Eternal Love

eternal

Top of Form

Bottom of Form

Title : Eternal Love

Author : Black Swan

Length : Oneshot

Genre : Drama and Romance

CAST :

– Han hyun neul

– Park riyoung

– Lee sungmin

– Kim jong woon

– member super junior

Ini fanfiction kedua aku. Semoga pembaca suka ya… jangan lupa mampir di blog aku wonderfuldreamstory.wordpress.com

 

****

“hya…. Kau berisik sekali sih. ini itu rumah sakit, bukan dorm tempat kau tinggal.” Kataku dengan nada tinggi.

“biarkan saja. Aku tidak peduli. yang penting sekarang aku mau pulang. Aku sudah sangat bosan disini.” Jawab seorang namja yang sedang terbaring itu dengan nada tak kalah tinggi.

“hya…. Ada apa lagi ini? Kenapa kalian tidak bosan-bosannya bertengkar terus? Jika diluar rumah sakit kalian sangat kompak, tetapi jika sudah dirumah sakit, kalian pasti bertengkar terus.” Seru ri young onnie yangt sudah ada diruangan ini bersama kami.

“onnie Tanya saja pada oppa onnie yang satu ini. Dia masuk rumah sakitkan karena ulahnya sendiri.” Kataku kesal.

“ri young-ah aku ingin pulang. Tolong ijinkan aku pulang sekarang.” Rengek namja itu dengan puppy eyesnya. Aku heran, apakah dia ini benar-benar lee sung min salah satu member boyband terkenal itu.

“tidak bisa oppa. Oppa harus dirawat disini satu hari lagi, kalau oppa masih tetap merengek minta pulang, aku akan mengadukan penyakit oppa kepada teukie oppa sekarang juga.” Jawab ri young onnie menganam.

“andwae….. araseo, aku akan tinggal disini satu hari lagi. Tapi kau janji jangan beri tahu masalah penyakitku kepada teukie hyung.” Jawab sung min.

“ne… hyun neul-ah, bagaimana catatan kesehatannya hari ini?” Tanya ri young onnie. Kemidian aku memberikan catatan kesehatan sung min kepadanya.

Oh ya, kenalkan namaku han hyun neul. Aku seorang perawat dan sekaligus asisten dokter disebuah rumah sakit terkenal diseoul. Aku bekerja dirumah sakit ini sudah 3 tahun. Dan selama itu pula aku menanganni seorang pasien yang bernama lee sung min. ya, dia adalah salah satu member dari boyband terkenal, yaitu super junior. Sudah 3 tahun ini dia divonis mengidap kanker otak. Yang tahu soal masalah ini hanya orang terdekat saja dan salah satu dari member super junior bernama kim jong woon atau yang lebih dikenal dengan nama yesung itu.

Keberadaannya saja dirumah sakit ini juga dirahasiakan, sehingga publik tidak ada yang tahu kalau dia menderita penyakit yang mematikan itu. Dokter yang aku panggil onnie itu adalah adik sepupu dari sung min, jadi dia dapat menyembunyikan masalah penyakitnya dari publik. Bahkan keluarganya saja tidak ada yang tahu, karena dia tidak mau dibilang lemah oleh orang lain.
Selama 3 tahun ini aku dan ri young onnie sedang mengembangkan penemuan kami. Yaitu mengobati kanker tanpa menggunakan obat atau operasi. Dan penelitian kami itu kami terapkan kepada sung min selama 3 tahun ini. Pada dasarnya setiap sel tumbuh berkembang karena makanan yang dimakannya, dan jika dia tidak mendapat makanan tersebut tentu dia akan mati. Begitu juga dengan kanker. Kanker adalah sel yang tumbuh berkembang ditubuh kita karena dia mendapat makanannya dari tubuh kita, yaitu apa yang kita makan. Jadi disini kami meneliti makanan apa yang sel itu makan dari tubuh kita, jadi kita bisa stop memakan makanan itu. Dengan begitu perlahan-lahan sel itu akan mati dengan sendirinya.

“baiklah, kelihatannya keadaanmu sudah stabil. Jadi besok kau sudah bisa pulang dan mengerjakan aktivitasmu seperti biasa.” Kata ri young onnie dan memberikan catatan itu kepadaku. Kemudian aku keluar dari ruangan itu untuk mengecek keadaan pasien yang lainnya.

_sung min pov_

“ingat oppa jangan lupa untuk meminum obat itu dan jangan sekali-kali memakan keju dan kacang, bisa-bisa kau drop lagi. Padahal sel itu sudah hampir hilang dari tubuhmu. Kalau saja oppa mengingat pesanku ini, oppa akan segera sembuh dari penyakit itu” kata ri young mulai terisak. Aku paling beni melihat orang yang kusayangi menangis.

“uljima…. Kau tahukan kalau oppamu ini tidak tega melihat orang yang kusayangi menangis. Baiklah oppa akan mengingat semua pesanmu.” Jawabku.

“tapi oppa selalu membuatku khawatir.” Jawabnya.

“kali ini aku janji untuk meminum obatku dan tidak makan keju dan kacang lagi” seruku berjanji.

“janji?”
“ne…” jawabku.

“onnie pasien dikamar 525 drop lagi” kata seorang suster yang tiba-tiba datang kekamarku dengan panik. Dia bernama hyun neul. Gadis yang aku sukai selama 3 tahun ini. Aku langsung jatuh inta padanya pada pandangan pertama. Terkadang aku pura-pura memeriksakan kesehatanku hanya untuk mengajaknya makan siang bersama.
“baiklah oppa, aku tinggal dulu. Istirahatlah.” Katanya seraya berlari pergi.

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

‘Ah….. akhirnya aku bisa pulang juga’ ucapku dalam hati saat aku sudah berada didepan pintu dormku. Oh ya, aku belum mengenalkan diriku pada kalian. Namaku lee sung min. aku adalah salah satu member dari boyband terkenal bernama super junior. Sejak 3 tahun lalu aku mengidap penyakit kanker otak stadium awal. Untung saja saat itu adik sepupuku yang datang menemuiku, yang juga seorang dokter spesialis kanker itu langsung mengetahui keanehan yang terjadi padaku dan langsung memeriksaku lebih lanjut.

+ 3 tahun lalu+

“kemana dia ya? Kok lama sekali” gerutuku.

“memangnya kau sedang menunggu siapa sih?” Tanya yesung hyung.

“aku sedang menunggu ri young, hyung. Kau tahu kan? Itu loh adik sepupu kesayanganku yang pernah aku ceritakan pada kalian.” Jawabku.

“mwo? Dia mau datang kemari? Aku jadi tidak sabar ingin bertemu dengannya” kata yesung hyung.

“hyung, aku peringkatkan padamu, jangan macam-macam padanya” kataku seraya berbalik masuk kedalam ruang latihan. Saat aku berbalik tiba-tiba saja aku merasakan kalau kepalaku sakit. Tetapi tak ku hiraukan dan melanjutkan langkahku.

“hya…. Sung min-ah… kau tega sekali padaku.” Rengek yesung hyung dan berlari kearahku yang sudah masuk kedalam ruang latihan. Saat kami sedang beranda, tiba-tiba ada sebuah suara yang menyapa kami.

“annyeong haseyo…..” kata suara tersebut. Semua member melihat kearahnya termasuk aku dan yesung hyung, ku rasa tidak bisa mengedipkan matanya saat melihat orang yang menyapa kami tadi.

“ah….. ri young-ah… kenapa kau lama sekali. Aku sampai khawatir menunggumu. Aku piker terjadi apa-apa padamu.” Rengekku dan berjalan kearahnya.

“kau mengenalnya sung min-ah…?” Tanya teukie hyung.

“tentu saja. Dia ini adik sepupu kesayanganku yang pernah aku ceritakan pada kalian” jawabku mengenalkannya.

“annyeong… je ireumeun park ri young iyeyo. manaseo bangawayo….” Katanya memperkenalkan dirinya.

“ah…. Ri young-ah… kenapa kau lama sekali?” tanyaku.

“mianhae oppa… tadi ada pasien yang drop lagi dirumah sakit, jadi aku harus menanganinya. Jeongmal mianhae oppa.” Jawabnya.

“sudah. Ehm… oppa ada apa denganmu? Kenapa wajahmu pucat sekali?” tanyanya dan membuat semua member mengelilingiku dan memperhatikan wajahku.

“iya sung min-ah… kenapa wajahmu pucat sekali” sambung kangin hyung.

“gwenchana… aku hanya kelelahan saja hyung” jawabku meyakinkannya. Kemudian melanjutkan latihanku dengan member yang lainnya. Tiba-tiba saja ditengah latihan kepalaku terasa sangat sakit, dan aku tidak ingat apa-apa lagi.

_end of sungmin pov_

_ri young pov_

“gwenchana… aku hanya kelelahan saja hyung” jawab sung min oppa meyakinkanku dan member super junior yang lainnya. Kemudian dia melanjutkan latihannya dengan member yang lain. Tapi aku sangat mengkhawatirkannya. Karena orang yang kecapean, wajahnya tidak akan pucat seperti tidak ada darah yang mengalir kewajahnya. Apa lagi belakangan ini dia selalu mengeluh kepadaku kalau kepalanya terasa sakit. Oleh sebab itulah aku datang ketempat dia latihan, agar aku dapat memeriksanya setelah latihan. Tiba-tiba saja ditengah latihan dia pingsan. Itu semakin memperkuat diagnosaku. Tapi aku berdoa semoga saja diagnosaku ini salah. Semua member panic. Aku langsung menyuruh mereka mengangkat sung min oppa ke mobilku. Saat aku ingin masuk kemobil, sebuah tangan meghentikanku.

“biar aku saja yang menyetir. Kau jaga sung min saja dibelakang.” Katanya.

“tapi oppa..”kataku terhenti karena dia sudah meletakkan telunjuknya didepan bibirku

“tidak baik jika seorang yang sedang panic menyetir mobil” katanya dan membukakan pintu belakang mobil, dimana ada sung min oppa untukku. Aku hanya menurut. Kemudian dia melajukan mobil kerumah sakit dimana aku bekerja. Saat dalam perjalanan aku menelpon hyun neul untuk mempersiapkan semuanya dirumah sakit. Saat kami sudah berada dirumah sakit, hyun neul sudah datang dengan semua perlengkapannya dan membawa sung min oppa keruang pemeriksaan untuk memeriksanya. Aku juga mengambil sample darahnya untuk diperiksa dilaboratorium. Saat aku keluar dari ruang pemeriksaan, semua member super junior langsung menghujaniku dengan berbagai pertanyaan.

“dia baik-baik saja oppa. Dia hanya kelelahan saja. Tapi dia harus diopname beberapa hari disini.” Jawabku seadanya. Mereka semua tampak lega. Tapi tidak dengan yesung oppa. Dia terus menatapku curiga. Aku hanya dapat tersenyum padanya dan pamit kepada seluruh member dan pergi keruanganku. Tak berapa lama aku berada dalam ruanganku, aku mendengar pintu ruanganku diketuk.

“silakan masuk.” Seruku. Orang yang mengetuk pintu ruanganku itu pun masuk. Aku kaget melihat orang itu.

“yesung oppa? Ada apa kau kemari?” Tanyaku.

“katakan padaku yang sejujurnya. Bagaimana keadaannya yang sebenarnya?” tanyanya padaku.

“dia baik-baik saja oppa.” Jawabku meyakinkannya.

“aku melihat kekhawatiran dimatamu sejak kau datang keruang latihan kami.” Katanya serius.

“ada apa dengannya?” tanyanya.

“baiklah, tapi ini masih perkiraanku saja. Aku sudah mengambil sample darahnya dan meronsen kepalanya untuk memastikan tidak ada apa-apa dengannya. Mungkin sung min oppa terkena kanker otak” jawabku.

“mwo?” jawabnya kaget.

“ini masih perkiraanku saja oppa. Kita baru bisa yakin saat hasil pemeriksaannya keluar besok.” Jawabku.

“ne… ta….” Kata-katanya terhenti saat hyun neul masuk keruanganku dengan panic.

“onnie, pasien kamar 315 drop” katanya padaku.

“ne… aku segera kesana. Oppa, maaf. Aku harus pergi sekarang” kataku pergi meninggalkannya.

_end of ri young pov_

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

_sung min pov_

Ri young masuk kekamarku dengan membawa map ditangannya. Wajahnya terlihat sedang menghawatirkanku.
“gwenchana?” tanyaku padanya.

“ne… aku tidak apa-apa kok oppa. Oh ya, oppa tampaknya kau harus tinggal disini lebih lama lagi dan menjalani beberapa tes.” Katanya dengan nada yang serius. Raut wajahnya menunjukkan kesedihan.

“mworago? Waeyo?”tanyaku padanya.

“oppa kau mengidap penyakit kanker otak stadium awal.” Katanya setelah mengambil napas dalam.

“mwo? Geojinmal…” jawabku tidak peraya.

“ini hasil pemeriksaanmu kemarin” katanya seraya memberikan map yang tadi dibawanya. “oppa tenang saja, aku akan berusaha keras untuk menyembuhkanmu” katanya seraya keluar dari ruangan tempat aku dirawat.

_masa sekarang_

_sungmin pov_

Aku sampai di depan pintu dormku. Saat aku membuka pintu, semua member menyambut kedatanganku.

“sungmin-ah… akhirnya kau pulang juga!” seru teukie hyung kepadaku dan langsung memelukku.

“hyung… mianhae. Aku tidak tahu kalau kau alergi kacang dan keju. Sampai yesung hyung memberi tahuku kemarin. Klo saja aku tahu, pasti aku tidak akan memaksamu memakan cake itu!” kata ryeowook menyesal.

“gwenchana wookie-ah… itu karna kau tidak tahu kan! Lagi pula aku sudah tidak apa-apa sekarang” aku menepuk bahu ryeowook menenangkannya. Dia merasa sangat bersalah karna insiden cake itu.

“tapi sungmin-ah… kenapa kau tidak memberi tahu kami kalau kau alergi kacang dan keju?” tanya heechul hyung.

“itu karna aku tidak mau merepotkan kalian.” Seruku berbohong kepada semua member kecuali yesung hyung yang sudah tahu alasan yang sebenarnya. Karna aku tidak mau member yang lain merasa curiga dengan alasanku, aku cepat-cepat masuk kekamarku dengan alasan ingin istirahat.
Bounce to you, bounce to you……

Tiba-tiba handphoneku berbunyi. Aku segera mengambil handphoneku yang berada di saku celanaku. Ternyata pesan dari hyun neul.

‘oppa, jangan lupa minum obat ya!’ ah… ternyata hyun neul mengingatkanku untuk meminum obatku. Ya, ini juga salah satu sifat yg kusukai darinya, dia selalu perhatian kepadaku dan mengingatkanku untuk makan ataupun hal-hal kecil lainnya. Karna itu, aku berencana menyatakan cintaku padanya lusa. Karna lusa aku dan member lainnya tidak memiliki jadwal. Artinya aku bisa menghabiskan waktu liburku bersama hyun neul.

to hyun neul

iya… aku tahu kok! Oh ya, apakah kau punya waktu lusa?

From hyun neul

lusa adalah hari liburku oppa! Kenapa oppa bertanya? Apakah ada hal yang penting oppa?

To hyun neul

aku ingin mengajakmu ke taman hiburan lusa. Bagaimana? Apa kau mau?

aku menunggu balasannya dengan cemas. Apakah dia mau menerima ajakanku atau tidak.

From hyun neul

wahh… apakah ini ajakan untuk kencan? Baiklah oppa, aku bisa kok

yess! Aku berhigh five ria karna hyun neul mau menerima ajakkanku

to hyun neul

baiklah, aku akan menjmptmu jam 10. Sampai k’temu lusa!

From hyun neul

ne, oppa!

“hya… knp kau senyum-senyum sendiri?” aku terkejut melihat yesung hyung yang sudah berada didepan kamarku.

“ani… hyung! Gwenchana!” jawabku cepat sambil tersenyum seperti bocah.

“kalau kau begini, pasti ini ada hubungannya dengan hyun neul kan?” tebak yesung hyung yang sudah duduk disampingku.

‘PESTTTT’ aku yakin sekarang mukaku sudah berubah semerah tomat.

“hahahahaha…………. Jadi benar ya. Hahahaha……..” yesung hyung tertawa lepas.

“hyung, jangan berisik. Nanti yang lain akan datang kemari.” ucapku berbisik padanya.

“araseo…… jadi ceritakan padaku, apa yang membuatmu senyum-senyum seperti tadi.” Tanya yesung hyung yang sudah dapat mengendalikan tawanya, walaupun sesekali masih terkekeh melihat wajahku yang masih memerah. Aku merasa malu sekali sekarang.

“aku akan menyatakan perasaanku pada hyun neul lusa saat kita libur hyung. Aku akan menyatakannya ditaman hiburan.” Jawabku sekenanya.

“wah…… aku pasti akan mendukungmu sungmin-ah….” Seru yesung hyung semangat.

“kau juga harus menyatakan perasaanmu hyung!” ucapanku itu sukses membuatnya tersentak kaget.

“mwoya?” yesung hyung tidak bisa menyembunyikan wajah terkejutnya.

“aku tahu kau suka pada ri young. Dengan alasan ingin mengetahui keadaanku kau mendekatinya kan?” jelasku menggodanya.

“ara… tapi waktunya belum tepat sungmin-ah…” ucapnya yang sudah bisa mengendalikan ekspresi wajahnya. Hyungku yang satu ini memang sangat aneh.

“tapi aku merasa riyoung juga menyukaimu hyung! Oh ya dan satu hal lagi hyung, jangan terlalu lama kau mengulur waktu. Karna umur riyoung sekarang sudah 23 tahun. aku dengar jika sebentar lagi dia akan dijodohkan dengan anak teman rekan kerja park ahjushi jika dia masih belum juga mempunyai pacar.” Jelasku pada yesung hyung.

“mworago?” ucapnya kaget

“ne, hyung!” jawabku

“sepertinya aku memang harus bergerak cepat. Oh ya, bagaimana keadaanmu?” tanya yesung hyung.

“sel kanker itu kembali aktif karna makanan itu hyung. Sebenarnya tadinya sel kanker itu sudah hampir mati. Tapi karna aku memakan cake itu, jadi mereka mendapat makanannya lagi. walaupun hanya sedikit, tapi itu berakibat fatal bagiku.” Seruku

“jadi apa yang harus kita lakukan?” tanyanya

“molla. Ri young sedang mencari jalan lain selain operasi!” jawabku seadanya.

“baiklah! Sebaiknya kau istirahat sekarang!” katanya lalu keluar dari kamarku.

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Hari itu pun tiba. Aku menjemputnya sesuai janjiku. Saat aku sampai dirumahnya, kulihat dia sudah siap dan berjalan kearahku. Aku tak henti-hentinya memperhatikannya dari atas sampai bawah, betapa cantiknya dia hari ini.

“annyeong oppa!” sapanya menyadarkanku dari lamunanku

“annyeong hyun neul-ah…” jawabku. “kajja……. Silakan masuk princess!” ucapku membukakan pintu mobil untuknya.

“gomawo oppa!” sahutnya.

_end of sungmin pov_

_hyun neul pov_

Entah kenapa jantungku selalu berdetak lebih cepat saat berada disampingnya. Selama diperjalanan tidak satupun dari kami yang memulai pembicaraan. Sungmin oppa sibuk menyetir. Sedangkan aku sibuk dengan pikiranku sendiri.

Sesampainya di taman hiburan, sungmin oppa langsung menarik tanganku masuk ke taman hiburan tersebut. Ehm…… kelihatannya menarik juga. Kami mencoba hampir semua permainan yang ada ditaman hiburan ini, dan tak terasa hari sudah mulai gelap. Kami lelah dan beristirahat dibangku yang ada ditaman itu.

“apa kau sudah lelah?” tanya sungmin oppa tersenyum

“ani… aku tidak merasa lelah sama sekali oppa. Aku sangat senang bisa kemari. Sudah lama sekali aku tidak ketaman hiburan seperti ini” jawabku sambil tersenyum ke arahnya.

“kalau begitu kajja! Kita naik satu wahana lagi sebelum pulang” ajaknya menarik tanganku. aku tidak bisa menolaknya. Ternyata sungmin oppa mengajakku naik bianglala. Saat kami sudah sampai diatas, dia tersenyum melihat kearah jendela.

“coba kau lihat keluar. Pemandangannya sangat bagus saat matahari mulai tenggelam!” serunya. Aku mengikuti permintaannya dan melihat kearah jendela. WOW! Hanya itu yang bisa keluar dari mulutku. Pemandangan kota seoul saat matahari tenggelam memang sangat indah. Sungguh luar biasa. Tiba-tiba saja aku merasa ada sesuatu yang hangat menyentuh tanganku. Ternyata itu tangan sungmin oppa. Aku sangat terkejut dengan perlakuannya itu. Dia menatap mataku dalam.

“hyun neul-ah…… saranghae…!” ucapnya tiba-tiba. Aku sangat terkejut mendengarnya.

“na…… na……” ucapku terbata-bata. “nado saranghae oppa!” lanjutku dan tersenyum melihat ekspresi terkejutnya. Wajah terkejutnya sangat manis. Tiba-tiba saja dia langsung menariku kedalam pelukannya yg hangat.

“gomawo hyun neul-ah….” serunya seraya melepaskan pelukannya dan menatapku dalam. Kemudian dia mendekatkan wajahnya kearah wajahku. Seakan tahu apa yg ingin dilakukannya, aku pun menutup mataku. Dia mencium bibirku lembut.

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

“oppa, gomawo untuk hari ini!” ucapku saat kami sudah sampai didepan rumahku.

“cheonmaneyo…… jagiya! Na do haengbokhae!” jawabnya. “jaljayo!” tambahnya lagi dan aku hanya mengangguk.

 

_end of hyun neul pov_

 

Shaining star…… like a little diamond makes me love……………….

Pagi2 sekali suara dering hp sungmin sudah berbunyi.

“hyung, matikan hpmu itu. Ini masih jam 4 pagi” ucap kyuhyun setengah sadar. Sungmin yg merasa terganggu langsung mengangkat hpnya.

“yeoboseo……!” jawab sungmin masih setengah sadar

“oppa, kita harus melakukan operasi!” jawab orang diseberang sana

“mworago?” jawab sungmin setengah berteriak karena terkejut dan sukses membuat seisi dorm bangun. “baiklah, kita bicarakan ini nanti setelah aku selesai latihan!” tambahnya yang sekarang sudah sadar sepenuhnya.

“ne…… araseo. aku tunggu oppa dirumah sakit nanti siang.” Ucap orang itu yang ternyata riyoung dan menutup teleponnya.

“wae irae?” tanya eunhyuk dan beberapa orang lainnya yang sudah berada dikamar sungmin dan kyuhyun.

“gwenchana! Mianhae mengganggu tidur kalian karena suara teriakanku tadi!” ucap sungmin

“aish… kau mengganggu acara tidur kami saja sungmin-ah” ucap leeteuk seraya kembali kekamarnya dan diikuti oleh seluruh member yang lainnya.

_sungmin pov_

 

Setelah selesai latihan aku dan yesung hyung pergi kerumah sakit untuk mengetahui keadaanku. Saat aku melangkah keruangan riyoung, aku bertemu dengan hyun neul.

“hyun neul-ah… apakah riyoung ada?” tanyaku padanya

“ada oppa! aku juga akan kesana!” ucapnya sambil tersenyum. Kami pun melangkah menuju ruangan riyoung. Ternyata dia sudah menungguku.

“duduklah oppa” ucapnya saat aku, yesung hyung, dan hyun neul datang. “hyun neul-ah… mana catatan kesehatannya?” tanya riyoung kepada hyun neul.

“ini onnie!” jawabnya seraya menyerahkan map berwarna biru yang sejak tadi dibawanya kepada riyoung.

“baiklah oppa, seperti yang kubilang tadi pagi, kau harus segera dioperasi. Jika tidak sel kanker itu akan terus menggerogoti tubuhmu” jelas riyoung.

“apa tidak ada cara lain lagi selain operasi riyoung-ah?” tanya yesung hyung

“tidak ada oppa! Jadi oppa harus meminta cuti dalam satu bulan ini untuk operasi dan masa pemulihannya. Lebih cepat lebih baik!” ucap riyoung.

“baiklah, jika memang itu jalan satu-satunya. Aku akan melakukan operasi itu” jawabku lalu bangkit berdiri dan keluar dari ruangan riyoung diikuti oleh yesung hyung dan hyun neul.

_end of sungmin pov_

 

_hyun neul pov_

aku takut kehilangan dia. Ya… dia yang telah mengisi hatiku selama beberapa minggu ini. Tapi sekarang aku sangat takut ketika mendengar bahwa dia harus segera dioperasi. Tuhan kalau boleh aku memohon lebih baik aku saja yang menderita jangan sungmin oppa!

“hyun neul-a… apa kau takut kehilangan dia?” tanya riyoung onnie yang ternyata menyadari raut wajahku yang menahan tangis ini.

“maksud onnie?” tanyaku berpura-pura bingung

“jangan berpura-pura didepanku, hyun neul-ah…! aku sudah tahu kalau kau menyukai sungmin oppa!” jawabnya

“mwo? Jd onnie sudah tahu kalau aku sedang berkencan dengan sungmin oppa?” tanyaku terkejut

“kencan? Oh… jadi kau sudah jadi yeojachingunya ya!” jawab riyoung onnie dengan tatapan menggodanya

“onnie hentikan itu! aku risih melihatnya!” ucapku

“tenang saja, aku akan berusaha keras agar operasi ini berhasil. Dan dia akan sembuh!” seru riyoung onnie serius

“onnie……” hanya kata itu yang mampu keluar dari mulutku.

“dia oppa yang menjagaku dan menemaniku saat aku kecil sampai sekarang. Aku sangat menyayanginya” ucapnya mulai terisak

“onnie, kita akan berusaha bersama dan berbuat semampu kita!” jawabku. Kemudian aku merangkunya yang mulai menangis dan menenangkannya.

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

Hari itu datang. Ya… hari dimana sungmin oppa harus dioperasi. aku sangat tegang, begitu pula dengan sungmin oppa.

“jagiya… tunggu aku ya! Saat aku selesai operasi, aku akan memberimu kejutan” ucap sungmin oppa diruang operasi

“ne oppa! aku akan menunggumu” ucapku dan dia tersenyum. aku menyuntikan obat bius kepadanya. Operasi pun dimulai.

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

aku mematut bayangan diriku didepan cermin entah sudah kesekian kalinya.

“sudahlah…… kau jangan bercermin terus. Kau sudah terlihat cantik!” ucap seseorang yang dari tadi menemaniku yaitu riyoung onnie

“onnie…… aku tegang sekali!” jawabku jujur

“itu sudah biasa bagi seseorang yang akan menikah! aku juga begitu” seru riyoung onnie

“apa kau sudah siap? Para tamu sudah menunggu dan pangeranmu sudah berada didepan altar” ucap yesung oppa yang baru saja masuk keruang tunggu pengantin

“ne oppa!” jawabku tersenyum padanya

“baiklah… ayo kita turun. Ehm… jagiya…. Sebaiknya kau tunggu kami didalam gereja saja. Kasihan calon bayi kita jika ommanya terlalu lelah nanti” ucap yesung oppa sambil mengelus perut riyoung onnie

“araseo… hyun neul-ah…, selamat untuk hari ini. Kau akan menjadi perempuan yg sangat bahagia hari ini!” kata riyoung onnie lalu keluar menuju kedalam gereja.

Saat aku dan yesung oppa sudah sampai didepan gereja, pintu gereja pun terbuka. Yesung oppa membawaku kedepan altar. Setelah kami sampai didepan altar yesung oppa memberikan tanganku pada seorang namja yang telah menungguku dan memberikan tanganku padanya. Ya… namja itu adalah lee sungmin, dia terlihat sangat tampan dengan balutan tuxedo putihnya hari ini. Setahun yang lalu saat dia tersadar dari operasinya dan operasi itu berhasil, dia melamarku. Dan aku mengiyakannya. Dia tersenyum saat aku sudah ada disampingnya. Kami pun mengucapkan janji kami. Semua member super junior bersorak gembira saat sungmin oppa mencium bibirku  lembut. Pada saat kami sampai didepan pintu gereja, aku membalikkan tubuhku dan melempar bunga pengantinku *tahu maksudnya kan? Abis aku gak tahu cara jelasinnya. Hehehe……*. Bunga itu jatuh tepat ditangan donghae.

“wah…… sepertinya aku harus cepat-cepat melamarmu eunhye-ah……” ucap donghae melirik eunhye yang hanya dapat tersipu malu. Kami semua yang ada disitu tertawa melihat pasangan unik itu.

 

THE END

Akhirnya the end juga. Semoga kalian suka sama ff ini. Terima kasih buat yang udah komentarin ff-ff aku. Itu aku jadiin motivasi buat bikin ff yang lebih baik lagi.

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: