If You Love Me More [12-END]

 

ifyou

Title     : If You Love Me More 12 [END]

 

Author : Dyah Ayu

 

Cast     :   Cho Kyuhyun, Lee Eun Kyo, Hwang Mi Young, Lee Donghae,Jung Soo Jung

 

Genre : Romance

 

Rating : G

 

Note   : Butuh waktu lama untuk mendapatkan inspirasi part terakhir ini. Maaf jika dalam pembuatan FF ini selalu membuat kalian menunggu lama, sangat-sangat lama. Untuk part terakhir ini aku udah berusaha semaksimal mungkin, semoga hasilnya tidak mengecewakan. Maaf untuk typo yang bertebaran. Kunjungi blog pribadiku di http://ayukyu105.wordpress.com Jika kalian ingin membaca FF-ku yang lain. See You🙂

***

 

 

AUTHOR POV

 

ONE MONTH LATER

 

Satu bulan telah berlalu sejak pertunangan antara Mi Young dan Kyuhyun yang diadakan cukup mewah disebuah hotel berbintang di daerah Seoul. Satu bulan lamanya Eun Kyo harus memendam kekecawaan dan kesedihan karna ia harus benar-benar merelakan pria yang sangat ia cintai itu bersama sahabatnya dan sebentar lagi hari dimana kedua orang yang sangat penting bagi Eun Kyo akan bersatu dalam sebuah janji suci pernikahan akan segera datang. Terkadang hal gila ingin Eun Kyo lakukan, merebut pria itu dari Mi Young mungkin. Eun Kyo ingin bersikap egois, namun lagi-lagi hati kecilnya tidak mampu melakukan hal itu.

 

Gadis itu menghembuskan napasnya kasar. Kedua mata cantiknya terus menatap kedepan. Melihat hamparan hijaunya rumput yang tumbuh subur disana. Terdengar kicauan burung yang begitu merdu. Namun sepertinya semua itu tidak mampu membuat seorang Lee Eun Kyo bisa menikmati keindahan di taman itu saat ini.

 

“Butuh teman Nona Lee?”Ujar seseorang menghampiri Eun Kyo. Pria itu duduk tepat disamping Eun Kyo, menyenderkan punggungnya pada sandaran kursi yang ada ditaman. Pria itu terlihat memandang wajah Eun Kyo dari samping.

 

“Kenapa kau selalu tahu keberadaanku Tuan Lee? Atau jangan-jangan kau mempunyai indra keenam?”Eun Kyo menyipitkan matanya menatap Donghae curiga. Membuat pria itu berdecak tidak percaya dengan pemikiran gadis yang ada disampingnya itu.

 

“Tidak sehebat itu. Mungkin jika berhubungan denganmu, feelingku jadi sangat tajam”Senyum jail tampak dibibir pria itu kala mengucapkan serentetan kata yang membuat Eun Kyo memutar bola matanya. Benar-benar melankolis.

 

“Itu tidak lucu Donghae-ssi”

 

“Terimakasih, aku anggap itu sebagai pujian”

 

“Menyebalkan”Gumam Eun Kyo menatap pria yang duduk disampingnya itu sebal. Donghae hanya bisa mengulum senyumnya melihat ekspresi Eun Kyo saat ini. Mereka kembali terdiam. Menikmati hembusan angin yang menerbangkan daun-daun kering disana.

 

“Apa kau baik-baik saja?”Donghae tiba-tiba mengganti topik pembicaraan mereka. Membuat gadis yang duduk disampingnya itu kini menghembuskan napasnya cukup kasar. Eun Kyo tahu kemana arah pembicaraan ini. Donghae pasti ingin mengetahui apa yang dirasakan Eun Kyo sekarang setelah semua itu terjadi.

 

“Entahlah. Aku rasa aku tidak baik-baik saja”Eun Kyo mengalihkan pandangannya kembali kedepan, menatap hamparan rumput yang terlihat seperti karpet berwarna hijau itu dengan nanar.

 

“Kau menyerah?”Donghae kembali bertanya. Pria itu masih menatap wajah cantik Eun Kyo yang terlihat lesu itu dari samping. Jujur saja, sebenarnya Donghae amat sangat prihatin dengan keadaan gadis yang duduk disampingnya itu. Ia bisa merasakan apa yang sedang dirasakan gadis itu. Donghae ingin menghiburnya, apapun yang bisa membuat seorang Lee Eun Kyo kembali tersenyum bahagia akan Donghae lakukan. Namun Donghae yakin satu-satunya hal yang bisa membuat gadis itu kembali ceria hanya Cho Kyuhyun. Orang yang sangat diinginkan keberadaannya oleh Eun Kyo hanya Cho Kyuhyun.

 

“Dengan pernikahan Kyuhyun dan Mi Young? Aku rasa aku memang sudah menyerah sejak awal”

 

“Mau menghancurkannya bersama?”Pertanyaan Donghae kali ini mau tidak mau membuat Eun Kyo menatap pria itu seketika, kedua mata cantik Eun Kyo terlihat membulat. Terkejut dengan pertanyaan pria itu yang terdengar tidak main-main.

 

“Mwo? Kau gila? Aku tidak sejahat itu menghancurkan pernikahan mereka. Mungkin benar aku mencintai Kyuhyun, tapi aku tidak ingin sejahat itu sampai merebutnya dari Mi Young”Eun Kyo terlihat menatap tajam pria yang ada disampingnya itu. Benar-benar ide gila, ia benar-benar tidak pernah berpikiran sejauh itu. Bagaimana bisa Donghae mengajukan pertanyaan seperti itu, ya walaupun mungkin pria itu hanya bergurau saja.

 

“Baiklah. Baiklah. Kau memang gadis baik, terlalu baik hingga membuatmu terus-menerus merasakan kekecawaan”Ujar Donghae dengan senyum jahilnya menatap Eun Kyo yang terlihat sudah bersiap-siap mengeluarkan amarahnya didepan Donghae.

 

“Ya!”

 

***

 

“Apa yang sebenarnya ingin kau katakan padaku hingga memintaku untuk datang menemuimu disini?”Ujar seorang gadis menatap seorang pria yang saat ini duduk tepat dihadapannya yang dibatasi oleh sebuah meja. Mereka saat ini berada disebuah cafe yang tidak terlalu ramai mengingat hari ini bukan hari libur dan bukan saatnya jam makan siang.

 

Kedua orang itu masih menatap satu sama lain. Sama sekali tidak ada keramahan sedikitpun yang mereka perlihatkan. Entah sejak kapan yang pasti kedua orang itu tidak terlihat bersahabat“Apa kau bodoh atau kau memang pura-pura tidak menyadarinya?”Pria itu terlihat meninggikan intonasi suaranya membuat gadis yang ada didepannya itu tersentak dan membulatkan matanya mendengar pria itu mengatainya.

 

“Apa? Apa maksudmu sebenarnya? Kenapa sekarang kau mengataiku?”Gadis itu balas meninggikan suaranya yang berhasil menarik perhatian orang-orang yang ada disekitar mereka dan menatap kedua orang itu aneh.

 

Pria itu terlihat menghembuskan napasnya“Kau belum mengerti maksudku? Tidakkah kau menyadari jika pria itu tidak mencintaimu. Apa kau ingin terus menahannya dan membiarkannya tidak bahagia bersamamu?”

 

Gadis itu terlihat membuang mukanya kesamping. Berdecak dan kembali mengalihkan pandangannya menatap pria yang ada didepannya itu“Aku tahu, tapi aku mencintainya. Aku sangat-sangat mencintainya, aku ingin dia menjadi milikku”Dengan penuh keyakinan gadis itu menatap pria yang duduk didepannya itu dengan tajam.

 

“Aku tahu kau mencintainya, tapi tidak seharusnya kau menahannya seperti ini. Pria itu ingin memiliki kebahagiannya sendiri tetapi itu bukan denganmu. Memang kami menyukai gadis yang sama tapi aku tidak akan membiarkan gadis yang aku sayangi itu menderita karna keegoisanmu”Dengan nada pasrah pria itu kembali berujar. Jujur saja, gadis yang duduk didepannya itu memang keras kepala mungkin juga dia tidak akan mendengarkan ucapannya. Entahlah, ia tahu gadis itu mencintai pria yang menjadi topik pembicaraan mereka tapi hanya hal ini yang bisa ia lakukan demi gadis yang ia cinta. Gadis itu mencintai pria yang sama dengan gadis yang duduk didepannya itu.

 

“Kenapa? Kenapa harus aku yang merelakannya? Aku juga ingin bahagia bersama pria yang sangat aku cintai”Ujar gadis itu tidak terima dengan ucapan pria yang ada didepannya itu. Memintanya untuk melepaskan pria yang ia cintai? Semudah itukah pria yang duduk didepannya itu memintanya melepaskan pria yang sebentar lagi akan menjadi miliknya? Tidak akan.

 

Dengan ekspresi tidak suka gadis itu terus menatap pria yang kini terlihat beranjak dari kursinya. Kini pria itu balas menatap gadis yang masih duduk itu“Kau seharusnya lebih tahu karna kau sahabatnya. Dan satu lagi, perlu kau tahu jika selama ini dia sudah berkorban banyak untukmu. Dia sudah banyak merelakan apapun yang disayanginya untukmu. Termasuk pria itu”

 

Pria itu pun melenggang pergi meninggalkan gadis itu yang masih duduk di restoran. Menatap kepergian pria itu yang kini menghilang di balik pintu yang sudah tertutup rapat oleh pelayan yang berjaga disana. Kata-kata pria itu beberapa detik yang lalu terus-menerus berputar diotaknya. Ia tahu, secara tidak langsung pria itu menginginkan dirinya meninggalkan pria yang sangat ia cintai.

 

***

 

Seorang gadis terlihat berjalan memasuki pekarangan di sebuah rumah. Gadis cantik yang tidak lain Lee Eun Kyo itu baru saja kembali setelah menghilangkan rasa penatnya. Namun tiba-tiba saja langkah Eun Kyo terhenti saat mendapati seorang pria tengah berdiri didepan pintu rumahnya, pria itu memunggungi Eun Kyo dengan satu tangannya yang terlihat akan mengetuk pintu. Terlihat begitu jelas Kyuhyun akan mengetuk pintu rumahnya tetapi pria itu menghentikan ayunan tangannya di udara. Mengurungkan niatnya dan berbalik arah.

 

Cho Kyuhyun. Pria itu kini membalikkan badannya. Berniat untuk pergi dari sana namun kedua bola matanya membulat seketika saat menyadari Eun Kyo ternyata berada dibelakangnya. Sepertinya Kyuhyun terkejut karena gadis yang tengah dicarinya itu ternyata tidak berada di dalam rumah melainkan saat ini berdiri dipekarangan rumah gadis itu dan berdiri dihadapannya. Perlahan namun pasti, Kyuhyun mulai mengambil langkahnya untuk mendekati gadis itu. Entah mengapa di setiap langkah saat ia akan menghampiri Eun Kyo jantung Kyuhyun terus berdegup semakin cepat. Tepat saat Kyuhyun sudah berdiri dihadapan Eun Kyo, pria itu hanya bisa menatap wajah gadis yang dicintainya itu dalam diam. Tidak tahu apa yang harus ia katakan. Padahal Kyuhyun sudah menyiapkan kata-kata yang ingin ia ucapkan pada Eun Kyo namun entah mengapa kini menguap begitu saja saat berhadapan dengan gadis itu.

 

“Eun Kyo”Kyuhyun memanggil nama gadis yang berdiri dihadapannya itu lirih. Teramat lirih sehingga sulit untuk didengar jika tidak dalam situasi yang sunyi. Sementara itu Eun Kyo hanya bisa menatap Kyuhyun dalam diam, gadis itu tahu jika Kyuhyun ingin mengatakan sesuatu padanya. Terlihat begitu jelas dari raut wajah Kyuhyun saat ini.

 

“Tidak bisakah kita bersama? Sungguh, aku akan membatalkan pernikahan ini jika kau memintaku untuk melakukannya sekali saja. Aku akan melakukan apapun yang kau minta asalkan kita bisa bersama”Ujar Kyuhyun menatap Eun Kyo sungguh-sungguh. Ia sudah benar-benar lelah dengan semua ini. Dengan takdir yang seakan mempermainkannya. Kyuhyun hanya ingin bersama Lee Eun Kyo. Hidup bersama gadis itu dan membangun keluarga kecil bersamanya.

 

Mendengar perkataan Kyuhyun, sontak saja Eun Kyo membelalakkan matanya tidak percaya. Gadis itu benar-benar terkejut dengan ucapan Kyuhyun yang terdengar lebih mirip seperti permintaan. Eun Kyo hanya bisa menundukkan kepalanya menatap batu-batu yang disusun rapi sebagai jalan yang mengarah ke pintu rumahnya itu. Jujur saja, Eun Kyo ingin mengiyakan permintaan Kyuhyun. Menyuruh pria itu untuk membatalkan semua rencana pernikahannya bersama Mi Young dan kembali bersama gadis itu. Namun Eun Kyo tidak bisa bersikap egois. Eun Kyo mencintai Kyuhyun, ya itu benar. Tetapi Mi Young adalah prioritas utama bagi Eun Kyo, bahkan Eun Kyo sudah pernah berjanji pada dirinya sendiri bahwa kebahagiaan Mi Young pasti akan menjadi kebahagiaannya.

 

“Maafkan aku Kyu”Eun Kyo kembali mendongakkan kepalanya untuk melihat kedua manik mata Kyuhyun.

 

“Aku memang mencintaimu, tapi Mi Young juga penting bagiku. Aku tidak ingin membuatnya kecewa. Percayalah, jika Tuhan memang mentakdirkan kita untuk bersama, kau dan aku akan kembali bersatu. Dan aku akan menjadi milikmu seutuhnya. Namun jika Tuhan berkehendak lain, mungkin ini memang jalan yang terbaik untukmu dan juga untukku”Ujar Eun Kyo menatap Kyuhyun dengan tulus. Eun Kyo yakin, sangat-sangat yakin pada ucapannya itu. Jika benar Tuhan berpihak pada Kyuhyun dan dirinya pasti mereka akan kembali bersatu. Tapi entah mengapa keraguan itu tiba-tiba muncul pada diri Eun Kyo. Ia takut. Takut jika Tuhan tidak menginginkan mereka untuk bersama, Eun Kyo benar-benar takut jika Kyuhyun bukan takdir hidupnya dan harus pergi dari kehidupan Eun Kyo.

 

Kyuhyun dan Eun Kyo masih berdiri saling berhadapan. Keduanya masih menatap satu salam lain. Keheningan mulai tercipta sejak Eun Kyo mengakhiri ucapannya. Kata-kata gadis yang berdiri dihadapannya itu terus terngiang di telinga Kyuhyun. Benarkah begitu? Benarkah gadis yang dicintainya itu meyakini hal demikian?

 

Terdengar hembusan napas yang cukup berat keluar dari bibir Kyuhyun. Pria itu terus menatap kedua manik mata Eun Kyo dengan lembut. Menikmati saat-saat dimana ia bisa mengagumi gadis yang begitu dicintainya itu, perlahan-lahan Kyuhyun kembali mengambil langkahnya ke depan. Mempersempit jarak diantara mereka. Tidak ingin membuang waktu yang begitu berharga, Kyuhyun langsung menarik Eun Kyo ke dalam pelukannya. Begitu erat seolah-olah ia tidak ingin kehilangan Eun Kyo.

 

“Kumohon katakan jika kau ingin bersamaku, maka aku akan meninggalkan semuanya”Kyuhyun kembali mengeratkan pelukannya. Menenggelamkan kepalannya pada bahu Eun Kyo. Ia lelah, Kyuhyun teramat lelah dengan kisah percintaannya yang begitu rumit itu. Entahlah, mungkin ini balasan atas apa yang dulu pernah pria itu lakukan pada Eun Kyo. Membiarkan gadis itu mencintainya tanpa ia sadari selama bertahun-tahun.

 

Eun Kyo melepaskan pelukan Kyuhyun. Gadis itu terlihat mengusap pipi Kyuhyun dengan lembut.“Maaf, aku tidak bisa. Terimakasih atas cinta yang sudah kau berikan untukku. Terimakasih. Semoga kau dan Mi Young bahagia”Buliran hangat itu mulai jatuh bebas dari kedua pelupuk mata Eun Kyo. Tidak ingin menangis dihadapan Kyuhyun, gadis itu pun berlari meninggalkan Kyuhyun. Eun Kyo berdiri menyender pada pintu yang baru saja ditutupnya itu. Air mata terus membanjiri kedua pipinya. Sungguh, Eun Kyo tidak kuat lagi menahan rasa sakit yang terus saja menyayat hatinya. Namun ia harus menerima semua ini, mungkin memang ini takdir yang sudah Tuhan gariskan untuk dirinya.

 

Sementara itu Kyuhyun masih mematung ditempat. Kedua matanya mulai buram karna air mata mulai menggenang di kedua pelupuk matanya. Kilat mulai datang silih berganti seolah-olah memberi kabar bahwa sebentar lagi hujan akan jatuh membasahi bumi. Namun sepertinya pertanda itu tidak berpengaruh pada pria yang masih setia berdiri di pekarangan rumah Eun Kyo itu. Sejujurnya Kyuhyun belum siap, pria itu belum siap menerima takdir yang sudah ada di depan mata. Pernikahanannya bersama Mi Young. Sungguh Kyuhyun belum siap untuk itu. Tapi apa daya, Eun Kyo sudah merelakan semuanya. Merelakan dirinya menikah dengan Mi Young dan berharap agar mereka bahagia. Tidak bisakah Eun Kyo mengerti seberapa besar keinginan Kyuhyun untuk tetap bisa bersama dengannya?

 

Hujan tiba-tiba turun dengan derasnya. Diikuti oleh petir yang mulai datang menyambar ke bumi. Dengan langkah berat, Kyuhyun mulai berjalan meninggalkan pekarangan rumah Eun Kyo. Meninggalkan gadis itu dengan semua kenangan-kenangan yang begitu singkat. Semoga saja ini keputusan yang terbaik. Semoga saja Tuhan tidak menghukum Kyuhyun dan memaafkan dirinya karna keterpaksaan ini. Dan semoga saja Tuhan memberikan kebahagiaan lain pada gadis yang sangat dicintainya. Lee Eun Kyo.

 

***

 

“Lihat Nona, kau memang cantik. Pasti pria yang akan menjadi suamimu nanti sangat beruntung karna bisa menikahi gadis secantik dirimu”Ujar seorang penata rias yang saat ini tengah memberikan sentuhan terakhirnya pada seorang gadis yang sedang duduk menghadap ke sebuah kaca besar diruangnnya.

 

Gadis berparas cantik itu hanya bisa tersenyum tipis merespon pujian dari penata rias yang sengaja disewa oleh ibunya itu untuk acara bersejarah yang sebentar lagi akan dimulai. Hwang Mi Young. Ya, dialah si mempelai wanita yang sebentar lagi akan menikah dengan pria yang dicintainya Cho Kyuhyun dalam hitungan jam.

 

“Terimakasih untuk pujiannya”Jawab Mi Young kali ini tersenyum sempurna pada penata riasnya. Setelah mengucapkan kalimat itu Mi Young kembali termenung. Entahlah, pikirannya benar-benar kacau. Di hari yang sudah ia tunggu-tunggu itu seharusnya Mi Young bahagia, tapi tiba-tiba keraguan menyelimuti dirinya, apalagi setelah pertemuannya dengan pria bernama Lee Donghae beberapa hari yang lalu semakin membuatnya pusing karena memikirkan ucapaan pria itu. Jujur saja, Mi Young memang sudah mengetahuinya. Mengetahui tentang kebenaran bahwa Cho Kyuhyun yang begitu dicintainya itu mencintai sahabat yang sudah ia anggap saudara kandungnya, Lee Eun Kyo. Kenyataan pahit ini membuat gadis itu merasa bersalah, namun disisi lain ia sangat mencintai Kyuhyun dan tidak ingin melepaskan pria itu begitu saja.

 

Hari itu, hari dimana Mi Young, Soo Jung, Eun Kyo, dan Kyuhyun berkumpul di taman untuk membahas masalah gaun yang akan digunakan Mi Young saat acara pertunangan dengan Kyuhyun nanti. Namun saat itu Mi Young tidak mengerti, benar-benar tidak mengerti dengan situasi di sekitarnya. Ketika tiba-tiba Eun Kyo pergi meninggalkan mereka diikuti dengan Kyuhyun, Mi Young akhirnya sadar dan mulai mengikuti kedua orang itu. Sesungguhnya Mi Young hanya penasaran saja, kata hatinya yang mendorong untuk melakukan itu.

 

Kedua mata Mi Young membulat seketika saat melihat Kyuhyun menyudutkan Eun Kyo ke dinding yang berada disamping pintu toilet. Mi Young tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi antara dua orang yang sangat penting baginya itu. Seketika itu juga telihat kedua mata Eun Kyo membulat. Sepertinya Eun Kyo terkejut karena Kyuhyun mengunci gadis itu dengan kedua tangan pria itu.

 

“Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku. Bagaimana jika ada orang yang melihatnya?”Eun Kyo mendorong tubuh Kyuhyun, mencoba keluar dari kekangan pria itu.

 

“Aku tidak peduli jika ada orang lain yang melihat. Saat ini yang aku pedulikan adalah hubungan kita, bagaimana bisa kau pergi dan terus menghindariku tanpa mendengarkan semua penjelasanku? Apa kau ingin hubungan kita berakhir begitu saja?”

 

“Aku tidak ingin membahas hal ini Kyu. Kumohon lepaskan aku sebelum aku benar-benar marah padamu”Eun Kyo kembali mendorong tubuh Kyuhyun, menjauhkan pria itu darinya agar Eun Kyo bisa segera pergi. Tidak ingin kehilangan kesempatan untuk berbicara lebih lama dengan Eun Kyo, Kyuhyun segera mendekap gadis itu. Memeluknya dengan erat seolah-olah pria itu tidak ingin kehilangan Eun Kyo dari hidupnya.

 

“Kyu. Apa yang sedang kau lakukan? Lepaskan aku”

 

“Aku mencintaimu. Aku mencintaimu Lee Eun Kyo. Aku tidak ingin pertunangan ini terjadi, aku ingin bersamamu. Aku ingin bertunangan denganmu bahkan aku ingin menikah denganmu. Kumohon katakan sesuatu agar aku bisa menghentikan rencana ini. Kumohon”Ujar Kyuhyun tepat ditelinga Eun Kyo. Membuat gadis itu menghentikan aksinya melepas pelukan posesif Kyuhyun. Eun Kyo terdiam seketika mendengar pernyataan Kyuhyun.

 

“Tidak Kyu, kau harus menerima pertunangan ini. Bahagiakan Mi Young, hanya kau yang bisa membuatnya bahagia. Aku tidak ingin membuatnya kecewa dan sedih saat kau meninggalkannya”

 

“Tapi bagaimana denganmu? Dan bagaimana denganku? Aku dan kau tidak akan bahagia dengan rencana ini, kita akan sama-sama tersakiti Kyo-ya. Kumohon pikirkan lagi keputusanmu”

 

“Tidak. Jika kita tetap bersatu, banyak orang yang akan tersakiti karna hubungan ini. Lebih baik kita mengakhirinya, dan kau melaksanakan pertunanganmu dengan Mi Young. Aku yakin, aku pasti bahagia jika melihat kalian berdua bahagia”Eun Kyo mencoba tersenyum.

 

“Itu hanya omong kosong. Kau tidak akan pernah bahagia melihat orang yang kau cintai bersama orang lain”

 

“Tidak. Itu bukan bualan belaka, aku akan bahagia melihat kalian bersama. Aku akan bahagia melihat kalian bahagia”

 

Kyuhyun melepaskan pelukannya. Ditatapnya Eun Kyo penuh dengan keseriusan“Baiklah. Jika ini memang yang kau inginkan, aku akan menerima pertunangan itu. Aku juga akan menerima rencana pernikahan itu. Tapi jangan salahkan aku jika tidak bisa membahagiakan Mi Young, karna aku melakukan semua ini demi kau, Lee Eun Kyo. Aku mencintaimu, anggap saja saat ini aku tengah berkorban untukmu”

 

Mi Young hanya bisa menutup mulutnya dengan kedua tangan gadis itu. Ini tidak bisa dipercaya. Kedua orang itu, Kyuhyun dan Eun Kyo memiliki hubungan dibelakannya. Ya Tuhan apa yang sebenarnya terjadi. Air mata mulai menggenang di dalam pelupuk mata gadis itu. Sungguh, Mi Young tidak tahu jika selama ini Kyuhyun mencintai Eun Kyo. Kenapa? Kenapa hal ini bisa terjadi? Mi Young melangkahkan kakinya mundur kebelakang dengan perlahan-lahan. Rasanya gadis itu tidak memiliki tenaga lagi untuk sekedar berjalan. Dengan menahan perasaannya yang mulai berkecamuk, Mi Young berjalan meninggalkan Kyuhyun dan Eun Kyo disana dalam diam.

 

Mengingat kejadian itu membuat hatinya terasa sakit. Namun disatu sisi Mi Young menyadari sesuatu, tentang bagaimana Kyuhyun bisa mencintai Eun Kyo. Mi Young tahu, sebenarnya ia menyadari jika e-mail itulah yang mungkin membuat Kyuhyun akhirnya sadar siapa gadis yang selama ini selalu ada untuknya, gadis yang sebenarnya ia cintai dan itu bukan dirinya melainkan Lee Eun Kyo. Keraguan ini membuatnya semakin bingung, Mi Young harus memilih satu diantara dua pilihan. Bersikap egois dan tetap melanjutkan pernikahan ini atau pergi meninggalkan pernikahan ini agar Kyuhyun bisa bahagia bersama gadis yang dicintainya.

***

 

Ditempat lain Kyuhyun sudah berdiri di depan altar menunggu upacara pernikahan yang sebentar lagi akan berlangsung. Para tamu sudah berdatangan menempatkan diri dikursi masing-masing tidak terkecuali Lee Eun Kyo, gadis itu duduk dikursi yang paling depan bersama keluarganya dan keluarga Mi Young serta Kyuhyun, ia terus memperhatikan Kyuhyun yang berdiri dengan gagahnya dengan stelan jas yang melekat sempurna ditubuhnya. Mungkin ini terakhir kalinya Eun Kyo bisa melihat Kyuhyun sepuas hatinya sebelum pria itu menjadi milik orang lain.

 

Lima belas menit telah berlalu, namun upacara pernikahan itu belum juga dilaksanakan. Kini para tamu undangan saling berbisik menanyakan kapan pernikahan itu akan dimulai. Kyuhyun yang masih berdiri di sana mulai mengedarkan pandangannya dan berhenti pada pintu yang kini tengah terbuka lebar didepannya. Kedua alis Kyuhyun bertautan, tidak mengerti dengan apa yang tengah terjadi saat Soo Jung tiba-tiba saja berlari memasuki ruangan itu begitu tergesa-gesa. Soo Jung kini berdiri dihadapan Kyuhyun, mencoba untuk mengatur napasnya yang masih terengah-engah itu.

 

“Mi Young. Mi Young tidak ada di ruang riasnya”Kedua mata Kyuhyun membulat seketika mendengar ucapan Soo Jung. Selang beberapa detik kemudian Kyuhyun sadar dari keterkejutannya dan segera berlari meninggalkan altar menuju ruang rias Mi Young. Eun Kyo terlihat ikut berlari dibelakang Kyuhyun, gadis itu benar-benar panik mendengar kabar mengejutkan itu dari Soo Jung.

 

Kyuhyun membuka pintu ruang rias itu dengan tidak sabaran. Diedarkannya pandangan pria itu keseluruh ruangan untuk memastikan bahwa Mi Young ada atau tidak di tempat itu. Sungguh Kyuhyun benar-benar tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi disini, bagaimana bisa Mi Young yang sebentar lagi akan mengucap janji pernikahan dengannya tiba-tiba menghilang begitu saja.

 

“Bagaimana, apa Mi Young benar-benar tidak ada?”Tanya Eun Kyo sudah berdiri dibelakang Kyuhyun, membuat pria itu membalikkan badannya seketika menatap Eun Kyo.

 

“Tidak ada. Sebenarnya apa yang terjadi, bagaimana bisa gadis itu menghilang disaat-saat seperti ini?”Kyuhyun memijat kepalanya yang tiba-tiba terasa berdenyut. “Kau tahu tempat yang biasa Mi Young datangi? Mungkin dia ada disana”Tanya Kyuhyun masih terlihat panik.

 

Eun Kyo terus menatap Kyuhyun, mengingat-ingat tempat apa saja yang sering Mi Young kunjungi dan tempat apa saja yang selalu menjadi tempat favorit gadis itu untuk menghilangkan rasa penatnya. Oh Tuhan, bagaimana ini? Dimana Mi Young? Tunggu, tempat yang biasa Mi Young kunjungi adalah tempat yang biasa ia kunjungi juga karena mereka selalu ke tempat itu bersama-sama.

 

“Itu..”Tiba-tiba saja ponsel milik Kyuhyun berdering menghentikan ucapan Eun Kyo. Dengan segera Kyuhyun merogoh saku jasnya. Mungkin saja itu telepon dari Mi Young, ya mungkin saja gadis itu menyesal telah melakukan hal gila ini dan akan kembali ke tempat dimana seharusnya dia berada bersama Kyuhyun.

 

Kyuhyun mendesah saat melihat nama yang terpampang dilayar ponselnya bukan Mi Young melainkan Lee Donghae. Entah untuk apa pria itu menghubunginya disaat-saat seperti ini. Membuatnya semakin kesal.

 

Waeyo?”Tanya Kyuhyun acuh tak acuh.

 

Kau mencari Mi Young-ssi bukan?”Tanya Donghae dari sebrang sana. Sontak saja Kyuhyun menegakkan badannya mendengar pertanyaan itu. Melihat reaksi Kyuhyun membuat Eun Kyo begitu penasaran dengan siapa yang menelpon Kyuhyun saat ini.

 

Dia bersamaku”Ujar Donghae kembali.

 

“Kau! Apa yang kau lakukan? Bagaimana bisa Mi Young bersamamu? Kalian ada dimana? Cepat jawab aku”Kyuhyun tidak bisa mengontrol emosinya lagi. Teriakan Kyuhyun membuat Eun Kyo yang berdiri dihadapannya itu terlihat takut. Menyadari ada Eun Kyo disana Kyuhyun perlahan-lahan mulai mengontrol emosinya dan menghembuskan napasnya perlahan-lahan menunggu jawaban Donghae.

 

Tenang. Kau tidak perlu marah-marah seperti itu. Dengar, jangan berpikiran jika aku yang membawa kabur calon pengantinmu. Bagaimana bisa aku bersamanya karena kebetulan aku melihatnya menaiki taksi dan akhirnya aku memilih untuk mengikutinya. Sekarang aku dan Mi Young-ssi ada ditaman yang biasa kalian kunjungi”Ujar Donghae menjelaskan keberadaannya bersama Mi Young. Terdengar helaan napas yang cukup kasar dari bibir Kyuhyun, tanpa mendengar penjelasan apapun lagi dari Donghae, pria itu segera mematikan ponselnya. Meninggalkan ruang rias dan diikuti oleh Eun Kyo yang berjalan dibelakangnya.

 

Kyuhyun yang terlihat akan membuka pintu mobilnya tiba-tiba saja terhenti ketika sebuah tangan menarik lengannya. Kyuhyun segera membalikkan badannya melihat orang yang ia yakini Eun Kyo itu karena sedari tadi hanya gadis itu yang terus berada disisinya.

 

“Kumohon jelaskan padaku apa yang terjadi? Siapa yang menelponmu dan dimana Mi Young sekarang?”Eun Kyo masing memegang lengan Kyuhyun, gadis itu mencoba untuk meminta penjelasan apa yang sebenarnya terjadi saat ini. Melihat Kyuhyun berbicara dengan seseorang dan membicarakan tentang hilangnya Mi Young serta melihat Kyuhyun yang berjalan tergesa-gesa tanpa mengucapkan sepatah katapun membuat Eun Kyo benar-benar hampir gila dibuatnya.

 

“Mi Young ada ditaman yang selalu kita datangi yang sialnya bersama pria itu. Aku akan kesana untuk membawanya kembali”Kyuhyun melepaskan genggaman Eun Kyo dilengannya begitu saja dan segera memasuki mobilnya. Eun Kyo masih tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, siapa pria yang dimaksud Cho Kyuhyun tadi? Mobil Kyuhyun tampak melaju meninggalkan halaman tempat pernikahan itu. Menyisakan Eun Kyo yang masih berdiri mematung disana menatap kepergian Kyuhyun.

 

Ada apa ini? Kenapa perasaannya tiba-tiba kacau seperti ini. Ada sedikit rasa kecewa saat Eun Kyo mengetahui fakta bahwa Kyuhyun begitu ingin Mi Young kembali dan melangsungkan pernikahan mereka. Ya Tuhan maafkan Eun Kyo. Sepertinya ia mulai berpikiran yang tidak-tidak, sekarang bukan saatnya memikirkan yang lain karena keberadaan Mi Young lah yang paling penting saat ini. Semoga Mi Young baik-baik saja.

 

 

***

 

Kyuhyun terlihat berlarian menyusuri taman itu untuk mencari keberadaan Mi Young. Lima menit sudah berlalu tetapi ia belum juga menemukan keberadaan gadis itu. Mungkinkan pria bernama Lee Donghae itu berbohong? Tidak. Tidak. Kyuhyun dengan amat jelas mendengarkan ucapan pria itu dan Kyuhyun teramat yakin jika pria itu tidak berbohong dengan kata-katanya. Tapi dimana Mi Young sekarang? Kenapa Kyuhyun belum juga menemukan gadis itu padahal sedari tadi ia terus menyusuri taman itu.

 

“Hwang Mi Young”Teriak Kyuhyun memanggil nama Mi Young, berharap gadis itu mendengar panggilannya dan segera berdiri dihadapannya.

 

Tiba-tiba saja kedua mata Kyuhyun menangkap sosok yang tidak asing baginya itu tengah duduk disebuah bangku yang berada tepat dibawah pohon yang rindang. Tidak salah lagi gadis yang memakai gaun pengantin itu pasti Mi Young. Dengan segera Kyuhyun berlari untuk menghampiri sosok itu yang ternyata tidak sendirian. Tentu saja bukankah tadi pria bernama Lee Donghae itu mengatakan bahwa dirinya bersama Mi Young.

 

“Mi Young-ah”Panggil Kyuhyun membuat gadis yang sedang duduk itu memutar kepalanya mencari suara yang baru saja memanggilnya. Mi Young yang terkejut langsung berdiri saat menyadari keberadaan Kyuhyun disana. Begitu juga Lee Donghae yang duduk tepat disamping Mi Young ikut berdiri dan menatap Kyuhyun yang tampak lelah dengan peluh yang terlihat membasahi rambut yang menutupi dahinya.

 

“Kyuhyun-ah kenapa kau ada disini?”Tanya Mi Young terus memperhatikan Kyuhyun yang kini mulai berjalan mendekati gadis itu. Tanpa mereka sadari Donghae yang sedari tadi berdiri disana mulai menyingkir meninggalkan Kyuhyun dan Mi Young disana.

 

“Harusnya aku yang bertanya kenapa kau ada disini, kenapa kau meninggalkan acara pernikahan kita begitu saja?”Mendengar pertanyaan Kyuhyun itu membuat Mi Young tersenyum sinis. Kyuhyun sudah berdiri tepat dihadapan gadis itu yang kini terdiam mendengar pertanyaannya. Sungguh ia butuh penjelasan dari Mi Young atas apa yang sudah dilakukan gadis itu saat ini.

 

“Kau tahu. Kau membuatku seperti gadis jahat, merebut pria yang begitu mencintai dan dicintai oleh sahabatku sendiri”Mi Young menarik napas, memberikan jeda untuk melihat reaksi Kyuhyun“Jujur, aku benci mengakui ini tapi aku minta maaf karena sudah membuatmu dan Eun Kyo menderita karena keegoisanku”Bulir air mata mulai berjatuhan dari pelupuk mata Mi Young membuat Kyuhyun yang melihat kejadian itu menghapus air mata Mi Young seketika dengan ibu jarinya. Ya Tuhan, sungguh Kyuhyun lah yang seharusnya merasa jahat karena sudah membuat gadis yang tidak bersalah dihadapannya itu menangis.

 

Kyuhyun masih diam, tidak berniat untuk menanyakan sesuatu pada Mi Young, menunggu gadis itu mengatakan apa yang sebenarnya ingin dia jelaskan pada Kyuhyun.“Sebenarnya aku sudah tahu hubungan antara kau dan Eun Kyo, tapi aku berpura-pura tidak mengetahuinya dan tetap diam karena aku mencintaimu. Tapi semua itu membuatku benar-benar tersiksa. Aku terus bergulat dengan perasaanku, memilih bersikap egois atau melepasmu”Mi Young kembali menarik napas untuk mengisi paru-parunya yang terasa kosong membuatnya sesak.

 

“Lalu apa pilihanmu?”Tanya Kyuhyun akhirnya setelah beberapa saat ia terdiam. Mi Young yang terus menatap ke bawah akhirnya mendongakkan kepalanya menatap kedua manik mata Kyuhyun yang juga tengah menatapnya.

 

“Aku. Aku akan melepasmu, membiarkanmu bahagia bersama Eun Kyo”Entah kenapa setelah mengatakan kalimat yang selama ini terus mengganjal di kepalanya itu membuat Mi Young merasa begitu lega. Sangat-sangat lega hingga membuat napasnya yang sedari tadi terasa sesak itu kini kembali normal.

 

Mendengar jawaban Mi Young membuat Kyuhyun kembali terdiam. Mencoba untuk mencerna apa yang baru saja diucapkan oleh gadis yang hampir menjadi istrinya satu jam yang lalu itu jika tidak menghilang begitu saja. Entah respon apa yang harus Kyuhyun berikan saat ia sudah sadar dari keterkejutannya. Benarkah? Benarkah Mi Young akan melepasnya dan membiarkannya bersama Lee Eun Kyo?

 

“Kau. Apa kau yakin dengan keputusanmu?”Tanya Kyuhyun memastikan jawaban Mi Young sebelumnya. Pria itu hanya tidak ingin kata-kata yang baru saja diucapkan oleh Mi Young hanya sebuah imajinasinya saja.

 

“Pergilah. Temui Eun Kyo dan katakan padanya jika kau benar-benar mencintainya. Aku tidak ingin menjadi gadis jahat yang selalu membuat sahabatku sendiri tersakiti bahkan selalu berkorban untukku. Kali ini biarkan aku membalas semua pengorbanan Eun Kyo selama ini dengan melepasmu”Mi Young mencoba tersenyum setulus hatinya. Ya, apa yang ia katakan memang tulus. Mi Young tidak ingin membuat Eun Kyo terus mengorbankan perasaannya dan selalu mengalah pada dirinya. Ia tidak akan sanggup melihat Eun Kyo terus-menerus tersenyum saat perasaannya tersakiti demi menjaga perasaan Mi Young. Cukup baginya selama ini ia berpura-pura tidak melihat. Sekarang adalah saatnya Mi Young mengganti semua rasa sakit dan kecewa Eun Kyo dengan kebahagiaan yang meskipun sebenarnya sangat ia nantikan selama ini.

 

“Cepat pergi sebelum aku berubah pikiran. Jika sampai itu terjadi kau akan menyesal seumur hidupmu”Mi Young kembali mendesak Kyuhyun yang masih berdiri disana untuk pergi menemui Eun Kyo. Tanpa mengatakan apapun Kyuhyun dengan gerakan cepat menarik Mi Young kedalam pelukannya. Mungkin hanya ini yang bisa pria itu lakukan untuk terakhir kalinya sebagai tunangan Mi Young. Kyuhyun benar-benar berterimakasih atas keputusan gadis itu walaupun ia tahu Mi Young akan kecewa dengan keputusannya. Tapi kenyataan bahwa ia mencintai Eun Kyo membuat Kyuhyun benar-benar lega.

 

“Maafkan aku. Karena kebodohanku ini membuatmu dan Eun Kyo tersakiti. Tapi aku sangat berterimakasih dengan keputusanmu. Aku yakin suatu hari nanti kau akan bertemu dengan seseorang yang benar-benar mencintaimu”Kyuhyun melepaskan pelukannya. Ditatapnya Mi Young yang kembali mengeluarkan bulir hangat itu dari kedua matanya. Tentu setidaknya setelah melepaskan Kyuhyun, Mi Young akan bertemu dengan seseorang yang mencintainya dan juga ia cintai.

 

“Ya! Pergilah”Ujar Mi Young kini mendorong tubuh Kyuhyun. Terlihat senyum terlukis sempurna dibibir Mi Young.

 

“Baiklah. Baiklah. Aku rasa kau juga harus pergi bersamaku, ayah dan ibumu pasti panik karena kau menghilang seperti ini”

 

“Tidak. Aku akan kembali nanti. Kau pergilah lebih dulu, aku akan menjelaskan semuanya pada ayah dan ibuku, juga tentang pembatalan penikahan ini aku yang akan mengurus semuanya”Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya.

 

“Tapi, kurasa aku juga akan ikut andil dalam menjelaskan pembatalan ini. Jadi jangan membebani dirimu sendiri. Kalau begitu aku pergi. Terimakasih Mi Young-ah”Kyuhyun memperlihatkan senyum yang selalu disukai Mi Young itu dan mulai melangkah pergi untuk meninggalkan taman itu. Baru beberapa langkah yang pria itu ambil tiba-tiba saja Kyuhyun menghentikan langkahnya saat suara Mi Young kembali terdengar memanggil namanya.

 

“Kyuhyun-ah. Kita akan tetap menjadi sahabat kan?”Pertanyaan bodoh macam apa itu. Pikir Kyuhyun. Dengan senyum yang kembali terlukis diwajahnya, Kyuhyun membalikkan badannya.“Tentu, kita tetap menjadi sahabat dan selamanya akan begitu”

 

Mi Young kembali tersenyum. Mungkin ini menyakitkan baginya karena melepas seseorang yang ia cintai pergi bersama orang lain. Tapi kenyataan bahwa orang lain itu adalah sahabatnya sendiri yang selama ini selalu berkorban untuknya semua ini bukan lagi hal yang menyakitkan untuknya. Mungkin Kyuhyun bukan takdir hidupnya. Ya mungkin seperti itu.

 

 

***

 

 

Sudah satu jam berlalu sejak Kyuhyun meninggalkan tempat pernikahan itu. Dan selama itu pula Eun Kyo terus berdiri dihalaman menunggu kedatangan pria itu dan tentu saja berharap Kyuhyun kembali bersama Mi Young. Eun Kyo benar-benar tidak tenang, pikirannya sudah melayang kesana-kemari membayangkan hal yang bisa saja terjadi pada sahabatnya itu. Setiap detik gadis itu terus berdoa, semoga Mi Young dalam keadaan baik-baik saja.

 

Tiba-tiba saja sebuah mobil memasuki halaman tempat pernikahan itu, membuat Eun Kyo yang sedari tadi bolak-balik untuk menghilangkan rasa tegang dan takutnya kini menghentikan langkahnya menatap mobil yang tidak asing lagi baginya. Terlihat seorang pria keluar dari dalam mobil dan menatap Eun Kyo dengan ekspresi yang sulit dipahami oleh gadis itu. Cho Kyuhyun, kini ia mulai melangkah mendekati Eun Kyo yang masih berdiri disana. Dilihat dari raut wajahnya sepertinya gadis itu mempunyai banyak pertanyaan yang siap dia ajukan untuk Kyuhyun.

 

“Mi Young. Dimana dia? Mi Young baik-baik saja kan?”Tanya Eun Kyo setibanya Kyuhyun berdiri dihadapannya. Eun Kyo hanya bisa mengerang pasrah saat Kyuhyun hanya diam tidak menjawab pertanyaannya, membuat Eun Kyo semakin kalut.“Kyuhyun-ah kumohon jawab pertanyaanku!”

 

Kyuhyun tampak tersenyum melihat reaksi Eun Kyo, membuat gadis itu mengernyit heran tidak mengerti dengan sikap Kyuhyun yang tiba-tiba saja berubah“Aku sudah bertemu dengan Mi Young dan dia baik-baik saja jadi kau tidak perlu khawatir”

 

“Lalu kenapa dia tidak bersamamu? Dimana Mi Young sekarang?”

 

“Dia masih ada ditaman dan menyuruhku kembali ketempat ini agar menemuimu”Jawab Kyuhyun. Tunggu! Kyuhyun bilang Mi Young masih ada ditaman dan menyuruh pria itu kembali untuk menemuinya? Apa maksudnya? Apa terjadi sesuatu dengan Mi Young? Sungguh Eun Kyo masih tidak paham dengan ucapan Kyuhyun.

 

“Apa terjadi sesuatu?”

 

“Ya. Hah.. Bagaimana aku harus menjelaskannya padamu”Kyuhyun menarik napas. Mencoba untuk mencari kata-kata yang tepat untuk ia katakan pada Eun Kyo.“Begini. Kepergian Mi Young bukan tanpa alasan, dia melakukan semua ini karena dia ingin membatalkan pernikahan kami”

 

“Apa?!”Seketika itu juga Eun Kyo sangat terkejut mendengar penuturan Kyuhyun.

 

“Aku tahu ini gila karena pernikahan bukan sebuah lelucon tapi kenyataannya Mi Young yang memilih memutuskan untuk membatalkan pernikahan ini karena kau”Kyuhyun kembali terdiam. Menunggu bagaimana reaksi gadis yang berdiri dihadapannya itu. Tubuh Eun Kyo tampak menegang setelah mendengar ucapannya.

 

“Bagaimana bisa. Kenapa Mi Young melakukan hal ini? Dan karena aku. Apa maksudmu sebenarnya?”

 

“Mi Young sudah tahu tentang hubungan kita jauh sebelum aku dan Mi Young melangsungkan pertunangan itu dan sekarang setelah memikirkannya matang-matang, gadis itu memutuskan untuk membatalkan pernikahan ini dan membiarkan aku untuk memilih kau. Bukan tanpa alasan Mi Young melakukan ini, tapi karena dia sadar jika selama ini kau selalu mengalah padanya dan berkorban untuknya. Itulah alasan yang akhirnya membuat Mi Young memutuskan untuk melakukan hal ini agar dia bisa membalas semua kebaikanmu padanya”Mendengar penjelasan Kyuhyun membuat Eun Kyo menitihkan air matanya seketika. Sungguh Eun Kyo tidak pernah berharap Mi Young melakukan hal ini untuknya, ia tidak mengharapkan apapun dari Mi Young karena yang terpenting baginya adalah Mi Young dan orang-orang yang ia sayangi selalu bahagia. Eun Kyo terus terisak membayangkan Mi Young yang sudah menanti hari ini harus melepaskan begitu saja demi dirinya. Mungkin Eun Kyo pernah memikirkan hal seperti ini, namun segera ditepisnya jauh-jauh karena itu berarti akan menyakiti perasaan Mi Young. Namun apa yang terjadi sekarang adalah gadis itu benar-benar melakukannya.

 

Melihat gadis yang begitu dicintainya itu menangis, Kyuhyun segera menarik Eun Kyo ke dalam pelukannya. Mengusap puncak kepala Eun Kyo berharap gadis itu bisa meredakan tangisannya. Entahlah disatu sisi ia sangat senang jika mengetahui bahwa ia akhirnya bisa memilih jalan hidupnya bersama dengan Eun Kyo, namun disisi lain ada rasa bersalah pada Mi Young karena sudah membuat gadis itu kecewa karena sikapnya.

 

“Kau pasti merasa bersalah pada Mi Young, aku juga merasakan hal yang sama. Tapi kenyataan bahwa Mi Young sudah merestui hubungan kita dan mengharapkan kita bisa bahagia, aku pikir kita tidak boleh mengecewakannya”Ujar Kyuhyun terus memeluk Eun Kyo. Kini tubuh Eun Kyo yang bergetar karena tangisnya mulai berhenti, begitu juga dengan isakannya. Kyuhyun melonggarkan pelukannya dan ditatapnya kedua manik mata Eun Kyo yang masih berkaca-kaca itu.

 

“Aku rasa Tuhan mendengar semua doaku selama ini. Jadi, maukah kau menjadi milik Cho Kyuhyun dan hidup bersamanya selamanya?”Tidak ada keraguan sedikitpun yang terdengar dari ucapan Kyuhyun. Sudah lama pria itu ingin mengucapkan kalimat sakral itu pada Eun Kyo. Dan ia juga berharap gadis itu mengiyakannya. Dengan senyum yang terus melekat pada wajahnya, Kyuhyun dengan sabar menunggu jawaban Eun Kyo. Entah karena terkejut atau karena alasan lain gadis itu masih terdiam dan hanya menatap wajah Kyuhyun cukup intens.

 

Dengan sekali anggukan kepala, Kyuhyun tiba-tiba merasa begitu lega seolah-olah beban hidupnya yang harus ia tanggung selama ini lenyap begitu saja. Tentu saja, tentu Eun Kyo harus mengiyakan pertanyaannya itu. Menjadi miliknya dan hidup bersama dengannya untuk selamanya. Kyuhyun kembali memeluk Eun Kyo dengan erat, seolah-olah jika ia tidak melakukan hal itu Eun Kyo akan segera menghilang dari jangkauannya. Kyuhyun sangat bersyukur, ternyata Tuhan masih berbaik hati padanya karena membiarkan gadis yang begitu dicintainya itu kembali padanya. Dan ia juga sangat berterimakasih pada Mi Young yang mau melepasnya. Berkat Mi Young ia bisa kembali bersama gadis yang begitu ia cintai ini.

 

“Aku mencintaimu Lee Eun Kyo. Sangat-sangat mencintaimu. Dan aku berjanji akan selalu melindungimu dan menjagamu hingga maut memisahkan kita” Bisik Kyuhyun tepat ditelinga Eun Kyo.

 

Tanpa disadari oleh Kyuhyun dan Eun Kyo, seorang pria tampak berdiri dibalik pohon yang berada tidak jauh dari tempat Kyuhyun dan Eun Kyo. Pria yang tidak lain Lee Donghae itu terus menatap kedua orang yang masih berpelukan disana dalam diam.

 

“Walaupun aku tidak bisa memilikimu, setidaknya aku pernah mengenalmu. Semoga kau bahagia bersamanya”

 

 

 

THE END

4 Comments (+add yours?)

  1. esakodok
    Aug 22, 2015 @ 11:50:47

    hae oppa jdnya jomblo..g pynya pasangan
    kasihan minyoungnya..tp mau gimana lagi

    Reply

  2. Monika sbr
    Aug 22, 2015 @ 19:55:01

    Akhirnya mi young mau mengalah utk kyuhyun dan eunkyo deh…

    Reply

  3. uchie vitria
    Aug 22, 2015 @ 21:01:38

    ya ampum akhirnya ini cerita ada kelanjutannya juga
    dan menemui babak ending
    udah sekian lamanya lohh
    dan senengnya eun kyo bisa bahagia ama kyuhyun
    dan min young maupun donghae bisa berbesar hati melepaskan seseorang yang dicintainya

    Reply

  4. lieyabunda
    Aug 23, 2015 @ 03:56:24

    akhirnya mi young mau mengalah juga,,,,, happy ending….

    Reply

Comment's Box

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: