Meet Again [Series Of Protect My Baby]

 Meet Again

Author : DoongDoongNemo ^^

Tittle : Meet Again [series of Protect My Baby]

Category : PG-16,Sad,hurt,angst,kekerasan,family,marriage life,oneshoot

Cast : Cho Kyuhyun

           Oh Nara

           Cho sungjin

           Jang hyori

           Hwang  Jiho

 

Hai Aku balik lagi ^^ sebenernya aku bikin ini jadi series aja ya, karna rencananya insyaallah aku mau bikin berberapa series lagi buat ff ini ^^ tapi insyaallah ya ^^ kalau sequel aku takut jatohnya jadi kepeanjamgan ^^ oh iya maksih ya buat para readers chingudeul  yang udah baik hati untuk baca ff aku dan ngasih komentar yang membangun ^^ makasih juga buat admin yang udah ngepost ff aku ^^ *bow

 

Story begin ^^

Keadaan mencengkam sedang menyelimuti ruangan super mewah itu. hanya ada keheningan yang menyelimuti suasana di ruangan keluraga tersebut. Sesekali pria paruhbaya yang sedang duduk di sofa mewah itu menghembuskan nafasnya degan kasar saat melihat putranya hanya tertunduk diam di hadapanya. Sedangkan wanita parubaya yang duduk di sampingnya hanya bisa terdiam saat melihat aura mecengkam yang sangat terasa olehnya dari putra dan suaminya.

‘’sudah Sembilan bulan.’’ Pria parubaya itu bersuara rendah tapi sarat akan ketegasan tak terbantahkan.

‘’lalu mana hasilnya? Kau tidak becus menemukan mereka??.’’ Lanjutnya kemudian.

‘’kenapa kau hanya diam?????’’

‘’DASAR BAJINGAN!!!!!’’ pria parubaya itu bangkit dari duduknya lalu mulai memukuli putranya dengan tongkat kayu yang selalu ia gunakan kemanapun dan kapan pun.

‘’ Kau hanya terdiam seperti orang dungu di hadapan kami!!! Kemana perginya pria berengsek yang sudah menghancurkan hidup gadis tak berdosa demi seongok gadis jalang bajingan itu!!!!!!!’’

BUGHH

BUGHH

DUGHH

CTAKK

‘’sayang!!!aku mohon hentikan!!.’’  Wanita parubaya yang sedari tadi diam tak berkutik akhirnya bertindak saat melihat suaminya menghajar putranya dengan membabi buta. Wanita itu menahan tubuh suaminya dengan terisak. Sedangkan putranya hanya bisa meringis sambil mengusap darah yang mengalir dari sudut bibirnya.

‘’INGAT KAU CHO KYUHYUN!!!! SEORANG PRIA BAJINGAN TAK PANTAS MENYANDANG MARGA CHO YANG TERHORMAT!!!!’’ suara tak terbantahkan itu mengelegar ke seluruh penjuru rumah mewah bak istana itu.

***

‘’Apakah sakit, sayang??’’ Tanya Cho Hana sambil meringis saat mengobati luka putra tercintanya itu. putranya hanya mengeleng dengan lemah.

‘’jika sakit katakan sakit,nak.’’ Cho Hana mulai terisak melihat putranya yang tumbuh seperti ini. ia merindukan sosok putra kecilnya yang penurut, penuh kelembutan dan kasih sayang. Tapi ia kehilangan sosok putranya tersebut. Semenjak putranya mengenal gadis perusak itu, Jang Hyori.

‘’jangan menangis eomma.’’ Ucap Kyuhyun datar dengan tatapan mata tajamnya yang menghunus.

‘’nak..’’

‘’eomma sanggat merindukanmu.’’ Cho Hana mengusap dengan lembut kedua pipi putranya itu.

‘’kembalilah…’’ lirih Hana pelan.

***

Flashback

Lima tahun yang lalu…

Cho Seunghwan dan Cho Hana sedang berjalan santai mengintari bangunan sekolah milik keluarga besar Cho.

‘’sudah lama sekali kita tak berkunjung ke tempat ini.’’ Hana semakin mengeratkan rangkulan tanganya di lengan kekar suaminya.

‘’kau menyukainya?’’ Tanya Seunghwan dengan lembut sambil membenarkan letak syal rajutan milik istrinya.

‘’hmmm.’’ Hana tersenyum. Walau usia mereka tak lagi muda tapi mereka tak pernah bosan untuk selalu menunjukan cinta dan kasih satu sama lain.

‘’aigoooo kenapa banyak sekali sampah yang berserakan??? Apa para petugas kebersihan tidak membersihkan tempat ini.’’ Seunghwan mulai mengoceh saat melihat sampah-sampah yang berserakan.

‘’jika sekolah kotor pasti para murid tidak akan konsentrasi belajar.’’ Hana juga ikut berceloteh sambil memungut sampah-sampah yang berserakan.

‘’OMMOOO!!!!!!!’’ Cho Seunghwan dan Cho Hana terkelonjat kaget lalu menghentikan kegiatan mereka. Hana memandang bingung gadis mungil di hadapanya. sedangkan Seunghwan seolah tidak peduli dengan gadis itu lalu kembali melanjuktkan kegiatan memungut sampahnya.

‘’OMMOO!!! Ahjussi jangan lakukan itu!!.’’ pekik gadis mungil itu dengan tergesa menghampiri Seunghwan.

‘’oh astaga mereka sangat keterlaluan memperkerjakan orang tua seperti kalian.’’ Gadis mungil itu terus saja berceloteh.

‘’ahjussi apa kau baik-baik saja??? Ahjumma apa punggung mu merasa sakit?? Oh astaga.’’ Gadis itu sontak membuat Seunghwan dan Hana terbeo di tempat.

‘’lebih baik kalian istirahat saja. Biar aku yang mengerjakan ini semua.’’ Hana hanya bisa terbingung sambil merangkul tangan suaminya.

‘’kenapa kalian hanya berdiri, kalian duduk saja di bawah pohon itu. aku akan menyelesaikan ini dengan cepat.’’ Gadis mungil itu berbicara dengan semangat. Dan entah mengapa Seunghwan dan Hana dengan mudahnya menuruti semua perkataan gadis mungil itu.

***

Pasangan suami istri itu masih menyaksikan dengan tatapan bingung gadis mungil yang dengan lincah memungut sampah-sampah itu. mereka duduk di atas rumput di bawah pohon besar yang rindang.

‘’sayang.’’ Hana menatap wajah suaminya yang sedang mengamati gadis mungil di hadapanya dengan penuh minat.

‘’dia gadis aneh.’’ Seunghwan berbisik geli pada istrinya.

‘’huh?’’ Hana hanya bisa mengeryitkan dahinya.

‘’akhirnya selesai!!!’’ gadis itu berseru riang sambil melirik Seunghwan dan Hana. Lalu dengan langkah penuh semangat gadis itu menghampiri mereka.

‘’sudah aku bilang ini tak akan lama.’’ Gadis itu tersenyum tulus. Lalu membuka tas sekolahnya dan mengambil kantung pelastik hitam di dalamnya.

‘’aku hanya membawa ubi bakar. Tapi ini bisa untuk menganjal perut kalian.’’ Gadis itu menyerahkan ubi bakar yang terbungkus kertas aluminium kepada mereka.

‘’makanlah ini sangat manis.’’ Dengan ragu Hana mengambil ubi bakar itu lalu membaginya dengan suaminya.

‘’jika kalian orang tuaku aku tak akan membiarkan kalian berkerja keras seperti ini.’’ gadis itu berkata dengan lirih. Sedangkan Hana dan Seunghwan hanya saling bertukar pandang.

TET!

Bunyi bel sekolah seketiak terdengar dengan nyaring di pendengaran mereka.

‘’oh astaga!! Aku harus segera pergi!.’’

‘’senang berjumpa dengan kalian. Ahjussi..ahjumma.. aku harap kita bisa bertemu kembali.’’ Gadis itu membungkuk dengan hormat beberapa kali. Lalu pergi sambil melambaikan tangan dengan riang yang di balas dengan kaku oleh Seunghwan dan Hana.

‘’dia manis sekali.’’ Hana tersenyum saat melihat gadis itu berlari terbirit-birit memasuki gedung sekolah.

‘’Oh Nara.’’ Seunghwan berucap sambil mengulas senyum tipis di bibirnya.

‘’nde??.’’ Tanya Hana bingung.

‘’gadis itu.. Oh Nara.. dia akan jadi menantuku kelak.’’ Seunghwan berucap dengan ringan sambil memakan ubi bakar itu dengan lahap.

‘’nde????????’’

Flashback end

***

‘’hana…’’

‘’dul..’’

‘’set..’’

BRUKKK

‘’aigoo anak eomma semakin pintar!!’’ seru riang wanita berparas cantik itu saat melihat tumbuh kembang putra tercintanya. Seperti saat ini, wanita itu sangat terharu saat melihat putranya yang baru berusia Sembilan bulan itu mulai bisa berdiri tanpa pegangan walaupun hanya beberapa detik saja.

‘’Sungie sayang saatnya untuk duduk manis dan eomma akan menyelesaikan pekerjaan eomma yang menggunung. arrachi??.” Wanita itu mengendong tubuh mungil putranya lalu meletakkanya di roda duduk bayi. Bayi itu menjerit senang saat ia duduk di tempat favoritnya itu. lalu dengan lincah bayi itu berjalan ke sana dan kemari dengan roda duduk bayinya, mengitari teras luas di rumah atap sederhana itu. Wanita itu tersenyum lalu mulai berjalan ke arah sumur tempatnya mencuci, lalu mulai bergelut dengan pekerjaanya.

***

Tak peduli dengan pakaianya yang basah terkena air, tak peduli keringat yang bercucuran membasahi tubuhnya karna panas matahari, tak peduli tubuh mungilnya yang lelah dan sangat butuh istirahat Gadis itu terus saja bergelut dengan pakaian, selimut bahkan carpet carpet tebal yang kotor.

Ini lah pekerjaanya, seorang buruh cuci. Ia tak pernah merasa lelah akan pekerjaanya tersebut. Karna jika ia lelah dan lemah maka ia akan kalah. Ia harus membiayai hidup untuk membesarkan putra tercintanya. Walaupun upah sebagai buruh cuci tak seberapa tapi ia selalu meyakinkan dalam hati bahwa ia pasti bisa membesarkan putranya dengan baik.

‘’Nara-ya~..’’ gadis itu mengelap dahinya yang berkeringat lalu tersenyum saat melihat seorang wanita parubaya pemilik rumah atap itu sedang membuka pintu gerbang. Lalu dengan riang bayinya berjalan meyeret roda bayinya menghampiri wanita paru baya itu.

‘’Nyonya Shim.’’ Wanita yang bernama Nara itu dengan segera mencuci tanganya yang di penuhi dengan  busa sabun lalu mengahampiri wanita parubaya yang sedang mengendong putranya.

‘’aku hanya ingin memberikan ini untuk Sungie. Cucuku baru pulang dari Busan dan ia membawa banyak makanan lalu aku teringat dengan Sungie.’’ Nyonya Shim memberikan kantung pelastik berukuran sedang pada Nara.

‘’khamsahamida Nyonya Shim. Kau tak perlu repot-repot melakukan ini.’’

‘’tak apa, aku senang melakukanya. Oh iya apa cucianku sudah selesai? Musim dingin akan segera tiba jadi aku akan sangat membutuhkan selimut ku itu.’’

‘’tentu saja, tunggu sebentar aku akan mengambilnya.’’

Dengan senyum riang Nara masuk kedalam rumah meninggalkan Nyonya Shim yang bercanda riang bersama putranya di teras rumah.

***

Kyuhyun pov

‘’kau dipukul lagi olehnya??’’ aku tak mengubris pertanyaan Hyori. Aku bejalan sambil memegangi sudut bibirku yang masih terasa perih. Sialan ini sakit sekali.

‘’astaga!!! Oppa kenapa kau bisa sebodoh ini?? mencari gadis sialan itu saja kau tak bisa!!.’’ Aku berjalan ke arah dapur lalu membuka kulkas dan mengambil sekaleng bir untuk melepaskan dahaga.

‘’awww sialan!!.’’ Ringisku saat sudut bibirku semakin terasa perih karna bir ini. dengan kasar aku membuang kaleng bir ini ke sembarang arah.

‘’jika kau tak menemukan gadis berengsek itu lalu kapan harta keluargamu jatuh ke tangan kita?? Aku sudah bosan mendengan kata ‘tunggu’ ‘nanti’ ‘tenang saja’ . sebenarnya kau ini becus tidak mencarinya??.’’ Aku memijat pelipisku dengan gusar.

‘’sabar, sayang.’’ Ucapku dengan lemah. Lalu mengusap pipinya dengan lembut.

‘’dengarkan aku Cho! Aku tidak akan pernah mau menikah denganmu sebelum harta itu berhasil jatuh ke tanganmu. Ingat itu!!.’’ Hyori menghempaskan dengan kasar tangan ku di pipinya, lalu pergi menuju kamar kami.

BRAKK

Suara hentakan pintu sedikit membuat ku terlonjak. Ku usap wajah ku dengan kasar lalu kemduian melampiaskan kekesalan ini dengan menjambak rambutku.

‘’argh.. sialan!!! Di mana sebenarnya gadis itu berada???.’’ Desis ku.

***

‘’tidak ada pergerakan aneh di rumah Park Joongsoo dan Gwon Dana, tuan. Mereka beraktifitas seperti biasa. Saat pagi hari Joongsoo akan pergi ke kantor, lalu Gwon Dana akan mengatarkan putranya pergi ke sekolah, setelah itu ia akan berada di toko roti miliknya sampai sore menjelang. Itulah yang mereka selalu lakukan selama pengamatan kami,Tuan.’’

‘’lalu tak ada pertanda bahwa gadis itu datang berkunjung kerumah mereka? Atau sebaliknya, mereka berkujung kerumah gadis itu?.’’

‘’tidak Tuan. Dan kami masih mencari keberadaan Oh Nara di seluruh kota dan Negara yang tertera namanya di jadwal keberangkatan waktu itu tuan, tapi hasilnya benar-benar nihil.’’

‘’sialan..’’ desis ku tak bisa berteriak karna luka di sudut bibir ini yang belum sembuh benar.

‘’sebenarnya aku punya pemikiran yang lain, tuan.’’ Aku menoleh dengan penuh minat pada pria kepercayaan ku itu.

‘’apa itu??.’’

‘’aku rasa ini adalah taktik Oh Nara untuk mengelabui kita, tapi aku tak begitu yakin dengan ini.’’

‘’cepat katakan apa itu?.’’ geram ku tak sabaran.

‘’baiklah. Begini kita mencari Nara keseluruh kota dan Negara, dengan berbekal bukti bahwa nama oh nara tertera di jadwal keberangkatan hari itu. tapi mengapa kita tak mencarinya disini? Seoul.’’

‘’apa????.’’ Aku mulai berpikir keras dengan opsi Jung Yunho, pria di hadapan ku ini.

‘’jadi Nara membuat kita terkecoh dan terfokus waktu itu. ia membuat kita kebingungan akan kemana perginya dia? Dengan terfokusnya kita pada tempat-tempat di mana namanya tertera pada jadwal keberangkatan hari itu, ia bisa dengan bebas mencari tempat bersembunyi di Seoul karna ia pikir kita mengangap dia sudah pergi meninggalkan Seoul.’’

‘’berengsek!! Aku rasa ini masuk akal. Kalau begitu tunggu apa lagi. Cepat cari gadis berengsek itu ke seluruh penjuru Seoul!!!.’’

‘’baik Tuan.’’

Tanganku mengepal menahan amarah. Astaga Hyori benar, aku memang benar-benar bodoh! Kenapa tak terbesit oleh ku rencana sialan gadis berengsek itu.

Lihat saja Oh Nara kau akan ku temukan, setelah itu kau akan aku hancurkan.

***

Nara pov

TOK TOK TOK

Sungjin  menjerit dengan riang sambil merangkak kearah pintu. Aku hanya tersenyum melihatnya. Ia menjerit jerit penuh tawa saat orang di balik pintu itu mulai memanggil namanya. Sungjin meloncat-loncat sambil terduduk di dekat pintu menatap ku antusias menungguku membuka pintu.

‘’aigoo sepertinya kau tak sabar untuk bertemu daddy mu eoh?.’’ Aku mengendongnya sambil mencibir dengan canda.

CKLEK

‘’Annyeong.’’ Sapa pria itu dengan wajah yang di tutupi boneka dengan karakter nemo. Sungjin lantas saja langsung menjerit senang dan meronta ingin segera di bawa dalam gendongan pria itu.

‘’berhentilah bermain, lihat lah anak ini ingin segera kau gendong.’’ Cibirku tersenyum geli.

‘’aishh Sungjin mengapa kau terlalu menyukaiku??.’’ Pria itu lalu menyerahkan boneka nemo itu pada ku lalu mengendong Sungjin dalam pelukanya. Dan selalu dengan riang Sungjin memukuli wajah pria itu sambil sesekali menciuminya.

‘’berhentilah bertingkah seperti itu, sungjin sayang. Kau akan membuat daddy mu semaking besar kepala!.’’aku mecibir lalu masuk kedalam rumah.

‘’yakk Oh Nara kau tak mepersilahkan aku untuk masuk??.’’

‘’tak usah aku suruh pasti kau akan masuk.’’

‘’baiklah kalau begitu. Aku akan bawa Sungjin ke apartement ku saja.’’

‘’kau tak akan berani, Hwang Jiho oppa.’’  Ledek ku padanya.

***

‘’OMMO!! OMMO!! OH NARA LIHAT INI!!!’’ ku menengok kearah ruang tengah lalu terkikik melihat ekspresi berlebihan Jiho oppa saat melihat Sungjin berdiri tanpa pegangan. Aku menghampirinya sambil membawa susu hangat dan kue jahe kesukaanya.

‘’aku sudah melihatnya. Tadi siang ia melakukanya untuk pertama kali. Astaga jantungku berdebar dengan hebat sama saat pertamakali melihatnya berjalan merangkak ke arah ku.’’ Aku tersenyum sambil memandangi Sungjin yang sedang asik mengigiti boneka nemo pemberian Jiho oppa.

‘’itu hal wajar.’’ Jiho oppa tersenyum sambil mengusap rambutku dengan lembut. Walaupun sudah terbiasa dengan perlakuannya tapi entah mengapa aku selalu saja merasa risih dengan perlakuannya ini. entah mengapa aku merasa demikaian? Mungkin karan dulu pernah ada yang memperlakukanku dengan lembut dan kasih seperti ini tapi ternyata itu hanya sebuah kepuraan semata. Aku tak mau hal itu terulang lagi.

***

Jiho oppa adalah pria yang baik. Setelah Dana eonnie dan Joongsoo oppa yang tuhan kirimkan sebagai malaikat penolong untuk ku, kini tuhan dengan baik hati memberikanku malaikat penolong lagi. Jiho oppa yang melindungiku dan sungjin selama ini. malam itu saat aku kebingungan mencari tempat untuk tinggal Jiho oppa datang membantuku. Awalnya aku bersikap waspada padanya tapi pada akhirnya aku sedikit demi sedikit mulai mempercayainya. Ia mencarikanku tempat tinggal membantu merwat Sungjin dan masih banyak hal baik lainya yang ia berikan untukku dan Sungjin. Entah harus seperti apa aku membalasnya?

‘’selamat malam.’’

‘’hati-hati di jalan oppa.’’ Ucapku sambil mengantarkan Jiho oppa.

‘’kalian juga, berhati-hatilah selama tak ada aku.’’ Jiho oppa tersenyum di balik kemudi stirnya.

‘’aku pergi.’’ Aku hanya mengangguk dengan senyum. Dan setelah memastikan mobil Jiho oppa sudah pergi aku kembali mulai menaiki tangga lalu menutup gerbang dan menguncinya.

‘’saatnya menyetrika.’’ Guman ku mengehala nafas sambil tersenyum lalu mulai memasuki rumah.

***

‘’Tuan kali ini kita tak salah.’’

‘’kami menemukanya, Tuan.’’

‘’dugaan kita benar.’’

‘’baiklah.. akan ku kirimkan alamatnya melalui e-mail.’’

‘’baik, Tuan.’’

Mobil itu mulai pergi meningalkan sebuah kawasan pemukiman warga. Mobil itu sedari tadi sudah memperhatikan semua kegiatan penghuni sebuah rumah atap.

***

Pagi kembali menyapa. Nara tengah sibuk menjemur selimut-selimut cucianya. Sesekali ia tersenyum saat mendengar celotehan-celotan Sungjin yang dengan lincahnya menelusuri seluruh teras rumah denga roda bayinya.

Nara tak tau apa yang membuat Sungjin menjerit dengan senang. Lalu ia mendengar suara pintu gerbang terbuka.

‘’pasti Jiho oppa.’’ Guman Nara sambil tersenyum dan masih tetap meneruskan pekerjaannya

TAP TAP

Suara derap langkah mendekat ke arah Nara. Tawa riang Sungjin pun semakin kencang. Nara melihat sepasang sepatu mewah di balik selimut yang ia jemur.

‘’tak biasanya kau berkunjung saat masih pagi.’’ Nara berbicara pada seseorang di balik selimut cuciannya tersebut.

Nara tercekat saat membuka selimut yang ia jemur. Senyuman di wajah cantiknya pudar seketika. Tubuhnya menegang saat melihat pria di hadapanya. matanya melirik kearah Sungjin yang berada di gendongan pria itu. tertawa riang penuh minat Sungjin di gendongan pria itu.

‘’Cho Kyuhyun.’’ Nara tercekat.

‘’lama tak berjumpa Oh Nara.’’ Pria itu, Cho Kyuhyun menyeringai melihat ekspresi wajah Nara saat ini.

***

Hanya ada suara celotehan suara Sungjin yang meyelimuti keadaan yang mencekam itu. Nara memandang dengan tatapan penuh ketakutan ke arah Sungjin yang tampak terlihat nyaman di gendongan pria kejam di hadapannya ini. lututnya lemas,  ia hampir saja tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya .

‘’Sungjin.’’ Nara bicara dengan gemetar. Lalu mulai melangkah ke arah Kyuhyun.

‘’Sungjin.’’ Panggil Nara lagi. Respon yang Sungjin berikan sungguh membuat Nara takut luar biasa. Sungjin terus saja berceloteh pada Kyuhyun sambil mebelai-belai wajah Kyuhyun dan sesekali menciuminya. Kyuhyun menyeringai kearah Nara.

‘’kembali pada eomma nak.’’ Nara semakin mendekat dan sedikit lagi akan mengambil Sungjin dari gendongan Kyuhyun.

SRAKKK

‘’ARGGHH.’’

Saat tanganya hampir mengapai tubuh Sungjin tangan panjang Kyuhyun lebih dulu menarik leher baju Nara. Kyuhyun menariknya sampai leher Nara tercekik.

‘’aakkhh appp poohh.’’ Nara meronta mencoba melepaskan jeratan Kyuhyun.

‘’berengsek.’’ Desis Kyuhyun semakin mencekik Nara hingga tubuh Nara terangkat ke udara. Sangat mengerikan, saat tangan sebelah kiri Kyuhyun menggendong Sungjin dengan lembut dan penuh kasih sayang berbeda jauh dengan tangan sebelah kanan Kyuhyun yang sedang mencekik Nara dengan tak berperasaan.

‘’aku akan membunuh mu!!!!.’’ Kyuhyun membanting tubuh lemas Nara hingga tubuh Nara terhempas ke dalam bak cucianya. Nara terbatuk di tempatnya sambil memegangi lehernya yang terasa mati rasa. Nara melihat Kyuhyun berjalan kerahnya. Sungjin mulai meronta tak nyaman sambil memandag kea rah Nara.  Dan detik berikutnya Sungjin mulai menangis histeris.

‘’tenang sayang, kau aman bersama appa.’’ Kyuhyun menatap tajam kearah Nara saat mengucapkanya. Tapi Sungjin malah semakin meangis dan mengangkat tangan kecilnya ke udara untuk segera di bawa dalam pelukan Nara. Nara yang melihat itu dengan lemah dan tubuhnya yang basah mulai bangkit dan dengan berani menghampiri Kyuhyun.

‘’lepaskan anakku.’’ Desis Nara.

‘’lepaskan!.’’

‘’LEPASKAN!!!!!!!.’’ Nara menjerit lalu mulai mencoba mengambil Sungjin. Tapi dengan cepat pula Kyuhyun menghempaskan tubuh Nara ke lantai teras.

‘’dia milikku.’’ Ucap Kyuhyun tajam.

‘’TIDAK DIA ANAKKU!!!’’

DUGHHH

DUGHHH

 ‘’ARGGHHHH!!!.’’ Jeritan kesakitan Nara mengelegar seketika saat dengan kejam Kyuhyun menendang Nara yang ada di bawahnya.

DUGHHH

‘’berengsek.’’ Kyuhyun menendang kaki Nara.

DUGHHH

DUGHHH

DUGHHH

‘’SIALAN!!! BAJINGAN!!!KEPARAT!!!!.’’ Dengan membabi buta Kyuhyun menendang paha nara secara bertubi-tubi. Sedangkan Nara hanya bisa menghindar dengan menyeret tubuh lemahnya tapi Kyuhyun terus saja menyiksanya.

‘’perlukah aku membunuhmu saat ini.’’ ucap Kyuhyun dingin.

DUGHHHH

‘’ARGGHHHHHH.’’ Nara semakin menjerit kesakitan saat Kyuhyun menendang bagian perutnya. Dan saat ini Sungjin terus saja menagis dalam gendongan Kyuhyun.

‘’diam.’’ Kyuhyun mengelus punggung Sungjin mencoba menenangkan tapi Sungjin semakin histeris.

‘’AKU BILANG DIAM!.’’ Bentak Kyuhyun tepat di wajah Sungjin.

‘’JANGAN MEMBENTAK ANAKKU BERENGSEK!!!!!!.’’ Dengan sekuat tenaga Nara bangkit lalu mulai mengambil Sungjin dalam pelukan Kyuhyun. Tapi dengan secepat kilat pula Kyuhyun kembali menghempaskan Nara dan dengan kasar menjambak rambut Nara.

‘’dia milikku. Aku akan membawanya. Dan kau jangan pernah berpikir untuk mengambilnya dariku. Aku sudah cukup baik tak menghabisi nyawamu saat ini. kau sudah menggali kuburanmu sendiri berengsek! Dengan menghalangi jalanku. Jangan pernah kau menunjukan wajah menjijikanmu itu di hadapanku lagi. Enyalah kau!!!’’ Kyuhyun berujar dengan datar lalu berjalan pergi dengan Sungjin yang masih menjerit menangis ketakutan di gendongannya.

‘’ARGGHHHHHHHHHH.’’ Nara kembali menjerit sejadi-jadinya saat Kyuhyun menginjak kedua telapak tanganya sampai kuku jari Nara terkelupas di buatnya.

‘’Sungjin.’’ Lirih Nara sambil menangis meraung-raung dan mengusur tubuh tak berdayanya untuk menyusul Kyuhyun.

***

Aku mohon jangan pisahkan kami….

Aku mohon lindungilah kami…

Aku mohon jangan pertemukan kami dengan mereka, jika hanya akan membawa luka…

END

Makasih ya buat readers yang udah sudi membaca ff aku ini.

Aduh maaf banget kalau ceritanya aneh, feelnya ga dapet, alurnya berantakan, typo di mana-mana. Maaf banget ya tapi ini murni hasil pemikiran aku. Aku ga tau ini bisa di sebut sequel atau engga. Tapi aku lebih suka bilang ini itu series dari ff protect my baby. Seperti biasa komentar yang membangun akan membuat aku lebih baik untuk kedepannya ^^ *bow

 

 

 

 

 

 

 

 

           

 

41 Comments (+add yours?)

  1. rahmahwang
    Jul 27, 2015 @ 13:01:37

    Yak yak .. kyuhyun jahaaatttttt

    Reply

  2. haekyulie
    Jul 27, 2015 @ 13:33:44

    harus ada kelanjutannya….!!!
    please…!
    jgn biar tergantung…

    Reply

  3. Hi Bee
    Jul 27, 2015 @ 14:04:40

    Kenapa gak happy ending thir ? Squel pokoknya gak mau tau. Bikin kyuhyun sadar sama kelakuannya.

    Reply

  4. gyuhyun
    Jul 27, 2015 @ 14:15:38

    Sumpah si kyuhyun jahat banget.. ini mah harus dan wajib ada squel.. jangan sampe gk.. itu si kyuhyun harus di kasih pelajaran..

    Reply

  5. Lulu cho
    Jul 27, 2015 @ 15:13:20

    Jiho dan nemo. Biasanya kalo kyuhyun antagonis,protagonisnya donghae. Aku bayangin jiho itu donghae(mabok nemo). Bikin kyuhyun sadar dan mereka hidup bahagia bertiga.

    Reply

  6. shoffie monicca
    Jul 27, 2015 @ 17:50:22

    hiks hiks hiks kyu kjam amat huaaaaa ak ngis bca ini ff bkin emosi ksian nara author bkin kyu nyesel donk jngn bkin kyu jht lg ksian nara..

    Reply

  7. gyun
    Jul 27, 2015 @ 18:19:55

    pengen cakarin tuh muka kyuhyun jahat banget lu, g sadar apa si hyorin juga matre, buta tuh si kyu, tak ada maaf untuk kyu. pengen dia menderita aja

    Reply

  8. ayususanti94
    Jul 27, 2015 @ 19:05:44

    Ih si kyu jahat banget deh
    Sequel please

    Reply

  9. blackjackelfsone
    Jul 27, 2015 @ 19:09:09

    Yaampun baik banget yeh si kyuhyun! Gila sm cinta-_-
    Yaampun jahat bgt lg pacarnya!!!
    Ditunggu next partnya. Bikin penasarannn

    Reply

  10. frog1
    Jul 27, 2015 @ 20:42:27

    arghhhh
    knapa kyu masih aja belum sadar siee
    yakinnn
    q suka bangett
    kamu keren..brani ngerubah image kyuhyun jd super duper minta dicekek

    Reply

  11. kyuciani
    Jul 27, 2015 @ 22:13:00

    feelnya dpt banget, ngebayangin nara disiksa sama kyu benar2 menguras emosi, kerenlah pokoknya, tpi lebih keren lgi klo happy ending thor 😀

    Reply

  12. cici
    Jul 27, 2015 @ 23:02:18

    Ya ampun jd kyu tetep gk.berubah??? Bner2 tuh kyu

    Reply

  13. ana
    Jul 27, 2015 @ 23:50:13

    Butuh squel.. Ksian nara.. Kyu oppa kejam bget sh..

    Reply

  14. rotua manik
    Jul 28, 2015 @ 00:06:35

    Next min
    Sedih bnget cerita’nya

    Reply

  15. songhyorin88
    Jul 28, 2015 @ 08:36:34

    kyuhyun gila ya ? astaga tega banget !! Nara gak boleh balik sama kyuhyun ! bikin si bodoh itu nyesal sampai mati ! astaga pria bodoh –” bikin kesal

    Reply

  16. elfishyvil
    Jul 28, 2015 @ 09:41:58

    Yak yak….
    Kyuhyun brengsek….
    Need sequel…

    Reply

  17. tiiwiii
    Jul 28, 2015 @ 10:43:47

    makin sebel sm kyuhyub disini. Udh jelas2 hyori cm mau hartanya aja, tp kyu msh aja goblok.
    Pgen liat kyuhyun nyesel dan ngemis2 minta maaf sm nara. Harusnya orang tua kyuhyun bs ngelindungi nara sm anaknya. Msh orang tua kyu kalah powerfull sm kyu hyori. Hyori harus dibikin sengsara

    Reply

  18. Mutya
    Jul 28, 2015 @ 13:57:38

    Wajib sequelll , kyu kejam jahat banget plis si kyu nya di buat nyesel nanti trus happy end ya thor hehe

    Reply

  19. tiramikyu
    Jul 28, 2015 @ 14:57:15

    Yahh jgan gantung donk..lanjut aja thor..ini bener2 nyesek bacanya…kok kyuhyun jadi jahat gitu sihh..huwaAaaaaaa…

    Reply

  20. Eunsang
    Jul 28, 2015 @ 18:52:34

    Akhirnya keluar juga ff seriesnya thor
    hampir lupa sama cerita sebelumnya tapi pas udah baca yang ini baru ingat.hehehe
    ditunggu ne selanjutnya 😀

    Reply

  21. diana
    Jul 28, 2015 @ 21:17:38

    sumpah kyuhyun tega bgt sih ngerebut sungjin dr nara, dia jg kasar bgt sma nara. andai aja org tua kyuhyun bisa nolong nara 😦

    Reply

  22. lieyabunda
    Jul 29, 2015 @ 05:13:32

    jahatnya kyu belum ilang juga ternyata….

    Reply

  23. ranakim9387
    Jul 29, 2015 @ 21:55:04

    Hrrraaaa nooo kyuhyun brengsek!!!! Mati aja sono!!

    Reply

  24. aryanahchoi
    Jul 29, 2015 @ 22:37:48

    eon knpa ngegantung lgi omg kyu brengsek gue benci ma lho ya eon setuju klo dibikin series ngomomg2 eon pya blog sdri gx klo pya share next part ya gue sebel ma kyu pgn bgt lht kyu ngeguling diduri jurang

    Reply

  25. rey
    Jul 30, 2015 @ 05:10:25

    bagus thor,,,,,

    cm ane bingung BGT BGT ini nyari judul yang menyangkut crita ini(series) d library….

    Reply

  26. via
    Jul 30, 2015 @ 10:26:51

    yak yak yakk, itu kyuhyun kurang ajar bgt sama nara, pleasee butuh sequel lagi

    Reply

  27. Monika sbr
    Jul 30, 2015 @ 21:07:52

    Kyuhyun sialan. Tapi semoga aja nara bisa merebut anaknya dari kyuhyun.

    Reply

  28. rizka11
    Jul 30, 2015 @ 21:56:13

    apa ini ??? bukan ini yang kami mauuuu

    Reply

  29. fakeinspirit
    Aug 01, 2015 @ 23:01:56

    Yaelah kenapa end disaat kaya gt thorr ya jelas harus ada sequel atuh gimana si author digantung ga enak huhuhu

    Reply

  30. ranie_nie
    Aug 02, 2015 @ 18:48:22

    Jahaaatt kyuhyun jahat bgt!! Keji, kejam, ga punya perasaan, smuanya jadi satu! Kok bisa2nya dy nglakuin hal kyk gtu ke seorang wanita… ckckck… kasian bgt nara, ga ada yg nolongin lg.. hiksss

    Reply

  31. soolingkey
    Aug 04, 2015 @ 09:06:30

    Njrittt… Pengen ngebejek- bejek yang namanya Kyuhyun. Jahat banget ya Allah. Nara juga tahan banget hidupnya. Semoga Kyu sadar dan mereka bisa hidup bahagia

    Reply

  32. chingublogplace
    Aug 05, 2015 @ 00:35:45

    Klo blh jujur
    Ini msh gantung bgt
    Butuh sequel 😀
    Hehehehehhe

    Reply

  33. kriyan
    Aug 08, 2015 @ 00:00:34

    Kasian banget nara
    Kyuhyun buta atau mati rasa yah
    Jangan siksa nara terus doang
    Di tunggu kelanjutan nya
    Moga ja kyuhyun sadar nanti

    Reply

  34. citra97
    Sep 17, 2015 @ 11:22:43

    sequelny dong thor
    penasaran gmn naranya

    kyuhyun jahat bngt sih
    gk nyadar apa nara baik gitu

    Reply

  35. ElvaZavier
    Dec 15, 2015 @ 05:37:45

    Astaga eonnie… kyu kejam bgt. Udah dipukuli ayahnya masih belum kapok juga…
    Gak sabar liat kelanjutannya…

    Reply

  36. inggarkichulsung
    Mar 27, 2016 @ 17:07:15

    Kyu oppa jahat bgt, kasihan Nara wlpn Sungjin anaknya, ia tdk bs memperlakukan Sungjin dan Nara dgn begitu buruk, wlpn yg diincar adl harta Nara yg sepertinya tdk Nara ketahui, mdh2an ada yg segera menolong Nara dan Sungjin

    Reply

  37. Nabela
    May 04, 2016 @ 16:25:21

    Kyu jahat bgt sampe nara dipukul gitu ;(

    Reply

  38. yanteuk
    May 13, 2016 @ 12:46:03

    kyu jahat sekali mudah2an tuan cho tidak memberikan warisannya pada kyu. kasihan nara tuan cho bantu lah nara. feelnya dapat. hyeri benar wanita iblis

    Reply

  39. christin
    Jul 22, 2016 @ 18:37:42

    wow daebak thor… kapan kyuhyun baik sama nara??

    Reply

  40. Erhaye
    Sep 13, 2017 @ 10:06:17

    Ijin baca ya…
    New readers disini
    Setuju sama yg lain thor
    Dilanjut dong… ini ff thor bukan jemuran jd jgn digantung ye hehehehe
    Pengen liat si kyuhyun menyesali perbuatannya

    Reply

  41. Afifah
    Mar 14, 2019 @ 12:10:06

    Huwaaa kenapa kamu jahat telur unguu kuh

    Sequel sequel sequel thorr 😣😣😣

    Reply

Leave a Reply to chingublogplace Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: