A REGRET

A REGRET

 

TITLE : A REGRET

CAST :

  • Cho kyuhyun
  • Han seung ren
  • Kim saerin

 

GENRE : PG-15

LENGHT : ONE-SHOT

AUTHOR : ELIZABET HAN

GENRE : SAD , ROOMANCE ATC

 

Annyeong!!!!! Duh mian, aku bawa ff baru lagi yang menurutku absurd abis :v dan ngirim ke sini lagi, sebelumnya ni ff udah pernah akuk publish di wp pribadi aku namanya www.koreanstreet08.wordpress.com udah lah langsung aja…..

 

****

 

bukankah sebuah penyesalan selalu terjadi dibelakang?”

-Han seung ren

 

****

 

Apa kau tahu? Kenapa aku tidak memberi tahumu bahwa aku menyukaimu ah lebih tepatnya mencintaimu, karena aku tidak ingin kau menjauh dariku, aku tidak ingin kau pergi, ini tidak seperti drama-drama yang sering ku lihat di televisi dimana kedua sejoli itu saling menyukai satu sama lain, dan berkahir dengan happy ending, ah cerita picisan yang bisa membuat orang terbang bukankah benar?.

Aku tidak ingin terbuai dengan sebuah cerita picisan yang selalu berakhir bahagia menurutku itu tidak mungkin.

“HAN SEUNG REN!” ah itu dia orang yang aku ceritakan, perkenalkan dia kyuhyun, cho kyuhyun. Orang yang berhasil membuat diriku berfikir ulang untuk meninggalkannya, walaupun aku terus dibuat sakit hati karena ulahnya, ya walaupun dia tidak tahu, karena aku hanya menyimpannya dalam hati.

“ne, waeyo?”

“aish, aku mencarimu. Kemana saja kau?”

“aku dari tadi di perpustakaan, memangnya kenapa kau mencariku?”

“ani, hanya saja aku lapar”

“aigoo, kau itu. Baiklah kajja kita pergi ke tempat biasa.”

Ya hanya dengan ini aku bisa dekat denganmu cho kyuhyun, aku tidak meminta lebih, aku tidak ingin terlalu berharap kepadamu.

Terkadang,  kedekatan ini membuat beberapa orang menatapku sinis, entahlah. Mungkin mereka mengira aku ada hubungan dengan kyuhyun, ha~ aku berharap itu akan menjadi kenayataan, tetapi aku harus menyimpan harapan itu baik-baik aku harus memendam harapan itu, karena itu tidak mungkin terjadi.

“kau pesan apa?”

“seperti biasa kau tau kan kyu?”

“ne, tunggu sebentar biar aku pesankan.”

Lihatlah beberapa pasang mata itu, mereka menatapku sinis.

“cha~ makanlah”

“ne, tapi cho kyuhyun…ah ani”

“wae, apa kau inngin mengatakan sesuatu?”

“anio, lupakan.”

Kyuhyun, cho kyuhyun aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu, mungkin saja kau akan terkejut…cho kyuhyun, aku menyukaimu ah lebih tepatnya mencintaimu apa boleh? Ah pasti tidak boleh bukan, maaf aku lancang mencintaimu, kau tahu…. kau adalah penyemangat hidupku setelah aku diiberi tahu bahwa aku terkena penyakit sialan itu, ya penyakit yang telah bersarang ditubuhku selama 3 tahun, kau tahu saat aku mengetahui aku terkena penyakit ini semangat hidupku lenyap seketika, entahlah seperti tidak ada harapan lagi, tetepi cho kyuhyun saat kau datang aku mempunyai semangat baru, ah mungkin menurutmu ini sangat menggelikan bukan?

“apa kau sudah selesai?”

“ne, aku sudah selesai. Kajja kyu kita pulang aku lelah.”

“baiklah kajja, tunggu sebentar biar aku bayar dulu.”

“ne”

Ya, aku akan selalu menunggumu kyu. Mungkin sampai aku sudah tidak tahan lagi dengan penyakit ini dan aku menyerah dengan penyakit ini, mungkin saat itu aku tidak akan menunggumu lagi kyu.

“kajja kita pulang”

“ne,, kajja”

Kyu, bolehkah aku selalu berjalan disampingmu seperti ini? Ah tapi itu tidak mungkin, ya aku sadar dengan penyakitku ini dan kau suatu saat nanti pasti memiliki seorang pendamping hidup bukan?

“sudah sampai, masuklah kedalam angin malam tidak baik untukmu.”

“arraseo cho kyuhyun, dan kau pulanglah sudah malam. Jaljjayeo.”

“ne, jaljjayeo seung ren-ah nice dream.”

Ah…sial kambuh lagi, aku harus bersyukur dia sudah pulang. Jadi aku tidak akan ketahuan olehnya, ya dia tidak tahu penyakitku,,,bukankah aku licik tidak memberitahunya? Haha maaf kyu, aku tidak ingin kau khawatir akan keadaan ku yang sekarang.

“ah…bau anyir ini lagi, menjengkelkan!”

Setiap hari selama 3 tahun ini aku selalu berhadapan dengan berbagai macam obat-obatan yang membautku muak dan harus selalu berurusan dengan rumah sakit. Menjengkelkan bukan, ditambah lagi rambutku yang kian hari semakin menipis karena rontok, karena aku mengikuti kemo jadi ya aku harus merelakan rambut lebatku, pernah suatu hari kyuhyun menanyakan rambutku, dan aku hanya menjawab bukan masalah besar, ah aku sudah banyak berbohong kepadanya, mianhae cho kyuhyun.

 

****

 

Mataharipun telah menampakkan dirinya, dan membuat dunia bersinar. Dan awal dari semua aktifitas.

Sudah pagi ternyata, aku harus bersyukur aku masih diberi kesempatan oleh tuhan karena aku masih bisa bertemu kembali dengan sang fajar, dengan orang yang aku sayang dan tentunya dengan kyuhyun.

“seung ren-ah, kyuhyun sudah menunggu dibawah cepat turun.”

“ne, eomma tunggu sebentar.”

“kau itu, selalu saja cepat.”

“ne eomma.”

Perkenalkan, dia eomma ku. Eomma yang paling aku sayang, karena alasan itu aku juga tidak memberi tahu eomma , bahwa aku mengidap penyakit itu aku tidak ingin dia khawatir kalau aku terkena penyakit itu. Sama seperti kyuhyun, eomma pernah bertanya kepadaku, tetapi bukan soal rambut melainkan soal obat yang sering aku minum, dan aku hanya menjawabnya sebagai vitamin, ah~ aku seperti seorang pembohong ulung, mianhae eomma.

“eomma, aku berangkat dulu.”

“ne, sayang hati-hati.”

“ne, eomma. Kajja kyu.”

“eomma, aku dan seung ren pamit.”

“ne, kyu hati-hati dijalan.”

“ne, eomma.”

Apa kalian penasaran, kenapa kyuhyun selalu bersamaku? Kenapa dia tidak bersama wanitanya? Jika kalian menganggap kyuhyun mempunyai perasaan kepadaku itu salah, karena cho kyuhyun sedang mengincar teman satu fakultas denganku, ya dia selalu bersamaku karena alasan itu, ah bukankah itu sangat sakit. Saat seseorang yang kau suka, memanfaatkanmu untuk mendapatkan orang yang dia suka, tapi menurutku itu adalah keuntungan tersendiri buatku, karena dengan cara seperti ini aku dekat dengannya. Bodoh bukan? Haha ya aku memang bodoh!

“seung ren-ah, apa kau tahu dia sedang dekat dengan siapa?”

“nugu? Saerin?”

“ne, saerin. Apa kau tahu dia sedang dekat dengan siapa?”

“kalau tidak salah, dia sedang dekat dengan sunbae dari fakultas hukum.”

“ne??!!! Jeongmal?”

“ne, dia bernama lee donghae.”

“donghae hyung? Yang pendek?”

“yak!! Jangan seperti itu, walaupun dia pendek tapi kau tidak boleh begitu!”

“memang dia pendekkan, biarlah!”

Seperti itulah kyu perasaanku, saat kau dekat dengan wanita lain, tidak enak bukan?

Kau baru merasakannya sedangkan aku? Aku sudah lama kyu merasakan perasaan sesak itu. Perasaan yang membuatmu susah bernafas, perasaan yang membuatmu ingin marah.

“sudahlah kyu, lebih baik kita pergi dari sini, jika tidak bisa kupastikan kau akan bertambah marah.”

“kau benar, kajja.”

“kajja, ah matta bukankah sekarang kita ada kelas?”

“kau benar, ayo cepat.”

“ayo kyu”

Kyu apa kau tahu? Setiap hari aku merasakan itu, tapi aku bisa melewatinya, tapi kau? Kyu bisakah kau merasakan perasaan ini? Aku mohon walaupun aku tidak memberitahumu, setidaknya kau merasakannya.

Ah, sial penyakitku kambuh.

“kyu, kau duluan saja. Aku ingin ke toilet dulu, sana nanti kau kena marah dosen botak itu.”

“oh, baiklah. Cepat aku tidak ingin kau yang kena marah.”

“ne, aku akan cepat.”

Aku mohon, tunggu sampai ditoilet. Aku tidak ingin ada yang tahu….

Tes…tes..tes darah segar pun mengalir dari kedua hidungku, kepalaku pun mulai terasa berat, tuhan….semoga inii bukan yang terakhir.

“han seung ren, kau pasti kuat.”

Akhirnya, aku sampai ditoilet juga.

“han seung ren, kenapa wajahmu semakin pucat eoh? Aigo aku seperti mayat hidup, ah lebih baik aku ke toko kosmetik saja sebentar”

 

****

 

Saat hendak menyebrang tanpa sepengetahuannya, ternyata ada sebuah mobil hyundai yang melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak tubuh seung ren.

BRUK!!!!

Bau anyir, ah kepalaku sangat sakit. Apa ini hari terakhirku? Ah sepertinya benar ini hari terakhirku.

cho kyuhyun, aku ingin bilang kepadamu, bahwa aku mencintaimu. Mianhae selama ini aku menyembunyikan perasaan ini, mianhae karena aku tidak jujur padamu. Eomma, aku juga minta maaf kepadamu, maaf karena aku berbohong tentang keadaan ku, sekali lagi maaf, mungkin ini terakhir kalinya aku ada didunia ini.

“agashi!!! Ireona!! Agashi!!! Aigoo dia sudah meninggal.”

 

****

EPILOG

“annyeong, bodoh. Bagaimana kabarmu? Apa kau senang disana? Apa kau sudah tidak sakit lagi? Kau tahu? Sebenarnya aku mencintaimu bodoh, aku hanya ingin melihat wajah kesalmua saat aku dekat dengan yeoja lain, maaf karena sikapku kau menjadi sakit hati. tapi bodoh aku sangat marah padamu, kenapa kau tidak memberitahuku tentang penyakitmu, kenapa kau juga tidak memberitahu eommamu, kau bodoh.

Lalu, kenapa kau tidak jujur tentang perrasaanmu.. hiks….kenapa aku baru tahu saat kau hiks…pergi… kenapa??!! Kau bodoh!!!! Hiks… kau berhasil menyiksaku hiks….”

 

END

 

Kya!!!!! Gimana??? Pasti gaje ya… hahaha mianhae,, oh ya rcl ok!!!

11 Comments (+add yours?)

  1. esakodok
    Jul 30, 2015 @ 20:11:39

    pasti rasanya kecewa berat..sampai akhir prrasaan tidak tersampaikan dengan baik
    pesan moralnya dapet saengi

    Reply

  2. vannyradiant
    Jul 30, 2015 @ 23:24:16

    Ngebut banget, terlalu cepet😦
    Mereka berdua kenapa begitu? Ga ngungkapin perasaan masing2, nyesel kan akhirnya…

    Reply

  3. srii
    Jul 31, 2015 @ 06:28:11

    😢😢😢😢😢 mmiriiisss

    Reply

  4. shoffie monicca
    Jul 31, 2015 @ 11:10:41

    hah sed ending kyu kirain km ngga sk seung ren tp km jg sk.. klian ska sm sk tp syng ngga sling jujur kn akhirnya jd bgtukn…

    Reply

  5. chatarina
    Aug 01, 2015 @ 13:24:27

    Hiks… hwwwaaaaa!!! Nangis aku eon. Terhura baca nya. Sayang sad ending. Kalau bisa sequel eon… makasih

    Reply

  6. Memey
    Aug 12, 2015 @ 11:00:08

    Jadi mereka saling cinta??
    Ooo sad endingg 😭
    Sabar kyu masih ada saya 😄😄

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: