. Wanita tersebut menatap jengah  keramaian itu dan berjalan malas menuju kursi kosong yang berada tak jauh dari nya. Baru ia ingin duduk, seseorang juga ingin dudukk disana. Hyesun mendongakkan kepalanya karena tinggi pria itu lebih tinggi dari nya.

               “Puede señor buscar otra silla? Realmente necesito esta silla porque mis piernas son muy dolorida porque ha recorrido una gran distancia para llegar hasta aquí. Maldita Sea. Quién es el dueño de esta casa, arrojó su hogar.

 (Bisakah tuan mencari kursi yang lain? Aku sangat membutuhkan kursi ini karena kaki ku sangat pegal karena telah menempuh jarak yang cukup jauh untuk bisa sampai kesini. Sialan. Siapa pemilik rumah ini,luas sekali rumahnya).” Kata hyesun polos. Sedangkan pria itu dan pengawalnya menatap tak percaya dengan apa yang baru saja anak perempuan ini katakan. Karena mereka tidak mengerti apa yang anak itu katakan.

            “Oh My God, my dear what are you doing? Oh tuan cho, maafkan anak saya.” Sesal sang ayah dari perempuan itu.

            “Bahasa apa yang ia gunakan tuan kim?” tanya kyuhyun. Tuan kim melihat anaknya dan mengerutkan dahinya. Hyesun menghembuskan nafasnya kasar, tanda ia tak suka dengan keadaan ini.

               “Idioma españo, padre (Bahasa spanish, ayah)” jawab hyesun. Ayahnya hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku putri nya selalu seenaknya berbahasa asing.               “Bahasa spanish tuan cho. Maafkan anak saya.” Sesal tuan kim. Kyuhyun hanya menatap tak percaya putri dari tuan kim. Kyuhyun sangat penasaran dengan anak ini.               “Andiamo via da qui kim hyesun. Il padre padrone, sei stato molto irrispettoso.( Ayo kita pergi dari sini kim hyesun. ini atasan ayah, kau sangat tidak sopan.)” kata tuan kim yang menggunakan bahasa italian dan menarik tangan hyesun lembut. Hyesun membulatkan matanya melihat pria yang baru saja ia umpat ternyata atasan ayah nya.               “Tunggu ayah, aku akan meminta maaf telebih dahulu.” Kata hyesun menggunakan bahasa korea. Kyuhyun tersenyum mendengar hyesun yang bisa juga berbicara bahasa korea. “Anak yang cerdas!” batin kyuhyun.           

     Albert tercengang melihat kyuhyun yang tersenyum. Dan memandang hyeun yang sedang berlari-lari kecil kearah mereka.               

“Jungsohamnida tuan cho. Maaf saya terlalu kasar tadi.” Sesal hyesun sambil menundukkan kepalanya. Kyuhyun tertawa pelan melihat kelakukan hyesun. hyesun memiringkan kepalanya memandang bingung melihat kyuhyun yang tetawa. Albert tersenyum tidak percaya melihat majikannya akhirnya tertawa.               “Siapa namamu?” tanya kyuhyun.              

  “Kim Hyesun imnida.”              

  “Umurmu?”               

“14 tahun.              

  “Sekolah?”              

  “London High School.” Kyuhyun tercengang. Londong High School?. Dia sudah masuk SHS? Oh god.               “Tuan Cho, anda sangat muda menjadi atasan ayahku. Bahkan ayahku sudah berumur tapi anada masih sangat muda. Wah, aku sangat tidak percaya.” Puji hyesun dan tersenyum tulus. Kyuhyun tertegun melihat senyuman itu. Hatinya bergertar. Kyuhyun memegang jantungnya yang berdetak sangat cepat. Pertanda buruk! Kyuhyun mengalami cinta pada pandangan pertama.              

“Tuan kim?” panggil kyuhyun.               

“Ye tuan?”               

“Ayahku berkata bahwa aku harus menikahi putrimu.” Kata kyuhyun. Alber, tuan kim, dan hyesun terkejut. Yang paling terkejut yaitu albert. “Benarkah? Apakah kyuhyun pernah bertemu dengan mendiang presdir cho?” batin albert.  

Flashback END 

“Jadi kau mengada-ngada pada saat itu?” tanya hyesun tak percaya. Kyuhyun mengangguk.

“Gosh. Y en ese momento mi padre y yo lo creo? Muy estúpido.” Kata hyesun tak percaya.

“Jangan memakai bahasa asing saat berbicara denganku.” Kata kyuhyun dingin. Hyesun tersenyum mengejek.

“Kenapa memang nya?” tanya hyesun.

“Karena aku tidak tahu apa yang sedang kau katakan.”

“Itu urusanmu.”

Kyuhyun memukul setir mobilnya marah. Hyesun menyadari itu. Mereka kembali terdiam. Hyesun merasa dibohongi selama ini. Pasti ayahnya juga merasa dibohongi berarti selama ini kyuhyun mengada-ngada perihal ayahnya? Ahra eonni juga yang mengatakan bahwa mendiang ayah mereka memberi pesan kepada hyesun untuk mengubah sikap kyuhyun? Brengsek. Kau seperti boneka kim hyesun. Kau menerima begitu saja perlakuan kyuhyun terhadapmu karena menghargai mendiang cho yeunghwan? Tapi ternyata, bahkan cho yeunghwan tidak mengenal dirimu sama sekali. Bahka dia ingin kyuhyun menikah dengan wanita lain! Oh, bodoh sekali kau.                “Ayo kita berpisah.” Kata hyesun. kyuhyun menolehkan kepalaya cepat kearah hyesun. mengeraskan rahangnya.                “Tidak!”

“Kita harus berpisah!”

“Tidak!”

“Aku tidak perduli, kita berpisah!”

“Sialan, kau harus melihat mayatku terlebih dahulu kalau ingin menjadi bekasku.”

“Matilah!” kata hyesun. Kyuhyun tersenyum sinis mendengar perkataan hyesun. tak lama kemudian kyuhyun mendengar isak tangis dari hyesun. Sialan. Kau. Membuat. Wanitamu. Menangis. Lagi. Kyuhyun.

“Ayo kita membuat perjanjian!” kata kyuhyun. Hyesun menghapus sisa-sisa air matanya.

“Apa?”

“Besok aku akan pergi dari korea. Jika kita bertemu 4 tahun lagi di hari saat kepulanganku. Hari itu juga kita akan menikah.” Kata kyuhyun. Hyesun mencoba mencerna perkataan, dan tak lama kemudian tersenyum.                “Baiklah, kita akan bertemu 4 tahun lagi!” kata hyesun dan keluar dari mobil. Dan hyesun segera memberhentikan taksi dan  langsung masuk ke taksi tersebut. Kyuhyun menatap sedih melihat hyesun yang begitu saja meninggalkannya. Kyuhyun memejam matanya dan tanpa sadar kyuhyun menangis.

“Aku sangat mencintaimu. Sungguh. Maafkan aku.” Gumam kyuhyun.

-tbc-

“Gosh. Y en ese momento mi padre y yo lo creo? Muy estúpido” artinya “Astaga. dan saat itu aku dan ayahku percaya begitu saja? Bodoh sekali.” Dan ini merupakan bahasa spanish.

Author notes : Hai.. Haii.. Kita ketemu lagi? Masih ingat dengan cerita ini? Kalau gak ingat, searching aja lagi yaa dengan judul yang sama kok;) Aku kasih beberapa foto loh, sebenarnya itu sengaja aku kasih. Supaya lebih dapat aja feel nya. Sebenarnya aku ingin sekali mengganti judul nya karena alur ceritanya gak nyambung dengan judulnya x_x Tapi yaudahlah nasi udah menjadi bubur hehe. Di part ini juga ada beberapa bahasa asing? Kalau ada yang salah maklum yaa, authornya bukan ahli bahasa.Part 5 udah final loh!! Kalau di part-part sebelumnya comment nya banyak menurut author dibuat part bonus lagi deh hehe. Oh ya, semoga suka yaaa. Itu aja sih, BIG THANKS YO !  SalamJHYOSUN13

 

             

 

 

 

 

 

 

14 Comments (+add yours?)

  1. Monika sbr
    Jul 23, 2015 @ 19:28:26

    Kasihan mereka terpaksa harush pisah. Semoga aja mereka memang jodoh deh…..

    Reply

  2. blackjackelfsone
    Jul 23, 2015 @ 21:06:40

    Wuoww ini keren banget. Bikin jantung cetar cetir!!! Kyu kuat gatuh 4tahun ga ketemu
    Smoga mereka berjodoh.
    Bagus bgt min part ini. Bikin deg degan n pensaran. Ditunggu next partnya

    Reply

  3. srii
    Jul 23, 2015 @ 21:48:42

    Okkkkkk kereeeeeeeeeennn banget..!!!!

    Reply

  4. ivannovic
    Jul 24, 2015 @ 03:21:54

    Keren aku tunggu ending nya ya🙂
    Kayaknya bakal seru🙂

    Reply

  5. kyu choco
    Jul 24, 2015 @ 12:02:45

    kasian juga hyesun merasa dibohongi… tapi kyu juga kasian… dia cinta bgt sama hyesun… semoga 4 tahun lagi mereka ketemu Dan happy end…

    Reply

  6. dillah
    Jul 24, 2015 @ 12:18:07

    daebak..makin penasaran chinguyaa sama cerita ini.
    suka sama hyesun yg pembangkang tp cintany pake bngt ke kyuhyun, dan mau liat mereka bersatu. huhuhu

    hwaiting chinguuu😀

    Reply

  7. Lulu cho
    Jul 24, 2015 @ 21:13:51

    Aku selalu nunggu ff ini thor..
    Semoga empat tahun lagi mereka bertemu.
    Kalau enggak ya kyuhyun ketemu sama aku aja,aku siap mr.cho(abaikan)
    Tetap semangat dlm membuat ff thor 😊😊

    Reply

  8. frog1
    Jul 24, 2015 @ 22:50:26

    masalah apalagi ini..shinyeong..hahh…cewek ini menyebalkan…tp usahanya patut diacungi jempol…hyesun..kliatanya sudah lelah sama sikapnya kyu..semoga mereka berjodoh

    Reply

  9. lieyabunda
    Jul 25, 2015 @ 05:26:28

    ya tuhan,,,, ternyata akal2an kyu aza nih biar bisa ditunangin ama hyesun…. dan mereka berpisah dalam keadaan masih selisih paham…..
    lanjut

    Reply

  10. meyna
    Jul 25, 2015 @ 05:39:15

    nah loh hyesun ketemu lagi shinyeong…
    wah gmn kehidupan hyesun ama kyu ia kalo mereka pisah???

    Reply

  11. shoffie monicca
    Jul 25, 2015 @ 08:31:14

    huaaa sedih bgt liht prpishn kyu sm hyesun hiks hiks hiks mna lg glou lg trs ps bc niff turun deh ni air mta.

    Reply

  12. tabiyan
    Jul 26, 2015 @ 07:14:56

    AaaaA kyu makanya jgn terlalu posesiv donk ah, klo dah gini piye?

    Reply

  13. KyuRa
    Jul 26, 2015 @ 15:36:53

    Oh my god..
    Sitiasi danger ini mahh >.< smoga mereka brdua bs brubah sa mnjalin hbungan kmbali d waktu yv akan mndatang..
    Dan smoga jg author trkena hifayah spya cpt lanjutnyaa hehehehhehe😀

    Reply

  14. yaya
    Aug 30, 2015 @ 11:45:10

    huhu kok mereka pisah gitu,jadi sedih T.T
    jadi penasaran part selanjutnya
    ditunggu ya eon ^^

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: