Set Me Free! [6-END]

setme

Author            : Jhyosun13

Tittle : Set Me Free! [Part 6 – END]

Tag : Cho Kyuhyun, Kim Hyesun (OC)

Genre : Family, Angst, AU

Rating: PG-15

Length : Series

Author’s Note :

Annyeong^^ Hope you’ll like this fanfic, if you like? I am HAPPY hehe..

My personal blog : junghyosun13.wordpress.com

 

-Happy Reading-

 

 

 

“A.. Aku..” hyesun ragu untuk mengatakan apa. Kyuhyun tetap menatap hyesun dengan tatapan yang sulit untuk diartikan. Changmin menatap hyesun dan kyuhyun bergantian, dan melihat jonghyun dan minho yang melihat dengan serius. Changmin menggelengkan kepalanya dan menarik tangan jonghyun dan minho keluar dari basecamp mereka.

“Yah! Apa-apaan kau ini shim changmin?” kata minho kesal dan menatap sedih pergelangan tangan nya yang merah.

“Mereka butuh waktu untuk bicara. Lebih baik kita pulang. Tetapi, jika kalian ingin berurusan lebih lanjut dengan kyuhyun mengenai masalah masuk saja lagi ke basecamp.” Kata changmin seraya meninggalkan minho dan jonghyun.

“Kau saja lah.” Kata jonghyun dan menikuti changmin. Minho bergidik ngeri membayangkan jika dirinya akan berurusan dengan kyuhyun.

“Lebih baik aku tidur.” Gumam minho dan menyusul jonghyun dan changmin.

 

 

*****

 

“Kenapa? Kau keberatan jika aku berada disini? Dikampusmu?” tanya hyesun tak kalah sarkatis. Kyuhyun menyunggingkan bibirnya sedikit dan menatap hyesun dingin.

“Kalau boleh jujur Miss Kim. Aku keberatan dengan kau yang berada dihadapanku saat ini. Kau membuat mood ku menjadi buruk setelah melihatmu.” Jawab kyuhyun santai. Hyesun terdiam mendengar jawaban kyuhyun.

“Kau pikir mood ku tidak buruk setelah aku mengalami hal yang paling benci untuk ku lakukan saat ini? Sialan.” Kata hyesun menatap sengit kyuhyun. Entah darimana keberanian hyesun yang bisa berbicara dengan kyuhyun dengan lancar setelah apa yang pagi ini baru saja ia alami. Wanita yang penuh kejutan. Sebenarnya hyesun sanagt takur berbicara dengan kyuhyun saat ini. Apalagi melihat kyuhyun yang tak senang melihatnya disini. Dia kir mungkin akan seperti di drama-drama yang ia pernah ia lihat. Kyuhyun terkejut dan memeleuk nya sambil menangis terharu. Heish, kapan kyuhyun bisa melakukan hal yang romasntis dengan hyesun? Kyuhyun mengerutkan dahinya tampak berpikir.

“Menunggu? Kau menunggu siapa di ruangan ini? Kau tahu ruangan ini hanya aku, changmin, minho dan jonghyun saja yang bisa masuk. Well, jadi siapa yang sedang kau tunggu, nona kim?” tanya kyuhyun seraya duduk di sofa dengan kaki yang disilangkan. Hyesun menggigit bibirnya gugup.

 

Bodoh kau, kim hyesun.

 

“Jangan menggigit bibirmu.” Kata kyuhyun dingin. Hyesun menolehkan kepalanya melihat kyuhyun. Sungguh hyesun sangat kaget dengan apa yang baru saja ia dengar.

“Apa urusanmu? Bibirku bukan milikmu. Dan kurasa sebentar lagi bibir ini akan menjadi milik orang lain.” Kata hyesun tak kalah dinginnya. Kyuhyun mengeraskan rahangnya.

“Sialan!” umpat kyuhyun berdiri. Menarik tangan hyesun sehingga tubuh hyesun terhempas di dada kyuhyun. Kyuhyun memegang rahang hyesun dan melahap bibir hyesun tanpa ampun. Hyesun membelalakkan matanya kaget. Hyesun tak menyangkan kyuhyun akan menciumnya! Mencium? Oh, astaga. Ini hal yang tak diduga. Ia pikir kyuhyun akan membentaknya dan mengusirnya. Kenapa seperti ini? Apakah kyuhyun masih mencintainya? Hyesun sangat senang jika itu benar terjadi. Hyesun menutup matanya dan membalas ciuman kyuhyun.

“Cho.. Kyu.. Kyuhyun.” Kata hyesun merasa stok udara di paru-parunya mulai menipis. Kyuhyun yang mengerti melepaskan tautan bibir mereka. Kyuhyun tetap memegang rahang hyesun dan menyatukan dahi nya dengan dahi hyesun. Nafas mereka terengah-engah.

“Astaga. Aku sangat merindukan bibir ini.” Kata kyuhyun sambil mengusap bibir hyesun yang bengkak akibat ulahnya. Hyesun yang telah sadar sepenuhnya mendorong kyuhyun menjauh darinya.

“Untuk apa kau menciumku?” tanya hyesun sambil mengusap bibirnya dengan punggung tangannya sendiri. “Aku yakin jika kekasihmu melihat ulahmu, aku pasti dicap sebagai wanita perusak hubungan seseorang.” Sambung hyesun. Kyuhyun tergelak kaget dengan penuturan hyesun.

“Kekasih?” kata kyuhyun

“Iya, kau belum mempunyai kekasih?” tanya hyesun masih bisa mengendalikan nada bicaranya seperti biasa. Padahal hyesun sangat bahagia jika kyuhyun tidak memiliki kekasih. Dia yakin kyuhyun juga selama ini menunggu. Menunggu tamat dari harvard. Tetapi jika kyuhyun benar-benar telah memiliki kekasih, welcome to the hell kim hyesun.

“Jika iya bagaimana? Jika tidak bagaimana?” Tanya kyuhyun yang terlihat ambigu. Hyesun melangkahkan kakinya satu langkah yang cukup besar mendekati kyuhyun.

“Jika iya, ayo kita lakukan double date. Jika tidak, itu urusanmu.” Jawab hyesun. jawaban dari hyesun sukses membuat kyuhyun sangat kaget. Double date? Oh, yang benar saja.

“Double date? Kau telah memiliki kekasih? Siapa dia? Sialan. Kau tidak boleh memiliki kekasih! Kau?! Berani sekali kau selingkuh di belakangku?!” kata kyuhyun yang tak bisa mengendalikan emosinya. Mata kyuhyun merah dan tampak kyuhyun mengeraskan rahangnya.

“Selingkuh? Kita masih bertunangan, tuan cho?” tanya hyesun sambil menyunggingkan senyum nya penuh arti.

“Sialan. Kau milikku. Sampai kapanpun!” Kata kyuhyun

“Bau.. mu.. Astaga. Kau milikku. Kau milikku, kim hyesun.” kata kyuhyun di sela kegiatannya. Kyuhyun menghisap kuat dan kyuhyun menyunggingkan senyumannya melihat hasil karya nya terpampang jelas di leher hyesun.

“Sialan kau cho! Bagaimana aku bisa keluar kalau kau memberiku tanda yang sebesar dan seterang ini di leherku. Ouch, kau menyebalkan!” gerutu hyesun seraya melihat kissmark yang cukup besar di leher bagian bawahnya.

“Salah sendiri. Siapa yang menyuruhmu memakai baju sependek ini? Apakah jinhyuk hyung tak mampu membeli baju yang lebih manusiawi dari ini?” tanya kyuhyun sarkatis sambil melihat hyesun dari ujung kaki hingga ujung kepala.

“Apa masalahmu? Ini baju kesayangan ku. Tidak ada urusan dengan mu.” Jawab hyesun dan melangkahkan kakinya keluar.

“Eits, kau mau kemana?” tanya kyuhyun sambil memegang tangan hyesun. Hyesun memutarkan kepalanya dan tersenyum manis. Hyesun mendekatkan diri lagi ke kyuhyun, mengalungkan tangannya di leher kyuhyun. Mengecup sekilas bibir kyuhyun.

“Tentu saja, aku mau pulang tuan cho. Sebenarnya tujuan ku ke sini untuk ingin berbaikan denganmu tapi keinginanku berubah seketika sekitar 15 menit yang lalu sebelum kau masuk ke ruangan ini. Kau bukanlah priaku yang dulu, cho kyuhyun.” Kata hyesun dan lengsung meniggalkan kyuhyun yang mematung.

 

Flashback

 

            Hyesun merasa benar-benar bosan saat ini. Berulang kali hyesun membaca majalah yang ada ditangannya. Hanya shin changmin yang mampu membuatnya menunggu seperti ii. Bahlan saat ia dulu masih dengan kyuhyun, kyuhyun tak pernah membuatnya menungggu. Sekeras-kerasnya kyuhyun, kyuhyun tahu bahwa hyesun sangat tidak suka dengan namanya menunggu apapun alasannya.

            “Menyebalkan kau shim changmin.” Gerutu hyesun. Hyesun merasa ruangan ini adalah seperti basecamp. Hyesun berdiri dari kursinya berjalan menuju tangga kecil yang menuju ke lantai bawah. Lampu seketika menyala ketika hyesun telah menginjakkan kakinya di lantai. Hyesun terkejut melihat foto kyuhyun, changmin, minho dan jonghyun yang digantung di dinding yang berada di hadapannya saat ini.

            “Benar dugaanku.” Gumam hyesun. Hyesun lebih masuk kedalam lagi. Tidak ada yang menarik. Hanya ada rak buku, 4 buah kasur, lemari es yang berukuran sangat besar, snack-snack yang tersusun rapi diatas pantry serta tablet-tablet yang tersusun rapi di meja bulat dekat sofa.

            Hyesun duduk di sofa dan melihat tablet-tablet tersebut yang menarik perhatiannya di salah satu tablet itu ada ukiran nama “CHO” yang ia pastikan itu punya kyuhyun. Hyesun mengambilnya dan menghidupkan tablet tersebut. Ternyata terkunci. Apa passwordnya? Hyesun mencoba dengan tanggal lahir kyuhyun. Salah. Nama barat kyuhyun. Salah. Apakah tanggal lahirnya? Salah. Apakah namanya? Benar. Hyesun tersenyum bangga mekihat password tablet kyuhyun ternyata nama dirinya.

            Hyesun membuka folder galeri terlebih dahulu. Hyesun mengerucutkan bibir nya kecewa melihat folder galeri kyuhyun hanya berisi foto-foto tugas nya.

 

PING

 

From: Dalline Rack

 

Dear, where are you? Miss you somuch right now.

 

            Mata hyesun membulat membaca pesan tersebut. Hyesun segera membuka chat tersebut dan kyuhyun hanya sekitar 2-3 kali menjawab chatan wanita itu itupun dengan jawaban yang sangat singkat.

 

PING

 

From: Jane Larc

 

Are you come to the club, tonight? I wish you come, marcus.

 

            Club? Sejak kapan kyuhyun senang pergi ke club? Hyesun menggelengkan tak percaya jika kyuhyun telah berubah. Kyuhyun sering pergi ke club? CLUB? Oh, astaga. Hyesun melihat chat line milik kyuhyun dan benar saja banyak sekali chatan yang berisi wanita yang hyesun tebak wanita malam di club menanyakan kyuhyun akan datang ke club atau tidak. Dan bahkan, ada yang bilang dia sangat bahagia bisa tidur dengan kyuhyun. Tidur? Hyesun mengeraskan rahangnya.

 

Sialan. Bahkan aku belum pernah tidur dengan kyuhyun. Sialan, kau cho kyuhyun.

 

            Hyesun meletakkan tablet tersebut ditempat nya semula dan tampak hyesun sedang berpikir. Hyesun ragu saat ini. Hyesun sangat benci dengan segala hal yang berbau alkohol, dan kyuhyun sekarang sering mengunjugi tempat itu dan lebih parahnya kyuhyunmu tidak perjaka lagi kim hyesun. Hyesun menarik rambutnya frustasi. Kalau seperti ini apapun yang terjadi, apakah kyuhyun menerimanya atau tidak hyesun lebih memilih kyuhyun tidak perlu menerimanya kembali. Karena hyesun saat ini harus berpikir berulang kali untuk kembali lagi dengan kyuhyun setelah mengetahui ini semua.

            Ouch. Sekarang hyesun mengerti. Kenapa changmin tampak ragu untuk menceritakan bagaimana dengan kyuhyun selama ini di London. Jujur saja saat ini hyesun ingin menampar kyuhyun daripada untuk memeluk kyuhyun. Apakah ia berhak untuk menampar kyuhyun untuk keadaan seperti sekarang ini? Tentu saja tidak, kim hyesun. Status mu sekarang mantan tunangan cho kyuhyun.

 

END FLASBACK

 

Kyuhyun masih terdiam mencoba mencerna apa yang dikatakan oleh hyesun beberapa saat yang lalu. Kau bukanlah priaku yang dulu, cho kyuhyun. Kata-kata tersebut terngiang-ngiang di kepala kyuhyun saat ini. Kyuhyun tetaplah kyuhyun, bukan? Kyuhyun tidak melakukan operasi plastik atau yang lainnya sejenis itu? Apa yang bukan kyuhyun? Kyuhyun mempertanyakan pada dirinya sendiri. Tentu saja kelakuanmu cho kyuhyun. Kyuhyun menendang kotak yang berada di dekatnya saat mengetahui arti dari perkataan hyesun. Hyesunmu tahu kelakuanmu pada malam hari di london selama ini, cho kyuhyun. Berita buruk cho kyuhyun.

Kyuhyun sebenarnya sangat senang melihat hyesun ada di kampusnya. Apalagi setelah ia mendengar hyesun sedang menunggu seseorang. Oh, ayolah. Kyuhyun bukanlah orang yang bodoh untuk hanya mengetahui untuk apa hyesun berada di kampusnya. Tentu saja untuk menemuinya, bukan? Sialan. Dan kau telah merubah pikiran hyesun untuk mengajakmu kembali cho kyuhyun.

Kyuhyun melangkahkan kaki nya cepat berjalan di koridor dengan tergesa-gesa. Kepalanya melihat ke sekelilingnya mencari keadaan hyesun.

“Dimana gadis itu?” gumam kyuhyun. Kyuhyun tampak cemas melihat tidak ada keberadaan hyesun saat ini dimatanya. Kyuhyun berlari menuju parkiran, ia yakin saat ini hyesun menuju ke parkiran kampusnya.

“Oh, marc. What going on?” tanya seorang wanita yang menghalang langkahnya.

“Shut up your mouth.” Jawab kyuhyun dingin dan mengabaikan teriakan wanita tersebut. Hyesun melihat kejadian dimana kyuhyun yang keluar dari perpustakaan dengan tergesa-gesa dan baru saja berbicara kasar dengan seorang gadis. Kemana hyesun? Hyesun berada di parkiran di samping koridor perpustakaan. Benar, apa yang dipikiran kyuhyun saat ini hyesun berada di parkiran. Belum sempat hyesun masuk ke mobil, seseorang menari tangannya.

“Sialan, kau kim hyesun. Siapa yang mengizinkanmu pergi begitu saja, huh?” Geram kyuhyun menatap nyalang hyesun. Hyesun tersenyum sinis mendengar perkataan kyuhyun.

“Aku perlu izin siapa untuk pergi dari sini? Darimu? Kau ada hubungan sesuatu denganku yang diharuskan aku meminta izinmu?” tanya hyesun dengan nada yang sangat sinis. Kyuhyun menatap sendu hyesun.

“Jika kau tahu alasannya, kau takkan seperti ini denganku.” Kata kyuhyun frustasi mengacak rambutnya kasar. Semua orang yang berda di sekitarnya melihat semua kyuhyun yang berbicara dengan hyesun. Tentu saja mereka melihatnya. Kedatangan hyesun saja telah membuat heboh seluruh kampus apalagi melihat kyuhyun yang mengejar-ngejar hyesun dan tampak sedang berbicara serius dengan hyesun saat ini.

 

*****

 

“Ayo, kita taruhan.” Kata seseorang yang berdiri di pinggir koridor yang menyenderkan badannya di salah satu pondasi koridor.

“Taruhan untuk apa?” tanya minho mengernyitkan dahinya tak menegrti dengan ajakan changmin.

“Kita lihat siapa yang sedang bersalah saat ini. Hyesun atau kyuhyun?” kata changmin sambil tersenyum penuh arti. Sontak jonghyun dan minho melihat dua sejoli itu di parkiran lagi.

“Oke, apa imbalannya?” kata jonghyun. Sedangkan minho tampak mengamati serous kyuhyun dan hyesun yang sekarang hyesun menatap sengit kyuhyun, minho tersenyum.

“Traktir yang menang selama satu bulan full, apapu itu. Eotte?” kata minho tersenyum senang.

“Call!” kata jonghyun dan changmin serentak. Mereka bertiga kembali menjadi penonton setia hyesun dan kyuhyun.

 

*****

 

“Apa alasannya?” tanya hyesun masih dengan tatapan sinis nya. Kyuhyun mengeraskan rahangnya saat merasa dirinya seperti sedang berada di pinggir jurang saat ini yang sewaktu-waktu bisa terjun bebas dari jurang tersebut.

“Biar kutebak.” Kata hyesun memajukan badannya mendekat denan kyuhyun. “Kau yang sangat frustasi karenaku?” tanya hyesun sambil memainkan kancing kemeja kyuhyun. Kyuhyun tersenyum dengan pertanyaan hyesun. Kyuhyun memgang pinggang hyesun dan menarik lebih dekat hyesun padanya.

“Jika benar, bagaimana?” tanya kyuhyun tersenyum penuh arti. Hyesun mengalungkan tangannya kembali di leher kyuhyun sambil tersenyum menggoda.

“Jika benar, setidaknya kekesalanku padamu berkurang Mr. Cho.” Jawab hyesun. Kyuhyun menyunggingkan bibirnya sedikit mendengar perkataan hyesun.

“Karena yang pernah menjadi milikku ini sudah tidak perjaka lagi, itu yang membuatku berpikir dua kali untuk memintamu kembali. Eothheke?” tanya hyesun seraya menarik kepala kyuhyun mendekat dengannya. Kyuhyun menegang. Tak tahu harus berkata apa, karena apa yang dibicarakan oleh hyesun memang benar.

“Mereka yang memberikan tubuhnya kepadaku, Miss Kim. Bukan aku yang memintanya. Sedangkan kau, aku lah yang harus melakukannya terlebih dahulu denganmu. Tidak seperti mereka.” Kata kyuhyun mengecup bibir hyesun sekilas. Sontak rahyun dan anak buahnya memalingkan wajahnya melihat adegan tersebut, mereka semua pun membalikkan badannya.

“Kapan kita memutuskan pertunangan kita, Miss Kim? Jinhyuk hyung yang berkata demikian, huh?” tanya kyuhyun lembut. “Aku tidak pernah merasa kalau pertunangan kita telah tiada.” Sambung kyuhyun.

“Jika kita masih bertunangan. Apakah kau selama ini menyeleweng dibelakangku, huh? Bermain di club dengan wanita-wanita disana sedangkan kau sendiri telah memiliki tunangan, brengsek kali kau.” Kata hyesun dingin mendorong kyuhyun menjauh darinya. Tanpa banyak pikir panjang hyesun masuk ke mobil dan menutup pintu mobil dengan kasar. Mendengar itu rahyun segera masuk juga ke mobil dan menghidupkan mobil menjalankan mobil keluar dari perkarangan kampus.

“SIAL!” kata kyuhyun kesal sambil mengepalkan tangannya.

 

 

*****

 

“Maaf miss. Kita akan kemana?” tanya rahyun hati-hati sambil melirik sesekali hyesun melalui kaca yang berada tak jauh darinya. Hyesun yang saat ini dalam kondisi yang sangat buruk ingin sekali melampiaskannya kepada seseorang. Setidaknya membuat orang itu masuk ke rumah sakit saja sudah membuat hyesun puas saat ini. Hyesun mengepalkan tangannya menahan emosi.

“Kita pulang dan hubungi Mr. Shim untuk menemuiku secepatnya.” Kata hyesun menatap lurus pandangannya ke depan.

“Saya mengerti, miss.” Kata rahyun. Rahyun memberi kode kepada anak buahnya yang duduk di bangku penumpang yang berada di samping nya untuk menghubungi changmin.

Kali ini buka perasaan bersalah kepada kyuhyun yang memenuhi hati dan pikiran hyesun saat ini. Perasaan kecewa dan marah yang dominan ada di hati dak pikiran hyesun saat ini. Sebenarnya hyesun mungkin bisa mentolerir jika kyuhyun sering pergi ke club untuk melampiaskan rasa frustasinya akibat mereka berpisah tetapi ini, kyuhyun melakukan itu semua dengan sadar dan masih beranggapan bahwa tunangan mereka masih berjalan. Sial. Kyuhyun memang ingin menyeleweng di belakangnya.

Hyesun merasa menyesali air mata yang sering keluar akibat kyuhyun begitu saja. Untuk apa dia menangisi pria brengsek seperti itu?! Seharusnya ayahnya mengetahui perbuatan kyuhyun selama ini di london. Bedebah.

 

PUK’

 

            Hyesun meninju pintu mobil dengan sekuat tenaga. Rahyun dan anak buahnya sontak melirik ke belakang.

“Bodoh sekali kau kim hyesun.” Kata hyesun dan tertawa kecil. Rahyun dan anak buahnya melirik satu sama lain mendengar perkataan hyesun. Dan berharap cemas supaya nona nya itu dalam keadaan baik-baik saja. Tetapi jika melihat hyesun saat ini. Tidak bisa dikatakan dalam keadaan baik-baik saja.

 

 

*****

 

Changmin, minho dan jonghyun menatap ngeri melihat hyesun pergi begitu saja dan meninggalkan kyuhyun dalam kondisi yang mengerikan. Mereka berjengit membayangkan bagaimana kondisi kyuhyun saat ini. Yang pastinya tidak bagus.

“Aku tidak mau menghampirinya.” Kata minho sambil menatap kyuhyun yang berjalan kearah mereka.

“Astaga. Aku bahkan belum mempunyai kekasih.” Kata jonghyun takut melihat kyuhyun yang mengepalkan tangannya.

“Yang dipastikan jika ia mengetahui sesuatu, aku yag akan tidak selamat.” Kata changmin melihat kyuhyun yang merasa kyuhyun yang menatapnya tajam.

“Shim Changmin.” Panggil kyuhyun dengan nada suara yang berat saat kyuhyun telah berdiri dihadapan mereka bertiga.

“Y.. Ya? “ sahut changmin menatap cemas kyuhyun.

“Kau yang mengetahui kedatangan hyesun, bukan?” tanya kyuhyun menatap tajam changmin. Changmin tampak ragu untuk menjawabnya, tetapi jika dia berbohong ataupun jujur dia pasti tidak akan dalam keadaan baik-baik saja saat ini atau besok hari. Changmin mengangguk kepalanya ragu.

“Brengsek.” Desis kyuhyun menatap nyalang changmin. Sontak minho dan jonghyun menatap changmin tak percaya.

 

Drrt

Drrt

 

Iphone milik changmin bergetar dan menimbulkan suara pesan masuk. Kyuhyun melirik iphone changmin yang berada di saku celana changmin. Entah pikiran dari mana kyuhyun memastikan bahwa itu dari hyesun. Changmin menyadari tatapan kyuhyun ke saku celananya.

 

Aku akan membuat perhitungan dengan mu, hyesun. Jika pesan ini dari kau ataupun pengawalmu, sialan.

 

“Berikan padaku.” Kata kyuhyun dingin. Changmin menggelengkan kepalanya. Kyuhyun menyipitkan matanya tajam. Changmin memberikan tatapan memohon. Karena tak kunjung ada reaksi changmin, kyuhyun mengambil paksa iphone milik changmin. Setelah mendapatkan iphone changmin, dan benar saja ada sebuah pesan dari orang nya hyesun.

 

From: Hyesun Bodyguard

 

Mr. Shim, miss kim meminta anda untuk segera menemuinya saat ini juga di rumahnya. Miss Kim menunggu anda.

 

Kyuhyun mengeraskan rahangnya membaca pesan dari pengawal hyesun. Kyuhyun menatap nyalang changmin.

“Aku tidak berkata apapun tentangmu kyuhyun-ah. Sungguh.” Bela changmin. Kyuhyun menatap changmin tak percaya.

“Kenapa dia tahu tentang aku yang sering ke club, huh? Dia tahu darimana jika bukan kau yag memberitahunya, brengsek.” Geram kyuhyun memberikan iphone changmin kepada minho.

 

Bugh

 

Kyuhyun melayang tinjuannya ke wajah tampan milik changmin. Changmin tersungkur di lantai. Membuat minho, jonghyun, dan orang yang berada di sekitar mereka menatap kaget apa yang baru saja kyuhyun lakukan. Changmin tersenyum lirih sambil memegang sudut bibirnya yang sedikir mengeluarkan darah. Changmin telah menduga dia akan mendapatkan satu tinjuan kyuhyun cepat atau lambat. Kyuhyun berjongkok di depan changmin masih dengan tatapan yang sangat mengerikan.

“Katakan dimana hyesun tinggal?” tanya kyuhyun. Changmin mendongakkan kepalanya menatap kyuhyun. Changmin membuang nafasnya kasar dan mencoba duduk dengan posisi kaki kanan bertekuk dengan tangan kanan nya diatas lutut. Menatap kyuhyun sedih.

“Sialan kau. Aku hanya membantunya untuk menemuimu. Kalau soal kau yang sering ke club. Kurasa dia mengetahuinya setelah ia masuk ke basecamp kita dan melihat isi tablet mu.” Kata changmin menebak-nebak. Dan sialannya tebakan changmin itu benar. Kyuhyun mengeraskan rahangnya membenarkan perkataan changmin. Dia melupakan kalau hyesun telah memasuki basecamp mereka.

“Dan kau yang menyuruhnya untuk menungguku di basecamp, brengsek.” Kata kyuhyun. Changmin tersenyum meremehkan.

“Aku tidak terlalu jahat untuk menyuruhnya untuk menunggu di basecamp. Salahkan hyesunmu yang selalu menyukai perpusatakaan dan rasa ingin tahunya tentang hal yang dianggap nya aneh.” Kata changmin mencoba berdiri. Sontak jonghyun membantu changmin untuk berdiri. Kyuhyun mengepalkan tangannya. Tentu saja hyesun bisa saja menemukan ruang basecamp mereka tanpa seorangpun yang memberitahunya. Karena letak basecamp mereka memang unik. Terletak di dalam perpustakaan.

“Hyesun tinggal di..”

 

*****

 

Kyuhyun segera menuju tempat dimana ia meletakkan mobilnya. Setelah ia mengetahui dimana hyesun tinggal, kyuhyun segera menuju mobilnya dan menuju rumah hyesun. Meninggalkan jam mata kuliahnya yang masih ada hingga sore hari hanya untuk menemui hyesun dan menyelesaikan kesalahpahaman mereka. Hyesun yang selalu megutamakan apa yang dianggap benar tanpa ingin mencaritahunya terlebih dahulu.

Kyuhyun mengendarai mobil dengn secepat nya. Secepat mungkin. Kyuhyun merutuki dirinya sendiri kenapa kyuhyun tidak mencegah hyesun untuk pergi. Sialan. Kyuhyun tidak akan pergi ke club lagi dan akan menghancurkan tablet yang ada di basecamp.

Memasuki perkarangan rumah hyesun, memakirkan tergesa-gesa mo bilnya. Melepaskan seatbelt dan langsung keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah hyesun.

“Mr. Cho?” Kaget rahyun melihat kyuhyun yang saat ini telah berada di ruang tengah rumah milik majikannya ini.

“Dimana hyesun?” tanya kyuhyun tanpa mengindahkan panggilan rahyun. Rahyun menunjuk satu pintu yang berada di samping tangga.

 

 

Cklek

 

Hyesun yang berada di dalam perpustakaan sontak melihat menuju pintu saat mendengar seseorang mencoba untuk masuk.

“Sudah kukatakan, biarkan aku..” Hyesun menghentikan perkataannya saat mengetahui bukan rahyun yang masuk ke perpustakaan tak lain pria yang saat ini tak ingin ditemuinya. Cho Kyuhyun.

“Untuk apa kau menyusulku kemari?” tanya hyesun sarkatis. Kyuhyun menghembuskan nafasnya kasar. Berjalan mendekati hyesun yang duduk di sofa kecil dekat kaca yang yang sangat besar. Berdiri di depan hyesun. Hyesun pun bangkit dari tidur santai nya menatap kyuhyun tajam.

“Apa yang ingin kau tahu dari changmin. Tanyakan padaku.” Kata kyuhyun. Hyesun mengernyitkn dahinya tak mengerti. Dan mendecakkan lidahnya kesal ternyata kyuhyun tahu tentang ia yang menyuruh changmin untuk menemuinya.

“Tidak ada.” Jawab hyesun datar. Berdiri dan berniat meninggalkan kyuhyun keluar dari perpustakaan nya.

“Tidak ada kesalahpahaman lagi diantara kita hye-ah. Kita telah mengalaminya selama 2 tahun ini. Dan kau berniat lagi untuk melakukannya?” kata kyuhyun lirih. Mendengar perkataan kyuhyun menghentikan langkah hyesun. hyesun membalikkan badannya yang bertemu dengan punggung kokoh milik kyuhyun. Tak lama kemudian kyuhyun juga membalikkan tubuhnya dan berjalan mendekatinya.

“Aku sangat frustasi, aku butuh hiburan. Aku ingin sekali menghubungimu, tapi aku terlalu pengecut untuk menguhubungi mu duluan.” Kata kyuhyun seraya memeluk hyesun.

“Pengecut.” Gumam hyesun membenamkan wajahnya di dada bidang kyuhyun. Kyuhyun tersenyum lirih mendengar ucapan hyesun.

“Aku terlalu mencintaimu sehingga aku takut untuk melakukan kesalahan lagi untuk menghubungimu. Tetapi, aku kemari ingin mewujudkan keinginanamu untukku berubah. Dan kupikir aku dapat melakukannya. Aku mencintaimu, hye. Tidak ada lagi club. Kumohon, maafkan aku.” Kata kyuhyun mengeluarkan keluh kesah nya selama ini. Hyesun tertegun mendengar pernyataan kyuhyun.

“Pengkhianat.” Gumam hyesun. “Kau berselingkuh dibelakangku.” Sambung hyesun. Kyuhyun tersenyum kecut mendengar gumaman hyesun. Mengeratkan pelukannya seraya membenamkan wajahnya di leher hyesun. Menghirup dalam-dalam aroma tubuh yang sangat ia rindukan 2 tahun terkahir ini.

“Maafkan aku.” Kata kyuhyun tulus. Hyesun melepaskan pelukan kyuhyun dan menatap kyuhyun tak percaya.

“Kau berkata apa tadi? Kau meminta maaf?” tanya hyesuntak percaya. Karena selama ini ia mengenal kyuhyun, kyuhyun memang tak pernah meminta maaf kepada seseorang maupun dengan dirinya. Kyuhyun mendecakkan lidahnya kesal.

“Ck. Kenapa? Kau tidak mau memaafkanku?” tany kyuhyun sambik melipatkan tangannya di depan dada. Hyesun menggeleng cepat.

“Bukan seperti itu maksudku. Aku hanya belum terbiasa dengan kau meminta maaf denganku.” Kata hyesun tersenyum senang dan menghambur di pelukan kyuhyun.

“Hey, cho. Kau tahu sudah berapa liter air mata yang keluar dari mataku karenamu kau yang rupanya sangat mencintaiku sejak pertemuan pertama kita?” tanya hyesun disela pelukannya. Mendongakkan kepalanya melihat wajah kyuhyun yang tampak seolah berpikir.

“Entahlah. Tapi aku sangat tersanjung kau pernah menangis karenaku.” Kata kyuhyun tersenyum bangga. Hyesun meninju pelan bahu kyuhyun mendengar ucapan kyuhyun.

“Kau merasa bangga telah membuat wanitamu menangis? Memalukan. Pria macam apa kau ini?” kata hyesun kesal. Kyuhyun tertawa kecil melihat raut wajah hyesun yang kesal.

“Hmm. Seperti apa? Yang pasti pria ini dapat membuat kau jatuh ke pelukanku untuk selamanya.” Kata kyuhyun sambil menaik-naikkan alisnya tersenyum mengejek. Hyesun mengerucutkan bibir nya kesal.

“Aku juga mencintaimu, cho.” Kata hyesun

 

 

*****

 

“Saya mengerti Mr. Kim. Saya akan memberitahu Miss Kim.” Kata rahyun dan memasukkan kembali handphone di saku celana nya. Menatap satu persatu anak buahnya yang berbaris rapi di luar rumah berjaga-jaga. Pandangan rahyun dialihkan ke pintu perpustakaan yang masih tertutup rapat. Rahyun tersenyum senang melihat nonanya dan kekasihnya telah bertemu kembali. Tetapi, sedihnya Mr. Kim menyuruh rahyun untuk segera membawa hyesun kembali di korea di karena pihak SNU menelpon Mr. Kim dikarenakan proposal percepatan mata kuliah hyesun menjadi 3 tahun diterima oleh SNU.

“Pasti miss kim akan senang.” Gumam rahyun dan melangkahkan kakinya menuju dapur setelah ia melihat jam yang sebentar lagi menunjukkan untuk makan siang.

 

*****

 

“Tidak ada club lagi, Miss Kim.” Kata kyuhyun kesal. Saat kyuhyun duduk menselunjurkan kakinya di atas sofa kecil dengan hyesun yang berbaring diatasnya.

“Baiklah. Aku pegang janjimu. Ayo, kita makan siang. Kurasa rahyun telah menyiapkan makanan untuk kita.” Kata hyesun sambil memeluk lengan kyuhyun menarik kyuhyun menuju ruang makan.

“Rahyun pengawalmu?”

“Eo.”

“Lebih cantik dari jessie.”

“Aku akan membunuhmu, cho” Kata hyesun sambil mencubit pelan perut kyuhyun. Kyuhyun tertawa senang melihat wajah kesal hyesun. Rahyun dan 3 orang pelayan menundukkan kepalanya saat hyesun dan kyuhyun duduk di kursi meja makan.

“Kau tidak ada kuliah lagi, cho?” tanya hyesun seraya menunggu rahyun menyiapkan meletakkan minumannya dan kyuhyun.

“Menurutku aku bisa berkuliah dengan baik sedangkan seseorang terus mengumpatku dari rumahnya?” tanya kyuhyun. Hyesun tersenyum polos menatap kyuhyun.

“Menyebalkan.” Kata kyuhyun melihat hyesun yang tersenyum tanpa dosa.

“Miss?” panggil rahyun hati-hati.

“Ya?” jawab hyesun tanpa sambil memasukkan potongan daging ke mulutnya.

“Tadi Mr. Kim menelpon saya.”

“Apa yang dikatakannya?”

“Proposal anda diterima oleh SNU.”

“Benarkah??” tanya hyesun dengan mata yang berbinar-binar. Kyuhyun melihat hyesun dan rahyun bingung.

“Ada apa?” tanya kyuhyun. Hyesun menatap kyuhyun yang masih senyuman bahagia masih tersemat di wajah cantik hyesun.

“1 tahun lagi aku selesai dengan kuliahku.” Kata hyesun bangga. Kyuhyun pun ikut tersenyum mendengar perkataan hyesun.

“Well, berarti kita sama.” Kata kyuhyun menimpali.

“Eo? Kau juga?” tanya hyesun tak percaya. Kyuhyun mengangguk. Hyesun tersenyum senang. Hyesun merasa bahwa hari ini hari yang paling bahagia yang pernah ia rasakan. Mendapatkan kembali kekasihnya dan keinginannya terkabul untuk lulus dengan cepat.

“But, miss..” kata rahyun. Hyesun sontak melihat rahyun dengan wajahnya yang terlihat ragu untuk mengatakannya.

“Ada apa?” tanya hyesun bingung.

“Anda diminta untuk segera kembali korea, Mr. Kim telah memsan tiket sore hari ini untuk kita kembali ke korea.” Kata rahyun. Perkataan rahyun sukses membuat kyuhyun tersedak makanan. Sedangkan hyesun mengernyikan dahinya tak percaya.

“Benarkah?” tanya hyesun. Rahyun mengangguk.

“Ck. Jinhyuk hyung tidak tahu apa baru saja aku bertemu dengan anaknya setelah 2 tahun.” Gerutu kyuhyun mengerucutkan bibir nya kesal. Hyesun tertawa kecil melihat kyuhyun.

“Sepertinya memang penting. Aku harus kembali ke korea. Tinggal satu tahun lagi, eo?” kata hyesun tersenyum. Kyuhyun menghembuskan nafasnya kasar dan mengangguk.

“Aku akan benar-benar membunuhmu jika kau menyeleweng dibelakangku cho kyuhyun.” Peringat hyesun.

“Ck. Aku tahu.” Kata kyuhyun kesal yang sedari tadi hyesun berkata seperti itu.

 

 

*****

 

2 years later

 

“Aisshh. Jinjja, kau Ahn Jaehyun. Kau selalu seenaknya merubah jadwal yang sudah ditetapkan.” Gerutu sang Direktur Utama Kim Corp. sang sekretaris hanya tersenyum mendengar gerutuan atasannya. Direktur Utama pun keluar dari ruangannya menuju ruang pertemuan yang diikuti oleh sekretarisnya tersebut.

“Setelah ini apa aku free, eonni?” tanya Direktur Utama tersebut yang bernama Kim Hyesun kepada sekretarisnya Rahyun yang semula adalah pengawalnya bertransformasi menjadi sekretarisnya saat ini.

Direktur utama? Oh, benar sekali. Setelah hyesun lulus sebagai lulusan terbaik di SNU 1 tahun yang lalu. Hyesun memutuskan untuk membantu appanya di perusahaan. Rahyun membuka pintu ruangan pertemuan hyesu pun masuk dengan anggun ke dalam ruangan tersebut yang telah diisi oleh beberap kolega bisnisnya.

“Selamat datang. Saya akan menggantikan presdir kim untuk pertemuan kali ini.” Sapa hyesun berdiri di dekat kursi nya sambil menundukkan kepalanya. Hyesun mendongakkan kepalanya dan tersenyum. Senyuman itu pun pudar seraya melihat orang yang sangat ia rindukan duduk di salah satu kursi. Hyesun menyipitkan matanya melihat orang tersebut sedangkan pria tersebut menundukkan kepalanya memberi hormat kepada hyesun.

“Bisakah kita memulai pertemuannya, direktur?” tanya rahyun. Hyesun sontak terkejut dan mengangguk kepalanya. Hyesun pun duduk di kursinya dan membaca proposal yang berada di hadapannya saat ini.

Berulang kali hyesun mencoba untuk memfokuskan diri untuk mendengarkan Donghae yang selaku General Manager di Kim Corp mepresentasikan slide yang berda di hadapannya itu. Hyesun sesekali melirik pria yang membuatnya tidak dapat fokus seperti ini. Tidak seperti pria yang membuat nya tidak fokus tersebut yang dapat membagi fokusnya antara mendengarkan penjelasan donghae dan menandatanginya kertas yang diberikan oleh sekretarisnya. Hyesun menyipitkan matanya melihat sekretaris pria tersebut seorang wanita yang sangat cantik.

 

Sialan, kau cho kyuhyun.

 

Suara tepuk tangan mengalihkan pandangannya melihat donghae yang sedang membungkukkan badannya sedikit. Donghae menyipitkan matanya kesal melihat hyesun. Kau tidak memperhatikan penjelesanku tadi. Itulah arti tatapan donghae. Hyesun tersenyum canggung. Dan lebih mengalihkan fokusnya ke rahyun yang memberikan sebuah map yang harus ditandatanganinya. Pertemuan selesai dengan lancar tanpa hambatan dan menghasil hasil yang diinginkan oleh hyesun.

“Kau menyuruhku untuk mempresentasikannya, tetapi kau tidak memperhatikannya. Kau hanya membuang waktu ku. Padahal ini sudah waktunya untuk aku menemui istriku.” Gerutu donghae menghampiri hyesun.

“Aku meminta maaf, eo? Kau sekarang bisa menemui hweji.” Kata hyesun sambil memberikan V-Sign kepada donghae.

“Baiklah. Bersenang-senanglah.” Kata donghae mengedikkan dahu nya ke arah orang yang berada di samping hyesun dan memberi hormat untuk pamit.

“Sangat tidak disangka. Kau kehilangan fokusku karena terlalu merindukanku Direktur Kim?” kata pria yang membuat hyesun hilang fokus, cho kyuhyun. Hyesun mencibir perkataan hyesun.

“Ada perlu dengan ku Presdir Cho?” kata hyesun hormat seperti atasan dan bawahan. Kyuhyun mengernyitkan dahinya tanda ia tak suka dengan cara hyesun berbicara dengannya.

“Sialan. Kau berbicara seolah-olah aku orang asing bagimu.” Kesal kyuhyun. Rahyun tersenyum melihat hyesun dan kyuhyun. Sedangkan sekretarisnya kyuhyun yang notabennya tidak tahu apapun mengenai hubungan kyuhyun dan hyesun mengernyitkan dahinya tak mengerti. Terbesit perasaan cemburu melihat presdir yang diam-diam ia sukai menghampiri Direktur Kim. Sebetulnya ia tak percaya kalau presdirnya menghampiri seorang wanita untuk pertama kali. Walaupun ia baru sekitar 2 bulan bekerja sebagai sekretaris kyuhyun.

“Kau siapa? Hey, presdir cho jangan menaruh perasaan terhadapku karena aku telah memiliki seorang tunangan yang tak kunjung memberi ku kabar dan meningkari janjinya untuk menemuiku satu tahu yang lalu.” Kata hyesun melipat kedua tangannya didepan dadanya. Sekretaris kyuhyun diam-diam tersenyum mendengar ucapan hyesun. Rahyun yang merasa lebih kehadirannya tak patut untuk mendengar yang bukan mengenai pekerjaan mengundurkan diri untuk keluar dari ruangan sambil menarik tangan sekretaris kyuhyun.

“Hey, nona. Apa yang kau lakukan?” protes sekretaris kyuhyun yang bernama Kang Heejoo.

“Jika kau masing ingin bekerja dengan Mr. Cho lebih baik kau jangan mendengar percakapannya dengan tunangannya sendiri.” Kata rahyun santai setelah mereka ada di luar ruangan.

“Tunangan? Tunangan presdir cho?” tanya heejoo tak percaya.

“Yup. Direktur Kim tunangan Mr. Cho.” Kata rahyun seraya meninggalkan heejoo yang mematung mendengar jawaban darinya. Rahyun menggelengkan kepalanya.

 

 

*****

 

“Oh, ayolah. Aku meminta maaf, eo? Aku harus mengurus anak perusahaan di London yang sedang kritis setelah aku lulus.” Bela kyuhyun saat mendengar perkataan hyesun yang sangat menyindirnya itu.

“Setidaknya kau memberitahuku, cho.” Kata hyesun sarkatis. Kyuhyun menghembuskan nafasnya kasar mendekati hyesun. Menarik hyesun ke pelukannya. “2 tahun aku tidak bisa memelukmu lagi seperti ini.” Kata kyuhyun mengeratkan pelukannya. Hyesun mencibir perkataan kyuhyun dan membalas pelukan kyuhyun.

“Kapan kau kembali ke korea?” tanya hyesun meletakkan pipinya di dada kyuhyun.

“2 bulan yang lalu.” Jawab kyuhyun santai. Hyesun membulatkan matanya, melepaskan pelukan kyuhyun dan menatap kyuhyun tak percaya.

“Oh, bagus sekali cho. Dan kau tidak menemuiku, huh?” tanya hyesun sinis. Kyuhyun mendecakkan lidah nya.

“Bukan seperti itu, aku mempersiapkan pernikahan kita dan ingin memberi kejutan akan hal ini. Besok kita akan menikah.” Kata kyuhyun santai. Hyesun membulatkan matanya tak percaya.

“Me.. Menikah??” tanya hyesun tak percaya. Kyuhyun menganggukkan kepalanya tanpa dosa.

“Wae? Shireo?” tanya kyuhyun sedih. Hyesun menggelengkan kepalanya cepat dan menarik kemeja kyuhyun dan mencium bibir kyuhyun. Kyuhyun menggelengkan kepalanya dan menyambut bibir hyesun dengan ikut membalas ciuman hyesun.

“Gadis liar.” Kata kyuhyun saat tautan mereka terlepas. Hyesun tersenyum senang mendengar kyuhyun mengajak untuk menikahinya besok. Hyesun mengeratkan pelukannya.

“Kau bahagia?” tanya kyuhyun sambil mencium puncak kepala hyesun. Hyesun menganggukkan kepalany, kyuhyun pun tersanyum.

“Aku mencintaimu.” Gumam kyuhyun dan mencium leher hyesun singkat.

 

 

-END-

 

 

 

 

 

 

 

SALAM

JHYOSUN13

10 Comments (+add yours?)

  1. blackjackelfsone
    Aug 19, 2015 @ 15:11:35

    Aih aih aihhh swett banget endingnyaaa aku sukaaaa~ bagus banget thor ceritanyaaa😀

    Reply

  2. khalepa
    Aug 19, 2015 @ 18:35:20

    Kereeen thor…
    Love it..
    Tapi knapa gg dicritain pas mereka nikah.a?? Pdahal aq berharap.. Pnasaran pnikahan.a kayak gmn..

    Reply

  3. changtaeupy
    Aug 19, 2015 @ 18:44:42

    gmn nasib sekrtrs kyu .. Hahahahaha

    Reply

  4. antikairawan
    Aug 19, 2015 @ 18:52:15

    sequel dong. eng relah ff ini end. ahhhhh, sedihnya

    Reply

  5. v chan
    Aug 19, 2015 @ 20:39:49

    Kreeennn thor…..
    Happy ending….
    Ciyeee, hye sun emg obt x kyu brhenti dri club….
    Sneng bgt bca crtax, rsax ikt happy jga…
    Tpi btw kadian bgt changmin main dipukul aja sma kyu, tpi yg kren tebakanx tpat bgt….

    Reply

  6. esakodok
    Aug 19, 2015 @ 23:02:35

    lega rasabya..haooy ending..akhirnya semua terselesaikan dengan maniss

    Reply

  7. shoffie monicca
    Aug 20, 2015 @ 11:50:54

    hore happy ending kirain ngga bkln happy ending soalnya ps awal2 crta kyu kthuan meyelewng diblkn nyesun trs nyesun ngga mau memaapkn kyu hah tp skrlh akhirnya happy ending jg

    Reply

  8. lieyabunda
    Aug 21, 2015 @ 03:06:50

    akhirnya mereka bisa bersama juga…..

    Reply

  9. Monika sbr
    Aug 22, 2015 @ 19:52:45

    Woooah…. So sweet!!!
    Akhirnya merrka bisa balikan dan menikah.

    Reply

  10. rosnabilondatu (@rosna_cho)
    Sep 14, 2015 @ 18:57:34

    aku msih ngk trima kyuhyun selingkuh kenapa bukan hyesun yg selingkuh!!!!
    sebell aku pikir dia setiaaaaaaaa

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: